Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Penilaian Bangunan Cagar Budaya Studi Kasus Kota Magelang Utami, Wahyu
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian cagar budaya masih selalu menjadi perdebatan bagi banyak pihak, baik dari pihak yang pro-pelestarian maupun pihak yang kontra, meskipun sudah ada perundang-undangan yang mengikat. Perdebatan masih terjadi, di satu sisi sebenarnya Indonesia sudah dua kali mempunyai peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan pelestarian yaitu Undang-Undang RI No. 5 Tahun 1992 dan Undang Undang RI No. 11 Tahun 2010, selain juga pada tahun 1931 pemerintah Hindia Belanda sudah memberlakukan Monumenten Ordonantie. Perbedaan cara pandang pelestarian menjadi permasalahan utama. Tidak bisa dipungkiri hal ini terjadi karena pemahaman akan pelestarian cagar budaya masih bercabang dengan akar yang berbeda. Perubahan paradigma global tentang pelestarian tidak diikuti perkembangannya oleh semua pihak. Melalui metode analisis isi, penilaian dikupas dari berbagai standar pelestarian internasional dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia dengan melihat fenomena yang selalu muncul dalam tiga dekade setelah adanya peraturan perundang-undangan yang pertama di Indonesia. Berdasarkan alur keputusan status cagar budaya yang sesuai peraturan perundang-undangan di Indonesia dan didukung penilaian yang mengacu pada tujuh indikator dan golongan cagar budaya, metode penilaian cagar budaya disusun agar bisa menjadi pedoman teknis pelestarian, khususnya untuk Kota Magelang yang memiliki sejarah perkembangan fisik keruangannya.
Kajian Teoritis Ecomuseum dengan Pendekatan Isu Pusaka Saujana Pedesaan (Studi Kasus Desa Buluh Awar) Simanjuntak, Immanuel Binly Prima; Utami, Wahyu
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Buluh Awar merupakan salah satu desa di Indonesia yang memiliki keindahan alam, keunikan budaya dan sejarah. Dengan keindahan alam, keunikan budaya dan sejarah yang dimiliki, maka Desa Buluh Awar dapat dikembangkan menjadi suatu ecomuseum yang bertujuan untuk melestarikan pusaka saujananya, yang nantinya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat dengan kegiatan wisata desa. Kegiatan kajian dilakukan sebagai jembatan menuju perancangan ecomuseum dengan melestarikan pusaka saujana Desa Buluh Awar, keindahan alam, keunikan budaya dan sejarah yang dimilikinya. Sehingga mampu menjadi sarana tempat edu-rekreasi bagi wisatawan yang berkunjung ke Desa Buluh Awar serta meningkatkan perekonomian masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan disajikan secara deskriptif dengan menggunakan data-data melalui kajian-kajian literatur, observasi, wawancara, serta dokumentasi pada lokasi penelitian. Hasil akhir dalam penelitian memberikan kesimpulan akan kelayakan fasilitas-fasilitas pendukung dalam membentuk ecomuseum Desa Buluh Awar.
Implementasi Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Kolaborasi Peserta Didik dalam Muatan Pelajaran Pendidikan Pancasila Di Kelas IV SD Negeri Kalibanteng Kidul 01 Kota Semarang Paradisa, Fauza Cahya; Utami, Wahyu; Azizah, Wulan Aulia; Tri Widodo, Susilo; Pujiarti, Titi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan pengimplementasian model Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan kolaborasi peserta didik dalam muatan pelajaran pendidikan Pancasila dengan inovasi proyek puzzle dan poster secara berkelompok, pemanfaatan pretest-posttest, serta penilaian sikap kolaborasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV A SD Negeri Kalibanteng Kidul 01, Kota Semarang tahun ajaran 2023/2024. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes (proyek, pretest, dan posttest) dan non tes (wawancara, observasi, dan rubrik penilaian sikap). Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran Project Based Learning dengan proyek puzzle dan poster dapat memberikan pengaruh terhadap peningkatan kolaborasi terutama pada aspek keaktifan peserta didik dalam kelompok yang meningkat sebanyak 16% dan hasil belajar peserta didik mendapatkan pengaruh dari peningkatan kolaborasi dengan perolehan nilai rata-rata dari 66 menjadi 82.
Ketangguhan Ruang Pusaka Saujana Danau Toba Utami, Wahyu
RUAS Vol. 17 No. 1 (2019)
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ruas.2019.017.01.5

Abstract

Cultural landscape heritage of Toba Lake Area is a series is a series of landscapes with community activities. It is about an area with its activities in a specific landscape that included by Toba Lake and its caldera with a landscape as a part of geology process into ancient eruption. Stage of cultural landscape process should be a significant focus for a balancing and equilibrium in environmental change.  In this paper that supported by dialog theory between theories of tourism in cultural landscape area and resilience which take Toba Lake area as a case.  Grounded research was used by cases exploration.  Principally, spatial planning will be changing because of human activities and tourism activities.  Changing in its livelihood was occurred because there were many demand for them.  All the changes should be into a consideration for nature and livelihood with specific culture and belief.  Tourism is set up with referring to equilibrium Toba Lake’s nature and its communities of Batak ethic group.  Resilience has a goal to anticipate many changing so as the spatial planning and the communities can adapt with its capacities.