p-Index From 2021 - 2026
4.429
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

EFEKTIFITAS TEKNIK KURSI KOSONG UNTUK MENINGKATKAN PERCAYA DIRI REMAJA PUTRI DALAM PERMASALAHAN BODY IMAGE Nanditya Putra, Bramana; Eriska, Ratih; Utami, Wahyu; Ikrom, Muhammad
MUHAFADZAH: Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Islam Vol 2 No 1 (2021): November 2021, Muhafadzah: Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/muhafadzah.v2i1.551

Abstract

Adolescence is a time when a person experiences and feels the breadth of the social world. Associating in the world of teenagers cannot be separated from the assessment of appearance and lifestyle in the order of life. A serious problem if a teenager experiences and feels ostracized in his association due to problems with his body shape (Body Image), especially in young women. Body Image in question is the form of a large body posture (obese) or thin. The two problems in the body become a serious problem for young women. And what is expected as a young woman is to have an ideal and sexy body. So with all that can appear proudly in front of his friends in the association. Masa remaja adalah masa seseorang mengalami dan merasakan luasnya dunia pergaulan. Bergaul dalam dunia remaja tak lepas dari penilaian penampilan dan gaya hidup dalam tatanan kehidupan. Banyak sekali dinamika yang dihadapi individu ketika memasuki dunia remaja, salah satunya sangat berfokus memeperhatikan penampilan fisik. Meskipun dari hasil riset lebih banyak remaja perempuan yang mempersepsikan bahwa penampilan fisik merupakan hal yang utama dan sangat penting. Memiliki body image negatife akan menyebabkan sebuah ketidakpuasan pada diri individu yang bedampak kurangnya kepercayaan diri, rendahnya penerimaan diri sendiri sehingga sering merasa insecure terhadap fisik oranglain. Suatu permasalahan yang serius jika seorang remaja mengalami dan merasakan dikucilkan dalam pergaulannya dikarenakan permasalahan pada bentuk tubuhnya (Body Image) terutama pada remaja putri. Body Image yang dimaksud adalah bentuk postur tubuh yang besar (obesitas) atau kurus kering. Dua persoalan pada tubuh itu menjadi problem terserius bagi remaja putri. Dan yang sangat diharapkan bagai remaja putri adalah memiliki tubuh yang ideal dan seksi. Sehingga dengan semua itu bisa tampil dengan bangga di hadapan kawan-kawannya dalam bergaul.
PENDEKATAN ARSITEKTUR PERILAKU PADA PERANCANGAN RUMAH SUSUN DI KAWASAN KUMUH BELAWAN Ahsan, Dwi Adrean; Utami, Wahyu
JAUR (JOURNAL OF ARCHITECTURE AND URBANISM RESEARCH) Vol. 7 No. 2 (2024): JAUR April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jaur.v7i2.10610

Abstract

According to RI Law Number 20 of 2011 Flats are buildings or buildings built in an environment, both horizontally and vertically, each unit of which can be used and owned separately, one of which is in the form of a residence and also equipped with parts that can be used together. Vertical housing such as flats is still a solution to overcome crowded and slum care environments. The design of flats in the Belawan slum area using a behavioral architectural approach aims to create a comfortable and safe residential space in a slum environment. Therefore, the behavioral architectural approach is used as a design method that focuses on understanding human behavior in utilizing residential space. It is hoped that these flats can provide a comfortable and safe living environment for residents of the Belawan slum area, as well as significantly improve their quality of life.
Application of the Snowball Throwing Type Cooperative Learning Model to Improve Students' Mathematics Learning Outcomes at MIS Tarbiyatul Islamiyah Tanjunganom Utami, Wahyu; Pratama, Wahyu Putra Marga Aji; Astuti, Welly; Nahrowi, Wawi; Jannah, Wardatul
Jurnal Cendekia Islam Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JANUARY 2025
Publisher : MANDAILING GLOBAL EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62945/jcii.v1i1.72

Abstract

This study aims to examine the application of the Snowball Throwing type cooperative learning model to improve students' mathematics learning outcomes at MIS Tarbiyatul Islamiyah Tanjunganom. The research method used is classroom action research (CAR) with two cycles, involving sixth-grade students. The research procedure includes planning, implementation, observation, and reflection in each cycle. Data were collected through learning outcome tests, observations, and interviews to analyze the effectiveness of the Snowball Throwing model in mathematics learning. The results show that the implementation of the Snowball Throwing model can increase student engagement, communication among students, and understanding of mathematical concepts. Before the model was implemented, the average test score of students was 65, while after the implementation in the second cycle, the average test score increased to 85. Thus, it can be concluded that the Snowball Throwing model is effective in improving students' mathematics learning outcomes at MIS Tarbiyatul Islamiyah Tanjunganom.
Penilaian Bangunan Cagar Budaya Studi Kasus Kota Magelang Utami, Wahyu
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian cagar budaya masih selalu menjadi perdebatan bagi banyak pihak, baik dari pihak yang pro-pelestarian maupun pihak yang kontra, meskipun sudah ada perundang-undangan yang mengikat. Perdebatan masih terjadi, di satu sisi sebenarnya Indonesia sudah dua kali mempunyai peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan pelestarian yaitu Undang-Undang RI No. 5 Tahun 1992 dan Undang Undang RI No. 11 Tahun 2010, selain juga pada tahun 1931 pemerintah Hindia Belanda sudah memberlakukan Monumenten Ordonantie. Perbedaan cara pandang pelestarian menjadi permasalahan utama. Tidak bisa dipungkiri hal ini terjadi karena pemahaman akan pelestarian cagar budaya masih bercabang dengan akar yang berbeda. Perubahan paradigma global tentang pelestarian tidak diikuti perkembangannya oleh semua pihak. Melalui metode analisis isi, penilaian dikupas dari berbagai standar pelestarian internasional dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia dengan melihat fenomena yang selalu muncul dalam tiga dekade setelah adanya peraturan perundang-undangan yang pertama di Indonesia. Berdasarkan alur keputusan status cagar budaya yang sesuai peraturan perundang-undangan di Indonesia dan didukung penilaian yang mengacu pada tujuh indikator dan golongan cagar budaya, metode penilaian cagar budaya disusun agar bisa menjadi pedoman teknis pelestarian, khususnya untuk Kota Magelang yang memiliki sejarah perkembangan fisik keruangannya.
Kajian Teoritis Ecomuseum dengan Pendekatan Isu Pusaka Saujana Pedesaan (Studi Kasus Desa Buluh Awar) Simanjuntak, Immanuel Binly Prima; Utami, Wahyu
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Buluh Awar merupakan salah satu desa di Indonesia yang memiliki keindahan alam, keunikan budaya dan sejarah. Dengan keindahan alam, keunikan budaya dan sejarah yang dimiliki, maka Desa Buluh Awar dapat dikembangkan menjadi suatu ecomuseum yang bertujuan untuk melestarikan pusaka saujananya, yang nantinya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat dengan kegiatan wisata desa. Kegiatan kajian dilakukan sebagai jembatan menuju perancangan ecomuseum dengan melestarikan pusaka saujana Desa Buluh Awar, keindahan alam, keunikan budaya dan sejarah yang dimilikinya. Sehingga mampu menjadi sarana tempat edu-rekreasi bagi wisatawan yang berkunjung ke Desa Buluh Awar serta meningkatkan perekonomian masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan disajikan secara deskriptif dengan menggunakan data-data melalui kajian-kajian literatur, observasi, wawancara, serta dokumentasi pada lokasi penelitian. Hasil akhir dalam penelitian memberikan kesimpulan akan kelayakan fasilitas-fasilitas pendukung dalam membentuk ecomuseum Desa Buluh Awar.
Implementasi Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Kolaborasi Peserta Didik dalam Muatan Pelajaran Pendidikan Pancasila Di Kelas IV SD Negeri Kalibanteng Kidul 01 Kota Semarang Paradisa, Fauza Cahya; Utami, Wahyu; Azizah, Wulan Aulia; Tri Widodo, Susilo; Pujiarti, Titi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan pengimplementasian model Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan kolaborasi peserta didik dalam muatan pelajaran pendidikan Pancasila dengan inovasi proyek puzzle dan poster secara berkelompok, pemanfaatan pretest-posttest, serta penilaian sikap kolaborasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV A SD Negeri Kalibanteng Kidul 01, Kota Semarang tahun ajaran 2023/2024. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes (proyek, pretest, dan posttest) dan non tes (wawancara, observasi, dan rubrik penilaian sikap). Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran Project Based Learning dengan proyek puzzle dan poster dapat memberikan pengaruh terhadap peningkatan kolaborasi terutama pada aspek keaktifan peserta didik dalam kelompok yang meningkat sebanyak 16% dan hasil belajar peserta didik mendapatkan pengaruh dari peningkatan kolaborasi dengan perolehan nilai rata-rata dari 66 menjadi 82.
Pengenalan Proses Pembuatan Tempe Tradisional di Desa Teramang Jaya, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu Nanda S, Erika; Utami, Wahyu; Anjaly, Ana; Zendy Hd S, Zendy Hd S; Sumartono, Eko
Insanta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Insanta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 3 Nomor 3, Juli 2025
Publisher : LPP ARROSYIDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61924/insanta.v3i3.94

Abstract

Desa Teramang Jaya di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu memiliki potensi besar dalam pengembangan UMKM, salah satunya adalah produksi tempe tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan tempe secara tradisional yang masih digunakan masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi dan wawancara langsung dengan pelaku usaha tempe di desa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan tempe terdiri dari tahapan pemilihan kedelai, pencucian, perendaman, perebusan, penirisan, penggilingan, peragian, pengemasan, hingga fermentasi. Meskipun masih bersifat tradisional, usaha ini memberikan kontribusi ekonomi bagi masyarakat setempat. Penerapan prinsip sanitasi dan kebersihan sesuai dengan standar SNI 3144:2009 menjadi kunci dalam menghasilkan produk tempe yang higienis dan berkualitas.
Perspektif Dokter dan Perawat Terkait Kolaborasi Bersama Apoteker Dalam Penanganan Hipertensi di Puskesmas Wilayah Kabupaten Lombok Tengah Siregar, Nia Mariana; Puspitasari, Hanni Prihastuti; Utami, Wahyu
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i7.11445

Abstract

ABSTRACT Puskesmas is a primary healthcare facility that carries out chronic disease management by the healthcare team such as hypertension. The role of pharmacists in team collaboration includes managerial and clinical pharmacy aspects. However, doctors and nurses are still not fully aware of the role of pharmacists, especially in clinical pharmacy. This study aims to determine the perspectives of doctors, and nurses on the collaborative management of hypertension in primary healthcare centers across Central Lombok Regency. The method used in this study was observational qualitative with a maximum variation sampling technique. Data saturation was achieved after interviewing 18 participants from April to June 2023. Participants were pharmacists, doctors, and nurses who were responsible for managing hypertension in selected primary healthcare centers. The four themes followed a conceptual framework related to team readiness to make collaboration, including cognitive, affective/relational, behavioral, and leadership aspects. In general doctors and nurses were not aware of the pharmacist’s role in clinical pharmacy, although the communication within the team is going well. Team collaboration has not run optimally because each team member performs his role individually and not as a team. To collaborate, supporting facilities and media are needed along with directions from the head of primary healthcare centers as the team leader. From the perspective of doctors and nurses, efforts are needed to prepare a team to involve pharmacists in collaborating in the management of hypertension. Keywords: Perspective, Team Collaboration, Hypertension  ABSTRAK Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan primer yang melaksanakan penanganan penyakit kronis salah satunya hipertensi dan membutuhkan tim perawatan kesehatan. Keterlibatan apoteker berperan dalam aspek manajerial dan farmasi klinik. Akan tetapi penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kolaborasi tidak berjalan optimal ketika dari perspektif tenaga kesehatan lain seperti dokter dan perawat kurang menyadari peran apoteker khususnya dalam melakukan aktivitas farmasi klinik. Menganalisis perspektif dokter dan perawat terkait keterlibatan apoteker berkolaborasi dalam penanganan hipertensi di puskemas wilayah Kabupaten Lombok Tengah. Observasional dan kualitatif dengan teknik maximum variation sampling. Data saturasi tercapai setelah wawancara kepada 18 informan pada bulan April-Juni 2023. Informan adalah dokter dan perawat yang bertanggungjawab dalam penanganan hipertensi di puskesmas. Empat tema sesuai dengan kerangka konseptual terkait kesiapan tim untuk berkolaborasi, meliputi: aspek kognitif, afektif/relasional, perilaku, dan kepemimpinan. Secara umum dokter dan perawat tidak mengetahui potensi apoteker dalam hal klinis walaupun komunikasi dalam tim berjalan baik. Kerjasama dalam tim sebatas melakukan perannya masing-masing dan berjalannya kolaborasi membutuhkan peran kepala puskesmas sebagai pemimpin tim. Dari perspektif dokter dan perawat dibutuhkan upaya mempersiapkan tim untuk melibatkan apoteker berkolaborasi dalam penanganan hipertensi. Kata Kunci: Perspektif, Kolaborasi Tim, Hipertensi
Ketangguhan Ruang Pusaka Saujana Danau Toba Utami, Wahyu
RUAS Vol. 17 No. 1 (2019)
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ruas.2019.017.01.5

Abstract

Cultural landscape heritage of Toba Lake Area is a series is a series of landscapes with community activities. It is about an area with its activities in a specific landscape that included by Toba Lake and its caldera with a landscape as a part of geology process into ancient eruption. Stage of cultural landscape process should be a significant focus for a balancing and equilibrium in environmental change.  In this paper that supported by dialog theory between theories of tourism in cultural landscape area and resilience which take Toba Lake area as a case.  Grounded research was used by cases exploration.  Principally, spatial planning will be changing because of human activities and tourism activities.  Changing in its livelihood was occurred because there were many demand for them.  All the changes should be into a consideration for nature and livelihood with specific culture and belief.  Tourism is set up with referring to equilibrium Toba Lake’s nature and its communities of Batak ethic group.  Resilience has a goal to anticipate many changing so as the spatial planning and the communities can adapt with its capacities.
Co-Authors Abdul Rahem, Abdul Abdurrahman, Zakaria Husein Adianti, Istiana Ahsan, Dwi Adrean Ana Yuda Andika, Kadek Rama Andry Herawati Andwini Prasetya, Andwini Anjaly, Ana Antinka, Vineza Elsafa Anwar , Monica Anwar, Monica Arie Sulistyarini Arif, Hilda Meisya Asti Arum Sari Astuti, Welly auzi, Ulfa Datrya F Azizah, Wulan Aulia Azura, Syahirah Baktiar, Bayu Budiatin, Aniek Setiya Eko Sumartono, Eko Eriska, Ratih Erlinawati, Mira Fadilla, Rohayu Fetty Chandra Wulandari Fikri, Naufal Aziz Al Geri, Geri Hermansyah, Andi Herri Fariadi, Herri I NYOMAN WIJAYA Ika Ratnaningrum Ika Trisharyanti Dian Kusumowati Ikrom, Muhammad Kartikasari, Lamtana Eka Lake, Reginaldo Christopori Liling Listyawati Lilla Puji Lestari Liza Pristianty Marijati Sangen, Marijati Mawarti, Endang Mentari Marwa, Mentari Merlindasari, Aulia Pungky Movitha, Fika Munawaroh, M Mutaqi, Ahmad Saifudin Nahrowi, Wawi Nanda S, Erika Nanditya Putra, Bramana Ningtyas, Karisma Ayu Noorrizka V, Gusti Nursoleha, Eva Nur’aini, Hesti Olivia , Dini Olivia, Dini Paradisa, Fauza Cahya Pratama, Wahyu Putra Marga Aji Priyandani, Yuni Promono, Andreas Pujiarti, Titi Purnama Salura Puspitasari, Hanni Prihastuti Rahayu, Titik Puji Rahmadani, Sandika Rustiana Rustiana Safitri, Vira Sarwani Sarwani, Sarwani Shofiah, Mira Simanjuntak, Immanuel Binly Prima Siregar, Nia Mariana Suhardi Suhardi Sukorini, Anila Impian Syamsul Rizal Tanti Azizah Sujono Tayo, Yanti Toetik Aryani Tri Widodo, Susilo Ujiantya, Sabrina Dian Parasika Umi Athiyah, Umi Wardatul Jannah, Wardatul Wati, Abil Lia Wijaya , Afriyadi Yuliansyah Yuliansyah Yuliansyah Zendy Hd S, Zendy Hd S Zulkamain, Bambang Subakti