Claim Missing Document
Check
Articles

KONSEP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN DESA WISATA NGLANGGERAN Widaningsih, Neni; Dona, Rizkya Tri; Triyana, Rafli; Widagdo, Kalih Dzikraa; Rahmafitria, Fitri; Pratama, Armandha Redo
Jurnal Industri Parawisata Vol 7, No 1 (2024): JULY
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v7i1.1971

Abstract

Desa Wisata dengan konsep Community Based Tourism menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama baik dari proses perencanaan sampai pengelolaan. Dalam hal ini masyarakat diharapkan dapat turut andil dan mengalami peningkatan kesejahteraan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana Masyarakat Lokal dapat membangun konsep pemberdayaan Masyarakat serta menganalisis dampaknya bagi kesejahteraan Masyarakat. Objek dalam penelitian ini adalah Masyarakat lokal Desa Wisata Nglanggeran.Variabel yang diteliti meliputi penyelenggaraan wisata, persepsi dampak dari aspek ekonomi, lingkungan, sosial dan budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran. Pendekatan kuantitatif dilakukan dengan survei berbasis kuesioner terhadap 40 responden dan pendekatan kualitatif dilakukan dengan wawancara kepada 2 responden. Hasil penelitian ini menunjukan konsep pemberdayaan Masyarakat melalui POKDARWIS dan penerapan Teori Actors menghasilkan partisipasi Masyarakat yang baik juga dapat memajukan kehidupan Masyarakat lokal Desa Nglanggeran serta menjadi pendorong positif dalam keberlanjutan desa wisata.
Analisis Implementasi Masterplan Pengembangan Kawasan Geopark Kabupaten Sukabumi 2019 Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Lokal Di Geopark Ciletuh – Palabuhanratu Muqsitul Fajar, Abdul Syahid; Aulia, Lailatul; Rachmat, R. Deden Sunmendar; Rahmafitria, Fitri
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v14i2.16191

Abstract

Geopark atau taman bumi adalah suatu wilayah yang memiliki warisan geologi yang didukung oleh keragaman geologi, keragaman hayati dan keragaman budaya didalamnya. Pengembangan kawasan geopark haruslah menjunjung tiga pilar utama yaitu konservasi, edukasi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu bentuk pengembangan geopark adalah melalui geowisata dimana kekayaan geologi yang ada dikembangkan menjadi potensi pariwisata. Selain berfokus pada aspek konservasi dan edukasi, pengembangan geowisata sendiri tentu tidak luput dari keterlibatan masyarakat lokal sebagai penggerak pariwisata di dalamnya. Oleh karena itu, pemberdayaan masyarakat menjadi penting dalam peningkatan kualitas SDM pariwisata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatat itu sendiri. Agar pengembangan dan pemberdayaan ini memiliki tolak ukur yang jelas, kemudian disusunlah Masterplan Pengembangan Kawasan Geopark Kabupaten Sukabumi di tahun 2019 yang lalu. Salah satu kebijakan yang tertulis adalah mengenai pedoman pemberdayaan masyarakat di Kawasan Geopark Ciletuh yang harus pro-poor, pro-growth, pro-jon dan pro-environment. Dalam penelitian ini penulis akan menggunakan penelitian metode deskriptif kualitiatif dengan instrumen wawancara dan studi literatur untuk menjelaskan serta menafsirkan apakah pedoman pemberdayaan masyarakat yang tertuang di dalam masterplan ini berhasil dijalankan. Adapun temuan dari penelitian menyebutkan bahwa meskipun beberapa strategi seperti pendampingan dan pelatihan berhasil diupayakan, namun faktor-faktor seperti kemiskinan, tingkat pendidikan, literasi, kecakapan teknologi, pandemi, anggaran dan kebijakan pemerintah tetap menjadi kendala yang terus dihadapi oleh pengelola Geopark Ciletuh dalam usaha pemberdayaan masyarakat. Dibutuhkan pendekatan komunikatif dan waktu yang panjang agar kemudian pemberdayaan masyarakat ini dapat tercapai seutuhnya.
Persepsi Risiko terhadap Kesiapsiagaan Wisatawan di Pangandaran Jawa Barat Masura, Maurin Putri; Rahmafitria, Fitri; Kusumah, Ghoitsa Hudaiby Galih
Tourism and Hospitality Essentials Journal Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtee.v10i2.76967

Abstract

Pangandaran merupakan salah satu kawasan wisata yang sangat diminati di Jawa Barat. Pangandaran adalah salah satu tempat yang menjadi obyek wisata unggulan di Provinsi Jawa Barat dan terletak di Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran dengan jarak ± 92 km arah selatan Kota Ciamis. Sebagai obyek wisata unggulan provinsi Jawa Barat, Pangandaran banyak dikunjungi oleh wisatawan dalam negeri maupun luar negeri. Namun wisata pantai memiliki risiko kecelakaan relatif tinggi dibandingkan aktifitas wisata di darat. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui persepsi risiko terhadap kesiapsiagaan wisatawan di Pangandaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami pengaruh persepsi resiko terhadap kesiapsiagaan wisatawan di kawasan wisata Pangandaran Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif verifikatif dengan sample random sampling melalui penyebaran kuesioner sebanyak 90 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana dan korelasi. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat pengaruh persepsi risiko terhadap kesiapsiagaan wisatawan di Pangandaran dengan berbagai faktor seperti faktor sosial, psikologi, ekonomi, pengetahuan dan perilaku, structural dan normatif, dread risk, the role of affect, availability heruristic, optimism bias, dan representation of risk.
Pengaruh Persepsi Risiko terhadap Perilaku Berwisata di Kala Pandemi Covid-19 (Survei pada Wisatawan Bali Tahun 2020-2021) Salsabila, Audita; Rahmafitria, Fitri; Rosita, Rosita
Tourism and Hospitality Essentials Journal Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtee.v10i2.76968

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh persepsi risiko wisatawan terhadap perilaku berwisata kala pandemi Covid – 19. Peneliti menggunakan persepsi risiko yang terdiri dari risiko fisik, risiko sosial-psikologi, risiko finansial, dan risiko performa sebagai variabel eksogen, serta perilaku berwisata kala pandemi sebagai variabel endogen. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode SEM – PLS pada aplikasi Smart–PLS 3.0 dengan responden berjumlah 176 orang dari populasi wisatawan yang pernah mengunjungi Pulau Bali tahun 2020-2021. Berdasarkan hasil penelitian pada pengujian hipotesis, persepsi risiko berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku berwisata di kala pandemi. Semakin tingginya persepsi risiko yang dirasakan wisatawan, makan akan semakin tinggi perilaku wisatawan mematuhi protokol kesehatan Covid–19. Kemampuan variabel eksogen dalam menjelaskan variabel endogen adalah sebesar 5,9%, sehingga sisanya sebesar 94,1% berasal dari faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini
Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Niat Menggunakan Kembali Sepeda di Kota Bandung Aulia, Indah Rahma; Rahmafitria, Fitri
Tourism and Hospitality Essentials Journal Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtee.v10i1.76963

Abstract

Sepeda adalah salah satu moda transportasi yang ramah lingkungan yang bisa menjadi solusi dalam mengurangi dampak pariwisata terhadap lingkungan sekitar. Bersepeda menjadi kecenderungan berkegiatan pada dekade ini dengan semakin meningkatnya penjualan sepeda secara global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami pengaruh kualitas pelayanan terhadap niat menggunakan kembali sepeda di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif verifikatif dengan simple random sampling melalui penyebaran kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat pengaruh kualitas pelayanan terhadap niat menggunakan kembali sepeda di Kota Bandung dengan berbagai indikasi seperti reliability, responsiveness, assurance, empathy, dan tangible serta frekuensi menggunakan kembali, komitmen pengguna, dan rekomendasi positif.
Inovasi Media Interpretasi Digital untuk Meningkatkan Pengalaman Berwisata dan Kesadaran Lingkungan di Kawasan Konservasi (Studi Kasus: Situ Patenggang) Romadhon, Mohamad Riski; Rahmafitria, Fitri
Tourism and Hospitality Essentials Journal Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtee.v10i1.76964

Abstract

Taman Wisata Alam Situ Patenggang merupakan sebuah danau indah yang terletak di bagian Bandung Selatan. Namun keindahan Situ Patenggang tidak akan terlihat jika area Situ Patenggang dikotori oleh banyaknya sampah. Sudah sejak lama permasalahan tentang sampah tidak kunjung usai, hal tersebut dikarenakan wisatawan tidak memiliki kesadaran lingkungan yang tinggi, jika danau menjadi kotor maka pengalaman berwisata akan menurun. Wisatawan yang datang ke Situ Patenggang berharap untuk bisa berfoto dengan latar belakang danau yang indah maka perlu solusi agar keindahan situ patenggang tidak dikotori oleh sampah. Sehingga diperlukan sebuah interpretasi yang bisa meningkatkan pengalaman berwisata dan meningkatkan kesadaran lingkungan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data yang didapatkan dari proses observasi, wawancara, serta studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian, interpretasi disusun secara sistematis untuk bisa meningkatkan pengalaman berwisata dan meningkatkan kesadaran lingkungan, pada interpretasi ini diusung tema “Keindahan Situ Patenggang”, dengan menceritakan asal-usul Situ Patenggang secara ilmiah dan legenda, mitos cinta abadi, rekomendasi spot foto populer, informasi tentang mikroplastik, dampak mikroplastik jika termakan mahluk hidup, dan slide khusus untuk wisatawan bisa memberikan kritik dan saran secara langsung kepada pengelola melalui pesan instagram
Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Mengembangkan Pariwisata di Desa Wisata Alam Endah, Ciwidey, Kabupaten Bandung Hutapea, Rian Bastian; Rahmafitria, Fitri; Nurazizah, Ghoitsa Rohmah
Tourism and Hospitality Essentials Journal Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtee.v10i1.76965

Abstract

Partisipasi Masyarakat adalah salah satu unsur penting dalam berbagai proses pembangunan dan pengembangan, termasuk pengembangan pariwisata. Terutama dalam desa wisata, partisipasi masyarakat adalah salah satu upaya agar masyarakat menerima secara langsung manfaat dari adanya pengembangan pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dalam mengembangkan pariwisata di Desa Wisata Alam Endah sekaligus menganalisis bentuk-bentuk partisipasi masyarakat dalam mengembangkan pariwisata di Desa Wisata Alam Endah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dimana dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan teknik observasi lapangan dan wawancara untuk data primer, dan studi kepustakaan untuk data sekunder. Dalam menilai dan menganalisis tingkat partisipasi masyarakat, peneliti merujuk teori dari White (1996), dan hasilnya tingkat partisipasi masyarakat di Desa Wisata Alam Endah berada di tingkat yang paling ideal dan masyarakat Desa Wisata Alam Endah berpartisipasi aktif dari mulai tahap perencanaan sampai implementasi
ANALISIS SINKRONISASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH BALI DAN BANYUWANGI DALAM MENDUKUNG IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBANGUNAN PARIWISATA TERINTEGRASI DAN BERKELANJUTAN (P3TB) DI WILAYAH DESTINASI WISATA 3B Bahreisy, Afghani Mahmuda; Azzahra, Kharisma Putri; Dewi, Nova Purnama; Khairiah, Nur Ainun; Rahmafitria, Fitri
Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 20 No 2 (2024): JURNAL PARIWISATA INDONESIA
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53691/jpi.v20i2.495

Abstract

Policy synchronization across regions is a key element in supporting the successful implementation of the Integrated and Sustainable Tourism Development Program (P3TB) in the 3B Tourist Destination area, which includes Banyuwangi, West Bali, and North Bali. This program aims to create tourist destinations that not only prioritize visitor numbers but also consider social, cultural, and environmental sustainability. This study analyzes the extent to which policies in each region, particularly those of Banyuwangi, Jembrana, Buleleng, and Bali Province, can be harmonized to achieve integrated tourism development goals. Policy synchronization plays a vital role in ensuring the harmonious management of natural resources, infrastructure development, community empowerment, and cultural preservation across the three regions. The study's findings indicate that policy synchronization in the 3B area effectively supports environmental conservation by managing sensitive areas such as Ijen Crater and West Bali National Park, preserving their tourist appeal without compromising local ecosystems. Additionally, harmonized policies facilitate integrated cross-regional infrastructure planning, such as the development of Ketapang-Gilimanuk Port, enhancing connectivity and accessibility for tourists. Synchronized community empowerment policies significantly contribute to increasing local community participation, generating direct economic benefits, and maintaining social and cultural balance. However, this study also highlights major challenges, including differences in development priorities between regions, imbalances in infrastructure development, and the need for stronger cross-sectoral coordination. The study recommends strengthening collaboration between central and regional governments, as well as other stakeholders, to ensure a more effective and sustainable implementation of P3TB. With these strategic steps, the 3B Tourist Destination area holds great potential to become a model of integrated tourism that is not only globally competitive but also inclusive for local communities and environmentally friendly.
Efektivitas Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Desa Wisata di Desa Karedok Kecamatan Jatigede Kabupaten Sumedang Raynaldi, Rizki; Budiarto, Ruslan; Rahmafitria, Fitri
Media Wisata Vol. 22 No. 1 (2024): Media Wisata
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36276/mws.v22i1.634

Abstract

The development of tourist villages in Indonesia is currently showing quite a significant increase. The government has a role in establishing policies and regulations used as a guide for the development of tourism villages. Karedok Village is a tourist destination located in Jatigede District, Sumedang Regency. In 2023, the regional government of Sumedang Regency enacted regional rule Number 1 of 2023 regarding Tourism Villages to serve as a guideline for managing tourism villages. This research intends to evaluate the efficacy of applying these Regional Regulations in Karedok Village. The research methodology used is qualitative descriptive analysis. The discussion results indicate that the regulations in Karedok Village have not been implemented effectively. Causes include lack of collaboration among village institutions, limited community participation, ineffective tourism promotion, and lack of facilities and infrastructure. By establishing a solid and effective Tourism Village management, the purpose is to boost economic growth and achieve sustainable, community-based tourism in Karedok Village.
PEMETAAN ZONA RAWAN BENCANA KEKERINGAN UNTUK PENGEMBANGAN WISATA DI DESA WISATA NGLANGGERAN Septiani, Astri Rahmawati; Azzahra, Yuzia Syaharani; Wijaya, Aurel Reynata; Manik, Yonatan Krisna; Saputro, Dimas Kurniawan; Pratama, Armandha Redo; Rahmafitria, Fitri
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 12 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v12i3.73625

Abstract

This study aims to delineate drought hazard zones in Nglanggeran Tourism Village as a basis for disaster-aware tourism development. The area is characterized by high geotourism and cultural potential, yet is highly susceptible to drought due to its karst geomorphology and uneven rainfall distribution. A quantitative-descriptive approach was employed using Geographic Information Systems (GIS), incorporating spatial variables such as precipitation, soil type, land use, and slope gradient. Weighted overlay analysis was applied to generate a spatial zonation of drought vulnerability. The findings indicate that Nglanggeran is segmented into three zones: high vulnerability (24.8%), moderate (47.6%), and low (27.6%). These spatial patterns highlight the need for strategic planning that integrates environmental constraints and hazard risks. This study recommends incorporating geospatial data into local spatial planning (RTRW) and promoting educational and sustainable tourism initiatives that support water conservation and drought mitigation in hazard-prone zones.
Co-Authors Akbar Nurseptian, Akbar Al-Ghaniy, Abudzar Amaliah, Putti Nur Amanda Rara Prameswari Anggi Ratna Juwita Anissa Aulia Rahmasari Anjali Nurizki Putri Arief Rosyidie Arief Rosyidie, Arief Armandha Redo Pratama Aulia, Indah Rahma Aulia, Lailatul Azgya, Sidik Rivadul Aziean Jamin Aziza, Tsania Azzahra, Kharisma Putri Azzahra, Yuzia Syaharani Bahreisy, Afghani Mahmuda Baskara, Kesit Hadi Bela, Tresna Budiarto, Ruslan Cepy Riyana, Cepy Daffa, Marthias Darsiharjo Dasiharjo Destyana Arifia Dewi, Nova Purnama Dirgahayani, Puspita Dona Ananda, Rizkya Tri Dona, Rizkya Tri Dyanta, Nabiila Ega Prakarsa Eliza Nazwa Shina Fadhlillah, Refi Fadillah Nur Islami Farhan, Aries Fauzan, Adwardanu Akmal Fazah, Meida Nur Febriansyah, Muhammad G R Nurazizah Hadzami, Muhammad Al Fathdry Hanafie, Aryawidya Aulia Haryadi, Rafly Hasny Sutiarani Hera Oktadiana, Hera Heri Puspito Diyah Setiyorini Heru Purboyo Heru Purboyo Hidayat Putro Hindayani, Purna Hutapea, Rian Bastian Irfan, Ilyasa Ismarizal, Beni Istiqomah Iwan Setiawan Juwita, Anggi Ratna Karim Suryadi Khairiah, Nur Ainun Khairunisa, Reiqa Kusumah, Ghoitsa Hudaiby Galih Leni Anggraeni Lia Yuliani Lutfiyanti, Dhea Anisa Luthfi Ghani Faza Manik, Yonatan Krisna Maryonoputri, Laeticia Viergiani Masura, Maurin Putri Milani, Rivita Shafa Molinda Hotmauly Br Manik, Molinda Hotmauly Br Monika, Lela Mosyaftiani, Amarizni Muhammad Harits Insan Kamil, Muhammad Harits Insan Muhammad Nur Ali Darajat Mukti, Adelia Febriana Munauwarah, Izmi Muqsitul Fajar, Abdul Syahid Murtiningsih, Hana Najwa Zahratun Nisa Natawiguna, Hyldan Nirwani, Ayulia Nisa, Najwa Zahratun Nurazizah, Ghoitsa Rohmah Nurhaliza, Hannissa Destriwani Nurihzany, Nazwa Nurvantina, Elis P, Pijar Dwi Istio Pitriani, Anisa Prabowo, Panji Alam Pramadika, Taukhid Prameswari, Amanda Rara Prasetya, Nabila Zahra Nur Puspito Dyah Setiyorini, Heri Putri Wafda Fauziah Putri, Anjali Nurizki Putri, Nasywa Rizqia Putriqu, Octaviana Rachmat, R. Deden Sunmendar Rahmafitria, Sandra Rahman, Gilang Nur Ramadhan, Andrian Ramadhan, Muhammad At Thariq Ratnafury, Dea Intan Novia Raynaldi, Rizki Refi Fadhlillah Reiza Miftah Wirakusuma, Reiza Miftah Ricky Hermayanto Romadhon, Mohamad Riski Rosita - Rosita - Rosita Rosita Sagita, Deval Margen Salsabila, Audita Saputro, Dimas Kurniawan Seila Zanuar Septiani, Astri Rahmawati Shina, Eliza Nazwa Sholihah, Zakiyah Nur Sri Lestari Sri Marhanah, Sri SS, Vani Yuniastoeti Suganti, Widyanitha Sutiarani, Hasny Syahiffah, Syahda Siti Triyana, Rafli Tsania Aziza U Supriatna Upi Supriatna, Upi Wanjat Kastolani Wanjat Kastolani Widagdo, Kalih Dzikraa Widaningsih, Neni Wijaya, Aurel Reynata Wiyoga, Harityas Zahra, Sabila Aulia Zanuar, Seila