Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Perubahan Tata Guna Lahan Terhadap Debit Banjir Di Sub DAS Sekayam Wandi, Thomas; Soeryamassoeka, Stefanus Barlian; Nirmala, Azwa
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 12, No 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v12i4.82961

Abstract

 Permasalahan umum di sub-DAS Sekayam adalah meluapnya sungai saat curah hujan tinggi disebabkan nilai koefisien limpasan meningkat yang dipengaruhi perubahan tata guna lahan dimana perkebunan yang semakin meningkat. Informasi Tutupan lahan sangat penting digunakan untuk menghitung koefisien limpasan/pengaliran (C) sebagai salah satu indikator kerusakan DAS. Sehingga dilakukan penelitian ini untuk menghasilkan peta tata guna lahan serta mengkaji perubahan tata guna lahan terhadap nilai debit banjir dari rentang tahun 2012-2022. Perhitungan koefisien C dilakukan dengan metode U.S. Forest Service, metode Hassing, dan Nilai Koefisien C (Kodoatie Syarief, 2008). Untuk perhitungan debit banjir rencana menggunakan metode HSS Snyder-Alexeyev. Hasil pengolahan data peta tutupan lahan di sub-DAS Sekayam periode 2012-2017 diperoleh pertambahan luas paling dominan adalah kelas perkebunan/kebun sebesar 8,04% serta untuk periode 2017-2022 sebesar 7,16%. Dengan koefisien pengaliran metode U.S. Forest Service tahun 2012, 2017 dan 2022 masing-masing sebesar 0,181; 0,186 dan 0,190, metode Hassing sebesar 0,244; 0,250, 0,257 dan Nilai Kodoatie Dan Syarif sebesar 0,111; 0,136, dan 0,161. Untuk periode 2017-2022 terjadi perubahan nilai C terbesar dari   Kodoatie dan Syarif dengan persentase 18,83% dan ini mengakibatkan kenaikan debit sebesar 25,37%. Perubahan nilai C ini didominasi oleh pengurangan luasan kelas pertanian lahan kering campur semak dan peningkatan luasan perkebunan/kebun.
Estimasi Sumberdaya Bauksit Menggunakan Metode Ordinary Kriging Pada PT. Wahana Petra Sejahtera Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat Pratama, Rizqi Nanda; Nirmala, Azwa; Syafrianto, M. Khalid
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 12, No 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v12i4.81829

Abstract

PT. Wahana Petra Sejahtera, which operates in the bauxite mining sector, requires resource calculations as a basis for carrying out its mining activities. This research aims to determine the levels and distribution of Al2O3, SiO2, and Fe2O3 and estimate bauxite resources using the ordinary kriging method. This research uses secondary data in coordinates, elevation, test pit depth, and slope data. Data processing uses software in database creation, statistical analysis, block and composite modeling, variogram analysis, resource estimation, and model validation. The calculation results for the Jirak block show that the Al2O3 waste content is 1,488,000 tons, low-grade 4,532,000 tons, medium-grade 1,824,000 tons, and high-grade 32,000 tons. For SiO2 the average content is 13.54% and the average Fe2O3 content is 13.50%. Meanwhile, in the Sindu block the Al2O3 waste content is 64,000 tons, medium-grade 1,188,000 tons, and high-grade 3,056,000 tons. Meanwhile, the average SiO2 content is 9.13% and the average Fe2O3 content is 12.06%. The total resources in the Jirak block are 7,696,000 tons with the amount meeting the COG of 800 tons. Meanwhile, in the Sindu block, the total resources are 5,008,000 tons with an amount that meets the COG of 1,280,000 tons.
Perancangan Desain Settling Pond PT. XYZ Kabupaten Bengkayang Syafnurhaq, Hafidz; Nirmala, Azwa; Aprillia, Ricka
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 12, No 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v12i4.83298

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan pertambangan di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat yang sedang dalam tahap eksplorasi dan membutuhkan desain settling pond untuk mendukung proses penambangan. Penelitian ini bertujuan mendesain settling pond dan merencanakan waktu perawatan settling pond berdasarkan data primer (jarak dan kemiringan antar bukit, saluran, dan kolam serta luas catchment area) dan data sekunder (curah hujan dan peta topografi morfologi). Pengolahan data dimulai dari pengolahan data curah hujan, debit limpasan, dimensi saluran, dimensi kolam pengendapan, persentase pengendapan hingga biaya yang diperlukan untuk pembuatan dan perawatan. Didapatkan debit limpasan 0,0565 m ³/s dan debit tailing 0,3052   m3/s. Settling pond dirancang dengan tiga kompartemen dengan total volume 12.352 m ³. Saluran inlet menggunakan saluran terbuka trapesium (kedalaman 33 cm, lebar 122,5 cm) dan saluran outlet menggunakan pipa diameter 8 inch (20,32 cm). Waktu pembuatan kolam direncanakan 71 jam (9 hari kerja) dan waktu perawatan 20 jam (3 hari kerja) setiap 3 hari. Biaya pembuatan sebesar Rp. 1.247.025.820 dan biaya perawatan Rp. 32.491.600  per maintenance.
Kesesuaian Model Hidrograf Satuan Sintetis ITB pada Sub Daerah Aliran Sungai (DAS) Landak Nirmala, Azwa; Hafiyyan, Qalbi
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 13, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v13i1.86644

Abstract

In this study, flood hydrograph analysis was conducted in the Landak river sub-watershed. The analysis used the synthetic unit hydrograph method, namely HSS ITB-1 and 2 (exact and numerical). The advantage of this method is that this method is developed based on the physical properties and characteristics of river basins in Indonesia. The purpose of this study was to see the suitability of the ITB synthetic unit hydrograph model in the Landak River sub-watershed. The suitability was measured by comparing it with the existing measured discharge data. The results of the HSS ITB modeling provide good agreement with the measured discharge. The HSS ITB-2 Exact model is suitable for use in the Ambawang and Ngabang sub-watersheds. This can be seen from the differences between the HSS ITB-2 Exact flood discharges, which have the smallest difference with the measured flood discharge compared to other HSS ITB models, namely 23.75% for the Ambawang sub-watershed, 55.78% for the Ngabang sub-watershed and 143.14% for the Landak sub-watershed. For the Serimbu sub-watershed, the HSS ITB-1 Numerical model is the model with the lowest error rate compared to other HSS ITB models, which is 25.24%. The results of this study are expected to be a reference in conducting flood discharge analysis for use in planning water structures at the research location.
PENYUSUNAN KONSEP STRATEGI PENGENDALIAN BANJIR TERPADU KABUPATEN KAPUAS HULU Susanto, Nugroho Adji; Soeryamassoeka, Stefanus Barlian; Nirmala, Azwa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i1.92913

Abstract

Kabupaten Kapuas Hulu yang ada di Kalimantan Barat merupakan wilayah hulu DAS Kapuas yang rawan banjir akibat topografi dan sistem sungai yang kompleks, meskipun memiliki potensi alam besar. Penelitian ini bertujuan menyusun strategi penanggulangan banjir yang tepat melalui beberapa tahapan analisis. Pertama, dilakukan identifikasi isu-isu strategis terkait banjir, kemudian dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) pada 14 November 2023 bersama stakeholder terkait. Hasil FGD dianalisis menggunakan metode SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Analisis IFAS dan EFAS digunakan untuk menilai pengaruh faktor internal dan eksternal dalam menentukan strategi pengendalian banjir. Selanjutnya, dilakukan analisis QSPM guna menentukan strategi prioritas. Berdasarkan hasil QSPM, strategi prioritas tertinggi adalah revitalisasi saluran atau drainase dengan bobot 0,112 dan skor TAS 2,890. Strategi yang dipilih secara umum adalah strategi W-T , yaitu meminimalkan kelemahan untuk menghindari ancaman banjir. Tahapan implementasi strategi ditentukan melalui analisis SFAS, yaitu jangka pendek (penanganan cepat), menengah (penguatan kapasitas), dan panjang (revitalisasi sistem dan restorasi lingkungan). Strategi ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir secara terpadu dan berkelanjutan di Kapuas Hulu. Kata Kunci: analisis swot, banjir, penanggulangan, strategi.
ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN SEBELUM DAN SESUDAH TERBENTUKNYA HOLDING SEKTORAL MIND ID TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PERTAMBANGAN DI INDONESIA Akbar, Syarif Sutan; Syahrudin, Syahrudin; Nirmala, Azwa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i1.90717

Abstract

Pembentukan holding MIND ID bertujuan menciptakan sinergi dan efisiensi pengelolaan manajemen perusahaan tambang dibawah naungan pemerintah, namun berdasarkan penelitian yang ada menunjukkan hasil yang kontradiktif, sehingga mendorong dilakukannya kajian ini yang bermaksud untuk menganalisis dampak holding terhadap kinerja keuangan dengan mengidentifikasi rasio yang paling dominan mempengaruhi nilai perusahaan. Penelitian ini terbagi menjadi data sebelum holding (2012-2017) dan data sesudah holding (2018-2023). Variabel independen yang digunakan adalah rasio TATO, DAR, dan GPM, sementara variabel dependennya yaitu nilai perusahaan (Tobin"™s Q). Pengolahan statistik dilakukan melalui aplikasi SPSS dengan serangkaian pengujian yang mencakup uji kelayakan data dan uji hipotesis. Hasil pengujian pada PT. Aneka Tambang Tbk menunjukkan sebelum holding ketiga rasio tersebut tidak berpengaruh, kemudian sesudah holding terjadi perbaikan rasio GPM yang berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Pengujian pada PT. Bukit Asam Tbk, memberikan hasil yang konsisten tidak ada rasio yang berpengaruh secara parsial baik sebelum maupun sesudah holding. Perbedaan hasil ini disebabkan oleh perbedaan komoditas/produk yang dimiliki oleh kedua perusahaan, dikarenakan PT. Aneka Tambang Tbk memiliki komoditas yang lebih beragam membuat perusahaan lebih mampu menjaga stabilitas usahanya dibandingkan PT. Bukit Asam Tbk yang hanya mengandalkan satu jenis komoditas saja yang penjualannya akan sangat bergantung kepada tren permintaan pasar.
KAJIAN KARAKTERISTIK GENANGAN BANJIR KOTA PONTIANAK (STUDI KASUS KECAMATAN PONTIANAK BARAT DAN PONTIANAK KOTA) Lusiana, Vira; Umar, Umar; Nirmala, Azwa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i2.95895

Abstract

Di wilayah Kecamatan Pontianak Barat dan Pontianak Kota sering terjadi genangan banjir yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi, pasang surut air laut, kondisi topografi wilayah yang rendah dan kondisi saluran drainase yang tidak terpelihara dengan baik. Oleh Karena itu, perlu dilakukan kajian mengenai karakteristik genangan banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran genangan, karakteristik genangan, dan sistem drainase di Kecamatan Pontianak Barat dan Pontianak Kota. Metode penelitian yang dilakukan yaitu pengamatan langsung di lapangan dan menganalisis data yang telah diperoleh untuk menghasilkan peta sebaran genangan serta mengidentifikasi karakteristik dari genangan tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan analisis tinggi genangan yang terjadi akibat hujan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kecamatan Pontianak Barat, genangan banjir umumnya terjadi di bantaran Sungai Kapuas saat pasang tinggi. Sedangkan di Kecamatan Pontianak Kota, genangan terjadi di wilayah bertopografi rendah (1"“3 meter) yang disebabkan oleh curah hujan yang melebihi kapasitas drainase. Berdasarkan analisis tinggi genangan akibat hujan, saluran drainase Sungai Jawi masih mampu menampung air hujan. Sedangkan di Sungai Bangkong terjadi genangan setinggi 0,418 m, dengan selisih 1,8 cm dari hasil pengamatan. Sehingga dapat dinyatakan bahwa hasil perhitungan dan pengamatan langsung di lapangan memiliki hasil yang sesuai. Kata Kunci: banjir, genangan, karakteristik genangan.
PENGENDALIAN RISIKO K3 PADA AREA GUDANG HANDAK DENGAN METODE HIRARC DI PT. GILGAL BATU ALAM LESTARI KABUPATEN MEMPAWAH, PROVINSI KALIMANTAN BARAT Halim, Hamdanu; Nirmala, Azwa; Setiawati, Septami
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i2.96539

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam industri pertambangan yang memiliki risiko tinggi. PT. Gilgal Batu Alam Lestari menghadapi beberapa masalah K3 di area gudang bahan peledak seperti pekerja tidak menggunakan APD saat bongkar muat, kondisi lantai dan langit-langit gudang yang rusak, dan masih banyak kondisi potensi bahaya yang lain. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi, menilai, dan memberikan rekomendasi pengendalian risiko K3 di area gudang bahan peledak (detonator, ANFO, dan dinamit). Metode penelitian menggunakan HIRARC dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui tahapan persiapan, pengambilan data, pengolahan dan analisis data menggunakan matriks risiko AS/NZS 4360:2004, serta penarikan kesimpulan. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan kuesioner terhadap 12 responden. Hasil penelitian mengidentifikasi 22 potensi bahaya dan 22 risiko dari dua aktivitas utama: pemasukan dan pengeluaran bahan peledak, pemeriksaan dan/atau pemeliharaan area gudang bahan peledak. Klasifikasi risiko menunjukkan 19 risiko sedang (86,36%) dan 3 risiko tinggi (13,64%). Upaya pengendalian disusun berdasarkan hierarki pengendalian risiko dengan rekomendasi pengendalian yang mencakup 2 eliminasi, 3 substitusi, 15 rekayasa teknik, dan 1 tindakan administratif untuk mengatasi kategori risiko sedang, sedangkan untuk risiko tinggi mencakup 1 eliminasi, 1 substitusi, dan 1 rekayasa teknik.
KAJIAN TEKNIS PENJADWALAN PEMELIHARAAN KOLAM PENGENDAPAN (TAILING POND) PT. MEKKO METAL MINING KABUPATEN LANDAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT Pontiraba, Christian; MS, Murad; Nirmala, Azwa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i2.94826

Abstract

PT. Mekko Metal Mining adalah perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan bauksit. Sesuai dengan Permen ESDM no.25 tahun 2018, perusahaan tambang wajib untuk melakukan peningkatan kadar bauksit yang akan dijual melalui proses pencucian.PT.MMM membuat tailing pond sebagai sarana sumber air serta pengelolaan limbah. Pada penelitian ini bertujuan untuk menentukan penjadwalan dan biaya pemeliharaan pada kolam pengendapan.Metode penelitian yang dipakai pada penelitian ini adalah Metode Analisis Kuantitatif. Tahapan awal dimulai dengan inventarisasi data primer dan sekunder. pengolahan data yang diperlukan adalah Curah Hujan Rencana, Intensitas Curah Hujan, Debit Air Limpasan, Debit Air Hujan, Persen Solid, Kecepatan Pergerakan Partikel Tailing, Kecepatan Pengendapan, Persentase Pengendapan, Volume Total Pengendapan, Produktivitas Alat Gali, Perhitungan Waktu dan Biaya Pemeliharaan Kolam.Kolam dilakukan pengerukan pada saat volume kolam terisi setengah didapat waktu perawatan kolam pengendapan pada kolam 1 adalah 641 hari, kolam 2 1729 hari, kolam 3 4027 hari, kolam 4 4999 hari, kolam 5 5000 hari. Waktu pengerukan apabila menggunakan 1 Long Arm membutuhkan waktu untuk kolam 1 33,5 jam, kolam 2 73,5 jam, kolam 3 44,4 jam, kolam 4 38 jam, kolam 5 48 jam.Untuk biaya operasional kolam 1 Rp.17.001,250, kolam 2 Rp.36.692,250, kolam 3 Rp.22.533,000, kolam 4 Rp.19.285,000, kolam 5 Rp.24.360,000. Kata Kunci: Bauksit, Kolam Pengendapan, Waktu Pemeliharaan, Biaya pemeliharaan
KAJIAN TEKNIS PENCUCIAN BAUKSIT PADA WASHING PLANT PT. QUATRA ALGIS MINING KECAMATAN MELIAU KABUPATEN SANGGAU Jeani, Pebrian Rugok; Nirmala, Azwa; Setiawati, Septami
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i2.96843

Abstract

PT. Quatra Algis Mining merupakan perusahaan pertambangan bauksit di Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat dengan sistem penambangan terbuka. Perusahaan menetapkan target kualitas kadar Al₂O₃ 46-48% dan SiO₂ 6-8%, serta target produksi 3.500 ton/hari. Namun, produksi aktual pada April 2025 hanya mencapai 801,21 ton/hari akibat rendahnya efektifitas kerja unit pencucian dan berbagai faktor penghambat operasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja washing plant dan memberikan rekomendasi peningkatan produktivitas melalui pendekatan kuantitatif. Pengambilan data primer meliputi cycle time, waktu hambatan, dan efisiensi kerja unit pencucian selama 30 hari kerja. Data sekunder diperoleh dari spesifikasi alat, target produksi, dan hasil uji laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi kerja unit pencucian sebesar73,89% dengan faktor konkresi 41%. Analisis kualitas menunjukkan beberapa hasil uji kadar Al₂O₃ tidak memenuhi target dan seluruh hasil SiO₂ melebihi batas yang ditetapkan. Tiga alternatif peningkatan produksi diusulkan: pengurangan waktu hambatan (1.074 ton/hari), penambahan ore feeding 810 ton (2.531,71 ton/hari), dan penambahan waktu lembur 2 jam (3.518,73 ton/hari). Alternatif ketiga berhasil mencapai target dengan peningkatan produktivitas 339,18%.
Co-Authors - Aflahal - Kartini - Nurhayati - Nurhayati ., Winardi .l, Misno Ade Elbani Agani, Umar Ahen, Martinus Ahmad Afandi Akafi, M. Ma'ruf Akbar, Syarif Sutan Alamanda, Ivony Amelia, Siti Aprillia, Ricka Budhi Purwoko, Budhi Budi Budi Danang Gunarto Dea Indri Saputri Dian Rahayu Jati Diva Fadhila Eka Kristianto Raden EKO YULIANTO Eko Yulianto Eriani Eriani Fikriansyah, Irfan Fitriana Meilasari Fitriana Meilasari Fitriana Meilasari Fransiskus Higang Gazhian, Syarif Rafhi Gemilang Oktavia Ningrum Ginting, Nesci Ayu Gunarto, Danang Gustian, - Hadi, Tajrian Hafiyyan, Qalbi Halim, Hamdanu Hario Januardus Hendri Sutrisno Hendri Sutrisno Hendri Sutrisno Henny Herawati Herawati, Henny Herlambang, Yoga Herry Hajiansyah, Herry Inabuy, Shierly Lianda Jeani, Pebrian Rugok Jimmi Mulyanto Situmorang, Jimmi Mulyanto Kartini . Kaslina, Yohana Kausar, Muhammad Furqon Linda Suwarni Lusiana, Vira Magdalena Delvia, Magdalena Meilasari, F. Meilasari, Fitriana Meilinda Putri, R.r Fanny Mochammad Meddy Danial MS, Murad Muhammad Saleh Murad, Murad Muslim, Alfin Islami Ibnu Nashrullah Chatib, Nashrullah Neny, Veronika Oktavia, Stefani Bella Oktawijaya, Domie Pantun, Bintang Hasiholan Pontiraba, Christian Pratama, Rizqi Nanda Pratiwi Putri Dwi Randy Qutrunnada, Alifia Rahmarani, Destia Refi Ariqah Refi Ariqah Ricka Aprillia Rima Ardyanti Sahdimin, Sahdimin Sari, Anisya Permata Setiawati, Septami Shando Irwandinata, Ade Irfan Sibuea, Cristin Liony Cindy Siwamba, Tatwa Mreta Stefanus Barlian Soeryamassoeka Suharjo, Rachmad Brama Sulastri Sulastri Susanto, Nugroho Adji Sutrisno, H. Sutrisno, Hendri Suustra U, Apriyadi Syafnurhaq, Hafidz Syafrianto, M Khalid Syafrianto, Syafrianto Syahrudin Syahrudin, Syahrudin Syaifurrahman Syaifurrahman Tangkadas, Charles Gonzaga Tri Wahyudi Ulvy Nur Kibriyanti Umar Umar Utami, Novi Tri Vivi Bachtiar Wahdaniah Mukhtar Wandi, Thomas Yoga Herlambang Windy Ricka Wibowo Yohanes Fauzi Ervan Yusuf, Muhammad Yusuf