Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Google Classroom dalam Pembelajaran Lesen Und Schreiben di Masa Pandemi Covid-19 Nurming Saleh; Hasmawati Hasmawati; Misnah Mannahali; Nursalam Nursalam
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 4
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. The study's purpose is to know the effectiveness of google classroom in learning Lesen und Schreiben courses during the COVID-19 pandemic for students of the German education department of the Faculty of Language and Literature Makassar State University. The research design of this study is quasi-experiment. The research was managed at the Faculty of Language and Literature by adopting online learning when giving treatment. A study sample of 25 students of the 2020/2021 academic year. Data on the study was obtained through reading and writing tests and documentation. This research data was analyzed by using the t-one tile test. The results of the analysis showed that Google classroom had significance to the competence of reading and writing German students with tscore (10,975) > ttable (1,714) in reading competence and tscore (8,292) > ttable (1,714) on writing competence. Based on the research data analysis, it can be concluded that google classroom is effective in learning Lesen und Schreiben for students of the German Language Education Study Program of the Faculty of Language and Literature UNM during the COVID-19 Pandemic. Kata Kunci: Google Classroom, Learning Lesen und Schreiben, the COVID-19 Pandemic
IMPROVING STUDENTS' LANGUAGE SKILLS THROUGH GROUP LEARNING Misnah Mannahali
Curricula: Journal of Teaching and Learning Vol. 8 No. 2 (2023): Curricula: Journal of Teaching and Learning
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/curricula.v8i2.2418

Abstract

The study aims to find out how to improve students' language skills by using a group learning model. The development of language skills can be done with a variety of techniques, one of which is the application of group learning techniques. The province of group learning is viewed from two paradigms, namely psychological and social paradigms. In this group learning process, the teacher acts as a motivator, facilitator, mediator, and evaluator. The stages used in this group learning are the group formation stage and the presentation stage. The presentation stage includes preparation and preparation of learning units (Planungsphase), implementation stage (Durchfuehrungsphase), and summary and feedback stage (Anwendungsphase). The application of group learning techniques was carried out on 3rd semester students in the German language education study program in the Sprechfertigkeit course using the Netzwerk B1 textbook. Based on the results of the study, it shows that the group learning model can improve students' language skills.
Maximizing German to English Translation Proficiency: A Bottom-Up Approach Study Misnah Mannahali; Abd. Halim
VELES Voices of English Language Education Society Vol 7 No 2 (2023): VELES (Voices of English Language Education Society)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/veles.v7i2.21513

Abstract

In the realm of language education, the adoption of effective teaching methodologies holds paramount importance. This study addresses the discernible gap in the literature concerning the impact of a bottom-up approach on German-to-English translation. By scrutinizing the discrepancy between theories and practices, this research aims to shed light on the transformative potential of this innovative pedagogical approach. Conducted within the German Language Education Study Program at the Faculty of Language and Literature, Makassar State University, this qualitative descriptive research encompasses students enrolled in the Einfuehrung in der Uebersetzungwissenschaft (Introduction to Translation) course during the odd semester of 2020/2021. The study's focal points include assessing students' mastery of translation theory as a foundational element for achieving overarching learning objectives, examining the strategies employed by instructors in implementing the bottom-up approach, developing tailored materials designed to inspire and engage students for optimal learning outcomes, and evaluating students' proficiency in translating German texts into English following the application of the bottom-up approach. Through comprehensive assessments utilizing testing as a primary data collection method, the results unequivocally demonstrate the affirmative impact of the bottom-up approach on the translation proficiency of students in transmuting German texts into English. This study reaffirms the pivotal role of innovative pedagogical approaches in enhancing language learning outcomes and underscores the significance of incorporating the bottom-up approach into German-to-English translation courses.
Pelatihan Pemanfaatan Materi Bahasa Jerman di Youtube bagi Guru Bahasa Jerman SMA di Kabupaten Enrekang Alamsyah Alam; Muftihaturrahmah Burhamzah; Syarifah Fatimah; Wahyu Kurniati Asri; Misnah Mannahali; Laelah Azizah
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi informasi yang berkembang dengan kecepatan tinggi telah mengubah paradigma masyarakat dalam mencari dan mendapatkan informasi. Mencari dan mendapatkan informasi tidak lagi terbatas melalui surat kabar, buku, televisi dan radio, tetapi kini dapat diperoleh melalui jaringan internet. Salah satu bidang yang mendapatkan dampak cukup berarti dari perkembangan teknologi informasi ini adalah bidang pendidikan. Hadirnya internet sebagai sumber informasi memungkinkan seseorang untuk mencari serta menyebarkan ilmu pengetahuan dan teknologi termasuk penemuan penelitian ke seluruh dunia dengan mudah, cepat, dan murah, sehingga pertumbuhan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat lebih cepat dan merata. Dengan demikian, segala informasi yang ada di internet dapat dijadikan sebagai sumber belajar. Jaringan internet yang makin meluas dan sudah tidak asing lagi bagi kehidupan manusia modern melahirkan pembelajaran berbasis internet (elearning), yaitu proses pembelajaran yang menggunakan jaringan internet sebagai media pembelajarannya. Sifat e-learning fleksibel karena dapat dilakukan di manapun dan kapanpun. Dengan demikian, e-learning cukup efektif sebagai salah satu metode pembelajaran. Selain dapat dilakukan dua arah, e-learning juga dapat dilakukan satu arah dengan metode pembelajaran berbasis web (web based learning). Proses belajar mengajar yang kreatif dan inovatif akhir-akhir ini berkembang dengan sangat pesat. Hal ini diakibatkan oleh pengajar yang mulai menemukan hal baru dalam proses belajar mengajar agar kegiatan tersebut lebih efektif dalam pembelajaran. YouTube merupakan layanan video berbagi yang disediakan oleh Google bagi para penggunanya untuk memuat, menonton dan berbagi klip video secara gratis. YouTube merupakan wujud dari pergeseran teknologi internet (world wide web) dari “read only web” ke “read write web”. Untuk memperkaya materi, selain dari buku-buku, video-video dari Youtube dipergunakan sebagai sumber pembelajaran dan juga sebagai sumber data. Ada banyak video yang ditampilkan selama pelajaran berlangsung yang disesuaikan dengan topik yang dibahas setiap minggunya
Workshop Implementasi Buku Netzwerk A1 dalam Melatih Keterampilan Berbicara Siswa SMA Negeri 1 Gowa Syarifah Fatimah; Wahyu Kurniati Asri; Ambo Dalle; Misnah Mannahali; Laelah Azizah; Johar Amir
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mitra Program Kemitraan Komunitas (PKM) ini adalah SMA Negeri 1 Gowa. Proses pembelajaran bahasa Jerman tidak dapat dipisahkan dengan munculnya berbagai kesulitan-kesulitan yang terjadi terutama pada peserta didik. Kesulitan tersebut dapat di lihat dari masing-masing keterampilan bahasa atau secara keseluruhan. Pada kondisi kelas yang mempunyai kompetensi bahasa yang berbeda, kesulitan yang dihadapi juga beragam hasilnya. Pada penelitian ini, subjek penelitian menunjukkan kesulitan belajar bahasa Jerman pada empat keterampilan dengan urutan yang paling sulit hingga yang paling mudah sebagai berikut Sprechen, Horen, Lesen, Schreiben. Faktor penyebab kesulitan belajar bahasa Jerman sangat dipengaruhi oleh tingkat penguasaan bahasa masing- masing siswa. Pada siswa aktif kecenderungan memilih aspek schreiben. Tetapi, untuk siswa pasif cenderung memilih sprechen sebagai hal yang susah dipraktekkan. Hasil rekaman video menunjukkan bahwa siswa aktif dan kurang aktif dapat melaksanakan tugas akhir dengan baik dalam hal percaya diri dan tata bahasa. Tetapi untuk siswa pasif, hasil menunjukkan bahwa siswa kurang percaya diri dan tidak dapat mendeskripsikan dengan lancar.
IMPLEMENTASI OFFICE 365 PADA GURU SMAN 5 ENREKANG DALAM MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Alamsyah; Muftihaturrahmah Burhamzah; Syarifah Fatimah; Wahyu Kurniati Asri; Misnah Mannahali; Laelah Azizah
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 1 (2023): MEI 2023
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai langkah awal, kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan jalan menerapkan aplikasi-aplikasi yang disediakan oleh Microsoft® Office 365, Office 365 merupakan Software as a Service (SaaS) yang memungkinkan penggunanya untuk mengakses email, dokumen, kontak, kalender, dan berkolaborasi di mana saja dengan menggunakan berbagai perangkat seperti: PC, laptop, tablet, atau smartphone (Ferdiana, Eka, & Fauzan, 2013). Untuk instansi pendidikan seperti sekolah dan perguruan tinggi produk ini tidak dipungut biaya (Microsoft, 2017). Produk ini dipilih karena banyak sekolah dan perguruan tinggi yang belum memanfaatkannya dengan baik. Saat ini, setidaknya terdapat 23 aplikasi (contohnya Delve, Flow, Planner, Flow, Tugas, Video, Yammer) yang disediakan secara gratis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi media digital ke dalam aktivitas belajar-mengajar sehari-hari sehingga tercipta paperless classroom yang menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, ekonomis, serta sumber belajar yang multikonten (suara, gambar, video, dan tautan laman). Khalayak sasaran pengabdian adalah pendidik yang berasal dari dosen, guru, dan beberapa calon guru di wilayah Kabupaten Enrekang. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan berbagai metode mulai dari survei, focus group discussion, demonstrasi, unjuk kerja, pendampingan, hingga kursus daring (online) dengan memanfaatkan Microsoft® Office 365 dengan bekerja sama dengan Microsoft Indonesia. Materi pelatihan yang diberikan meliputi pembuatan portofolio digital menggunakan ClassNotebook, menciptakan kuis dan survei daring menggunakan Form, memproduksi presentasi dan laporan interaktif menggunakan Sway, dan menyimpan dan membagikan bahan materi menggunakan layanan penyimpanan awan, OneDrive.
WORKSHOP FACETIME PADA SISWA SMA DI MAJENE DALAM MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN M-LEARNING Syarifah Fatimah; Muftihaturrahmah Burhamzah; Alamsyah; Wahyu Kurniati Asri; Misnah Mannahali; Laelah Azizah
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 1 (2023): MEI 2023
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

FaceTime adalah produk telepon video eksklusif yang dikembangkan oleh Apple Inc. FaceTime tersedia di perangkat seluler iOS yang didukung yang menjalankan iOS 4dan yang lebih baru dan komputer Mac yang menjalankan Mac OS X 10.6.6 dan yang lebih baru. FaceTime mendukung perangkat iOS apa pun dengan kamera menghadap ke depan dan komputer Mac apa pun yang dilengkapi dengan Kamera FaceTime. FaceTime Audio, versi audio saja, tersedia di semua perangkat iOS yang mendukung iOS 7 atau yang lebih baru, dan semua Mac dengan kamera menghadap ke depan yang menjalankan Mac OS X 10.9.2 dan yang lebih baru. FaceTime disertakan secara gratis di iOS dan di macOS dari Mac OS X Lion (10.7) dan seterusnya. Sejak rilis iOS 15 dan macOS Monterey, sistem non-Apple dapat digunakan untuk berpartisipasi dalam panggilan FaceTime menggunakan klien web. FaceTime bekerja dengan membuat koneksi antara dua perangkat yang didukung. Sebagian besar perangkat Apple (seperti iPhone, iPad, dan Mac) yang diperkenalkan setelah 2011 mendukung FaceTime. FaceTime saat ini tidak kompatibel dengan perangkat non-Apple atau layanan panggilan video lainnya. Model Mac yang diperkenalkan pada tahun 2011 memiliki video definisi tinggi FaceTime, yang digunakan perangkat secara otomatis saat kedua ujungnya memiliki kamera FaceTime HD. Pada 7 Juni 2021, selama WWDC Keynote Apple, diumumkan bahwa FaceTime akan tersedia untuk pengguna Android dan Windows melalui web. Fitur baru bernama SharePlay diumumkan untuk FaceTime di iOS 15, iPadOS 15 , dan macOS Monterey di acara yang sama. Ini akan memungkinkan pengguna di iPhone, iPad, dan Mac berbagi musik, video, atau layar mereka dengan orang-orang dalam panggilan. Apple menyatakan bahwa fitur tersebut menggunakan API yang dapat diaktifkan pada layanan media apa pun dan SharePlay dijadwalkan untuk mendukung Apple Music, aplikasi Apple TV (termasuk Apple TV+), Disney+, Hulu, HBO Max., Paramount+, TikTok , Twitch dan beberapa sumber media lainnya saat peluncuran. M-Learning (m-learning) atau Mobile Learning berhubungan dengan pembelajaran menggunakan perangkat mobile seperti PDAs, mobile phone, laptop dan peralatan teknologi informasi lain untuk pembelajaran. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, platform e-learning berubah dari komputer desktop ke laptop dan perangkat mobile lainnya. Perkembangan kemampuan pemprosesan informasi pada perangkat mobile meningkat, dengan adanya berbagai aplikasi seperti game, komunikasi bisnis, komunikasi nirkabel dalam kehidupan masyarakat. Hal ini membuka peluang untuk pembelajaran yang dilakukan menggunakan perangkat mobile yang disebut M-Learning.  
Media Lagu terhadap Kemampuan Menyimak Dewi Ratna sari; Misnah Mannahali
Academic : Journal of Social and Educational Studies Vol 2, No 2 (2024): Academic : Journal of Social and Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/academic.v2i2.52422

Abstract

Abstract. The purpose of this study was to dermine the effectiveness of the use of song media on the listening skills of class XI SMA Kartika XX-I Makassar. this type of research is pre-experimental one group pre-test/post-test design. The total sample used in this study was 18 students of class XI IPS 2. The research data were analyzed using the T-test. The results of data analysis shwed that t count 13,36 > t table 2,120 at significant level of 0,05. These results indicate that song media is effective on listening skilss.  Keywords: Effectiveness, Listening, Song Media.
Kemampuan Menyimak Bahasa Jerman Melalui Media Fun Easy Learn Deutsch Febriani Vikria; Hasmawati Hasmawati; Misnah Mannahali
Academic : Journal of Social and Educational Studies Vol 2, No 1 (2023): Academic : Journal of Social and Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/academic.v2i1.55848

Abstract

Abstract. This study aims to determine the planning, implementation, and results of improving German listening skills through the Fun Easy Learn Deutsch media for students of class XI MIPA 3 MAN 1 Makassar. This research is a classroomaction research which consists of two cycles, each of which contains planning, implementation, observation and reflection. The research data consists of two types, namely qualitative data which is a description of the results of the implementation and results of observations during the learning process and quantitative data in the form of average test results for students' listening skills presented in percentage form. The average score of students' listening skills in class XI MIPA 3 in cycle I was 65.63 (Good) and increased in cycle II to 82.30 (Very Good). The results of this study indicate that the Fun Easy Learn Deutsch application can improve students' listening skills in German during learning.Keywords: Learning Media, Listening Skills, Germany, Fun Easy Learn Deutsch Application
Kemampuan Menyimak Bahasa Jerman dengan Menggunakan Aplikasi Seedlang Elma Wanda Septari; Misnah Mannahali; Syamsu Rijal
Academic : Journal of Social and Educational Studies Vol 2, No 2 (2024): Academic : Journal of Social and Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/academic.v2i2.52748

Abstract

Abstract. This study aims to determine the planning, implementation and results of improving German listening skills through the Seedlang application. This research is a classroom action research consisting of two cycles with each cycle consisting of planning, implementation, observation and reflection stages. This research data consists of two types of data, namely qualitative data which is a description of the results of implementation and observation during learning and quantitative data in the form of student listening skills test results. The average value of improving the listening skills of XI MIPA 3 class students in cycle I was 66.42% (good) then in cycle II it increased to 87.42% (very good). The results showed that the use of the Seedlang application can improve students' German listening skills during learningKeywords: Listening, Media, Seedlang, German
Co-Authors A. Mushawwir Taiyeb, A. Mushawwir Abd Kasim Achmad Abdul Halim Abdul Kasim Achmad Adys, Himala Praptami Agung Rinaldy Malik Ahmad Fadhilfaraby Alamsyah Alamsyah Alamsyah - Alamsyah Alam Ambo Dalle Andi Nurul Fhadillah Ainun Afidah Andrian Asri Angraeny, Femmy Angreany, Femmy Ani Amiruddin Anwar, Muh Arini Junaeny Arlian Fachrul Syahputra Arsyad, Finastika Arya Putra Asri, Wahyu Kurniati Astuti Astuti Burhamzah, Rahmat Burhanuddin Burhanuddin Dewi Ratna sari Ela Purwati Elma Wanda Septari Ernawati Ernawati Fadhillah, Nur Fatimah Al Ilmullah, Syarifah Febriani Vikria Femmy Angreany H Hasmawati Hasmawati Hasmawati Hasmawati Ilham Akbar Indradewa, Rhian Irmawati Irmawati Isnaeni Isnaeni Johar Amir Jufri Jufri Jufri Jusnidar Jusnidar Kurniati Asri, Wahyu Laelah Azizah Suhaeb Mantasiah Mantasiah Milasari Asiska Misnawaty Usman Misnawaty Usman Muftihaturrahmah Burhamzah Muhammad Anwar Murad, Dhesy Bonitha Savitri Nini Kasvia Haris Noni, Nur Nasharuddin Nur, Mursalim Nuri Aslami Nurmiati Nurmiati Nurming Saleh Nursalam Nursalam Nurul Hidayah Nurul Mukhlisah Abdal R., Mantasiah Rahmawati Rahmawati Ramliah, Ramliah Rasyid, Yumna Rosdiana H Rosmaladewi, Rosmaladewi Saleh, Nurming Selviana, Yulia Siti Muthmainnah Sri Wahdaniyah Sri Wahyuni Pratiwi Suhaeb, Laelah Azizah S. Syam, Ainun Bashirah Syamsu Rijal Syamsu Rijal Syamsurijal Syamsurijal Syaputra, Arlian Fachrul Syarifah Fatimah Al Ilmullah Syarifah Fatimah Al-Ilmullah Syarifah Fatimah, Syarifah Umar, Nurul Annisa Auliah Usman, Misnawaty Wahyu Kurniati Asri Winaya, Ainun Yuniar Hidayah Sanusi Yusri . Yusri Yusri Zamsinar Zamsinar