Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Quality Management of Frontier, Outermost and Disadvantaged Schools in Improving Achievement In Junior Secondary Schools Ririn Angreany; Husnul Madihah; Didi Susanto
Al-Fikru: Jurnal Ilmiah Vol. 17 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : STAI Serdang Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51672/alfikru.v17i2.294

Abstract

This study aims to analyze the quality management of frontier, outermost and disadvantaged schools in improving school achievement, the focus of research on planning, implementation, organization, and evaluation. This research was conducted at SMPN 7 Dusun Selatan and SMPN Satu Atap 1 Dusun Selatan, South Barito Regency, Central Kalimantan. The research method used is qualitative, with data collection techniques of observation, interviews, and documentation studies. The results of the study revealed that (1) Planning for the Implementation of Quality Standards in Schools has been carried out with an understanding and method in accordance with quality management standards and planned; 2) Implementation of the implementation of quality standards in schools has been carried out with guidance, strategies, time and place, measured in accordance with quality management standards; 3) Organizing the implementation of quality standards in schools is carried out with management procedures and structured according to the field of education units; 4) Evaluation of the implementation of quality standards in schools is carried out consistently. This research has implications for improving the quality of education, especially in disadvantaged areas.
PELATIHAN PEMANFAATAN BAHAN KULIT UDANG DAN DAUN KELOR MENJADI OLAHAN NUGGET KAYA NUTRISI Aris Fadillah; Lia Mardiana; Muhammad Fauzi; Didi Susanto
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19392

Abstract

Abstrak: Desa Telaga Langsat, Kecamatan Takisung kaya akan potensi hasil laut, salah satunya adalah udang. Kulit udang yang umumnya dianggap sebagai limbah, diketahui mengandung protein yang tinggi sehingga cocok digunakan sebagai bahan pada olahan makanan. Daerah ini juga banyak ditumbuhi tanaman kelor (Moringa oleifera). Beberapa penelitian menunjukkan bahwa daun kelor sangat kaya akan nutrisi, diantaranya kalsium, besi, protein, vitamin A, B dan C serta memiliki zat antioksidan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai potensi limbah kulit udang dan daun kelor, serta memberikan pelatihan pembuatan nugget kaya nutrisi. Metode yang digunakan yaitu pemberian penyuluhan serta pelatihan pembuatan nugget berbahan kulit udang dan daun kelor. Kegiatan ini diikuti oleh 29 orang peserta yang terdiri dari kader PKK dan warga setempat. Terjadi peningkatan pengetahuan peserta sebesar 34,81% dari hasil pre dan post-test.Abstract: Telaga Langsat Village have a big potential in marine products and one of them is shrimp. Shrimp shells that generally considered as a food waste, is known as a high-protein ingredient so it is suitable to be used as food additive. Moringa plants (Moringa oleifera) can also easily found there. Several studies have shown that Moringa leaves contains a variety of nutrients as calcium, iron, protein, vitamin A, B and C and also some antioxidants. This program aims to provide knowledge about the potential of shrimp shell and moringa leaf as food additives, as well as provide direct training in making nuggets. The methods used in this program are providing a course and training in making nuggets with shrimp shells and Moringa leaves as additives. This program was attended by 27 participants consisting of PKK cadres and local residents. There was an increase in participants's knowledge by 34.81% from the pre and post test results.
MANAJEMEN PENGELOLAAN SUMBER DAYA DALAM MENINGKATKAN AKADEMIK DI SEKOLAH DASAR NEGERI 2 BAKARUNG SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN Sri Hartini; Muhammad Yuliansyah; Didi Susanto
Cangkal : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2025): Mei - Oktober 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Literasi Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study seeks to explore and evaluate resource management in efforts to enhance student academic performance at SDN 2 Bakarung Selatan, South Hulu Sungai Regency. The study is motivated by low student academic outcomes, which are believed to be linked to less-than-optimal management of educational resources, including human resources, facilities and infrastructure, as well as school finances. A descriptive qualitative approach was employed, with data gathered through observation, in-depth interviews, and document analysis. The findings reveal that resource management at SDN 2 Bakarung Selatan involves three main stages. First, the planning stage is still largely formal and does not fully engage all stakeholders. Second, the implementation stage faces challenges such as teacher competency issues, limited learning facilities, and the suboptimal use of BOS funds to enhance academic quality. Third, the evaluation stage is not carried out in a systematic or continuous manner. The principal plays a central role as a learning leader, motivating all school components to collaborate synergistically and participatively. This study highlights the necessity of integrated and context-sensitive resource management, especially in public elementary schools located in rural areas. Key strategies include enhancing teacher competencies, optimizing the use of facilities, and allocating budgets with a focus on improving learning quality. The results are expected to provide insights for the formulation of more effective educational policies and managerial practices in elementary schools.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGUATAN MENTAL REMAJA MELALUI SOSIOEDUKASI WAJA SAMPAI KAPUTING DI DESA SEMANGAT DALAM KECAMATAN ALALAK BARITO KUALA Didi Susanto; Rico Rico; Nurmiati Nurmiati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.48831

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, dengan tujuan meningkatkan ketahanan mental remaja melalui pendekatan sosioedukatif berbasis kearifan lokal Waja Sampai Kaputing. Latar belakang kegiatan ini adalah meningkatnya tantangan psikososial yang dihadapi remaja, seperti stres, kecemasan, dan tekanan sosial yang belum direspons secara memadai oleh individu maupun lingkungan keluarga. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif, dengan melibatkan remaja dan orang tua dalam sesi edukasi, diskusi kelompok terfokus, dan pendampingan berbasis nilai budaya lokal. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, serta observasi untuk menilai keterlibatan dan dinamika interaksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam literasi kesehatan mental remaja dan penguatan komunikasi antara orang tua dan anak. Pendekatan Waja Sampai Kaputing, yang menekankan nilai ketangguhan, komitmen, dan kebersamaan, terbukti relevan dalam membentuk ketahanan mental yang kontekstual. Kegiatan ini memberikan kontribusi pada penguatan pendidikan karakter dan pembangunan kesehatan mental berbasis komunitas, serta direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah lain dengan penyesuaian budaya setempat.
PENYULUHAN ORANG TUA DI SEKOLAH DASAR SEBAGAI PENDAMPINGAN DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR SISWA DI DESA SEMANGAT DALAM Husnul Madihah; Didi Susanto; Rico Rico
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.49094

Abstract

Keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak memiliki dampak signifikan terhadap pencapaian akademik dan perkembangan psikososial siswa. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua masih memposisikan sekolah sebagai satu-satunya institusi pendidikan formal, sehingga partisipasi aktif dalam mendampingi anak belajar di rumah cenderung rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas orang tua dalam mendampingi proses belajar anak melalui penyuluhan yang dilaksanakan secara partisipatif di Desa Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, edukasi kelompok kecil, diskusi reflektif, dan simulasi praktik pendampingan belajar yang melibatkan orang tua siswa SD setempat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman orang tua terhadap strategi pendampingan belajar, peningkatan keterlibatan dalam komunikasi dengan anak, serta perubahan sikap terhadap pentingnya kolaborasi antara keluarga dan sekolah. Partisipasi aktif masyarakat dan pendekatan komunikatif terbukti efektif dalam membangun kesadaran kolektif dan komitmen jangka panjang terhadap pendidikan anak. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model replikasi untuk penguatan ekosistem pendidikan berbasis keluarga dan komunitas di wilayah lain.
Manajemen Kolaboratif Kepala Sekolah Dalam Mengimplementasikan Program Pendidikan Inklusif Di SMP Negeri 2 Tanjung Kabupaten Tabalong sri yustina; Husnul Madihah; Didi Susanto
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22621

Abstract

Penelitian ini mengkaji manajemen kolaboratif kepala sekolah dalam mengimplementasikan pendidikan inklusif di sekolah reguler, dengan fokus pada pola kepemimpinan kolaboratif yang terintegrasi dengan strategi adaptasi kurikulum. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang cenderung menitikberatkan pada kesiapan guru atau kebijakan inklusif, penelitian ini menawarkan perspektif baru mengenai bagaimana kepala sekolah berperan sebagai penggerak kolaborasi lintas peran dalam konteks keterbatasan sumber daya sekolah.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SMP Negeri 2 Tanjung, Kabupaten Tabalong. Subjek penelitian melibatkan kepala sekolah, guru mata pelajaran, guru bimbingan dan konseling, guru pendamping, serta orang tua peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan metode.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan inklusif berlangsung secara bertahap dan kontekstual melalui penerapan manajemen kolaboratif yang bersifat partisipatif dan adaptif. Novelty penelitian ini terletak pada temuan pola manajemen kolaboratif kepala sekolah yang tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme koordinatif, tetapi juga sebagai strategi penguatan adaptasi kurikulum inklusif melalui perencanaan partisipatif, supervisi kolaboratif, dan evaluasi reflektif berkelanjutan. Pola ini memungkinkan terbangunnya budaya sekolah inklusif meskipun sekolah belum sepenuhnya didukung oleh sumber daya pendidikan khusus. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual berupa penguatan model manajemen kolaboratif kepala sekolah yang relevan untuk pengembangan praktik pendidikan inklusif di sekolah reguler.
Kepemimpinan transformasional Dalam Penguatan Karakter Peduli Sosial Membawa Pahindai Di SMP Negeri 1 Jaro Kabupaten Tabalong Tuti Purwanti; Husnul Madihah; Didi Susanto
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22622

Abstract

Kepemimpinan transformasional kepala sekolah di SMP Negeri 1 Jaro menjadi motor penggerak utama dalam mengintegrasikan kearifan lokal "Membawa Pahindai" ke dalam lingkungan sekolah. Melalui keteladanan dan visi yang kuat, tradisi ini berhasil ditransformasikan menjadi instrumen pedagogis yang efektif untuk menanamkan nilai empati, solidaritas, dan tanggung jawab sosial pada siswa. Keberhasilan program ini membuktikan bahwa pendidikan karakter berbasis budaya lokal mampu mengubah kebijakan formal menjadi gerakan moral yang organik dan berkelanjutan bagi seluruh warga sekolah di tengah tantangan globalisasi.
PENGELOLAAN DATA ADMINISTRASI PENDIDIKAN DALAM UPAYA PENGUATAN MUTU DI SMA NEGERI 1 TANTA KABUPATEN TABALONG Risna Heriani; Husnul Madihah; Didi Susanto
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22627

Abstract

IntisariPengelolaan data administrasi pendidikan merupakan elemen penting dalam mendukung peningkatan kualitas sekolah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pengelolaan data administrasi pendidikan di SMA Negeri 1 Tanta Kabupaten Tabalong serta kontribusinya terhadap penguatan mutu sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, operator Dapodik, wali kelas, dan tenaga administrasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pengelolaan data administrasi telah dilakukan secara terstruktur melalui rapat kerja dan pengugasan operator. Pelaksanaannya berjalan rutin dan memberikan manfaat dalam mendukung pengambilan keputusan manajerial, perencanaan program sekolah, serta pelaporan akuntabilitas. Namun pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, penguasaan pengelolaan berbasis manual, keterlambatan pemutakhiran data, serta evaluasi yang belum berkelanjutan. Oleh karena itu diperlukan peningkatan kapasitas tenaga administrasi, digitalisasi sistem, dan penguatan evaluasi secara berkala agar pengelolaan data administrasi dapat berkontribusi optimal terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
STRATEGI MANAJEMEN PENGELOLAAN MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 3 MURUNG PUDAK khotibul imam; Husnul Madihah; Didi Susanto
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22637

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan nasional yang dirancang untuk menjamin pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik sebagai bagian integral dari peningkatan kualitas pelayanan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan pendidikan di SMP Negeri 3 Murung Pudak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental tunggal, yang melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, petugas SPPG, perwakilan orang tua, dan peserta didik sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis data interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Program MBG telah dilaksanakan secara sistematis melalui penerapan fungsi manajemen yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang bersifat adaptif dan kolaboratif. Implementasi program memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kehadiran siswa, konsentrasi belajar, serta kepuasan warga sekolah terhadap layanan pendidikan. Meskipun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait keterbatasan sarana pendukung dan koordinasi lintas pemangku kepentingan. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sangat ditentukan oleh kapasitas manajerial sekolah dalam mengintegrasikan kebijakan nasional ke dalam praktik pelayanan pendidikan yang kontekstual dan berkelanjutan. Temuan penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian manajemen pendidikan dengan memosisikan program gizi sekolah sebagai instrumen strategis dalam peningkatan kualitas pelayanan pendidikan.
MANAJEMEN PROGRAM LITERASI UNTUK PENGUATAN KEMAMPUAN MEMBACA DI SD NEGERI 1 AGUNG KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN TABALONG Marini Marini; Hunul Madihah; Didi Susanto
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 8 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v8i1.22641

Abstract

Penelitian ini mengkaji manajemen program literasi di SD Negeri 1 Agung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, dengan fokus pada perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program literasi dilaksanakan secara sistematis melalui pembiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran, pengadaan pojok baca, serta optimalisasi perpustakaan. Evaluasi dilakukan secara berkala melalui pengamatan kemampuan membaca, penilaian guru, dan refleksi bersama. Faktor pendukung meliputi komitmen kepala sekolah dan guru, ketersediaan sarana literasi, serta kebijakan sekolah. Adapun penghambat mencakup perbedaan kemampuan membaca siswa, rendahnya minat baca, dan keterbatasan koleksi buku. Secara keseluruhan, manajemen program literasi berkontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan membaca, meskipun masih diperlukan penguatan sarana dan motivasi siswa.