Articles
MENGUNGKAP TANTANGAN DAN DAMPAK LITERASI KEUANGAN SYARIAH TERHADAP PARTISIPASI MASYARAKAT ACEH DALAM PERBANKAN SYARIAH: LITERATUR REVIEW
Mariana, Mariana;
Ramadana, Sri Winarsih;
Rahmaniar, Rahmaniar
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 7, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Jabal Ghafur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47647/jsh.v7i2.2911
This study aims to identify the factors affecting financial literacy in Islamic banking in Aceh and analyze its impact on community participation in Islamic banking. The method used is a literature review, collecting and analyzing relevant sources of literature. The findings indicate that financial literacy in Islamic banking in Aceh is categorized as moderate, but public understanding of Islamic banking products and principles remains limited, leading to low participation in Islamic banking. The key factors hindering financial literacy include ineffective socialization, limited access to educational materials, and the minimal role of educational institutions. To improve literacy and participation, it is recommended to implement educational programs involving educational institutions, local communities, and religious leaders, as well as training based on technology and digital media. Furthermore, enhancing the accessibility of Islamic banking services and simplifying procedures and information related to Islamic products will encourage broader community participation. With improved financial literacy, it is expected that the community will better understand the benefits of Islamic banking and actively participate in the Islamic financial system.
Digitalisasi Keuangan UMKM: Pelatihan Pengelolaan dan Akses Pembiayaan di Kota Lhokseumawe
Hilmi, Hilmi;
Razif, Razif;
Rahmaniar, Rahmaniar;
Fuadi, Fuadi
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 4, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah salah satu mesin penggerak roda perekonomian masyarakat. Berdasarkan data dari Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menyebutkan adanya trend peningkatan jumlah UMKM yang masuk dalam ekosistem digital. Terhitung sejak bulan Mei – Juli 2022 jumlahnya meningkat 230% atau dari 84.443 ke 279.900. Kondisi ini menjadi indikasi yang baik terhadap literasi keuangan digital dari pelaku UMKM. Akan tetapi pada sisi lain, beberapa pelaku bisnis UMKM belum memahami betul pengelolaan keuangan. Bahkan beberapa bisnis rintisan ada yang masih awam pengelolaan keuangan secara professional. Profesionalisme pengelolaan keuangan menjadi kendala dalam pengembangan UMKM salah satunya adalah pencatatan yang merupakan bagian terpenting dalam pengelolaan keuangan. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala pengelolaan keuangan yang dihadapi UMKM di Kota Lhokseumawe, mengeksplorasi potensi solusi inovatif seperti fintech dalam mengatasi masalah akses pembiayaan, memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan literasi keuangan dan efisiensi pengelolaan keuangan UMKM dengan melakukan digitalisasi keuangan secara konsisten, serta memahami kontribusi UMKM dalam pemulihan ekonomi dan pertumbuhan inklusif di tingkat lokal. Melalui pelatihan ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat lebih konsisten dalam menyusun pembukuan serta menerapkan pola manajemen keuangan yang baik. Kesadaran untuk mulai melakukan digitalisasi keuangan perlu dibangun sejak sekarang.
Performance Comparison of Resistance Temperature Detector and Liquid Filled Thermometer on Turbine Guide Bearing at Siguragura HPP.
Prayitno, Fajar Nur;
Rahmaniar, Rahmaniar;
Anisah, Siti
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 6 No 1 (2025): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v6i1.748
The Turbine Guide Bearing (TGB) is a critical component at the Siguragura Hydroelectric Power Plant (HPP), responsible for ensuring the turbine shaft rotates on its axis, allowing the turbine to operate efficiently without excessive heat buildup that could lead to failure. This requires continuous temperature monitoring of the Turbine Guide Bearing. The temperature sensors used for this monitoring are the Resistance Temperature Detector (RTD) and the Liquid Filled Thermometer. These two sensors operate based on different mechanisms, making it essential to analyze their performance to ensure compatibility and maintain the accuracy and reliability of temperature measurements. Based on calibration and field testing results, the RTD sensor demonstrated more accurate and stable temperature readings, with a minimal deviation from the standard and linear, non-fluctuating results. On the other hand, the Liquid Filled Thermometer was more responsive, with a faster response time to reach the reference temperature. Therefore, the most suitable sensor for measuring the temperature of the Turbine Guide Bearing at Siguragura HPP is the RTD as the primary sensor, while the Liquid Filled Thermometer can serve as a redundant sensor.
PENERAPAN METODE GAME BASED LEARNING MELALUI MEDIA BAAMBOOZLE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOSA KATA BAHASA INGGRIS
Rezki Sunardi, Nurul;
Surahmat, Zulkifli;
Anirah, Anirah;
Rahmaniar, Rahmaniar
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 4 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58917/aijes.v4i1.153
Penelitian ini mengkaji penerapan media Baamboozle dalam pembelajaran bahasa Inggris di TK Islam An-Nahdliyah sebagai bagian dari pendekatan Game-Based Learning (GBL), penelitian ini dilaksanakan dengan dua tujuan untuk mengetahui penerapan media bamboozle dalam meningkatkan pemahaman siswa pada pembelajaran bahasa inggris, dan untuk mengukur efektivitas media bamboozle sebagai media pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode kualitatif dengan menggabungkan wawancara dengan guru, dan dengan mengukur kemampuan siswa melalui tes lisan, dan keaktifan siswa dikelas, data yang didapatkan akan ditampilkan dalam bentuk wawancara maupun dalam bentuk poin untuk memudahkan perumusan hasil penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penerapan Game-Based Learning menggunakan media Baamboozle secara efektif meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris siswa TK Islam An-Nahdliyah. Media ini tidak hanya meningkatkan pemahaman kosakata, tetapi juga membantu siswa mengembangkan keterampilan komunikasi dengan cara yang lebih menyenangkan dan bermakna. Selain itu, dampak dari penggunaan bamboozle sebagai media pembelajaran menunjukkan bahwa siswa lebih antusias, lebih cepat menghafal kosakata baru, serta lebih percaya diri dalam berbicara. Meskipun terdapat beberapa tantangan dalam pelaksanaannya, manfaat yang diperoleh cukup signifikan sehingga metode ini layak untuk terus dikembangkan dalam pembelajaran di tingkat TK.
PENERAPAN PERMAINAN ULAR TANGGA DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS ANAK USIA DINI
Busran, Nina Septiani;
Surahmat, Zulkifli;
Rahmaniar, Rahmaniar;
Jamaliah, MN;
Majid, Ahmad Rizal
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 4 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58917/aijes.v4i1.154
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan permainan Ular Tangga digital dalam meningkatkan keterampilan kosa kata bahasa Inggris di kalangan siswa usia dini di TK PGRI Melati Bapangi, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan pre-test dan post-test terhadap dua kelompok partisipan. Sebanyak 30 anak usia 5-6 tahun dibagi menjadi dua kelompok, penelitian ini melibatkan dua kelompok anak-anak: kelompok eksperimen yang menggunakan permainan ular tangga digital dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dalam kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan dalam penguasaan kosakata bahasa Inggris dibandingkan dengan kelompok kontrol. Data pre-test dan post-test mengindikasikan peningkatan sebesar 35% pada kelompok eksperimen, sementara kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan sebesar 14%. Dari Hasil penelitian tersebut menegaskan bahwa pembelajaran berbasis permainan digital lebih efektif dalam meningkatkan keterlibatan anak dan mempercepat pemahaman kosakata dibandingkan metode konvensional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa permainan digital, seperti Ular Tangga, dapat mendukung pembelajaran bahasa secara efektif dengan memberikan lingkungan yang menarik dan memotivasi bagi para pembelajar muda. Studi ini menyarankan agar pengintegrasian alat digital seperti ini dalam pendidikan anak usia dini dapat meningkatkan perkembangan bahasa dan mempromosikan pengalaman belajar yang menyenangkan.
Penerapan Problem Based Learning dalam Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa SD
Alam, Syamsul;
Faisal, Muhammad;
Rahmaniar, Rahmaniar
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v5i1.52859
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 25 Parepare. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV UPTD SD Negeri 25 Parepare yang berjumlah 28 siswa terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif deskripitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil observasi pada keaktifan siswa siklus I mencapai 33% berada pada kategori kurang, siklus II mencapai 73% berada pada kategori cukup, dan siklus III mencapai 93% berada pada kategori baik. Hal ini sejalan dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS dengan ketuntasan belajar siklus I mencapai 50% berada pada kategori tidak tuntas dan siklus II mencapai 67,86% masih berada pada kategori tidak tuntas, sedangkan memasuki siklus III mencapai 89,28% berada pada kategori tuntas. Kesimpulannya adalah bahwa dengan menerapkan model Problem Based Learning dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 25 Parepare
Analysis of the Efficiency of Solar Power Plants as an Alternative Energy Source CCTV Integrated with Smartphones
Yudho Wibowo, Dimas;
Erivianto, Dino;
Rahmaniar, Rahmaniar
JOURNAL OF ELECTRICAL AND SYSTEM CONTROL ENGINEERING Vol. 8 No. 2 (2025): Journal of Electrical and System Control Engineering
Publisher : Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/jesce.v8i2.14179
Solar energy is one of the renewable energies which is an alternative energy for producing electrical energy. The first research stage involves conducting literature studies and field observations related to the problem to be researched. Next, collect the data needed to plan an off-grid solar power plant at the Medan City Study House. This PLTS is also capable of being an alternative energy source for CCTV which is capable of supplying electrical energy for 24 hours. Where CCTV plays a very important role in the Medan City Study House as the security system used. PLTS is highly recommended to be implemented in densely populated areas because PLTS has very minimal emissions and is environmentally friendly. The cost of energy (COE) / kWh from this PLTS is $0.073/kWh. Meanwhile, the price per kWh from PLN is $0.089/kWh. Solar panels produce 6,694 kWh of energy per year. The energy produced by solar panels is sufficient to supply load needs which only require 153,300 kWh of energy per year.
Analisis Pengaruh Migrasi kWh Meter Pascabayar Menjadi Prabayar Terhadap Susut Non Teknis pada PT PLN (Persero) ULP Kota Fajar
Aziz, Novfan Maghresa;
Tarigan, Adisastra Pengalaman;
Rahmaniar, Rahmaniar
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 2 (2025): April
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jutin.v8i2.42846
Electric energy has crucial role in today's life. In its usage, the kWh meter holds significant importance in measuring electricity consumption, aiming to secure revenue from the company's perspective. PT PLN (Persero), as the primary provider of electricity, uses kWh meters as a medium for transactions with consumers. PT PLN (Persero)'s revenue is derived from the sale of electricity delivered to consumers, as measured by kWh meters. Therefore, it is essential that the measurement of consumer electricity consumption through the kWh meter is accurate, ensuring no energy is unaccounted for. To achieve accurate measurements, monitoring and evaluation of field implementation and the equipment used are necessary. If not carried out properly, it may lead to losses in the form of non-technical losses, which could occur due to electricity theft or damaged or malfunctioning kWh meters owned by customers. The replacement of faulty kWh meters aims to avoid errors in measuring electricity consumption, which could affect the billing of electricity usage payments.
ANALYSIS OF THE EFFECT OF DOWN TIME ON PRODUCTIVITY AT PT. EASTERN PEARL FLOUR MILLS MAKASSAR
Ahmad, Ilham;
Saleh, Rahmawati;
Rahmaniar, Rahmaniar
Journal of Agriculture Vol. 2 No. 01 (2023): Research Articles, March 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47709/joa.v2i01.2334
Productivity is a comparison between the results achieved (output) with the overall required resources (input) or a comparison between the results achieved with the role of labor per unit time. The purpose of this study was to study Down Time analysis techniques for productivity in a wheat processing company (PT. Eastern Pearl Flour Mills Makassar), which produces wheat flour products of the Gatotkaca, Gunung, Kompas and Gerbang types. Down Time is the amount of time when a tool/machine cannot operate due to failure, but the factory can still operate because there are still other tools/machines that can replace functions so that the production process can still run. Based on the data analysis of the calculation of down time for manpower, it shows that the existence of down time during the process will affect the level of productivity (actual and standard). The value of down time from the calculation of working hours minus work effectiveness results in down time for each production area each month. The manpower down time results from all areas, namely in the area of 0 minutes/month. While the amount of data from the analysis of down time calculations for machines in all areas has a higher number of machine down times, namely in the milling area of 28 hours. And for the lowest results, namely in the area of unloading, cleaning, and packing, it is 0 hours.
A Development IOT Based Real-Time Weather Monitoring System Using NodeMCU ESP32 and BMP280-DHT11 Sensor
Beni Satria;
Rahmaniar, Rahmaniar;
M. Erpandi Dalimunthe;
M. Iqbal;
Berthauli. S
INFOKUM Vol. 13 No. 03 (2025): Infokum
Publisher : Sean Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research aims to develop an Internet of Things (IoT) based weather station using NodeMCU ESP32 microcontroller, BMP280 sensor, and DHT11 sensor. The main problem faced is the lack of weather monitoring system.real timewhich can be accessed remotely to support decision making based on current environmental conditions. To overcome this, this study designed a system that is able to automatically collect temperature, relative humidity, and atmospheric pressure data and transmit it to an online platform via a Wi-Fi connection. The collected data is displayed in graphical form on the application.Blynkto facilitate further analysis. The system testing was conducted for 21 days in Medan City with average air temperature measurements ranging from 29°C to 34°C and relative humidity between 63% and 76%. The preliminary results show that the system has a measurement accuracy of around 95%, with a fast and stable connection to the platformclouddepending on the quality of the internet service provider. This system allows monitoring of weather conditions in real time.real timevia Android or iOS devices, making it easy for users to monitor weather parameters from any location. This research not only proves the implementation of IoT in weather monitoring but also opens up opportunities for further development in environmental monitoring and resource management applications.