Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN BIDANG KERJA TERHADAP PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA ANGGOTA POLISI DI POLDA LAMPUNG Fatimah, Dwi Jihad Nur; Lutfianawati, Dewi; Putri, Asri Mutiara
Jurnal Psikologi Malahayati Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Psikologi Malahayati
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v6i2.9126

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja dan bidang kerja terhadap psychological well-being pada anggota polisi. Subjek dalam penelitian ini adalah anggota polisi di Polda Lampung yang berjumlah 90 orang dari tiga bidang kerja yang berbeda. Dalam penelitian ini analisis data menggunakan teknik analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil uji statistik, diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa kepuasan kerja dan bidang kerja polisi berpengaruh terhadap psychological well-being dengan nilai korelasi sebesar 0,765. Selain itu secara parsial, ditemukan bahwa terdapat pengaruh kepuasan kerja terhadap psychological well-being pada polisi, hal ini berarti semakin tinggi kepuasan kerja maka semakin tinggi pula psychological well-being pada polisi. Namun tidak terdapat pengaruh bidang kerja terhadap psychological well-being pada polisi. Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan anggota Polda Lampung dapat meningkatkan penerimaan diri untuk kesejahteraan psikologis yang lebih baik. Selain itu, Polda Lampung juga dapat memfasilitasi konsultasi psikologis dan berbagai pelatihan untuk mendukung anggotanya agar memiliki kesejahteraan psikologis yang baik Kata Kunci: Psychological  Well-Being, Kesejahteraan Psikologis, Kepuasan Kerja, Bidang Kerja, Polisi AbstractThis study aims to examine the effects of job satisfaction and field of workto psychological well-being of police officers. The subjects of this study were 90 police officers from Lampung Regional Police, working in three fields of work. In this study, multiple regression analysis was used for data analysis. Based on the statistical test results, shows that job satisfaction and police officer’s fields of work simultaneously affect psychological well-being, and the correlation value is 0.765. In addition, partially it was found that job satisfaction has an effect on the police's psychological well-being, which means that the higher the job satisfaction, the higher the police's psychological well-being. However, the field of work has no effect on the psychological well-being of the police. Based on the study results, the members of the Lampung Regional Police are expected to increase their self-acceptance for better psychological well-being. In addition, the Lampung Regional Police agency can provide psychological consultations and various training to support its members to have good psychological well-being Keywords: Psychological Well-Being, Job Satisfaction, Field Of Work, Police
PENGARUH KECENDERUNGAN KEPRIBADIAN CONSCIENTIOUSNESS DAN SELF-EFFICACY TERHADAP SOCIAL LOAFING PADA MAHASISWA Rahmawati, Nurhafita; Lutfianawati, Dewi; Supriyati, Supriyati
JURNAL PSYCHOMUTIARA Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Psychomutiara
Publisher : Psikologi Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/psikologi.v8i2.6329

Abstract

Latar belakang: Dunia perkuliahan adalah tahap penting bagi pengembangan diri mahasiswa. Salah satu sarana pembelajaran adalah kerja kelompok, yang bertujuan melatih kemandirian, rasa tanggung jawab, dan kerja sama. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh kepribadian conscientiousness dan self-efficacy terhadap perilaku social loafing mahasiswa. Metode: menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik quota sampling terhadap 150 mahasiswa aktif Universitas Malahayati dari 15 program studi menggunakan analisis data regresi linier berganda. Hasil: menunjukkan bahwa conscientiousness dan self-efficacy secara simultan berpengaruh signifikan terhadap social loafing. Secara parsial, conscientiousness berpengaruh negatif signifikan terhadap social loafing, begitu pula self-efficacy yang juga memiliki pengaruh negatif signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan kedisiplinan, tanggung jawab, dan keyakinan diri mahasiswa berkontribusi pada penurunan perilaku social loafing. Kesimpulan: menguatkan pentingnya aspek kepribadian conscientiousness dan self-efficacy menjadi perhatian serius untuk menunjang prestasi dan efektivitas kerja kelompok mahasiswa, khususnya dalam merancang intervensi untuk meningkatkan motivasi dan kerja sama mahasiswa dalam pembelajaran kelompok di perguruan tinggi.
Pelatihan Manajemen Waktu Pada Mahasiswa Putri, Asri Mutiara; Harkina, Prida; Lutfianawati, Dewi; Setiawati, Octa Reni; Zainaro, M Arifki; Isnainy, Usastiawaty Cik Ayu Saadiah; Wijaya, Satria; Putri, Afdilah Mianda; Oktaviyani, Dwi; Mufidah, Ghina Aliya; Setia, Larasati Eka; Putri, Qori Anisa; Berly, Indah Rohmafresha
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.23465

Abstract

ABSTRAK Individu pada masa dewasa awal menghadapi berbagai tuntutan perkembangan seperti kemandirian emosional, sosial, dan finansial yang memerlukan kemampuan manajemen waktu yang baik. Namun, banyak individu pada tahap ini mengalami kecenderungan prokrastinasi yang berdampak negatif terhadap produktivitas dan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan manajemen waktu dalam meningkatkan keterampilan mengatur waktu pada mahasiswa usia 18–21 tahun. Pelatihan dilaksanakan dengan metode partisipatif dan experiential learning yang terdiri atas lima sesi: pengantar, penetapan tujuan, teknik manajemen waktu, kontrol diri, dan penutup. Peserta berjumlah 15 mahasiswa semester 1–3 Universitas Malahayati. Pengukuran dilakukan menggunakan kuesioner manajemen waktu sebanyak 33 pernyataan melalui pre-test dan post-test. Hasil paired samples statistics menunjukkan adanya peningkatan rerata skor dari 97,92 menjadi 99,54, meskipun tidak signifikan secara statistik (t = -0,586; p = 0,569 0,05). Korelasi antara skor pre dan post-test cukup kuat (r = 0,668; p = 0,012). Secara kualitatif, peserta menunjukkan peningkatan keterlibatan, kesadaran diri, dan kemampuan penerapan strategi pengelolaan waktu dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pelatihan ini dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan manajemen waktu pada mahasiswa dewasa awal, serta berpotensi mengurangi perilaku prokrastinasi melalui penguatan regulasi diri. Kata Kunci: Manajemen Waktu, Prokrastinasi, Efikasi Diri, Dewasa Awal, Mahasiswa.  ABSTRACT Individuals in early adulthood face various developmental demands, including emotional, social, and financial independence, which require effective time management skills. However, many at this stage tend to procrastinate, negatively affecting their productivity and psychological well-being. This study aims to examine the effectiveness of time management training in improving students’ ability to manage time effectively. The training employed a participatory and experiential learning approach consisting of five sessions: introduction, goal setting, time management techniques, self-control, and closing. Participants included 15 undergraduate students aged 18–21 from Malahayati University. Data were collected using a 33-item time management questionnaire administered in pre-test and post-test sessions. The paired samples analysis showed an increase in mean scores from 97.92 to 99.54, although the improvement was not statistically significant (t = -0.586; p = 0.569 0.05). The correlation between pre- and post-test scores was moderately strong (r = 0.668; p = 0.012). Qualitative findings revealed increased engagement, self-awareness, and practical application of time management strategies in daily life. Therefore, the program was effective in enhancing time management awareness and skills among early adults, potentially reducing procrastination through strengthened self-regulation. Keywords: Time Management, Procrastination, Self-Efficacy, Early Adulthood, University Students.
Co-Authors Adelia Sucita Adinda Afriza, Zelda Nora Alfarisi, Ringgo Andini alfira Putri Annisa, Nabila Indi Arisandi, Syafik Asri Mutiara Putri Asri Mutiara Putri Astri Pinilih Aulia, Zakia Berly, Indah Rohmafresha Citra Yuniastri Perwitaningrum Dalfian Dalfian Daniati, Mutiara Ayu Dewi Avianti Diah Ayu Nurjanah Dita Fitriani Eka Nurwidyasari Eka Trismiyana Fathurrozi, Galih Fatimah, Dwi Jihad Nur Harkina, Prida Intan Rahmawati Intan Rahmawati Isnainy, Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Junaidi Junaidi Juni Ramadhani Sari Kina Okta Vina M. Arifki Zainaro Maharani Putri Puspitasari Marisa Anggraini Meytha Prameswari Mia Rosalina Mufidah, Ghina Aliya Muhammad Hatta Muhammad Mardanda Kahar Muhammad Roby Muhammad Roby, Muhammad Muhammad Yunus Mutiara Ayu Daniati Nailul Laila Az Zahra Neni Widyayanti Nia Triswanti Nira, Isnaini Luqi Novalia, Wayan Ayu Nurfazira Nurfazira Nurjanah, Diah Ayu Octa Reni Setiawati Octa Reni Setiawati Octa Reni Setiawati Oktaviyani, Dwi Pinilih, Astri Purnama, Robby Candra Putri, Afdilah Mianda Putri, Asri Mutiara Putri, Qori Anisa Putri, Yolanda Anisa Kadil Rada Tri Rosi Kurnia Rafie, Rakhmi Rahmawati, Nurhafita Raihandy Qodris Randi Mursandi Ratna Syifa'a Rahmahana Ria Mustika Ria Mustika Rilyani Rilyani Rilyani, Rilyani Sandayanti, Vira Sari, Novi Devita Mayang Septa Istiana Septa Lia Ariska Setia, Larasati Eka Setiawati, Octa Reni Sety, Salwa Fawwaz Slamet Widodo Sri Maria Sri Maria Puji Lestari Sri Maria Puji Lestari SUMEDI PRIYANA NUGRAHA Supriyati . Supriyati Supriyati Sutikno Sutikno Sutikno Sutikno Tria Wijayanti Trismiyana, Eka Triswanti, Nia Uswatun Hasanah Widiyanto, Made Wijaya, I Gusti Ngurah Satria Wijayanti, Tria Yudha, Kurnia Rama Yuli Indah Lestari Yulyani, Vera