Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching and Learning Berbantuan Video Animasi 3D Berbasis Plotagon Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Intan, Syahrina; Saputra, Eri; Qausar, Haves
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v5i3.22888

Abstract

Kemampuan berpikir kritis matematis siswa masih tergolong rendah, salah satunya disebabkan pendekatan pembelajaran yang kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan video animasi 3D berbasis Plotagon terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas X SMA Negeri 7 Lhokseumawe pada materi statistika, khususnya ukuran pemusatan data. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental nonequivalent control group. Sampel penelitian terdiri dari 33 siswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling, yaitu kelas X-1 sebagai kelas kontrol dan X-2 sebagai kelas eksperimen. Instrumen penelitian berupa tes uraian kemampuan berpikir kritis matematis yang telah divalidasi ahli dan mencakup indikator interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Data dianalisis melalui uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, dan uji hipotesis menggunakan independent sample t-test dengan bantuan SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,018 < 0,05 sehingga H₀ ditolak. Dengan demikian, terdapat pengaruh signifikan penerapan pendekatan CTL berbantuan video animasi 3D berbasis Plotagon terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa.
Pelatihan Guru dalam Pengembangan Pembelajaran Matematika Berbasis Gamifikasi dan Multimedia Interaktif untuk Membangun Psychological Well-Being Siswa Qausar, Haves; Hidayat, Amam Taufiq; Muna, Zurratul; Azlia, Nur; Sakinatul Ikhlas, Arifah Sa’diyah
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v4i02.24668

Abstract

Banyak siswa masih menghadapi berbagai tekanan psikologis dalam mengikuti pelajaran matematika. Matematika dianggap sulit, abstrak, dan menakutkan bagi sebagian besar siswa. Oleh karenanya diperlukan media dan strategi yang mampu mengajak siswa terlibat secara aktif, memberi umpan balik secara langsung, serta menghadirkan suasana belajar yang mendorong emosi positif seperti rasa senang, bangga, atau tertantang. Pendekatan yang tepat dalam mencapai kebutuhan tersebut dapat dilakukannya melalui pembelajaran berbasis gamifikasi dan multimedia interaktif, yang menggabungkan elemen permainan dan teknologi visual untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih dinamis, inklusif, dan menyenangkan. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada Masyarakat ini Adalah meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis gamifikasi dan multimedia interaktif yang mampu mendukung psychological well-being siswa. Kegiatan ini dilakukan di SMPN 15 Lhokseumawe sebagai pusat sekretariat MGMP Matematika SMP Se-Kota Lhokseumawe dengan tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, pendampingan evaluasi. Kegiatan ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang pada guru matematika sekota Lhokseumawe dan siswa yaitu meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis gamifikasi dan multimedia interaktif yang mampu mendukung psychological well-being siswa. Pelatihan ini tidak hanya akan membekali guru secara teknis dalam membuat media digital, tetapi juga secara konseptual dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih menarik, komunikatif, dan empatik terhadap kebutuhan siswa sehingga mendorong tercapainya keterlibatan belajar yang positif, perasaan kompeten terhadap tugas-tugas akademik, serta tumbuhnya rasa percaya diri dan makna dalam proses belajar.
How to Construct Super Edge-Magic Total Labeling of Theta Graph θ(2,b,c) Mujtahid, Zainul; AN, M Salman; Hidayat, Amam Taufiq; Qausar, Haves; Zahara, Yulia
Indonesian Journal of Mathematics Education Vol. 7 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Mathematics Education
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijome.v7i1.990

Abstract

This research study and provide the property of super edge-magic total labelings of theta graph. Edge magic labeling on a graph  is an injective function   from  to a subset of integers { } with the property that there is a positive integer  such as  for each . An edge-magic labeling  is called super edge-magic total labeling if it satisfies . A graph is called (super) edge-magic total if it admits some (super) edge-magic total labeling. A theta graph  is constructed by embedding the endpoints of three paths of length consecutive  such that there are two vertices of degree three and the other of degree two. This study gave some conditions for such a super edge-magic total of theta graph. Based on this condition, this paper introduce some algorithms to apply and develop super edge-magic total labeling from some previous theta graphs.
Pendampingan Siswa Sekolah Dasar Melalui Pembelajaran Model Discovery Learning Berorientasi HOTS Imanda, Riska; Setiawaty, Sri; Qausar, Haves
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 4 (2024): Februari
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/vqcmkj32

Abstract

Studi ini mengulas pendampingan pendidikan di Sekolah Dasar Negeri 6 Kutablang, Kabupaten Bireuen, Aceh, yang bertujuan untuk memperkenalkan kurikulum 2013 dan mengimplementasikan model pembelajaran berorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) dengan pendekatan saintifik. Metode pembelajaran ini dipilih sebagai respons terhadap tuntutan globalisasi dan Revolusi Industri 4.0, yang menekankan pentingnya pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) dan kecakapan abad 21 (4C). Model pembelajaran Discovery Learning diintegrasikan dengan pendekatan saintifik, literasi, dan penguatan pendidikan karakter (PPK) untuk meningkatkan mutu pendidikan. Studi ini dilakukan selama tahun ajaran 2022-2023 dengan melibatkan siswa kelas V. Hasilnya menunjukkan bahwa pendampingan pendidikan berorientasi HOTS dengan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam melakukan transfer pengetahuan, berpikir kritis, dan memecahkan masalah. Meskipun terdapat beberapa tantangan, seperti kekurangan kompetensi guru dalam membuat video pembelajaran, keseluruhan proses pendampingan mendapat respons positif dari guru dan pihak sekolah. Penerapan ini diharapkan dapat dilanjutkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah tersebut.
Pengaruh Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition Berbantuan Wordwall Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Ilyani, Anis; Nuraina, Nuraina; Qausar, Haves
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Publisher : FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jikt.v16i2.411

Abstract

Students' critical thinking skills in mathematics are still relatively underdeveloped. This is because students tend to view problems from only one perspective, making them less able to evaluate and choose effective solutions. Therefore, innovative and diverse learning models are needed to develop this ability, one of which is the Auditory Intellectually Repetition (AIR) learning model. This study aims to determine the effect of using the AIR learning model with the help of word walls on students' mathematical critical thinking skills. This study is a quasi-experimental study with an unequal posttest-only control group design. The study population consisted of eighth-grade students at the UPTD of SMP Negeri 2 Gandapura. A saturated sampling technique was used, with class VIII-B as the experimental group and class VIII-A as the control group. Data were collected using a post-test to measure mathematical critical thinking skills. Data were analyzed using an independent sample t-test with the help of SPSS version 25 software, with a significance level set at 5%. The results of the analysis showed that the significance value (Sig. 2-tailed) was 0.028 < 0.05. Therefore, it can be concluded that the AIR learning model, which is supported by wordwall, has an influence on students' critical mathematical thinking skills in mathematics learning.
Connecting, Organizing, Reflecting, Extending Learning Model Assisted By Wordwall Media On Stundents’ Numeracy Skills Nurjannah, Nurjannah; Rohantizani, Rohantizani; Elisyah, Nur; Muliana, Muliana; Qausar, Haves; Mursalin, M
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v6i2.879

Abstract

Students’ low numeracy skills are caused by their unfamiliarity in solving word problems, the continued use of conventional learning models, and the limited utilization of instructional media. This research seeks to examine the influence of the Connecting, Organizing, Reflecting, and Extending learning model, supported by Wordwall media, on students' numeracy abilities. This study adopted a quantitative approach through a quasi-experimental design, specifically utilizing the Nonequivalent Control Group framework. The population consisted of all 11 th-grade students at SMAN 1 Kuta Makmur. The sampling technique used was purposive sampling, where class XI A1 was assigned as the experimental group and class XI A2 as the control group. Data collection techniques included observation and testing. The prerequisite tests consisted of the normality test (Shapiro-Wilk), homogeneity test (Levene’s statistic), and Mann-Whitney test, assisted by SPSS 26 software. The hypothesis testing results showed a significance value of 0.002 α (α = 0.05), indicating that the  Connecting, Organizing, Reflecting, Extending  learning model assisted by Wordwall media had a significant effect on students’ numeracy skills. This result demonstrates that students in the experimental class had better numeracy skills than those in the control class.
Perbandingan Penggunaan Aplikasi Geogebra Dengan Desmos Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Septi Yulia Siregar; Yeni Listiana; Haves Qausar
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 5 No. 4 (2025): Jurrnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v5i4.23590

Abstract

Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap lemahnya kemampuan berpikir kreatif matematis siswa adalah media pembelajaran yang kurang inovatif. Penggunaan media belajar yang repetitif dan minim interaksi cenderung membuat siswa kehilangan minat, kurang aktif dalam pembelajaran, serta tidak termotivasi mengeksplorasi ide-ide baru. Oleh karena itu, diperlukan media yang variatif, interaktif, dan mampu mendorong pengembangan kemampuan berpikir kreatif secara optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah terdapat perbedaan signifikan antara penggunaan aplikasi Geogebra dan Desmos terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuasi eksperimen dengan rancangan Non-equivalent Control Group Design. Populasi terdiri atas siswa kelas X di SMAS Iskandar Muda, dan seluruh populasi dijadikan sampel melalui pendekatan sampling jenuh. Kelas X-A ditetapkan sebagai kelompok eksperimen 1 yang menggunakan Geogebra,  sedangkan kelas X-B sebagai kelompok eksperimen 2 yang menggunakan Desmos. Alat pengumpulan data berupa tes kemampuan berpikir kreatif dalam matematika. Pengujian dengan Mann-Whitney U menghasilkan nilai signifikansi 0,504 > 0,05, yang menunjukkan bahwa  diterima. Artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara penggunaan Geogebra dan Desmos terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa.
Problem Based Learning Berbasis Simulasi Coding Visual Dan Dampaknya Pada Refleksi Metakognitif Siswa Hidayat, Amam Taufiq; Qausar, Haves
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 5 No. 4 (2025): Jurrnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v5i4.25741

Abstract

Pengembangan kemampuan metakognitif pada siswa sekolah menengah pertama menjadi aspek penting dalam pembelajaran, karena kemampuan ini berkaitan dengan kesadaran dan pengelolaan proses berpikir siswa selama belajar. Namun, praktik pembelajaran yang masih didominasi pendekatan konvensional sering kali belum memberikan kesempatan yang memadai bagi siswa untuk mengontrol dan merefleksikan strategi berpikir yang digunakan. Oleh sebab itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif dalam pemecahan masalah serta didukung oleh media pembelajaran yang bersifat interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model Problem Based Learning yang dipadukan dengan simulasi interaktif berbasis coding visual terhadap kemampuan metakognitif siswa. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain eksperimen semu berupa posttest-only control group design. Sampel penelitian melibatkan siswa kelas VIII-A SMP Negeri 1 Lhokseumawe yang terdiri atas 20 siswa sebagai kelas eksperimen dan  siswa kelas VIII-B SMP Negeri 1 Lhokseumawe yang terdiri atas 19 siswa  sebagai kelas kontrol. Pengukuran kemampuan metakognitif dilakukan melalui tes yang disusun berdasarkan indikator perencanaan, pemantauan, dan evaluasi berpikir. Analisis data dilakukan menggunakan uji Shapiro Wilk untuk menguji normalitas data, uji Levene’s untuk menguji homogenitas varians, serta uji independent samples t-test dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa data kemampuan metakognitif siswa memenuhi asumsi normalitas dan homogenitas. Selanjutnya, uji perbedaan rata-rata didapatkan tingkat signifikansi berada di bawah batas 0,05 (sig. = 0,002). Hal ini menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan pembelajaran berbasis masalah yang didukung oleh simulasi interaktif berbasis coding visual memberikan pengaruh signifikan terhadap kemampuan metakognitif siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition Berbantuan Wordwall Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Anis, Ilyani; Nuraina, Nuraina; Qausar, Haves
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang Vol 17 No 01 (2026): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Publisher : FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jikt.v17i01.409

Abstract

Students’ critical thinking skills in mathematics remain relatively underdeveloped. This is due to their tendency to approach problems from only one perspective, which limits their ability to evaluate and select effective solutions. Therefore, innovative and varied learning models are needed to foster these skills, one of which is the Auditory Intellectually Repetition (AIR) learning model. This study aims to determine the effect of the AIR learning model assisted by Wordwall on students’ mathematical critical thinking skills. The research employed a quasi-experimental design with a nonequivalent posttest-only control group. The population consisted of eighth-grade students at UPTD SMP Negeri 2 Gandapura. Saturated sampling was used, with class VIII-B assigned as the experimental group and class VIII-A as the control group. Data were collected through a post-test to measure students’ mathematical critical thinking skills and were analyzed using an independent samples t-test with the aid of SPSS version 25, at a 5% significance level. The results showed a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.028 < 0.05. Therefore, it can be concluded that the AIR learning model supported by Wordwall has a significant effect on students’ mathematical critical thinking skills in mathematics learning.
Pengaruh Media Space Geometry Flipbook Dalam Pembelajaran Matematika Terhadap Kemampuan Literasi Digital Siswa SMP Basyariah, Basyariah; Saputra, Eri; Qausar, Haves
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 1 (2026): Jurrnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i1.21006

Abstract

Kemampuan literasi digital siswa masih tergolong rendah, yang diduga berkaitan dengan terbatasnya integrasi media digital dalam proses pembelajaran matematika. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu mengakomodasi pengembangan literasi digital siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media Space Geometry Flipbook (SGF) terhadap kemampuan literasi digital siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One-Shot Case Study. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah siswa kelas VIII SMPN 1 Simpang Jernih yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa koefisien konstanta sebesar 28,634 dan koefisien regresi variabel X sebesar 0,664 dengan nilai signifikansi 0,009 (< 0,05), sehingga  ditolak dan  diterima. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan media SGF dalam pembelajaran matematika berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan literasi digital siswa.