Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA MELALUI KESEHATAN LINGKUNGAN Amalia, Nur; Putri, Rifka Refaliana; Maulina, Raden Elfa Shafira; Asmara, Andika Yuda; Wildani, Sahrul; Lubis, Novriyanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36626

Abstract

Abstrak: Sampah merupakan masalah klasik di tanah air yang belum teratasi, namun bukan suatu masalah jika sampah bisa dikelola dengan optimal. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang menarik, interaktif, dan aplikatif untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai permasalahan sampah. PKM ini dilaksanakan dengan maksud agar para siswa memiliki kesadaran dan meningkatkan pemahamannya dalam menghadapi permasalahan sampah, jenis-jenis sampah, dan bagaimana cara membuang sampah khususnya yang dihasilkan sehari-hari dari sampah bekas jajanan. Metode yang digunakan dengan pendekatan dan edukasi partisipatif. PKM ini dilaksanakan kepada para siswa kelas 5 dengan jumlah peserta 73 siswa. Sistem evaluasi yang digunakan adalah berupa pengisian soal pre-test dan post-test dilanjutkan dengan cerdas cermat singkat untuk mengukur keberhasilan penyuluhan. Hasil penyuluhan menunjukkan tingkat pengetahuan siswa mengenai PHBS hanya berkisar pada 11,1%. Hasil evaluasi menunjukkan tidak terdapat peningkatan siswa yang signifikan mengenai materi sampah yang sudah dipaparkan, kurangnya pemahaman para siswa mengenai perbedaan jenis-jenis sampah menjadi alasan paling memungkinkan terjadinya hal tersebut. Abstract: Waste is a classic problem in the country that has not been solved, but it is not a problem if waste can be managed optimally. Therefore, interesting, interactive, and applicable education is needed to increase students' understanding of waste problems. This PKM is carried out with the intention that students have awareness and increase their understanding in dealing with waste problems, types of waste, and how to dispose of waste, especially those produced daily from used snack waste. The method used with a participatory approach and education. This PKM was carried out for 5th grade students with a total of 73 students. The evaluation system used is in the form of filling out pre-test and post-test questions followed intelligently and carefully and briefly to measure the success of counseling. The results of the counseling showed that the level of students' knowledge about PHBS was only around 11.1%. The results of the evaluation showed that there was no significant increase in students regarding the waste material that had been exposed, the lack of understanding of the students about the different types of waste was the most likely reason for this.
Education on The Dangers of Using Staples on Food Packaging Juanedi, Effan Cahyati; Lubis, Novriyanti
Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Vol 7 No 1 (2026): Indonesian Journal of Community Empowerment (Februari)
Publisher : Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35899/ijce.v7i1.1139

Abstract

Otoritas kesehatan telah melarang atau menyarankan untuk tidak menggunakan staples untuk kemasan makanan karena masalah keamanan. Sebagai alternatif, para pelaku bisnis kuliner didorong untuk menggunakan alternatif seperti menggunkan karet atau selotip untuk menjaga keamanan makanan. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha makanan, mengenai bahaya penggunaan staples sebagai pengikat kemasan makanan. Meskipun praktis, penggunaan staples dapat menimbulkan risiko kesehatan berupa luka pada saluran pencernaan dan potensi keracunan logam apabila terlepas dan tertelan bersama makanan. Selain itu, penggunaan staples juga melanggar aspek regulasi keamanan pangan serta menimbulkan keraguan dari sisi kehalalan. Metode penyuluhan dilakukan melalui survei lapangan, wawancara pedagang, dan pembagian brosur yang memuat informasi sederhana dan mudah dipahami. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelaku usaha maupun masyarakat untuk menghindari penggunaan staples serta beralih pada metode pengemasan yang lebih aman, sehat, dan sesuai ketentuan.
Raising Awareness Among Food Vendors About The Importance of Choosing Safe Food Packaging Suherman, Meilia; Lubis, Novriyanti
Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Vol 7 No 1 (2026): Indonesian Journal of Community Empowerment (Februari)
Publisher : Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35899/ijce.v7i1.1140

Abstract

Jajan merupakan suatu kebiasaan yang hampir semua orang pernah melakukannya. Salah satunya dengan membeli makanan di pedagang kalai lima dengan harganya yang murah, tapi rasanya nikmat. Umumnya konsumen tidak memperhatikan jenis kemasan yang digunakan oleh pedagang untuk mengemas produknya, sehingga bisa saja ternyata dapat mennyebabkan bahaya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pedagang kaki lima mengenai bahaya penggunaan kertas bertinta sebagai kemasan makanan. Metode yang digunakan adalah survei lokasi pedagang, pemberian pertanyaan, serta penyampaian materi melalui brosur. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas pedagang memiliki latar belakang pendidikan menengah, namun tingkat pengetahuan terkait bahaya tinta pada kemasan masih rendah. Sebagian besar pedagang menggunakan kertas bekas bertinta karena alasan murah dan praktis, meskipun berpotensi menimbulkan risiko kesehatan akibat migrasi zat kimia berbahaya ke dalam makanan. Penyuluhan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan pemahaman pedagang, dan lebih dari separuh menyatakan kesediaan untuk beralih menggunakan kemasan yang lebih aman. Kegiatan ini diharakan berlanjut agar dapat memberikan kontribusi nyata dalam melindungi kesehatan konsumen serta mendorong pedagang memilih kemasan yang lebih layak.
Cultivating Wise Behavior in Choosing Healthy and Halal Snacks Soni, Dang; Lubis, Novriyanti; Zafirah, Nadia Dewi; Pitriani, Karina; Rofqi, Bilqis Nurul; Arrofah, Nazwa Hasni; Irwansyah, Agung Muhamad; Jauhari, Fariz
Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Vol 7 No 1 (2026): Indonesian Journal of Community Empowerment (Februari)
Publisher : Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35899/ijce.v7i1.1143

Abstract

Jajan merupakan aktivitas yang sangat disukai oleh ana-anak. Terkadang jajanan yang dipilih tidak memperhatikan aspek kesehatan. Pada dasarnya kebiasaan jajan sudah membudaya pada diri anak-anak. Penyuluhan tentang jajanan sehat dan halal bertujuan meningkatkan kesadaran siswa dalam memilih makanan yang aman, bergizi, dan sesuai syariat. Penelitian ini menggunakan data kuesioner terkait pengetahuan dan perilaku siswa mengenai pangan halal dan sehat. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengetahui definisi pangan halal 80% dan penyebab pangan harus halal sebelum membeli jajanan, dengan pilihan jajanan favorit berupa snack 57,1% dan susu sebagai minuman favorit 45,7%. Meskipun pengetahuan siswa cukup baik, masih terdapat kecenderungan memilih makanan olahan dan minuman manis yang berpotensi berbahaya, penyuluhan ini diharapkan dapat membangun kebiasaan sehat di sekolah dengan dukungan guru, orang tua, dan penyediaan kantin sehat.
Edukasi dan peningkatan literasi gizi terhadap siswa SMP Muhammadiyah Garut Latiefah, Asri Dewi; Asmufadiya, Asmufadiya; Syauqoti, Nanda Syahidah; Irfani, Fadya Rahma; Nukalima, Wulan Fazrina; Putri, Nurani Sajatining; Az Zahra, Siti Kamila Aulia; Fauziah, Sipa; Lubis, Novriyanti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.36597

Abstract

AbstrakRendahnya tingkat pemahaman siswa sekolah menengah pertama mengenai gizi seimbang menjadi salah satu tantangan dalam membentuk kebiasaan makan sehat dan gaya hidup yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi gizi serta kesadaran siswa SMP Muhammadiyah Garut terhadap pentingnya pemenuhan asupan bergizi melalui kegiatan edukasi gizi berbasis penyuluhan dan literasi aktif. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah survei dengan desain pra dan pascapenyuluhan menggunakan kuesioner berisi 15 pertanyaan yang mencakup 3 aspek utama, yaitu pengetahuan zat gizi makro dan mikro, pola makan sehat, serta faktor risiko masalah gizi. Kegiatan edukasi dilakukan secara interaktif melalui penyuluhan, diskusi tanya jawab, serta pembagian media informasi berupa flayer gizi seimbang. Sebanyak 14 siswa, terdiri atas 8 laki-laki dan 6 perempuan, berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil evaluasi menunjukkan  peningkatan pengetahuan siswa sebesar 68,58% mengenai literasi gizi dimana sebelum penyuluhan sebesar 62,84%, Sebagian besar peserta juga memahami bahwa karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh. Berdasarkan hasil tersebut, kegiatan edukasi gizi terbukti efektif dalam memperkuat literasi gizi dan mendorong siswa untuk menerapkan perilaku hidup sehat. Dengan demikian, edukasi gizi yang telah dilakukan terbukti efektif dalam memperkuat literasi gizi siswa SMP Muhammadiyah Garut. Hasil ini menunjukkan bahwa program edukasi gizi dapat memperkuat pengetahuan dan kesadaran siswa tentang pentingnya gizi seimbang, sehingga mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan. Kata kunci: literasi gizi; edukasi gizi; siswa SMP; pola makan sehat; pengetahuan gizi. Abstract The low level of understanding of junior high school students regarding balanced nutrition is one of the challenges in forming healthy eating habits and a sustainable lifestyle. This community service activity aims to improve nutritional literacy and awareness of Muhammadiyah Garut Junior High School students regarding the importance of fulfilling nutritious intake through nutrition education activities based on counseling and active literacy. The method used in this community service activity is a survey with a pre- and post-counseling design using a questionnaire containing 15 questions covering 3 main aspects, namely knowledge of macro and micro nutrients, healthy eating patterns, and risk factors for nutritional problems. Educational activities are carried out interactively through counseling, question and answer discussions, and distribution of information media in the form of balanced nutrition flyers. A total of 14 students, consisting of 8 boys and 6 girls, participated in this study. The evaluation results showed an increase in student knowledge of 68.58% regarding nutritional literacy compared to 62.84% before the counseling. Most participants also understand that carbohydrates are the main source of energy for the body. Based on these results, nutrition education activities have proven effective in strengthening nutritional literacy and encouraging students to adopt healthy lifestyle behaviors. Thus, the nutrition education program has proven effective in strengthening the nutritional literacy of students at Muhammadiyah Garut Middle School. These results indicate that the nutrition education program can strengthen students' knowledge and awareness of the importance of balanced nutrition, thereby encouraging behavioral changes toward a healthier and more sustainable lifestyle. Keywords: nutrition literacy; nutrition education; junior high school students; healthy diet; nutrition knowledge.
Edukasi Pentingnya Asupan Protein untuk Tumbuh Kembang Siswa di SDN 2 Parakan Shendi Suryana; Andy Dalen; Tia Detiani; Amelia Meisya Utami; Rena Irmana; Zulfa Dwi Ananda; Ajira Nayla Putri; Nazma Barqia Faazan; Lindayani, Lindayani; Lubis, Novriyanti
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1427

Abstract

Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan untuk mengatasi isu kurangnya pemahaman siswa-siswi SDN 2 Parakan mengenai pentingnya asupan protein dalam mendukung tumbuh kembang siswa. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang jenis-jenis protein dan pentingnya protein dalam menu sehari-hari. Metode yang digunakan meliputi pretest dan posttest untuk mengukur pengetahuan siswa sebelum dan setelah penyuluhan, serta penyampaian materi melalui presentasi pentingnya asupan protein dan gizi seimbang untuk nutrisi yang optimal dan pembagian flyer dengan tema mengenal protein dan gizi seimbang yang berisi informasi terkait. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman siswa, di mana tingkat pemahaman tentang pentingnya protein meningkat dari 80% menjadi 100%, dan pemahaman tentang jenis-jenis protein meningkat dari 68% menjadi 80%. Implikasi dari hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan gizi yang efektif dapat berkontribusi pada peningkatan status gizi anak-anak di sekolah dasar, yang sangat penting untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif siswa.
Peningkatan Pengetahuan Siswa Melalui Edukasi Kesehatan Bahaya Formalin dan Boraks pada Makanan di SD Muhammadiyah 2 Garut Soni, Dang; Aulia, Ira; Aeni, Naila Nur; Putri, Pingka; Nabila, Nazwa; Fikri, Muhammad; Tegar, Muhammad; Lubis, Novriyanti
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.22038

Abstract

Kebiasaan konsumsi jajanan pada anak sekolah dasar memerlukan perhatian khusus karena tingginya peredaran jajanan rendah gizi serta potensi penggunaan bahan berbahaya seperti formalin dan boraks. Kurangnya pengetahuan mengenai keamanan pangan dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SD Muhammadiyah 2 Garut mengenai karakteristik jajanan sehat serta bahaya bahan tambahan pangan berbahaya. Metode pelaksanaan meliputi registrasi, pre-test, ceramah interaktif, demonstrasi uji formalin dan boraks pada sampel bakso dan sosis, post-test serta pembagian flyer. Peserta kegiatan berjumlah 24 siswa kelas VI. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa, dari nilai rata-rata pre-test sebesar 85,84% menjadi 100% pada post-test. Peningkatan ini menunjukkan bahwa metode edukasi partisipatif yang memadukan materi visual dan demonstrasi efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Melalui demonstrasi, siswa juga memperoleh pengalaman langsung dalam mengenali ciri makanan yang berpotensi mengandung bahan berbahaya. Kesimpulannya, kegiatan PKM berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang jajanan sehat serta bahaya formalin dan boraks. Kegiatan edukasi berbasis demonstrasi terbukti efektif dalam memperkuat pemahaman anak sekolah dasar. Untuk mendukung keberlanjutan dampaknya , disarankan agar sekolah melakukan edukasi lanjutan secara berkala, meningkatkan pengawasan kantin, serta melibatkan orang tua dalam mendorong kebiasaan konsumsi jajanan yang lebih sehat, aman dan bergizi.
Edukasi Kesehatan dan Gerakan Sekolah Sadar Akan Bahaya Bahan Tambahan Pangan pada Jajanan Siswa Lubis, Novriyanti; Kamaliya, Simah; Nabila, Nazwa; Putri, Pingka; Aeni, Naila Nur; Wafiroh, Syifa; Putri, Gischa Mutiara; Nurunnisa, Nisrina
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1185

Abstract

Pertumbuhan industri makanan dan minuman yang pesat di Indonesia mendorong meningkatnya konsumsi jajanan pada anak usia sekolah, termasuk yang berpotensi mengandung bahan tambahan pangan (BTP) berbahaya seperti boraks, formalin, dan rhodamin B. Penggunaan BTP sebenarnya telah diatur dengan batasan tertentu agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan, namun rendahnya pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai hal ini dapat meningkatkan risiko kesehatan jangka panjang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SD Muhammadiyah 2 Garut mengenai BTP, khususnya jenis pengawet dan pewarna. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, persiapan materi, penyuluhan interaktif yang dilengkapi dengan pretest dan post-test, serta demonstrasi uji boraks dan formalin. Kegiatan dilaksanakan pada November 2025 dengan melibatkan 28 siswa kelas 6A. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan siswa dari 70,52% pada pretest menjadi 82,15% pada post-test, atau meningkat sebesar 12%. Selain itu, siswa mampu mengenali jenis BTP berbahaya serta memahami dampak kesehatannya. Dengan demikian, penyuluhan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya bahan tambahan pangan sekaligus mendorong perilaku konsumsi jajanan yang lebih sehat. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung terbentuknya gerakan sekolah sadar pangan sehat.
The Addition Effect Of Active Carbon From Waste of Ambon Lumut Banana Peel ( Musa acuminata Colla) on Decreasing Peroxide in Used Cooking Oil Lubis, Novriyanti; Pangestika, Esty Rahayu; Soni, Dang
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/farmasains.v10i1.6564

Abstract

High temperature, repeated, and oxidized heating process will experience used cooking oil damage. Peroxide number is the most important value to determine the degree of damage the oil. The purpose of this study was to see the effect of soaking with activated carbon from Ambon Lumut banana peels with different activators on decreasing the peroxide value in used cooking oil, determining the analysis was carried out using the iodometric method. The results were obtained after soaking banana peel activated carbon with HCl activator in used cooking oil samples from frying chicken, fried snacks, and 2 times the use of each % decreased peroxide number by 82.26%; 30.90% and 68.88%, while the ZnCl2 activator in these samples decreased by 85.22%; 51.82% and 92.77%. The use of ZnCl2 activator gives the best results in reducing the peroxide value in used cooking oil.
PENYULUHAN KESEHATAN DI SDN 5 SUKAGALIH DALAM MEWUJUDKAN KESADARAN SISWA PENTINGNYA POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT Kokom, Asep; Luluk Luthfiyah, Alya; Wildani, Sahrul; Elfa Shafira Maulina, Raden; Marliyani, Hilda; Cahya Nuraini, Dewi; Lubis, Novriyanti
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 5 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i5.2085-2095

Abstract

Kebersihan tangan merupakan salah satu tindakan sederhana namun sangat efektif dalam mencegah penularan berbagai macam penyakit menular. Anak-anak kerap melakukan berbagai aktivitas yang melibatkan kontak langsung dengan lingkungan, seperti bermain di luar ruangan, berbagai makanan, serta menggunakan fasilitas umum. Kurangnya kesadaran dan kebiasaan mencuci tangan memakai sabun dapat meningkatkan risiko penularan penyakit. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang menarik, interaktif, dan aplikatif untuk menanamkan kebiasaan mencuci tangan dengan sabun sejak dini, khususnya kepada siswa SDN 5 Sukagalih Garut melalui program penyuluhan kepada masyarakat (PKM) dengan kolaborasi antara Universitas Garut, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dan Institut Pendidikan Indonesia Garut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para tentang pentingnya mencuci tangan dengan sabun, mengetahui langkah-langkah yang benar, serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan PKM ini meliputi pendekatan penyuluhan dan edukasi partisipatif. Pelaksanaan dilakukan melalui beberapa langkah sistematis, yaitu pre-test, penyampaian materi, demonstrasi, permainan edukatif, dan post test. Hasil penyuluhan menunjukkan tingkat pengetahuan siswa mengenai PHBS sebelum penyuluhan 94,5% dan sesudah penyuluhan 98,1%. Perilaku siswa dalam menerapkan PHBS sebelum penyuluhan 92,6% dan sesudah penyuluhan 96,3%, sedangkan pengetahuan siswa mengenai kuman sebelum penyuluhan 92,1% dan sesudah penyuluhan 97,5%. Hal ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif – partisipasif yang interaktif dan aplikatif mampu menumbuhkan kesadaran serta kebiasaan hidup bersih pada anak sejak dini yang berkontribusi pada upaya pencegahan penyakit menular di lingkungan sekolah.
Co-Authors Abdillah, Muhammad Nur Achmad Subakti, Gery Ade Nurhayati, Ade Aeni, Naila Nur Agistin, Nayla Siti Ajira Nayla Putri Aladawi, Syifa Amelia Meisya Utami Anam, M. Khairul Ananda, Chairisya Ananda, Citra Andy Dalen Annafiah, Salma Anwar Mubarok Apriani, Riza Apriani, Shera Putri Aprilia, Lulu Anandita Apriliani, Salsabila Arideira, Muhammad Arrofah, Nazwa Hasni ASMAN SADINO, ASMAN Asmara, Andika Yuda Asmufadiya, Asmufadiya Asran Nugraha, Robi Astri Maharani Aulia, Ira Aulia, Naila Azqiatul Awaliah, Puput Fatimah Az Zahra, Siti Kamila Aulia Azahra, Salsa Azarahra, Zulfa Ziana Azizah, Anis Annafilah Nur Azizah, Meisya Nur Belfa, Muhammad budiman, Virly oktaviani Bunga Ayu Lestari, Neng Cahya Nuraini, Dewi Cahyati Junaedi, Effan Cahyati, Effan Chandra, Mahesa Prana Dea Asgarita Delin Arlina Dita Kartika, Dita Eka Nabilah Putri, Naila Elfa Shafira Maulina, Raden Endah Kusumawardhani, Siwi Fadhilah, Salma Firyal Fadila, Dila Nurul Fadly Amin, Muhammad Fahmi, Ami Nur Fauzi, Rifki Fauzi, Saddam Rexy Fauziah, Naisya Aprilia Fauziah, Nenden Fauziah, Sipa Febryanti, Mhutia Shalsila Fitriyani, Sinta Gilang Rahmat, Gilang Hairunnisa, Riva Handayani, Niknik Hasanah, Mutia Aas Hermawan, Belya Anindia Hidayat, Syaeful Humairah, Annisa Umi Ilham Ahmad Nur Amal Irfani, Fadya Rahma Irwansyah, Agung Muhamad Jamil, Widi Mahmuda Nur Jauhari, Fariz Juanedi, Effan Cahyati Jujun Junaedi Juliani, Nining Junaedi, Effan Cahyati Kamaliya, Simah Karina Karina Kokom, Asep Latiefah, Asri Dewi Lindayani, Lindayani lisiawan, Bulan esaura Luluk Luthfiyah, Alya Mahmudah, Rahma Mardani, Nabila Alifia Mariska, Ananta Tasya Marliyani, Hilda Masruroh, Mina Latifah Maulina, Raden Elfa Shafira Meilia Suherman, Meilia Muhamad Ihsan, Muhamad Muhammad Fikri Muharram, Rahma Mekar Nabila, Nazwa Nawawi, Anton Nazma Barqia Faazan Neng Ratna Wulan Nuari, Doni Anshar Nugraha, Robi Asran Nukalima, Wulan Fazrina Nur Amalia Nuraeni, Ai Resna Fitri Nurdin, Ihsan Nurfalah Abdurrahman, Annisa Nurhabibah Nurhabibah Nurhabibah Nurtazqia Laras Lesmana, Selly Nurulhuda, Siti Salwa Nurunnisa, Nisrina Pangestika, Esty Rahayu Patmawati7, Pipit Perdana, Farid Pitriani, Karina Pramunawati, Widya Puja, Citra Purnamasari, Resty Putri, Gischa Mutiara Putri, Nurani Sajatining Putri, Pingka Putri, Regina Putri, Rifka Refaliana Putri, Shavira Auliyanti Putri, Widia Rachmat, Nazifa Meyla Rahmania, Sopia Raihan AL Faridzi, Muhammad Ramadhanty, Triana Rena Irmana Rena Rena Riska Prasetiawati, Riska Rofqi, Bilqis Nurul Rosalia, Novita Rosmini Ruchiyat, Ruchiyat Rutamsyah, Ardi Saidah, Nuriani Rahayu Sambact, Jasminum Santi, Rahmania Savira, Nova Setiadi Ihsan, Setiadi Setyaningsih, Baiq Inges Shendi Suryana Shifa Abdillah, Nisa Siti Fathonah, Agni Siti Nurajijah Soni, Dang Sopiah Fitriani, Nurul Sudrajat, Awang Sukma, Annisa Putri Suryana, Shendi Sution, Sution Syaiful Hidayat, Syaiful Syauqoti, Nanda Syahidah Taufikurohman, Ikbal Tegar, Muhammad Tia Detiani Wafiroh, Syifa Wahyuningsih Wahyuningsih Wibowo, Diki Prayugo Wildani, Sahrul Winingsih, Wiwin Wulan Septiani, Wulan Yuliani, Selvi Yunisa Tiara Sari Zafirah, Nadia Dewi Zulfa Dwi Ananda