Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam Mendukung Pembangunan Daerah Berbasis Potensi Lokal Elazhari Elazhari; Ramadha Yanti Parinduri
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah berbasis potensi lokal Pembangunan daerah yang berkelanjutan memerlukan keterlibatan aktif masyarakat dalam mengelola dan memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki baik dalam sektor ekonomi sosial maupun budaya Oleh sebab itu pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu pendekatan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat pembangunan daerah secara mandiri Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi wawancara dokumentasi dan studi pustaka terhadap masyarakat pemerintah daerah pelaku usaha lokal dan kelompok masyarakat yang terlibat dalam program pemberdayaan masyarakat Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan pendampingan usaha penguatan kelembagaan masyarakat dan pengembangan potensi lokal mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah Program pemberdayaan juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat pengembangan usaha lokal serta penciptaan lapangan kerja baru Selain itu pemanfaatan teknologi digital membantu masyarakat memperluas pemasaran produk lokal dan meningkatkan daya saing ekonomi daerah Namun demikian implementasi pemberdayaan masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan modal usaha rendahnya kualitas sumber daya manusia dan kurang optimalnya akses teknologi Oleh sebab itu diperlukan sinergi antara pemerintah masyarakat sektor swasta dan lembaga pendidikan dalam mendukung pembangunan daerah berbasis potensi lokal secara berkelanjutan
SOSIALISASI PENTINGNYA HUBUNGAN KERJASAMA MASYARAKAT DALAM MELAKUKAN PENDATAAN PENDUDUK DI KECAMATAN PANCUR BATU KABUPATEN DELI SERDANG Ramadha Yanti Parinduri; Barham Siregar
Journal Liaison Academia and Society Vol 1 No 1: Juni 2021
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v1i1.674

Abstract

Terjalinnya kerjasama dalam sebuah tim untuk melaksanakan suatu kegiatan sangatlah diharapkan untuk menunjang kelancaran suatu kegiatan dan dapat terselesaikan secara cepat. Kerjasama dalam suatu tim merupakan keunggulan kompetetif yang tertinggi dalam suatu organisasi atau perusahaan. Bahkan ada yang menggambarkan kekuatan suatu sebagai berikut: oe jika kamu dapat membuat semua orang di suatu organisasi menuju ke arah yang sama, kamu dapat membuat semua orang di suatu organisasi menuju ke arah yang sama, kamu dapat menguasai industri apapun, di pasar manapun, menghadapai persaingan seperti apa dan kapanpun . Karena kerjasama tim atau kelompok merupakan cara untuk menguasai beberapa perilaku anggota atau orang-orang dalam suatu organisasi yang tidak sama, yang secara teoritis tidak rumit, tetapi sangat sulit untuk diterapkan dalam kenyataan sehari-hari. Sedangkan dalam melakukan kerjasama tim atau kelompok lebih banyak membutuhkan komitmen dan kedisplinan bersama. Masyarakat di Kecamatan Pancurbatu menjadi bagian dari penerima sosialisasi yang dilakukan oleh Pengabdi. Dalam melakukan Sosialisasi ini ada banyak kendala dan permasalahan yang ditemui, termasuk kurangnya pengetahuan masyarakat dalam data, mengapa didata dan untuk apa dilakukan, bahkan apa itu pendataan secara online. Permasalahan lain yang di temukan adalah kurangnya kerjasama masyarakat dan komunikasi yang baik, dalam melaksanakan Sosialisasi pendataan, terlebih pada masyarakat yang tidak merespon para petugas. Untuk menghadapi situasi seperti ini target yang akan di lakukan untuk memecahkan masalah kurangnya kerjasama tersebut yaitu dengan melakukan bimbingan dan sosialisasi sesering mungkin yang di lakukan oleh Pengabdi dan dibantu oleh Tim Kecamatan serta langsung turun ke lapangan. Sosialisai pendataan tersebut memberi warna dan cara untuk memberikan pemahaman terhadap mereka, agar menerima dengan baik Petugas pendata. Kata Kunci : Sosialisasi, Pentingnya Kerjasama, Pendataan Penduduk
Pelatihan Pembuatan Karya Seni Ciri Khas Tempat Wisata dan Cara Pemasarannya Fatin Nadifa br Tarigan; Ramadha Yanti Parinduri; Yusri Yusri; R.Juli Moertiono; Elli Afrida; Muhammad Ilham
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 1: Maret 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v2i1.700

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi Ibu Rumah Tangga di Daerah Kawasan Wisata Pantai Cermin dengan cara melatih membuat karya seni merajut dengan mengunggulkan ciri khas daerah dan cara pemasarannya. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode Numbered Heads Together (NHT) yang terdiri dari 4 tahapan yakni pembentukan kelompok, pemberian tugas, pembangunan ide dan kreasi yang dipandu oleh tim pengabdi, dan penilaian produk berdasarkan respon pasar. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang dilakukan oleh Ibu Rumah Tangga selaku mitra. Kerajinan merajut berhasil terjual sebanyak 18 dari 45 barang melalui Souvenir Shop di lokasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan dan Media Sosial dengan keuntungan rata " rata sebesar 25 Persen dari harga modal. Namun, pemasaran melalui E-Commerce belum menunjukkan hasil. Kreasi yang tercipta berupa kerajinan rajut tangan yang dibentuk menjadi berbagai macam benda seperti gantungan kunci, konektor masker, dan tas. Secara keseluruhan pelaksanaan kegiatan dapat memberikan peluang usaha baru bagi Ibu Rumah Tangga di sekitar daerah kawasan wisata. Sementara untuk meningkatkan hasil penjualan terutama melalui media E-Commerce, diperlukan pelatihan strategi pemasaran kembali di masa mendatang. Kata Kunci: karya seni, tempat wisata, pemasaran, merajut
Sosialisasi Strategi Menarik Minat Pengunjung di Kawasan Wisata Petik Buah Tanah Karo Sumatera Utara Eri Samah; Ramadha Yanti Parinduri; Muhammad Razali; Mananda Situmorang; Adriansyah Adriansyah
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 2: Juni 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v2i2.715

Abstract

Tanah karo sendiri salah satu daerah penghasil buah dan sayur terbesar di sumatera, dengan kwalitas buah yang baik. Dengan kondisi alam yang sejuk dan nyaman tanah karo bukan hanya sebagai penghasil buah dan sayur akan tetapi sudah dkembangkan menjadi Kawasan wisata di berbagai daerahnya dan salah satu yang menarik adalah adanya objek wisata petik buah. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan analisis SWOT. Dalam PKM ini observasi secara deskriptif yaitu pelaksana PKM berusaha untuk mengamati, merekam, mencatat, dan mendokumentasi potensi internal dari Wisata Petik Buah di tanah karo baik itu petik buah strawberi maupun buah jeruk. Dengan pendekatan kualitatif, pelaksana PKM mencoba untuk mensosialisasikan strategi pengembangan Objek Wisata Petik Buah di Kawasan wisata tanah karo. Sedangkan Analisis SWOT untuk mengetahui akan segala hal yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman terhadap objek wisata petik buah tersebut. Hasil kegatan PKM yaitu 1)Penyebab sepinya wisata petik buah karena adanya kutipan retribusi masuk Kawasan wisata dan harga buah yang dipetik labih mahal atau sama dengan yang dijual dipasar. 2) Adapun diagram hasil survey dapat kita ketahui bahwa sangat tidak setuju adanya kutipan masuk Kawasan wisata petik buah 22 Persen, Tidak setuju 67 Persen dan kurang setuju 11 Persen., bahkan setuju dan sangat setuju ada di angka 0 Persen. Kata Kunci: Sosialisasi; Strategi; Pengunjung; Kawasan Wisata; Petik Buah.
Sosialisasi Menciptakan Lingkungan Sekolah Sehat dan Asri Melalui Penataan Taman Sekolah pada Pondok Pesantren Modern Darussalam Guntur Kabupaten Batubara Ramadha Yanti Parinduri; Julian Julian; Rahmaniah Rahmaniah; Sheila Hani; Rini Rini; Muhammad Razali
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 4: Desember 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v2i4.738

Abstract

Program pengabdian masarakat dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat merupakan salah satu hal penting yang harus disiapkan oleh satuan Pendidikan. Lingkungan sekolah yang sehat dapat dijadikan sebagai sumber belajar yang menyenangkan demi tercapainya proses dan hasil belajar yang optimal. Kesehatan tubuh manusia tergantung pada keberagaman hidup manusia dalam memenuhi hidupnya. Banyak manfaat yang dirasakan dengan menjaga lingkungan sekolah agar tetap sehat yaitu menjauhkan sumber-sumber penyakit yang berkembang di sekitar kita. Sosialisasi ini bertujuan agar siswa Pondok Pesantren Modern Darussalam Guntur Kabupaten Batubara berprilaku dan mempunyai kesadaran untuk hidup lebih sehat. Proses Pendidikan akan berlangsung dengan baik jika lingkungan tempat terjadinya proses Pendidikan iu sendiri mendukung dalam artian aman, nyaman dan menyenangkan. Oleh karena itu, selain sarana dan fasilitas yang memadai sekolah juga memerlukan lingkungan nyaman bagi para siswanya. Untuk itu, pentingnya penanaman karakter secara langsung dapat membentuk nilai-nilai yang positif pada diri siswa. Maka dari itu disediakan taman yang berada didalam sekolah, yang biasa disebut taman sekolah. Kata kunci: Lingkungan sehat, sosialisasi, taman sekolah.
Sosialisasi Strategi Digital marketing Untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Ramadha Yanti Parinduri
Journal Liaison Academia and Society Vol 3 No 1: Maret 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v3i1.747

Abstract

Dengan kemajuan teknologi, kehidupan masyarakat telah mengalami banyak perubahan. Keberadaan teknologi ini juga berdampak pada salah satu industri, yaitu bisnis. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberi pelaku bisnis UMKM pengetahuan dan keterampilan tentang pemasaran digital, terutama media sosial, sehingga mereka dapat meningkatkan penjualan dan keuntungan mereka. Metode yang digunakan adalah sosialisasi untuk memberi informasi kepada UMKM tentang strategi untuk memenangkan pasar produk. Sekitar lima belas UMKM yang terletak di Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batubara, berpartisipasi dalam acara ini. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sebagai berikut: pertama menjelaskan menggunakan media sosial; berbagi pengalaman dan diskusi; dan terakhir, praktik langsung membuat akun media sosial (Facebook dan Instagram) sebagai cara digital marketing yang mudah. Hasilnya menunjukkan bebarapa pelaku usaha secara aktif menggunakan media sosial sebagai alat promosi namun belum memisahkan akun toko online mereka dengan akun pribadi. Sebagian besar peserta tidak pernah menggunakan pemasaran media sosial karena kurangnya teknologi ketrampilan. Kata Kunci: sosialisasi, strategi, digital marketing, UMKM
Interaksi dan Diskusi dengan Masyarakat Kampung Angro di Bukit Lawang Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat Sumatera Utara Eri Samah; Rahmaniah Rahmaniah; Misdawati Misdawati; Ramadha Yanti Parinduri; Nirmadarningsih Hiya; Sheila Hani
Journal Liaison Academia and Society Vol 3 No 2: Juni 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v3i2.748

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk lebih memahami pentingnya pembinaan agro wisata sebagai salah satu alternatif dan cara membina masyarakat dalam mewujudkan sinergitas pariwisata dengan pertanian yang dapat menghasilkan pertumbuhan sosial, ekonomi dan organisasi masyarakat. Ada beberapa poin materi PKM yang disampaikan yaitu 1) Aspek sumber daya manusia, 2) Aspek keuangan, 3) Aspek fasilitas, sarana, dan prasarana, 4) Aspek pemilihan lokasi agro wisata, 5) Karakteristik tradisi para petani, 6) Karakteristik agro industri. Hasil Kegiatan PKM yaitu dari hasil sosialisasi dan interkasi dengan masyarakat diharapkan masyarakat memahami bagaimana menciptakan kampung Agro, sehingga selain m,endukung daya tarik kawsan wisata maka kampung agro akan memilki ruang tersendiri pula untuk mendapatkan niali ekonomis bagi masyarakatnya. Kemudian dari kegiatan tersebut masyaearakt terlihjat antusias dan termotivasi untuk dapat menata kampung agro bersama masyarakat alinnya. Kata Kunci : Interaksi; Diskusi; Masyarakat; Kampung Agro.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Ekonomi Keluarga, Tata Kelola Administrasi, dan Spiritualitas Islam untuk Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Ramadha Yanti Parinduri; Wina Asry; M. Hariadi Hidayat; Yusri Yusri; Nirmadarningsih Hiya; Muhammad Razali; Nunti Sibuea; Boby Indra Prayoga
Journal Liaison Academia and Society Vol 5 No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i2.841

Abstract

p Kesejahteraan sosial masyarakat tidak hanya ditentukan oleh faktor ekonomi semata, melainkan juga oleh kemampuan keluarga dalam mengelola keuangan, menata administrasi rumah tangga secara tertib, serta menginternalisasi nilai-nilai spiritual sebagai landasan etika kehidupan. Dalam konteks inilah, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diselenggarakan secara daring sebagai respons terhadap kebutuhan penguatan kapasitas keluarga dalam tiga aspek fundamental: literasi ekonomi keluarga, tata kelola administrasi rumah tangga, dan spiritualitas Islam. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk keluarga yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga teratur dalam administrasi serta memiliki fondasi moral yang kokoh dalam pengambilan keputusan. Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan daring selama enam pekan yang mencakup sesi sinkron (Zoom/Google Meet) dan asinkron (modul digital, diskusi WhatsApp, dan tugas praktik). Metode pengajaran berbasis andragogi dan experiential learning diaplikasikan untuk mendorong keterlibatan aktif peserta dewasa. Materi yang diberikan meliputi manajemen keuangan keluarga (perencanaan anggaran, pencatatan pengeluaran, dan investasi syariah), manajemen administrasi rumah tangga (pengarsipan dokumen, pencatatan digital), serta penguatan nilai-nilai spiritual (qanaah, syura, amanah, dan barakah) dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan praktik peserta di ketiga bidang tersebut. Sebanyak 84 Persen peserta mulai mengelola keuangan rumah tangga secara lebih terencana, 67 Persen mengadopsi sistem dokumentasi administratif, dan 79 Persen mengalami peningkatan kesadaran spiritual dalam pengambilan keputusan keluarga. Selain itu, terbentuk komunitas digital yang berfungsi sebagai ruang pendampingan dan kolaborasi antar peserta. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi antara literasi ekonomi, administrasi, dan nilai spiritual mampu menciptakan model pemberdayaan keluarga yang berkelanjutan dan adaptif terhadap dinamika zaman. Dengan pendekatan daring yang inklusif dan materi yang kontekstual, program ini dapat direplikasi oleh institusi pendidikan, pemerintah daerah, maupun lembaga sosial sebagai bentuk intervensi nyata dalam meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan sosial berbasis keluarga. Penggabungan antara aspek rasional dan transendental dalam program ini menjadi kunci terciptanya keluarga sejahtera yang tidak hanya sukses secara ekonomi, tetapi juga beretika dan berkualitas secara spiritual.
Penguatan Tata Kelola Desa Wisata melalui Digitalisasi Administrasi, Literasi Akuntansi, dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Agrowisata Paloh Naga Pantai Labu Ramadha Yanti Parinduri; Geby Citra Ananda; Chairina Chairina; Mahyudin Situmeang; Yusri Yusri; Ardi Ardi
Journal Liaison Academia and Society Vol 5 No 4: Desember 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i4.1165

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola Desa Wisata Paloh Naga melalui pendekatan digitalisasi administrasi, peningkatan literasi akuntansi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program ini dilaksanakan sebagai respon terhadap kebutuhan penguatan kapasitas pengelola desa wisata dalam menghadapi tantangan era digital, khususnya dalam mewujudkan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan yang diberikan kepada perangkat desa, pelaku UMKM, serta kelompok pengelola wisata. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan perangkat desa dalam mengelola administrasi berbasis digital, termasuk penggunaan sistem pengarsipan elektronik dan aplikasi layanan administrasi desa. Selain itu, literasi akuntansi masyarakat pelaku usaha mengalami peningkatan melalui pemahaman konsep pencatatan keuangan sederhana, penyusunan laporan kas, dan pemisahan keuangan pribadi dengan keuangan usaha. Pemberdayaan ekonomi juga tercapai melalui pelatihan strategi pemasaran digital dan pengembangan produk unggulan desa wisata, yang mendorong meningkatnya kreativitas serta daya saing pelaku UMKM lokal. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan ekosistem tata kelola desa wisata yang adaptif dan modern. Integrasi digitalisasi administrasi, literasi akuntansi, dan pemberdayaan ekonomi terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dan mendukung keberlanjutan pengembangan Agrowisata Paloh Naga sebagai destinasi wisata berbasis pertanian yang maju dan berdaya saing.
Edukasi Smart Farming dan Penguatan Administrasi Desa Digital dalam Mendukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi Masyarakat secara Daring M. Ikrar Budijaya; Ramadha Yanti Parinduri; Ahmad Nadhira; Ardi Ardi; Riyanti Riyanti; Dhea Agusty Ningrum; Vinna Pratiwi Agustyn
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v6i2.1354

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memberikan peluang besar dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan kualitas tata kelola pemerintahan desa melalui konsep smart farming dan administrasi desa digital. Namun, rendahnya literasi digital masyarakat desa masih menjadi kendala utama dalam optimalisasi pemanfaatan teknologi tersebut. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai smart farming dan penguatan administrasi desa digital dalam mendukung ketahanan pangan serta peningkatan ekonomi masyarakat secara daring. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui webinar yang melibatkan masyarakat desa, kelompok tani, aparatur desa, dan pelaku usaha mikro. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan, penyampaian materi, diskusi interaktif, evaluasi, dan tindak lanjut. Materi yang diberikan meliputi konsep smart farming, pemanfaatan teknologi pertanian digital, pengelolaan administrasi desa berbasis elektronik, serta strategi penguatan ekonomi masyarakat melalui digitalisasi desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai penggunaan teknologi digital dalam sektor pertanian dan administrasi pemerintahan desa. Peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya inovasi teknologi dalam mendukung ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi masyarakat desa. Selain itu, metode webinar dinilai efektif karena mampu menjangkau peserta secara luas, fleksibel, dan interaktif. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung percepatan transformasi digital di pedesaan serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat berbasis teknologi informasi.