Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Dana Kelurahan (Studi Kasus di Kota Medan) Ramadha Yanti Parinduri; Boby Indra Prayoga; Amanda Aulia; Saima Rambe
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2456-2461

Abstract

Implementasi Kebijakan Dana Kelurahan merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat kelurahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Dana Kelurahan di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian adalah pejabat pemerintah kelurahan, masyarakat, dan stakeholders lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan dana kelurahan di Kota Medan telah berjalan dengan baik. Dana kelurahan telah digunakan untuk pembangunan in frastruktur, peningkatan kesehatan, dan peningkatan pendidikan. Namun, masih terdapat beberapa kendala, seperti kurangnya partisipasi masyarakat dan kurangnya transparansi dalam pengelolaan dana. Penelitian ini juga menemukan bahwa implementasi kebijakan dana kelurahan di Kota Medan telah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Namun, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti kurangnya kemampuan pemerintah kelurahan dalam mengelola dana dan kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi dalam pembangunan. Penelitian ini merekomendasikan bahwa pemerintah kelurahan perlu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan meningkatkan transparansi dalam pengelolaan dana. Selain itu, pemerintah kelurahan juga perlu meningkatkan kemampuan dalam mengelola dana dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi dalam pembangunan
ANALISIS WACANA KRITIS TERHADAP KOMUNIKASI PEMERINTAH DI MEDIA SOSIAL: IMPLIKASINYA TERHADAP KEPERCAYAAN PUBLIK DAN GOOD GOVERNANCE Nunti Sibuea; Ramadha Yanti Parinduri; Mahyudin Situmeang; Roikestina Silaban; Barham Siregar
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6751

Abstract

Abstract: Government communication through social media has become an important instrument in delivering public information and building public trust. However, differences in discourse, language use, and communication strategies may influence public perceptions of government credibility and the implementation of good governance. This study aims to analyze government communication on social media using Critical Discourse Analysis and examine its implications for public trust and good governance. The study employed a qualitative approach with Critical Discourse Analysis as the primary method. Data were collected from government social media content, official statements, and relevant supporting documents. The analysis focused on language patterns, discourse construction, power relations, and the representation of transparency, accountability, and public participation. The findings indicate that government communication on social media reflects ideological perspectives and institutional interests that shape public understanding. Communication characterized by transparency, consistency, and responsiveness tends to strengthen public trust and support the implementation of good governance. Conversely, unclear or one-way communication may reduce public confidence and limit meaningful public engagement. Therefore, effective government communication strategies are essential to promote transparency, accountability, and stronger public trust. Keywords: critical discourse analysis; good governance; government communication; public trust; social media   Abstrak: Komunikasi pemerintah melalui media sosial telah menjadi sarana penting dalam penyampaian informasi publik serta membangun kepercayaan masyarakat. Namun, perbedaan wacana, penggunaan bahasa, dan strategi komunikasi dapat memengaruhi persepsi publik terhadap kredibilitas pemerintah serta penerapan good governance. Penelitian ini bertujuan menganalisis komunikasi pemerintah di media sosial menggunakan Analisis Wacana Kritis serta mengkaji implikasinya terhadap kepercayaan publik dan good governance. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Analisis Wacana Kritis. Data diperoleh dari konten media sosial pemerintah, pernyataan resmi, dan dokumen pendukung yang relevan. Analisis dilakukan terhadap pola bahasa, konstruksi wacana, relasi kekuasaan, serta representasi transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemerintah di media sosial merefleksikan perspektif ideologis dan kepentingan institusi yang membentuk pemahaman masyarakat. Komunikasi yang transparan, konsisten, dan responsif cenderung meningkatkan kepercayaan publik serta mendukung penerapan good governance. Sebaliknya, komunikasi yang kurang jelas dan bersifat satu arah dapat menurunkan kepercayaan masyarakat serta menghambat partisipasi publik. Oleh karena itu, strategi komunikasi pemerintah yang efektif menjadi faktor penting dalam mewujudkan transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik. Kata kunci: analisis wacana kritis; good governance; kepercayaan publik; komunikasi pemerintah; media sosial
EVALUASI KUALITAS PELAYANAN SMART CITY MELALUI ANALISIS SENTIMEN BERBASIS NATURAL LANGUAGE PROCESSING (NLP) PADA APLIKASI SIBISA KOTA MEDAN Ramadha Yanti Parinduri; Mahyudin Situmeang; Roikestina Silaban
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6758

Abstract

Abstract: The quality of Smart City services needs continuous evaluation to ensure that digital public services meet citizens' expectations. This study evaluates the quality of Smart City services through sentiment analysis of user reviews on the Sibisa application of Medan City using a Natural Language Processing (NLP) approach. The research employed a quantitative descriptive method by collecting user review data from the Google Play Store. The data were processed through preprocessing stages, including case folding, tokenization, stopword removal, and stemming, followed by sentiment classification into positive, negative, and neutral categories. The analysis results indicate that user opinions provide valuable insights into the strengths and weaknesses of the Sibisa application. Positive sentiments reflect user satisfaction with service accessibility and convenience, while negative sentiments mainly relate to application performance, system stability, and response speed. The findings demonstrate that NLP-based sentiment analysis is effective in supporting the evaluation of Smart City service quality and can serve as a reference for the Medan City Government in improving digital public services. Keywords: natural language processing; sentiment analysis; Sibisa application; smart city; service quality   Abstrak: Kualitas pelayanan Smart City perlu dievaluasi secara berkelanjutan untuk memastikan layanan publik digital mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas pelayanan Smart City melalui analisis sentimen terhadap ulasan pengguna aplikasi Sibisa Kota Medan menggunakan pendekatan Natural Language Processing (NLP). Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan mengumpulkan data ulasan pengguna dari Google Play Store. Data diproses melalui tahapan preprocessing yang meliputi case folding, tokenisasi, stopword removal, dan stemming, kemudian dilakukan klasifikasi sentimen ke dalam kategori positif, negatif, dan netral. Hasil analisis menunjukkan bahwa opini pengguna memberikan informasi mengenai kelebihan dan kekurangan aplikasi Sibisa. Sentimen positif menunjukkan kepuasan pengguna terhadap kemudahan akses dan pelayanan, sedangkan sentimen negatif didominasi oleh keluhan mengenai performa aplikasi, stabilitas sistem, dan kecepatan respons. Penelitian ini menyimpulkan bahwa analisis sentimen berbasis NLP efektif digunakan untuk mengevaluasi kualitas pelayanan Smart City serta dapat menjadi dasar bagi Pemerintah Kota Medan dalam meningkatkan kualitas layanan publik berbasis digital. Kata kunci: analisis sentimen; aplikasi Sibisa; natural language processing; kualitas pelayanan; smart city
KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN BUCKET GUNA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN DI KELURAHAN SITIREJO III Cut Sah Kha Mei Zsazsa; Ramadha Yanti Parinduri; Boby Indra Prayoga
Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikemas.v5i2.5156

Abstract

This activity is a community service program focused on government policy regarding community empowerment to improve welfare through "bucket" (gift arrangement) making training in Sitirejo III. The objective of this initiative is to empower the community to enhance their well-being. The training provided to the residents of Sitirejo III covered the creation of flower buckets and snack buckets. The activity involved 35 participants divided into seven groups and was conducted through stages comprising preparation, training and implementation, and evaluation. The results of the training demonstrated a significant improvement. This was evident across various assessed aspects—including awareness, speed, skill, proficiency, innovation capability, and motivation—where scores rose from low levels prior to the training to higher levels afterward. Overall, the bucket-making training made a positive contribution toward empowering the community and improving welfare. However, such outcomes rely on optimal support and motivation derived from government policy in the Sitirejo III Urban Village, as the role of leadership is crucial in determining community welfare. Fortunately, the Sitirejo III Urban Village consistently provides facilities for community empowerment training.
The Influence of Proximity Service on Citizen Satisfaction with Public Services Fitri Melawati; Wiwit Agustina; Ramadha Yanti Parinduri; Ratnawati Yuni Suryandari; Dany Luqyana Idris
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 6 (2026): Januari
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18217296

Abstract

This study aims to determine the effect of proximity service on citizen satisfaction with public services. This study uses a quantitative approach. The population in this study amounted to 397 respondents. The sampling technique used probability sampling with a simple random sampling method, resulting in a sample of 40 respondents. The data collection method used in this study was a questionnaire and literature study. The analysis method used was simple linear regression. The results of the study indicate that proximity service has a positive and significant effect on citizen satisfaction with public services. From the results of the correlation coefficient calculation, a Pearson correlation coefficient value of 0.518 was obtained. This indicates that there is a fairly strong relationship between Proximity service and Citizen Satisfaction with public services. Then the results of the determination coefficient calculation show an R square of 0.268, which means that the citizen satisfaction variable can be explained by the proximity service variable, which is 26.8%. While the remaining 73.2% is explained by other variables.
Implementasi Kewirausahaan Pada Siswa Sma Muhammadiyah 3 Medan Ramadha Yanti Parinduri; Barham Siregar
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 1 No. 2: Juni 2021
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v1i2.187

Abstract

Memulai kegiatan berusaha atau berwirausaha adalah sesuatu yang dianggap sulit oleh kebanyakan orang banyak hal menyebabkan pendapat itu muncul dipemikiran bisa disebabkan oleh kurangnya minat modal maupun pengalaman serta resiko yang tidak siap untuk dihadapi Meski dianggap sulit namun tetap ada juga yang berani untuk melakukannya dengan segera dan siap dengan segala tantangan yang ada Inilah sesungguhnya jiwa yang harus dimiliki seorang wirausahawan Sedangkan semangat beriwirausaha itu sendiri butuh niat dan keyakinan yang sangat kuat Meski ada banyak orang yang berpikiran negatif seperti banyaknya sarjana yang susah melamar kerja apalagi yang berpendidikan Sekolah Menengah Atas SMA Dalam hal ini perlu dilakukan antisipasi agar para para alumni SMA Muhammadiyah 3 Medan dapat menciptakan usaha berwirausaha Berdasarkan hasil penelitian hasil analisis data diperoloeh hasil bahwa implementasi kewirausahaan itu sangat penting dan perlu dilakukan secara rutin agar siswa lebih paham dan mampu melakukan praktek kewirausahaan dan siap membuat suatu produk Hasil ini menunjukkan terdapat perbedaan kemampuan berwirausaha pada siswa sebelum dan sesudah praktek Setelah perlakuan praktek implementasi kemampuan berwirausaha pada siswa i maka semangatnya semakin meningkat dan ini berpeluang untuk menjadi entrepreneur yang sukses
Pentingnya Pola Asuh Terhadap Anak Dan Remaja Dengan Cinta Dan Kasih Sayang Dalam Keluarga Di Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara Barham Siregar; Ramadha Yanti Parinduri
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 1 No. 2: Juni 2021
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v1i2.188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang peran sebuah keluarga yang harmonis dalam proses perkembangan manusia yang terdiri dari beberapa fase Pada fase awal fase anak anak peranan keluarga terutama orang tua dalam mengasuh anak cukup signifikan sebab keluarga merupakan agen sosialisasi primer Keberhasilan dalam mengasuh salah satunya ditentukan oleh pola asuh Dengan demikian tulisan ini mencoba mengulas mengenai pola asuh yang sesuai untuk membentuk karakter positif pada anak Pola pengasuhan seharusnya memang diperhatikan oleh orang tua secara serius karena menentukan kepribadian atau karakter anak Hasilnya secara teoritik ada tiga jenis pola asuh yaitu otoriter permisif dan demokratis Pola otoriter cenderung koersif dan rigid sehingga kadang justru membuat anak menjadi tertekan Sedangkan pola permisif cenderung menjadikan anak menjadi sosok yang egois dan tidak peka karena orang tua cenderung memenuhi kebutuhan materiil Pola asuh ideal adalah demokratis karena pola komunikasi dua arah sehingga menempatkan anak pada posisi bebas namun tetap terkontrol
Sinkronisasi Data Pribadi dan Jaminan Perlindungannya Ramadha Yanti Parinduri; Reza Hanafi Lubis
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 3 No. 2: Juni 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v3i2.419

Abstract

Pemerintah dalam melakukan Tindakan pengolahan dan pemrosesan data pribadi masyarakat harus dengan perizinan subjek data sebab apabila tidak hal tersebut termasuk sebagai pelanggaran hak privasi Yang mana hak privasi itu sendiri pada dasarnya sebagai elemen daripada hak asasi manusia HAM dan dalam hal ini termaktub pada Bab XA Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 UUD NRI 1945 Hak privasi membuat seseorang dapat menentukan terhadap kewenangan suatu pihak dalam memperoleh informasi serta penggunaan informasi tersebut yang merupakan sebagai upaya dalam menjaga integritas dan martabat dirinya sendiri Metode penulisan karya ilmiah ini dengan membaca berbagai sumber informasi terpercaya peraturan pemerintah dan buku referensi Kemudin hasilnya dirangkai sesuai dengan topik bahasan dengan meberikan narasi yang bersifat memberikan informasi dan saran Hasil pembahasan bahwa sinkronisasi data pribadi penduduk indonesia berdmpak posistif dan negatif disatu sisi memberikan kemudahan kepada negara untuk memperoleh data penduduk secara real sehingga dapat bermanfaat untuk mengetahui data statistik keadaan masyarakat dan pemerataan tempat tinggalnya Selanjutnya Perlindungan data pribadi dijamin pemerintah dengan undang undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi namun data pribadi merupakan suatu hal yang sangat sensitif sebab berisikan informasi karakteristik pribadi seseorang yang bersifat rahasia sehingga harus dilindungi perlindungan data pribadi saat ini hanya dijadikan sebagai rechtsidee cita hukum yang berhilir pada hukum yang dicita citakan Pada faktanya pengaturan mengenai perlindungan data pribadi di Indonesia masih perlu dioptimalisasi Sebab masih bisa di hacking oleh hacker
Sinergi Kebijakan Pajak dan Reformasi Birokrasi dalam Meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak: Studi Evaluatif pada Administrasi Perpajakan di Indonesia Mohd. Idris Dalimunthe; Ramadha Yanti Parinduri
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 5 No. 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i2.800

Abstract

p Kepatuhan wajib pajak merupakan salah satu indikator kinerja utama dalam sistem perpajakan nasional Di Indonesia berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kepatuhan tersebut melalui sinergi antara kebijakan pajak dan reformasi birokrasi Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana integrasi antara kebijakan fiskal dan tata kelola administrasi publik berkontribusi terhadap peningkatan kepatuhan wajib pajak Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan desain studi evaluatif Data diperoleh melalui studi dokumentasi kebijakan wawancara semi struktural dengan pejabat Direktorat Jenderal Pajak dan analisis terhadap laporan kinerja serta kebijakan terkait reformasi birokrasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi sistem perpajakan melalui em e Filing em em e Bupot em dan em CoreTax Administration System em telah menyederhanakan proses pelaporan dan mempercepat pelayanan sehingga meningkatkan kepatuhan sukarela Di sisi lain reformasi birokrasi yang mencakup peningkatan kualitas SDM penguatan zona integritas dan penerapan sistem merit turut menciptakan birokrasi yang lebih akuntabel dan responsif Sinergi kedua pendekatan ini terbukti memperkuat legitimasi institusi perpajakan di mata publik Namun demikian tantangan masih ditemukan dalam hal ketimpangan akses digital resistensi budaya birokrasi lama serta kurangnya literasi pajak di kalangan masyarakat Oleh karena itu diperlukan strategi komprehensif yang mencakup edukasi perluasan infrastruktur digital dan peningkatan koordinasi lintas sektor untuk memperkuat keberlanjutan reformasi dan efektivitas kebijakan perpajakan di Indonesia p
Tata Kelola Pemerintahan Desa dalam Pengelolaan Agrowisata Paloh Naga: Studi Administrasi Negara terhadap Transparansi dan Akuntabilitas Publik Mahyudin Situmeang; Ramadha Yanti Parinduri
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 5 No. 4: Desember 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i4.1178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola pemerintahan desa dalam pengelolaan Agrowisata Paloh Naga dengan fokus pada aspek transparensi dan akuntabilitas publik sebagai bagian integral dari prinsip prinsip administrasi negara modern Agrowisata Paloh Naga merupakan salah satu model pengembangan ekonomi desa yang mengandalkan sinergi antara pemerintah desa BUMDes dan masyarakat dalam pemanfaatan aset desa untuk meningkatkan kesejahteraan kolektif Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam observasi lapangan dan telaah dokumen resmi desa Analisis dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman untuk memahami dinamika kebijakan praktik pengelolaan serta hubungan antar aktor dalam tata kelola agrowisata Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pengelolaan agrowisata telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan asli desa PADes dan pemberdayaan ekonomi masyarakat aspek transparansi dan akuntabilitas masih menghadapi sejumlah kendala Informasi publik mengenai pengelolaan keuangan laporan pendapatan serta keputusan strategis belum sepenuhnya dipublikasikan secara terbuka dan berkala Selain itu mekanisme pertanggungjawaban BUMDes belum berjalan optimal karena minimnya sistem pembukuan digital dan SOP pelaporan yang jelas Partisipasi masyarakat dalam pengawasan juga masih terbatas pada kegiatan operasional belum menyentuh tingkat perumusan kebijakan strategis Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola melalui digitalisasi informasi publik peningkatan kapasitas SDM desa serta perluasan partisipasi masyarakat merupakan langkah penting untuk mewujudkan pengelolaan agrowisata yang lebih transparan akuntabel dan berkelanjutan Hasil penelitian diharapkan menjadi masukan bagi pemerintah desa dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas governance pada sektor pariwisata desa