Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Layanan Bimbingan Klasikal dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di UPT SMP Negeri 8 Medan Hasina Tanjung, Nadra; Saragih, Nurul Azmi; Faisal Husna, Muhammdah; Cornelia Sitinjak, Finny
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1164

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai efektivitas layanan bimbingan klasikal dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di UPT SMP Negeri 8 Medan. Studi ini memakai pendekatan kuantitatif dengan siklus Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 31 siswa kelas delapan VIII-8 ( 8.8 ). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket motivasi belajar, lembar observasi, dan dokumentasi kegiatan bimbingan.Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada motivasi belajar siswa setelah intervensi yang diberikan. Dengan kata lain, layanan bimbingan klasikal yang sesuaikan dengan Kurikulum Merdeka terbukti dapat efektif dalam meningkatkan motivasi bidang akademik siswa. Dari perspektif yang berorientasi atau berpusat pada siswa, penelitian ini menegaskan tentang pentingnya layanan bimbingan yang disesuaikan dengan kebutuhan emosional dan psikologis siswa sebagai faktor kunci dalam perkembangan akademik mereka. Dengan layanan bimbingan klasikal kita juga dapat menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya rasa percaya diri, rasa ingin tahu, dan sikap positif terhadap pembelajaran. Proses penelitian yang dilakukan dengan beberapa siklus juga memungkinkan evaluasi serta penyesuaian secara berkelanjutan, sehingga intervensi tetap relevan dengan kebutuhan siswa yang terus berkembang.Penelitian ini memperkaya pemahaman mengenai pengaruh positif layanan bimbingan klasikal untuk meningkatkan motivasi siswa dan memberikan wawasan penting bagi pendidik serta praktisi di sekolah. Dengan mengintegrasikan strategi yang berpusat pada siswa ke dalam layanan bimbingan klasikal, sekolah juga dapat lebih efektif mendukung tercapainya tujuan akademik. Penelitian ini juga menegaskan betapa pentingnya peran aktif bidang bimbingan dan konseling dalam pengembangan siswa demi menciptakan lingkungan belajar yang mendukung, memotivasi, dan membina siswa secara holistik.
Pengaruh Layanan Konseling Individual dengan Menggunakan Pendekatan Person Centered Therapy Untuk Meningkatkan Etika Komunikasi Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Medan Utami, Ririn Dessy; Saragih, Nurul Azmi; Dewi, Ratna Sari; Harahap, Azur Aini
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling individual dengan menggunakan pendekatan Person Centered Therapy dalam meningkatkan etika komunikasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 4 Medan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan siswa dalam menerapkan etika komunikasi, seperti berbicara tanpa sopan santun, tidak menghargai pendapat orang lain, serta kesulitan mengendalikan emosi saat berinteraksi. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tiga sesi layanan konseling individual. Pendekatan Person Centered Therapy, yang dikembangkan oleh Carl Rogers, digunakan untuk menciptakan hubungan konseling yang empatik, kongruen, dan menerima tanpa syarat. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi, catatan konseling, dan angket etika komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan dalam perilaku komunikasi siswa setelah mengikuti layanan konseling individual. Pada siklus I, siswa mulai menunjukkan kesadaran terhadap pentingnya komunikasi yang sopan, meskipun masih terdapat ketidakkonsistenan dalam penerapan. Pada siklus II, melalui simulasi dan latihan komunikasi yang lebih intensif, siswa menunjukkan pola komunikasi yang lebih santun, terstruktur, dan empatik, baik dalam interaksi formal maupun informal. Dengan demikian, layanan konseling individual berbasis Person Centered Therapy terbukti efektif dalam membentuk sikap komunikasi etis siswa dan dapat dijadikan sebagai strategi intervensi dalam meningkatkan karakter sosial siswa di sekolah.
Efektivitas Layanan Konseling Individual dalam Mengatasi Kecemasan Akademik pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Medan Harahap, Riska Nurjannah; Saragih, Nurul Azmi; Dewi, Ratna Sari; Rahmadani, Atika
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1393

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas layanan konseling individual dalam mengurangi kecemasan akademik pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Medan. Subjek penelitian berjumlah tiga orang siswa yang dipilih melalui asesmen awal dengan indikator kecemasan akademik tinggi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi angket kecemasan akademik, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan signifikan skor kecemasan akademik setelah diberikan intervensi berupa layanan konseling individual. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan konseling individual efektif dalam membantu siswa mengelola kecemasan akademik dan meningkatkan kesiapan belajar mereka.
Transformasi Layanan Konseling di Era Digital: Studi Kualitatif Tentang Penggunaan Artificial Intelligence Oleh Siswa Sekolah Menengah Atas Ramdhan, Lia Satriani; Saragih, Nurul Azmi; Lubis, Lailan Syafira
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/psikologikonseling.v18i1.66444

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang bimbingan dan konseling. Artikel ini mengkaji pentingnya transformasi layanan konseling di era digital sebagai respons terhadap perubahan kebutuhan dan perilaku peserta didik dalam mengakses layanan psikologis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana layanan konseling beradaptasi di tengah kemajuan teknologi serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi oleh konselor. Kajian ini didasarkan pada literatur terkini yang membahas pemanfaatan teknologi, seperti konseling berbasis aplikasi, chatbot berbasis AI, dan media sosial sebagai media komunikasi antara konselor dan konseli. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan single case design. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun teknologi dapat meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi layanan konseling, tetap diperlukan etika, keterampilan digital, dan relasi empatik dari konselor untuk menjaga kualitas layanan. Dengan demikian, konselor perlu mengembangkan kompetensi digital tanpa mengesampingkan pendekatan humanistik dalam praktiknya.
Gambaran Kecanduan Smart Phone pada Mahasiswa PG PAUD FKIP UMN AW Medan Handayani, Aminda Tri; Saragih, Nurul Azmi; Sirait, Dahlia; Siregar, Shinta Marito
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol 5, No 2: Juni 2025 Part 2
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i2.1077

Abstract

Perkembangan zaman yang kian berkembang , ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat banyak membawa perubahan dalam segala lapisan kehidupan masyarakat. Dan tak jarang juga  dengan berkembangnya teknologi seperti smart phone ini menyebabkan kecanduan di kalangan peserta didik khususnya mahasiswa. Dan tentunya hal ini menjadi suatu permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini Penelitian ini bertujuan mengetahui   gambaran penggunaan smart phone pada mahasiswa PG PAUD serta dampak yang ditimbulkan dari smart phone pada Mahasiswa Prodi PG PAUD Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan UMN AW Medan. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif . Hasil penelitian mahasiswa yang menggunakan smart phone (smart phone) sebagian besar dari mereka menggunakannya secara berlebihan dan tidak sesuai dengan porsinya sehingga ini akan lebih banyak menimbulkan dampak negatif dari pada dampak positifnya. Kesimpulan menunjukkan bahwa keadaan yang di hadapi di lingkungan belajar mengajar mahasiswa baik itu sarana prasana maupun sosial secara signifikan sangat   mempengaruhi   minat   dan   prestasi   belajar   mahasiswa,   terlihat   dari kemampuan smart phone yang dapat mengubah mood, minat, dan motivasi mahasiswa dalam segala aspek khususnya belajar mengajar baik itu di rumah maupun di lingkungan kampus. saran bagi subyek penelitian Harus bisa mengatur waktu antara bermain smart phone (smart phone) dengan aktivitas lainnya, Bagi orang tua Supaya orang tua lebih mengingatkan lagi kepada anaknya agar tidak bermain smart phone dan bagi peneliti selanjutnya supaya bisa menyempurnakan mengingat masih kurangnya dalam aspek-aspek kecanduan dan keterbatasan dalam penelitian.
Implementasi Bimbingan Kelompok dengan Teknik Problem Solving untuk Meningkatkan Perilaku Asertif Siswa SMP Negeri 8 Medan Sidabutar, Lilis Granella; Saragih, Nurul Azmi; Rijal, Rijal; Romie, Kevin
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku asertif siswa SMP Negeri 8 Medan melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pre-test post-test. Subjek penelitian adalah 10 siswa kelas VIII-6 yang memiliki perilaku asertif rendah. Data dikumpulkan menggunakan observasi, angket, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan perilaku asertif siswa setelah mengikuti layanan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving. Peningkatan tersebut terlihat dari hasil perbandingan skor pre-test dan post-test yang dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan bantuan program SPSS. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik problem solving efektif untuk meningkatkan perilaku asertif siswa SMP Negeri 8 Medan.
PENGARUH LAYANAN INFORMASI METODE JIGSAW TERHADAP PERILAKU PHUBBING DI SMP NEGERI 1 BIRU-BIRU TAHUN AJARAN 2024/2025 Utami, Sri Widya; Asyah, Nur; Saragih, Nurul Azmi; Hutasuhut, Dina Hidayati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.28232

Abstract

This Research Is Motivated By The Many Students Who Have Problems Experienced By Students In Class Viii Of Smp Negeri 1 Biru-Biru, Namely Phubbing Behavior. There Are Students Who Are Less Focused On Listening To Other People Talking, Students Are More Focused On What They Are Holding And Often Ignore Their Peers When Communicating. Many Students Are Unable To Use Technology Wisely (Excessively) Towards Smartphone Users Compared To Listening To Other People Talking And Cannot Appreciate Their Feelings. The Purpose Of This Study Is To Determine Whether There Is An Influence Of The Jigsaw Method Information Service On The Phubbing Behavior Of Class Viii Students Of Smp Negeri 1 Biru-Biru. The Method In This Study Is Quantitative Research. The Research Design Is Pre-Test And Post-Test Group. The Population In This Study Were 120 Students In Class Viii Of Smp Negeri 1 Biru-Biru. The Sample Taken Was 30 Students. The Sampling Technique Used In This Study Was The Purposive Sampling Technique. The Data Collection Technique Used A Likert Scale, Namely Making A Phubbing Behavior Scale. Based On The Results Of The Hypothesis Test Using The Paired Sample Test, The Sig Value Was Obtained. (2-Tailed) Of 0.004 <0.05, Which Means That There Is A Significant Difference Between The Pre-Test And Post-Test. This Shows That There Is An Influence Of The Jigway Method Information Service On Phubbing Behavior At Smp Negeri 1 Biru-Biru In The 2024/2025 Academic Year.
Hubungan Pola Asuh Demokratis Orang Tua Dengan Self Regulated Learning Siswa SMA Swasta PAB 5 Klumpang Silvania, Dinda; Syaimi, Khairina Ulfa; Asyah, Nur; Saragih, Nurul Azmi
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v6i3.1381

Abstract

Self-regulated learning merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki siswa untuk mengelola proses belajar secara mandiri dan bertanggung jawab. Salah satu faktor yang mempengaruhi self-regulated learning yaitu pola asuh demokratis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh demokratis orang tua dengan self-regulated learning siswa SMA Swasta PAB 5 Klumpang Tahun Ajaran 2024/2025. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X SMA Swasta PAB 5 Klumpang, dengan jumlah 177 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 siswa kelas X dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria orang tua menerapkan pola asuh demokratis. Instrumen pengumpulan data berupa angket pola asuh demokratis dan angket self-regulated learning yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Angket pola asuh demokratis memperoleh nilai cronbach’s alpha sebesar 0,913 dan pada angket self-regulated learning sebesar 0,851. Skala pengukuran menggunakan skala likert. Hasil analisis data dengan teknik korelasi person product moment menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara pola asuh demokratis dengan self-regulated learning, dengan nilai koefisien r = 0,527 dan p = 0,000, artinya semakin baik pola asuh demokratis orang tua, maka semakin tinggi pula kemampuan self-regulated learning siswa. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,278, menunjukkan bahwa self-regulated learning dipengaruhi oleh pola asuh demokratis sebesar 27,8% dan 72,2% nya dipengaruhi oleh faktor lain
Hubungan Harga Diri dengan Kecemasan Sosial pada Siswa SMP Al – Washliyah Medan Hermansyah; Nurul Azmi Saragih
As-Syar i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga  Vol. 7 No. 3 (2025): As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/as.v7i3.8410

Abstract

there is also anxiety that arises due to stimulation from outside. Stimulation from outside can be from social situations or interactions with other people. Anxiety is often experienced by most people, especially in adolescence, when individuals are in a new social environment or are in a social environment that is different from the social environment in which the individual is usually located. above opinion, the formulation of the problem in this study is how is the Relationship Between Self-Esteem and Anxiety in Adolescents of SMP AL - WASHLIYAH. So the objective obtained in this study is how is the Relationship Between Self-Esteem and Anxiety in Adolescents of SMP AL - WASHLIYAH Medan. The approach used in this study is a qualitative approach. A qualitative approach is a research procedure that produces descriptive data in the form of written or spoken words of people and observable behavior. A qualitative approach has natural characteristics (Natural serfing) as a direct source of data, descriptive, the process is more important than the results. So it can be concluded that the two variables are correlated or there is a relationship. Furthermore, from the results of the correlation test, it is known that in this study the correlation between self-concept and social anxiety has a Pearson correlation value of -0.534. This shows that there is a negative relationship between the self-concept variable and social anxiety, which means that the higher the self-concept of the subject, the lower the social anxiety he has, and vice versa.
Pengaruh Bimbingan Kelompok Teknik Problem Solving dalam Meminimalisir Perilaku Agresif Siswa Kelas VIII UPT SMP Negeri 8 Medan Ryan Dhani, M Fikri; Azmi Saragih, Nurul; Mujib, Abdul; Salsabila, Faradiza
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik problem solving dalam meminimalisir perilaku agresif siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu. Subjek penelitian dikumpulkan siswa kelas yang berjumlah 10 orang siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan skla valid dan reliabel. Skala diberikan sebelum dan sesudah pelaksanaan layanan bimbingan kelompok. Data skor rata-rata pre-test 121,2 dan skor rata-rata post-test 66 maka selisih skor rata-rata 55 artinya rata-rata perilaku agresif siswa lebih tinggi sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok teknik problem solving maka perilaku agresif siswa menjadi menurun 46%. Data analisis menggunakan uji wilcoxon untuk melihat apakah ada perubahan positif dan signifikan pemberian layanan bimbingan kelompok teknik problem solving. Berdasarkan hasil perhitungan uji wilcoxon jumlah jenjang bertanda positif = 30 dan jumlah jenjang bertanda negatif = 6. Jadi, nilai J = 23 yaitu jumlah jenjang yang lebih besar. Dari tabel nilai kritis J untuk uji jenjang bertanda wilcoxon dengan n = 10, = 0, 05, maka diperoleh J dimana 23 > 8. Artinya bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik problem solving dalam meminimalisir perilaku agresif siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Medan.
Co-Authors Abdul Mujib Adelia Mauritia Shalsa Alistraja D. Silalahi Aliyah Febrianti Amalia Rahma Putri Aminda Tri Handayani Aminda Tri Handayani Amrina Fatanah Ananda, Ican Anjarani Sipayung, Sekar Ayu Apriani Harahap Ardiana Ardiana Atika Rahmadani Aulia, Riska Ridha Cita Ayni Putri Silalahi Cornelia Sitinjak, Finny Dona Andriani Siregar Dwi Novita Sari Enny Fitriani Erma Putri Eryanti Lisma Faisal Husna, Muhammdah Fani Dwi Ariani Fitriana, Dina Handayani, Aminda Tri Harahap, Azur Aini Harahap, Riska Nurjannah Hasanah Sinambela, Nurul Hasina Tanjung, Nadra Herlina Hanum Harahap Hermansyah Hutasuhut, Dina Hidayati Ika Sandra Dewi Ikhwana, Disty Khairani Khairina Ulfa Syaimi Khofifah Indah Ayu Lailan Syafira Putri Lubis Lubis, Hilda Mora Lubis, Lailan Syafira Lubis, Lisa Anggia Lubis, Nabila Safina Macharani Adi Putri Siregar Maharani, Fitria Erine Mauritia Shalsa, Adelia Muhammad Noer Fadlan Muthmainnatul Husna Nasution, Helsa Nawa, Khairun Nur Asmah Nur Asmah, Nur Nur Asyah, Nur Nurlayla, Indah Nurul, Dedek Pakpahan, Naomi Prasisca, Dhea Putri Balqis, Putri Putri, Erma Putri, Erma Putri, Siti Annisa Putri, Vidia Windandari Rahmadani, Atika Rahmadi, M. Agung Ramdhan, Lia Satriani Ratna Sari Dewi Rijal, Rijal Ritonga, Dita Aidana Ritonga, Farhan Ardian Romie, Kevin Ryan Dhani, M Fikri Sakbaniah, Annisa Mardiah Salsabila, Faradiza Sari, Delila puspita Shahnan, Muhammad Sidabutar, Lilis Granella Silvania, Dinda Sipahutar, Khairunnisa Sirait, Dahlia Siregar, Nur Salimah Siregar, Shinta Marito Sitanggang, Rendi Edowin Tendang, Yopa Jelita Ummu Rohimah Utami, Ririn Dessy Utami, Sri Widya Yulia Sari Harahap Zita Fakhrani Idzni