Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan aplikasi ARTS (articulate storyline) materi nilai-nilai budaya masa praaksara di Indonesia Elviana Febrianti; Neni Wahyuningtyas; Nurul Ratnawati
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2185.746 KB) | DOI: 10.21831/jitp.v8i2.43111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk aplikasi ARTS sebagai media pembelajaran pada materi Nilai-Nilai Budaya Masa Praaksara di Indonesia untuk kelas VII SMP. Penelitian ini termasuk jenis penelitian dan pengembangan dengan model Lee Owens yang terdiri atas 5 tahapan yaitu penilaian dan analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Hasil penilaian validasi yang dilakukan kepada tim validator kemudian di uji cobakan kepada peserta didik kelas VII. Kelayakan media rata-rata mencapai hasil (96,31%), kelayakan materi rata-rata mencapai hasil (92,18%) dengan kriteria sangat layak, angket respon peserta didik dengan kriteria sangat baik (96,62%) dan keefektifan memperoleh kriteria nilai sangat efektif dengan perbandingan nilai pretest (76) lebih rendah dari nilai posttest (93). Berdasarkan penelitian dan pengembanganaplikasi ARTS dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik, mencapai tujuan pembelajaran, menumbuhkan motivasi dan membuat peserta didik belajar secara mandiri yang dapat mendukung proses pembelajaran.The development of ARTS (articulate storyline) application materials cultural values praaksara period in IndonesianAbstractThis research aims to produce ARTS application products as a learning medium on the materials of Praaksara Period Cultural Values in Indonesia for grade VII SMP. This research includes a type of research and development with the Lee and Owens model consisting of 5 stages: assessment and analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results of the validation assessment conducted to the validator team are then tested on students of grade VII. Media feasibility averaged results (96.31%), material feasibility averaged results (92.18%) with very decent criteria, questionnaires of responses of learners with excellent criteria (96.62%) and effectiveness obtained highly effective value criteria with a comparison of pretest values (76) lower than posttest values (93). The research and development results can be concluded that arts applications are packaged in the form of files.apk that can be operated online and offline through a smartphone. Content entry adopting interactive multimedia development. Effective in improving student learning outcomes, achieving learning goals, fostering motivation, and making learners learn independently to support the learning process.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KARAKTER DALAM EKSTRAKURIKULER KESENIAN DONGKREK DI SMP NEGERI 1 MEJAYAN Flariska Ernanda Maiyuni; Nurul Ratnawati
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8814

Abstract

Berkembangnya globalisasi memberikan pengaruh besar terhadap pola pikir generasi muda. Oleh karena itu, globalisasi tidak dapat dihindari terutama dalam dunia pendidikan. Proses belajar yang berkualitas tidak hanya mengedepankan aspek kognitif saja, tetapi memberikan porsi yang sama terhadap aspek afektif dan psikomotorik. Dengan demikian pendidikan dapat menumbuhkan jiwa yang berkarakter tinggi. Nilai-nilai karakter antara lain religius, nasionalisme, kemandirian, gotong royong dan integritas. Strategi pengembangan penguatan pendidikan karakter di sekolah salah satunya terdapat pada ekstrakurikuler. Tujuan artikel ini untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai karakter dan menganalisis faktor pendukung serta faktor penghambat dalam ekstrakurikuler kesenian dongkrek. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 1 Mejayan Kabupaten Madiun pada bulan Januari – Februari 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Siswa dapat mengimplementasikan nilai – nilai karakter seperti berdoa sebelum dan sesudah latihan, menjalankan salat pada waktunya, melestarikan kebudayaan daerah, menyiapkan sarana dan prasarana secara mandiri, tolong menolong dan disiplin. 2) Faktor pendukung meliputi orangtua mengizinkan siswa ikut berperan aktif dalam mengikuti ekstrakurikuler kesenian dongkrek. Faktor penghambat meliputi sarana dan prasarana kurang memadai seperti ruangan kurang luas dan banyak peralatan yang rusak.
OPTIMALISASI PELAYANAN PUBLIK MELALUI PENDAMPINGAN PEMANFAATAN WEBSITE PEMERINTAH DESA KECAMATAN SUMBERPUCUNG KABUPATEN MALANG Desinta Dwi Rapita; Didik Sukriono; Nurul Ratnawati; Meidi Saputra
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol. 3, No. 2, Oktober 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um032v3i2p61-67

Abstract

Pemerintah Desa wajib menyelenggarakan pelayanan publik dengan optimal agar terwujus good village governance . Hal ini sesuai dengan yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik. Sebagai upaya untuk mengoptimalkan pelayanan publik Pemerintah Desa Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang, tim pengabdian melaksanakan pendampingan pemanfaatan website desa. Secara garis besar tahapan pelaksanaan pengabdian antara lain; sosialisasi, workshop dan pendampingan. Pendampingan yang dilaksanakan tim pengabdian berjalan lancar dan sukses. Peserta dapat memahami dengan baik materi yang disampaikan oleh tim dan dapat mengikuti dengan baik tahapan-tahapan pemanfaatan website. Setiap Pemerintah Desa di Kecamatan Sumberpucung sudah berhasil membuat konten pelayanan publik pada website desa. Selanjutnya website bisa dikembangkan lebih baik lagi agar pelayanan publik bisa dioptimalkan.
RETRACTED: PENGEMBANGAN DESAIN MOTIF BATIK REYOG BULKIYO DALAM MENDUKUNG DESA WISATA KEMLOKO, KECAMATAN NGLEGOK, KABUPATEN BLITAR Nurul Ratnawati; I Nyoman Ruja; Agung Wiradimadja; Ferdinan Bashofi
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol. 5, No. 1, April 2022
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um032v5i1p46-53

Abstract

Following a rigorous, carefully concerns and considered review of the article published in Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial to article entitle “Pengembangan Desain Motif Batik Reyog Bulkiyo dalam Mendukung Desa Wisata Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar” Vol. 5, No. 1 (2022), DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um032v5i1p46-53.This paper has been found to be in violation of the Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial publication principles and has been retracted.The article contained redundant material, the editor investigated and found that the paper published in Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial, Vol. 4, No. 2 (2021), DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um032v4i2p55-61.The document and its content has been removed from Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial and a reasonable effort should be made to remove all references to this article.
PENGEMBANGAN DESAIN MOTIF BATIK REYOG BULKIYO DALAM MENDUKUNG DESA WISATA KEMLOKO KECAMATAN NGLEGOK KABUPATEN BLITAR Nurul Ratnawati; I Nyoman Ruja; Neni Wahyuningtyas; Khofifatu Rohmah Adi
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol. 4, No. 2, Oktober 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um032v4i2p55-61

Abstract

Desa Kemloko merupakan daerah dengan kekayaan alam dan budaya yang melimpah. Potensi inilah yang kemudian dieksplor dan dijadikan sebagai aset pengembangan Desa Wisata Kemloko. Potensi-potensi tersebut kemudian diklasifikasikan menjadi beberapa program wisata Desa Kemloko yang ditawarkan pada masyarakat umum. Dan saat ini Desa Kemloko sedang gencar-gencarnya mengembangkan desa wisata tersebut. Oleh sebab itu dukungan komoditi oleh-oleh khas atau cinderamata yang mampu memikat wisatawan sangat diperlukan. Salah satu karya seni khas yang telah ada di Desa Kemloko dan berpotensi untuk dijadikan oleh-oleh adalah kain batik reyog bulkiyo. Kain batik reyog bulkiyo ini telah mendapatkan hak paten yang diajukan oleh Pokdarwis Desa Kemoloko. Namun, jika dilihat dari desainnya, motif batik reyog bulkiyo masih tradisional, warna-warna yang kurang bervariasi sehingga kesannya monoton, cepat membosankan, kuno, dan tua. Ironis, ketika masyarakat memiliki potensi lokal yang bernilai ekonomis tetapi tidak dikembangkan. Berdasar permsalahan di atas, fokus kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang seputar batik, teknik membatik, dan bagaimana pengembangan motif batik kepada kelompok sasaran yaitu pokdarwis. Metode pelaksanaan untuk merealisasikan pemecahan masalah dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan tiga tahapan yaitu: 1) tahap persiapan meliputi penyusunan jadwal, peserta, tempat, bahan-bahan; 2) tahap pelaksanaan meliputi pelatihan dan pendampingan membatik; dan 3) tahap tindak lanjut meliputi perencanaan batik dan pengembangan produk unggulan. Hasil dari kegiatan ini berupa inovasi kain batik reyog bulkiyo baru dengan motif-motif baru. Kain batik pertama terdiri dari kombinasi 3 motif yaitu penari reyog bulkiyo, slompret, dan sinar rembulan. Sedangkan kain batik kedua terdiri dari dua motif yaitu motif penari reyog bulkiyo dan barong.
WORKSHOP PENGEMBANGAN SOAL HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) BAGI GURU-GURU MGMP IPS KABUPATEN MALANG PELATIHAN PENYUSUNAN Neni Wahyuningtyas; Nurul Ratnawati
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol. 1, No. 2, Oktober 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.998 KB) | DOI: 10.17977/um032v0i0p73-79

Abstract

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru pada aspek pengembangan evaluasi hasil belajar masih bersifat konvesional. Maka dari itu, pengabdian di masyarakat yang dilakukan berasaskan pada tujuan meningkatkan kemampuan guru dalam membuat soal yang dapat mendorong siswa untuk memiliki kemampuan menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mencipta (C6). Program yang dijalankan yaitu Pelatihan Penyusunan Soal High Order Thinking Skill (HOTS) bagi GuruGuru MGMP IPS Kabupaten Malang. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah dengan mengungkap permasalahan yang muncul dikalangan para guru, kemudian dilakukan diskusi pengusul bersama mitra untuk merumuskan akar masalah prioritas yang disepakati, serta menentukan solusi yang tepat. Namun sebelum dilakukan diskusi atau pelatihan, terlebih dahulu pengusul melakukan koordinasi dengan guru-guru MGMP IPS Kabupaten Malang, koordinasi berkaitan dengan kegiatan sosialiasi. Keseluruhan kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat dikatakan berhasil, meskipun belum semua peserta pendampingan menguasai cara menyusun soal HOTS.
Pelatihan Dan Pendampingan Penulisan Artikel Jurnal Bagi Guru-Guru Ips Kabupaten Malang Neni Wahyuningtyas; Nurul Ratnawati
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol. 1, No. 1, April 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.428 KB) | DOI: 10.17977/um032v0i0p40-47

Abstract

Sebagai guru profesional tentunya harus memiliki berbagai kemampuan, salah satunya adalah kemampuan menulis karya ilmiah. Dengan menulis karya ilmiah selain guru dapat naik pangkat, jabatan dan golongan sehingga mengalami peningkatan karier, guru juga mendapatkan penghargaan dan pengakuan. Namun sayangnya kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa banyak guru-guru yang belum menulis karya ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal maupun menjadi pemakalah pendamping di acara seminar nasional atau regional. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah in-service training program yaitu pelatihan dan pendampingan kepada guru-guru IPS MTs Kabupaten Malang. Adapun langkah-langkah kegiatan yang ditempuh adalah koordinasi, penyemaian informasi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan jika sebagian besar guru-guru IPS Kabupaten Malang belum paham dan menguasai teknik penulisan karya ilmiah yang sesuai dengan aturan penulisan karya ilmiah. Selain itu peserta juga menjelaskan jika kesulitan mendasar yang banyak dialami dalam menyusun artikel yaitu merasa sulit ketika mengawali membuat penelitian, karena pada dasarnya penelitian ini akan dijadaikan bahan dalan menyusun artikel. Kesulitan ini berawal dari tidak adanya ide yang akan dituangkan dalam penelitian. Ide tidak muncul karena budaya membaca dan menulis belum menjadi kebiasaan. 
Perubahan Sosial Masyarakat Pasca Dibangunnya Pabrik Rokok Mahayana di Desa Sumbersuko Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang Lilis Yuliana; I Nyoman Ruja; Nurul Ratnawati
ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ejpis.v3i2.4671

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang. Namun seiring perkembangan, tidak menutup kemungkinan bahwa Indonesia akan menjadi negara maju. Hal itu dapat terjadi ketika perkembangan industri semakin pesat. Keberadaan kawasan industri di suatu wilayah akan memberikan perubahan mata pencaharian. Hal ini akan membantu dalam peningkatan taraf ekonomi masyarakat. Perkembangan industri yang menyebabkan perubahan juga dapat diamati di Desa Sumbersuko Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang. Adapun fokus penelitian ini yaitu: (1) Sejarah berdirinya pabrik rokok di Desa Sumbersuko Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang. (2) Perubahan sosial yang terjadi setelah dibangunnya pabrik rokok. (3) Kontribusi yang diberikan pabrik rokok Mahayana terhadap masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Lokasi penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti adalah di industri pabrik rokok PT Karya Timur. Sumber data pada penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan Snawball Sample. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah pertama, terjadinya perubahan di masyarakat pasca dibangunnya industri pabrik rokok. Perubahan yang terjadi di masyarakat yakni terkait gaya hidup yang semakin baik dari pada sebelumnya. Perubahan tersebut seperti, beralihnya pekerjaan masyarakat dari petani menjadi karyawan pabrik. Kedua, gaya hidup masyarakat terkait model pakaian yang semakin glamour dan memiliki sikap konsumtif. Serta alat transportasi yang dimiliki masyarakat lebih dari 1 yang sangat menunjang kegiatan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pabrik rokok Mahayana juga memberikan kontribusi terhadap masyarakat. Kontribusi yang diberikan berupa lapangan pekerjaan baru bagi masayarakat sekitar. Kedua, adanya fasilitas umum seperti lampu penerangan sepanjang jalan, bantuan pembangunan jalan raya serta fasilitas umum seperti mushola dan masjid. Ketiga, adanya bantuan sembako, pembagian daging saat hari raya Idul Adha. Serta ada reward paket umroh bagi karyawan yang hasil produksinya banyak, dan disiplin dalam bekerja
PELATIHAN PEMBUATAN VIDEO ANIMASI DAN PODCAST SERIES SEBAGAI VARIASI MEDIA PEMBELAJARAN DARING BAGI GURU SMP Nurul Ratnawati; I Nyoman Ruja; Agung Wiradimadja; Ferdinan Bashofi
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um032v5i2p96-101

Abstract

This study aims to broaden horizons, provide experience, and improve teacher skills in making variations of online learning media in the form of animated videos and podcasts. The implementation method has four stages, namely: 1) preparation; 2) delivery of information; 3) training and mentoring, and 4) evaluation. This research went well as indicated by the results of the questionnaire, namely 95 percent of the participants were satisfied with the preparation for the implementation of the activity; 94 percent satisfied with the implementation of the training; 90 percent satisfied with the material presented; and 92 percent were satisfied with the resource persons who provided the training. In addition to this, it is known that 80 percent of the participants have succeeded in making animated videos well.Penelitian ini bertujuan untuk memperluas wawasan, memberikan pengalaman, dan meningkatkan keterampilan guru dalam membuat variasi media pembelajaran daring berupa video animasi dan podcast. Metode pelaksanaan ada empat tahap yaitu: 1) persiapan; 2) penyampaian informasi; 3) pelatihan dan pendampingan, serta 4) evaluasi. Penelitian ini berjalan dengan baik yang ditunjukkan dengan hasil angket yaitu 95 persen peserta puas dengan persiapan pelaksanaan kegiatan; 94 persen puas dengan pelaksanaan pelatihan; 90 persen puas terhadap materi yang disajikan; dan 92 persen puas terhadap narasumber yang memberikan pelatihan. Selain hal tersebut, diketahui bahwa 80 persen peserta telah berhasil membuat video animasi dengan baik.
PENDIDIKAN KARAKTER SISWA MELALUI PEMBELAJARAN DARING: STUDI KASUS ERA PANDEMI COVID-19 DI SMP LABORATORIUM UNIVERSITAS NEGERI MALANG Bima Wahyu Pratama; Neni Wahyuningtyas; Nurul Ratnawati
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 5 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i5.8854

Abstract

COVID-19 telah merebak ke seluruh penjuru dunia dan membuat semua aktivitas manusia terbatas. Pembatasan sosial telah diterapkan sebagai tindakan pencegahan penyebaran virus dan kemudian hal ini pula diterapkan dalam kegiatan pembelajaran. Pembelajaran daring dipakai sebagai metode mengajar selama pandemi, namun terdapat kendala berupa minimnya kemampuan akan pengawasan dan mengamati perkembangan siswa ketika guru menyampaikan pendidikan karakter. Penelitian pada artikel ini bertujuan menganalisis langkah strategis guru dalam menanamkan pendidikan karakter melalui pembelajaran daring dan menganalisis tolak ukur yang digunakan guru dalam menilai perkembangan karakter siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa langkah strategis yang digunakan guru dalam menanamkan pendidikan karakter melalui pembelajaran daring antara lain (1) memanfaatkan media komunikasi virtual, (2) memberikan contoh yang baik atau suri tauladan kepada siswa, (3) melakukan pembinaan dan pembiasaan secara intens, dan (4) memaksimalkan sinergitas wali murid dan guru. Tolak ukur yang digunakan guru dalam menilai perkembangan karakter siswa dapat dilihat dari (1) pengamatan guru mata pelajaran dan wali kelas dan (2) catatan berkelakuan baik siswa dari BK dan tata tertib sekolah. Rekomendasi yang dapat diberikan untuk peneliti selanjutnya adalah kajian tentang perubahan karakter siswa setelah diterapkannya pembelajaran daring di sekolah.
Co-Authors Adella Signal Putri Agung Wiradimadja Agus Purnomo Agus Purnomo Alfania, Sheila Alfyananda Kurnia Putra Amatullah, Aulia Annas Waladul Mufid, M. Khoirul Armawati Hidayati Assegaf, Syaipul Auliafani, Yuni Auliya Tiarista, Auliya Tiarista Bashofi, Ferdinan Bashofi, Ferdinan  Bayu Kurniawan BAYU KURNIAWAN Bayu Kurniawan Bima Wahyu Pratama Chatarina Umbul Wahyuni Cinde Ririh Windayu Desinta Dwi Rapita Desismansyah, Surya Dewi Saraswati, Dewi Diana Anggita Nareswari Didik Sukriono Dora , Nuriza Dwi Rapita, Desinta Dwi Rosita, Febty Andini Eko Putro, Santi Dwi Retno Elviana Febrianti Elviana Febrianti Endika Priambodo Susanto Fahra Afrianti Azzahra Farihah, Siti Nur Fariski, Aulia Isnaeni Ferdinan Bashofi Ferdinan  Bashofi Flariska Ernanda Maiyuni Hatami, Faula Anis I Nyoman Ruja Idris Idris Idris Idris Ilmah, Fadhilatul Iriana Putri, Chania Ratu Khofifatu Rohmah Adi Khusna, Nadiya Hidayatul Kinasih, Tita Laila Citra Lala Zaenia Pratiwi Lidiyatul Muna Lidiyatul Muna Lilis Yuliana Listyo Yudha Irawan Luly Triningsih Mara Qonitatillah Meidi Saputra Mohd Hairy Ibrahim Mokhamad Husni Mubaroq Mubarok, Nurhadi Mufid, M. Khoirul Annas Waladul Muhammad Burhanudin Fadly Muhammad Mujtaba Habibi Nantana, M. Gebryna Rizki Nareswari, Diana Anggita Neni Wahyuningtyas, Neni Nevy Farista Aristin Nevy Farista Aristin, Nevy Farista Nirmala, Pratidina Okta Nurlita Nazma Prameswari Nuroh, Lailatun Pratama, Ilyas Shaso Priambodo Susanto, Endika Pure, Isha Romadhina, Lailatul Sari Dewi Sari, Ninik Yustina Sejati, Muhammad Daffa Firzatullah Kstaria Shahnas Ilmi Sukamto Sukamto Sukamto Sukamto Talitha Rachman Dordia Tanio, Gusti Indra Wiradarma, Rahadyan Wulandari, Dita Risky Dwi Wulandari, Santi Agustina Yudairawan, Listyo