Claim Missing Document
Check
Articles

Diversifikasi dan Strategi Pemasaran Produk Berbasis Online pada Industri Mendong Kecamatan Wajak Kabupaten Malang Nurul Ratnawati; I Nyoman Ruja; Neni Wahyuningtyas; Khofifatu Rohmah Adi; Ferdinan Bashofi
Madaniya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.458

Abstract

Diversifikasi dan strategi pemasaran produk berbasis online menjadi salah satu dari sekian banyak masalah yang dihadapi oleh para pelaku usaha kerajinan mendong di Desa Blayu, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Hal ini karena, strategi pemasaran konvensional tidak dapat menjangkau pasar secara luas dalam waktu singkat serta belum mampu meningkatkan omset penjualan secara cepat jika dibandingkan dengan strategi pemasaran produk berbasis online. Mitra kegiatan ini adalah mitra yang mengarah pada ekonomi produktif dengan potensi dan peluang usaha di bidang kerajinan mendong yang ada di Desa Blayu. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk membantu mitra mencari alternatif solusi dengan melakukan diversifikasi, meningkatkan kualitas, dan melakukan strategi pemasaran produk berbasis online. Tahap awal yang dilakukan yaitu: 1) melaksanakan analisis kondisi dan situasi, 2) melaksanakan FGD bersama mitra, 3) melaksanakan kegiatan pelatihan dan pendampingan secara berkelanjutan, 4) dan melakukan monitoring dan evalusi pelaksanaan kegiatan. Kegiatan pengabdian ini menghasilkan alternatif solusi bagi para pelaku usaha kerajinan mendong dalam melakukan diversifikasi produknya, sehingga dapat menghasilkan produk yang beragam dengan berkualitas unggul. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan solusi terhadap pemanfaatan teknologi untuk melakukan promosi dan pemasaran produk berbasis online menggunakan berbagai platform atau apliakasi media sosial serta e-commerce, agar dapat memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan omset penjualan produk. Dampaknya dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan bagi para pelaku usaha kerajinan mendong.
RANCANGAN MUSEUM PERTANIAN DEWI SRI DESA KASEMBON KECAMATAN BULULAWANG KABUPATEN MALANG Nurul Ratnawati; Desinta Dwi Rapita; Bayu Kurniawan; Ferdinan Bashofi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i4.1439-1444

Abstract

Desa Kasembon merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang yang memiliki lahan subur untuk kegiatan pertanian. Pertanian menjadi salah satu mata pencaharian utama penduduk di desa ini. Saat ini terdapat banyak jenis tanaman yang dibudidayakan di desa ini dengan menggunakan teknologi pertanian modern, sehingga banyak alat-alat pertanian tradisional yang sudah tidak terpakai oleh masyarakat dan hanya disimpan saja. Hal ini karena tidak adanya sarana yang dapat digunakan masyarakat untuk menjaga warisan alat-alat pertanian tradisional di desa ini. Permasalahan ini menarik minat Tim Abdimas UM untuk membantu Desa Kasembon dalam mengembangkan potensi yang ada dengan merancang museum pertanian yang dapat digunakan sebagai sarana menyimpan alat-alat pertanian tradisional yang saat ini sudah tidak digunakan sekaligus menjadi sarana edukasi. Kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yakni persiapan, pelaksanaan, dan tindak lanjut. Program yang telah dilakukan telah menghasilkan rancangan desain dan identitas museum pertanian yang diberi nama Museum Pertanian Dewi Sri, termasuk storyline, visi misi, tujuan, dan yang paling utama yakni susunan organisasi kepengurusan museum. Hal ini memiliki manfaat sebagai sarana untuk menjaga warisan alat-alat pertanian tradisional agar tetap dapat dijadikan sebagai media edukasi bagi generasi muda terutama untuk mengembangkan wawasan terkait sejarah dan perkembangan teknologi pertanian.
EDUKASI PENGEMBANGAN ASESMEN LITERASI NUMERASI BERBASIS ARTICULATE STORYLINE BAGI GURU MGMP IPS MTS KABUPATEN MALANG DALAM MENDUKUNG MERDEKA BELAJAR Nurul Ratnawati; I Nyoman Ruja; Neni Wahyuningtyas; Ferdinan  Bashofi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i3.823-829

Abstract

Pelatihan pengembangan asesmen literasi numerasi bagi guru MGMP IPS MTs Kabupaten Malang dengan memanfaatkan platform Articulate storyline. Latar belakang studi ini melibatkan perubahan dari Ujian Nasional (UN) menjadi Asesmen Nasional (AN) sebagai respons terhadap kekurangan UN dalam mengukur kompetensi berpikir tingkat tinggi dan kurangnya penerapan model pembelajaran efektif. Hasil PISA 2018 menunjukkan rendahnya kemampuan literasi numerasi siswa di Indonesia. Penelitian ini mengusulkan solusi dengan memberikan pengetahuan dan wawasan kepada para guru tentang pengembangan soal AKM berbasis literasi numerasi dan mengenalkan penggunaan Articulate storyline untuk mengemas produk tersebut secara digital. Pelatihan dan pendampingan dilaksanakan selama 4 hari, melibatkan para guru IPS MTs Kabupaten Malang. Evaluasi keterlaksanaan kegiatan menunjukkan tingkat ketercapaian sebesar 90,0%, menunjukkan keberhasilan pelaksanaan kegiatan pelatihan. Guru mengharapkan adanya kegiatan serupa dan dukungan berkesinambungan untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan asesmen literasi numerasi di lapangan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam mendukung proses persiapan asesmen pembelajaran berkualitas dan meningkatkan literasi teknologi guru.
Narkolema pada Media Hiburan Drama Korea Wulandari, Dita Risky Dwi; Ruja, I Nyoman; Ratnawati, Nurul
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v4i1p46-54

Abstract

In today's digital era, the threat of moral damage to teenagers is not only caused by drinking, narcotics, but also narkolema. Narkolema is defined as human addiction to watching or accessing pornography through the eyes. This study aims to: (1) analyze pornographic scenes in Korean dramas, (2) analyze the causes and effects of addiction to watching pornographic scenes in Korean romance dramas. This study uses a qualitative approach and a descriptive research type as a methodological basis. Data collection was carried out on college students from Malang who are students. This research was obtained from primary and secondary data. Research data collection techniques are observation, interviews, and documentation. The results of this research show that there are scenes that are considered pornographic in the Korean romance drama entitled Fanta G Spot and Nevertheless, namely bed scenes that show uncovered breasts and buttocks, masturbation activities, and similar relationships. The causes of college students watching pornographic scenes in Korean romance dramas include storylines that are packaged attractively and dynamically played by beautiful characters, looking for entertainment to get rid of boredom from the routine they live in, getting references such as education on relationship behavior with the opposite sex, feeling happier after watching, as well as sexual education. As a result, the perception of adolescents with pornographic aspects found in Romance Drakor becomes two opinions or two points of view. The first opinion is positive that accepts the existence of pornographic aspects in Romance Drakor as part of the elements of entertainment, art and education and does not view these pornographic aspects as elements that can have a negative impact. The second opinion is a negative point of view that accepts the existence of pornographic aspects in Romance Drakor that are considered to be part of the elements of the storyline which are packaged beautifully and cinematically and can have a negative impact with a different percentage for each individual watching. Di era digital saat ini, ancaman kerusakan moral remaja tidak hanya disebabkan oleh minum-minuman keras, narkotika, namun juga narkolema. Narkolema diartikan sebagai kecanduan manusia menonton atau mengakses pornografi lewat mata. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis adegan pornografi dalam drama korea , (2) Menganalisis sebab dan akibat kecanduan menonton adegan pornografi drama korea romance. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif yang digunakan sebagai landasan metodologis. Pengambilan data dilakukan di kota malang pada mahasiswa. Penelitian ini didapat dari data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data penelitian dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat adegan yang termasuk pornografi dalam drama korea romance dengan judul Fanta G Spot dan Nevertheless yaitu adegan ranjang yang memperlihatkan buah dada dan pantat tanpa penutup, kegiatan masturbasi, serta hubungan sejenis. Penyebab mahasiswa menonton adegan pornografi dalam drama korea romance diantaranya yaitu jalan cerita yang dikemas menarik dan tidak monoton ditambah lagi tokohnya yang rupawan, mencari hiburan untuk menghilangkan kejenuhan dari rutinitas yang mereka jalani, mendapatkan referensi ilmu seperti edukasi perilaku relationship dengan lawan jenis, merasa lebih happy setelah menonton, serta edukasi seksual. Akibat dari mahasiswa menonton drama korea romance terdapat aspek pornografi yang ada pada drakor romance. Terbagi menjadi dua pendapat atau dua sudut pandang yaitu yang pertama sudut pandang positif yaitu pornografi sebagai unsur hiburan, edukasi, dan seni yang dalam artian pendapat menerima keberadaan pornografi dalam drakor romance dan tidak memandang pornografi memberikan dampak negatif. Kedua adalah memandang bahwa pornografi memberikan dampak negatif dengan persentase yang berbeda tiap personal yang menonton. Pendapat menerima keberadaan pornografi dalam drakor romance dan menganggap pornografi bagian dari unsur alur cerita yang dikemas secara sistematik dan indah.
Eksistensi Tradisi Pernikahan Walagara di Desa Sapikerep Kabupaten Probolinggo Fariski, Aulia Isnaeni; Ratnawati, Nurul
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v4i1p71-87

Abstract

The Walagara marriage tradition is the identity of the Tengger Tribe to legalize marriage by custom. The Tengger tribe experienced the acculturation of Hindu and Islamic cultures. The implementation of the Walagara marriage tradition, which uses mantras and worship rituals, is contrary to the teachings of Islam. This study aims to describe the existence and procedures for implementing the Walagara marriage tradition in Sapikerep Village, Probolinggo Regency, and analyze the symbolic meaning contained. The research method used is qualitative with descriptive type. The results showed that the Walagara marriage tradition is still maintained because the Sapikerep community still believes in the meaning and cultural values contained therein. The procedure for implementing this tradition is divided into preparation, core, and follow-up events. The symbolic meaning contained in the Walagara wedding tradition is taken from the procedure of implementation, mantras, tools, materials, and clothing. Tradisi pernikahan Walagara merupakan identitas Suku Tengger untuk mengesahkan pernikahan secara adat. Suku Tengger mengalami akulturasi budaya Hindu dan Islam. Pelaksanaan tradisi pernikahan Walagara menggunakan mantra serta ritual penyembahan yang bertentangan dengan ajaran agama Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan eksistensi dan tata cara pelaksanaan tradisi pernikahan Walagara di Desa Sapikerep Kabupaten Probolinggo serta menganalisis makna simbolik yang terkandung di dalamnya. Metode penelitian yang dipakai yaitu kualitatif dengan jenis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan eksistensi tradisi pernikahan Walagara masih terjaga karena Masyarakat Sapikerep masih meyakini makna serta nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Tata cara pelaksanaan tradisi ini dibagi menjadi tahap persiapan, inti dan acara lanjutan. Makna simbolik yang terkandung dalam tradisi pernikahan Walagara diambil dari tata cara pelaksanaan, mantra, alat, bahan, dan pakaian.
Development of social studies evaluation media based on minimum competency assessment "MELUAS" questions for students at SMPN 1 Besuki Nirmala, Pratidina Okta; Ratnawati, Nurul
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2024): March
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jitp.v11i1.64981

Abstract

Minimum competency assessment is one of the government's efforts to improve students' literacy and numeracy skills. For this reason, teachers must support it by applying it to learning activities. This research aims to develop social studies evaluation media based on minimum competency assessment "MELUAS" questions. The method uses RnD with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model. The subjects used to assess the suitability of this product were 32 students in class VIII C at SMP Negeri 1 Besuki. Based on the questionnaire, the responses show that MELUAS is "very suitable" for use by students. The existence of MELUAS can increase users' reading literacy, attract students to conduct evaluation activities, and encourage the quality of students' enthusiasm. Recommendations for further research are to develop evaluation media based on minimum competency assessment questions, equip them with videos and animations on the question text stimulus, and add features that discuss the correct answers.
Development of puzzle game learning media in social sciences subjects to improve student learning outcomes Wulandari, Santi Agustina; Ratnawati, Nurul
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2024): March
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jitp.v11i1.61975

Abstract

This research is aimed at (1) developing puzzle game learning media with material from the Asian Continent and Other Continents, (2) testing the feasibility of puzzle game learning media, and (3) testing the effectiveness of puzzle game learning media in improving student learning outcomes. The research uses the research and development (R&D) method with the ADDIE design. The research instrument is a questionnaire sheet and a multiple-choice question instrument. Data analysis was obtained from the pretest and posttest results, which were analyzed using the normality test, homogeneity test, and paired sample t-test. The results of this research and development are (1) the media developed is a puzzle game learning media, (2) the validity test shows that the puzzle game learning media has a "very suitable" category for further use in the social studies learning process, (3) effectiveness analysis, it can be concluded that the use of puzzle game learning media is efficacious in improving student learning outcomes in social studies subjects in one of the state schools in District X. Recommendations for further research and development include utilizing innovative AR (Augmented Reality) technology features, further developing elements of the quiz feature by adding several puzzle patterns at higher levels or more difficult levels.
Sosialisasi dan Pendampingan Pembuatan Nomor Izin Ber-Usaha Berbasis Resiko untuk Pelaku Usaha di Desa Langlang Adi, Khofifatu Rohmah; Idris; Nurul Ratnawati
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 9 No 1 (2024): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v9i1.9338

Abstract

Business Identification Number is an important thing that every business needs to have. The legal basis that regulates that every business must have a permit is government regulation (PP) number 24 of 2018 concerning electronically integrated business licensing services. By having this NIB, many business actors can access it. This access includes access to funding, being able to arrange other permits which can make the product more trusted by consumers. Langlang village is one of the villages in Malang Regency. This village has many business people, but unfortunately the majority of them don't understand about NIB and don't have NIB. The aim of carrying out this service is to educate the public regarding NIB, apart from that the aim of this service is also to provide assistance in managing NIB. The results of this activity are first, business actors have knowledge about the importance of NIB and the benefits of having NIB. Second, after assisting with NIB processing activities, several business actors succeeded in creating NIBs. This activity is felt to be very beneficial for MSMEs.
BATIK REFUGIA SEBAGAI PRODUK UNGGULAN DAN PENDUKUNG DESA WISATA EDUKASI PERTANIAN JATIREJOYOSO Ratnawati, Nurul; Ruja, I Nyoman; Purnomo, Agus; Rapita, Desinta Dwi; Bashofi, Ferdinan
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um032v7i2p227-234

Abstract

REFUGIA BATIK AS A PRODUCT OF EXCELLENCE AND A SUPPORTER OF THE JATIREJOYOSO VILLAGE OF AGRICULTURAL EDUCATION AND TOURISM Inadequate human resources cause the community to lack independence and self-confidence in managing, running, and developing the “Taman Refugia” agricultural education tourism. The solution to this problem is to develop and train the manufacture of distinctive and superior products that can support tourism activities in the Jatirejoyoso Agricultural Education Tourism Village. The purpose of this development and training activity is to create and create batik that is characteristic of Jatirejoyoso Village, and to train the community to produce the batik. The method of implementing community service in the development and training of the Refugia batik motif is 1) preparation stage, 2) implementation stage, and 3) follow-up stage. The results of the community service activities show that participants can make Refugia batik with assistance. Thus, the results can be used to support the development and facilitation of the Jatirejoyoso agricultural education tourism village. Sumber daya manusia yang tidak memadai menyebabkan masyarakat tidak memiliki kemandirian dan rasa percaya diri dalam mengelola, menjalankan, serta mengembangkan wisata edukasi pertanian “Taman Refugia”. Solusi terhadap permasalahan tersebut yaitu dengan melakukan pengembangan dan pelatihan pembuatan produk khas dan unggulan yang dapat mendukung kegiatan pariwisata di Desa Wisata Edukasi Pertanian Jatirejoyoso. Adapun tujuan dari kegiatan pengembangan dan pelatihan ini yaitu membuat serta menciptakan batik yang menjadi ciri khas Desa Jatirejoyoso, serta melatih masyarakat untuk memproduksi batik tersebut. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat dalam kegiatan pengembangan dan pelatihan motif batik Refugia yakni: 1) tahap persiapan, 2) tahap pelaksanaan, dan 3) tahap tindak lanjut. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa peserta dapat membuat batik Refugia dengan pendampingan. Sehingga, hasilnya dapat digunakan sebagai penunjang pengembangan dan fasilitasi desa wisata edukasi pertanian Jatirejoyoso.
Liveworksheet-based e-LKPD: an evaluation of a workshop aiming to improve Social studies teachers' pedagogical competence Wiradimadja, Agung; Saraswati, Dewi; Ruja, I Nyoman; Wahyuningtyas, Neni; Ratnawati, Nurul
Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Vol. 8, No. 1
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um022v8i12023p24

Abstract

Teachers often present monotonous teaching and learning processes and use conventional assignments through LKPD (student worksheets) during a pandemic. The manual assessments take time and effort. Departing from that problem, UM Social Sciences Education Lecturer Team organized a workshop on liveworksheet-based e-LKPD (electronic LKPD) as a form of community service. This Program aims to improve the pedagogic competence of teachers. A series of activities have been carried out, and evaluation actions are needed in this workshop activity. The purpose of writing this article is to evaluate the workshop using the CIPP evaluation model, namely context evaluation, input evaluation, process evaluation, and product evaluation. The results of data analysis using CIPP show that the percentage value of the evaluation of the Liveworksheet-based E-LKPD Workshop for improving the pedagogic competence of Social Science teachers in Malang is Very Good. This value indicates that the implementation of the community service that has been carried out has a very well-implemented system.
Co-Authors Adella Signal Putri Agung Wiradimadja Agus Purnomo Agus Purnomo Alfania, Sheila Alfyananda Kurnia Putra Amatullah, Aulia Annas Waladul Mufid, M. Khoirul Armawati Hidayati Assegaf, Syaipul Auliafani, Yuni Auliya Tiarista, Auliya Tiarista Bashofi, Ferdinan Bashofi, Ferdinan  Bayu Kurniawan BAYU KURNIAWAN Bayu Kurniawan Bima Wahyu Pratama Chatarina Umbul Wahyuni Cinde Ririh Windayu Desinta Dwi Rapita Desismansyah, Surya Dewi Saraswati, Dewi Diana Anggita Nareswari Didik Sukriono Dora , Nuriza Dwi Rapita, Desinta Dwi Rosita, Febty Andini Eko Putro, Santi Dwi Retno Elviana Febrianti Elviana Febrianti Endika Priambodo Susanto Fahra Afrianti Azzahra Farihah, Siti Nur Fariski, Aulia Isnaeni Ferdinan Bashofi Ferdinan  Bashofi Flariska Ernanda Maiyuni Hatami, Faula Anis I Nyoman Ruja Idris Idris Idris Idris Ilmah, Fadhilatul Iriana Putri, Chania Ratu Khofifatu Rohmah Adi Khusna, Nadiya Hidayatul Kinasih, Tita Laila Citra Lala Zaenia Pratiwi Lidiyatul Muna Lidiyatul Muna Lilis Yuliana Listyo Yudha Irawan Luly Triningsih Mara Qonitatillah Meidi Saputra Mohd Hairy Ibrahim Mokhamad Husni Mubaroq Mubarok, Nurhadi Mufid, M. Khoirul Annas Waladul Muhammad Burhanudin Fadly Muhammad Mujtaba Habibi Nantana, M. Gebryna Rizki Nareswari, Diana Anggita Neni Wahyuningtyas, Neni Nevy Farista Aristin Nevy Farista Aristin, Nevy Farista Nirmala, Pratidina Okta Nurlita Nazma Prameswari Nuroh, Lailatun Pratama, Ilyas Shaso Priambodo Susanto, Endika Pure, Isha Romadhina, Lailatul Sari Dewi Sari, Ninik Yustina Sejati, Muhammad Daffa Firzatullah Kstaria Shahnas Ilmi Sukamto Sukamto Sukamto Sukamto Talitha Rachman Dordia Tanio, Gusti Indra Wiradarma, Rahadyan Wulandari, Dita Risky Dwi Wulandari, Santi Agustina Yudairawan, Listyo