Claim Missing Document
Check
Articles

Blended Learning in Post-Pandemic Era: from Students’ Perspective Nurul Khasanah; Pryla Rochmahwati; Roldan C. Cabiles; Amrizal Amrizal
Educalingua Vol. 1 No. 1 (2023): November
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/educalingua.v1i1.218

Abstract

Coronavirus disease 2019 stroke the world at the end of 2019 and influenced greatly to all of the sectors. One of the sectors is education. Similarly, when the pandemic ended gradually in 2022, learning returned to normal but required gradual adjustments because both instructors and students had become proficient with online learning. Blended learning is a suitable teaching and learning strategy for the current environment. Blended learning is a combination of online and in-person instruction. Given the widespread use of blended learning today, the researcher intends to investigate students' attitudes toward blended learning in the post-pandemic period. This investigation included 29 students from the English Department at IAIN Ponerogo. The results indicated that the majority of students have a favorable view of blended learning. Two fair attitudes showed in student-student interaction and the contribution of blended learning toward the improvement of their skills.
ANALISIS KEJAHATAN CYBERCRIME PADA PERETASAN DAN PENYADAPAN APLIKASI WHATSAPP Khasanah, Nurul; Sutabri, Tata
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Reguler Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v1i2.13

Abstract

Media sosial merupkan media yang digunakan untuk berkomunikasi, berbagi, bekerja sama, berinteraksi dengan penggunalain yang dijalankan melalui dunia maya Perkembangan teknologi saat ini semakin pesat seiring dengan perkembangannya waktu. Salah satu hal yang paling mendasar adalah mulainya muncul aplikasi yang berbasis media sosial salah satu nya adalah aplikasi WhatsApp. Peretasan merupakan suatu perbuatan/pembobolan terkait jaringan, sistem, atau komputer tanpa adanya izin dari pengguna. Cybercrime ialah kejahatan yang dilakukan melalui media virtual yang bisa dilakukan oleh teknologi cyber dan dapat dikategorikan sebagai tindakan criminal. Dampak negatif dari penggunaan aplikasi WhatsApp adalah masih memungkinkan untuk terjadinya proses penyadapan dimana melibatkan dua device yaitu windows dan android. Penulisan jurnal bertujuan untuk menganalisis terkait kejahatan cybercrime pada peretasan dan penyadapan aplikasi WhatsApp. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Kesimpulannya adalah Tindakan peretasan dan cybercrime pada aplikasi WhatsApp merupakan tindakan kriminal dan tidak boleh dicontoh. Dengan melakukan proses penyadapan pada aplikasi WhatsApp, pelaku kejahatan bisa mengetahui hal-hal yang penting dan bisa saja melakukan pembobolan data yang didapatkan melalui kode verifikasi WhatsApp.
Assimilative Capacity of Air Pollutants Using Emission Inventory and Dispersion Model Huboyo, Haryono Setiyo; Samadikun, Budi Prasetyo; Manullang, Okto Risdianto; Khasanah, Nurul
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 20, No 1 (2025): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan (June, 2025)
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23955/rkl.v20i1.43810

Abstract

Air pollution in urban areas will increase along with increasing population activity. This study, with the location of Magelang Regency, examines the carrying capacity and capacity of air pollution. The study began with the identification of emission inventories for transportation, household, waste burning and industrial activities. The results of the inventory were used to examine the distribution of air pollutants. The results of the emission inventory in Magelang Regency showed that the transportation sector was the dominant contributor of emissions compared to the waste, household and industrial sectors with an emission load of 2-3.5 times higher. The transportation sector contributes dominantly to the NO2 parameter (94%) and PM parameter (72%), with a relatively similar contribution to the industrial sector in the SO2 parameter (40%). Dispersion modeling showed that the distribution of emissions was even throughout Magelang Regency and showed an accumulation of emissions, especially for the NO2 parameter which was centered on the arterial and collector road networks. When compared to the Ambient Air Quality Standard in Indonesia, the maximum concentration values for SO2, NO2 and PM parameters are still below the quality standard. However, the NO2 parameter needs to be considered because its concentration value has reached 75% of AAQS. Based on environmental carrying capacity, Tegalrejo, Mungkid and Mertoyudan sub-districts are still in good condition, while Secang and Tempuran sub-districts need to carry out mitigation and emission reduction efforts so that air quality is maintained because the air quality index shows moderate and unhealthy quality respectively
Performa Instalasi Pengolah Air Limbah (IPAL) Sederhana Tambak Udang Vaname di Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan Lestari, Sepnina Like; Hasani, Qadar; Setyawan, Agus; Tugiyono, Tugiyono; Susanto, Gregorius Nugroho; Widiastuti, Endang Linirin; Arlanda, Revilarita; Khasanah, Nurul; Supono, Supono
Akuatiklestari Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v8i2.7112

Abstract

Intensifikasi budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) tidak hanya meningkatkan produksi udang tetapi juga berdampak pada penurunan kualitas air buangan dari tambak udang ke perairan pantai. Pengadaan instalasi pengolahan air limbah pada outlet mbah budidaya udang menjadikan salah satu pilihan untuk mereduksi bahan pencemar. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi IPAL dalam mereduksi kandungan fosfat, nitrat, total ammonia nitrogen (TAN), total organik matter (TOM) di tambak udang vaname Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan. Sebanyak dua kolam digunakan sebagai IPAL (IPAL1 dan IPAL2) dengan luas kolam masing-masing 2.054 m2 dari 12 kolam tambak udang vaname. Keberadaan IPAL di tambak dievaluasi dengan pengukuran kualitas air di empat stasiun yaitu outlet, kolam IPAL 1, kolam IPAL 2, dan main outlet atau aliran Sungai sebanyak tiga kali (Sebelum panen, panen parsial, dan panen total). Parameter kimia yang diukur pada penelitian ini yaitu yaitu pH, nitrat, fosfat, total ammonia nitrogen (TAN), alkalinitas, oksigen terlarut. Serta, mengamati pertembuhan parameter biologi yaitu total Vibrio count (TVC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas IPAL sederhana tidak efisien menurunkan nitrat (9%), pH (3%), alkalinitas (12%). Sedangkan salinitas (31%), DO (41%), fosfat (55%), dan TAN (61%), termasuk cukup efisien. Kelimpahan bakteri Vibrio meningkat 95% menuju day of care DOC 134 (panen total).
LEGAL IMPACT ON SKINCARE BRAND OWNERS WHO VIOLATE BPOM REGULATIONS Siregar, Aldi Nur; Saccai Srg, Mahesa Nurladuni; Khasanah, Nurul; Zahra, Syifa Az
LEX SOCIETAS: Journal of Law and Public Administration Vol. 2 No. 2 (2025): June
Publisher : Academic Solution Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70489/k8s63061

Abstract

This research analyzes the legal impact on skincare brand owners who violate BPOM regulations. The focus of the research is on legal sanctions applied to skincare brand owners who do not meet product safety and quality standards. The results show that skincare brand owners who violate BPOM regulations can be subject to administrative, criminal, and civil sanctions. This research aims to provide a better understanding of the legal consequences for skincare brand owners who violate BPOM regulations. In addition, this research uses a normative juridical approach by examining applicable laws and regulations, such as Law Number 36 of 2009 concerning Health, Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection, and BPOM regulations related to the circulation of cosmetic products. Secondary data from court decisions, regulations, and legal literature are also analyzed to strengthen the study. With this approach, the research is able to systematically map the forms of legal liability that must be faced by skincare brand owners who violate the provisions. The findings of this study emphasize the importance of skincare manufacturers' compliance with BPOM regulations as a form of protection for consumers and public health. Violations of regulations not only have implications for consumer losses, but can also damage brand reputation and cause financial losses due to lawsuits. Therefore
Game Forest Keeper sebagai Edukasi Lingkungan SDGs Life on Land Khasanah, Nurul; Arifudin, Dani
Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jtp.v3i1.1734

Abstract

Salah satu tantangan global utama adalah pembangunan berkelanjutan yang berhubungan erat dengan pelestarian lingkungan. SDG 15: Life on Land menekankan pentingnya melindungi ekosistem daratan, termasuk hutan dan keanekaragaman hayati. Namun, kesadaran akan pentingnya isu ini, terutama di kalangan generasi muda, masih rendah. Oleh karena itu, pengembangan game edukasi interaktif seperti Forest Keeper dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran lingkungan. Game ini bertujuan untuk memberikan pengalaman eksplorasi interaktif yang mengajak pemain untuk terlibat dalam pelestarian ekosistem daratan, khususnya hutan dan sungai. Dengan menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC), game ini diharapkan dapat memperkenalkan tantangan nyata dalam menjaga kelestarian alam dan memberikan wawasan penting tentang SDG 15. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah game edukasi interaktif berjudul Forest Keeper yang dikembangkan menggunakan metode MDLC. Game ini dirancang untuk memperkenalkan konsep pelestarian ekosistem daratan dan mendukung tujuan SDG 15: Life on Land melalui media yang menarik dan interaktif.
ANALISIS PERBANDINGAN SEJARAH PERKEMBANGAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI AMERIKA SERIKAT DAN INDONESIA Khasanah, Nurul; Edward, Lucyana Lucky; Rahmah, Aulia Ziyadatur; Ilmi, Dina Nurul; Ekasari, Surya Pandewa
Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/je.v11i1.29558

Abstract

Abstract: This research examines the historical development of Guidance and Counseling (BK) in the United States and Indonesia using a descriptive qualitative research approach based on literature studies. Guidance and counseling has an essential role in solving problems in education and individual development. However, each country has a different development journey, which can be influenced by their social context, culture, and needs. In the United States, the development of Guidance and Counseling (BK) began in the early 20th century, with an emphasis on career guidance and mental health. Important figures such as Jesse B. Davis and Frank Parsons played a major role in this development. The institutionalization process of BK was further strengthened by the establishment of the National Vocational Guidance Association (NVGA) and the standardization of counselor training conducted by the Council for Accreditation of Counseling and Related Educational Programs (CACREP).  Meanwhile, in Indonesia, counseling has its roots in the struggle for national education, with figures such as K.H. Dewantara. BK was officially included in the education system through the 1975 Curriculum and continues to evolve with an emphasis on the values of Pancasila. Despite their different histories, both countries emphasize the importance of counseling in supporting individual and societal development. This understanding can enrich BK policies and practices that are more adaptive to educational needs. Keywords: Guidance and Counseling; BK History; BK Development; America; Indonesia. Abstrak: Penelitian ini mengkaji tentang perkembangan sejarah perkembangan Bimbingan dan Konseling (BK) di Amerika Serikat dan Indonesia dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif yang berbasis studi literatur. Bimbingan dan konseling memiliki peranan yang esensial dalam memecahkan masalah di dunia pendidikan serta pengembangan individu. Namun, setiap negara memiliki perjalanan perkembangan yang berbeda-beda, bisa dipengaruhi oleh konteks sosial, budaya, dan kebutuhan masing-masing. Di Amerika Serikat, perkembangan Bimbingan dan Konseling (BK) dimulai pada awal abad ke-20, dengan penekanan pada bimbingan karir dan kesehatan mental. Tokoh-tokoh penting seperti Jesse B. Davis dan Frank Parsons berperan besar dalam perkembangan tersebut. Proses institusionalisasi BK semakin diperkuat dengan pendirian National Vocational Guidance Association (NVGA) serta standarisasi pelatihan konselor yang dilakukan oleh Council for Accreditation of Counseling and Related Educational Programs (CACREP).  Sementara itu, di Indonesia, BK berakar dari perjuangan pendidikan nasional, dengan tokoh seperti K.H. Dewantara. BK resmi masuk dalam sistem pendidikan melalui Kurikulum 1975 dan terus berkembang dengan penekanan pada nilai-nilai Pancasila. Meskipun memiliki sejarah berbeda, kedua negara menekankan pentingnya BK dalam mendukung perkembangan individu dan masyarakat. Pemahaman ini dapat memperkaya kebijakan dan praktik BK yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pendidikan. Kata Kunci: Bimbingan dan Konseling; Sejarah BK; Perkembangan BK; Amerika; Indonesia.
Studi Perbandingan Algoritma Random Forest dan K-Nearest Neighbors (KNN) dalam Klasifikasi Gangguan Tidur Khasanah, Nurul; Eka Saputri , Daniati Uki; Aziz, Faruq; Hidayat, Taopik
Computer Science (CO-SCIENCE) Vol. 5 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/coscience.v5i1.5522

Abstract

Sleep disorders such as insomnia and sleep apnea can significantly affect quality of life and increase the risk of chronic diseases. Early identification and classification of sleep disorders are crucial in preventing further impacts. This study aims to compare the performance of the Random Forest and K-Nearest Neighbors (KNN) algorithms in classifying sleep disorders using the Sleep Health and Lifestyle Dataset from Kaggle, which contains health and lifestyle data relevant to sleep patterns. The Random Forest and KNN algorithms were applied to classify sleep disorders into the categories 'None', 'Sleep Apnea', and 'Insomnia'. Based on the study results, the Random Forest algorithm achieved an accuracy of 89.69%, with the best performance in the 'None' category, reaching a recall of 96.08%. Meanwhile, KNN achieved an accuracy of 87.02% with K=5. Although Random Forest demonstrated superior results, challenges were still found in detecting the 'Sleep Apnea' category, where recall only reached 74.55%, likely due to data imbalance. This study shows that the Random Forest algorithm is more effective in classifying sleep disorders compared to KNN. Future research steps include data balancing and exploring other algorithms such as XGBoost to improve the performance of sleep disorder detection.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MATH PUZZLE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PADA MATERI PECAHAN Khasanah, Nurul; Patta, Rahmawati; Hotimah
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 12 No. 3 (2025): JULY
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v12i3.8458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran math puzzle terhadap pemahaman konsep matematika pada materi pecahan siswa kelas IV SD Inpres Lakiyung Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian Quasi-Eksperimental design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV SD Inpres Lakiyung Kabupaten Gowa. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 siswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Data dalam penelitian dikumpulkan dengan menggunakan observasi keterlaksanaan pembelajaran guru dan siswa serta tes pemahaman konsep matematika siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial. Hasil analisis deskriptif mengindikasikan keterlaksanaan media pembelajaran math puzzle pada kelompok eksperimen berkategori “Sangat Baik”. Selain itu, hasil analisis statistik inferensial dengan uji-t sampel independen mengindikasikan temuan signifikan, yakni adanya perbedaan skor posttest antara kelompok kontrol yang menggunakan media pembelajaran gambar dan kelompok eksperimen yang mengaplikasikan media pembelajaran math puzzle. Berdasarkan dari temuan tersebut, maka diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh media pembelajaran math puzzle terhadap pemahaman konsep matematika pada materi pecahan siswa kelas IV di Sekolah Dasar Inpres Lakiyung Kabupaten Gowa. Kata Kunci: math puzzle, pemahaman konsep matematika, pecahan senilai.
Blended Learning in Post-Pandemic Era: from Students’ Perspective Khasanah, Nurul; Rochmahwati, Pryla; Cabiles, Roldan C.; Amrizal, Amrizal
Educalingua Journal Vol. 1 No. 1 (2023): November
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/educalingua.v1i1.218

Abstract

Coronavirus disease 2019 stroke the world at the end of 2019 and influenced greatly to all of the sectors. One of the sectors is education. Similarly, when the pandemic ended gradually in 2022, learning returned to normal but required gradual adjustments because both instructors and students had become proficient with online learning. Blended learning is a suitable teaching and learning strategy for the current environment. Blended learning is a combination of online and in-person instruction. Given the widespread use of blended learning today, the researcher intends to investigate students' attitudes toward blended learning in the post-pandemic period. This investigation included 29 students from the English Department at IAIN Ponerogo. The results indicated that the majority of students have a favorable view of blended learning. Two fair attitudes showed in student-student interaction and the contribution of blended learning toward the improvement of their skills.
Co-Authors Afiyanto, Hendra Agus Setyawan Amelia, Mutiara Mega Amrizal Amrizal Amrizal Amrizal Ana Safitri Andi Saryoko Anggraini, Fira Anshari Anshari, Anshari Arlanda, Revilarita Aziz, Faruq azzahra, miftachul Budi Prasetyo Samadikun Cabiles, Roldan C. Cahyanti , F Lia Dwi Cahyanti, F. Lia Dwi Candra Dewi, Tinara Dani Arifudin Daniati Uki Eka Saputri dany kurniawan, muhammad Deby Marlistyawati Putri Edward, Lucyana Lucky Eka Saputri , Daniati Uki Ekasari, Surya Pandewa elis, miskiyah Fadhila Rahma, Tri Inda Faiq Ainurrofiq Fatah, Khoirul Fazrin, Bintang Maulana Firasari , Elly Hariati, Wilujeng Hartono, Rudi Haryono Setiyo Huboyo Hendri Hendri Hidayat, Taopik Hotimah Husni, Radhiatul I Ketut Artawa Ilmi, Dina Nurul Indra Gunara Rochyat Juliati Nasution, Yenni Samri Ketut Widya Purnawati Kholidah, Nur Khultsum, Umi Kurniawan, Muhamad Dicky Lestari, Sepnina Like Lusiana Pratiwi, Risca Lusmiati Anisah, Retno Mayzar, Anisa Melan Susanti, Melan Mulyani, Novi Natallia, Meyvia naufal ramadhan, ilham Ni Made Suryati Nurhasanah, Fitriani Nurhidayati, Maulida Nurhusna Okto Risdianto Manullang Pamungkas, Ragil Panjaitan, Yogi Yosua Parmilah Pryla Rochmahwati Puji Astuti Putri Anggraeni Widyastuti Qadar Hasani Ragil Pamungkas Rahmah, Aulia Ziyadatur Rahmawan, M. Rizky Rahmawati Patta, Rahmawati risqiyati, dewi Roldan C. Cabiles Rukmi, Nala Sita Saccai Srg, Mahesa Nurladuni Saputri , Daniati Uki Eka Saputri, Elly Saputri, Elsa Juni Siregar, Aldi Nur Sri Wahyuni Sukani, Amat Supono Supono Susanto, Gregorius Nugroho Taopik Hidayat Tata Sutabri Tohirin, Rozikin Tugiyono Tugiyono Uki Eka Saputri, Daniati Utami, Alika Putri Vidiati, Cory Waris Waris Waris Waris, Waris Widiastuti, Endang Linirin Wiwin Widyawati Yasmita, Septi yusuff, adisti ananda Zahra, Syifa Az