Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING MENGGUNAKAN ISPRING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATERI REAKSI REDOKS Wiranti, Wiranti; Iriani, Rilia; Saadi, Parham; Leny, Leny
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 6 No 2 (2022): JCAE EDISI DESEMBER 2022
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v6i2.1686

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan modul elektronik berbasis problem based learning menggunakan perangkat lunak iSpring pada materi reaksi redoks yang valid, praktis, dan efektif. Metode penelitian yang digunakan ialah Research and Development dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Uji coba modul elektronik yang dikembangkan ini dilakukan pada peserta didik kelas X MIPA 3 SMAN 7 Banjarmasin Tahun Ajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan lembar validasi, angket keterbacaan, angket respon, lembar observasi dan tes keterampilan berpikir kritis. Analisis data yang dilakukan ialah analisis deskriptif. Hasil analisis validitas berdasarkan aspek kelayakan isi, aspek kelayakan penyajian, aspek kelayakan bahasa, dan aspek kelayakan media yang dinilai validator memperoleh hasil dengan kriteria sangat valid. Hasil uji kepraktisan dinilai berdasarkan hasil uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, angket respon peserta didik, angket respon guru, dan aktivitas guru menggunakan modul elektronik masing-masing memperoleh hasil dengan kategori sangat baik. Hasil uji keefektifan berdasarkan tes keterampilan berpikir kritis diperoleh N-gain sebesar 0,90 yang termasuk dalam kategori tinggi dan artinya efektif berhasil meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Dapat disimpulkan modul elektronik yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk digunakan serta berhasil meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik.
PENGEMBANGAN E-MODUL KIMIA BERBASIS MULTIPLE REPRESENTASI PADA MATERI HIDROLISIS GARAM UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK Nadia, Nadia; Saadi, Parham; Leny, Leny
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 7 No 1 (2023): JCAE AGUSTUS 2023
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v7i1.1969

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengembangan e-modul kimia berbasis multiple representasi untuk meningkatkan kemandirian belajar dan hasil belajar pengetahuan peserta didik pada materi hidrolisis garam di SMA Negeri 13 Banjarmasin tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan dan keefektifan dari e-modul yang dikembangkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengembangan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 13 Banjarmasin. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes dan non tes (angket respon dan lembar observasi). Berdasarkan hasil uji coba diperoleh kevalidan e-modul dengan kategori sangat valid, kepraktisan e-modul dengan kategori sangat baik, dan keefektifan e-modul dengan kategori sedang.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN LIVE STREAMING BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN MODEL BLENDED LEARNING UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS Iriani, Rilia; Rusmansyah, Rusmansyah; Analita, Rizki Nur; Leny, Leny; Salsabila, Iqlima Zada
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 7 No 2 (2023): JCAE DESEMBER 2023
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v7i2.2590

Abstract

Kurang bervariasinya media pembelajaran saat ini mengakibatkan berpikir kritis pada peserta didik masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran Live streaming berbasis Website meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik yang valid, praktis dan efektif. Produk yang dihasilkan berupa video. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE. Model ADDIE terbagi menjadi lima fase yaitu, analisis, perencanaan, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Subjek penelitian berjumlah 31 orang peserta didik kelas XI-MIPA 4 SMA Negeri 2 Banjarmasin. Hasil dari penelitian ini adalah media pembelajaran Live streaming berbasis Website yang dikembangkan memenuhi kriteria dalam kategori sangat valid, sangat praktis, dan efektif dalam kategori tinggi yaitu hasil Ngain berpikir kritis 0,74. Kesimpulannya adalah media pembelajaran Live streaming berbasis Website merupakan suatu media yang dapat digunakan pada proses pembelajaran bagi guru dan khususnya peserta didik untuk melatihkan kemampuan berpikir kritis.
PENGEMBANGAN E-MODUL HUKUM DASAR KIMIA DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN FLIPHTML5 UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN LITERASI SAINS Yanti, Noorlida; Leny, Leny; Rusmansyah, Rusmansyah; Iriani, Rilia
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 7 No 3 (2024): JCAE APRIL 2024
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v7i3.3007

Abstract

Kurangnya media pembelajaran kimia yang dapat diakses secara online khususnya pada materi hukum dasar kimia mengakibatkan peserta didik kurang tertarik pada pembelajaran, sehingga terhambatnya kemampuan mereka dalam hal berpikir kritis dan literasi sains. Tujuan dari penelitian ini dilakukan adalah memproduksi modul elektronik sebagai media pembelajaran yang valid, praktis dan efektif sehingga layak untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan literasi sains peserta didik. Produk yang dikembangkan adalah emodul dengan model pembelajaran berbasis masalah atau PBL berbantuan FlipHTML5 dalam bentuk flipbook. Penelitian berupa penelitian pengembangan dengan model instruksional yaitu model ADDIE. Media yang dikembangkan diujikan kepada subjek yaitu 37 peserta didik kelas XI-I Sekolah Penggerak SMA N 5 Banjarmasin. Data dikumpulkan menggunakan teknik tes dan non-tes seperti angket dan lembar observasi, yang kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil pengembangan menujukkan modul elektronik yang dikembangkan: (1) sangat valid dengan penilaian sebesar 88,60%, (2) sangat praktis dengan penilaian sebesar 85,50%, (3) efektif jika ditinjau dari N-gain kemampuan berpikir kritis dengan penilaian 0,80 dan kemampuan literasi sains dengan penilaian 0,77 termasuk efektif dengan penilaian efektivitas 78,89%. Hal ini disebabkan karena model pembelajaran berbasis masalah yang termuat dalam media serta elemen modul elektronik yang mendukung peningkatan kemampuan berpikir kritis dan literasi sains.
Inovasi pewarna rambut alami: Formulasi gel berbahan dasar ekstrak umbi bawang dayak (Eleutherine bulbosa (mill.)Urb.) dan uji sifat fisiknya Leny, Leny; Winata, Hanafis Sastra; Sitanggang, Joanna; Hanum, Siti Fatimah; Iskandar, Benni
Majalah Farmasetika Vol 9, No 6 (2024)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v9i6.58294

Abstract

Umbi bawang dayak memiliki kandungan antosianin yang tinggi, antosianin merupakansalah satu pigmen yang terdapat pada tanaman yang berpotensi dijadikan pewarnaalami makanan serta dapat menggantikan pewarna sintetis. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui efektivitas ekstrak umbi bawang dayak yang diformulasikan ke dalamsediaan gel pewarna rambut dan mampu mengubah warna rambut. Metode penelitianini dilakukan dengan metode eksperimental yang meliputi pengambilan sampeltumbuhan, determinasi dan pengolahan sampel, pembuatan ekstrak, pembuatansediaan gel pewarna rambut dengan konsentrasi 8%, 10% dan 12%, evaluasi fisiksediaan pewarna rambut, uji stabilitas pewarna rambut, uji pH dan uji iritasi sediaanpewarna rambut. Hasil penelitian menunjukkan sediaan berbentuk gel, berwarnacokelat dan beraroma khas bawang dayak, pH berkisar antara 5,21-5,48. Hasilstabilitas warna terhadap pencucian sebanyak 15 kali dan penjemuran tidakmenunjukkan perubahan warna. Hasil uji hedonik diketahui sediaan F3 merupakansediaan yang paling disukai dengan memperoleh skor tingkat kesukaan sebesar 8.Hasil pewarnaan pada rambut bleaching dengan perendaman rambut selama 4 jamdiperoleh: F1(8%) menghasilkan rambut pirang, F2 (10%) menghasilkan rambut cokelatterang dan pada F3 (12%) berwarna cokelat gelap. Pengujian juga dilakukan padarambut hitam namun hasil pewarnaan pada rambut hitam tidak terjadi perubahan warnayang nyata. Kesimpulan penelitian ini bahwa ekstrak umbi bawang dayak Eleutherinebulbosa (Mill.)Urb. dapat diformulasikan menjadi sediaan gel pewarna rambut yangstabil dan tidak menimbulkan reaksi iritasi atau alergi pada kulit. Sediaan juga mampumenutup warna putih rambut hingga menghasilkan warna cokelat terang sampai cokelatkehitaman.
Development of e-modules of basic laws of chemistry based on problem-based learning to improve critical thinking skills Leny, Leny; Wahidah, Wahidah; Mahdian, Mahdian; Kusasi, Muhammad
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol. 11 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jitp.v11i4.72576

Abstract

Critical thinking is an important aspect of the skills expected in 21st-century learning, especially in chemistry learning. Based on preliminary studies that have been carried out, critical thinking skills are still not practiced in the learning process, and the teaching materials used are still only a few that relate daily life problems to the material. This study aimed to evaluate the validity, practicality, and effectiveness. The ADDIE model was used as the method of this research, 36 students of class X-E of Senior High School 5 Banjarmasin were the subjects of the development research. Data were collected with test and non-test instruments. Analysis of validity, practicality, and effectiveness were the analysis techniques used in this study. The findings of this study are that the e-module has a very high level of validity which is 94.93, very practical with a practicality score of 84.46, and effective with an N-Gain of 81.15. Suggestions for future researchers are that the developed e-modules can be accessed without using the internet and the testing of the developed products can be more than one school.
Development of E-Modules To Improve Students' Problem Solving Abilities on Ethnoscience Integrated Colloidal Material with the Problem Based Learning Model Iriani*, Rilia; Risna, Risna; Bakti, Iriani; Saadi, Parham; Abrori, Fadhlan Muchlas; Leny, Leny
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 12, No 3 (2024): JULY 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpsi.v12i3.37850

Abstract

Research has been carried out on the development of e-modules to improve student problem solving on ethnoscience integrated colloidal material using the problem based learning model. This study aims to determine the validity, practicality, and effectiveness of the e-modules developed. This research is a research development research with the ADDIE model (analysis, design, development, implementation, and evaluation). The subjects of this study were 5 validators and 33 students of grade XI MIPA 5 SMA Negeri 2 Banjarmasin. Data collection using test and non-test instruments (questionnaires and observation sheets). Data analysis using descriptive techniques. The results of this study show that this e-module is very valid, very practical, and effective. The N-Gain value is 0.89 in high category, which is that this colloidal e-module is able to improve problem solving capabilities.
Identifying Students' Undergraduate Concept Understanding and Misconceptions on Amino Acids, Proteins, and Enzymes Using A Four-Tier Diagnostic Test Syahmani, Syahmani; Rusmansyah, Rusmansyah; Leny, Leny; Masila, Rizqa
Journal of Mathematics Science and Computer Education Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jmscedu.v4i2.13878

Abstract

Students' misconceptions have become common in the teaching and learning process, particularly in the challenging subject of biochemistry. This research aims to identify undergraduate students' conceptual understanding and misconceptions of amino acids, proteins, and enzymes. The research method is descriptive qualitative, and data about student conception profiles are retrieved using a four-tier diagnostic test (FTDT). The research subjects comprised 27 participants, including the Chemistry Education Study Program at Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin. The sampling technique used in this study was purposive sampling. Data collection with a four-tier diagnostic test instrument consisting of 8 questions, categorizing concept understanding into understanding, not understanding the concept, and misconceptions. Data analysis was conducted by converting the results of the four-tier diagnostic test instrument into percentage data. The results showed that in the amino acids, proteins, and enzymes, of the five concepts tested, 36.67% were in the category of understanding the concept, 15.19% were in the category of not understanding the concept, and 48.15% were in the category of misconceptions. In conclusion, students' concept understanding and misconceptions are moderate. Recommended that innovative learning methods be applied to improve students' understanding of concepts in the sub-material of amino acids, proteins, and enzymes
LITERATUR REVIEW : PENGARUH METODE PEMBELAJARAN INQUIRY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Sola, Rai Kaino; Iriani, Rilia; Leny, Leny; Rusmansyah, Rusmansyah
JCAE (Journal of Chemistry And Education) Vol 8 No 3 (2025): JCAE APRIL 2025
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jcae.v8i3.2664

Abstract

Abstrak. Perkembangan industri di dunia kerja telah mendorong peningkatan pentingnya keterampilan pemecahan masalah bagi setiap individu dalam sumber daya manusia. Hal ini mengubah paradigma masyarakat terhadap pendidikan di lingkungan sekolah, yang harus mampu menghasilkan peserta didik yang memenuhi kriteria keterampilan tersebut. Oleh karena itu, penelitian literatur ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh penerapan metode inquiry dalam proses pembelajaran terhadap kemampuan softskill berpikir kritis siswa. Penelitian literatur ini bertujuan untuk menilai dampak inquiry learning pada kemampuan berpikir kritis siswa dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR). Hasil analisis literatur menunjukkan adanya pengaruh positif pada kemampuan berpikir kritis siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) setelah menerapkan metode pembelajaran inquiry. Selain itu, terdapat peningkatan hasil belajar siswa dan respon positif dari siswa terhadap pembelajaran berbasis inquiry. Dari analisis literatur ini, disimpulkan bahwa implementasi metode inquiry efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada proses pembelajaran di Sekolah Menengah Atas.
Pengaruh Nilai Sosial dan Motivasi Moral terhadap Perilaku Produsen Berbasis Altruisme Utami, Novariani Indri; Mintasih, Mintasih; Leny, Leny
Comit: Communication, Information and Technology Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Comit: Communication and Information Journal
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/comit.v3i2.9006

Abstract

This study aims to examine the influence of social values and moral motivation on producer behavior based on altruism. In the conventional microeconomic framework, producers are often assumed to be rational agents who are solely profit-oriented. However, in practice, especially in the cooperative, MSME, and social entrepreneurship sectors, producer behavior shows the influence of social values and moral considerations. Social values are understood as collective norms that encourage prosocial actions, while moral motivation is an individual's internal drive to act fairly and ethically. Through a literature review and case studies in Indonesia, this paper shows that both factors contribute to the formation of production behavior that not only pursues economic efficiency, but also pays attention to social impacts and sustainability. These findings are important for broadening perspectives in economic studies and encouraging an approach to economic education that integrates ethical and social aspects.