Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Evaluasi Pemeriksaan Computed Tomography Scanning Sinus Paranasal tanpa Kontras dengan Diagnosa Sinusitis Ardiana, Ardiana; Julia Rahmat, Lili; Damayanti, Oktarina; Suwandi, Suwandi
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i9.7023

Abstract

Selain pemeriksaan Water’s dan Cadwell, untuk membantu mendiagnosis sinusitis dapat juga dilakukan Pemeriksaan CT Scan Sinus Paranasal. Menurut Seeram (2016) untuk menghasilkan resolusi yang baik pada pemeriksaan CT Scan Sinus Paranasal dilakukan dengan parameter slice thickness 0,6 hingga 1,25 mm. Di RSUD Koja, pemeriksaan CT Scan Sinus Paranasal dilakukan dengan menggunakan slice thickness 3 mm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penatalaksanaan pemeriksaan CT Scan Sinus Paranasal dan informasi citra dengan penggunaan slice thickness 3 mm pada diagnosa sinusitis di Instalasi Radiologi RSUD Koja.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. S umber data yang diambil yaitu data primer dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa prosedur pemeriksaan CT Scan Sinus Paranasal dengan indikasi sinusitis dilakukan dengan pasien supine head frist, dengan parameter 130 kV, 30 mAs, slice thickness 1 mm, kemudian dilakukan rekontruksi citra potongan axial dan coronal dengan slice thickness 3 mm pada kondisi windowing bone. Penggunaan parameter slice thickness 3 mm dinilai dapat memberikan hasil gambaran yang lebih halus dengan noise yang sedikit namun detail berkurang. Kelebihan CT Scan Sinus Paranasal dibandingkan dengan pemeriksaan radiologi konvensional pada diagnosa sinusitis yaitu dapat melihat Ostiomeatal Unit dengan jelas.
Pendampingan Literasi Numerasi untuk Meningkatkan Minat Belajar Matematika Siswa di MTs Alkhairaat Kalumpang, Kota Ternate Ishak, Hasriani; Waliyanti, Ida Kurnia; Ardiana, Ardiana; Nani, Karman La; Saidi, Soleman; Suratno, Joko
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i4.2706

Abstract

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang sering dianggap sulit oleh siswa, sehingga berdampak pada rendahnya minat belajar. Salah satu upaya untuk mengatasi hal ini adalah melalui penguatan literasi numerasi yang tidak hanya berfokus pada kemampuan berhitung, tetapi juga pada pemahaman konsep dan penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di MTs Alkhairaat Kalumpang, Kota Ternate, dengan tujuan untuk meningkatkan minat serta motivasi siswa dalam mempelajari matematika melalui pendekatan literasi numerasi. Peserta berjumlah 35 siswa kelas VII dan VIII sebagai peserta utama, didampingi oleh 5 guru matematika serta 4 mahasiswa pendamping. Proses pendampingan dilakukan melalui workshop interaktif, latihan soal berbasis konteks lokal, dan permainan edukatif numerasi. Untuk menilai efektivitas kegiatan, tim menggunakan instrumen berupa lembar observasi, angket motivasi belajar, serta tes diagnostik pra dan pasca pendampingan, dengan teknik evaluasi kuantitatif (analisis skor pre-post test) dan kualitatif (wawancara singkat serta refleksi guru dan siswa). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran serta tumbuhnya kesadaran bahwa matematika memiliki manfaat langsung dalam kehidupan.
Risk Factors Influencing the Occurrence of Urinary Tract Infections in Inpatients Ardiana, Ardiana; Warli, Syah Mirsya; Ritarwan, Kiking; Kusumawati, R. Lia; Harahap, Juliandi
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i6.4016

Abstract

A urinary tract infection is an infection of the urinary tract both upper and or lower, where the number of bacteria is greater than 10⁵ bacterial colonies per unit per ml in a urine specimen. Several studies have shown that there are risk factors that can cause urinary tract infections such as age, gender, long lying down, and other predisposing factors. Objective: To identify the factors that influence the occurrence of urinary tract infections in H. Adam Malik Hospital Medan. Method: This study was designed cross-sectional approach. 59 patients were applied in this study using consecutive sampling. Data were collected using a questionnaire and analyzed using chi-square and Fisher. Results: the results showed that there was no relationship (p>0.05) among age (p=0.869; OR=0.9), gender (p=0.812; OR=1.1), predisposing factors with diabetes mellitus (p=0.146), human immunodeficiency virus (p=0,286), kidney disease (p=0,386), autoimmune (p=0,641) and there were significant relationship (p< 0.05) among prolonged lying down (p=0.04; OR=3,1) were the most significant factor related to urinary tract infection without urinary catheter. Conclusions: the results showed that there was no relationship among age, gender, or predisposing factors such as diabetes mellitus, human immunodeficiency virus, kidney disease, or autoimmune disease with the incidence of urinary tract infection. Long lying down is a relationship with urinary tract infection.
Kelayakan Lead Apron sebagai Pelindung Paparan Radiasi Hambur Asriningrum, Surdiyah; Ardiana, Ardiana; Muljana, Hayat; Musrifah, Musrifah; Ariyanto, Firlianti Dewi
Jurnal Imejing Diagnostik (JImeD) Vol. 9 No. 1: JANUARY 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimed.v9i1.8877

Abstract

Background: Lead apron constitutes one of the radiation protection devices available in the Radiology Department which is normally used in diagnostic and intervention radiology examinations to reduce the scattered radiation originating from the patient. The purpose of this study is to determine the physical condition, care, and maintenance of the lead apron. Methods: This research was quantitative research with survey methods at the Radiology Department of Al Islam Hospital Bandung and Al Islam Polytechnic Laboratory, Bandung. Results: The results suggested that the lead apron test at the Radiology Department of Al Islam Hospital Bandung contained 1 apron that had a leak with the covering area of 6458.67 mm2 and had to be rejected. The lead apron test at Al Islam Polytechnic Laboratory in Bandung contained 1 apron that had a leak with the covering area of 8750 mm2 and it had to be rejected. Conclusions: The lead apron at the Radiology Department of Al Islam Hospital Bandung and Al Islam Polytechnic Laboratory had one leak apron with the covering area of more than 670 mm 2 and had to be rejected. It is necessary to pay attention to the placement of the lead apron so that the lead apron is in good condition and can be used according to its function. 
Pembelajaran Inklusif Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus: Sebuah Tinjauan Literatur Ishak, Hasriani; Suratno, Joko; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i2.7946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan literatur terhadap pembelajaran inklusif bagi siswa yang berkebutuhan khusus. Dengan fokus pada berbagai metode, pendekatan, dan strategi yang telah digunakan dalam konteks pendidikan inklusif, penelitian ini menyelidiki literatur terkait untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang mendukung pembelajaran yang efektif bagi siswa berkebutuhan khusus. Melalui analisis terhadap sejumlah studi dan artikel ilmiah, penelitian ini memberikan wawasan yang mendalam tentang tantangan, peluang, dan implikasi praktis dalam mengimplementasikan pembelajaran inklusif.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Ternate pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Ruhama, Mustafa A.H.; Bani, Asmar; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i3.9346

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Ternate pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kombinasi (mixed method). Subjek dalam penelitian ini berjumlah 12 siswa berdasarkan tingkat kemampuan  pemecahan masalah siswa, yaitu kategori tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa berkategori tinggi pada indikator memahami masalah, menuliskan apa yang diketahui dan  apa yang ditanyakan dengan benar, menuliskan apa yang diketahui dengan benar tidak menuliskan apa yang ditanyakan, serta tidak menuliskan apa yang diketahui dan menuliskan apa yang ditanyakan dengan benar. Pada  indikator menyusun rencana pemecahan masalah,  menyusun model matematika dengan benar dan menyusun model matematika tetapi hanya sebagian benar. Pada indikator melaksanakan rencana, menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian dengan cara/metode eliminasi dan subtitusi dengan benar dan menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian dengan cara cara/metode eliminasi, subtitusi dan gabungan eliminasi dan subtitusi tetapi hanya sebagian benar. Pada indikator memeriksa kembali hasil, melakukan pemeriksaan kembali jawaban (benar) dan tidak melakukan pemeriksaan kembali. Siswa berkategori sedang pada indikator memahami masalah, menuliskan apa yang diketahui dan  apa yang ditanyakan dengan benar dan menuliskan apa yang diketahui dengan benar namun tidak menuliskan apa yang ditanyakan. Pada  indikator menyusun rencana pemecahan masalah,  menyusun model matematika tetapi hanya sebagian benar dan tidak menyusun model matematika. Pada indikator melaksanakan rencana, menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian menggunakan cara cara/metode eliminasi, subtitusi dan gabungan eliminasi dan subtitusi dengan benar dan menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian tetapi salah. Pada indikator memeriksa kembali hasil, tidak melakukan pemeriksaan kembali. Siswa berkategori rendah pada indikator memahami masalah, menuliskan apa yang diketahui dan  apa yang ditanyakan dengan benar dan tidak menjawab atau hanya menuliskan kalimat apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan. Pada  indikator menyusun rencana pemecahan masalah,  tidak menyusun model matematika. Pada indikator melaksanakan rencana, menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian menggunakan cara cara/metode eliminasi, subtitusi dan gabungan eliminasi dan subtitusi dengan benar dan tidak menjwab. Pada indikator memeriksa kembali hasil, tidak melakukan pemeriksaan kembali.
Desain Flipped Classroom Berbasis Teknologi Sebagai Suatu Alternatif dalam Pembelajaran Secara Online Ishak, Hasriani; Suratno, Joko; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i1.7278

Abstract

Artikel ini merupakan study literatur  untuk meneliti tentang masalah pembelajaran matematika   secara online . Hal ini merupakan suatu langkah yang diambil guna mencari suatu alternatif model pembelajaran Matematika secara online  yang meyenangkan bagi siswa . Dalam hal ini dibutuhkan suatu sistem pembelajaran yang menyenangkan dan tidak membutuhkan waktu tatap muka yang lama. Beberapa pemanfaatan teknologi yang dianggap penting dalam pembelajaran online, terutama dalam bidang matematika adalah diantaranya sistem pembelajaran dengan menggunakan video visual dalam penyampaian materi pada proses pembelajaran dan penggunaan aplikasi matematika. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif  dengan bentuk studi literatur. Dari beberapa artikel penelitian sebelumnya diperoleh kesimpulan bahwa  penyampaian materi dengan metode Flipped classroom menggunakan video  atau  menggunakan aplikasi dalam pembelajaran matematika, dapat membantu  siswa dalam memahami  materi matematika secara online.
Penggunaan Software Matematika Dinamis GeoGebra dalam Pembelajaran Matematika Suratno, Joko; Abdullah, In Hi; Angkotasan, Nurma; Bani, Asmar; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i2.7943

Abstract

Tujuan tulisan artikel ini adalah mendiskripsikan salah satu perangkat lunak matematika dinamis, yaitu GeoGebra. Tulisan ini diawali dengan pembahasan tentang GeoGebra dan sejarah pengembangannya. Setelah itu, membahas GeoGebra dan perangkat lunak sejenisnya. Dilanjutkan dengan pembahasan tentang alasan penggunaan GeoGebra. Bagian akhir pembahasan tentang pembelajaran matematika dengan GeoGebra.
Keefektifan Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Ditinjau dari Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa SMP Bulawa, Djarifa; Angkotasan, Nurma; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 3, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v3i3.6590

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan  adalah Penelitian eksperimen. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui: (1). Motivasi belajar siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. (2). Hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model  pembelajaran kooperatif tipe STAD .(3). Pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif ditinjau dari motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini dengan rancangan two groups pretest-posttest design. Instrument yang digunakan berupa soal tes dan angket siswa. Sampel yang diambil adalah siswa  kelas VII-1 berjumlah 24 siswa dan VII-2 berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh dengan cara melihat skor yang diperoleh dari masing-masing kelas. Analisis data menggunakan Analisis deskriptif Pedoman Acuan Patokan (PAP) skala 5 dan analisis inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa, motivasi belajar siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terdapat 11 siswa yang berkriteria tinggi dan 13 siswa berkriteria sedang. Hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terdapat 7 siswa yang berkualifikasi memuaskan, 9 siswa berkualifikasi baik, dan 8 siswa berkualifikasi cukup. Sedangkan hasil analisis inferensial menunjukan bahwa uji normalitas motivasi belajar siswa berdistribusi normal dan hasil belajar siswa tidak berdistribusi normal. Pengujian hipotesis motivasi belajar siswa mengunakan uji independent sampel t test sedangkan hasil belajar siswa mengunakan uji non parametrik yaitu uji tanda. Hasil independent sampel t test, diperoleh thitung = 3,70 pada taraf signifikan 0,05 dan dk 23. ttabel = 3,01 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak artinya pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif ditinjau dari motivasi belajar siswa. Hasil uji tanda diperoleh Zh = 22,04 dan Zt = 3,84, sehingga Ho ditolak dan H1 diterima, artinya Pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif pada hasil belajar siswa. Dengan demikian model pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif ditinjau dari motivasi dan hasil belajar siswa.
Peningkatan Mutu Pendidikan di Kelurahan Rua melalui Sosialisasi Pendidikan dan Penggunaan E-Modul Ishak, Hasriani; Waliyanti, Ida Kurnia; Ardiana, Ardiana; Sapsuha, Yusri
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v4i2.627

Abstract

Pendidikan merupakan fondasi utama bagi kemajuan masyarakat, namun Kelurahan Rua menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan mutu pendidikan, termasuk keterbatasan fasilitas, kualitas pengajaran, dan aksesibilitas materi ajar. E-modul, yang merupakan modul pembelajaran berbasis elektronik, menawarkan berbagai keunggulan, seperti aksesibilitas yang fleksibel, integrasi berbagai media pembelajaran, dan kemampuan untuk personalisasi. Melalui penerapan e-modul, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menyediakan materi yang lebih menarik dan interaktif. Implementasi e-modul memerlukan pelatihan guru, infrastruktur teknologi yang memadai, pengembangan konten yang sesuai, dan evaluasi berkelanjutan. Kegiaatan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dilakukan dengan tujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan e-modul sebagai solusi inovatif untuk mengatasi permasalahan pendidikan di Kelurahan Rua Kota Ternate. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa penggunaan e-modul di Kelurahan Rua memiliki potensi besar untuk meningkatkan mutu pendidikan, dapat membantu mengatasi berbagai tantangan pendidikan yang dihadapi. Dapat meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di Kelurahan Rua melalui penggunaan e-modul. Serta meningkatkan keterampilan digital di kalangan siswa dan pendidik.