Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Ternate pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Ruhama, Mustafa A.H.; Bani, Asmar; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i3.9346

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Ternate pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kombinasi (mixed method). Subjek dalam penelitian ini berjumlah 12 siswa berdasarkan tingkat kemampuan  pemecahan masalah siswa, yaitu kategori tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa berkategori tinggi pada indikator memahami masalah, menuliskan apa yang diketahui dan  apa yang ditanyakan dengan benar, menuliskan apa yang diketahui dengan benar tidak menuliskan apa yang ditanyakan, serta tidak menuliskan apa yang diketahui dan menuliskan apa yang ditanyakan dengan benar. Pada  indikator menyusun rencana pemecahan masalah,  menyusun model matematika dengan benar dan menyusun model matematika tetapi hanya sebagian benar. Pada indikator melaksanakan rencana, menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian dengan cara/metode eliminasi dan subtitusi dengan benar dan menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian dengan cara cara/metode eliminasi, subtitusi dan gabungan eliminasi dan subtitusi tetapi hanya sebagian benar. Pada indikator memeriksa kembali hasil, melakukan pemeriksaan kembali jawaban (benar) dan tidak melakukan pemeriksaan kembali. Siswa berkategori sedang pada indikator memahami masalah, menuliskan apa yang diketahui dan  apa yang ditanyakan dengan benar dan menuliskan apa yang diketahui dengan benar namun tidak menuliskan apa yang ditanyakan. Pada  indikator menyusun rencana pemecahan masalah,  menyusun model matematika tetapi hanya sebagian benar dan tidak menyusun model matematika. Pada indikator melaksanakan rencana, menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian menggunakan cara cara/metode eliminasi, subtitusi dan gabungan eliminasi dan subtitusi dengan benar dan menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian tetapi salah. Pada indikator memeriksa kembali hasil, tidak melakukan pemeriksaan kembali. Siswa berkategori rendah pada indikator memahami masalah, menuliskan apa yang diketahui dan  apa yang ditanyakan dengan benar dan tidak menjawab atau hanya menuliskan kalimat apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan. Pada  indikator menyusun rencana pemecahan masalah,  tidak menyusun model matematika. Pada indikator melaksanakan rencana, menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian menggunakan cara cara/metode eliminasi, subtitusi dan gabungan eliminasi dan subtitusi dengan benar dan tidak menjwab. Pada indikator memeriksa kembali hasil, tidak melakukan pemeriksaan kembali.
Desain Flipped Classroom Berbasis Teknologi Sebagai Suatu Alternatif dalam Pembelajaran Secara Online Ishak, Hasriani; Suratno, Joko; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i1.7278

Abstract

Artikel ini merupakan study literatur  untuk meneliti tentang masalah pembelajaran matematika   secara online . Hal ini merupakan suatu langkah yang diambil guna mencari suatu alternatif model pembelajaran Matematika secara online  yang meyenangkan bagi siswa . Dalam hal ini dibutuhkan suatu sistem pembelajaran yang menyenangkan dan tidak membutuhkan waktu tatap muka yang lama. Beberapa pemanfaatan teknologi yang dianggap penting dalam pembelajaran online, terutama dalam bidang matematika adalah diantaranya sistem pembelajaran dengan menggunakan video visual dalam penyampaian materi pada proses pembelajaran dan penggunaan aplikasi matematika. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif  dengan bentuk studi literatur. Dari beberapa artikel penelitian sebelumnya diperoleh kesimpulan bahwa  penyampaian materi dengan metode Flipped classroom menggunakan video  atau  menggunakan aplikasi dalam pembelajaran matematika, dapat membantu  siswa dalam memahami  materi matematika secara online.
Penggunaan Software Matematika Dinamis GeoGebra dalam Pembelajaran Matematika Suratno, Joko; Abdullah, In Hi; Angkotasan, Nurma; Bani, Asmar; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i2.7943

Abstract

Tujuan tulisan artikel ini adalah mendiskripsikan salah satu perangkat lunak matematika dinamis, yaitu GeoGebra. Tulisan ini diawali dengan pembahasan tentang GeoGebra dan sejarah pengembangannya. Setelah itu, membahas GeoGebra dan perangkat lunak sejenisnya. Dilanjutkan dengan pembahasan tentang alasan penggunaan GeoGebra. Bagian akhir pembahasan tentang pembelajaran matematika dengan GeoGebra.
Keefektifan Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Ditinjau dari Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa SMP Bulawa, Djarifa; Angkotasan, Nurma; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 3, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v3i3.6590

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan  adalah Penelitian eksperimen. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui: (1). Motivasi belajar siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. (2). Hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model  pembelajaran kooperatif tipe STAD .(3). Pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif ditinjau dari motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini dengan rancangan two groups pretest-posttest design. Instrument yang digunakan berupa soal tes dan angket siswa. Sampel yang diambil adalah siswa  kelas VII-1 berjumlah 24 siswa dan VII-2 berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh dengan cara melihat skor yang diperoleh dari masing-masing kelas. Analisis data menggunakan Analisis deskriptif Pedoman Acuan Patokan (PAP) skala 5 dan analisis inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa, motivasi belajar siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terdapat 11 siswa yang berkriteria tinggi dan 13 siswa berkriteria sedang. Hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terdapat 7 siswa yang berkualifikasi memuaskan, 9 siswa berkualifikasi baik, dan 8 siswa berkualifikasi cukup. Sedangkan hasil analisis inferensial menunjukan bahwa uji normalitas motivasi belajar siswa berdistribusi normal dan hasil belajar siswa tidak berdistribusi normal. Pengujian hipotesis motivasi belajar siswa mengunakan uji independent sampel t test sedangkan hasil belajar siswa mengunakan uji non parametrik yaitu uji tanda. Hasil independent sampel t test, diperoleh thitung = 3,70 pada taraf signifikan 0,05 dan dk 23. ttabel = 3,01 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak artinya pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif ditinjau dari motivasi belajar siswa. Hasil uji tanda diperoleh Zh = 22,04 dan Zt = 3,84, sehingga Ho ditolak dan H1 diterima, artinya Pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif pada hasil belajar siswa. Dengan demikian model pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif ditinjau dari motivasi dan hasil belajar siswa.
Peningkatan Mutu Pendidikan di Kelurahan Rua melalui Sosialisasi Pendidikan dan Penggunaan E-Modul Ishak, Hasriani; Waliyanti, Ida Kurnia; Ardiana, Ardiana; Sapsuha, Yusri
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v4i2.627

Abstract

Pendidikan merupakan fondasi utama bagi kemajuan masyarakat, namun Kelurahan Rua menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan mutu pendidikan, termasuk keterbatasan fasilitas, kualitas pengajaran, dan aksesibilitas materi ajar. E-modul, yang merupakan modul pembelajaran berbasis elektronik, menawarkan berbagai keunggulan, seperti aksesibilitas yang fleksibel, integrasi berbagai media pembelajaran, dan kemampuan untuk personalisasi. Melalui penerapan e-modul, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menyediakan materi yang lebih menarik dan interaktif. Implementasi e-modul memerlukan pelatihan guru, infrastruktur teknologi yang memadai, pengembangan konten yang sesuai, dan evaluasi berkelanjutan. Kegiaatan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dilakukan dengan tujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan e-modul sebagai solusi inovatif untuk mengatasi permasalahan pendidikan di Kelurahan Rua Kota Ternate. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa penggunaan e-modul di Kelurahan Rua memiliki potensi besar untuk meningkatkan mutu pendidikan, dapat membantu mengatasi berbagai tantangan pendidikan yang dihadapi. Dapat meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di Kelurahan Rua melalui penggunaan e-modul. Serta meningkatkan keterampilan digital di kalangan siswa dan pendidik.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Bahan Ajar Digital dengan Pendekatan Multiple Representations berbantuan Artificial Intelligence (AI) bagi Guru SMA Negeri 4 Takalar Ardiana, Ardiana; Nurazmi, Nurazmi; Nurfadilah, Nurfadilah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20858

Abstract

Background: The availability and quality of learning materials directly impact the effectiveness of teaching. At SMA Negeri 4 Takalar, the majority of teachers (90%) rely on printed textbooks, which are limited in number, thus hindering students' access to learning resources. This community service program aims to enhance teachers' ability to design digital learning materials rich in multiple representations (text, images, audio, video, interactive quizzes) with the support of AI-based applications. Methods: The method employed involves in-house training and direct mentoring on the use of AI in creating digital learning materials, utilizing applications such as Prezi, ChatGPT, Canva, Invideo, and Book Creator. Results: The results showed a significant improvement in teachers' understanding of the multiple representations approach, which enriches learning materials with various multimodal elements. Additionally, teachers gained skills in creating AI-assisted digital learning materials, enabling them to independently produce interactive content. More than 80% of teachers have applied more diverse representations in their teaching modules, including text, images, audio, and videos. Conclusions: This program successfully improved teachers' ability to create digital learning materials for use in their respective classrooms.
The Students' Perceptions on Quillbot Platform Usage As A Digital Learning Assistant in English Writing Class Muliana, Muliana; Ardiana, Ardiana; Haq, Muhammad Zia Ul Haq Zia Ul
Linguistics and ELT Journal Vol 13, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/leltj.v13i2.36454

Abstract

This study aimed to examine students’ perceptions of using QuillBot as a digital learning assistant in an English writing class at Bosowa University. The research employed a descriptive qualitative method and involved six third-semester students who were selected through purposive sampling. Data were collected through semi-structured interviews and were analyzed using thematic analysis. The findings revealed that students held positive perceptions of QuillBot, as its features helped improve writing quality, enrich vocabulary, correct grammatical errors, and save time in completing assignments. However, several challenges were also identified, including changes in meaning after paraphrasing, confusion caused by multiple mode options, limited access in the free version, and the potential decline in writing independence. Overall, QuillBot was considered beneficial as a supporting tool, but its use needed to be balanced with independent writing practice to ensure the continued development of students’ language skills.
Podcast Experiences: EFL Students' Challenges and Strategies in Listening to English Selviani , Tri; Ardiana, Ardiana
JET ADI BUANA Vol 10 No 02 (2025): Volume 10 Number 02 October 2025
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/jet.v10.n02.2025.10479

Abstract

Listening is a fundamental skill in language acquisition; however, many EFL learners still face real challenges in understanding spoken English. Podcasts offer an innovative and accessible medium for self-directed learning, making them a potential solution for improving listening skills. This study examines the challenges and strategies students use to improve their English listening skills through podcasts. A qualitative descriptive design was used, involving 10 English Education students who engaged with podcasts as part of their learning. Data were collected through semi-structured interviews, conducted both on campus and via phone, and analyzed qualitatively by transcribing and organizing the data to identify students' challenges and strategies. The findings reveal that students face various obstacles such as speech speed, diverse accents, unfamiliar vocabulary, and idiomatic expressions, which can hinder comprehension. To overcome these challenges, students adopt strategies such as using subtitles, adjusting playback speed, re-listening to difficult segments, and taking detailed notes on new words and phrases. These approaches helped students increase their vocabulary, strengthen listening comprehension, and engage more deeply with the content. The findings highlight the effectiveness of combining tailored strategies with podcasts, emphasizing their potential as a valuable tool for language development. This study offers useful insights for educators and learners alike, underscoring the importance of flexible learning methods to address various difficulties in English listening comprehension.