Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Prosedur SNBP 2026 untuk Kelas 12 SMA Negeri 1 Seunuddon dan SMA Negeri 2 Senuddon, Aceh Utara Reza Pahlevi Ginting; Trisfayani Trisfayani; Iba Harliyana; Ririn Rahayu; Ikhwan Zuhdi; Resa Permata Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i4.4481

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa kelas 12 SMA Negeri 1 Seunuddon dan SMA Negeri 2 Seunuddon, Aceh Utara, mengenai prosedur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 serta memperluas akses informasi pendidikan tinggi. Kegiatan dilaksanakan melalui metode sosialisasi edukatif dan partisipatif yang mencakup pengenalan perguruan tinggi, penjelasan sistem SNBP 2026, diskusi interaktif, dan penjaringan awal minat siswa terhadap program studi di Universitas Malikussaleh. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai syarat siswa eligible, penggunaan akun SNPMB, pengisian data, pemilihan program studi, finalisasi pendaftaran, dan pentingnya validasi data akademik. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan tindak lanjut berupa adanya siswa yang mendaftar ke Universitas Malikussaleh melalui jalur SNBP 2026. Dengan demikian, sosialisasi ini memberikan manfaat dalam meningkatkan literasi siswa terhadap prosedur SNBP, memperkuat motivasi melanjutkan pendidikan tinggi, serta membangun hubungan edukatif antara perguruan tinggi dan sekolah mitra.
Affixation Errors and Contextual Meaning Alignment in Undergraduate Theses Syahriandi Syahriandi; Radhiah; Reza Pahlevi Ginting; Masithah Mahsa
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 02 (2026)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v7i02.14958

Abstract

This study examines affixation errors in student theses, emphasizing not only the accuracy of the affix form but also the suitability of grammatical meaning with contextual meaning. This study uses a qualitative descriptive design with data sources in the form of ten theses of students of the Indonesian Language Education Study Program, Malikussaleh University. Data were collected through reading and note-taking techniques and classified into three categories: affixation rule errors, grammatical function and meaning inaccuracies, and root word determination inaccuracies. The results of the study found 19 error data, consisting of eight affixation rule errors, nine function and meaning errors, and two root word determination errors. The most dominant error was the mismatch of the affixed form with the contextual meaning of the sentence, especially in the use of -kan, -an, and the formation of verbs and nouns. The novelty of this study lies in the integrated analysis of morphophonemic rules, root word standardization, and contextual semantics. This study contributes to the development of a diagnostic framework for affixation errors and the strengthening of Indonesian academic writing learning. Penelitian ini mengkaji kesalahan afiksasi dalam skripsi mahasiswa dengan menitikberatkan tidak hanya pada ketepatan bentuk afiks, tetapi juga pada kesesuaian makna gramatikal dengan makna kontekstual. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa sepuluh skripsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Malikussaleh. Data dikumpulkan melalui teknik baca-catat dan diklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yaitu kesalahan kaidah afiksasi, ketidaktepatan fungsi dan makna gramatikal, serta ketidaktepatan penentuan kata dasar. Hasil penelitian menemukan 19 data kesalahan, terdiri atas delapan kesalahan kaidah afiksasi, sembilan kesalahan fungsi dan makna, serta dua kesalahan penentuan kata dasar. Kesalahan paling dominan terdapat pada ketidaksesuaian bentuk berafiks dengan makna kontekstual kalimat, khususnya pada penggunaan -kan, -an, serta pembentukan verba dan nomina. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis terpadu antara kaidah morfofonemik, standardisasi kata dasar, dan semantik kontekstual. Penelitian ini berkontribusi dalam penyusunan kerangka diagnostik kesalahan afiksasi serta penguatan pembelajaran penulisan akademik bahasa Indonesia.
Idiomatikal pada Stand Up Comedy Kiky Saputri dan Ate roasting Amin Lestari, Intan; Rani Ardesi Pratiwi; Reza Pahlevi Ginting
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v6i1.727

Abstract

The purpose of this research is (1) to describe the types of idiomatic expressions found in Kiky Saputri's stand-up comedy roasting Amin, and (2) to describe the idiomatic functions found in Kiky Saputri's stand-up comedy roasting Amin. The data in this research consists of idiomatic expressions found in Kiky Saputri's and Ate's roasting of Amin. The data source in this research is a video on YouTube titled "Kiky Saputri and Ate roasting Amin." The method used in this research is a qualitative method with data collection techniques, (1) listening to and paying attention to the idiomatic expressions found in the roasting video of Amin, (2) noting the idiomatic expressions that have been identified and correspond with the data in the video, (3) transcribing the video to facilitate the data collection process and to prevent missing idiomatic data in the research. Based on the research results that have been conducted, there are 40 data points divided into 9 full idiom types and 33 partial idiom types. In addition, there are also idiom functions. The function as advice appears in 9 data, the function as sarcasm in 23 data, the function as praise in 4 data, and the function as emphasis in 5 data.
A Efek Kultivasi Konten Dakwah Felix Siauw Di Youtube Terhadap Generasi Muda Muslim Abdul Azis; Reza Pahlevi Ginting
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang Vol 17 No 01 (2026): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Publisher : FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jikt.v17i01.444

Abstract

The proliferation of social media, particularly YouTube, has reshaped the landscape of Islamic dakwah (preaching), notably among the young Muslim generation immersed in the digital ecosystem. Felix Siauw has emerged as a prominent preacher with considerable influence in this online sphere, distinguished by his argumentative, logical, and contextually relevant communication style. This study aims to examine the cultivation effects of Felix Siauw’s dakwah content on YouTube on the formation of religious perceptions and identity among young Muslims. Employing a descriptive qualitative approach anchored in George Gerbner’s cultivation theory, data were collected through in-depth interviews with five informants aged 18-30 years, observation of Felix Siauw’s YouTube content, and the gathering of digital documentation. Data analysis followed the Miles and Huberman model, reinforced by source and method triangulation to ensure the accuracy and reliability of the findings. The results reveal that repeated exposure to Felix Siauw’s dakwah materials cultivates ideological awareness and critical perspectives on social issues, while simultaneously strengthening the Islamic identity of young Muslims. This cultivation process facilitates a transformation in the understanding of religion, shifting it from mere ritual observance toward the conceptualization of Islam as a comprehensive value system and way of life. These findings affirm the applicability of cultivation theory within the realm of digital dakwah and underscore the imperative of media literacy for the younger generation.
PENGUNGKAPAN EKSPRESI PENGARANG MELALUI PENDEKATAN EKSPRESIF PADA NOVEL RANTAU 1 MUARA KARYA AHMAD FUADI Riezka Maghfirah; Salsabila; Reza Pahlevi Ginting
Kande : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Kande: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jk.v6i2.26037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan mendeskripsikan bagaimana pengalaman pribadi, emosi, dan pandangan dunia Ahmad Fuadi terekspresi dan memengaruhi pembentukan karakter, tema, latar, dan gaya bahasa penceritaan dalam novel. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan ekspresif. Objek yang dianalisis adalah novel Rantau 1 Muara karya Ahmad Fuadi. Data yang dianalisis mencakup kutipan teks dalam novel Rantau 1 Muara yang menggambarkan pengalaman, pemikiran, dan perasaan pengarang serta biografi dan literatur terkait diri pengarang. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu teknik simak yang diikuti dengan teknik lanjutan berupa teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis pendekatan ekspresif pada novel Rantau 1 Muara karya Ahmad Fuadi, penelitian ini berhasil mengidentifikasi dan mengategorikan berbagai aspek ekspresif pengarang yang terefleksi dalam karya fiksinya, yaitu karakter tokoh, tema dan pesan, latar dan konteks sosiohistoris, dan gaya bahasa. Kata Kunci: Pendekatan Ekspresif, Sastra Indonesia, Novel Rantau 1 Muara, Analisis Isi, Ekspresi Pengarang
Historiografi Dalam Toponimi Pada Desa di Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah Trisfayani Trisfayani; Masithah Mahsa; Reza Pahlevi Ginting; Kasmawi Kasmawi; Misbahul Munir
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v4i11.2163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan toponimi di desa Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan metode rekam catat dan wawancara. Data penelitian berupa cerita asal mula penamaan desa di Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah. Sedangkan, sumber data dalam penelitian ini yaitu dokumentasi dan wawancara dengan tokoh masyarakat yang berada di 26 desa Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 26 toponimi dari 26 nama desa yang digunakan sebagai data penelitian. Toponimi tersebut dikategorikan berdasarkan jenisnya. Rinciannya adalah sebagai berikut: (1) Toponimi yang terkait dengan vegetasi berjumlah 3 data, hasil penelitian berhubungan dengan nama tumbuhan yaitu pohon kina, pohon kemuning, dan kayu kanis; (2) toponimi yang berhubungan dengan sejarah berjumlah 11 data, biasanya berhubungan dengan sejarah yang terjadi sebelumnya sehingga terbentuklah nama sebuah desa; (3) toponimi yang berasal dari pemberian nama berjumlah 4 data, biasanya berhubungan dengan pemberian nama desa oleh para tokoh dan pemerintah dan;  (4) toponimi yang berkaitan dengan wilayah berjumlah 8 data, yang penamaanya berkaitan dengan posisi desa tersebut dalam wilayah tertentu.
An Analysis Of Linguistic Errors In Scientific Articles Of Indonesian Language Education Students Reza Pahlevi Ginting
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v4i12.2166

Abstract

This study examines linguistic errors in scientific articles written by students from the Indonesian Language Education Study Program at Universitas Malikussaleh. The primary objective is to identify, categorize, and analyze common mistakes that compromise the clarity, coherence, and quality of student writing. Employing a descriptive qualitative approach, the research focuses on errors in morphology, syntax, spelling, and punctuation. The data comprises four student-authored scientific articles published in Jurnal Kande, selected through purposive sampling based on criteria such as academic supervision and thematic relevance to Indonesian language education. The analysis reveals recurring issues, including grammatical inaccuracies, improper sentence structures, misused terminology, and spelling and punctuation errors, which diminish the clarity of arguments and affect the credibility of students' scientific communication. By identifying error patterns through content analysis, the study provides insights into their causes and effects, contributing to the existing knowledge of linguistic error analysis. The findings offer practical recommendations for enhancing students' scientific writing skills, which are essential for academic success and future professional growth. In conclusion, this study emphasizes the need for targeted linguistic training and mentorship to improve the quality of scientific writing and highlights the importance of continuous support systems in academic settings to address persistent language errors. It advocates for the implementation of specialized educational strategies to enhance students' writing clarity, accuracy, and professionalism.
Aspek Romantisme Dalam Film Merindu Cahaya De Amstel Zulfa Hasni; Rasyimah Rasyimah; Reza Pahlevi Ginting
Kande : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): Kande: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jk.v6i1.21786

Abstract

This study is entitled "Representation of Romanticism in the Film Merindu Cahaya De Amstel". The formulation of the research problem is how the representation of the aspect of romance is depicted in the film Merindu Cahaya De Amstel. The purpose of this study is to describe the representation of the aspect of romance in the film Merindu Cahaya De Amstel. The research approach used is a qualitative approach. Data collection techniques use listening techniques and note-taking techniques. The data source for this study is the film Merindu Cahaya De Amstel. The data in this study are in the form of dialogues and scenes that contain representations of aspects of romance in the film Merindu Cahaya De Amstel. The results of the study found that the representation of the romantic aspect of love is more dominant as a form of representation of romance in this film. The researcher found 14 data on representation of romance based on the aspect of love and 13 data on representation of romance based on the aspect of expression.
PENGGAMBARAN BUDAYA DALAM NOVEL MELANGKAH KARYA SANTANI KHAIREN DARI JOMBANG Riezka Maghfirah; Reza Pahlevi Ginting; Fanny Silvia Nasution; Rasyimah Rasyimah
Kande : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): Kande: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jk.v6i1.21796

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi nilai-nilai budaya yang tertanam dalam novel *Melangkah* karya Jombang Santani Khairen, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan teori nilai budaya dari Djamaris. Novel ini menggambarkan berbagai aspek kehidupan masyarakat Sumba, yang meliputi hubungan antara manusia dengan Tuhan, alam, masyarakat, orang lain, dan diri sendiri. Analisis ini menekankan pada nilai-nilai budaya seperti spiritualitas, pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan, solidaritas sosial, kesetiaan dalam hubungan interpersonal, dan tanggung jawab individu. Melalui metode dokumentasi dan analisis isi, penelitian ini mengungkapkan bahwa *Melangkah* tidak hanya menyajikan narasi fiksi yang menarik, tetapi juga menggarisbawahi nilai-nilai budaya yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Sumba. Temuan ini menunjukkan bahwa novel ini secara efektif menyampaikan perspektif budaya yang kaya, menyoroti kearifan lokal dan prinsip-prinsip moral yang menawarkan wawasan kepada pembaca tentang pentingnya membina hubungan yang harmonis dengan Tuhan, alam, dan sesama manusia.