Claim Missing Document
Check
Articles

TUGAS DAN ETIKA GURU SMK DALAM PERSPEKTIF HADIS TARBAWI Iwan Ridwan
VANOS Journal of Mechanical Engineering Education Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.881 KB) | DOI: 10.30870/vanos.v1i2.1017

Abstract

Pandangan para ahli pendidikan imam al-Ghazali, athiyyah al-Abrasyi, Ahmad Tafsir dan Abdurahman an-Nahlawi berpendapat bahwa tugas guru adalah; (1) guru SMK hendaklah memiliki rasa kasih sayang kepada muridnya. (2) Guru SMK hendaklah berfungsi sebagai pengarah dan penunjuk bagi siswanya. (3) Guru SMK dalam mengajar dan memberikan bimbingan hendaklah bermaksud mendekatkan diri kepada Allah. (4) Guru SMK hendaknya mencegah peserta didik dari perbuatan dekadensi moral. (5) Guru SMK dalam proses belajar mengajar menggunakan bahasa yang sesuai dengan tingkat berfikir siswa. (6) Guru SMK mensucikan dan membersihkan siswa dari sifat tercela dan menghiasi dengan sifat yang mulia. (7) Guru SMK mentransformasikan pengetahuan dan mengamalkan ilmunya. (8) Guru SMK hendaklah meluruskan niat siswanya dengan ikhlas dalam menuntut ilmu. Sedangkan etika guru SMK menurut hadis Tarbawi adalah: (1) guru SMK dalam mengajar hendaklah bertujuan mengharap ridha Allah, menyebarkan ilmu dan menghidupkan syari’at. (2) Guru SMK hendaklah tidak merendahkan siswanya disebabkan karena bebal otaknya. (3) Guru SMK hendaklah menanamkan akhlak mulia terhadap siswanya. (4) Guru SMK hendaklah menjadi sumber tauladan bagi siswanya. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Sumber data dalam penelitian ini dibagi dua, yaitu data primer yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari buku “Hadis Tarbawi” Karangan Samsu Nizar dan Zainal Effendi Hasibuan. Kitab Riyadhul al-Shalihin; min kalami sayyidil mursalin, kitab ini dikarang oleh Abi Zakaria Yahya bin Syarif an-Nawawi. Data sekunder yaitu buku, artikel, literatur dan referensi terkait lainnya.
ISLAMIC EDUCATION AND CIVIL SOCIETY Iwan Ridwan; Siti Muhibah; Ima Maisaroh; Istinganatul Ngulwiyah
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Madani merupakan wacana yang sedang dikembangkan pada era reformasi sekarang ini. Civil Soceity atau dalam istilah lain masyarakat madani menjadi penting untuk dijadikan sebuah usulan perubahan yang dicita-citakan semua bangsa. Bangunan masyarakat madani membutuhkan berbagai material yang kokoh dan tangguh yang berlandaskan pada pondasi agama. Kunci bangunan tersebut adalah pendidikan Islam. Pendidikan Islam sebagai upaya mencetak generasi unggul yang Islami yang nantinya akan mempersatukan diri membentuk masyarakat yang religious, bermoral, memiliki kualitas tinggi dan kreatif dalam membangun peradaban.Penelitian ini bertujuan untuk memetakan konsep, gagasan dan pola pendidikan Islam dalam masyarakat madani di Indonesia. Di samping itu tulisan ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis tentang pendidikan Islam yang difokuskan pada tujuan dan materi pendidikannya yang dapat berperan dalam membangun masyarakat madani, yaitu tujuan dan materi pendidikan Islam yang dapat membentuk manusia-manusia yang berkarakter sebagaimana yang tercakup dalam ciri-ciri masyarakat madani yakni masyarakat yang beradab, memberlakukan nilai-nilai keadilan, prinsip kesetaraan hukum, jaminan kesejahteraan bagi semua warga, serta perlindungan terhadap kelompok minoritas.Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (Library Research) yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara mengadakan studi atau telaah terhadap buku-buku yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menelusuri buku-buku atau tulisan-tulisan lain yang menjadi rujukan utama serta buku-buku dan tulisan-tulisan lain yang mendukung pendalaman dan ketajaman analisis.
PENGARUH PEMANFAATAN MEDIA INTERNET TERHADAP PENYELESAIAN TUGAS SISWA KELAS IX PADA MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK” (Studi di MTs. Shidiq Al-Farizy, Baros, Kabupaten Serang). Najmudin Najmudin; Iwan Ridwan; Mahmud Apriadi; Siti Muhibah; Abdul Aziz
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : L

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media adalah bentuk-bentuk komunikasi baik tercetak maupun audiovisual serta peralatannya. Media hendaknya dapat dimanipulasi, dapat dilihat, didengar, dan dibaca. Media internet merupakan sumber daya informasi yang menjangkau seluruh dunia dimana antara satu komputer dengan komputer lain di dunia dapat saling berhubungan atau berkomunikasi. Internet merupakan forum global yang tidak membatasi negara, birokrasi, manusia dan waktu.  Berdasarkan latar belakang di atas maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1). Bagaimana pemanfaatan media internet terhadap mata pelajaran aqidah akhlak di MTs Shidiq Al-Farizy?  2). Bagaimana penyelesaian tugas siswa kelas IX terhadap mata pelajaran aqidah akhlak di MTs Shidiq Al-Farizy? 3). Apakah terdapat pengaruh pemanfaatan media internet terhadap penyelesaian tugas siswa kelas IX pada mata pelajaran akidah akhlak di MTs. Shidiq Al-Farizy? Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1). Untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan penggunaan media internet pada mata pelajaran aqidah akhak di MTs. Shidiq Al-Farizy, 2). Untuk mengetahui penyelesaian tugas siswa pada mata pelajaran aqidah akhlak di MTs. Shidiq Al-Farizy, 3). Untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan media internet terhadap penyelesaian tugas siswa kelas IX pada mata pelajaran akidah akhlak di MTs. Shidiq Al-Farizy. Penelitian ini dilaksanakan di MTs. Shidiq Al-Farizy, Baros,  Kabupaten Serang, dengan jumlah sampel 37 siswa, dari populasi dengan jumlah 37 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif. Dalam teknik pengumpulan data diperoleh menggunakan observasi, wawancara, dan angket. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini menyatakan bahwa Pemanfaatan Media Internet di MTs. Shidiq Al-Farizy, Baros,  Kabupaten Serang berjalan dengan baik dan sesuai dengan apa yang diharapkan, dan dapat memberikan kemudahan bagi siswa dalam menyelesaikan tugas siswa pada  Mata Pelajaran Aqidah Akhlak yang baik. Jadi dapat diinterprestasikan bahwa pengaruh Pemanfaatan Media Internet terhadap Penyelesaian Tugas Siswa pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak terdapat koefisien korelasi yang sedang dengan indeks koefisien korelasi (rxy = 0,59). Adapun kontribusi Pemanfaatan Media Internet terhadap Penyelesaian Tugas Siswa pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak sebesar 38,6%, sedangkan sisanya 62,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang dapat diteliti lebih lanjut.
SEJARAH DAN KONTRIBUSI MAJLIS TA’LIM DALAM PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DI INDONESIA Iwan Ridwan; Istinganatul Ulwiyah
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Majelis ta’lim dalam persoalan kehidupan masyarakat dan bangsa mempunyai fungsi yang sangat signifikan, terutama bagi ukhuwah wathaniyah. Adapun kedudukan majelis ta’lim secara sosiologis bukan hanya sekedar tempat berkumpulnya kaum bapak-bapak dan kaum ibu-ibu saja, melainkan mempunyai nilai teologis yang akan memberikan pengetahuan, penghayatan dan bimbingan perilaku untuk melaksanakan nilai-nilai luhur Islam. Majelis ta’lim adalah lembaga pendidikan non formal yang menyelenggarakan pengajian Islam. Lembaga ini berkembang dalam lingkungan masyarakat muslim di Indonesia, kebanyakan majelis ta’lim dikelola secara tradisional dengan menggunakan pendekatan pahala dan konsep lillahi ta’ala, sehingga materi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan jamaah dan masyarakat, dengan demikian keberadaan majelis ta’lim dirasa sangat membantu dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia sehingga bisa melahirkan calon dai’/guru/pendidik yang mendakwahkan risalah keislaman sebagimana Nabi Muhammad mendakwahkan ajaran islam kepada para umatnya. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research). Sumber data dalam penelitian ini dibagi dua, yaitu data primer. Data sekundernya yaitu berupa buku, artikel atau tulisan-tulisan, yaitu mengumpulkan buku-buku, literatur dan referensi lain yang ada kaitannya dengan masalah yang sedang dibahas.
KEBIJAKAN DESENTRALISASI PENDIDIKAN DI ERA OTONOMI DAERAH Iwan Ridwan; Iin Ratna Sumirat
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis ekonomi yang dialami bangsa Indonesia, telah berdampak terhadap sIstem pemerintahan Indonesia. Dimana sebelum bergulirnya reformasi (1998), Indonesia dipimpin oleh Soeharto. Masa pemerintahan Soeharto sistem pemerintahan dikenal dengan sistem sentralistik, artinya semua kebijakan diambil dan dibuat oleh pusat. Lengsernya Soeharto yang ditandai dengan masa reformasi, maka sistem pemerintahan berubah dengan sistem desentralisasi atau yang dikenal dengan otonomi daerah. Otonomi daerah yang merobah paradigma pemerintahan dari pusat ke daerah juga telah mempengaruhi terhadap dunia pendidikan yang pada akhirnya telah dapat melahirkan tentang sebuah kebijakan yang berkaitan dengan otonomi pendidikan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian literatur atau kepustakaan yang merupakan jenis penelitian kualitatif yang pada umumnya tidak terjun ke lapangan dalam pencarian sumber datanya. Penelitian literatur memuat beberapa gagasan atau teori yang saling berkaitan secara kukuh serta didukung oleh data-data dari sumber Pustaka. Dalam penulisan artikel ini penulis menggunakan metode penelitian literartur yaitu mencari referensi teori yang relevan dengan kasus atau permasalahan yang ditemukan. Referensi yang digunakan adalah jurnal, buku, artikel laporan hasil penelitian dan situs-situs di internet. Adapun Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan mengadakan studi penelaahan terhadap buku-buku, literatur-literatur, catatan-catatan, dan laporan-laporan yang ada hubungannya dengan masalah yang dipecahkan.
MELATIH PENDIDIKAN KARAKTER ANAK DALAM PERSPEKTIF IMAM AL-GHAZALI Siti Muhibah; Iwan Ridwan; Najmudin Najmudin; Abdul Aziz
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : L

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mencoba membuka khazanah gagasasan yang ditawarkan Imam Al-Ghazali tentang pembentukan akhlak al-kariimah pada awal pertumbuhan anak. Pendidikan moral merupakan suatu usaha sadar yang dilakukan untuk menanamkan perilaku baik kepada setiap anak. Sebagaimana ciri khas dari pendidikan Islam yang dikemukakan oleh Imam Al-Ghazali yang lebih menekankan pentingnya menanamkan nilai moralitas yang dibangun dari basic pendidikan akhlak Islami. Mengingat pentingnya pendidikan moral ditanamkan kepada anak sejak dini maka pada penelitian ini yang menjadi rumusan masalah yaitu: bagaimana melatih pendidikan moral untuk anak menurut Imam Al-Ghazali, dan bagaimana metode mendidik moral pada anak dalam perspektif Imam Al-Ghazali. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library reseach). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan historis pedagogis, adapun sumber data terdiri dari data primer dan data sekunder, dan analisis data dilakukan dengan teknik content analysis. Hasil penelitian menyatakan bahwa pemikiran Imam Al-Ghazali tentang pendidikan lebih menekankan pada pendidikan moral dengan pembinaan budi pekerti dan penanaman sifat-sifat terpuji pada anak sejak dini, metode yang dapat digunakan dalam mendidik anak dengan cara menerapkan pembiasaan, dan menceritakan kisah-kisah akhlak mulia.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP SISTEM PENDIDIKAN PESANTREN DI KOTA SERANG BANTEN Ima Maisaroh; Iwan Ridwan
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Product Image packaging usualy effective in making of public perception and influence in decision rule. the decision which people made for education is influenced by many factor, but usually the dominant factor is perception. This research is to know about people perception to the Pesantren Education System. Knowing people perception as an nucleus aspect of development and knowing people perception to the Pesantren Education System as a sub system of National Education System is relevant and needed. The method used in this Explorative Reseacrh is Description-Quantitative and combine with Grounded Reseacrh which Hypothesis Research stated as : The Perception of the people of Keluruhan Sukawana Kecamatan – Kota Serang Banten to the system of Pesantren Education is Positive”. Sample is 10 % of 100 person of population (50 women and 50 men) take by Purposive Sampling Method, and Processed and analyzed with sample statistic using Tabulation, Ordinal score, Likert Scale and Perception Scale. The mention purpose and benefit of this research can be reach as important input for the direction of the development of Pesantren Education in order to become a systematic and perfect improvement, properly with people needs and nation interests. The final score likert are as follows : a. Women Participation = 4.309 94 %; b. Men Participation = 4.463 94 % and c. People Participation = 8.772 94 %. After confirmed to the participation categorical scale so the reseach hypothesis to the Pesantren Education of Banten People to the Pesantren Education system is Positive.
PENERAPAN TEKNIK MODELING DALAM MENUMBUHKAN MINAT HAFALAN AL-QUR’AN SISWA KELAS VII MTS DI PONDOK PESANTREN TAHFIDZ AL-QUR’AN Iwan Ridwan; Jakaria Jakaria; Ratu Amalia Hayani; Suci Humaeroh
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menghafal Al-Qur’an bukanlah sesuatu yang mudah tetapi bukan pula sesuatu hal yang tidak mungkin, sebab pada zaman Nabi sudah banyak yang menghafal Al-Qur’an. di sekolah formal atau swasta, mengenalkan Al-Qur’an pada siswa, mengajarkan membaca dan menghafal menjadi tanggung jawab semua orang. Sering kali upaya untuk menghafal Al-Qur'an berhadapan dengan berjuta kendala dan masalah yang dihadapi orang untuk menghafal Al-Qur’an, mulai dari minat, lingkungan, pembagian waktu yang tersedia, metode menghafalnya, kemampuan menghafal, hingga hilangnya hafalan yang sebelumnya telah diperoleh dan karena adanya motivasi yang kurang sesuai dengan prinsip teori yang benar. Tujuan peneliti ini untuk Untuk mengetahui penerapan pendekatan teknik modeling dalam menumbuhkan  minat menghafal  Al-Qur’an pada siswa kelas VII KMA di Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur'an  Mathla'ul Anwar, untuk mengetahui ke efektivitas pendekatan teknik modeling dapat menumbuhkan minat hafalan Al-Qur'an pada siswa kelas VII MTs di Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur'an Mathla'ul Anwar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dapat dilaksanakan dengan melalui empat langkah utama yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket dan dokumentasi. Bentuk penanganan yang diberikan peneliti yaitu dengan penerapan teknik modeling Live Model dan Syimbolic Model, yang merupaka metode dalam menumbuhkan minat hafalan siswa kelas VII mathla’ul anwar. Minat hafalan siswa kelas VII KMA 2 dalam penerapan teknik modeling dengan menggunakan live model dan symbolic model mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat pada prosentase minat hafalan yang terus meningkat dari siklus I sampai siklus II. Prosentase minat hafalan siswa pada masing-masing siklus yang menunjukkan peningkatan yaitu pada siklus I 57,7%, kemudian meningkat menjadi 100% pada siklus II. Penerapan Teknik Modeling menggunakan live model dan syimbolic model dapat menumbuhkan hasil hafalan siswa dan minat hafalan siswa, terlihat pada hasil angket yang dilakukan oleh peneliti dikategorikan baik dalam pengelolaan pembelajaran
Pengaruh Pembelajaran Kitab Ta’lim Al-Muta’allim Terhadap Pembentukan Etika Belajar Santri Pondok Pesantren Ath-Thohariyah Desa Sindanghayu Kecamatan Saketi Kabupaten Pandeglang Iwan Ridwan; Abdurohim Abdurohim
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kitab Ta’lim Al-Mutaallim terhadap pembentukan etika belajar santri. Lokasi penelitian ini adalah di pondok pesantren Ath-Thohariyyah, kampung pasar sodong, desa sindanghayu, kecamatan saketi, kabupaten pandeglang. Hasil penelitian ini diharapkan akan dapat membantu para pendidik agar dapat lebih mendalami makna dan fungsi seorang guru bahwa sikap guru tidak hanya melakukan transformasi keilmuan saja namun setiap guru juga secara tidak langsung memberikan pendidikan karakter melalui tingkah laku dan kebiasaan sehari-hari. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat kuantitatif. Yaitu penelitian yang menggunakan data yang dinyatakan dengan skor angka. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran taklim al-Muta’allim di pondok pesantren at-thahariyah bertujuan untuk mendasari jiwa para santri dalam menuntut ilmu pengetahuan serta mampu mengajarkan dan mengamalkannya. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu metode bandongan, wetonan dan ceramah serta Tanya jawab dan bermain peran. Pembelajaran taklim al-muta’allim berpengaruh positif terhadap pembentukan etika santri dalam kategori baik. Adapun nilai-nilai etika yang terdapat dalam kitab taklim al-muta’allim adalah kerja keras, kesungguhan, komunikatif, syukur, tawakal, istiqomah dan sabar
Pendidikan Karakter Islami Dalam Pandangan Muhammad Quraish Shihab Ratu Amelia Hayani; Abdurohim Abdurohim; Iwan Ridwan
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : L

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena dekadensi moral remaja, yang menjadi problematika pendidikan, siswa yang memiliki karakter suka menang sendiri, memaksakan kehendak, berbuat curang,  Tindakan kekerasan, kurangnya kepedulian sosial, bahkan menjadi pecandu narkoba. Merujuk pendapat ulama tafsir yang menyepakati bahwa pendidikan karakter Islami sebagai tujuan pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengalisis unsur-unsur pendidikan karakter Islami didalam Q.S Al-Mu'minun 1-9, dengan mengkaji tafsir Al-Mishbah karya Habib Muhammad Quraish Shihab. Jenis Penelitian ini adalah kualitatif, yang menerapkan metode studi kepustakaan, menggunakan sumber data primer tafsir Al-Mishbah dan sekunder berupa buku-buku yang mengkaji pokok permasalahan tidak langsung. Teknik pengumpulan data, keabsahan dan analisis data yang diterapkan yaitu dokumentasi, triangulasi teori dan analisis isi. peneliti melakukan analisis terhadap Q.S Al-Mu'minun ayat 1-9, dengan melakukan tela’ah pada Tafsir Al-Mishbah, bahwa Allah SWT menjamin keberuntungan bagi orang beriman yang memiliki tujuh karakter kebaikan, yaitu: Beriman, Khusyu’ dalam shalat dan memeliharanya. Enggan berkata dan berbuat sia-sia, Mensucikan  jiwa dan hartanya dengan menunaikan  zakat, infaq dan wakaf. Memelihara kemaluan dan harga dirinya. Memelihara amanat. Kemudian  terdapat Tujuh nilai pendidikan karakter  Islami yang diajarkan dan dibiasakan oleh murid-murid sejak dini, yaitu : 1) Jujur, 2) Percaya diri, 3) Bersikap kritis 4) Peduli 5) Tegas 6) Bertanggungjawab  7) Disiplin.
Co-Authors Abdurahman, Ismail Abdurohim Abdurohim Abdurrahim Abdurrahim Abdurrohim Abdurrohim Ade Dwi Putra Janata Afiyanti, Widiya Amartya, Dini Angelia, Riche Annisa Fitri Anggraeni AT, Mulyadi Ayu, Ayu Aziz, Abdul Azizah, Savira Nur Azzahra, Anugrah Syifa Bakri, Asri Ady Buhaeri, Aulia Humairo Damaranti, Anisyafa Firda Dwi Dewi, Een Siskawati Diannisa, Lutfi Eko Andrijanto Elih Sutisna Yanto, Elih Sutisna Farika, Dinda Dwi Fathurrizqi, Haikal Fauzi Miftakh Haryandi, Yopi Heryana, Lina Marlina Hielwana, Hanadia Hilmansyah Saefullah Iin Ratna Sumirat Ima Maisaroh Iman, Atep Irsyad, Muhammad Fadhilah Istinganatul Ngulwiyah Istinganatul Ulwiyah Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jaya, Mulia Kamil, Acep Bahrum Khaerul, Khaerul Mahmud Apriadi Maimunah, Ni'mah Maya Rahmawati, Maya Mobit, Mobit Muhammad Reza Pahlevi Najmudin Najmudin Najmudin Nugraheni, Latif Sofiana Pauti, Ekbar Pradittya, Rindie Praditya Putri Utami Qurotul Aini Rahayu, Karina Sri Rahmani, Kalisha Arlinda Rahmayanti, Kartika Tri Ramadanti, Dwi Ayu Ratu Amalia Hayani Ratu Amelia Hayani Rispiandi Rispiandi Rukiyanto Rukiyanto, Rukiyanto Rusli, Abdul Rahman Samsul Hidayat Sari, Arum Pandan Sari Sidik Indra Nugraha, Sidik Indra Sirojudin, Rumbang SITI MAHMUDAH Siti Muhibah Siti Muhibah solihat, siti Suci Humaeroh Sujanah, Nanah Sumarta, Sumarta Syathybie, Aca Ubaydillah, Ubaydillah Utami, Cahya Ramadanti Utami, Noviani Wachyudi, Kelik Wasehudin, Wasehudin Widiasturi, Aries Widiya Avianti Widyabuningsih, Dewi Widyastuti, Nurwita Yudha, Kurniawan Putra yudiardi, dodi Yulianeta