Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Implementasi Reward dan Punishment Mata Pelajaran Sosiologi dalam Membentuk Kedisiplinan Peserta Didik di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Serang Putri, Dea Pebriani; Kuntari, Septi; Afrizal, Stevany
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.12239

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kurangnya kedisiplinan peserta didik dalam pembelajaran sosiologi menyebabkan rendahnya konsentrasi belajar dan pemahaman materi, yang pada akhirnya menimbulkan kecemasan saat ujian serta menjadi hambatan dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi reward dan punishment dalam pembelajaran Sosiologi berperan dalam membentuk kedisiplinan peserta didik kelas XI IPS di MAN 2 Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui tiga tahapan, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward yang diberikan guru, seperti pujian atau nilai tambahan, mendorong peserta didik untuk mengulangi perilaku positif, meskipun bagi sebagian peserta didik bentuk reward yang monoton dianggap kurang bermakna. Punishment berupa teguran terbukti efektif bagi sebagian peserta didik dalam menimbulkan rasa jera, namun pada kasus lain dianggap sekadar peringatan biasa sehingga tidak menimbulkan perubahan perilaku yang signifikan. Selain itu, intensitas pemberian reward maupun punishment yang terlalu sering membuat sebagian peserta didik merasa jenuh, sehingga kebermaknaannya berkurang. Temuan ini sejalan dengan proposisi sukses, nilai, dan deprivasi-satiasi dari Homans, yang menegaskan bahwa keberulangan perilaku sangat dipengaruhi oleh manfaat, persepsi nilai, dan variasi stimulus yang diterima peserta didik.
Peran Gender dalam Budaya Patriarki pada Suku Batak Toba di Punguan Pasaribu Lidya Anastasya Pasaribu; Subhan Widiansyah; Septi Kuntari
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13605

Abstract

Artikel ini dibuat dengan tujuan untuk menganalisis peran gender dalam budaya patriarki pada suku Batak Toba, khususnya di Punguan Pasaribu. Yang menjadi fokus utama pada penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sistem patriarki yang ada pada suku Batak Toba di Punguan Pasaribu memengaruhi pembagian peran antara lakilaki dan perempuan dalam ranah domestik maupun publik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan menemukan pengetahuan atau teori terhadap penelitian terdahulu seperti buku ataupun jurnal. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini yaitu melalui pra observasi, wawancara mendalam, observasi langsung, studi literatur dan dokumentasi terhadap anggota Punguan Pasaribu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya patriarki masih berperan kuat dalam struktur sosial masyarakat Batak Toba. Laki-laki diposisikan sebagai kepala keluarga, pengambil keputusan utama, dan pewaris marga, sedangkan perempuan cenderung berperan dalam ranah domestik serta memiliki posisi subordinat. Namun meskipun demikian, terdapat perubahan nyata yang terlihat bahwa perempuan Batak Toba di era sekarang ini mulai menunjukkan peran aktifnya dalam ranah publik, misalnya melalui pendidikan dan kontribusi dalam kegiatan sosial. Meskipun hal ini masih menjadi satu hal yang sulit untuk diperjuangkan karena penuturan budaya serta batasan nilai adat yang kuat, yang sudah melekat dan terikat yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) Pencapaian Diri Terhadap Adaptasi Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Untirta Pengguna Instagram Hermsen, Sheila; Setiawan, Rizki; Kuntari, Septi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13858

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) pencapaian diri terhadap adaptasi mahasiswa Pendidikan Sosiologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa pengguna Instagram. Fenomena FoMO muncul ketika mahasiswa merasa tertinggal setelah melihat unggahan pencapaian teman sebaya di media sosial, sehingga memicu dorongan untuk menyesuaikan diri baik pada aspek akademik maupun non-akademik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif metode deskriptif dengan populasi sebanyak 327 mahasiswa dan sampel 77 responden, diperoleh melalui teknik kuesioner daring. Data dianalisis dengan uji prasyarat dan regresi linear sederhana menggunakan SPSS versi 27 dengan landasan teori Hasrat (Desire) Jacques Lacan. Hasil penelitian menunjukkan hubungan kuat dan positif antara FoMO pencapaian diri dan adaptasi dengan koefisien korelasi (R) sebesar 0,780. Nilai determinasi (R²) sebesar 0,608 mengindikasikan bahwa 60,8% variasi adaptasi dijelaskan oleh FoMO pencapaian diri, sementara sisanya dipengaruhi faktor eksternal lainnya. Koefisien regresi (B) sebesar 0,745 dengan nilai signifikansi p < 0,001 membuktikan adanya pengaruh positif dan signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa FoMO pencapaian diri menjadi faktor penting yang mempengaruhi adaptasi mahasiswa dalam merespons lingkungan sosial digital
Implementasi Reward dan Punishment Mata Pelajaran Sosiologi dalam Membentuk Kedisiplinan Peserta Didik di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Serang Putri, Dea Pebriani; Kuntari, Septi; Afrizal, Stevany
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.12239

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kurangnya kedisiplinan peserta didik dalam pembelajaran sosiologi menyebabkan rendahnya konsentrasi belajar dan pemahaman materi, yang pada akhirnya menimbulkan kecemasan saat ujian serta menjadi hambatan dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi reward dan punishment dalam pembelajaran Sosiologi berperan dalam membentuk kedisiplinan peserta didik kelas XI IPS di MAN 2 Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui tiga tahapan, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward yang diberikan guru, seperti pujian atau nilai tambahan, mendorong peserta didik untuk mengulangi perilaku positif, meskipun bagi sebagian peserta didik bentuk reward yang monoton dianggap kurang bermakna. Punishment berupa teguran terbukti efektif bagi sebagian peserta didik dalam menimbulkan rasa jera, namun pada kasus lain dianggap sekadar peringatan biasa sehingga tidak menimbulkan perubahan perilaku yang signifikan. Selain itu, intensitas pemberian reward maupun punishment yang terlalu sering membuat sebagian peserta didik merasa jenuh, sehingga kebermaknaannya berkurang. Temuan ini sejalan dengan proposisi sukses, nilai, dan deprivasi-satiasi dari Homans, yang menegaskan bahwa keberulangan perilaku sangat dipengaruhi oleh manfaat, persepsi nilai, dan variasi stimulus yang diterima peserta didik.
Peran Gender dalam Budaya Patriarki pada Suku Batak Toba di Punguan Pasaribu Lidya Anastasya Pasaribu; Subhan Widiansyah; Septi Kuntari
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13605

Abstract

Artikel ini dibuat dengan tujuan untuk menganalisis peran gender dalam budaya patriarki pada suku Batak Toba, khususnya di Punguan Pasaribu. Yang menjadi fokus utama pada penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sistem patriarki yang ada pada suku Batak Toba di Punguan Pasaribu memengaruhi pembagian peran antara lakilaki dan perempuan dalam ranah domestik maupun publik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan menemukan pengetahuan atau teori terhadap penelitian terdahulu seperti buku ataupun jurnal. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini yaitu melalui pra observasi, wawancara mendalam, observasi langsung, studi literatur dan dokumentasi terhadap anggota Punguan Pasaribu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya patriarki masih berperan kuat dalam struktur sosial masyarakat Batak Toba. Laki-laki diposisikan sebagai kepala keluarga, pengambil keputusan utama, dan pewaris marga, sedangkan perempuan cenderung berperan dalam ranah domestik serta memiliki posisi subordinat. Namun meskipun demikian, terdapat perubahan nyata yang terlihat bahwa perempuan Batak Toba di era sekarang ini mulai menunjukkan peran aktifnya dalam ranah publik, misalnya melalui pendidikan dan kontribusi dalam kegiatan sosial. Meskipun hal ini masih menjadi satu hal yang sulit untuk diperjuangkan karena penuturan budaya serta batasan nilai adat yang kuat, yang sudah melekat dan terikat yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) Pencapaian Diri Terhadap Adaptasi Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Untirta Pengguna Instagram Hermsen, Sheila; Setiawan, Rizki; Kuntari, Septi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13858

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) pencapaian diri terhadap adaptasi mahasiswa Pendidikan Sosiologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa pengguna Instagram. Fenomena FoMO muncul ketika mahasiswa merasa tertinggal setelah melihat unggahan pencapaian teman sebaya di media sosial, sehingga memicu dorongan untuk menyesuaikan diri baik pada aspek akademik maupun non-akademik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif metode deskriptif dengan populasi sebanyak 327 mahasiswa dan sampel 77 responden, diperoleh melalui teknik kuesioner daring. Data dianalisis dengan uji prasyarat dan regresi linear sederhana menggunakan SPSS versi 27 dengan landasan teori Hasrat (Desire) Jacques Lacan. Hasil penelitian menunjukkan hubungan kuat dan positif antara FoMO pencapaian diri dan adaptasi dengan koefisien korelasi (R) sebesar 0,780. Nilai determinasi (R²) sebesar 0,608 mengindikasikan bahwa 60,8% variasi adaptasi dijelaskan oleh FoMO pencapaian diri, sementara sisanya dipengaruhi faktor eksternal lainnya. Koefisien regresi (B) sebesar 0,745 dengan nilai signifikansi p < 0,001 membuktikan adanya pengaruh positif dan signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa FoMO pencapaian diri menjadi faktor penting yang mempengaruhi adaptasi mahasiswa dalam merespons lingkungan sosial digital
Kecanduan Aplikasi Tiktok pada Generasi Z: Dampak dan Interaksi Sosial dalam Kehidupan Sehari-Hari di Pendidikan Sosiologi Azzahra, Safhira; Kuntari, Septi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena kecanduan TikTok pada mahasiswa Generasi Z di Jurusan Pendidikan Sosiologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa serta implikasinya terhadap kehidupan akademik dan sosial. TikTok telah terintegrasi dalam rutinitas harian mahasiswa dan memunculkan gejala seperti doomscrolling, fear of missing out (FoMO), dan perilaku kompulsif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap mahasiswa yang aktif menggunakan TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TikTok berdampak pada penurunan kualitas akademik, ditandai dengan berkurangnya fokus belajar, kebiasaan menunda tugas, gangguan pola tidur, serta menurunnya produktivitas. Selain itu, simbol digital seperti likes, comments, views, dan followers berperan sebagai indikator penerimaan sosial yang memengaruhi kepercayaan diri dan pembentukan identitas mahasiswa. Pada aspek sosial, terjadi pergeseran pola interaksi dari tatap muka menuju interaksi digital, meskipun pada saat yang sama TikTok juga membentuk budaya komunikasi baru di kalangan mahasiswa. Berdasarkan perspektif Interaksi Simbolik, kecanduan TikTok dipahami sebagai proses konstruksi makna melalui simbol-simbol digital yang memengaruhi tindakan dan orientasi sosial individu. Penelitian ini menegaskan bahwa TikTok tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai ruang sosial yang membentuk identitas dan praktik keseharian mahasiswa.
Co-Authors Abdul Kudus, Wahid Afrizal, Stevany Al Hakim, Ibrahim Alifa, Asyika Nur Alsya Rizkia Salsabila Amelia, Hilma Arta, Elisa Uli Azizah, Faizati Nur Azzahra, Safhira Bainah, Atiqoh Nur Bangun Yoga Wibowo Bella Hanny Saputri Brilyando, Rama Shaquilla Cahya, Nilam Cahyo Kartiko Adi Nugroho Chintanawati, Shelo Mita Nur Christin Yulina Deasy Yunika Khairun, Deasy Yunika Dede Annisa Fauziah Efendi, Nur Khulaiyah Putri Evi Afiati Evi Afiati Fatimah, Empat Siti Fhabella, Anten Handoyo, Alfandy Warih Handoyo, Lydia Christina Haryono Haryono Hasan, Fanita Hermsen, Sheila Hidayah, Siti Ismi Nurul Himayati, Himayati Ikhsan, Dzikril Ilham Maulana Indriayni Indriyani Irawan, Nabila Agustin Janu Shyam Bachtiar Kudus, Wahid Abdul Larasati Larasati Lenny Wahyuningsih Lidya Anastasya Pasaribu Lilis Lisnawati Lindawati, Yustika Irfani Lindawati, Yustika Irfani Mahliah, Imas Manurung, Diana Veronika Meilla Dwi Nurmala Meilla Dwi Nurmala Mila Aprilla Mochammad Naim Monika Fresdina Muawaliah, Fitnatul Muhammad Agus Hardiansyah Muhsinatun Siasah Masruri Nadia Afifah neng yayu padaniah Nur Anisa Pasaribu, Lidya Anastasya Prabowo, Arga Satrio Prihatini, Eneng Nurul Purnama, Rohmatulloh Dwi Putri Dian Dia Conia Putri, Dea Pebriani Rahmawati Rahmawati Ratiah, Ratiah Raudah Zaimah Dalimunthe Reva Febrianti Rini Agustin Rini Agustin Rizki Setiawan Rochanie Rochanie Salsabila, Elseu Sari, Siti Nurwulan Setiawan, Rizki Setyoningrum, Tiara Siti Muhibah Siti Rohaliya Siti Sultonah Subhan Widiansyah Subhan Widiansyah Susmitasari, Puja Tesniyadi, Dema Wahid Abdul Kudus Widiyansyah, Subhan Wulansari, Ratu Diah Yasmin, Salma Alfina Yustika Irfani Lindawati