p-Index From 2021 - 2026
8.819
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Fitopatologi Indonesia Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Bioscience Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi Techno: Jurnal Penelitian Prosiding Seminar Biologi Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Jurnal Florea Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology BIOMA : Jurnal Biologi Makassar JURNAL HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN TROPIKA Jurnal Biodjati Jurnal SOLMA Jurnal Biologi Tropis JURNAL PENGABDI Jurnal Pertanian Agros Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi JURNAL PengaMAS Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Biota INSIST (International Series on Interdisciplinary Research) AGROSCRIPT Journal of Applied Agricultural Sciences Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH) Pelita Eksakta Konservasi Hayati Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Tabikpun Jurnal Jaring SainTek International Journal of Engineering, Science and Information Technology Journal of Multidisciplinary Applied Natural Science TROPICAL GENETICS Journal of Sustainability Science and Technology JURNAL BIOLOGI PAPUA BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu Tropical Genetics BIO-SAINS | Jurnal Ilmiah Biologi Journal of Digital Market and Digital Currency Agroscript: Journal of Applied Agricultural Sciences Analit: Analytical And Environmental Chemistry
Claim Missing Document
Check
Articles

Market Analysis of NFT Integration in Video Games Hasibuan, Muhammad Said; Putra, Arie Setya; Syarif, Admi; Mahfut; Sulistiyanti, Sri Ratna
Journal of Digital Market and Digital Currency Vol. 2 No. 2 (2025): Regular Issue June 2025
Publisher : Bright Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47738/jdmdc.v2i2.33

Abstract

The integration of Non-Fungible Tokens (NFTs) into the gaming industry has introduced a novel economic model, reshaping monetization strategies and player engagement. This paper analyzes the market potential of NFT integration in video games through a comprehensive approach combining market segmentation, trend analysis, and predictive modeling. Using historical sales data from various genres and platforms, the research identified key segments that show high potential for NFT adoption, particularly action, role-playing, and sports games on mainstream platforms such as PlayStation and Xbox. The market segmentation, achieved through K-Means clustering, revealed distinct groups of video games based on genre, platform, and regional sales performance. Trend analysis using time series models like ARIMA and Prophet highlighted emerging and declining popularity across different genres and platforms. The study also applied predictive modeling techniques, including Random Forest and Gradient Boosting, to forecast the potential success of NFTs in specific game genres. The models demonstrated strong performance, with low mean absolute error (MAE) and root mean squared error (RMSE), confirming that high-engagement genres are likely to benefit most from NFT integration. The findings suggest that NFTs can enhance player experiences by offering unique, tradable in-game assets, thus creating new revenue streams for developers. The paper concludes by recommending strategies for NFT implementation, targeting high-potential genres and platforms, and addressing regional market preferences. Limitations related to data constraints and emerging trends are discussed, and future research directions are proposed, focusing on consumer sentiment analysis and real-world case studies of NFT integration in video games.
Pengaruh Konsentrasi Giberelin dan Lama Perendaman terhadap Viabilitas Benih Kopi (Coffea canephora Pierre ex A. Froehner) Armalia, Inayah; Wahyuningsih, Sri; Handayani, Tundjung Tripeni; Mahfut, Mahfut
AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences Vol 6 No 1 (2024): June
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/agroscript.v6i1.1554

Abstract

Benih kopi robusta sulit berkecambah karena memiliki kulit biji yang keras sehingga menghambat proses penyerapan air dan gas. Upaya yang dapat dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan kecambah yaitu dengan merendam benih kopi robusta dalam larutan giberelin yang merupakan zat pengatur tumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi giberelin, lama perendaman, dan kombinasi kedua perlakuan yang efektif dalam mempercepat pertumbuhan kecambah benih kopi robusta. Penelitian dilakukan di Laboratorium Botani, FMIPA Universitas Lampung dari Bulan Oktober sampai Desember 2022. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial. Faktor pertama yaitu konsentrasi giberelin yang terdiri dari 0 ppm (G0), 85 ppm (G1), dan 170 ppm (G2). Faktor kedua 2 yaitu lama perendaman yang terdiri dari 1,5 jam (T1) dan 3 jam (T2). Benih kopi robusta yang telah diberi perlakuan disemai dan diamati selama 50 hari. Parameter pengamatan meliputi, persentase pertumbuhan kecambah, laju pertumbuhan kecambah, panjang akar terpanjang kecambah, dan panjang hipokotil. Data hasil penelitian dianalisis dengan ANOVA dan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan konsentrasi 85 ppm (G1) dan lama perendaman 1,5 jam (T1) efektif dalam mempercepat pertumbuhan kecambah benih kopi robusta dan memberikan pengaruh yang paling positif pada parameter persentase pertumbuhan kecambah, laju pertumbuhan kecambah, panjang akar terpanjang kecambah, dan panjang hipokotil.
Peningkatan Kualitas Pemahaman Konten dan Teknik Pengajaran Mata Pelajaran Fisika, Kimia, Matematika, Biologi, dan Teknologi Informasi Komputer (TIK) Roniyus Marjunus; Kamisah Delilawati Pandiangan; Amanto Amanto; Mahfut Mahfut; Yunda Heningtyas; Heri Satria
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i1.10201

Abstract

Background: Pembelajaran Fisika, Kimia, Matematika, Biologi dan Teknologi Informasi-Komputer (TIK) atau disingkat MIPA-TIK di level Sekolah Menengah Atas (SMA) merupakan salah satu bagian dari komponen pendidikan tersebut. Pemahaman yang baik dan benar dari siswa SMA tentang MIPA-TIK diperlukan agar siswa SMA tidak lagi memandang mata pelajaran tersebut sebagai ilmu pengetahuan yang sukar. Oleh karena itu tingkat kualitas pemahaman guru-guru mata pelajaran tersebut di Provinsi Lampung umumnya dan Kabupaten Lampung Selatan khususnya, memegang peranan yang sangat penting. Metode: Evaluasi dilakukan pada awal kegiatan (pre-test) dan akhir kegiatan (post-test) untuk melihat keberhasilan dari kegiatan ini. Hasil: Hasil post-test dibanding pre-test sebesar 45,8%. Kesimpulan: terjadi peningkatan kemampuan atau kompetensi guru-guru dalam menyampaikan materi mata pelajaran tersebut secara baik dan benar.
Implementasi Pengendalian Penyakit Anggrek Alam di Kebun Raya Liwa Melalui Uji Antagonistik dan Induksi Ketahanan Mikoriza Endofit Mahfut, Mahfut; Syarif, Admi; Wahyuningsih, Sri; Salsabila, Diana; Asmanto, Budi; Rahardi, Agus
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20480

Abstract

Pendahuluan: Anggrek alam merupakan salah satu koleksi flora asli di Kebun Raya Liwa yang merupakan flora endemik di Sumatera bagian selatan. Berdasarkan analisis situasi, diketahui beberapa individu anggrek alam menunjukkan gejala terinfeksi penyakit. Pengendalian penyakit sampai saat ini masih menggunakan pestisida yang membahayakan lingkungan. Hasil penelitian kami sebelumnya telah menghasilkan metode dan solusi baru dalam pengendalian infeksi penyakit pada anggrek alam melalui uji antagonistik induksi ketahanan mikoriza endofit. Metode tersebut dinilai terbukti sangat efektif dalam perlindungan anggrek alam melalui penurunan infeksi dan penyebaran penyakit.  Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat-Diseminasi Hasil Riset (PkM-DHR) ini bertujuan untuk mengimplimentasikan hasil penelitian kami sebelumnya yaitu implementasi pengendalian infeksi penyakit pada anggrek alam melalui uji antagonistik induksi ketahanan mikoriza endofit yang lebih ramah lingkungan, murah, efektif, dan efisien. Metode: Metode rumusan pemecahan masalah dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil:  Hasil kegiatan ini menunjukkan menunjukkan rata-rata peningkatan kemampuan peserta sebesar 23%, dengan peningkatan tertinggi pada materi Pemberdayaan Masyarakat dalam Konservasi Anggrek (26%), diikuti Keanekaragaman dan Penyakit Anggrek (20%), Pengendalian Hayati dengan Uji Antagonistik (19%), dan Peran Mikoriza Endofit dalam Ketahanan Anggrek (18%). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam upaya konservasi anggrek alam dan pemberdayaan masyarakat sekitar, yang ke depannya memerlukan pendampingan berkelanjutan baik secara luring maupun daring untuk memastikan penerapan metode pengendalian ini secara optimal dan mandiri. Kesimpulan: Kegiatan ini terbukti pengendalian penyakit ramah lingkungan, sehingga direkomendasikan adanya pelatihan lanjutan untuk memastikan penerapan metode ini dapat dilakukan secara optimal, mandiri, dan berkelanjutan sebagai upaya konservasi anggrek alam di Kebun Raya Liwa.
Stomata Characterization of Native Dendrobium in Liwa Botanical Garden Wahyuningsih, Sri; Mahfut, Mahfut; Anbiya, Lulu
Journal of Multidisciplinary Applied Natural Science Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Multidisciplinary Applied Natural Science
Publisher : Pandawa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47352/jmans.2774-3047.347

Abstract

Dendrobium is one of the most commonly collected native orchid genera at the Liwa Botanical Garden, Lampung, Indonesia. In its conservation efforts, the identification of native orchid species through anatomical characterization is essential. The aim of this research is to identify the native Dendrobium species collection at the Liwa Botanical Garden based on stomatal anatomical characteristics and to confirm these results with previous morphological and molecular characterization. The research steps involved the collection of leaves from 19 Dendrobium accessions at the Liwa Botanical Garden, while the anatomical characterization was conducted by preparing paradermal sections to microscopically observe the stomata. The main anatomical characteristics observed included stomatal aperture width, stomatal length, stomatal width, number of stomata, stomatal density, and stomatal index. The results of the study show that, overall, the stomatal aperture width is 2.88 μm, stomatal length is 12.38 μm, stomatal width is 12.58 μm, stomatal density is 29 stomata/mm², and stomatal index is 0.061%. Phenetic analysis based on the dendrogram divided the different native Dendrobium samples into two clusters (A and B) with similarity indices of 1.60 and 0.90, and PCA values (0.170 and 0.044) were found to be greater than 0.02, indicating the contribution of each group. The PCA value of 0.170 reflects the influence of stomatal area, whereas 0.044 reflects the influence of stomatal aperture width, stomatal index, and stomatal density. The anatomical characterization results show a correlation with the identification outcomes based on morphological and molecular characteristics. Furthermore, these findings can serve as a recommendation for the identification of native orchid species and provide a basis for the conservation efforts of native Dendrobium at the Liwa Botanical Garden, Indonesia.
ANALISIS KLOROFIL DAN PERTUMBUHAN EKSPLAN KACANG KEDELAI (Glycine max (L.) Merr.) KULTIVAR ANJASMORO SECARA In Vitro DENGAN PEMBERIAN AIR KELAPA (Cocos nucifera L.) Endang Nurcahyani; Della Apriyanti; Sri Wahyuningsih; Mahfut Mahfut
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 02 October (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i2.2020.p101-110

Abstract

Perbanyakan kacang kedelai (Glycine max L.) dengan menggunakan teknik kultur jaringan dapat membantu memperbanyak tanaman dengan menghasilkan biji yang mempunyai keunggulan, antara lain mampu menghasilkan biji dalam jumlah yang besar dengan waktu yang singkat dan tidak membutuhkan tempat yang luas, kesehatan dan mutu biji lebih terjamin serta kecepatan tumbuh biji lebih cepat. Penelitian ini menggunakan medium Murashige and Skoog (MS) dengan pemberian air kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian air kelapa terhadap jumlah planlet yang hidup serta untuk mengetahui kandungan klorofil a, klorofil b, dan klorofil total optimum pada planlet kacang kedelai kultivar anjasmoro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu konsentrasi air kelapa dengan 4 taraf perlakuan: 0%, 5%, 10%, dan 15% dengan 6 ulangan. Data dianalisis dengan menggunakan uji Levene dan uji lanjut dengan Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil persentase planlet yang hidup menunjukkan hasil 100% hidup, dan pemberian air kelapa belum memberikan pengaruh terhadap kandungan  klorofil a, klorofil b, dan klorofil total.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i2.2020.p101-110 
ANALISIS KADAR KLOROFIL PADA BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) TERINDUKSI INDOLE ACETIC ACID (IAA) SECARA IN VITRO Endang Nurcahyani; Desti Deria Rahmadani; Sri Wahyuningsih; Mahfut Mahfut
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 01 April (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i1.2020.p15-23

Abstract

Buncis (Phaseolus vulgaris L.) adalah salah satu komoditas pangan yang memiliki sumber protein dan aman dikonsumsi.Seiring dengan berjalannya waktu dan perubahan iklim yang tidak menentu, para petani sayuran termasuk Buncis kesulitan dalam memproduksi hasil pertanian dengan baik, sehingga menyebabkan produksi tanaman buncis menurun. Indole Acetic Acid (IAA) merupakan hormon auksin yang terdapat pada ujung akar, batang dan pembentukan bunga. Hormon auksin IAA dapat memicu percepatan pertumbuhan pada akar, batang dan perkembangan bunga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian IAA pada jumlah planlet  hidup dan kadar klorofil a, b dan total planlet buncis (Phaseolus vulgaris L.) secara in vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan variasi konsentrasi Indole Acetic Acid  yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu 0 ppm, 0,5 ppm, 1 ppm, dan 1,5 ppm. Masing masing konsentrasi dilakukan 5 kali pengulangan dan setiap pengulangan terdiri dari 3 eksplan biji buncis dalam setiap botol kultur. Data dianalisis dengan menggunakan Uji homogenitas dan Uji Lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase planlet hidup menunjukkan 100% hidup dan pemberian IAA memberikan pengaruh terhadap kadar klorofil a dan total secara in vitro.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i1.2020.p15-23
ANALISIS KANDUNGAN KARBOHIDRAT PADA PLANLET BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) SECARA IN VITRO HASIL INDUKSI KALIUM DALAM CEKAMAN KEKERINGAN Endang Nurcahyani; Dian Alfiah; Sri Wahyuningsih; Mahfut Mahfut
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 01 April (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i1.2020.p34-41

Abstract

Buncis (Phaseolus vulgaris L.) merupakan tanaman semusim berbentuk perdu. Pada tahun 2017 produktivitas buncis mengalami penurunan karena minimnya lahan produksi. Kendala yang dihadapi dalam memproduksi buncis antara lain musim kemarau yang berkepanjangan. Kalium dapat membantu penyerapan unsur hara dan air pada tumbuhan. Poly Ethylene Glycol (PEG 6000) diberikan pada medium kultur jaringan untuk menstimulasi cekaman kekeringan. Penelitian ini menggunakan medium Murashige and Skoog (MS) dengan pemberian kalium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian kalium pada planlet buncis yang tahan serta untuk mengetahui kandungan karbohidrat pada planlet buncis secara in vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu konsentrasi kalium dengan 4 taraf perlakuan: 0%, 0,5%, 0,15%, dan 0,25% dengan 6 ulangan. Data dianalisis dengan menggunakan ANOVA pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase planlet hidup menunjukkan 100% hidup dan pemberian kalium dan PEG 6000 belum memberikan pengaruh terhadap kadar karbohidrat terlarut total secara in vitro.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i1.2020.p34-41
Variasi Respon Anggrek Hasil Induksi Rhizoctonia Terhadap Infeksi Odontoglossum ringspot virus (ORSV) Mahfut Mahfut; Fania Nur Izzati; Eti Ernawiati; Sri Wahyuningsih
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 7, No 1 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v7i1.4373

Abstract

Anggrek sangat terkenal karena memiliki corak, bentuk, ukuran, dan warna bunga beranekaragam. Phalaenopsis dan Dendrobium termasuk jenis anggrek yang diminati sehingga produksinya perlu ditingkatkan secara kuantitas maupun kualitas. Adanya infeksi virus Odontoglossum ringspot pada anggrek menjadi salah satu kendala dalam budidaya anggrek. Odontoglossum ringspot virus (ORSV) merupakan virus yang banyak menginfeksi anggrek dan menimbulkan gejala pada bagian daun berupa mosaik, nekrosis, klorotik, kelayuan serta daun menggulung. Upaya pengendalian infeksi ORSV dapat memanfaatkan mikroorganisme, seperti Rhizoctonia yang akan berasosiasi dengan perakaran anggrek membentuk simbiosis mutualisme yang kemudian dapat menyediakan nutrisi bagi anggrek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari respon anggrek Phalaenopsis amabilis dan Dendrobium discolor terinduksi Rhizoctonia terhadap infeksi ORSV. Penelitian dilaksanakan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial menggunakan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Phalaenopsis amabilis lebih rentan terinfeksi ORSV daripada Dendrobium discolor, dengan gejala yaitu daun mosaik, nekrotik, dan malformasi pada kisaran waktu 11 hari setelah inokulasi dengan Rhizoctonia . Hal ini mengindikasikan bahwa inokulasi Rhizoctonia pada Dendrobium discolor yang terinfeksi ORSV memberikan ketahanan yang lebih baik dibandingkan pada Phalaenopsis amabilis.  
Bandotan (Ageratum conyzoides L.) as Bio-Fungicide for Controlling Fusarium oxysporum in Chili (Capsicum annuum L.) Rochmah Agustrina; Nurul Fadhilla; Derlian Ella Tamara; Lili Chrisnawati; Yulianty Yulianty; Mahfut Mahfut
Jurnal Biodjati Vol 9 No 1 (2024): May
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/biodjati.v9i1.27470

Abstract

Fusarium oxysporum L. is a fungus responsible for causing plant wilt disease in various horticultural crops. Meanwhile, Bandotan (Ageratum conyzoides L.) is commonly known as a weed that contains secondary metabolites with antifungal activity. Therefore, this study aimed to determine the effect of Bandotan stem and leaf extract on the growth of Fusarium oxysporum in chili (Capsicum annuum L.) infected during the germination phase. Evaluation of stem and leaf extract was carried out separately using a one-factor Complete Randomized Design (CRD). A total of four experimental units were used consisting of C+ (sprouts not infected with Fusarium sp. and not given stem or leaf of Bandotan extract), C- (sprouts infected with Fusarium sp. but not given stem or leaf of Bandotan extract), T1 (sprouts soaked with stem or leaf of Bandotan extract and infected with Fusarium sp.), and T2 (sprouts infected with Fusarium sp., and given stem or leaf of Bandotan extract). Each experimental unit was repeated five times, and parameters observed included disease severity, as well as dry and wet weight. The results showed that based on ANOVA test at the 5% significance level, the administration of 60% dry Bandotan stem extract to chili sprouts before Fusarium sp. infection significantly reduced disease severity. However, when the treatment was carried out after sprouts were infected, disease severity was not reduced. The administration of Bandotan leaf extract to sprouts both before and after being infected with Fusarium sp. reduced disease severity but a decrease in dry weight was also observed
Co-Authors Abda Abda Admi Syarif Agus Rahardi, Agus Alhuda Niftakul Ahyar Alir, Rahmat Fajrin Amanto Amanto Amanto Amanto Amnah, Alifah Zul Amrani, Alfina Anbiya, Lulu Anggi Anggreiny Apriyanti, Della Arie Setya Putra Armalia, Inayah Arsitalia, Metari Asadudin, David Asmanto, Budi Asriah Nurdini M. Asrini Puspitasari Aviva Indira Putri Bambang Irawan Bambang Irawan /E21207042 Budi Setiadi Daryono Budi Setiadi Daryono BUDI SETIADI DARYONO Chrisnawati , Lili Cut Muthiadin Della Apriyanti Derlian Ella Tamara Desti Deria Rahmadani Dian Alfiah Dian Alfiah Dwi Septiani Eka Nuraini Tohari Endah Susiyanti Endang Nurcahyani Endang Nurcahyani Eti Ernawati Eti Ernawiati Eti Ernawiati Eti Ernawiati Fachry Abda El Rahman Fadhilla, Nurul Fania Nur Izzati Fania Nur Izzati Fiska Humaizah Hajrah Hajrah, Hajrah Harfiani, Nabela H.N. Hasriadi Mat Akin Hasti Maulidya Fassya Heni Erlita Sari Heni Erlita Sari Heningtyas, Yunda Heri Satria Heri Satria Herlanda, Kishy Dhea Hermawan, Isna Ainun Ikhwan Ismail Insani, Mutiara Intan Poespita Windiyani Irni Yuni Minarni Ismail, Ikhwan Isna Rasdianah Aziz Istiqomah Kamisah Delilawati Pandiangan Kamisah Delilawati Pandiangan Kendari, Putri Kenedi, M Kishy Dhea Herlanda Krisna Rendi Awalludin Kurnia Muludi Leni Agustin Lili Chrisnawati Lili Chrisnawati, Lili Lis Andriani Lulu Anbiya Lulut Dwi Sulistyaningsih M Said Hasibuan M. Yogi Riyantama Isjoni Mai Sari Mailinda Angraeni Marinda Sari Sofiyana Marjunus, Roniyus Maulidya Ananda Metari Arsitalia Mitha Valentina Treesya Panjaitan Mitha Valentina Treesya Panjaitan Mochammad Imron Awalludin Muhammad Febriansyah Muhammad Irfan Ardiansyah Muhammad Khalifah Mustami Muslimin Muslimin Nisar Zaidal Nur Qolbi, Hana Nurcayani, Endang Nurul Fadhilla Putri Kendari Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmadani, Desti Deria Rochmah Agustina Rochmah Agustrina Rochmah Agustrina RR. Ella Evrita Hestiandari Sahira Josy Arifannisa Salsabila, Diana Sarah Sarah Sari, Heni Erlita Sari, Mai Sari, V. Dwi Anggita Sembiring, Rinawati Siswahyudianto Siti Zubaidah Sri Ratna Sulistiyanti Sri Wahyuningsih Sri Wahyuningsih Sri Wahyuningsih Sri Wahyuningsih Sri Wahyuningsih Suhara, . Sukamto, Ika Sumiyarsi Sukimin Sukimin Sukimin Sukimin Sukimin Sukimin Sukimin Sukimin Suryafly, Fanny Dhea Susamto Somowiyarjo Susamto Somowiyarjo Susiyanti, Endah Syamsiar, Syamsiar Tengku Riza Zarzani N Tri Joko Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani, Tundjung Tripeni Umur, Khoirul Upreti, Brij Mohan Valentina Dwi Anggita Sari Veronica Elizabeth Sijabat WAHYUDI Wandono, Petrus Tri Aji Widi Aryani WOLLY CANDRAMILA Yulia, Yulia Rahma Syari Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Zelfi Julita Dwi Putri