p-Index From 2021 - 2026
8.108
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Fitopatologi Indonesia Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Bioscience Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi Techno: Jurnal Penelitian Prosiding Seminar Biologi Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Jurnal Florea Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology BIOMA : Jurnal Biologi Makassar JURNAL HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN TROPIKA Jurnal Biodjati Jurnal SOLMA Jurnal Biologi Tropis JURNAL PENGABDI Jurnal Pertanian Agros Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi JURNAL PengaMAS Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Biota INSIST (International Series on Interdisciplinary Research) AGROSCRIPT Journal of Applied Agricultural Sciences Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH) Pelita Eksakta Konservasi Hayati Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Tabikpun Journal of Applied Data Sciences Jurnal Jaring SainTek International Journal of Engineering, Science and Information Technology Journal of Multidisciplinary Applied Natural Science TROPICAL GENETICS Journal of Sustainability Science and Technology JURNAL BIOLOGI PAPUA Analit: Analytical and Environmental Chemistry BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Tropical Genetics BIO-SAINS | Jurnal Ilmiah Biologi Journal of Digital Market and Digital Currency Agroscript: Journal of Applied Agricultural Sciences Analit: Analytical And Environmental Chemistry
Claim Missing Document
Check
Articles

Pertumbuhan Luas Daun dan Kandungan Klorofil Pakcoy (Brassica rapa L.) pada Media Soilless Culture System (SCS) yang Diberi Kompos Bromelain dengan Induksi Inokulum Aspergillus sp. Harfiani, Nabela H.N.; Irawan, Bambang; Mahfut, Mahfut; Nurcahyani, Endang
Jurnal Biologi Papua Vol 16 No 2 (2024)
Publisher : Jurusan Biologi FMIPA Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jbp.3678

Abstract

The impact of drought on agricultural production is currently a major problem. Efforts to increase agricultural productivity are with modern agricultural systems that are efficient in the use of water, such as Soilless Culture System (SCS). This study was intended to identify the effectiveness and optimal dose of SCS planting media with the addition of bromelain compost induced by Aspergillus sp. to increase the growth of pakcoy (Brassica rapa L.) plants. This study used a completely randomized design method involving 4 SCS media treatments. The treatments applied involved the use of SCS media consisting of husks, vermicompost, and compost in the ratio of 3:2:1. Each treatment was differentiated by the addition of bromelain compost, namely P0= control (soil), P1= 3:2:1:2, P2= 3:2:1:3, and P3= 3:2:1:4, which had also been enriched with 1% Aspergillus sp. fungal inoculum. This study was conducted using 6 replications and involved 24 polybags with a volume of 1 kg/polybag. Parameters measured included leaf area and chlorophyll content. The findings of this study showed that bromelain compost induced by Aspergillus sp. inoculum had a significant impact on leaf area and leaf chlorophyll. The best result was P3 (3:2:1:4) treatment of 400 g/polybag which was better than other treatments on leaf area and leaf chlorophyll parameters.    Key words: Aspergillus sp.; compost; pakcoy; Soilless Culture System (SCS); growing media.
Identifikasi Penyakit pada Tanaman Vanili (Vanilla sp.) di Kebun Raya Liwa, Lampung Barat Amrani, Alfina; Mahfut, Mahfut; Umur, Khoirul
Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Vol. 26, No 1, Tahun 2024
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/bioma.2024.60829

Abstract

Vanili (Vanilla sp.) adalah salah satu tanaman yang memiliki nilai ekonomis dalam berbagai bidang industri. Lampung merupakan salah satu provinsi di Indonesia penghasil vanili terbanyak, dengan luas tanam 479 Ha dan produksi tahun 2014 sebanyak 63 ton. Tanaman vanili juga ditemukan dapat hidup dengan baik di Kabupaten Lampung Barat tepatnya di Kebun Raya Liwa karena letak geografisnya yang sesuai. Akan tetapi, jumlah tanaman vanili di Kebun Raya Liwa belum terlalu banyak karena teknik budidaya yang sulit dan banyaknya penyakit yang sering menginfeksi tanaman vanili. Beberapa penyakit yang menginfeksi tanaman vanili di Kebun Raya Liwa antara lain yaitu penyakit busuk batang, busuk akar, busuk pangkal batang, antraknosa, dan penyakit karat merah yang disebabkan oleh ganggang Cephaleuros henningsii. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengidentifikasi jenis-jenis penyakit, gejala dari masing-masing penyakit, dan pengendalian penyakit pada tanaman vanili (Vanilla sp.). Metode yang digunakan adalah metode observasi langsung melalui pengamatan, dokumentasi, mencatat, dan memperlajari penyakit pada tanaman vanili.
Bandotan (Ageratum conyzoides L.) as Bio-Fungicide for Controlling Fusarium oxysporum in Chili (Capsicum annuum L.) Agustrina, Rochmah; Fadhilla, Nurul; Tamara, Derlian Ella; Chrisnawati, Lili; Yulianty, Yulianty; Mahfut, Mahfut
Jurnal Biodjati Vol 9 No 1 (2024): May
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/biodjati.v9i1.27470

Abstract

Fusarium oxysporum L. is a fungus responsible for causing plant wilt disease in various horticultural crops. Meanwhile, Bandotan (Ageratum conyzoides L.) is commonly known as a weed that contains secondary metabolites with antifungal activity. Therefore, this study aimed to determine the effect of Bandotan stem and leaf extract on the growth of Fusarium oxysporum in chili (Capsicum annuum L.) infected during the germination phase. Evaluation of stem and leaf extract was carried out separately using a one-factor Complete Randomized Design (CRD). A total of four experimental units were used consisting of C+ (sprouts not infected with Fusarium sp. and not given stem or leaf of Bandotan extract), C- (sprouts infected with Fusarium sp. but not given stem or leaf of Bandotan extract), T1 (sprouts soaked with stem or leaf of Bandotan extract and infected with Fusarium sp.), and T2 (sprouts infected with Fusarium sp., and given stem or leaf of Bandotan extract). Each experimental unit was repeated five times, and parameters observed included disease severity, as well as dry and wet weight. The results showed that based on ANOVA test at the 5% significance level, the administration of 60% dry Bandotan stem extract to chili sprouts before Fusarium sp. infection significantly reduced disease severity. However, when the treatment was carried out after sprouts were infected, disease severity was not reduced. The administration of Bandotan leaf extract to sprouts both before and after being infected with Fusarium sp. reduced disease severity but a decrease in dry weight was also observed
Keanekaragaman Serangga Polinator di Taman Keanekaragaman Hayati Lumbok Seminung, Lampung Barat Yulia, Yulia Rahma Syari; Kenedi, M; Chrisnawati , Lili; Mahfut, Mahfut
Konservasi Hayati Vol 19 No 1 (2023): APRIL
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/hayati.v19i1.26484

Abstract

Serangga polinator termasuk serangga menguntungkan karena mempunyai peran sebagai perantara penyerbukan tanaman. Belum ada penelitian terkait inventarisasi jenis serangga polinator di Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) di Lumbok Seminung, Lampung Barat sehingga perlu dilakukan penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, dan nilai indeks keanekaragaman serangga polinator di Taman Kehati. Penelitian ini dilakukan pada September-November 2021 dengan menggunakan metode jelajah disertai pengamatan langsung di lokasi. Pengamatan serangga polinator dilakukan pada pagi hari dan siang hari. Keanekaragaman jenis dihitung menggunakan rumus Shannon-Wiener. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 ordo, 8 famili, dan 21 spesies serangga polinator. Nilai indeks keanekaragaman tergolong sedang dengan nilai 2,77. Nilai indeks keanekaragaman tertinggi adalah Lepidoptera dengan nilai 1,72, diikuti Hymenoptera dengan nilai 1,00, dan Diptera dengan nilai 0,05.
The Growth of Red Spinach (Amaranthus tricolor L.) After Application of Bean Sprouts Extract [Vigna radiata (L.) R. Wilczek] on Murashige and Skoog Medium In Vitro Herlanda, Kishy Dhea; Nurcahyani, Endang; Mahfut, Mahfut; Handayani, Tundjung Tripeni
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 9, No 2: September 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v9i2.22948

Abstract

Red spinach (Amaranthus tricolor L.) is a commercially valuable vegetable known for its high nutritional content and immune-boosting properties, making it popular among the Indonesian population. However, red spinach cultivation in Indonesia is still relatively low and inconsistent, necessitating efforts to enhance its cultivation. One potential approach is through in vitro culture techniques. This study aimed to investigate the impact of applying mung bean sprout [Vigna radiata (L.) R. Wilczek] extract on Murashige and Skoog medium, focusing on identifying the most effective concentration for in vitro growth of red spinach explants. The experimental design employed a Completely Randomized Design (CRD) with five concentration levels: 0%, 5%, 10%, 15%, and 20%. Each concentration was replicated five times, with each replication consisting of five red spinach seeds in individual culture bottles. Data analysis involved Levene's test, one-way ANOVA, and Tukey's Honestly Significant Difference (HSD) test at a significance level of 5%. The findings revealed that the application of mung bean sprout extract significantly influenced the height of plantlets, leaf count, root length, fresh weight, and soluble carbohydrate content of red spinach. The most effective concentration for promoting red spinach explant growth was determined to be 5%.
Market Analysis of NFT Integration in Video Games Hasibuan, Muhammad Said; Putra, Arie Setya; Syarif, Admi; Mahfut; Sulistiyanti, Sri Ratna
Journal of Digital Market and Digital Currency Vol. 2 No. 2 (2025): Regular Issue June 2025
Publisher : Bright Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47738/jdmdc.v2i2.33

Abstract

The integration of Non-Fungible Tokens (NFTs) into the gaming industry has introduced a novel economic model, reshaping monetization strategies and player engagement. This paper analyzes the market potential of NFT integration in video games through a comprehensive approach combining market segmentation, trend analysis, and predictive modeling. Using historical sales data from various genres and platforms, the research identified key segments that show high potential for NFT adoption, particularly action, role-playing, and sports games on mainstream platforms such as PlayStation and Xbox. The market segmentation, achieved through K-Means clustering, revealed distinct groups of video games based on genre, platform, and regional sales performance. Trend analysis using time series models like ARIMA and Prophet highlighted emerging and declining popularity across different genres and platforms. The study also applied predictive modeling techniques, including Random Forest and Gradient Boosting, to forecast the potential success of NFTs in specific game genres. The models demonstrated strong performance, with low mean absolute error (MAE) and root mean squared error (RMSE), confirming that high-engagement genres are likely to benefit most from NFT integration. The findings suggest that NFTs can enhance player experiences by offering unique, tradable in-game assets, thus creating new revenue streams for developers. The paper concludes by recommending strategies for NFT implementation, targeting high-potential genres and platforms, and addressing regional market preferences. Limitations related to data constraints and emerging trends are discussed, and future research directions are proposed, focusing on consumer sentiment analysis and real-world case studies of NFT integration in video games.
Pengaruh Konsentrasi Giberelin dan Lama Perendaman terhadap Viabilitas Benih Kopi (Coffea canephora Pierre ex A. Froehner) Armalia, Inayah; Wahyuningsih, Sri; Handayani, Tundjung Tripeni; Mahfut, Mahfut
AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences Vol 6 No 1 (2024): June
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/agroscript.v6i1.1554

Abstract

Benih kopi robusta sulit berkecambah karena memiliki kulit biji yang keras sehingga menghambat proses penyerapan air dan gas. Upaya yang dapat dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan kecambah yaitu dengan merendam benih kopi robusta dalam larutan giberelin yang merupakan zat pengatur tumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi giberelin, lama perendaman, dan kombinasi kedua perlakuan yang efektif dalam mempercepat pertumbuhan kecambah benih kopi robusta. Penelitian dilakukan di Laboratorium Botani, FMIPA Universitas Lampung dari Bulan Oktober sampai Desember 2022. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial. Faktor pertama yaitu konsentrasi giberelin yang terdiri dari 0 ppm (G0), 85 ppm (G1), dan 170 ppm (G2). Faktor kedua 2 yaitu lama perendaman yang terdiri dari 1,5 jam (T1) dan 3 jam (T2). Benih kopi robusta yang telah diberi perlakuan disemai dan diamati selama 50 hari. Parameter pengamatan meliputi, persentase pertumbuhan kecambah, laju pertumbuhan kecambah, panjang akar terpanjang kecambah, dan panjang hipokotil. Data hasil penelitian dianalisis dengan ANOVA dan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan konsentrasi 85 ppm (G1) dan lama perendaman 1,5 jam (T1) efektif dalam mempercepat pertumbuhan kecambah benih kopi robusta dan memberikan pengaruh yang paling positif pada parameter persentase pertumbuhan kecambah, laju pertumbuhan kecambah, panjang akar terpanjang kecambah, dan panjang hipokotil.
ANALISIS KLOROFIL DAN PERTUMBUHAN EKSPLAN KACANG KEDELAI (Glycine max (L.) Merr.) KULTIVAR ANJASMORO SECARA In Vitro DENGAN PEMBERIAN AIR KELAPA (Cocos nucifera L.) Nurcahyani, Endang; Apriyanti, Della; Wahyuningsih, Sri; Mahfut, Mahfut
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 02 October (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i2.2020.p101-110

Abstract

Perbanyakan kacang kedelai (Glycine max L.) dengan menggunakan teknik kultur jaringan dapat membantu memperbanyak tanaman dengan menghasilkan biji yang mempunyai keunggulan, antara lain mampu menghasilkan biji dalam jumlah yang besar dengan waktu yang singkat dan tidak membutuhkan tempat yang luas, kesehatan dan mutu biji lebih terjamin serta kecepatan tumbuh biji lebih cepat. Penelitian ini menggunakan medium Murashige and Skoog (MS) dengan pemberian air kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian air kelapa terhadap jumlah planlet yang hidup serta untuk mengetahui kandungan klorofil a, klorofil b, dan klorofil total optimum pada planlet kacang kedelai kultivar anjasmoro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu konsentrasi air kelapa dengan 4 taraf perlakuan: 0%, 5%, 10%, dan 15% dengan 6 ulangan. Data dianalisis dengan menggunakan uji Levene dan uji lanjut dengan Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil persentase planlet yang hidup menunjukkan hasil 100% hidup, dan pemberian air kelapa belum memberikan pengaruh terhadap kandungan  klorofil a, klorofil b, dan klorofil total.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i2.2020.p101-110 
ANALISIS KADAR KLOROFIL PADA BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) TERINDUKSI INDOLE ACETIC ACID (IAA) SECARA IN VITRO Nurcahyani, Endang; Rahmadani, Desti Deria; Wahyuningsih, Sri; Mahfut, Mahfut
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 01 April (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i1.2020.p15-23

Abstract

Buncis (Phaseolus vulgaris L.) adalah salah satu komoditas pangan yang memiliki sumber protein dan aman dikonsumsi.Seiring dengan berjalannya waktu dan perubahan iklim yang tidak menentu, para petani sayuran termasuk Buncis kesulitan dalam memproduksi hasil pertanian dengan baik, sehingga menyebabkan produksi tanaman buncis menurun. Indole Acetic Acid (IAA) merupakan hormon auksin yang terdapat pada ujung akar, batang dan pembentukan bunga. Hormon auksin IAA dapat memicu percepatan pertumbuhan pada akar, batang dan perkembangan bunga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian IAA pada jumlah planlet  hidup dan kadar klorofil a, b dan total planlet buncis (Phaseolus vulgaris L.) secara in vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan variasi konsentrasi Indole Acetic Acid  yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu 0 ppm, 0,5 ppm, 1 ppm, dan 1,5 ppm. Masing masing konsentrasi dilakukan 5 kali pengulangan dan setiap pengulangan terdiri dari 3 eksplan biji buncis dalam setiap botol kultur. Data dianalisis dengan menggunakan Uji homogenitas dan Uji Lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase planlet hidup menunjukkan 100% hidup dan pemberian IAA memberikan pengaruh terhadap kadar klorofil a dan total secara in vitro.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i1.2020.p15-23
ANALISIS KANDUNGAN KARBOHIDRAT PADA PLANLET BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) SECARA IN VITRO HASIL INDUKSI KALIUM DALAM CEKAMAN KEKERINGAN Nurcahyani, Endang; Alfiah, Dian; Wahyuningsih, Sri; Mahfut, Mahfut
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 01 April (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i1.2020.p34-41

Abstract

Buncis (Phaseolus vulgaris L.) merupakan tanaman semusim berbentuk perdu. Pada tahun 2017 produktivitas buncis mengalami penurunan karena minimnya lahan produksi. Kendala yang dihadapi dalam memproduksi buncis antara lain musim kemarau yang berkepanjangan. Kalium dapat membantu penyerapan unsur hara dan air pada tumbuhan. Poly Ethylene Glycol (PEG 6000) diberikan pada medium kultur jaringan untuk menstimulasi cekaman kekeringan. Penelitian ini menggunakan medium Murashige and Skoog (MS) dengan pemberian kalium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian kalium pada planlet buncis yang tahan serta untuk mengetahui kandungan karbohidrat pada planlet buncis secara in vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu konsentrasi kalium dengan 4 taraf perlakuan: 0%, 0,5%, 0,15%, dan 0,25% dengan 6 ulangan. Data dianalisis dengan menggunakan ANOVA pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase planlet hidup menunjukkan 100% hidup dan pemberian kalium dan PEG 6000 belum memberikan pengaruh terhadap kadar karbohidrat terlarut total secara in vitro.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i1.2020.p34-41
Co-Authors Admi Syarif Agus Rahardi, Agus Alhuda Niftakul Ahyar Alir, Rahmat Fajrin Amanto Amanto Amanto Amanto Amnah, Alifah Zul Amrani, Alfina Anbiya, Lulu Anggi Anggreiny Apriyanti, Della Arie Setya Putra Armalia, Inayah Arsitalia, Metari Asadudin, David Asmanto, Budi Asriah Nurdini M. Asrini Puspitasari Bambang Irawan Bambang Irawan /E21207042 Budi Setiadi Daryono BUDI SETIADI DARYONO Budi Setiadi Daryono Chrisnawati , Lili Cut Muthiadin Della Apriyanti Derlian Ella Tamara Desti Deria Rahmadani Dian Alfiah Dian Alfiah Dwi Septiani Eka Nuraini Tohari Endah Susiyanti Endang Nurcahyani Endang Nurcahyani Eti Ernawati Eti Ernawiati Eti Ernawiati Eti Ernawiati Fachry Abda El Rahman Fadhilla, Nurul Fania Nur Izzati Fania Nur Izzati Febriansyah, Muhammad Fiska Humaizah Hajrah Hajrah, Hajrah Harfiani, Nabela H.N. Hasriadi Mat Akin Hasti Maulidya Fassya Heni Erlita Sari Heni Erlita Sari Heningtyas, Yunda Heri Satria Heri Satria Herlanda, Kishy Dhea Hermawan, Isna Ainun Insani, Mutiara Intan Poespita Windiyani Irni Yuni Minarni Ismail, Ikhwan Isna Rasdianah Aziz Kamisah Delilawati Pandiangan Kamisah Delilawati Pandiangan Kendari, Putri Kenedi, M Kishy Dhea Herlanda Krisna Rendi Awalludin Kurnia Muludi Leni Agustin Lili Chrisnawati Lili Chrisnawati, Lili Lis Andriani Lulu Anbiya Lulut Dwi Sulistyaningsih M Said Hasibuan Mai Sari Mailinda Angraeni Marinda Sari Sofiyana Marjunus, Roniyus Maulidya Ananda Metari Arsitalia Mitha Valentina Treesya Panjaitan Mitha Valentina Treesya Panjaitan Mochammad Imron Awalludin Muh. Khalifah Mustami Muhammad Irfan Ardiansyah Muslimin Muslimin Nur Qolbi, Hana Nurcayani, Endang Nurul Fadhilla Putri Kendari Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmadani, Desti Deria Rochmah Agustina Rochmah Agustrina Rochmah Agustrina RR. Ella Evrita Hestiandari Sahira Josy Arifannisa Salsabila, Diana Sarah Sarah Sari, Heni Erlita Sari, Mai Sari, V. Dwi Anggita Sembiring, Rinawati Sijabat, Veronica Elizabeth Siti Zubaidah Sri Ratna Sulistiyanti Sri Wahyuningsih Sri Wahyuningsih Sri Wahyuningsih Sri Wahyuningsih Suhara, . Sukimin Sukimin Sukimin Sukimin Sukimin Sukimin Suryafly, Fanny Dhea Susamto Somowiyarjo Susamto Somowiyarjo Susiyanti, Endah Syamsiar, Syamsiar Tamara, Derlian Ella Tengku Riza Zarzani N Treesya Panjaitan, Mitha Valentina Tri Joko Tripeni Handayani, Tundjung Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani, Tundjung Tripeni Umur, Khoirul Upreti, Brij Mohan Valentina Dwi Anggita Sari WAHYUDI Wandono, Petrus Tri Aji Widi Aryani WOLLY CANDRAMILA Yulia, Yulia Rahma Syari Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Zelfi Julita Dwi Putri