Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Budaya Organisasi dan Motivasi Terhadap Kinerja Guru pada SD Integral Hidayatullah Depok Mustofa, Muhamad Apep; Nurhapsa, Nurhapsa; Farozi, Ridwan
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 5 No 1 (2024): Journal Of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v5i1.165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh budaya organisasi dan motivasi terhadap kinerja guru di SD Integral Hidayatullah Depok. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Sampel penelitian ini adalah 100 guru yang dipilih secara acak dari SD Integral Hidayatullah Depok. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi dan motivasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru di SD Integral Hidayatullah Depok. Budaya organisasi yang kuat dan motivasi yang tinggi akan meningkatkan kinerja guru dalam melaksanakan tugas-tugas pendidikan mereka. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya memperhatikan budaya organisasi dan motivasi dalam meningkatkan kinerja guru. Oleh karena itu, manajemen sekolah harus memperkuat budaya organisasi yang positif dan memberikan motivasi yang memadai kepada guru agar mereka dapat bekerja dengan optimal. Penelitian ini juga memberikan kontribusi dalam memperkaya literatur tentang pengaruh budaya organisasi dan motivasi terhadap kinerja guru di sekolah dasar. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pihak sekolah dan peneliti selanjutnya dalam meningkatkan kinerja guru dan mutu pendidikan di sekolah dasar.
Uji Organoleptik Daging Itik (Anas Domesticus)dengan Penambahan Tepung Kayu Manis (Cinnamomum Burmani) dalam Ransum Palinggi, Andi Fadel; Rasbawati, Rasbawati; Nurhapsa, Nurhapsa; Irmayani, Irmayani; Kadir, Muhammad Jurhadi
Journal Gallus Gallus Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Gallus Gallus (2022)
Publisher : Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh tepung kayu manis (Cinnamomum burmani) dalam ransum terhadap nilai organoleptik daging itik. Penelitian ini menggunakan rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan (P1, P2, P3) dan P0 sebagai kontrol. Setiap perlakuan 3 kali ulangan. Sehingga terdapat 12 unit kombinasi yang masing masing unit terdiri dari 5 ekor itik. Jadi total pengamatan 60 ekor itik. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan formula yang di aplikasikan pada itik. PO : Tanpa, Perlakuan/Kontrol, P1, Penambahan Tepung Kayu Manis 1%, P2 : Penambahan Tepung Kayu Manis 3%, P3 : Penambahan Tepung Kayu Manis 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung kayu manis (Cinnamomum burmani) terhadap uji organoleptik daging itik tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap rasa, aroma, tekstur dan warna daging itik. Adapun perlakuan terbaik diantara 4 perlakuan penggunaan tepung kayu manis (Cinnamomum burmani) dalam ransum itik pedaging terhadap uji organoleptik daging itik yaitu level P2 (3%).
Nillai pH dan Uji Organoleptik pada Daging Itik Mojosari yang diberikan Tepung Tanaman Ciplukan (Physalis angulata.L) Heriyanto, Heriyanto; Nurhapsa, Nurhapsa; Irmayani, Irmayani
Journal Gallus Gallus Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Gallus Gallus (2023)
Publisher : Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu alternatif dalam meningkatkankan produktifitas ternak yaitu dengan penambahan tepung tanaman ciplukan. Tepung tanaman ciplukan merupakan tanaman herbal yang mengandung senyawa kimia yang bermanfaat bagi tubuh ternak dan tanaman ini mudah diakses diberbagai wilayah pertanian terutama setelah pasca panen di sawah. Tujuan penelitian yaitu untuk mengatahui pengaruh pemberian tepung tanaman ciplukan terhadap nilai pH dan uji organoleptik yaitu rasa, warna, tekstur dan aroma daging itik mojosari. Penilitian ini mengunakan Rancagan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan (P1, P2, P3) dan P0 sebagai kontrol. Setiap perlakuan 3 kali ulangan, sehingga terdapat 12 unit kombinasi yang masing-masing unit terdiri dari 6 ekor itik, jadi total pengamatan 72 ekor itik mojosari. Penilitian dilaksanakan dengan mengunakan formula yang di aplikasikan pada itik mojosari, P0 : tanpa perlakuan / kontrol, P1 : penambahan tepung tanaman ciplukan 1%, P2 : penambahan tepung tanaman ciplukan 3% dan P3 : penambahan tepung tanaman ciplukan 5%. Berdasarkan hasil penilitian bahwa penambahan tepung tanaman ciplukan terhadap nilai pH dan Uji organoleptik menunjukan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap tekstur dan aroma, tapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap nilai pH, rasa dan warna.
FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN MENTAL EMOSIONAL PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA MAPPAKASUNGGU KOTA PAREPARE Fatmawati; Nurhapsa; Usman, Usman
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v4i2.546

Abstract

Seiring dengan kemajuan bangsa, sosial ekonomi yang berhubungan dengan gangguan mental emosional khususnya pada lansia semakin meningkat. Gangguan mental emosional merupakan keadaan yang mengindikasikan individu mengalami suatu perubahan yang dapat berkembang menjadi keadaan patologis apabila terus berlanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, status ekonomi, status dalam keluarga, kemandirian fisik dengan gangguan mental emosional pada lansia di pantisosial tresna werdha mappasunggu kota parepare. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah semua lansia yang berada di panti sosial Tresna Werdha mappasunggu kota Parepare, pengambilan sampel dilakukan dengan metode menggunakan total samplin dimana pengambilan sampel ini secara acak, sebanyak 75 responden lansia. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan umur ( =0,000), jenis kelamin ( =0,000), tingkat pendidikan ( =0,002), status ekonomi ( =0,000), status dalam keluarga ( =0,000), dan kemandirian fisik dengan gangguan mental emosional ( =0,000). Dari hasil penelitian ini diharapkan kepada para pengambil keputusan di Panti Sosial Tresna Werdha Mappasunggu Kota Parepare agar tetap berkordinasi dengan tenaga kesehata dalam rangka menanggulangi masalah gangguan mental emosional pada lansia
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN KURANG ENERGI KRONIK PADA WANITA USIA SUBUR DI KECAMATAN MAIWA KABUPATEN ENREKANG Wisdayanti; Nurhapsa; Fitriani Umar
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v5i1.724

Abstract

Prevalensi KEK pada ibu hamil sebesar 31,6 %, jumlah ibu hamil sebanyak 155 orang sedangkan ibu hamil yang menderita KEK sebanyak 49 orang. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh tingkat pendidikan, pendapatan keluarga dan pola makan terhadap kejadian KEK pada wanita usia subur di Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Sampel dalam penelitian ini yaitu wanita usia subur di Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang sebanyak 98 orang, adapun teknik pengambilan sampel menggunakan purposive-sampling. Analisis data menggunakan uji statistik Chi Square dan Fisher Exact Test. Hasil penelitian ini diperoleh 12,2% wanita usia subur yang menderita KEK, tidak ada pengaruh antara tingkat pendidikan (p=0,329), pendapatan keluarga (p=0,659) terhadap kejadian KEK dan ada pengaruh antara pola makan (p=0,027) terhadap kejadian KEK. Diharapkan wanita usia subur agar dapat memperhatikan dan memenuhi kebutuhan gizinya, agar terhindar dari KEK dan aktif dalam mencari informasi dan banyak bertanya kepada yang lebih paham tentang kesehatan khususnya terkait masalah KEK.
MORFOMETRIK DAN MERISTIK IKAN BARONANG (Siganus canaliculatus PARK, 1797) DI PERAIRAN TELUK BONE DAN SELAT MAKASSAR Sahabuddin, Sahabuddin; Burhanuddin, Iqbal; Malina, Asmi Citra; Nurhapsa, Nurhapsa
Torani Journal of Fisheries and Marine Science Vol. 25 No. 1 (2015)
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.149 KB) | DOI: 10.35911/torani.v25i1.261

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dan menentukan perbedaan karakter morfometrik dan meristik ikanbaronang Siganus sp yang berada di Teluk Bone dan Selat Makassar, untuk menentukan apakah spesies Siganussp yang ada di Kabupaten Luwu memiliki perbedaan dengan daerah lain. Sampel ikan 60 ekor diidentifikasi dandianalisis dengan mengacu pada metode identifikasi Saanin (1995), Allen (2000) serta Carpenter (2001).Analisis data yang digunakan adalah Analisis Faktorial Diskriminan dengan bantuan Software microsoft exceldan SPSS Statistics 16.0, untuk menguji apakah terdapat perbedaan karakter yang nyata antar kelompokpopulasi yang ditentukan oleh sejumlah variabel kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapatduakarakter penciri untuk Kabupaten Luwu yaitu Panjang Total, dan Lebar Mata, sedangkan untuk perairan KotaParepare memiliki tiga karakter penciri yaitu Tinggi Badan, Panjang Jari-jari Sirip Perut Terakhir, dan PanjangHidung. Hasilpenelitianmenunjukkandarikedualokasimerupakanspesies yang sama. Ujitest of equality dari 29karakter yang diuji menghasilkan 24 karakater yang tidak bersifat pembeda atau sekitar (83%) karakater(cenderung sama), dan sekitar (17%) karakteristik morfometrik yang cenderung berbeda.Kata Kunci : Morfometrik, Meristik, Siganus canaliculatus
Estimasi Biaya Non Produksi Kegiatan Usaha Tani Padi di Desa Padaelo Kecamatan Mattiro Bulu Kabupaten Pinrang Kahar, Jamil Hasyim; Nurhapsa, Nurhapsa; Arman, Arman
Jurnal Agribis Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Agribis
Publisher : Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Bugis community culture related to farming involves six major ceremonies associated with rice cultivation, all of which are deeply rooted in their faith and belief in God. These traditions include rituals such as mappammula, mappalili, maddoja bine, mangngeppi ase, maddumpu, and mappadendang. The purpose of this study is to understand the post-harvest traditions practiced by farmers and to identify the non-production costs incurred by rice farmers from preparation to post-harvest. The study concluded that the traditions and non-production expenditures by farmers include: mappalili with an average cost of one hundred forty one, six hundred sixty seven, maddoja bine with an average cost of five thousand, mangngeppi ase with an average cost of Rp. Twenty two thousand five hundred, maddumpu ase with an average cost of eighteen thousand five hundred, mappammula with an average cost of two hundred nine thousand three hundred thirty four, and mappadendang with an average cost of seventy fife thousand. The usefulness of this research is that researchers can directly apply the knowledge gained in college to farmers, helping them to develop knowledge, particularly in the field of agriculture and non-production activities in rice farming.
ANALISIS EKONOMI KELEMBAGAAN DALAM SISTEM PASCA-PRODUKSI DAN PEMASARAN HASIL TERNAK: STUDI KASUS DI RPH AKBAR JAYA KOTA MAKASSAR Nurhapsa, Nurhapsa; Hastang, Hastang; Sirajuddin, Sitti Nurani; Rasyid, Ilham; Syarif, Ilham; Utama, A. Della Riski; Izzah, A. Nurul; Mukhlis, Mukhlis
AGRIBIOS Vol 23 No 1 (2025): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v23i1.6306

Abstract

The beef cattle industry plays a very important role in meeting the need for beef as one of the main sources of protein for the community. Post-production institutions for beef cattle include the entire system of organizations, institutions, and mechanisms involved in the processing, packaging, distribution, and marketing of beef products after the cattle are slaughtered. The importance of post- production institutions for beef cattle is also increasingly relevant with the increasing demand for beef, both in the domestic and international markets. The livestock products from RPH Dg Lalla include beef which is still the main product with the highest economic value. However, other parts such as bones, skin, offal, feet, and heads of cattle also contribute significantly to supporting the economy of livestock farmers and business actors. The use of all parts of the cattle, if managed properly, can provide great added value while reducing livestock waste. The flow of products starts from the collector as the provider of cattle, then sells the cattle at the RPH. The average cattle slaughter at RPH UD. Akbar Jaya is 20 per day depending on market demand. Then the RPH carries out its functions such as supervision and inspection of beef that is slaughtered every 02.00-05.00 in the morning. Furthermore, the beef is distributed by the butcher to consumers through retailers in traditional markets in Makassar City and processing traders to be processed such as meatballs, coto and others. The buyers of the processed beef products are the end consumers.
ANALISIS KEBERLANJUTAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI DESA ALLITA, KECAMATAN MATTIRO BULU, KABUPATEN PINRANG, PROVINSI SULAWESI SELATAN Nurhapsa, Nurhapsa; St. Rohani, St. Rohani; Rasyid, Ilham; Sirajuddin, Siti Nurani; Mukhlis, Mukhlis
AGRIBIOS Vol 23 No 1 (2025): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v23i1.5964

Abstract

Agriculture is a very important sector in human life, providing food and raw materials for various industries. However, along with the increasing demand for food due to global population growth, conventional agricultural practices have faced various serious challenges that threaten environmental sustainability and the welfare of farmers. The concept of sustainability in agricultural businesses emerged as a solution to overcome these challenges. Agricultural sustainability emphasizes practices that can maintain a balance between economic, environmental, and social needs. This research aims to analyze the level of sustainability of lowland rice businesses using a composite index from Likert scale data on farmers' perceptions. The research was conducted in Alitta Village, Mattiro Bulu District, Pinrang Regency, in May 2024. The analysis used in this research was measured by creating a composite index of sustainability efforts. The research results show that the sustainability index for lowland rice businesses in Alitta Village is assessed from two dimensions: economic and social. In the economic dimension, most variables are in the medium sustainability index category. Meanwhile, the variables for the incidence of crop failure and the sufficiency of family needs are in the low sustainability index category. Meanwhile, in the social dimension, the variables of knowledge about farming methods and level of motivation are in the high sustainability index category. Meanwhile, the variables for labor absorption and family involvement in farming are in the medium and low sustainability index categories.
The Effectiveness of Using Polishing Technology in Creating Premium Quality Rice (Case Study of UD. Barokah Parepare) Ahmad Dzacky Maarief; Abd Rahim; Nurhapsa
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 7 No. 3: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v7i3.8141

Abstract

Rice is a strategic food commodity whose quality is increasingly becoming a concern for consumers, especially in the premium segment. Polishing technology is one of the important innovations in improving the visual and physical quality of rice. This study aims to analyze the effectiveness of the use of polishing technology in creating quality premium rice in UD. A new pair of shoes. This study uses a qualitative descriptive approach with data collection techniques in the form of in-depth interviews, field observations, and documentation, and is supported by consumer questionnaires as complementary data. Informants consist of owners, machine operators, and workers who understand the production process firsthand. The data were analyzed through the Miles and Huberman model with three stages: reduction, presentation, and conclusion drawn. The results showed that the effectiveness of polishing was greatly influenced by the quality of raw materials, moisture management, and tool maintenance. Product quality evaluation is carried out visually based on experience, with a maximum tolerance limit of 15% for broken rice. Consumers give positive ratings of physical, taste, and packaging attributes, and show a willingness to pay more for consistent premium quality. This research emphasizes the importance of integration between technical control of production and understanding of consumer preferences in maintaining the quality of premium rice in the local market.
Co-Authors A Amir Abd. Rahim Abdul Azis Ambar Ahmad Dzacky Maarief Ahmad Fahmi Ahmad Suardi, Ahmad ainun muthmainnah Akhmad, Akhmad alfira, alfira Ali Djamhuri Ambar, Abdul Asiz Amin, Muhtar Amran, Farizah D. Andi Adam Malik Andi Nuddin Andi Nuddin Andi Siti Halimah Arman Arman Arman Arman Arya Arya Ashar, Nurul Magfirah Asmi Citra Malina, Asmi Citra Bakri, Muhammad Yusuf Dian Putri, Dian Edi Kurniawan Edy Ardyansyah Edy Kurniawan, Edy Fachry Abda El Rahman Fadliah L, Andi Nur Farhana, Sy.Fathya Farozi, Ridwan Fatmawati Fatmawati Fitriani Fitriani Fitriani Umar Hajar Hastang, Hastang Ida Ayu Putu Sri Widnyani Indah, Khofifah Indra Kusdarianto, Indra Iqbal Burhanuddin, Iqbal Iradhatullah Rahim Irmayani Irmayani Irmayani Irmayani Irninthya Nanda Pratami Irwan Irwansyah Irwansyah Israh Israh Izzah, A. Nurul J Jaya JUNAEDI Kadir, Muhammad Jurhadi Kahar, Jamil Hasyim Kamba, Ilham Kasmawati Kasmawati Kasmin, Muh. Obi Lismayanti Lismayanti Muhammad Arsyad Muhammad Kusnady Tabsir Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mustafah, A. Erna Sri Wahyuningsih Mustofa, Muhamad Apep N Nurliyah Nasrullah A Nurhaeda Nurhaeda Nurhaedah Nurhaedah Nurhaedah Nurhaedah Nurliani Nurwijayanti Palinggi, Andi Fadel Paramita, Cici Patahuddin Purwoko, Agus Rahmadani A, Sofia Rahmat Fardi Asli Rahmawati Rahmawati Semaun Rahmawati, Rahmawati Rasbawati, Rasbawati Rasyid, Ilham Rasyid, Rasmeidah Resky Mayasari Rosada, Ida Ruskiah Katang Rusydi Rusydi SAHABUDDIN SAHABUDDIN Salmia Salmia Salsabila, Unik Hanifah Saputra, Muhammad Rizaldi Sirajuddin, Siti Nurani Sitti Nurani Sirajuddin Solly Aryza Sriwahyuningsih, A. Erna St. Rohani, St. Rohani Suherman Suherman, Suherman Suherman, Suherman sukmawati Suparman Suparman Syamsiar Zamzam Syamsu, Nirwada Syarif, Ilham Syawal Usman Usman Utama, A. Della Riski Wahyuningsih, Andi Erna Sri Wisdayanti Yunianti Yusrianti Yusrianti Z Zulkifli