Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Kandungan Logam Berat Besi (Fe) pada Air dan Ikan di Tambak Medan Belawan Sumatera Utara Syukriah, Syukriah; Fauziansyah, Hidayat; Amira, Siti
Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Vol. 26, No 1, Tahun 2024
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/bioma.2024.58929

Abstract

Kecamatan Medan Belawan merupakan lokasi industri perikanan terbesar ke tiga di Kota Medan. Kualitas air yang buruk pada Kecamatan Medan Belawan membuat industri perikanan diwilayah ini menghadapi sejumlah permasalahan terhadap kualitas ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar logam berat besi (Fe) pada air tambak, hasil budidaya perikanan dan Bioconcentration factor logam berat besi (Fe) pada ikan dan udang di Medan Belawan. Penelitian ini menggunakan metode Purposive Sampling dengan pengambilan sampel di tiga titik yaitu tambak budidaya ikan nila, udang dan ikan mujair. Pengujian logam berat besi dilakukan dengan menggunakan Atomic Absorption Spectophotometry (AAS) kemudian analisis kandungan logam berat di setiap sampel akan dibandingkan dengan PP No. 22 Tahun 2021. Hasil pengujian kandungan logam besi pada air  tambak melebihi standar baku mutu. Kandungan logam besi (Fe) pada air tambak 1, 2 dan 3 masing-masing sebesar 0,51, 0,93 dan 1,19 mg/L. Kandungan kadar besi (Fe) pada daging ikan nila 8,36 mg/kg, pada udang sebesar 10,0 mg/kg dan mujair 6,24 mg/kg. Hasil ini menunjukkan kandungan total ion Fe berada jauh di atas standar batas aman adanya kontaminan Fe dalam pangan berdasarkan FAO/WHO (2011) sebesar 0,8 mg/kg.
Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Menurut Konstitusi Indonesia Helfianti, Sutri; Syukriah, Syukriah; Iskandar, Iskandar
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol. 9 No. 6 (2022)
Publisher : SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v9i6.29068

Abstract

The 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, as the constitution of Indonesia, contains basic rules that are arranged to be used as guidelines or guidelines for the government in carrying out its functions and duties. The Constitution has a role as a barrier to government power in such a way as not to use power arbitrarily. Based on the background of the problems above, the issues that will be discussed are: How is the extension of the President's term of office according to the laws in force in Indonesia? What is the limitation of the term of office of the President in accordance with the constitution of the Republic of Indonesia? This study uses a normative juridical method that emphasizes library research. This means that this research is carried out by paying attention to the applicable laws and regulations. The type of research is qualitative and the approach used is the Statute Approach. This approach is carried out by examining all relevant laws and regulations. Then it is also carried out with a conceptual approach and expert opinion. Limiting the term of office of the President must be carried out according to the constitution, not according to the wishes of the authorities and not also based on political agreements.Keywords: Constitution; Position of President; Indonesia AbstrakUndang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, sebagai konstitusi Indonesia memuat aturan-aturan dasar yang disusun agar dijadikan pedoman atau pegangan bagi pemerintah dalam menjalankan fungsi dan tugasnya. Undang-Undang Dasar memiliki peranan sebagai pembatas kekuasaan pemerintah sedemikian rupa agar tidak menggunakan kekuasaan dengan sewenang-wenang. Berdasarkan latar belakang permasalahan di atas, maka permasalahan yang akan  dibahas adalah: Bagaimanakah perpanjangan masa jabatan Presiden menurut aturan hukum yang berlaku di Indonesia. Bagaimanakah pembatasan masa jabatan Presiden sesuai dengan konstitusi Negara Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan Metode Yuridis Normatif yang menekankan pada penelitian kepustakaan Artinya penelitian ini dilakukan dengan cara memperhatikan aturan perundang-undangan yang berlaku. Adapun jenisnya penelitian adalah kualitatif dan pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan Perundang-Undangan (Statute Approach) Pendekatan ini dilakukan dengan menelaah semua peraturan perundang-undangan yang berkaitan. Kemudian juga dilakukan dengan pendekatan konsep dan pendapat para ahli. Pembatasan masa jabatan Presiden harus dilakukan sesuai konstitusi, bukan sesuai keinginan penguasa dan bukan juga atas kesepakatan politik.  Kata Kunci: Konstitusi; Jabatan Presiden; Indonesia
Analisis Logam Berat Kadmium (Cd) dan Mangan (Mn) pada Ikan Lundu (Mystus nigriceps) di Sungai Asahan Tanjungbalai Riskiyah, Ainur; Febriani, Husnarika; Syukriah, Syukriah
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 6 No. 1 (2024): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v6i1.1576

Abstract

Pencemaran akibat adanya aktivitas pembuangan sampah dan limbah oleh industri dan masyarakat di Sungai Asahan Tanjungbalai kemungkinan menyebabkan akumulasi cemaran logam berat pada perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis cemaran logam berat Kadmium (Cd) dan Mangan (Mn) pada air sungai dan daging ikan lundu (Mystus nigriceps) di Sungai Asahan Tanjungbalai. Penelitian ini menggunakan metode observasi eksploratif dengan pendekatan kuantitatif. Analisis air sungai dan daging ikan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Hasil pengujian ditemukan bahwa kandungan logam kadmium (Cd) air adalah < 0,002 mg/L dan pada daging ikan adalah < 0,03 mg/kg yang artinya masih berada di bawah ambang batas yang ditentukan. Sedangkan kandungan logam Mangan (Mn) air adalah > 0,01 mg/L dan daging ikan adalah > 0,3 mg/kg artinya sudah melebihi ambang batas yang ditentukan.
Pengaruh Pemberian Salep Ekstrak Serai (Cymbopogon nardus) terhadap Gambaran Histopatologi Kulit Luka Bakar pada Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus) Nabila, Jihan; Febriani, Husnarika; Syukriah, Syukriah
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 6 No. 1 (2024): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v6i1.1726

Abstract

Serai merupakan tanaman yang mengandung senyawa aktif fenol yang memiliki peran sebagai antioksidan, dan serai memiliki kandungan zat bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh salep ekstrak serai terhadap histologi dan ketebalan epitel kulit pada luka bakar. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 24 ekor tikus dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan. Kontrol normal tanpa luka bakar, kontrol positif diberikan bioplacenton, kontrol negatif diberikan vaselin album, kelompok perlakuan 1 diberikan pengobatan salep 5%, perlakuan 2 diberikan pengobatan salep 10%, dan perlakuan 3 diberikan pengobatan salep 15%. Tahapan dalam penelitian meliputi skrining fitokimia, pengujian salep, perhitungan skor sel fibroblas, dan pengukuran ketebalan epitel. Preparat histologi dibuat menggunakan metode parafin dengan pewarnaan Hematoksilin-Eosin. Analisis data menggunakan one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Pada Hasil Salep Ekstrak Serai dengan dosis 15% sangat berpengaruh terhadap skor sel fibroblas dengan nilai 14,75. Dosis salep 15% juga sangat berpengaruh terhadap ketebalan epitel dengan hasil 546,75 dalam penyembuhan luka bakar.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Buah Nanas (Ananas comosus L.) terhadap Kadar Ureum dan Kreatinin pada Tikus Putih Jantan yang Diinduksi Minuman Bersoda Ardiza, Syafira; Tambunan, Efrida Pima Sari; Syukriah, Syukriah
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 6 No. 1 (2024): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v6i1.1819

Abstract

Minuman bersoda mengandung karbondioksida dan pengatur keasaman, garam mineral dan kandungan gula lainnya. Mengonsumsinya berlebihan mengakibatkan kerusakan pada organ ginjal. Buah nanas (Ananas comosus L.) merupakan tanaman yang ditemukan di daerah beriklim tropis kaya akan vitamin-vitamin lainnya, serta antioksidan, dan flavonoid, yang dapat mengatasi radikal bebas yang merusak sel atau jaringan dan dapat menurunkan kadar ureum dan kreatinin pada ginjal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak buah nanas (Ananas comosus L.) terhadap morfologi, kadar ureum, dan kreatinin pada ginjal tikus putih jantan yang diinduksi minuman bersoda. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap dengan 25 ekor tikus putih jantan dari 5 kelompok dan 5 ulangan, dilakukan selama 30 hari, dan 7 hari aklimatisasi. Pada kelompok kontrol negatif (K-) hanya diberi pakan, kelompok kontrol positif (K+)  diberi pakan dan minuman bersoda 4 ml di waktu pagi hari, pada kelompok P1, P2, dan  P3 diberi pakan, minuman bersoda 4 ml  pagi hari dan ekstrak buah nanas dengan dosis 300 mg/kg, 400 mg/kg, 500 mg/kg sore hari. Hasil pada morfologi ginjal tidak berpengaruh sedangkan pada indeks ginjal berpengaruh signifikan dengan nilai (P=0.045). Kadar ureum dan kreatinin dari hasil tersebut dinyatakan berpengaruh. Berdasarkan hasil yang diperoleh ekstrak buah nanas berpengaruh terhadap morfologi kadar ureum dan kreatinin pada ginjal tikus putih jantan yang telah diinduksi minuman bersoda.
Inclusive development in rural Indonesia: Actualizing disability rights in Lheu Eu Village Anzari, Mudhafar; Ikhwan, M.; Syukriah, Syukriah
Journal of Social, Humanity, and Education Vol. 5 No. 1 (2024): November
Publisher : Goodwood Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jshe.v5i1.2318

Abstract

Purpose: This study addresses the marginalization of persons with disabilities in rural Indonesian villages, specifically examining the implementation of Law No. 8 of 2016 concerning Persons with Disabilities. This research seeks to enhance the status of persons with disabilities, ensuring equal rights and opportunities for their active participation in village development. Research methodology: This study employs a normative juridical methodology, analyzing data from legal documents and literature, complemented by an empirical approach through interviews with key stakeholders. This mixed-methods approach helps clarify the legal rights of persons with disabilities and gather insights into the perspectives of village governments on inclusion. Results: This study highlights the need for a community-centered development model that integrates the interests of persons with disabilities. This underscores the importance of adhering to human rights principles in ensuring the well-being of persons with disabilities in Lheu Eu Village, Darul Imarah District, and Aceh Besar. The study also emphasizes the necessity of collaborative efforts among village governments, businesses, academics, and disability advocates to implement legal mandates and regulatory frameworks for disability inclusion effectively. Limitations: The findings of this study are primarily based on qualitative data, which may not capture the full extent of the issues faced by people with disabilities in different rural contexts. Additionally, the research was limited to a specific geographic area, which may limit the generalizability of the results to other regions. Contribution: This study contributes to the body of knowledge on rural development and disability rights in Indonesia by providing a comprehensive analysis of the legal and social frameworks necessary for the inclusion of people with disabilities in village development. It offers practical recommendations to policymakers, village authorities, and other stakeholders to enhance the implementation of inclusive policies and practices.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Keji Beling (Strobilanthes Crispus L. Blume) terhadap Histologi dan Faal Ginjal Tikus Putih (Rattus Norvegicus L) yang Diinduksi Natrium Benzoat (C6H5COOH): The Effect of Administration of Keji Beling (Strobilanthes Crispus L. Blume) Leaves Ethanol Extract on the Histology and Kidney Physical of White Rats (Rattus Norvegicus L) Induced Sodium Benzoate (C6H5COOH) Astuti, Mega Yulli; Febriani, Husnarika; Syukriah, Syukriah
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 6 No. 5 (2024): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v6i5.2252

Abstract

Consuming sodium benzoate can cause health problems. The effect is to damage blood cells, hyperactivity, and damage the kidneys. To prevent this, antioxidants are needed. These antioxidants are obtained from herbal plants, namely keji shard leaves (Strobilanthes crispa L Blume). This study aims to determine the effect of ethanol extract of keji beling leaves on urea levels, creatinine and histological damage to the kidneys of white rats (Rattus novergicus) given sodium benzoate. This study used a completely randomized design with 5 treatment groups with 4 repetitions. KN was given feed, KP was given sodium benzoate 400mg/kg BW, groups P1, P2, P3 were each given sodium benzoate 400 mg/kg BW and keji beling leaf extract 300, 400, 500mg/kg BW. The results showed that administration of sodium benzoate had the effect of increasing urea and creatinine levels and renal histology damage (nuclear necrosis, tubular degeneration, proximal tubular dilatation). The conclusion is that administering ethanol extract of keji beling leaves at a dose of 500 mg/kg BW can reduce urea and creatinine levels and reduce histological damage to the kidneys (nuclear necrosis, tubular degeneration, proximal tubular dilatation). Keywords:          sodium benzoate, urea, creatinine, kidney   Abstrak Mengkonsumsi natrium benzoat bisa menyebabkan gangguan kesehatan. Efeknya merusak sel darah, hiperaktif, serta merusak ginjal. Untuk mencegahnya diperlukan antioksidan. Antioksidan tersebut didapat dari tumbuhan herbal yaitu daun keji beling (Strobilanthes crispa L Blume). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh ekstrak etanol daun keji beling terhadap kadar ureum, kreatinin dan kerusakan histologi ginjal tikus putih (Rattus novergicus) yang diberi natrium benzoat. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap 5 kelompok perlakuan dengan 4 pengulangan. KN diberi pakan, KP diberi natrium benzoat 400mg/kg BB, kelompok P1, P2, P3 masing-masing diberi natrium benzoat 400 mg/kg BB dan ekstrak daun keji beling 300, 400, 500mg/kg BB. Hasil menunjukkan pemberian natrium benzoat berpengaruh menaikkan kadar ureum, kreatinin dan kerusakan histologi ginjal (nekrosis inti, degenerasi tubulus, dilatasi tubulus proksimal). Kesimpulannya adalah pemberian ekstrak etanol daun keji beling dosis 500 mg/kg BB bisa menurunkan kadar ureum, kreatinin dan mengurangi kerusakan histologi ginjal (nekrosis inti, degenerasi tubulus, dilatasi tubulus proksimal). Kata Kunci:         natrium benzoat, ureum, kreatinin, ginjal
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM SENG (Zn) PADA AIR DAN DAGING IKAN TILAN (Mastacembelus armatus) DI SUNGAI ASAHAN KOTA TANJUNGBALAI Risti Arianti; Husnarika Febriani; Syukriah, Syukriah
JURNAL LEMURU Vol 6 No 1 (2024): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v6i1.3493

Abstract

Tanjungbalai salah satu kota yang dialiri oleh aliran sungai Asahan yang melintasi kawasan industri. Akibat limbah industri limbah dosmestik, kapal nelayan dan aktivitas masyarakat dapat mempengaruhi tercemarnya kualitas biota air sehingga masuk ke metabolisme tubuh manusia menyebabkan muntah, diare, demam, anemia, dan gangguan reproduksi menjadi masalah bagi manusia. Tujuannya untuk melihat tingkatan kadarlogamSeng (Zn) pada Air sungai dan Ikan tilan di sungai Asahan Kota Tanjungbalai. Penentuan stasiun menggunakan metode purposive sampling. Pengujian logam air sungai dan daging menggunakan alat AAS (Atomic Absobtion Spectrophotometer). Hasil kandungan logam berat seng (Zn) pada airsungai Asahan Kota Tanjungbalai seluruh stasiun sebesar 3,38 - 3,45 mg/L sudah melibihi batas baku mutu (PP RI No 22 Tahun 2021) dan kandungan logam berat Seng (Zn) pada daging ikan tilan (Mastacembelus armatus) stasiun I sebesar (15,4 mg/L), stasiun II sebesar (17,7 mg/L) dan stasiun III sebesar (14,9 mg/L), melebihi dari batas baku mutu yang sudah ditetapkan oleh Nomor 51 Tahun 2004 pada logam seng (Zn) sebesar 0.05 mg/L.
Analisia Supply Chain Operations Reference dan Keputusan Pemilihan Pemasok Pertambangan Material Dengan Metode AHP Di PT. XYZ Alda, Syahnaz; Zakaria, Muhammad; Syukriah, Syukriah; Fadilla, Meutia
Industrial Engineering Journal Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iej.v12i2.1121

Abstract

Pemilihan pemasok sangat penting dalam aktivitas pembelian bagi perusahaan, dimana aktivitas pembelian merupakan aktivitas yang memiliki nilai penting bagi perusahaan karena pembelian komponen, bahan baku, dan persediaan mepresentasikan porsi yang cukup besar pada produk jadinya. perusahaan masih sering menghadapi masalah keterlambatan pasokan bahan baku atau sering kehabisan bahan baku. Akibatnya perusahaan sering tidak mampu memenuhi target produksi yang diharapkan. Kurangnya transportasi untuk mengangkut material, tenaga terampil dan pelengkapan menjadi penyebab keterlambatan juga. Supply Chain adalah jaringan perusahaan termasuk supplier, pabrik, distributor, toko atau ritel yang bekerja untuk menciptakan dan menghantarkan produk ke tangan pemakai akhir. serta perusahaan-perusahaan pendukung seperti perusahaan jasa logistik. Dari banyaknya pemasok atau supplier yang memasok barang ke PT.XYZ yang dapat mengakibatkan masalah dalam pengambilan keputusan pemilihan supplier mana yang paling banyak diminati oleh konsumen. Maka alternatif paling tinggi dan jenis terbanyak peminatnya yaitu Toko DD dengan nilai bobot 0,3027, peringgkat kedua PT.AA dengan nilai bobot 0,2979, ketiga PT.BB dengan nilai bobot 0,2958 dan ke empat CV. CC dengan nilai bobot 0,2945. Dapat disimpulkan bahwa pengukuran kinerja pemasok atau Supplier dengan metode AHP memperoleh hasil yaitu PT.AA dengan nilai bobot 0,2979, PT.Pembangunan Perumahan dengan nilai bobot 0,2958, CV. CC dengan nilai bobot 0,2945, Toko DD dengan nilai bobot 0,3027. Sesuai dengan kriteria QCDS maka pemasok yang layak dipilih adalah pemasok dengan bobot tertinggi yaitu Toko DD dengan nilai 0,3027.
IDENTIFIKASI JENIS-JENIS TELUR CACING PARASIT PADA FESES SAPI DI DESA KLAMBIR V KECAMATAN HAMPARAN PERAK KABUPATEN DELI SERDANG PROVINSI SUMATERA UTARA Nasution, Putri Aminah; Febriani, Husnarika; Syukriah, Syukriah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7338

Abstract

ABSTRAKSalah satu penyebab  penyakit bagi peternak adalah  yang diakibatkan oleh telur cacing parasit. Telur cacing menyerang jaringan lambung ternak sapi dan cacing dapat juga tumbuh pada jaringan lain misalnya paru-paru, hati, otak dan limpa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menegetahui berbagai macam jenis-jenis telur cacing parasit, tingkat serangan telur cacing parasit, tingkat prevalensi, tingkat intensitas parasit pada feses sapi di Desa Klambir V Kecamatan Hamparan Perak kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Sampel feses sapi yang digunakan berjumlah 80 sampel. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dan feses yang diambil sebanyak ± 10 gram setiap ekor sapi. Metode identifikasi dengan menggunakan metode sedimentasi dan Mc Master. Menghitung analisis data menggunakan rumus prevalensi dan intensitas serangan parasit. Hasil penelitian jenis telur cacing yang ditemukan Haemonchus contortus, Echinostoma sp., Paramphistomum sp. Fasciola sp. Tingkat serangan parasit telur cacing  yang paling tinggi dilihat pada telur cacing parasit Paramphistomum sp. sebanyak 1.207 butir/gram memiliki kategori ringan. Tingkat prevalensi pada pola ekstensif Haemonchus contortus 30%, Echinostoma sp. 15%, Paramphistomum sp. 100%, Fasciola sp. 100% sedangkan pada pola Pemeliharaan intensif yaitu Haemochus contortus 22,5%, Echinostoma sp. 7,5%, Paramphistomum sp. 100% dan Fasciola sp. 100%. Tingkat intensitas serangan telur cacing tertinggi terdapat pada Paramphistomum sp. yaitu sebesar 30,17 kategori sedang, sedangkan nilai terendah telur cacing Echinostoma sp. yaitu 1,3 dengan kategori sedang. Kesimpulannya adalah Sapi yang dipelihara secara pola ekstensif memiliki resiko serangan parasit yang lebih tinggi dibandingkan secara pola intensif. Kata kunci : Sapi, Feses, Telur cacing parasit
Co-Authors A. Gani, Subhan Aina, Triya Alda, Syahnaz Aliza, Mutia Amira, Siti Anzari, Mudhafar Apriani, Hajijah Ardiza, Syafira Arifa, Lela Fara Asran Asran Astuti, Mega Yulli Ayunda, Sapna Azhari, Mhd Bayu Bakhtiar Bakhtiar Bakhtiar Burhanuddin Burhanuddin Cut Agusniar Daud, Eva Darnila EDI YUSUF, EDI Erna Susanti Fadilla, Meutia Fadillah, Nurul Maurito Faisal Faisal Faisal Faisal fatimah Fatimah Fauzah Nur Aksa Fauziansyah, Hidayat Fidyatun Nisa Fitri, Li Idi'il Hanifah, Fathia Harahap, Maisaroh Helfianti, Sutri husnarika febriani Husnarika Febriani, Husnarika Ikhwan, M. Iskandar Iskandar Jamidi, Jamidi JS, Nurri Yusriyyah Leni Widiarti, Leni Lis Ayu Widari, Lis Ayu Lubis, Widya Ramadhani M. Ikhwan Maryana Maryana, Maryana Matondang, Indah Dinamayanti Mauliza, Mauliza Meriatna Meriatna Meutia, Sri Muhammad Iqbal Muhammad Zakaria Munawar, Muhammad Arfie Mustafa Kamal Mutammimul Ula Nabila, Jihan Nasution, Fina Safitri Nasution, Putri Aminah Nasution, Rivara Syara Nirmala, Mega Tia Nur Faizah, Ulinnuha Pakpahan, Sonia Faras Parinduri, Ayu Nurhabibah Pianda, Didi Pratiwi, Nurul Aziz Putra, Riki Rianda Putra, Wahyu Arliansyah Riskiyah, Ainur Rismayani, Fanya Audi Risti Arianti Ritonga, Predy Ady Rey Romi Asmara Rosdiana Rosdiana Rr. Rina Antasari Sahputra, Ilham Sari Tambunan, Efrida Pima Sari, Riska Kumala Sirait, Isnawati Situmorang, Dian Fatihani Sukiman, T. Sukma Achriadi Surbakti, Nur Anisah Br Susilowati, Ervan Syaharani, Namira Syahfitri, Fazira Rahma Syamsul Bahri Tambuna, Efrida pima Sari Tambunan, Efida Pima Sari Tambunan, Efrida Pima Sari Taufiq Taufiq Trisna Trisna, Trisna Veri Ilhadi Yurni, Irma Zulmiardi, Zulmiardi Zuraida Zuraida