Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis penerapan model project based learning (pjbl) dalam mengembangkan kreativitas siswa pada pembelajaran ipas kelas V Sari, Rivana Martya; Daryanto, Joko; Supianto, Supianto
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.116423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan model Project-Based Learning (PJBL) dalam mengembangkan kreativitas siswa pada pembelajaran IPAS kelas V SD Negeri 2 Truwolu ditinjau dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis multiple-case study. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas V dan sembilan peserta didik yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Validitas data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap perencanaan menguatkan aspek press melalui penciptaan lingkungan belajar yang kondusif dan perancangan proyek terstruktur. Tahap pelaksanaan menunjukkan perubahan fokus pada aspek process dan person melalui peran guru sebagai fasilitator yang responsif dalam memberikan umpan balik dan fleksibilitas waktu. Tahap evaluasi menunjukkan aspek product dengan temuan bahwa proyek terbuka menghasilkan perkembangan kreativitas lebih optimal pada indikator fluency, flexibility, originality, dan elaboration dibanding proyek terstruktur. Kelemahan utama meliputi minimnya keterlibatan siswa dalam perencanaan proyek, ketergantungan pada guru, dan evaluasi yang belum terdokumentasi secara sistematis. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa keseimbangan antara struktur dan kebebasan dalam desain proyek merupakan faktor penting dalam pengembangangan kreativitas siswa melalui model PJBL.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Teams Games Tournament Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Wulandari, Intan Desi; Supianto, Supianto
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 2 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i4.109155

Abstract

This study aims to enhance the reading comprehension skills of 13 fourth-grade students at SDN 1 Triwarno by implementing the cooperative learning model. Teams Games Tournament (TGT). The students' low reading skills were initially attributed to monotonous conventional teaching methods, which made it difficult for them to concentrate and led to boredom, particularly with long narrative texts. This classroom action research used observation, interviews, documentation, and tests for data collection. The pre-action results showed an average score of 54, with only 23% classical completeness. After the TGT implementation, the average score increased to 69 in the first cycle and 83 in the second cycle. The classical completeness also improved significantly, from 69% in the first cycle to 100% in the second cycle. This increase proves that the TGT model is effective in improving students' reading comprehension outcomes and skills, as well as creating a collaborative and engaging learning environment.
Analisis kesulitan peserta didik dan guru dalam pembelajaran IPAS elemen keterampilan proses di sekolah dasar Rosnanda, Shanggita; Rukayah, Rukayah; Supianto, Supianto
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 1 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i1.97523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa dan guru dalam pembelajaran unsur proses IPAS di Kelas IV SD Negeri Kleco II Surakarta dan upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesulitan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dan guru masih mengalami kesulitan dalam pembelajaran IPAS. Peserta didik mengalami kesulitan dalam mengamati, menanya dan memperkirakan, merencanakan dan melakukan penyelidikan, mengolah dan menganalisis data dan informasi, mengevaluasi dan melakukan refleksi, serta mengkomunikasikan hasil. Guru mengalami kesulitan dalam menganalisis CP, merumuskan CP menjadi TP, menyusun ATP, dan merancang pembelajaran, pembelajaran berdiferensiasi belum optimal, kesulitan dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran IPAS. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan siswa adalah mendiagnosis, menjelaskan kembali materi, melakukan kegiatan remedial dan pengayaan, memberikan kesempatan kepada siswa untuk menuliskan pertanyaan di buku catatan, dan menyampaikannya di depan kelas. Sebaliknya, siswa lain diberi kesempatan untuk menjawab pertanyaan, membimbing siswa untuk terlibat langsung dalam penyelidikan, dan memberikan tugas dan latihan secara berkala. Upaya mengatasi kendala guru antara lain dengan meningkatkan kompetensi melalui pelatihan, berperan aktif dalam Kelompok Kerja Guru (KKG), pendampingan dan pembinaan kepala sekolah, mengikuti pelatihan atau workshop, serta melakukan pengembangan diri secara mandiri.
Pengaruh Penggunaan Media Timeline terhadap Kemampuan Berpikir Kronologis Peserta Didik Kelas IV SD Ta’mirul Islam Surakarta Afifah, Ikhtiar Nur; Supianto, Supianto; Saputri, Dwi Yuniasih
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.118058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media timeline terhadap kemampuan berpikir kronologis peserta didik kelas IV SD Ta'mirul Islam Surakarta pada pembelajaran IPAS materi Kerajaan Hindu Buddha di Nusantara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan berpikir kronologis peserta didik pada mata pelajaran IPAS karena penggunaan media pembelajaran yang belum bervariasi dan disesuaikan dengan materi yang diajarkan. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD Ta'mirul Islam Surakarta yang berjumlah 99 peserta didik. Sampel penelitian yang digunakan yaitu 25 peserta didik dari kelas IV A dan 21 peserta didik dari kelas IV B. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan berpikir kronologis berbentuk pilihan ganda yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Penelitian ini terdiri dari dua tahap analisis data, yaitu uji prasyarat dan uji hipotesis. Uji persiapan terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas. Setelah uji prasyarat diperoleh, selanjutnya uji hipotesis dilakukan dengan uji independent sample t test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media timeline terhadap kemampuan berpikir kronologis peserta didik kelas IV SD Ta'mirul Islam Surakarta materi Kerajaan Hindu-Budha di Nusantara, hal ini menunjukkan nilai sig (0,037) > 0,05 artinya H0 ditolak atau H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media timeline berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kronologis peserta didik kelas IV SD Ta'mirul Islam Surakarta.