Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas 8 Aulia Hafsah Amanah; Ayi Sobarna; Helmi Aziz
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15472

Abstract

Abstract. This research is motivated by the varying learning needs of students. Differentiated instruction is one way for teachers to meet the needs of each student because the teaching process can be adapted to students' interests and talent. Based on this phenomenon, the research questions are formulated as follows: (1) How is the planning of differentiated instruction in the Merdeka Curriculum for Islamic Education for 8th-grade at SMPN 26 Bandung? (2) How is the implementation of differentiated instruction in the Merdeka Curriculum for Islamic Education for 8th-grade at SMPN 26 Bandung? (3) How is the evaluation of differentiated instruction in the Merdeka Curriculum for Islamic Education for 8th-grade at SMPN 26 Bandung? (4) What are the supporting and inhibiting factors of differentiated for Islamic Education for 8th-grade at SMPN 26 Bandung? This study uses a qualitative approach with a descriptive method, and the data collection techniques include interviews, observations, and documentation. Based on the research findings and discussion the conclusions are: 1. The planning of differentiated instruction includes ATP, CP, RPP, modules, teaching methods, and supporting learning tools. 2. The implementation of differentiated instruction is done by providing support through various learning resources. 3. The evaluation of PAI learning not only assesses the learning outcomes but also evaluates students' knowledge and attitudes on a daily basis. 4. Supporting factors include support from the school and parents. Inhibiting factors include the teacher's limited ability to engage all students in the learning process. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan kebutuhan belajar siswa. Pembelajaran diferensiasi merupakan salah satu cara guru untuk memenuhi kebutuhan setiap siswa karena proses pengajaran dapat disesuaikan dengan minat siswa. Berdasarkan fenomena tersebut, rumusan masalah penelitian adalah sebagai berikut: (1) Bagaimana perencanaan pembelajaran diferensiasi dalam Kurikulum Merdeka untuk Pendidikan Agama Islam kelas VIII di SMPN 26 Bandung? (2) Bagaimana pelaksanaan pembelajaran diferensiasi dalam Kurikulum Merdeka untuk Pendidikan Agama Islam kelas VIII di SMPN 26 Bandung? (3) Bagaimana evaluasi pembelajaran diferensiasi dalam Kurikulum Merdeka untuk Pendidikan Agama Islam kelas VIII di SMPN 26 Bandung? (4) Apa saja faktor pendukung dan penghambat pembelajaran diferensiasi untuk Pendidikan Agama Islam kelas VIII di SMPN 26 Bandung? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, serta teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Perencanaan pembelajaran diferensiasi meliputi ATP, CP, RPP, modul, metode pembelajaran, dan alat peraga pendukung. 2. Pelaksanaan pembelajaran diferensiasi dilakukan dengan memberikan dukungan melalui berbagai sumber belajar. 3. Evaluasi pembelajaran PAI tidak hanya menilai hasil belajar, tetapi juga menilai pengetahuan dan sikap siswa secara harian. 4. Faktor pendukung meliputi dukungan dari sekolah dan orang tua. Faktor penghambat meliputi keterbatasan kemampuan guru dalam melibatkan semua siswa dalam proses pembelajaran.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick pada Pembelajaran PAI terhadap Minat Siswa Kelas V SD Negeri Jatisari Bandung Yulli Fathul Aini; Helmi Aziz; Dewi Mulyani
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15643

Abstract

Abstract. Student learning interest is an important part of student learning development. Learning interest is of the efforts to realize maximum student learning outcomes occurs because of changes in behavior after participating in the teaching and learning process so that optimal learning achievement is achieved. This study aims to determine the effect of the cooperative learning model of talking stick type on PAI learning on student interest in the material let's live simply and sincerely in class V SD Negeri Jatisari Bandung. The research method used in this research is quasi-exsperimental design with the form of non-equivalent control group design.The sample of this study consisted of two classes, namely the experimental class (V A) and the control class (V B). The results showed that there was an effect of the cooperative learning model of talking stick type on PAI learning material let's live simply and sincerely on students' interest in learning. This is evidenced by the increase in student interest in learning in the experimental class (treated) higher than the control class. In the experimental class, the average value of students' interest in learning was 72, while in the control class it was 59.6. The results of hypothesis testing using the independent t test of learning interest obtained a significance value (p) of 0.000. This figure is smaller than 0.05 so it can be concluded that Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that the use of the talking stick type cooperative learning model has an influence on student interest in learning. Abstrak. Minat belajar siswa merupakan bagian penting dalam perkembangan belajar siswa. Minat belajar harus terpenuhi karena salah satu upaya untuk mewujudkan hasil belajar siswa yang maksimal hal tersebut terjadi karena adanya perubahan perilaku setelah mengikuti proses belajar mengajar sehingga tercapai prestasi belajar yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe talking stick pada pembelajaran PAI terhadap minat siswa materi mari hidup sederhana dan ikhlas pada kelas V SD Negeri Jatisari Bandung. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi exsperimental design dengan bentuk desain non equivalent control group desain. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 24 Februari s/d 28 Maret 2024 di kelas V SD Negeri Jatisari Bandung tahun ajaran 2023/2024. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen (V A) dan kelas kontrol (V B). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe talking stick pada pembelajaran PAI materi mari hidup sederhana dan Ikhlas terhadap minat belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya minat belajar siswa pada kelas eksperimen (yang diberi perlakuan) lebih tinggi dari kelas kontrol. Pada kelas kelas eksperimen nilai rata-rata minat belajar siswa yaitu 72, sedangkan pada kelas kontrol 59,6. Hasil uji hipotesis menggunakan uji t independent minat belajar nilai signifikansi (p) diperoleh 0,000. Angka tersebut lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima artinya penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick memberikan pengaruh terhadap minat belajar siswa.
The Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Rohani Islam terhadap Perkembangan Keterampilan Sosial (Social Skill) Siswa SMK Taruna Bhakti Cikarang Selatan Muhammad Ridho Abdillah; Dedih Surana; Helmi Aziz
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.15697

Abstract

Abstract. The Rohis extracurricular activities are non-academic activities conducted outside of school hours, designed to develop students' talents and interests across cognitive, affective, and psychomotor aspects. Through these activities, students can enhance their social skills, such as communication, interaction, information management, and effective information delivery. This study aims to determine the impact of Rohis extracurricular activities on the development of social skills among students at SMK Taruna Bhakti Cikarang. The hypothesis proposed is that Rohis activities have a significant influence on students' social skills. Data collection was conducted using questionnaires to gather information about the Rohis activities and the students' social skills. The validation of the instruments was done using the Pearson Product Moment formula, while reliability was tested using the Spearman-Brown formula. The impact of Rohis activities on social skills was analyzed using the Pearson Product Moment after meeting the requirements of normality and linearity tests. The strength of the relationship between the two variables was measured using the coefficient of determination. The results showed a correlation of 0,505, indicating a moderate relationship between Rohis activities and students' social skills. Based on the coefficient of determination, Rohis activities contribute 25,5% to the development of social skills, while the remaining 74,5% is influenced by other factors, such as family, school, and community environments. Abstrak. Kegiatan ekstrakurikuler Rohis adalah aktivitas non-akademis yang diadakan di luar jam pelajaran untuk mengembangkan bakat dan minat siswa, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Melalui kegiatan ini, siswa dapat mengasah keterampilan sosial, seperti kemampuan berkomunikasi, berinteraksi, mengelola informasi, dan menyampaikannya dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan ekstrakurikuler Rohis terhadap perkembangan keterampilan sosial siswa di SMK Taruna Bhakti Cikarang. Hipotesis yang diajukan adalah adanya pengaruh kegiatan Rohis terhadap keterampilan sosial siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket untuk memperoleh informasi mengenai kegiatan Rohis dan keterampilan sosial siswa. Validasi instrumen dilakukan dengan rumus Pearson Product Moment, dan reliabilitas diuji menggunakan rumus Spearman-Brown. Pengaruh kegiatan Rohis terhadap keterampilan sosial dianalisis dengan Pearson Product Moment, setelah memenuhi persyaratan uji normalitas dan linearitas. Besarnya hubungan antara dua variabel diukur dengan koefisien determinasi. Hasil perhitungan menunjukkan korelasi sebesar 0,505, yang mengindikasikan hubungan sedang antara kegiatan Rohis dan keterampilan sosial siswa. Berdasarkan koefisien determinasi, kegiatan Rohis berkontribusi sebesar 25,5% terhadap perkembangan keterampilan sosial, sedangkan 74,5% dipengaruhi oleh faktor lain, seperti lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Upaya Meningkatkan Kualitas Pengajaran Al-Quran di Madrasah Diniyah Berbasis Blended Learning Saat Masa Pandemi Covid -19 Dinar Nur Inten, Dinar Nur Inten; Aziz, Helmi; Khambali, Khambali; Mulyani, Dewi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i1.1024

Abstract

Al-Quran pedoman hidup setiap muslim. Pengajaran al-Quran sejak dini dapat mendorong anak untuk terbiasa hidup berdasarkan kandungan ayat-ayat al-Quran. Saat pandemi kegiatan pengajaran mendapatkan pembatasan yaitu pelaksanaan pembelajaran secara daring. Hal tersebut menuntut para guru untuk mampu mendesain pembelajaran al-Quran yang  menarik baik dari segi materi ataupun metodenya serta evaluasinya.Tujuan dari PKM ini adalah untuk membantu para guru madrasah diniyah dalam menentukan metode pembelajaran al-Quran yang sesuai perkembangan anak dan  menarik  melalui blended learning. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah pendekatan Asset Based Community Development, yaitu sebuah pendekatan yang memberdayakan aset yang telah ada di lapangan. Hasil dari PKM menunjukkan bahwa pengetahuan guru madrasah diniyah  terkait pengajaran al-Quran melalui blended learning meningkat hal ini dapat di lihat dari adanya peningkatan pada hasil postest yang dilaksanakan. Pandemi menuntut guru dan orang tua berdampingan untuk melaksanakan pembelajaran yang kreatif dan inovatif, sehingga walaupun anak belajar di rumah kualiatas dan kuantitas pengajaran al-Quran tetap optimal.
Pendampingan Penyusunan Perencanaan Pembelajaran Berbasis Mitigasi Bencana di Lembaga PAUD Kabupaten Bandung Aziz, Helmi; Inten, Dinar Nur; Mulyani, Dewi; Permatasari, Andalusia N
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3653

Abstract

Pemahaman tentang bencana sangat penting dimiliki oleh semua elemen masyarakat termasuk anak usia dini. Berdasarkan hasil survey di Lembaga PAUD Kec. Pangalengan Kab. Bandung, maka dapat diketahui permasalahan mitra yaitu para guru di Lembaga PAUD masih membutuhkan pendampingan dalam menyusun perencanaan pembelajaran berbasis mitigasi bencana. Fokus pemberdayaan dari pendampingan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru PAUD di Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung dalam menyusun perencanaan pembelajaran berbasis mitigasi bencana. Strategi pemberdayaan dilakukan dengan melakukan berbagai kegiatan, yaitu: persiapan, perencanaan program, pelaksanaan program, dan terakhir refleksi dan evaluasi program. Hasil pemberdayaan menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru PAUD dalam menyusun perencanaan pembelajaran berbasis mitigasi bencana. Pendampingan dan pelatihan bagi guru PAUD harus selalu dilakukan sebagai upaya peningkatan kompetensi guru PAUD ke arah yang lebih baik.
Assistance for Madrasah Diniyyah Teachers in Implementing Children's Al-Qur'an Literacy Learning Helmi Aziz; Dinar Nur Inten; Dewi Mulyani; Haditsa Qur'ani
MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Volume 39, No. 2, (December 2023) [Accredited Sinta 3, No 79/E/KPT/2023]
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v39i2.2985

Abstract

Eradicating Al-Qur'an illiteracy is an important agenda item that must be prioritized. It is one of the problems in madrasah diniyyah institutions that requires a broad range of teacher competencies related to meaningful and enjoyable Al-Quran learning in the aspects of planning, preparation, and use of learning media, as well as various evaluation techniques for early Al-Qur'an literacy learning for madrasah diniyyah students. As a solution, to improve competence and skills in carrying out early Al-Qur'an literacy learning, madrasah teachers must be given knowledge and skills in managing early Al-Qur'an literacy learning. The goal is that teachers can provide proper early Qur'an literacy learning for madrasah students. The Community-Based Participatory Research Method (CBPR) is used in this service. This method seeks to facilitate the community in improving academic quality. The empowerment results show that the ability of madrasah teachers to implement early Qur'an literacy learning has significantly increased through several activities that have been carried out, namely planning lesson plans, methods, and techniques of learning the Qur'an, selecting Al-Qur'an learning media, and applying Al-Qur'an learning evaluation techniques. Assistance for madrasah teachers must always be carried out to expand their pedagogical competence.
KURIKULUM INTEGRATIF BERBASIS NILAI-NILAI ISLAM (Penelitian di SMP IT Fithrah Insani Kabupaten Bandung Barat) Aziz, Helmi
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.731 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v13i1.1535

Abstract

Realitas di sekolah, kegiatan pendidikan agama yang berlangsung selama ini lebih banyak bersikap terpisah, kurang berinteraksi dengan kegiatan pendidikan lainnya. Berkaitan dengan realitas tersebut, maka pelaksanaan pendidikan perlu diarahkan untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam diri siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji lebih mendalam mengenai kondisi objektif, program yang dikembangkan, implementasi, evaluasi, keunggulan dan keterbatasan kurikulum integratif berbasis nilai-nilai Islam di SMP IT Fithrah Insani Kab. Bandung Barat.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mengambil latar di SMP IT Fithrah Insani Kabupaten Bandung Barat. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memberi makna terhadap data yang telah berhasil dikumpulkan, dan dari makna itulah diambil kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) SMP IT Fithrah Insani Kabupaten Bandung Barat menggunakan kurikulum integratif berbasis nilai-nilai Islam sejak awal berdiri dalam upaya mewujudkan tujuan utama yaitu dakwah melalui pendidikan; 2) Kurikulum integratif berbasis nilai-nilai Islam dilaksanakan dengan menggunakan Kurikulum Nasional dan bekerja sama dengan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) yang memberikan guideline dalam mengintegrasikan mata pelajaran umum dengan nilai-nilai Islam yang bersumber dari Al-Qur’an maupun Hadis; 3) Implementasi kurikulum integratif berbasis nilai-nilai Islam yaitu guru menghubungkan antara materi pelajaran dengan kebutuhan dan nilai kehidupan siswa dengan merujuk pada ayat Al-Qur’an maupun Hadis; 4) Pelaksanaan evaluasi keberhasilan program kurikulum integratif berbasis nilai-nilai Islam dilakukan dengan dua cara yaitu: a) dari segi SDM (dalam hal ini guru), pihak pimpinan melakukan evaluasi berupa supervisi; dan b) evaluasi terhadap siswa mencakup aspek kognitif, afektif dan psikomotorik yang dibuat setiap pertemuan dan dilaporkan dalam format raport; 5) Keunggulan dalam pelaksanaan kurikulum integratif berbasis nilai-nilai Islam yaitu koordinasi dan interaksi yang terjalin baik antara kepala sekolah dengan seluruh komponennya, serta profesionalitas guru dalam kesesuaian mata pelajaran yang diampu; 6) Keterbatasan dalam pelaksanaan kurikulum integratif berbasis nilai-nilai Islam yaitu guru mata pelajaran umum belum menjalankan sepenuhnya kurikulum integratif berbasis nilai-nilai Islam. Hal ini terjadi dikarenakan sebagian guru belum sepenuhnya memahami tsaqafah islamiyah serta belum didukung referensi ilmu keislaman dengan ilmu umum sehingga tidak terjadi pengintegrasian dengan baik. Kata kunci: Kurikulum integratif, Internalisasi Nilai-Nilai Islam
The Implementation of the Brain Rhythm Method in Enhancing the Quality of Quran Memorization Aziz, Helmi; Mulyani, Dewi; Inten, Dinar Nur; Nur Hakim, Haditsa Qur'ani; Rizqi, Anzilni Ahsani; Az-Zahra, Sabrina Syawalina
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 3 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i3.5245

Abstract

It is imperative to raise the standard of Quran memorization, particularly in madrasah diniyah where many teachers require capacity building. The purpose of this study is to assess the brain rhythm method's effectiveness, a cognitive learning approach that synchronizes Quranic recitation with specific brainwave patterns to optimize memorization and retention. The study employs a quasi-experimental method with a sample of 72 sixth-grade students from 8 madrasah diniyah in Bandung Regency. Quran memorization tests were used for data collection, assessing accuracy, fluency, and retention over different time intervals. An independent sample t-test study revealed a statistically significant increase in the group utilizing the brain rhythm method's Quran memory quality over the control group, with a significance level of 0.010 (p 0.05). These findings suggest that brain rhythm techniques can enhance learning outcomes in Quran memorization. Practically, Islamic educational institutions could consider incorporating these methods to enhance teaching effectiveness. It would be beneficial to investigate this method's long-term effects and suitability for use in various educational contexts in future research. Additionally, investigating the underlying mechanisms of how brain rhythm synchronization aids memorization could provide deeper insights and potentially lead to further advancements in teaching strategies. This approach may inspire the development of new educational techniques that leverage cognitive science to improve religious education. Moreover, examining the scalability of this method and its integration with modern educational technologies could further enhance its impact. Thus, the brain rhythm method holds significant potential for advancing the field of Islamic education.
PENDEKATAN EVALUASI PEMBELAJARAN BERDASARKAN HADIS TARBAWI: ANALISIS KUALITATIF HERMENEUTIK Tri Yugo; Helmi Aziz; Alhamuddin
Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 9 No 2 (2024): Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/92960

Abstract

This study aims to analyze the principle of learning evaluation from the perspective of the tarbawi hadith, focusing on two hadiths narrated by Tirmidhi (Number 278) and Bukhori (Number 401). This study uses a descriptive-analytical qualitative method with a hermeneutic approach to explore the educational values contained in these hadiths. Through in-depth analysis, the study found that the evaluation principles contained in the hadith, such as direct observation, formative feedback, repetition for improvement, and individualized approaches, are highly relevant to contemporary learning practices. The study results show that the tarbawi values contained in these hadiths can be implemented in modern education, especially in building a personalized learning approach based on spiritual, moral, and academic values. This study also concludes that the hadith evaluation principle focuses on cognitive aspects and students' affective and psychomotor aspects, which are relevant for shaping holistic character and competence. Thus, this research is expected to contribute to the development of Islamic education theory and increase the effectiveness of learning evaluation in modern education.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BAIK DAN KUAT BAKU DI SMP NEGERI 9 BANDUNG: IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BAIK DAN KUAT BAKU DI SMP NEGERI 9 BANDUNG Islamy Nurfadlilah; Ikin Asikin; Helmi Aziz
Idarotuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1, No. 2 (November 2024) Idarotuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dan UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/idarotuna.v1i2.6145

Abstract

The purpose of this study was to analyze the implementation of "Good and Strong" character education in SMP Negeri 9 Bandung, which includes planning, implementation, evaluation, supporting and inhibiting factors, and the results of the implementation. The study was conducted through field observation methods, documentation, and interviews with the Principal, Curriculum, PAI Teachers, BK Teachers, and student representatives. The results of the study indicate that character education planning is carried out systematically by integrating good character values ​​(honesty, sincerity, humility) and strong character values ​​(courageous, disciplined, tough) into formal and non-formal curricula. The "7 Loves" approach (knowledge, mosque, alms, dhikr, Al-Qur'an, fasting, and tahajud) is the main foundation in the formation of student character. Implementation is carried out through daily activities, such as the habit of reading the Qur'an, praying in congregation, and social action, as well as special programs such as daily literacy, tahsin-tahfidz, and active involvement of parents in supporting the implementation of character values ​​at home. Evaluation is carried out collaboratively through direct observation, assessment of attitudes in report cards, student reflection, and involvement of teachers and parents, to ensure the effectiveness of the program. Supporting factors for implementation include complete facilities and infrastructure, cooperation between schools, and the role of the family as a moral foundation. However, there are inhibiting factors such as lack of parental attention, limited facilities, suboptimal ISOMA time management, and internal (student intentions) and external (environmental) obstacles. The implementation results showed an increase in positive attitudes and behaviors in 85% of students from a total of 1006 students, including honesty, discipline, and responsibility. This program has proven effective in forming a generation with integrity, resilience, and high morals, although around 15% of students still need a sustainable approach.
Co-Authors adi sukma barkah Aep Saepuddin Aep Saepudin Aep Saepudin Agus Halimi Alhamuddin Ali Djamhuri Alifahtul Badiah Amalia, Najla Nurul Amelia Andalusia N Permatasari Andalusia Neneng Permatasari Annisa Ningtias Annisa Putri Asep Dudi Suhardini Ati Sobarna Aulia Hafsah Amanah Ayi Sobarna Az-Zahra, Sabrina Syawalina Dedih Surana Dewi Mulyani Dewi Mulyani Didit Ardianto Dinar Nur Intem Dinar Nur Inten Eka Aviandini Nurhidayah Eko Subiantoro Elsya Sastika Yamin Enoh Erlina Dwiyana Puteri Fadilla Ulya Tahani Farida Nahwa Pirdausi Giraliyandi, Maudina Putri Giraliyandi, Maudina Putri GUGUN GUNAWAN Hadist Dwi Fajri Muhammad Darmawan Haditsa Qur'ani Nurhakim Hani Sutina Herza Nur Ramdhani Iim Rohimah Iim Rohimah Ikin Asikin Ikin Asikin Ira Nurhaeti Islamy Nurfadlilah Kaefah Arini Khambali, Khambali Khofifah Arro'uf Lani Nurpratiwi Lathifah, Suci Lina Erliana M. Malik Akbar Rohandi Maudina Putri Giraliyandi Mochamad Malik Akbar Rohandi Mochammad Makhdum Ibrohim Muhammad Ridho Abdillah Muhammad Wais Khairudin Nadri Taja Nan Rahminawati Nizar Yolanda Pramata Nur Amalia Aini Sidik Nur Azizah Nurul Afrianti Padjadjaran Lagatari, Muhammad Rajaffawwaz Permatasari, Andalusia N Pratama, Alfa Putri Ramadhani Rahila Rahila Rahminawati , Nan Rasyid, A. Mujahid Rita Rosita Rizki Zakiyah Nur Rohmah Rizqi, Anzilni Ahsani Saroh Sim, Mellisa Sinamo, Sopan Siti Nurhaliza Sobar Al Ghazal Surbiantoro, Eko Sutina, Hani Sutina, Hani Tasya Yunisha Zuana Tia Yuliawati Tia Yuliawati Tjut Awaliyah Zuraiyah Tri Yugo Triliani, Tia Triya Puja Lestari Tsaniya Faradilla Desty Violiza El Syafira Yani Amelia Wati Yuliawati, Tia Yulli Fathul Aini