Claim Missing Document
Check
Articles

Nilai-nilai Pendidikan Aqidah dalam Prespektif QS. Al-Baqarah Ayat 186 Padjadjaran Lagatari, Muhammad Rajaffawwaz; Helmi Aziz; Enoh
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.11326

Abstract

Abstract. Education problems in Indonesia involve phenomena such as bullying and LGBTQ understanding. One of the problems is in the aqidah, as explained in Al-Baqarah verse 186. This verse contains the values of Aqidah Education that can be applied in the learning process. The purpose of this study is to find out the interpretation of the mufassir about QS. Al-Baqarah verse 186, the essence of Q.S Al-Baqarah Verse 186, knowing the concept of Aqidah education according to experts, knowing the values of aqidah education in Q.S Al-Baqarah Verse 186 and the concept and values of Aqidah education. This research uses a qualitative approach method, with primary data from the Quran and Hadith.The results of the study showed: First, the mufassir has similarities in interpreting Q.S Al-Baqarah verse 186, that Allah is close to His servants who believe, Allah always grants His servant's prayers and always hopes that his prayers are answered by Allah and always carry out His commands and fulfill His prohibitions as a condition for the fulfillment of prayers. Second, the essence that can be taken is: Allah SWT is close to His servant who believes, Allah SWT grants His servant's prayer, Carries out His commandments and fulfills His prohibitions as a condition for answered prayers. Third, the values of Aqidah Education in Q.S Al-Baqarah verse 186 are: the value of monotheism, among others, Allah is close to His servants who believe, believe in Allah's worship with prayer and pray only to Allah and not to others. The value of piety, among others, Believing that the prayer answered by Allah is the best, Allah never wastes the prayers of His servants and Believes in Allah. Abstrak. Permasalahan pendidikan di Indonesia melibatkan fenomena seperti bullying dan paham LGBTQ. Salah satu permasalahannya adalah dalam aqidah, seperti yang dijelaskan dalam Al-Baqarah ayat 186. Ayat ini mengandung nilai-nilai Pendidikan Aqidah yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penafsiran para mufassir tentang QS. Al-Baqarah ayat 186, esensi Q.S Al-Baqarah Ayat 186, mengetahui konsep pendidikan Aqidah menurut para ahli, mengetahui nilai-nilai pendidikan aqidah dalam Q.S Al-Baqarah Ayat 186 serta konsep dan nilai-nilai pendidikan Aqidah. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, dengan data primer dari Al-Quran dan Hadits. Hasil dari penelitian menunjukkan: Pertama, para mufassir memiliki kesamaan dalam menafsirkan Q.S Al-Baqarah ayat 186, bahwa Allah dekat dengan hamba-hamba-Nya yang beriman, Allah selalu mengabulkan do’a hamba-Nya dan selalu berharap doanya dikabulkan oleh Allah dan senantiasa menjalankan perintah-Nya serta menjahui larangan-Nya sebagai syarat dikabulkannya doa. Kedua, esensi yang dapat diambil yaitu: Allah SWT dekat dengan hamba-Nya yang beriman, Allah SWT mengabulkan doa hamba-Nya, Menjalankan perintah-Nya dan menjahui larangan-Nya sebagai syarat terkabulkanya doa. Ketiga, nilai-nilai Pendidikan Aqidah dalam Q.S Al-Baqarah ayat 186 yaitu: nilai ketauhidan, diantaranya, Allah dekat dengan hamba-Nya yang beriman, yakin akan ibadah Allah dengan do’a dan Berdoa hanya kepada Allah tidak kepada yang lain. Nilai ketakwaan, diantaranya, Yakin akan doa yang dikabulkan Allah itu yang terbaik, Allah tidak pernah menyia-nyiakan doa hamba-Nya dan Percaya kepada Allah.
Peran Guru dalam Penerapan Nilai-Nilai Toleransi pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN Duren 1 Karawang Nizar Yolanda Pramata; Nan Rahminawati; Helmi Aziz
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.12286

Abstract

Abstract. The teacher's role in implementing the values of tolerance has a very important position to guide, direct and provide motivation related to tolerance to each student. The application of the value of tolerance can be done through the learning process at school, one of which is through Islamic religious education subjects. This research aims to describe the role of teachers as guides and motivators, as well as analyzing the results of instilling tolerance values in PAI subjects in class VI B SDN Duren 1. The method used in this research is a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques use observation, interviews and documentation studies. The analysis of data obtained through data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. Based on the results of research regarding the role of teachers in implementing tolerance values in PAI subjects at SDN Duren 1, it can be concluded that the role of teachers as motivators is to provide encouragement to students to be able to study harder, provide understanding regarding the importance of tolerance inside and outside the classroom. The role of the teacher as a guide, the teacher guides his students to always respect and appreciate other people who have different beliefs, guiding his students to always cultivate a tolerant attitude within themselves so that students can accept the differences that exist around them. The results of implementing student tolerance values in PAI subjects at SDN Duren 1 make students understand tolerance better around them, do not let differences become obstacles in the learning process at school, and have an attitude of mutual respect and respect for each other. Abstrak. Peran guru dalam menerapkan nilai-nilai toleransi memiliki kedudukan yang sangat penting untuk membimbing, mengarahkan dan memberikan motivasi yang berkaitan dengan sikap toleransi kepada setiap siswa. Penerapan nilai toleransi ini dapat dilakukan melalui proses pembelajaran di sekolah, salah satunya melalui mata pelajaran pendidikan agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru sebagai pembimbing dan motivator, serta menganalisis hasil penanaman nilai-nilai toleransi pada mata pelajaran PAI di kelas VI B SDN Duren 1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Adapun analisis data yang diperoleh melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian mengenai peran guru dalam menerapkan nilai-nilai toleransi pada mata pelajaran PAI di SDN Duren 1 dapat disimpulkan bahwa peran guru sebagai motivator yaitu memberikan dorongan kepada siswa untuk dapat belajar lebih giat lagi, memberikan pemahaman terkait pentingnya toleransi di dalam maupun di luar kelas. Peran guru sebagai pembimbing, guru membimbing siswanya agar senantiasa menghormati dan menghargai orang lain yang memiliki keyakinan berbeda, menuntun siswanya untuk selalu memupuk sikap toleran didalam dirinya agar siswa dapat menerima perbedaan yang ada di sekitarnya. Hasil penerapan nilai-nilai toleransi siswa pada mata pelajaran PAI di SDN Duren 1 menjadikan siswa lebih memahami toleransi disekitarnya, tidak membiarkan perbedaan menjadi penghambat dalam proses pembelajaran di sekolah, serta memiliki sikap saling menghargai dan menghormati antar sesama.
Implementasi Program Pendidikan Karakter untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di SMP Al-Ma’soem Jatinangor Triliani, Tia; Rahminawati , Nan; Aziz, Helmi
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.12316

Abstract

Abstract. Character education is a basic value that is needed by the nation's children to become quality individuals, have good morals and discipline. Seeing the phenomenon that often occurs now is the lack of discipline in schools, such as students arriving late to school, not doing school work and not wearing complete uniforms. This research aims to form a strong personality in the application of disciplinary character. The research method chosen is to use descriptive qualitative methods by analyzing data that has been collected from interviews, observations and documentation at the relevant institutions used as research sites. Al-Ma'soem Middle School It prioritizes discipline, both discipline in time management, language discipline and discipline in everything. Continue to make Islamic values a priority of course. And the implementation of disciplinary character at Al Ma'soem Middle School is stated in the rules and violation point system, where the program has succeeded in making students have a strong disciplinary character. The character education program at Al Ma'soem Middle School focuses on the traits of trust, responsibility, respect and integrity. In addition, this Institute is highly dedicated in creating fundamental life skills that will help its students develop strong character. Al Ma'soem not only educates or teaches his students to become superior individuals but provides and directs good examples to his students. Abstrak. Pendidikan karakter merupakan nilai pijakan yang diperlukan anak bangsa untuk menjadi pribadi yang berkualitas, memiliki akhlak yang baik dan disiplin. Melihat fenomena yang sering terjadi sekarang akan minimnya kedisiplinan di sekolah, seperti siswa datang terlambat kesekolah, tidak mengerjakan tugas sekolah dan tidak memakai seragam yang lengkap. penelitian ini bertujuan untuk membentuk kepribadian yang kuat dalam penerapan karakter disiplin. Metode penelitian yang dipilih yaitu menggunakan metode kualitatif deskriptif adalah dengan menganalis data yang telah dikumpulkan dari wawancara, observasi dan dokumentasi pada lembaga terkait yang dijadikan tempat penelitian sekolah SMP Al-Ma’soem itu mengutamakan kedisiplinan, baik disiplin dalam menejemen waktu, disiplin berbahasa maupun disiplin dalam segala hal. Tetap menjadikan nilai-nilai islam sebagai prioritas tentunya. Dan penerapan karakter disiplin di SMP Al Ma’soem tertuang dalam tata tertib dan system poin pelanggaran yang mana program tersebut berhasil membuat siswa memiliki karakter kedisiplinan yang kuat. Program Pendidikan karakter di SMP Al Ma’soem berfokus pada sifat kepercayaan, tanggung jawab, rasa hormat, dan integritas. Selain itu, lembaga ini berdedikasi tinggi dalam menciptakan keterampilan hidup mendasar yang akan membantu para siswanya dalam mengembangkan karakter yang kuat. Al Ma’soem tidak hanya mendidik atau mengajari anak didiknya menjadi pribadi yang unggul tapi memberikan serta mengarahkan contoh yang baik kepada anak didiknya.
Efektivitas Metode Story Telling terhadap Minat Belajar Siswa Kelas VIII A pada Mata Pelajaran Fikih di SMP Alfalah Kota Bandung Mochammad Makhdum Ibrohim; Helmi Aziz; Nurul Afrianti
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.12319

Abstract

Abstract. This study aims to determine the effectiveness of the storytelling method on the learning interest of class VIII A students at Alfalah Junior High School in Bandung City who have a lack of interest in learning characterized by students who are not excited, feel bored, pay less attention by chatting with their classmates. Learning interest is a positive tendency or interest in the learning process or learning activities, including students' desire and motivation to engage in learning activities, explore subject matter and seek a deeper understanding of a topic. The research method used was experimental with pretest - posttest. The research sample consisted of 28 people. The experimental group received a storytelling method consisting of stories or narratives designed to increase interest in learning. Meanwhile, the control group did not receive the storytelling method, students continued to undergo activities as usual. The results showed that the experimental group who participated in storytelling activities experienced a significant increase in their interest in learning. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari metode storytelling terhadap minat belajar siswa kelas VIII A di SMP Alfalah Kota Bandung yang memiliki minat belajar yang kurang ditandai dengan adanya siswa yang tidak bersemangat, merasa bosan, kurang memperhatikan dengan cara mengobrol dengan teman sebangkunya. Minat belajar adalah kecenderungan atau ketertarikan yang positif terhadap proses pembelajaran atau kegiatan belajar, mencakup keinginan dan motivasi siswa untuk terlibat dalam kegiatan pembelajaran, mengeksplorasi materi pelajaran dan mencari pemahaman lebih dalam tentang suatu topik. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pretest – posttest. Sampel penelitian terdiri dari 28 orang. Kelompok eksperimen menerima metode storytelling yang terdiri dari cerita atau narasi yang dirancang untuk meningkatkan minat belajar. Sementara itu, kelompok kontrol tidak menerima metode storytelling, siswa tetap menjalani kegiatan seperti biasanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang mengikuti kegiatan storytelling mengalami peningkatan signifikan terhadap minat belajarnya.
Nilai-nilai Pendidikan Akhlak dalam Q.S Al-Qasash ayat 77 Lani Nurpratiwi; Nan Rahminawati; Helmi Aziz
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i1.12345

Abstract

Abstract. The development of an increasingly advanced economy encourages people to seek worldly satisfaction and forget about the eternal life of the afterlife. The Qur'an as a guide to life teaches how Muslims should behave in seeking and spending their wealth, namely by avoiding bad behavior, which can damage and harm other people and themselves, just like Qarun, who is an example of human behavior with bad morals. The focus of the discussion in this research is regarding the values of moral education. By classifying the opinions of mufassir, drawing out the essence, classifying the opinions of experts about moral education and finding the values of moral education in Q.S Al-Qasash verse 77. This research uses a qualitative approach, using library study data collection techniques, and analyzed using the tahlili method. The case of human greed in using their wealth is a sign of moral decline and acts of destruction on the face of the earth, such as the behavior of israf, tabdzir and stinginess carried out by Qarun today. It is hoped that the moral education values contained in Q.S Al-Qasash verse 77 can be applied in everyday life. Abstrak. Geliat perekonomian yang semakin maju mendorong seseorang mencari kepuasan duniawi dan melupakan kehidupan akhirat yang kekal. Al-Qur’an sebagai pedoman hidup mengajarkan bagaimana seharusnya perilaku muslim dalam mencari dan membelanjakan hartanya yaitu dengan menjauhi perilaku yang buruk, yang dapat merusak dan merugikan orang lain serta dirinya sendiri seperti halnya Qarun yang merupakan contoh perilaku manusia yang memiliki akhlak yang buruk. Fokus pembahasan pada penelitian ini mengenai nilai-nilai pendidikan akhlak. Dengan Mengklasifikasikan pendapat mufassir, Menarik esensi, Mengklasifikasikan pendapat para ahli tentang pendikan akhlak dan Menemukan nilai-nilai pendidikan akhlak dalam Q.S Al-Qasash ayat 77. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data studi kepustakan, dan dianalisis dengan metode tahlili. Kasus keserakahan manusia dalam menggunakan hartanya merupakan salah satu tanda dari kemerosotan akhlak dan perbuatan kerusakan di muka bumi, seperti perilaku israf, tabdzir dan kikir yang dilakukan para Qarun saat ini, diharapkan nilai-nilai pendidikan akhlak yang terkandung dalam Q.S Al-Qasash ayat 77 dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Peran Musyrif dalam Meningkatkan Hasil Belajar Santri Melalui Program Muwajjahah di Pondok Pesantren Modern Al-Muawanah Cidawalong adi sukma barkah; aziz, helmi; Surbiantoro, Eko
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.14423

Abstract

Abstract. This study discusses the role of Musyrif on supporting the effectiveness of learning through the Muwajjah program at Pondok Pesantren Modern Al Muawanah Cidawalong. The self study program is an additional training at night, where students receive direct guidance from Musyrif. The aim of this study is to examine the role of Musyrif in increasing student learning outcomes and the factors that influence the success of the Muwajjah program. The research method used is aqualitative and descriptive approach, involving interview, observation and literature studies or documentation studies. The results showed that Musyrif role plays a significant role in improving the learning outcomes of Santri through various activities such as going daily night attendance, reporting on learning progress, counseling guidance, so leading and worshiping together. However, the success of the program is influenced by internal and external factors, such as Santri motivation, the presence of teachers and favorite subject. Therefore, the appropriate program and the work of Musyrif play an important role in increasing the learning outcomes of students. Abstrak. Studi ini mengkaji peran musyrif dalam mendukung efektivitas pembelajaran melalui program muwajjahah di Pondok Pesantren Modern Al-Mu`awanah Cidawalong. Program muwajjahah sendiri adalah pembelajaran tambahan pada malam hari di mana santri mendapatkan bimbingan langsung dari musyrif. Study ini bertujuan adalah untuk mengkaji peran musyrif pada peningkatan hasil belajar santri, serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan program muwajjahah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dalam bentuk deskriptif, yang melibatkan wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran musyrif berkontribusi signifikan terhadap peningkatan hasil belajar santri melalui berbagai kegiatan seperti absensi harian malam, laporan perkembangan belajar, bimbingan konseling, dan ibadah kolektif. Namun, keberhasilan program juga dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal seperti motivasi santri, kehadiran guru, dan mata pelajaran favorit. Dengan demikian, program muwajjahah dan peran musyrif secara sinergis berperan aktif dalam meningkatkan hasil belajar santri.
Pengaruh Metode Bernyanyi terhadap Kemampuan Mengingat Siswa pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN Cangkuang 06 Kabupaten Bandung Farida Nahwa Pirdausi; Dedih Surana; Helmi Aziz
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.14485

Abstract

Abstract. The study was conducted to examine the effect of the singing method on students' memory abilities and the effectiveness of the singing method in Islamic Education learning using a quantitative approach with a type of Quasi-Experimental Design and Nonequivalent Control Group Design. The research sample consisted of students from classes III A and C, selected using purposive sampling based on the results of the students' final assessments. The results indicate that: 1) The average score of students before the application of the singing method was 58.79 in the experimental class and 54.41 in the control class. 2) After the application of the singing method, the average score in the experimental class increased to 83.93, while in the control class that did not use the singing method, it became 58.97. This shows that the class using the singing method had higher results. 3) The t-test showed a calculated t-value of 10.316, which is greater than the critical t-value of 1.668, leading to the conclusion that the singing method has an impact on students' memory abilities. The n-gain test results showed an average student score of 0.636, which falls into the medium category, and a score of 63.65%, which is considered quite effective. The conclusion is that the singing method can optimize students' memory abilities and is quite effective for use with students.Top of FormBottom of FormTop of FormBottom of Form Abstrak. Penelitian ini dilakukan untuk menelaah pengaruh dari metode bernyanyi pada kemampuan mengingat siswa dan tingkat efektivitas metode bernyanyi dalam pembelajaran Agama Islam denganmenggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Quasi Experimental Designs dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari peserta didik kelas III A dan C, menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan hasil Penilaian Akhir Siswa. Hasil nya menyatakan bahwa: 1) Nilai rata-rata siswa sebelum penerapan metode bernyanyi yaitu 58,79 pada kelas eksperimen dan 54,41 pada kelas kontrol. 2) Setelah penerapan metode bernyanyi, nilai rata-rata di kelas eksperimen meningkat menjadi 83,93, sedangkan di kelas kontrol yang tidak menggunakan metode bernyanyi menjadi 58,97. Ini menunjukkan bahwa kelas yang menggunakan metode bernyanyi memiliki hasil yang lebih tinggi. 3) Uji t menunjukkan nilai untuk t hitung 10,316 > t tabel 1,668, dengan ini dapat diambil kesimpulan bahwa adanya pengaruh metode bernyanyi terhadap kemampuan mengingat siswa. Hasil uji n-gain menunjukkan rata-rata skor siswa 0,636, yang berada dalam kategori sedang, dan nilai 63,65%, yang termasuk kategori cukup efektif. Kesimpulan nya bahwa metode bernyanyi ini dapat mengoptimalkan kemampuan mengingat siswa dan cukup efektif untuk diterapkan pada siswa.
Peran Guru Tahfidz dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Al-Qur'an Siswa Kelas VII di SMP PGII 1 Bandung Muhammad Wais Khairudin; Helmi Aziz; Nurul Afrianti
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.14577

Abstract

Abstract. This research aims to determine the role and strategies of tahfidz teachers in improving the ability to memorize the Al-Qur'an for class VII students at SMP PGII 1 Bandung. The role of tahfidz teachers and the strategies used by tahfidz teachers in improving students' ability to memorize the Al-Qur'an is the core of the research. Knowing that each individual has a different ability to memorize the Al-Qur'an, some are even not fluent in reading the Al-Qur'an, which affects the quality of their memorization, which is of interest to researchers to find out the role of tahfidz teachers in improving students' ability to memorize the Al-Qur'an. The method used in this research is a descriptive qualitative approach. The data collection was carried out through primary and secondary data using data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. In improving students' ability to memorize the Al-Qur'an, tahfidz teachers act as motivators, mentors, teachers, evaluators, facilitators and role models. After conducting research, it was found that not all students have the same ability in memorizing the Al-Qur'an, so the tahfidz teacher must know each student's understanding. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran, dan strategi guru tahfidz dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an siswa kelas VII di SMP PGII 1 Bandung. Peran guru tahfidz dan strategi yang digunakan oleh guru tahfidz dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an pada siswa menjadi inti dari penelitian. Mengetahui bahwasanya setiap individu mempunyai kemampuan menghafal Al-Qur’an yang berbeda bahkan ada yang belum lancar dalam membaca Al-Qur’an sehingga mempengaruhi dalam kualitas hafalannya menjadi ketertarikan peneliti untuk mengetahui peran guru tahfidz dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif pendekatan kualitatif. Adapun pengambilan data yang dilakukan melalui data primer maupun sekunder dengan teknik pengambilan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an siswa, guru tahfidz berperan sebagai motivator, pembimbing, pengajar, evaluator, fasilitator, dan sebagai teladan. Setelah dilakukan penelitian, ditemukan hasil bahwasanya tidak semua siswa mempunyai kemampuan yang sama dalam menghafalkan Al-Qur’an, sehingga guru tahfidz harus mengetahui kepahaman masing masing siswa.
Upaya Guru Mengaji dalam Mengatasi Kesulitan dan Meningkatkan Baca Tulis Qur’an di DTA Baitul Husna di Desa Cijeruk Kabupaten Bandung Putri Ramadhani; Helmi Aziz; Enoh
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.14588

Abstract

Abstract. This study aims to the efforts, results, and inhibiting factors of the Quran teacher in overcoming difficulties and improving the reading and writing skills of 5th and 6th grade students at DTA Baitul Husna, Cijeruk Village, Bandung Regency. The lack of lesson hours and the importance of the ability to read and write the Qur'an are the background in this study. Based on this background, it is of interest to researchers to find out the efforts made by Koranic teachers in overcoming difficulties and improving students' Al-Qur'an reading and writing skills. The method used in this research is descriptive method through qualitative approach. The data collection was carried out through primary and secondary data with collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. There are several efforts made by DTA teachers, including: teachers act as mentors, motivators, and counselors. After the research was conducted, several results were found that not all students have the same level of intelligence in terms of reading and writing the Qur'an, so the teacher needs to know the understanding of each student through the Qur'an reading test every day. In the process, students are not allowed to continue to the next stage if they do not really understand. Teachers at DTA Baitul Husna provide a special day for calligraphy training on Friday. Thus, students are expected to be able to achieve learning objectives in terms of reading and writing the Qur'an. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk upaya, hasil, dan faktor penghambat guru mengaji dalam mengatasi kesulitan dan meningkatkan keterampilan baca tulis qur’an peserta didik kelas 5 dan 6 di DTA Baitul Husna Desa Cijeruk Kabupaten Bandung. Kurangnya jam pelajaran dan pentingnya kemampuan baca tulis Al-Qur’an menjadi latar belakang dalam penelitian ini. Berdasarkan latar belakang tersebut, menjadi ketertarikan peneliti untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh guru mengaji dalam mengatasi kesulitan-kesulitan dan meningkatkan keterampilan baca tulis Al-Qur’an peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Adapun pengambilan data dilakukan melalui data primer maupun sekunder dengan teknik pengumpulan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Terdapat beberapa upaya yang dilakukan oleh guru DTA, diantaranya: guru berperan sebagai pembimbing, motivator, dan konselor. Setelah dilakukan penelitian, ditemukan beberapa hasil bahwa tidak semua peserta didik memiliki tingkat kecerdasan yang sama dalam hal baca tulis Al-Qur’an, sehingga guru perlu mengetahui kepahaman masing-masing peserta didik melalui tes membaca Al-Qur’an setiap harinya. Dalam prosesnya, peserta didik tidak diperbolehkan untuk lanjut ke tahap selanjutnya apabila belum benar-benar paham. Guru di DTA Baitul Husna menyediakan hari khusus untuk pelatihan kaligrafi di hari jumat. Dengan demikian, peserta didik diharapkan mampu mencapai tujuan pembelajaran dalam hal baca tulis Al-Qur’an.
Efektivitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dengan Menggunakan Metode Card Sort dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Islam Plus Ummul Mukminin Fadilla Ulya Tahani; Enoh; Helmi Aziz
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v4i2.14799

Abstract

Abstract. Fadilla Ulya Tahani. 10030120192. Effective learning methods encourage students to be actively involved in the learning process. Students have an active role in building their knowledge and understanding to achieve better learning outcomes. This research aims to: 1) obtain an overview of the condition of class V students in Islamic Religious Education and Character Learning before using the Card Sort learning method; 2) analyze the implementation of the Card Sort learning method in class V Islamic Religious Education and Character learning; 3) examine the effectiveness of the Card Sort learning method in improving student learning outcomes in Islamic Religious Education and Character learning. This research was conducted at SD Islam Plus Ummul Mukminin class V with the aim of determining the effectiveness of student learning outcomes after using the Card Sort method in the subjects of Islamic Religious Education and Character. This research uses a quantitative approach with a quasi-experimental method in the form of a Nonequivalent Control Group Design design. The type of sampling uses Nonprobability Sampling or nonrandom sample selection because there are special considerations. In the results of the research involving the experimental class V B and the control class V A. Student learning outcomes improved after implementing learning using the Card Sort method, the learning outcomes reached an average result before (56.81) after (87.48), so it can It was concluded that student learning outcomes in the subjects of Islamic Religious Education and Character had improved after learning using the Card Sort method. The difference in average learning outcomes between the experimental class and the control class is proven by the results of analysis via the t-test showing that the calculated t value = 10,699 > t table, namely 2,080 with a significance level of 95% with a = 0.05. Thus it can be stated that the alternative hypothesis (Ha) is accepted and the null hypothesis (H0) is rejected, which means that there is a difference in the average PreTest and PostTest in the Experiment and Control classes using the Card Sort method which provides an increase in student learning outcomes in Islamic Religious Education subjects. and Characteristics of fifth grade students at SD Islam Plus Ummul Mukminin. Abstrak. Fadilla Ulya Tahani. 10030120192. Metode pembelajaran efektif mendorong siswa untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Siswa memiliki peran aktif dalam membangun pengetahuan dan pemahaman mereka untuk pencapaian hasil belajar yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) memperoleh gambaran tentang kondisi siswa kelas V dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti sebelum menggunakan metode pembelajaran Card Sort; 2) menganalisis Implementasi metode pembelajaran Card Sort pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas V; 3) mengkaji efektivitas metode pembelajaran Card Sort dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Penelitian ini dilakukan di SD Islam Plus Ummul Mukminin kelas V yang bertujuan untuk mengetahui adanya efektivitas hasil belajar siswa setelah menggunakan metode Card Sort pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dengan bentuk desain Nonequivalent Control Grup Desain. Jenis pengambilan sampel menggunakan Nonprobability Sampling atau pemilihan sampel nonrandom karena ada pertimbangan khusus. Dalam hasil penelitian melibatkan kelas eksperimen V B dan kelas kontrol V A. Hasil belajar siswa mendapati peningkatan setelah dilaksanakannya pembelajaran menggunakan metode Card Sort, pada hasil belajar tersebut mencapai hasil rata-rata sebelum (56,81) setelah (87,48), sehingga dapat disimpulkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti mendapati peningkatan setelah dilaksanakannya pembelajaran memakai metode Card Sort. Adapun perbedaan rata-rata hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dibuktikan dengan hasil analisis melalui Uji-t menunjukan bahwa nilai t hitung = 10.699 > t tabel yaitu 2.080 dengan taraf signifikansi 95% dengan a = 0,05. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nihil (H0) ditolak, yang artinya terdapat perbedaan rata-rata PreTest dan PostTest di kelas Eksperimen dan Kontrol dengan menggunakan metode Card Sort memberikan peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti siswa kelas V SD Islam Plus Ummul Mukminin.
Co-Authors adi sukma barkah Aep Saepuddin Aep Saepudin Aep Saepudin Agus Halimi Alhamuddin Ali Djamhuri Alifahtul Badiah Amalia, Najla Nurul Amelia Andalusia N Permatasari Andalusia Neneng Permatasari Annisa Ningtias Annisa Putri Asep Dudi Suhardini Ati Sobarna Aulia Hafsah Amanah Ayi Sobarna Az-Zahra, Sabrina Syawalina Dedih Surana Dewi Mulyani Dewi Mulyani Didit Ardianto Dinar Nur Intem Dinar Nur Inten Eka Aviandini Nurhidayah Eko Subiantoro Elsya Sastika Yamin Enoh Erlina Dwiyana Puteri Fadilla Ulya Tahani Farida Nahwa Pirdausi Giraliyandi, Maudina Putri Giraliyandi, Maudina Putri GUGUN GUNAWAN Hadist Dwi Fajri Muhammad Darmawan Haditsa Qur'ani Nurhakim Hani Sutina Herza Nur Ramdhani Iim Rohimah Iim Rohimah Ikin Asikin Ikin Asikin Ira Nurhaeti Islamy Nurfadlilah Kaefah Arini Khambali, Khambali Khofifah Arro'uf Lani Nurpratiwi Lathifah, Suci Lina Erliana M. Malik Akbar Rohandi Maudina Putri Giraliyandi Mochamad Malik Akbar Rohandi Mochammad Makhdum Ibrohim Muhammad Ridho Abdillah Muhammad Wais Khairudin Nadri Taja Nan Rahminawati Nizar Yolanda Pramata Nur Amalia Aini Sidik Nur Azizah Nurul Afrianti Padjadjaran Lagatari, Muhammad Rajaffawwaz Permatasari, Andalusia N Pratama, Alfa Putri Ramadhani Rahila Rahila Rahminawati , Nan Rasyid, A. Mujahid Rita Rosita Rizki Zakiyah Nur Rohmah Rizqi, Anzilni Ahsani Saroh Sim, Mellisa Sinamo, Sopan Siti Nurhaliza Sobar Al Ghazal Surbiantoro, Eko Sutina, Hani Sutina, Hani Tasya Yunisha Zuana Tia Yuliawati Tia Yuliawati Tjut Awaliyah Zuraiyah Tri Yugo Triliani, Tia Triya Puja Lestari Tsaniya Faradilla Desty Violiza El Syafira Yani Amelia Wati Yuliawati, Tia Yulli Fathul Aini