Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Integrasi Agama dan Sains dalam Sistem Pendidikan Model Kuttab Riduwan, Riduwan; Mahmud, Amir
EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol. 13 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54180/elbanat.2023.13.1.85-104

Abstract

With the rise of curriculum-based religious education which is guided by memorization and mastery of reading and studying the Koran in elementary age children, education today is only oriented towards diplomas and tactical-mechanical abilities. Education during the time of the Prophet apart from teaching the ability to write and study the Koran also taught Adab and Faith, something that is rarely found in education today. However, along with developments in the era of the Prophet's era, education which was realized in the Kuttab education system was not enough to answer the challenges of the times, therefore Kuttab education must also be adaptive by integrating religious education in Kuttab with general knowledge content, or in other words, integrating religion and science. This research aims to describe the Kuttab model Islamic Education System, understand the integration between science and religion, and determine the qualifications of Al Fatih Malang kuttab model Islamic education graduates. This research uses a qualitative case study type approach. The results of this research show an integrative learning model in religious education. The Iman morafaqot curriculum in discussing science can be combined thematically with Al-Qur'an learning (Tadabbur), and mufarroqot in Al-Qur'an learning which is integrated with scientific observations. Kuttab Al Fatih Malang applies the relationship between science and religion with the principles of faith and the Koran. Implementation of the relationship between science and religion takes the form of habituation, namely the habituation of the muroja'ah of the Qur'an, and the implementation of 3S (Greetings, Smiles, Greetings).
Pengelolaan Mangrove di Madura: Analisis Awal Land Use dan Land Tenure Amir Mahmud
NUMADURA: Journal of Islamic Studies, Social, and Humanities Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Islamic Studies, Social and Humanities
Publisher : LPTNU Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58790/jissh.v2i2.15

Abstract

Mangroves almost grow evenly across the coastal areas of Madura Island and its groups of islands, although the conditions vary (bad and good) based on the land cover of each location. From an ecosystem services perspective, mangroves have an important function for humans and nature in terms of provisioning, regulating and maintaining, and culture. The aim of this study is to describe the forms of land use for mangrove in district spatial planning and the practices of land tenure for mangrove in four districts on Madura Island. By relying on literature review methods and being complemented by observations and interviews, the data was elucidated analytical descriptive. The result of the study shows that the use of mangrove ecosystems tends to be emphasized in regulating and maintaining services (disaster prevention) and less in cultural services (tourism); however, the restraining implementation of space use did not work adequately to control the land conversion threat. In terms of land tenure, mangrove-covered land was controlled by parties depending on location, namely individuals, communities, companies, and government agencies that manage natural resources. Mangroves have great opportunities based on ecosystem services whose development needs to be increased while preventing and stopping threats to the existence and sustainability of mangroves.
Nahdlatul Ulama Dalam Polemik Nasab Habib Ba'alawi Amir Mahmud
Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam Vol 4 No 2 (2024): Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam
Publisher : Institut Agama Islam Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55062/IJPI.2024.v4i2/626/5

Abstract

This research investigates Nahdlatul Ulama's (NU) views on the Habib Ba Alawi lineage polemic, focusing on how Indonesia's largest Islamic organization manages and responds to historical claims related to the lineage. This study aims to understand NU's approach to historical and religious issues affecting Islamic identity in Indonesia and how these views influence the historical narratives inherited by the NU community. This research uses a descriptive qualitative approach with a literature analysis of multiculturalism in post- independence Indonesia. The conclusion of the research shows that the determination of lineage during the time of the Prophet and the Companions was done based on the validity of the parents' marriage and methods such as Qa-fah and al-qiyafa. The controversy over the Bani Alawi lineage reveals the complexity in verifying genealogical claims and shows the dynamics in Islamic history. In Indonesia, pesantren play an important role in Islamic education while maintaining tradition and culture. The suggestions emphasize the need for a rigorous scientific approach in the verification of lineage claims and respect for long- established cultural values.
PEMENUHAN HAK PENDIDIKAN PENYANDANG DISABILITAS SEKOLAH DASAR NEGERI BUNGUR 01 DAN 03, KELURAHAN BUNGUR, KECAMATAN SENEN JAKARTA PUSAT DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 2016 TENTANG PENYANDANG DISABILITAS Aulia Diva Inshani Putri; Liany, SH., MH., Lusy; Amir Mahmud
Jurnal ADIL Vol 15 No 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/ajl.v15i2.4692

Abstract

Penyandang Disabilitas adalah setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif. Penyandang disabilitas memiliki hak pendidikan yang sama dengan yang lain sebagaimana diterangkan pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas. Pada Pasal 10 UU Disabilitas, Hak Pendidikan untuk Penyandang Disabilitas meliputi hak mendapatkan pendidikan yang bermutu pada satuan pendidikan di semua jenis, jalur, dan jenjang pendidikan secara inklusif dan khusus, mempunyai kesamaan kesempatan untuk menjadi pendidik atau tenaga kependidikan pada satuan pendidikan di semua jenis, jalur, dan jenjang Pendidikan, mempunyai kesamaan kesempatan sebagai penyelenggara pendidikan yang bermutu pada satuan pendidikan di semua jenis, jalur, dan jenjang Pendidikan, mendapatkan Akomodasi yang layak sebagai peserta didik. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui hak para penyandang disabilitas dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 serta implementasi terhadap sekolah dasar negeri Bungur 01 dan 03. Metode yang digunakan adalah normatif empiris, data yang digunakan adalah data sekunder dan didukung oleh data primer dengan melakukan wawancara kepada pihak sekolah bungur. Secara normatif, sudah ada instrumen hukum yang dilahirkan untuk melindungi hak penyandang disabilitas dalam aspek Pendidikan, yaitu dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 70 Tahun 2009 Tentang Pendidikan Inklusif. Bagi Peserta Didik yang Memiliki Kelainan Dan Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa, Dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 40 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif, dan Peraturan DKI Jakarta Nomor 4 Tahun 2022 Tentang Pelaksanaan Penghormatan dan Pemenuhan Hak Penyandang disabilitas, juga menjadi bagian dari instrument hukum. Secara keseluruhan Sekolah Dasar Negeri Bungur baik 01 maupun 03 sudah menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.
Metode Edukatif Gaming pada Model Pembelajaran Blended Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mahmud, Amir; Wahyudi, Mukhammad
WALADI Vol 2 No 1 (2024): Juni
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/waladi.v2i1.299

Abstract

Pembelajaran sekarang ini menuntut adanya inovasi dan transformasi, di masa transisi keadaan baru ini terlepas dari wabah penyakit biasa kita kenal dengan Covid-19 dampaknya dirasakan langsung dalam dunia pendidikan seperti halnya bebepa kebijakan baru untuk melaksanakan pembelajaran daring. Pada proses pembelajaran sini menggabungkan sebuah metode edukatif gaming sebagai penunjang dalam proses pembelajaran berlangsung. Dalam melaksanakan penelitian peneliti menggunakan metode Kurt Lewin yang meruapakan salah satu ciri dari penelitian tindakan kelas yang memiliki langkah tersetruktur dan terencana disetiap siklus, tahapan-tahapannya adalah perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah peneran model pembelajaran Blended learning yang digabungkan dengan metode edukatif gaming sebagai penunjung untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ditunjukkan dari hasil prsesntase yang kian meningkat pada siklus I aktivitas siswa senilai 65,9% meningkat sebanyak 75,73% pada siklus II. Untuk aktivitas guru pada siklus I senilai68,75% meningkat menjadi 76,25% pada siklus II. Untuk data nilai hasil belajar siswa pada siklus I senilai 75% pada pelajaran Bahasa Indonesia dan untuk pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) senilai 62% mengalami peningkatan pada siklus II senilai 87,5% pada pelajaran Bahasa Indonesia dan untuk pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) senilai 75%
Pengaruh Karakteristik Juru Pemantau Jentik (Jumantik) Rumah terhadap Angka Bebas Jentik (ABJ) di RW 02 dan RW 05 Kelurahan Cipinang Cempedak Kecamatan Jatinegara Kota Jakarta Timur serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Azzahra, Nurul Amini; Indrawati, Isna; Mahmud, Amir
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 9 (2024): Mei 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i9.4216

Abstract

KATA KUNCI Demam Berdarah Dengue, Jumantik Rumah, Angka Bebas Jentik, Jenis Pekerjaan, Usia. ABSTRAK Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Angka kejadian DBD di Indonesia setiap tahunnya masih tinggi. Upaya pencegahan yang paling tepat yaitu dengan dilakukannya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus. PSN 3M Plus ini dilakukan dengan melibatkan juru pemantau jentik (Jumantik) di setiap rumahnya. Keberhasilan PSN 3M Plus akan diukur melalui indikator Angka Bebas Jentik (ABJ). Tujuan dari penelitian adalah mengetahui hubungan karakteristik Jumantik rumah, khususnya pekerjaan dan usia terhadap Angka Bebas Jentik di rumahnya masing – masing.di RW 02 dan RW 05 Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan cross-sectional, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square menggunakan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukan bahwa didapatkan 56 rumah dengan angka bebas jentik (83,6%) dari 67 sampel terpilih dan 11 rumah dengan angka tidak bebas jentik (16,4%). Rumah dengan ABJ tertinggi (70,1%) adalah rumah dengan Jumantik Rumah yang tidak bekerja. Dari analisis data memperlihatkan terdapat hubungan jenis pekerjaan jumantik rumah terhadap angka bebas jentik (p=0,007), sedangkan usia jumantik rumah tidak mempengaruhi ABJ (p=0,718). Dari dua variabel pekerjaan dan usia yang diteliti, hanya variabel pekerjaan jumantik rumah yang berpengaruh terhadap Angka Bebas Jentik. Menurut pandangan Islam, kegiatan pemberantasan sarang nyamuk dengan keikutsertaan Jumantik rumah sesuai dengan tujuan Maqashidul syariah yaitu Hifz an-Nafs. KEYWORDS Dengue Hemorrhagic Fever, Jumantik Rumah, larva free rate, kind of work, age. ABSTRACT Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a disease caused by the dengue virus transmitted through the bites of Aedes aegypti mosquito. The incidence of dengue fever in Indonesia is still high every year. The most appropriate prevention effort is the Eradication of Mosquito Nests (PSN) 3M Plus. The PSN 3M Plus was carried out by involving larva monitoring interpreters (Jumantik) in their homes. The success of the PSN 3M Plus will be measured by the larva Free Rate (ABJ) indicator. The goal of this research is To find out the relationship between caharacteristic of Jumantik Rumah and the larva free rate in their own house in RW 02 and RW 05 in Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara, East Jakarta. This study is a research with a cross-sectional approach, using simple random sampling technique. Data analysis was performed by chi-square test using IBM SPSS Statistics 25. The results showed that there were 56 houses out of 67 samples with larva-free rates (83.6%) and 11 houses not larvae-free (16.4%). The highest larva free rate (70,1%) are found in the group of Jumantik rumah that not working. From data analysis, there is a relationship between the type of work of Jumantik Rumah and larva-free rate (p=0.007), while the age is not related (p=0.718). From two varables that analysed in this study, it shown that only working type of Jumantik Rumah that related to the larvae-free rate, while the age is not related. According to the Islam, the activity of eradicating mosquito’s nests with the participation of community including Jumantik at home is in accordance with the objectives of Maqashidul syariah, namely Hifz an-Nafs.
Perubahan Gaya Hidup pada Pasien Diabetes Melitus Sebelum dan Saat Pandemi COVID-19 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Alyka Sheila Masah; Fatimah Eliana; Amir Mahmud
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 10 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i10.4249

Abstract

Pandemi COVID-19 merupakan suatu outbreak yang menimbulkan gejala gangguan pernapasan akut yang disebabkan oleh novel coronavirus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok. Pada masa pandemi, masyarakat terpaksa untuk lebih sering berdiam di rumah dan membatasi pergerakan luar rumah. Hal ini dapat merubah gaya hidup masyarakat. Penyandang diabetes melitus mempunyai risiko lebih tinggi terhadap COVID-19 karena dapat memperburuk kondisi bahkan menyebabkan kematian. Pandemi COVID-19 mengakibatkan sebagian besar orang terpaksa untuk merubah gaya hidup mereka terutama pada pasien diabetes melitus. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross-sectional. Cara pengambilan sampel menggunakan kuesioner dengan teknik wawancara. Sampel pada penelitian ini adalah pasien diabetes melitus di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati. Analisis secara statistik menggunakan uji marginal homogeneity ditemukan tidak ada perubahan pada variabel pola makan (p=0,439) dan kebiasaan (p=0,248). Variabel aktivitas fisik (p=0,000), pola tidur (p=0,008), dan tingkat stres (p=0,000) menunjukkan adanya perubahan bermakna sebelum dan saat pandemi COVID-19. Secara keseluruhan tidak ditemukan perubahan gaya hidup karena p-value 0,3465 (p>0,05). Pada penelitian ditemukan perubahan aktivitas fisik, pola tidur, dan tingkat stress pada pasien diabetes melitus sebelum dan saat pandemi COVID-19. Dalam pandangan Islam, ketika sedang menderita suatu penyakit seperti diabetes melitus, maka seorang pasien diabetes melitus yang beragama Islam harus menghadapi keadaan ini dengan sifat-sifat yang telah di ajarkan dalam Islam seperti sabar, tawakal, ridha, dan ikhtiyar.
PENINGKATAN PEMAHAMAN URGENSI KONSERVASI SUMBER DAYA AIR KEPADA GURU DAN MURID SMAIT ATTAUHID BABELAN Evita, Liza; Umardani, Mohamad Kharis; Mahmud, Amir
Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/mahajana.v5i3.4664

Abstract

This activity aims to provide a fundamental understanding of the importance of water resource conservation in supporting the availability of water in sufficient quantity and quality to meet the needs of humans and other living things, both now and in the future. Partners in this activity are: SMAIT Attauhid, Babelan, and Bekasi Regency. Problems faced by partners: (1) limited access to legal information about the urgency of water resources conservation (2) lack of insight into legal knowledge of partner actors related to water resources management regulations. Solutions are offered by providing education about the importance of water resources conservation. This legal counselling activity is carried out using the participatory action method supported by lecture and discussion methods. Activities have been carried out well, with the result that there has been an increase in awareness and understanding of the importance of water resources conservation, goals and principles of water resources management, community rights and obligations in water resources management, seen from before and after the implementation of legal counselling activities on the urgency of water resources conservation.
MENGGAPAI RIDHA ALLAH MELALUI IBADAH RITUAL(Penafsiran ayat-ayat Sholat dan Puasa Menurut Al-Mawardi dalam Kitab Al-Nukat wa al ‘Uyun) Wahyu Gil Dimas Alfian Sodri; Amir Mahmud; Wiwin Ainis Rohtih; Nyoko Adi Kuswoyo
Al-Qolamuna: Journal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 3 (2024): Komunikasi dan Dakwah al-Qur'an
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/6976vy91

Abstract

Salah satu fungsi Al-Qur’an sebagai pembimbing bagi orang-orang yang beriman menuju ridha Allah swt. Orang-orang beriman akan terus senantiasa berlomba-lomba menggapai ridha Allah swt. Hal ini merupakan objektivitas suatu ibadah dari sisi subtansialnya. Meskipun beberapa kali al-Qur’an menjanjikan surga sebagai ganjaran ibadah, namun sesungguhnya surge tersebut merupakan bentuk ridha Allah swt kepada hamba-Nya. Para ulama’ telah sepakat tidak ada sesuatu hal yang berat dikerjakan kecuali sesuatu hal yang diwajibkan Allah swt kepada orang-orang yang beriman. Sholat dan puasa merupakan bentuk ibadah ritual yang diwajibkan Allah swt kepada orang-orang yang beriman. Oleh karenanya dapat dipastikan bahwa ibadah ritual tersebut merupakan salah satu cara menggapai ridha Allah swt. Dalam hal ini, Al-Mawardi dalam tafsirnya An-Bukat wa al-‘Uyun mereprentasikan subtansi iabadah sholat dan puasa sebagai tangga untuk menggapai ridha Allah swt. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode kajian tafsir maudhu’i untuk menganalisis ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan shalat dan puasa. Penelitian juga menggunakan pendekatan kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan informasi dan data dalam penelitian ini menggunakan dua cara. Yakni data primer dan data sekunder. Data primer dalam penelitian ini adalah kitab tafsir An-Nukat wa al-‘Uyun karya Imam al-Mawardi. Sedangkan data sekunder diambil dari literatur, buku, catatan, majalah, serta hasil penelitian sebelumnya yang relevan. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa keikhlasan, konsistensi, dan pemahaman mendalam terhadap makna ibadah adalah kunci utama dalam meraih ridha Allah. Al-Mawardi dalam tafsirnya menekankan perilaku hati yang harus sesuai dengan tujuan ibadah itu sendiri, hal ini yang kemudian disebut subtansial ibadah. Kondisi hati yang lalai menurut al-Mawardi merupakan penyebab seorang hamba sulit untuk sampai pada Tuhannya. Ibadah shalat dan puasa yang dilakukan dengan niat tulus dan penghayatan mendalam dapat mendatangkan keberkahan serta memperkuat hubungan spiritual antara manusia dan Allah, serta membentuk karakter muslim yang lebih baik. Dari kepribadian yag baik dikarenakan ibadah dengan cara yang benar inilah seorang hamba dapat sampai kepada Allah swt dan mendapatkan ridha-Nya.
Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Jumantik Rumah Terhadap Demam Berdarah Dengue di RW 02 dan RW 05 Kelurahan Cipinang Cempedak Kecamatan Jatinegara Kota Jakarta Timur Serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Fadhlia; Indrawati, Isna; Mahmud, Amir
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 11 (2024): July 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i11.4284

Abstract

ABSTRAK Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Prevalensi penyakit DBD di Indonesia sampai saat ini masih naik turun. Sampai saat ini belum ada obat atau vaksin untuk pencegahan DBD, sehingga penanggulangan utama penyakitnya dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus. PSN 3M Plus akan lebih efektif apabila setiap rumah memiliki Jumantik rumah dengan pengetahuan, sikap dan perilaku yang baik. Menurut pandangan Islam, Allah menghargai orang yang menjaga kebersihan seperti Jumantik rumah yang melakukan PSN 3M Plus dan menuntut ilmu pengetahuan sebaik-baiknya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penetapan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dan didapatkan sampel dalam penelitian ini berjumlah 67 Jumantik Rumah. Analisis data penelitian ini adalah analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 67 Jumantik rumah yang terdiri dari 6 orang laki-laki dan 61 orang perempuan dengan tingkat pendidikan terbanyak adalah SMA (52,2%). Mayoritas Jumantik rumah memiliki pengetahuan yang baik (97%), sikap yang baik (92,5%) dan perilaku yang baik (86,6%). Tidak ditemukan adanya Jumantik rumah yang memiliki pengetahuan, sikap dan perilaku yang kurang baik. Jumantik rumah yang berada di lingkungan RW 02 dan RW 05, Kelurahan Cipinang Cempedak, yang merupakan lokasi penelitian mempunyai pengetahuan, sikap dan perilaku yang baik mengenai Demam Berdarah Dengue. Tidak ada Jumantik rumah yang memiliki pengetahuan, sikap, dan perilaku yang kurang. Menurut pandangan Islam, Allah sangat menghargai orang yang memiliki ilmu pengetahuan dan menjaga kebersihan lingkungan seperti Jumantik rumah yang menerapkan PSN 3M Plus. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Perilaku, Jumantik Rumah, Demam Berdarah Dengue. ABSTRACT Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a disease caused by the dengue virus and transmitted through the bite of the Aedes aegypti mosquito. The prevalence of DHF in Indonesia is volatile. So far there is no medicine or vaccine for the prevention of DHF, so the main prevention of the disease is the “3M Plus Mosquito Nest Eradication (PSN)”. PSN 3M Plus will be more effective if every house has a Jumantik rumah with good knowledge, attitude and behaviour. According to the Islamic view, Allah appreciates people who maintain cleanliness such as Jumantik rumah who does PSN 3M Plus and seeks knowledge as well as possible. The research is a descriptive analytic study with a cross sectional approach. Sampling was done by simple random sampling technique. The sample in this study was 67 persons of Jumantik rumah and the data analyzed by univariate analysis. The results of this study showed that there were 67 persons of Jumantik rumah consisting of 6 men and 61 women with the highest education level being Senior High School (52.2%). The mqajority of Jumantik rumah have good knowledge (97%), good attitude (92.5%) and good behaviour (86.6%). There were not one of Jumantik rumah who had poor knowledge, attitude and behavior. There are Jumantik rumah in each family in RW 02 and RW 05, Kelurahan Cipinang Cempedak, with good knowledge, attitudes and behaviour. There is no Jumantik rumah with poor knowledge, attitude, and behaviour about Dengue Hemorrhagic Fever. According to the view of Islam, Allah really appreciates people who have knowledge and keep the environment clean, such as Jumantik rumah who implement PSN 3M Plus. Keywords: Knowledge, Attitude, Behaviour, Jumantik Rumah, Dengue Hemorrhagic Fever.