Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

EDUKASI KESEHATAN DAN DETEKSI DINI PENYAKIT PADA KOMUNITAS JEMAAT IHOP JAKARTA Novita Susilawati Barus; Marisa Junianti Manik; Eva Chris Veronica Gultom; Belet Lydia Ingrit; Renova Sibuea; Fiolenty Bertina Marulianna Sitorus; Shinta Marina Josephina Putri Sihaloho; Suntoro Suntoro
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2663

Abstract

Pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat dilakukan diberbagai lini, salah satunya melalui kegiatan di gereja. Kegiatan pemberian edukasi dan deteksi pada komunitas Jemaat IHOP Jakarta ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Tujuan dari kegiatan ini untuk deteksi dini risiko atau masalah kesehatan masyarakat sekitar IHOP dan pemberian edukasi kepada orangtua, remaja, dan anak-anak jalanan. Kegiatan yang diperlukan adalah deteksi dini dengan melakukan pengecekan gula darah, kolesterol, asam urat, pengukuran tekanan darah, berat badan dan tinggi badan dan pemberian edukasi kesehatan oleh tim Kesehatan yang terlibat. Kegiatan dilakukan pada hari Sabtu, 23 November 2024 pukul 09.00 WIB di Gereja IHOP Jalan Mangga Besar Raya Jakarta Barat, dengan target peserta yakni jemaat gereja IHOP dan warga disekitar gereja. Peserta yang hadir sebanyak 95 orang, namun 4 orang tidak mengikuti pengecekan, peserta yang hadir berusia 23 – 79 tahun. Hasil menunjukkan IMT peserta normal, mayoritas tekanan darah peserta tinggi pada rentang usia >45 tahun, nilai gula darah peserta normal, nilai kolestrol pada peserta mayoritas tinggi dan nilai asam urat pada perempuan cenderung tinggi dibandingkan laki-laki. Peserta yang memiliki risiko masalah kesehatan diharapkan dapat mengatur pola makan, aktivitas dan rutin pengobatan serta membutuhkan pemantauan dan penanganan secara berkelanjutan.
PENGUATAN PERAN ORANG TUA DALAM KEDARURATAN BALITA DAN TREND MASALAH PERGAULAN ANAK DAN REMAJA Eva Chris Veronica Gultom; Maria Veronika Ayu Florensa; Evanny Indah Manurung; Marisa Junianti Manik; Shinta Yuliana Hasibuan; Veronica Paula; Septa Meriana Lumbantoruan; Melisa Constantine Sigarlaki; Winda Silaban
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27250

Abstract

Abstrak: Orangtua merupakan bagian keluarga yang memiliki peran menjalankan fungsi perlindungan keluarga, yakni menciptakan rasa aman dan nyaman bagi anggota keluarga, termasuk ketika anak mengalami kedaruratan, seperti tersedak pada anak dan bayi, dan kenakalan remaja. Angka kejadian tersedak dan kenakalan remaja memiliki nilai yang cukup tinggi, sehingga diperlukan penanganan orangtua untuk mengatasi masalah-masalah tersebut. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang penanganan tersedak pada bayi dan anak, serta penanganan kenakalan remaja. Metode yang dilakukan dengan metode penyuluhan kepada 25 orang di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Melati IV Kampung Galuga, Binong. Peserta mengisi lembar pretest sebanyak 10 soal, dan posttest sebanyak 10 soal sebelum dan sesudah sesi pemaparan materi. Peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi terkait materi yang diberikan. Berdasarkan hasil nilai pretest dan postest terdapat peningkatan nilai sebanyak 11.2 poin pada rata-rata nilai postest (66.4) dari rata-rata nilai pretest (75.2). Untuk itu, perlu dilakukan kembali edukasi terkait topik yang relevan secara rutin dan terprogram oleh tenaga kesehatan atau petugas pusat kesehatan di masyarakat.Abstract: Parents are part of the family who have the role of carrying out the family protection function, namely creating a sense of security and comfort for family members, including when children experience emergencies, such as choking in children and infants, and juvenile delinquency. The incidence of choking and juvenile delinquency has a high value, so parental handling is needed to overcome these problems. This community service aims to provide education on handling choking in infants and children, as well as handling juvenile delinquency. The method used was counseling to 25 people at the Integrated Service Post (Posyandu) Melati IV Galuga Village, Binong. Participants filled out a pre-test sheet of 10 questions, and a post-test of 10 questions before and after the material presentation session. Participants were also given the opportunity to discuss the material provided. Based on the results of the pretest and posttest scores, there was an increase of 11.2 points in the average posttest score (66.4) from the average pretest score (75.2). For this reason, it is necessary to re-conduct education related to relevant topics routinely and programmatically by health workers or health center officers in the community.
Gambaran Karakteristik Lower Urinary Tract Symptoms (LUTS) pada Pasien Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) di Siloam Hospital Lippo Village Jenovan R Dengga; Laditri Br Ginting; Selvia Selvia; Eva Chris Veronica Gultom; Tirolyn Panjaitan
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 6 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v6i2.266

Abstract

Latar Belakang: Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) merupakan pembesaran prostat pada pria yang bersifat jinak dengan keluhan utama yang sering dirasakan adalah Lower Urinary Tract Symptom (LUTS) di mana hal tersebut akan menganggu kualitas hidup penderita. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gambaran karakteristik dari gejala LUTS pada pasien BPH di satu rumah sakit Indonesia Bagian Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik analisa data univariat. Populasi dari penelitian ini adalah pasien BPH rawat inap di satu rumah sakit Indonesia Bagian Barat pada September 2021-September 2022 dengan jumlah 73 rekam medis. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah tekniktotal sampling. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasien BPH di satu rumah sakit swasta Indonesia Bagian Barat sebagian besar mengalami LUTS dengan karakteristik gejala LUTS Obstruksi sebanyak 74.0 % (54 pasien), keluhan terbanyak adalah hesitancy sebanyak 56.3 % dan gejala LUTS Iritasi sebanyak 65.8 % (48 pasien), keluhan terbanyak adalah dysuria sebanyak 66.7 %. Berdasarkan faktor risiko dari 73 rekam medis 54.8 % berusia 60-70 tahun, 52.1 % tidak obesitas, 37.6% tidak merokok, 30.1 % tidak konsumsi alkohol dan 78.1 % memiliki penyakit komorbid. Kesimpulan: Gejala LUTS merupakan karakteristik sebagian besar pasien BPH.
Co-Authors Agus Helly Putri Amin Zebua Aiba, Sumiaty Angeli Helmina Vintauli Br.R Angelina Alvany Damayanti Arisman Laoli, Jevrianus Arkianti, Maria Maxmila Yoche Ayu Rininta Kana Baky, Jermias Helrari Ballsy Cicilia Albertina Pangkey Barus, Novita Susilawati Bima Adi Saputra Chriska Roully Adeline Dalope, Trifena Gabriela Damayanti, Catharina Rossa Eka Siahaan Ekarisma Elisabeth Aprilia Udju Elissa Oktoviani Hutasoit Enjelika Ria Manalu Fiolenty Bertina Marulianna Sitorus Geovany Latupeirissa Harapan Telaumbanua, Daniel Heman Pailak Heman Pailak Hia, Lili Selvia Agustina Hutasoit, Elissa Oktoviani I Made Kariasa Ingrit, Belet Lydia Jenovan R Dengga Karina Bevelyn Panjaitan Kesia Oktrivina Wanti Koelima, Bellandina Susana Junianty Laditri Br Ginting Lofitania, Elsa Lumbantoruan, Septa Meriana Manik, Marisa Maria Veronika Ayu Florensa Marisa Junianti Manik Martha Octaria Martina Pakpahan Marulianna Sit, Fiolenty Bertina Masfuri - Meiliana Eka Swatanti, Thalita Melisa Constantine Sigarlaki Meo, Julia Margareth Natalia Watania, Lani Novita Susilawati Barus Octaria, Martha Oktoviani Hutasoit, Elissa Pakpahan, Martina Pangkey, Ballsy C. A. Patarru, Gayus Peggy S. Tahulending Renova Sibuea Rudiyatin, Lili S, Yulia Sakau, Defi Yanti Saputra, Bima Adi Selvia Selvia Shinta Marina Josephina Putri Sihaloho Shinta Yuliana Hasibuan Sihaloho, Shinta Marina Josephina Putri Sihombing, Riama Marlyn Silalahi, Elfrida Siregar, Deborah Sumiaty Aiba Suntoro Suntoro Sutrawiarsih, Kadek Alfin Tahapary , Prisca A. Taruk Lola, Gustianus Theresia Ivolika Zebua Theresia Theresia Theresia Theresia Tirolyn Panjaitan Topuh, Grenisa Stevana Veronica Paula Wawan Septrianus Lase Winda Silaban Winda Silaban S Windy Sapta Handayani Zega Yedicha Nuke Manu Yuniarti Emmy Monica Pattiwaelapia