Claim Missing Document
Check
Articles

Pembuatan Media Pembelajaran Matematika dan Sains Berbasis Canva untuk Meningkatkan Kecakapan Literasi Digital Guru SD Ekadayanti, Waode; Parisu, Chairan Zibar L.; Yanti, Noer Rakhmat; Sisi , La; Saputra, Erwin Eka
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 4 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i4.1415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecakapan literasi digital dan kompetensi profesional guru SD Negeri 10 Laeya dalam menggunakan aplikasi Canva untuk pembelajaran matematika dan sains. Masalah utama yang dihadapi adalah minimnya pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran, yang berdampak pada kurangnya kreativitas dan inovasi dalam mengajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah workshop yang melibatkan pelatihan dan pendampingan secara bertahap kepada guru-guru SD Negeri 10 Laeya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran berbasis Canva, serta meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Keberhasilan ini diindikasikan oleh meningkatnya partisipasi aktif guru dalam menciptakan media pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif. Rekomendasi untuk pelaksanaan kegiatan serupa di masa depan mencakup variasi tema pelatihan dan peningkatan jumlah peserta, termasuk guru dari jenjang pendidikan lainnya seperti SMP dan SMA.
Pengaruh Metode Pembelajaran dan Gaya Kognitif terhadap Sikap Sosial Saputra, Erwin Eka
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i3.1238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran (Role Playing dan Ceramah Bervariasi) dan gaya kognitif (Field Independent dan Field Dependent) terhadap sikap sosial siswa. Penelitian dilakukan melalui metode eksperimen yang melibatkan 22 siswa kelas V SDN 219 Ara sebagai kelas eksperimen dan 22 siswa kelas V SDN 161 Ara sebagai kelas kontrol. Penerapan gaya kognitif dilakukan melalui tes Goodenough-Harris Drawing Test dan sikap sosial diukur melalui skala penilaian. Hasil penelitian menunjukkan: (1) sikap sosial siswa yang diberi metode pembelajaran role playing lebih tinggi dari kelompok siswa yang diberi metode pembelajaran ceramah bervariasi, (2) sikap sosial siswa yang memiliki gaya kognitif field independent lebih tinggi dari siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent, (3) terdapat pengaruh interaksi antara metode pembelajaran dan gaya kognitif terhadap sikap sosial siswa, (4) sikap sosial siswa yang memiliki gaya kognitif field independent yang diberi perlakuan metode pembelajaran role playing lebih tinggi dari sikap sosial siswa yang diberi perlakuan metode pembelajaran ceramah bervariasi, (5) sikap sosial siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent yang diberi perlakuan metode pembelajaran role playing lebih rendah dari sikap sosial siswa yang diberi perlakuan metode pembelajaran ceramah bervariasi, (6) sikap sosial siswa yang diberi perlakuan metode pembelajaran role playing pada kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif field independent lebih tinggi dibandingkan dengan sikap sosial siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent, dan (7) sikap sosial siswa yang diberi perlakuan metode pembelajaran ceramah bervariasi pada kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif field independent lebih rendah dibandingkan dengan sikap sosial siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent. Implikasi praktis dari temuan ini menunjukkan bahwa guru perlu mempertimbangkan kesesuaian antara metode pembelajaran dan gaya kognitif siswa untuk meningkatkan sikap sosial mereka. Metode role playing sangat dianjurkan bagi siswa dengan gaya kognitif field independent, sementara ceramah bervariasi lebih cocok diterapkan pada siswa field dependent. Oleh karena itu, identifikasi gaya kognitif siswa sejak awal sangat penting untuk menentukan pendekatan pembelajaran yang efektif di kelas.
Pengaruh Media Pembelajaran Komik Digital untuk Meningkatkan Minat Baca pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas III SDN 102 Kendari Hidayat, Riski; Parisu, Chairan Zibar L; Husain, Itsnain Alfajri; Saputra, Erwin Eka
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.2079

Abstract

Tujuan Penelitiaan ini adalah untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran komik digital terhadap minat baca peserta didik . Jenis metode penelitiaan kuanttatif (jenis peelitiaan pre-eksperimen ) yang digunakan ialah metode One-Group Pretest-Posttest Desigen.Hasil minat baca siswa sebelum diberikan perlakuaan yaitu  rata-rata skor angket minat baca siswa berada pada nilai 11,83 dan presentasenya berada pada nilai 59,1%  atau berada pada kategori cukup kuat . Adapun setelah diberikan perlakuan  rata-rata skor angket  minat baca siswa berada pada nilai 16,9  dan presentasenya berada pada nilai 84,5% atau berada pada kategori sangat kuat. Hasil analisis inferensial dengan mengganakan rumus uji t , dapat diketahui bahwa hasil uji normalitas nilai siginifikansi adalah 0,165 > 0,05 artinya data tersebut berdidtribusi normal, kemudian hasil uji homogenitas didapati nilai signifikansinya adalah 0,550 > 0,05 artinya bahwa varians data adalah homogen,sedangakan hasil uji t diketahui bahwa nilai signfikansi (2-tailed) sebesar 0,000 <  0,05  maka kita dapat simpulkan bahwa terdapat pengaruh media pembelajaran komik digital terhadap minat baca siswa.
Analisis Literasi Digital Para Guru Tingkat Pendidikan Sekolah Dasar Juwairiyah, Arna; L Parisu, Chairan Zibar; Sisi, La; Saputra, Erwin Eka
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9514

Abstract

Saat ini, literasi digital memegang peran sentral dalam meningkatkan keberhasilan proses pembelajaran bagi siswa sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan sejauh mana literasi digital guru pendidikan dasar, mencakup lima indikator yakni pemilihan, akses, pemahaman, evaluasi, dan analisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dalam kerangka kuantitatif. Jumlah guru di SD Negeri 2 Kendari, sebanyak 25 orang, dijadikan populasi penelitian dengan menerapkan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner menggunakan skala Likert, dan hasilnya dianalisis secara kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa rata-rata tingkat literasi digital guru di SD Negeri 2 Kendari tergolong dalam kategori baik, mencapai persentase sebesar 74,65%. Oleh karena itu, diperlukan upaya terus-menerus untuk meningkatkan pemahaman literasi digital, sehingga proses pembelajaran dapat dioptimalkan dengan lebih baik. Penemuan penting dalam penelitian ini adalah adanya indikator literasi digital guru yang berada pada tingkat cukup. Kompetensi guru dalam menyeleksi informasi dari berbagai sumber yang dapat diakses dinilai cukup baik namun masih memerlukan peningkatan.
Analisis Literasi Digital Para Guru Tingkat Pendidikan Sekolah Dasar Juwairiyah, Arna; Parisu, Chairan Zibar L; Sisi, La; Saputra, Erwin Eka
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.9521

Abstract

Saat ini, literasi digital memegang peran sentral dalam meningkatkan keberhasilan proses pembelajaran bagi siswa sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan sejauh mana literasi digital guru pendidikan dasar, mencakup lima indikator yakni pemilihan, akses, pemahaman, evaluasi, dan analisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dalam kerangka kuantitatif. Jumlah guru di SD Negeri 2 Kendari, sebanyak 25 orang, dijadikan populasi penelitian dengan menerapkan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner menggunakan skala Likert, dan hasilnya dianalisis secara kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa rata-rata tingkat literasi digital guru di SD Negeri 2 Kendari tergolong dalam kategori baik, mencapai persentase sebesar 74,65%. Oleh karena itu, diperlukan upaya terus-menerus untuk meningkatkan pemahaman literasi digital, sehingga proses pembelajaran dapat dioptimalkan dengan lebih baik. Penemuan penting dalam penelitian ini adalah adanya indikator literasi digital guru yang berada pada tingkat cukup. Kompetensi guru dalam menyeleksi informasi dari berbagai sumber yang dapat diakses dinilai cukup baik namun masih memerlukan peningkatan.
Studi    Literature    :    Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran Untuk Menanamkan Pendidikan Karakter  Di Sekolah Dasar Ridwan Ardi; Erwin Eka Saputra; L. Parisu, Chairan Zibar; Sri Jumiaty Permatasari; Nurhaswinda
Catha : Jurnal Penelitian Kreatif dan Inovatif Vol. 1 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/catha.v1i1.7

Abstract

Salah satu problem yang paling mendasar di era globalisasi sekarang ini adalah problem identitas dan karakter kebangsaan. kencangnya arus globalisasi dikhawatirkan akan berdampak pada berkurangnya rasa kecintaan terhadap budaya lokal. Agar eksistensi budaya lokal tetap kokoh, maka kepada generasi pelanjut estafet bangsa perlu ditanamkan rasa cinta terhadap budaya daerah. Salah satu cara yang dapat ditempuh guru di sekolah dasar adalah dengan cara mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam proses pembelajaran di sekolah. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal ke dalam pembelajaran diharapkan pendidikan karakter siswa akan tetap kokoh terjaga di tengah kencangnya arus globalisasi.
Implementasi Model Pendidikan Karakter Berbasis Multikultural Ridwan Ardi; Erwin Eka Saputra
Catha : Jurnal Penelitian Kreatif dan Inovatif Vol. 1 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/catha.v1i1.9

Abstract

Pendidikan karakter bertujuan membentuk dan membangun pola pikir, sikap, dan perilaku peserta didik agar menjadi pribadi yang positif, berakhlak karimah, berjiwa luhur, dan bertanggung jawab. Dalam konteks pendidikan, pendidikan karakter adalah usaha sadar yang dilakukan untuk membentuk peserta didik menjadi pribadi yang positif dan berakhlak karimah sesuai standar kompetensi lulusan (SKL) sehingga dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Pengimplementasian pendidikan karakter berbasis multikultural di sekolah memerlukan strategi yang tepat, efektif, dan partisipatif melibatkan seluruh komponen pendidikan. Ketepatan pemilihan strategi akan memberikan hasil yang optimal dalam membentuk peserta didik yang berkarakter. Dengan demikian upaya pengembangan model-model pendidikan karakter sebagai sebuah strategi pengimplementasian pendidikan karakter berbasis multikultural sangat penting dilakukan. Pengembangan model pendidikan karakter berbasis multikultural berprinsip integratif, kompak, dan konsisten. Integratif berarti mengintegrasikan pendidikan karakter berbasis multikultural ke dalam seluruh program dan kegiatan sekolah. Kompak berarti seluruh komponen pendidikan memiliki sikap dan pandangan yang sama dalam mengimplementasikan pendidikan karakter berbasis multikultural. Konsisten artinya seluruh komponen pendidikan memiliki sikap dan pandangan yang konsisten dalam menerapkan pendidikan karakter berbasis multikultural.
Pengaruh Metode Team Quiz Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Rio Irnawan; Arna Juwairiyah; Erwin, Erwin Eka Saputra
Catha : Jurnal Penelitian Kreatif dan Inovatif Vol. 2 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/catha.v2i1.85

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis peneilitian Pre-Experimental Designs. Desain penelitian yang digunakan One-Group Pretest Posttest Design, populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah kelas IV di SD Negeri 1 Gunung Sari yang berjumlah 22 siswa pada tahun ajaran 2024/2025. Pengumpulan data yang digunakan adalah obsevasi, tes dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistic deskriftif dan analisis statistic inferensial. Berdasarkan hasil penelitian tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode team quiz terhadap hasil belajar siswa kelas IV di SD Negeri 1 Gunung Sari pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam diketahui pula berdasarkan hasil perhitungan uji-t. Hasil penelitian ini diperoleh: ????h???????????????????? = 0,900 dan ???????????????????????? = 0,348, maka thitung lebih besar daripada ttabel= 0,900 ≥ 0,348 sehingga dinyatakan bahwa ada pengaruh yang signifikan penggunaan metode team quiz terhadap hasil belajar siswa kelas IV di SD Negeri 1 Gunung Sari pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam ini memberikan pengaruh positif yang signifikan.
Penggunaan Model Pembelajaran Kontekstual Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar Erwin Eka Saputra
Jurnal Sultra Elementary School Vol 3 No 1 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jses.v3i1.358

Abstract

This study aims to determine: (1) the improvement of mathematical communication skills through the contextual teaching model, (2) the improvement of mathematical communication skills through the conventional teaching model, and (3) the comparison between the two models to determine which is more effective. This research is a quasi-experimental study. The experimental class used a contextual teaching model, while the control class used a conventional teaching model. The research sample consisted of sixth-grade students from two schools: 15 students from SDN 1 Moramo and 17 students from SDN 11 Moramo. The results showed that: (1) based on the average pretest and posttest scores of the experimental class, the contextual teaching model led to an improvement in students’ mathematical communication skills; (2) based on the average pretest and posttest scores of the control class, there was also a significant improvement in students’ mathematical communication skills through the conventional model; and (3) the average N-Gain score for the experimental class was 0.6364, categorized as moderate, while the average N-Gain score for the control class was 0.2229, categorized as low. Therefore, the improvement in mathematical communication skills in the experimental class was better than that of the control class.
Pengaruh Model Pembelajaran Tipe Two Stay Two Stray(TSTS) Terhadap Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas IV SD Negeri 05 Enano Erwin Eka Saputra; Chairan Zibar L. Parisu; Al Gazali
Jurnal Sultra Elementary School Vol 4 No 1 (2023): Edisi Juni 2023
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jses.v4i1.372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Tipe Two Stay Two Stray (Tsts) Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SD Negeri 05 Enano Kecamatan Kabaena Tengah Kabupaten Bombana Tahun Ajaran 2022/2023. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif eksperimen dengan desain penelitian quasi eksperimental desain (non equivalent control group design). Sampel dalam penelitian terdiri dari 2 kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang berjumlah 60 siswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes pretest dan posttest. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (uji t). Berdasarkan hasil perhitungan uji t diperoleh thitung > ttabel yaitu 5,648 > 2,009 dengan taraf signifikan 0,05 atau 5% yang menyatakan Ha diterima. Berdasarkan hasil diatas maka dapat kita simpulkan bahwa terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) Terhadap Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas IV SD Negeri 05 Enano Kecamatan Kabaena Tengah Kabupaten Bombana.  
Co-Authors Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Al Gazali Al Gazali, Al Gazali Anita Candra Dewi Apri Ayu Nandarestu Ardi, Ridwan Aris Suziman Arna Juwairiyah Arna Juwairiyah Baehaqi Baharman Chairan Zibar L. Parisu Chairan Zibar L. Parisu Darfin, Sutra Awaliyah Deni Pratama, Muh Eka Arwanti Ekadayanti, Waode Elvy Adelina Fela Fela Fista, Bela Fitriani Fitriani Harpina Hasbi hasbi hasbi Hasriana Hasriana Hasriani Hasriani Hasriani Hasriani, Hasriani Hatima, Yoma Helda Titingganur Hidayat, Riski Husain, Itsnain Alfajri I Gede Panca Ilmar Andi Achmad Irma Sari Ismi, Yaqfiru Ala Isnaliati Istnain Alfajri Husain Jasmin, Jasmin Juwairiyah, Arna Kasmawati Kasmawati L Parisu, Chairan Zibar L. Parisu, Chairan Zibar La Ode Ahmad Yusran La Ode Alwahab La Sisi Lasisi, Lasisi Meilaniska Meilaniska Muh. Yasa Nikolaus Pasassung Nikolaus Pasassung, Nikolaus Niluh Putu Feni Sri Lestari Novikasari, Novikasari Nur Haizah Aopmonaim Nurhaswinda Parisu, Chairan Zibar L Parisu, Chairan Zibar L. Permatasari, Sri Jumiaty Rahmat Ridwan Ardi Rifal Rifal Rio Irnawan Saqjuddin Saqjuddin Saqjuddin Saqjuddin Saqjuddin, Saqjuddin Sartika Sartika Satriadin Satriadin Sindy Ashari Sisi , La Sisi, La Siti Sarah, Siti Sri Jumiaty Permatasari Sudirman Bira Sugeng Santoso Sulfikar Sallu Sulfikar Sallu Suziman, Aris Syamsiar, Syamsiar Syindi Syindi Titingganur, Helda Ummah, Inayatul Usman Usman, Ashari Veronika, Findi Waode Ekadayanti Widyawati Widyawati Wika Yolanda Wulandari T, Sri Yanti, Noer Rakhmat Zahara Zibar L. Parisu, Chairan