Claim Missing Document
Check
Articles

Mengembangkan Imajinasi Anak Usia Dini melalui Kegiatan Melukis dengan Media Alam Permatasari, Sri Jumiaty; Saputra, Erwin Eka; Sarah, Siti
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1207

Abstract

Perkembangan imajinasi pada anak usia dini merupakan aspek penting dalam pembentukan kreativitas, kemampuan berpikir simbolik, dan ekspresi diri. Salah satu pendekatan yang terbukti efektif dalam menstimulasi imajinasi adalah melalui kegiatan melukis. Artikel ini bertujuan mengkaji berbagai literatur terkait penggunaan media alam dalam kegiatan melukis sebagai sarana untuk mengembangkan imajinasi anak usia dini. Media alam seperti daun, pasir, batu, tanah, dan bunga tidak hanya mudah diakses dan ramah lingkungan, tetapi juga memberi rangsangan sensorik yang kaya bagi anak. Studi literatur menunjukkan bahwa anak-anak yang terlibat dalam aktivitas melukis dengan media alam menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berimajinasi, menciptakan narasi visual, dan mengembangkan koneksi emosional terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, kegiatan ini memberikan ruang eksplorasi yang luas tanpa tekanan hasil akhir, sehingga anak merasa bebas dalam mengekspresikan ide dan perasaannya. Pendekatan ini juga mendukung perkembangan motorik halus dan penguatan hubungan antara anak dengan alam. Studi ini menegaskan pentingnya peran guru dan orang tua dalam menyediakan lingkungan yang mendukung kegiatan seni berbasis alam, serta memfasilitasi interaksi kreatif anak dengan material alami. Dengan demikian, kegiatan melukis dengan media alam merupakan strategi edukatif yang efektif dan menyenangkan dalam mengembangkan imajinasi anak usia dini secara holistik.
Integrasi Pendekatan Teori Belajar Konstruktivisme Melalui Model Project-Based Learning pada Pembelajaran Ips di Sekolah Dasar Ahmad, Ahmad; Eka Saputra, Erwin; Suziman, Aris
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi pendekatan teori belajar konstruktivisme melalui model Project-Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar. Teori konstruktivisme berfokus pada proses aktif siswa dalam membangun pengetahuan melalui pengalaman dan interaksi sosial, sementara PjBL menghadirkan pembelajaran berbasis proyek yang kontekstual dan kolaboratif. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan pengumpulan data melalui observasi aktivitas siswa, wawancara guru dan peserta didik, tes hasil belajar, serta angket respon siswa terhadap pembelajaran. Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa kelas V SDN 66 Kendari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi konstruktivisme melalui PjBL secara signifikan meningkatkan hasil belajar kognitif siswa, dengan peningkatan nilai rata-rata dari 66,2 menjadi 82,5. Selain itu, observasi menunjukkan adanya peningkatan keaktifan belajar dan kolaborasi antarsiswa. Wawancara dan angket juga mengungkapkan bahwa mayoritas siswa merasa lebih termotivasi, memahami materi dengan lebih baik, dan senang belajar melalui proyek. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan konstruktivisme yang diimplementasikan melalui PjBL mampu menghadirkan pembelajaran IPS yang bermakna dan membangun keterampilan abad ke-21. Diperlukan pelatihan guru dan pengembangan perangkat ajar berbasis proyek untuk mendukung keberlanjutan implementasi model ini.
Hubungan Antara Kemampuan Membaca Kritis dan Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V Sekolah Dasar Saputra, Erwin Eka; Hatima, Yoma; Kasmawati, Kasmawati; Parisu, Chairan Zibar L.; Ahmad, Ahmad
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1216

Abstract

Kemampuan membaca kritis merupakan aspek penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia karena membantu siswa memahami, mengevaluasi, dan merefleksikan informasi yang dibaca secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan membaca kritis dan prestasi belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V di SDN 6 Kendari. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekan korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V, dan sampel diambil secara total sebanyak 30 siswa. Instrumen penelitian berupa tes membaca kritis dan dokumentasi nilai rapor Bahasa Indonesia. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan membaca kritis dan prestasi belajar Bahasa Indonesia, dengan nilai korelasi sebesar r = 0,68 pada taraf signifikansi α = 0,05. Ini berarti hubungan keduanya berada pada kategori kuat dan positif, sehingga semakin tinggi kemampuan membaca kritis siswa, maka semakin tinggi pula prestasi belajarnya. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan keterampilan membaca kritis dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia. Guru diharapkan mengembangkan strategi pembelajaran yang mendorong siswa untuk berpikir kritis melalui diskusi teks, refleksi isi bacaan, dan latihan-latihan analisis teks. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan metode pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS).
Integrasi Nilai Kearifan Lokal Budaya Sunda dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui Pendekatan Sastra di Sekolah Dasar Hatima, Yoma; Ummah, Inayatul; Saputra, Erwin Eka
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i1.1218

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar tidak hanya berfungsi sebagai sarana penguasaan kemampuan berbahasa, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter dan penguatan identitas budaya bangsa. Salah satu pendekatan yang memiliki potensi besar dalam mencapai tujuan tersebut adalah pendekatan sastra, khususnya dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal. Studi literatur ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana nilai-nilai kearifan lokal budaya Sunda dapat diintegrasikan secara efektif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui pendekatan sastra di Sekolah Dasar. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelestarian budaya lokal di tengah arus globalisasi yang berpengaruh pada sistem pendidikan. Hasil analisis literatur menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti gotong royong, hormat kepada orang tua, rendah hati, dan rasa tanggung jawab sosial dapat dimasukkan dalam teks sastra lokal seperti dongeng, fabel, dan cerita rakyat Sunda. Pembelajaran yang mengangkat kekayaan budaya lokal tidak hanya meningkatkan daya tarik siswa terhadap materi, tetapi juga memperkuat identitas dan karakter anak sejak dini. Strategi implementasi dapat dilakukan melalui pemilihan bahan ajar yang relevan, kegiatan membaca nyaring, diskusi nilai, hingga penugasan menulis ulang cerita rakyat Sunda dengan gaya bahasa sendiri. Kajian ini merekomendasikan penguatan peran guru dalam mengembangkan materi ajar berbasis lokal serta perlunya dukungan kurikulum yang memberi ruang pada muatan lokal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar
Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Game Puzzle Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di SDN 22 Kendari Satriadin Satriadin; Erwin Eka Saputra; Ahmad Ahmad
Journal of Humanities, Social Sciences, and Education Vol. 1 No. 6 (2025): Edisi Agustus 2025
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jhuse.v1i6.279

Abstract

This study used a quantitative approach with a Quasi-Experimental Design. The research design used a Nonequivalent Control Group Design. The population and sample were 53 fourth-grade students at SDN 22 Kendari. Data collection included observation, questionnaires, and documentation. Data were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis. Based on the results of the study, it can be concluded that puzzle game-based learning media has an effect on fourth-grade students' learning motivation in Indonesian language at SDN 22 Kendari. This was also determined by the t-test. The results of this study were: t = 1.248 with a Sig. (2-tailed) value of 0.219. To determine the distribution of the t-table, the value was calculated using df = 42, with a significance level of 0.609. Since the calculated t value > t table (1.248 > 0.267) and the Sig. (2-tailed) 0.001 < 0.05, Ho is rejected, thus stating that there is a significant effect of the use of puzzle-based game learning media on the learning motivation of fourth-grade students in Indonesian language at SDN 22 Kendari, providing a significant positive effect.
Model Pembelajaran Menulis Bahasa Indonesia yang Berorientasi pada Kompetensi Literasi Anita Candra Dewi; Erwin Eka Saputra
Journal of Humanities, Social Sciences, and Education Vol. 1 No. 6 (2025): Edisi Agustus 2025
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jhuse.v1i6.284

Abstract

Literacy competency is an essential skill in 21st-century education, and writing skills, as part of basic literacy, play a crucial role in enhancing students' critical thinking and expressive abilities. This study aims to examine various Indonesian writing learning models oriented toward strengthening literacy competency in schools. Through a literature review of 20 scientific articles, reference books, and research findings from the past five years, it was found that learning approaches focused on active student engagement, the use of digital media, and the contextualization of students' personal experiences demonstrate significant results in improving writing and literacy skills across the board. Five dominant learning models were identified: project-based learning, genre-based learning, process-based writing, digital literacy-based learning, and collaborative learning. The study's results demonstrate that integrating learning models relevant to students' needs and contexts is crucial in supporting the development of writing literacy. This study recommends the use of models that accommodate diverse learning styles and provide reflective space for students to write authentically. These findings can serve as a reference for teachers, education practitioners, and curriculum developers in designing more effective and literate Indonesian writing learning strategies.
Pelayanan Bimbingan dan Konseling Anak Usia Dini di TK Jaya Purnama Bulukumba Darfin, Sutra Awaliyah; Harpina; Saputra, Erwin Eka
Arus Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v5i2.1474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pelayanan bimbingan dan konseling anak usia dini di TK Jaya Purnama Bulukumba serta merumuskan model yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Anak usia 3–6 tahun berada dalam masa perkembangan emas yang memerlukan stimulus menyeluruh agar tumbuh optimal dalam aspek kognitif, emosional, sosial, dan moral. Penelitian ini menggunakan metode design research dengan tiga tahapan utama: persiapan, pelaksanaan desain eksperimen, dan analisis retrospektif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi kegiatan. temuan dari penelitian mengindikasikan bahwa meskipun TK Jaya Purnama belum memiliki guru dengan latar belakang khusus dalam bidang bimbingan dan konseling, sekolah tersebut telah melaksanakan berbagai bentuk layanan bimbingan dan konseling secara sederhana yang terintegrasi dalam proses pembelajaran. Layanan tersebut dilakukan melalui pendekatan bermain seperti penggunaan boneka jari, role playing, serta aktivitas menyusun balok. Selain itu, kegiatan parenting dan outing class juga dilaksanakan sebagai bentuk bimbingan tidak langsung kepada anak dan dukungan kepada orang tua. Dari hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa pelayanan bimbingan dan konseling di TK Jaya Purnama masih bersifat informal namun cukup efektif dalam membantu perkembangan anak usia dini. Diperlukan pengembangan model layanan bimbingan dan konseling yang lebih terstruktur, sistematis, dan sesuai dengan pendekatan perkembangan anak usia dini agar dapat memberikan dampak yang lebih optimal terhadap tumbuh kembang anak.
Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Qr Code Pada Pembelajaran IPS Materi Keberagaman Budaya Indonesia Kelas IV Sekolah Dasar Kasmawati, Kasmawati; Ismi, Yaqfiru Ala; L. Parisu, Chairan Zibar; Saputra, Erwin Eka; Ekadayanti, Waode
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.1233

Abstract

This research aims to develop a QR code-based interactive e-module for social studies learning about Indonesian cultural diversity. This type of research is Research and Development (research and development). The development model used is the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation) development model developed by Robert Maribe Brach. This development research produces products that meet validation by material experts reaching 100% in the very valid category, media experts reaching 100% in the very valid category, language experts reaching 89% in the very valid category. Furthermore, for the practicality of interactive E-module teaching materials, the student questionnaire results were 99% and the teacher questionnaire results were 100%. So it can be concluded that the development of a QR code-based interactive E-module in social studies learning material on Indonesian cultural diversity is very valid and practical for use as teaching material on Indonesian cultural diversity material in class IV A at SD Negeri 1 Ranomeeto.
Sosialisasi Dan Penerapan HOTS Dalam Pembelajaran Berbasis Proyek Di SDN 12 Konda Chairan Zibar L. Parisu; Erwin Eka Saputra; Kasmawati Kasmawati; La Sisi; Waode Ekadayanti
Jurnal Abdi Masyarakat dan Pemberdayaan Inovatif Vol 1 No 1 (2025)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jampi.v1i1.13

Abstract

21st century education requires students to have higher order thinking skills (HOTS) in order to compete in the era of globalization. However, the implementation of HOTS in Elementary Schools (SD) still faces various challenges, especially in the use of appropriate learning methods. This Community Service (PKM) activity aims to socialize the HOTS concept and its application in project-based learning to elementary school teachers. The methods used in this PKM include training, mentoring, and direct practice in compiling and implementing HOTS-based project-based learning. The results of the activity showed an increase in teachers' understanding of HOTS and its implementation in learning. In addition, students were also more active and creative in the learning process. This activity is expected to improve the quality of learning in elementary schools and support the development of 21st century skills for students.
Program Restoratif untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak Usia Dini di Daerah Tertinggal Istnain Alfajri Husain; Saputra, Erwin Eka; Chairan Zibar L. Parisu; La Sisi; Saqjuddin Saqjuddin
Jurnal Abdi Masyarakat dan Pemberdayaan Inovatif Vol 1 No 2 (2025)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jampi.v1i2.212

Abstract

Early childhood social skills are an important foundation for children's success in socializing, learning, and building relationships in the future. In underdeveloped areas such as Mata Usu District, Bombana Regency, children experience limitations in developing social skills due to low access to quality education, lack of PAUD teacher training, and minimal parental participation. This community service aims to implement a restorative program as an educational approach to improving early childhood social skills. The implementation method includes identifying problems, training teachers and parents on the restorative approach, implementing role-playing and children's dialogue activities, and evaluating the results. The activity was carried out in one of the underdeveloped villages in Mata Usu District for two months. The results of the service showed a significant increase in children's social skills such as empathy, communication, and peaceful conflict resolution. Teachers and parents also showed increased understanding and involvement in guiding children with a restorative approach. This program shows that an empathy and communication-based approach is effective in areas with limited resources. Policy support and further training are needed so that this approach can be implemented sustainably in all PAUDs in Mata Usu District.