Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Pelayanan Perusahaan Umum Daerah (PERUMDA) Air Minum Tirta Buana Bojonegoro dalam Memenuhi Kebutuhan Air Bersih di Kecamatan Bojonegoro Syazura, Divanya; Junadi, Junadi; Taufiq, Ahmad
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 10 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v10i1.1813

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas pelayanan PERUMDA Air Minum Tirta Buana Bojonegoro dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kecamatan Bojonegoro. Permasalahan utama meliputi cakupan layanan yang masih sekitar 40% rumah tangga, distribusi tidak merata akibat kebocoran pipa dan tekanan rendah, serta tarif lebih tinggi dibanding penyedia alternatif seperti PAM desa. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan pelaksana, pelanggan aktif, dan non-pelanggan. Analisis mengacu pada lima indikator efektivitas Sutrisno (2009). Hasilnya, pelayanan belum sepenuhnya efektif: pemahaman prosedur cukup baik namun informasi kurang terbuka; sasaran belum menjangkau seluruh wilayah; distribusi sering terlambat; target distribusi belum tercapai; kualitas air masih dikeluhkan. Meski demikian, manfaat dirasakan berupa efisiensi waktu, peningkatan sanitasi, dan kenyamanan. Perbaikan menyeluruh diperlukan agar pelayanan lebih merata dan berkelanjutan.
Public Value in Equalizing Access to Services for Vulnerable Groups Through JKN Mobile Services in Bojonegoro Febrianti, Avina; Istighfaroh, Faridatul; Junadi, Junadi
International Journal of Science and Environment (IJSE) Vol. 6 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : CV. Inara in Colaboration with www.stie-sampit.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijse.v6i2.457

Abstract

The transformation of digital health services through the Mobile JKN application is an important strategy in supporting equal access to health services for all people, including vulnerable groups, but its effectiveness is largely determined by the creation of public value in the implementation process. This study aims to analyze how Mobile JKN creates public value in equal access to health services for vulnerable groups in Bojonegoro Regency based on Moore's Public Value theory (1995) which includes aspects of legitimacy and support, operational capacity, and substantial value. The study used a descriptive qualitative method with data collection techniques in the form of in-depth interviews, field observations, and data analysis using NVivo with six informants consisting of community health center officers and community users of Mobile JKN. The results of the study indicate that in terms of legitimacy and support, the community is aware of the existence of Mobile JKN, but understanding and ability to use it are still low, especially among the elderly and people who do not have smartphones, so the level of public acceptance is not optimal due to uneven socialization. In terms of operational capacity, the Sumberrejo Community Health Center lacks adequate support due to limited training, low user digital literacy, and technical constraints such as weak internet connections and login failures, despite staff adapting through manual assistance, communication with BPJS Kesehatan, and the provision of Wi-Fi. In terms of substantial value, Mobile JKN has been shown to provide convenience and efficiency of services, particularly in reducing queues, but these benefits have not been felt equally by vulnerable groups. This study concludes that public value creation through Mobile JKN has not been optimal, requiring strengthened outreach, increased human resource capacity, and simplified application features to achieve more inclusive and equitable digital health services.
Public value dalam Pemerataan Akses Layanan Kelompok Rentan Melalui Layanan Mobile JKN di Bojonegoro Avina Febrianti; Faridatul Istighfaroh; Junadi
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/0mst7m24

Abstract

Transformasi digital melalui aplikasi Mobile JKN menjadi pilar utama pelayanan BPJS Kesehatan dalam upaya pemerataan akses layanan kesehatan. Namun, di Kabupaten Bojonegoro yang memiliki wilayah luas dan karakteristik masyarakat yang beragam, implementasi Mobile JKN masih menghadapi berbagai kendala, khususnya bagi kelompok rentan. Masyarakat dengan keterbatasan ekonomi, sosial, dan geografis, serta lansia yang tidak memiliki atau belum mampu mengoperasikan smartphone, mengalami hambatan dalam mengakses layanan kesehatan berbasis digital. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan Mobile JKN di Puskesmas Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro belum sepenuhnya menciptakan public value yang merata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi aplikasi Mobile JKN dalam menciptakan public value melalui pemerataan akses layanan kesehatan bagi kelompok rentan berdasarkan teori public value Moore (1995), yang meliputi aspek legitimasi dan dukungan, kapasitas operasional, serta nilai substansial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan observasi lapangan. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak NVivo terhadap enam informan yang terdiri dari petugas puskesmas dan masyarakat pengguna Mobile JKN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mobile JKN memberikan kemudahan dan efisiensi layanan, namun pemahaman, dukungan operasional, dan manfaatnya belum dirasakan secara merata oleh kelompok rentan.