Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Ekologi Kewarganegaraan: Membangun Relasi Harmonis antara Warga, Negara, dan Lingkungan Fadil Mas'ud; Irham Wibowo
Media Sains Vol. 25 No. 1 (2025): Terbitan Juni 2025
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/tn6n8007

Abstract

Krisis ekologis global yang ditandai oleh perubahan iklim, kerusakan lingkungan, dan degradasi keanekaragaman hayati telah menimbulkan kebutuhan mendesak untuk merekonstruksi konsep kewarganegaraan. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara konseptual dan praktis pendekatan ekologi kewarganegaraan sebagai upaya membangun relasi harmonis antara warga, negara, dan lingkungan. Melalui metode kualitatif-deskriptif berbasis kajian literatur, penelitian ini menganalisis berbagai sumber ilmiah dan kebijakan lingkungan nasional maupun global. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekologi kewarganegaraan menempatkan warga negara sebagai agen etis dan ekologis yang berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup. Negara diposisikan sebagai fasilitator yang membentuk sistem sosial-politik yang mendukung keadilan ekologis, sementara pendidikan kewarganegaraan menjadi instrumen strategis dalam menanamkan nilai-nilai ekologis sejak dini. Dengan mengintegrasikan kesadaran ekologis dalam praktik kewarganegaraan, pendekatan ini menawarkan fondasi bagi terciptanya masyarakat yang adil secara sosial, demokratis secara politik, dan lestari secara ekologis. Artikel ini merekomendasikan perlunya reformulasi kurikulum kewarganegaraan dan penguatan partisipasi warga dalam kebijakan lingkungan sebagai langkah konkret menuju masa depan berkelanjutan.
Narasi Lingkungan di Media Digital dan Pembentukan Kesadaran Kewarganegaraan Ekologis Fadil Mas'ud; Izhatullaili Izhatullaili; Yosep Copertino Apaut; Irham Wibowo; Daud Yefkanius Nassa
Media Sains Vol. 25 No. 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/f7yv8614

Abstract

Isu lingkungan semakin menjadi perhatian publik seiring meningkatnya krisis ekologis dan peran media digital dalam membentuk opini serta partisipasi warga negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis narasi lingkungan di media digital serta kontribusinya terhadap pembentukan kesadaran kewarganegaraan ekologis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain analisis narasi dan analisis wacana kritis terhadap konten media digital yang mengangkat isu lingkungan, dengan fokus konteks lokal Nusa Tenggara Timur. Data dikumpulkan melalui observasi digital dan dokumentasi pada platform media sosial dan portal berita daring, kemudian dianalisis secara tematik dan kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi lingkungan di media digital membentuk tiga pola utama, yaitu narasi krisis ekologis, narasi tanggung jawab moral warga negara, dan narasi aksi kolektif berbasis komunitas. Narasi tersebut berkontribusi pada pembentukan kesadaran kewarganegaraan ekologis melalui dimensi kognitif, afektif, dan konatif. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa narasi lingkungan masih cenderung menekankan perubahan perilaku individual dan belum secara optimal mengintegrasikan dimensi struktural, seperti kebijakan publik dan tata kelola lingkungan. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan narasi lingkungan yang kontekstual, kritis, dan partisipatif dalam membangun kewarganegaraan ekologis yang berkelanjutan di era digital. 
Co-Authors Achmad Napis Qurtubi Agus Bambang Nugraha Alang, Dessy M Amtiran, Morgan Atamukin, Kanisius Kedan Kian Badruddin Nasir Basri Basri Berek, Kristiana Yanti Bria, Makarius Erwin Bureni, Estalin Nepa Da Silva, Nining Lestari Daro, Katarina Daud Yefkanius Nassa Desi Asmaret Doko, Meryana Micselen Doko, Yunitha Devrudyan Dorkas Yufice Ariyanti Kale Eddy Silamat, Eddy Egidius Fkun Ence, Eufrasia Gemian, Stefani Bita Hago, Maria Mirayanti Harsya, Rabith Madah Khulaili Hasibuan, Kalijunjung Indah, Elisabeth Yohana Indra Kertati Indriya Fathni Irham Wibowo Irham Wibowo Irwan Abbas Ismail Ismail Istianah, Anif Iwan Harsono Izhatullaili Izhatullaili Izhatullaili Jama, Karolus Budiman Jelita, Maria Trivonia Jeluhur, Helda Jetia, Yovita Erliana Johannes P Kumagaya Kamlasi, Anjulin Yonathan Kamola, Ledrik A. W Keba, Aprilini Dima Keraf, Veronika Tiara Hingi khusnul khotimah Kian, Selviana Lipat Ara Kirana, Ave Regina Chandra Kollo, Fredik L. Kollo, Fredik Lambertus Kontesa, Agnesia Fifin Laga, Oskar Enjelius Lau, Clarisa Angelina Aeng Ludung, Goden Harna Hadia Luluk Sarifah Ly, Petrus Made Susilawati Maran, Yohana S. R Marsi Bani Masi, Thomas Kemil Meo, Matrona Mnanu, Nafsyan A Muhammad Dheo Adrian Muhari Naitboho, Yufitris Nana, Katarina Rensa Negat, Katharina Nety Novita Hariyani Nggandung, Yeheskial Nomeni, Netriana Nomleni, Hanani R Nuak, Angelina Seran Openg, Wiliam Fenoli Kituk Pandu, Gita Larasti Payong, Emilia Waha Purwoko, Agus Radja, Daud Christo Luis Radja, Melinda Ratu Rinovian Rais Robert Alex Serang Sanung, Florentina Sapay, Yumri Agelvi Sensi, Nataliana Siga, Marianus Soleman D. Nub Uf Sudiyarti Sudiyarti Syafrullah, Muhammad Deddy Syunikitta, Mirwanti Taneo, Kevi Listiana Fransisca Tapatab, Shintya M Tefa, Alencia Tes, Hendri Septiano Tonis, Marselina Uki, Lion Edison Uly, Marselina Umar, Sitirahia Hi Wahyudin Noe, Wahyudin Wandal, Yufani Rambu Liga Winarto, Tri Yosep Copertino Apaut