Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Efektivitas Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Fikih di MTs Negeri 1 Pringsewu Nur'Aini, Intan; Hijriyah, Umi; Sa’idy, Sa’idy; Romlah, Listiyani Siti; Bahri, Saiful
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2299

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dalam meningkatkan hasil belajar Fikih di MTs Negeri 1 Pringsewu kelas VIII. Model pembelajaran TPS digunakan sebagai salah satu strategi pembelajaran kolaboratif yang bertujuan mempromosikan partisipasi peserta didik yang aktif melalui diskusi pasangan dan pertukaran tampilan kelompok. Metode penelitian yang digunakan mengukur desain penelitian kelompok kontrol eksperimental dan tidak setara nyata. Saat memilih sampel, metode probabilitas tipe uji sampel cluster digunakan. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan, wawancara, pengujian dan dokumentasi. Tes statistik digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan setelah tes dari hasil belajar peserta didik. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan uji-t sampel independen. Peralatan penelitian yang digunakan adalah tes yang terdiri dari pertanyaan pilihan ganda. Data yang diperoleh dari instrumen kemudian dianalisis secara statistik untuk membandingkan hasil anti-test dan pasca-tes antara kedua kelas. Analisis menunjukkan bahwa uji sampel-T independen menghasilkan nilai signifikan (GIS) 0.000 & LT. 0,05, H0 ditolak dan kita dapat menarik kesimpulan bahwa Ha diterima. Dengan kata lain, ada perbedaan antara hasil pembelajaran kelas kontrol dan kelas eksperimental. Tes N-Gain dari hasil pembelajaran eksperimental untuk 81.2957 atau 81% kelas dimasukkan dalam kategori yang valid dengan peringkat N-gain minimum 62,50 dan maksimum 100,00. Kita kemudian dapat menarik kesimpulan bahwa model pembelajaran kooperatif dari Think Pair Share efektif dalam meningkatkan hasil pembelajaran siswa dengan mata pelajaran Fikih MTS Negeri 1 Pringsewu.
MENGINTEGRASIKAN TEKNOLOGI UNTUK PENINGKATAN PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN ERA 5.0 Romlah, Listiyani Siti; Iskandar, Iskandar; Wahid, Latiful; Ali, Nuryadin; Rahman, Bujang
AT-TAJDID Vol 8, No 1 (2024): JANUARI-JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v8i1.3332

Abstract

Students’ Learning Difficulties: a Correlational Study on the Influence of Teachers’ Social Competence Sari, Melinda Novita; Khasanah, Uswatun; Romlah, Listiyani Siti
Journal of Innovation and Research in Primary Education Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jirpe.v4i4.2535

Abstract

This study explores the influence of teachers' social competence on students' learning difficulties in Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Hidayah, Tunggul Pawenang, Pringsewu. The research utilizes a quantitative correlational approach, focusing on the relationship between teachers' social competence and the learning challenges faced by students. A survey was conducted with 70 students from class VIII using validated and reliable questionnaires. The results indicate a significant correlation between teachers' ability to communicate effectively, show empathy, and create a supportive learning environment, and the reduction of students' learning difficulties. Specifically, teachers who establish positive relationships and facilitate open communication create a more conducive learning atmosphere, enhancing students' confidence and participation. Conversely, teachers with lower social competence tend to experience more significant barriers in addressing students' academic challenges. The findings suggest that improving teachers' social competence can be an effective strategy to mitigate learning difficulties, especially in environments with diverse cultural and social backgrounds. This research contributes to the literature on teacher-student interaction, emphasizing the importance of teachers' emotional and social skills in fostering inclusive and effective learning environments. Furthermore, the study calls for teacher training programs that enhance both pedagogical and social competencies to optimize student learning outcomes in Islamic educational settings.
Implementasi Metode Halaqah dalam Pembelajaran Fiqih Santri di Ma'had Al-Jami'ah UIN Raden Intan Lampung Muhammad Fadhli; Listiyani Siti Romlah; Umi Hijriyah; Sa'idy Sa'idy; Erni Yusnita; Baharuddin Baharuddin
Tarbiyatuna Kajian Pendidikan Islam Vol. 9 No. 1 (2025): (February 2025)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/tarbiyatuna.v9i1.2871

Abstract

The halaqah method is known as an effective traditional approach in teaching religious knowledge, especially in Islamic boarding schools, because it allows direct interaction between students and ustadz in an in-depth discussion atmosphere. This study uses a qualitative methodology, the study is included in the descriptive research category, by collecting data through observation, interviews, and documentation. The subjects of the study were students and teachers at Ma'had Al-Jami'ah UIN Raden Intan Lampung who participated in fiqh learning using the halaqah method. The results of the study showed that the halaqah method improved students' understanding of fiqh material, especially in daily worship practices. Some of the obstacles faced include time constraints and variations in the educational backgrounds of students. However, this method is considered effective in building the personality and skills of students in understanding fiqh in depth. These findings are expected to be a reference for the development of the halaqah method in other religious educational institutions.
Pola Asuh Islami Terhadap Sosial dan Emosional Anak: Perspektif Pendidikan Keluarga Islam Devi, Tiara Citra; Zulhannan, Zulhannan; Romlah, Listiyani Siti
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v5i1.2724

Abstract

Keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama memiliki peran strategis dalam membentuk perkembangan sosial dan emosional anak melalui internalisasi nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pola asuh Islami dalam keluarga Muslim serta implikasinya terhadap perkembangan sosial dan emosional anak dalam perspektif pendidikan keluarga Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SDN 1 Campang Raya, melibatkan lima belas orang tua, guru wali kelas, serta siswa kelas I dan II. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua menerapkan pola asuh Islami berbasis kasih sayang (rahmah), keteladanan (uswah hasanah), dan pembiasaan ibadah yang berkontribusi positif terhadap perkembangan sosial dan emosional anak, seperti meningkatnya kepercayaan diri, empati, kedisiplinan, dan kestabilan emosi. Namun, keterbatasan waktu orang tua serta penerapan pola asuh yang cenderung otoriter ditemukan menjadi faktor penghambat dalam pembentukan kehangatan emosional dan kepekaan sosial anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola asuh Islami memiliki peran penting dalam membentuk perkembangan sosial dan emosional anak secara holistik, sehingga diperlukan sinergi antara keluarga dan sekolah dalam menginternalisasikan nilai-nilai pendidikan Islam secara berkelanjutan.
SAVI Learning Model and Its Effect on Students’ Interest in Islamic Religious and Character Education Nabila, Rifa Jihan; Anwar, Chairul; Romlah, Listiyani Siti
Muallimun : Jurnal Kajian Pendidikan dan Keguruan Vol 5 No 2 (2025): MUALLIMUN
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/muallimun.v5i2.10902

Abstract

Learning interest is a crucial factor determining the effectiveness of the learning process, including in Islamic Religious Education (PAI) and Character Building. This study examined the effect of the SAVI learning model on students' learning interest, particularly in terms of student engagement, at SMP Negeri 1 Waway Karya. This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental post-test-only control group design. The sample consisted of two seventh-grade classes, selected through simple random sampling: the experimental class, which used the SAVI learning model, and the control class, which used teacher-centered learning methods. The research instrument was a non-test questionnaire that measured student engagement in learning. The results of normality and homogeneity tests indicated that the data were normally distributed and had homogeneous variance. The Independent Samples t-test yielded a Sig. (2-tailed) value of 0.037 (<0.05), indicating a significant difference between the experimental and control groups. The average learning interest in the experimental group was 75.4, while that in the control group was 68.1, with standard deviations of 5.8 and 7.2, respectively. Cohen's d value for the effect size was 0.548, indicating a moderate effect. These findings demonstrate that the SAVI learning model has a significant and positive impact on increasing students' interest in learning. Therefore, this study confirms that the application of the SAVI model is feasible in Islamic Religious Education and Character Education, encouraging student engagement and enthusiasm.
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN DALAM MODEL TEAM BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MTS AL - HIDAYAH LAMPUNG Riska Melinda; Chairul Anwar; Listiyani Siti Romlah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40223

Abstract

Learning Akidah Akhlak in madrasahs still faces challenges in the form of low student participation and activeness due to the dominance of conventional teaching methods. This condition highlights the need for learning innovations that can create interactive, collaborative, and engaging learning environments. One alternative approach is the use of digital learning media such as Wordwall combined with the Team Based Learning (TBL) model. This study employed a qualitative approach with a descriptive research design conducted at MTs Al-Hidayah Lampung. The research subjects consisted of Akidah Akhlak teachers and students in the observed class. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis was carried out through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that lesson planning was conducted by preparing lesson plans that integrated Wordwall media with the stages of the TBL model. The learning implementation proceeded systematically through teamwork, group discussions, and Wordwall-based evaluation activities, which enhanced students’ activeness, collaboration, and learning enthusiasm. Learning evaluation covered cognitive, affective, and psychomotor aspects, showing an improvement in students’ learning outcomes. Therefore, the implementation of Wordwall media within the Team Based Learning model contributes positively to the process and outcomes of Akidah Akhlak learning
Pengaruh Intensitas Bermain Game Online terhadap Moralitas Siswa Kelas XI di SMK Negeri 7 Bandar Lampung: Studi Kuantitatif Asosiatif Alhiando, Tio; Romlah, Listiyani Siti; Zulhannan, Zulhannan
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 18 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/8ytcxx75

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan intensitas penggunaan game online di kalangan pelajar dan berpotensi memengaruhi pembentukan moralitas siswa. Fenomena ini menjadi perhatian khusus pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berada pada fase perkembangan remaja dan persiapan memasuki dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas bermain game online terhadap moralitas siswa kelas XI di SMK Negeri 7 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 226 siswa, dengan sampel sebanyak 40 siswa yang ditentukan melalui teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket intensitas bermain game online dan angket moralitas siswa yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana yang didahului uji prasyarat statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas bermain game online berpengaruh signifikan dan bersifat negatif terhadap moralitas siswa, dengan nilai signifikansi 0,001 dan kontribusi pengaruh R2 sebesar 25,4%. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitas bermain game online maka semakin menurun moralitas siswa yang tercermin pada kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, dan empati.
Dampak Model Pembelajaran Decision-Making: Hasil Belajar Siswa di Pendidikan Agama Islam Ferdiansyah, Rifky; Rifky, Ferdiansnyah; Syafe’I, Imam; Romlah, Listiyani Siti
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 18 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/e6akad29

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan pola pikir siswa yang kritis dan religius. Namun, hasil observasi awal di SMP Muhammadiyah 3 Bandar Lampung menunjukkan bahwa proses pembelajaran PAI masih bersifat pasif, dengan dominasi metode konvensional yang kurang menstimulasi kemampuan berpikir tingkat tinggi, terutama pada level kognitif C6 (mencipta). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran decision making terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kuasi eksperimen dan desain post-test only control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IX.D sebagai kelas eksperimen dan IX.E sebagai kelas kontrol, yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Perlakuan berupa penerapan model decision making diberikan kepada kelas eksperimen melalui delapan tahapan sintaksis pembelajaran, seperti merumuskan masalah, mengeksplorasi alternatif solusi, hingga mengambil keputusan secara logis dan bertanggung jawab. Hasil belajar siswa diukur menggunakan tes pilihan ganda yang difokuskan pada level kognitif C6. Analisis data dilakukan dengan uji-t setelah sebelumnya diuji normalitas dan homogenitasnya. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001, yang berarti terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran decision making terhadap hasil belajar siswa.  
MINAT BELAJAR PAI DALAM EKSPERIMEN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) BERBASIS MEDIA TEKNOLOGI (ICT) Risqi Mulyasari; Imam Syafei; Listiyani Siti Romlah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42040

Abstract

Learning interest is a crucial factor influencing the effectiveness and success of the learning process, as it affects students’ attention, engagement, and motivation during classroom activities. Preliminary observations at SMP Muhammadiyah 3 Bandar Lampung indicated that students’ learning interest in Islamic Religious Education (PAI) was relatively low, particularly in attention and interest, due to monotonous teaching methods and limited use of technology. Therefore, this study aimed to examine the effect of the Creative Problem Solving (CPS) learning model supported by Information and Communication Technology (ICT) on students’ learning interest in PAI. This research employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a post-test only control group design. The sample was selected through simple random sampling, involving class VII.D as the experimental group and class VII.F as the control group. Data were collected using a non-test questionnaire based on two indicators of learning interest, namely attention and interest. Instrument validity and reliability were tested using Pearson correlation and Cronbach’s Alpha. Prior to hypothesis testing, data were analyzed using normality and homogeneity tests, followed by an independent samples t-test. The results showed that the ICT-based CPS learning model had a statistically significant effect on students’ learning interest, with a significance value of 0.009 (p < 0.05). Students in the experimental group demonstrated higher levels of attention and interest than those in the control group. These findings indicate that the CPS learning model supported by technology-based media is an effective strategy for enhancing students’ learning interest in Islamic Religious Education in schools.