Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

UJI AKTIVITAS GEL MOISTURIZER ANTI-AGING TOMAT (Solanum lycopersicum L.)DAN BUNGA MAWAR MERAH (Rosa x damascena Herrm.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Kristianingsih, Ida; Susanti, Tonia Dwi; Lailiyah, Munifatul; Sari, Fita
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v12i1.938

Abstract

Penuaan dini terjadi akibat radiasi sinar matahari ditandai dengan kulit kering, tidak elastis, kulit tipis, kematian sel kulit, dan keriput yang disebabkan karena pecahnya kolagen dan sintesa kolagen yang rusak. Salah satu sediaan semisolid yang digunakan untuk kosmetik yaitu gel. Gel merupakan sediaan yang mampu menciptakan kondisi lembab sehingga pada saat dioleskan akan timbul rasa dingin yang dapat melembabkan kulit sehingga kulit tidak kering. Tomat dan bunga mawar merah dapat menangkal radikal bebas karena tomat mengandung senyawa antioksidan tinggi yang berpotensi sebagai anti-aging pada kulit. Metode penyarian buah tomat dan bunga mawar merah dengan cara ekstraksi maserasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan aktivitas antioksidan buah tomat (Solanum lycopersicum L.) dan bunga mawar merah (Rosa x damascena Herrm.) dengan menggunakan metode DPPH. Sediaan dibuat dengan tiga formulasi dan disetiap formulasi menggunakan konsentrasi zat aktif 7% dengan perbedaan konsentrasi perbandinggan geeling agent, F1 menggunakan karbopol 0,5% dan HPMC 0,5%, F2 menggunakan HMPC 1%, dan F2 menggunakan 1%. Hasil evaluasi uji karakteristik sediaan didapatkan hasil bahwa perbedaan konsentrasi gelling agent antara karbopol dan HPMC dapat mempengaruhi karakteristik sediaan gel dan hasil evaluasi uji antioksidan dianalisa menggunkan software SPSS sengan tingkat kepercayaan 0,05. Berdasarkan pengujian aktivitas antioksidan F1, F2, dan F3 memiliki aktivitas mampu menangkal radikal bebas. Berdasarkan hasil yang diperoleh F1 memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC₅₀ 43,353 ± 0,07 ppm.
Paper Soap Herbal Kemangi dan Serai Sebagai Solusi Inovatif Pemberdayaan Petani Sayur Desa Janti, Papar Kediri Puji Lestari, Tri; Evi Kurniawati; Dwi Wahyuni; Esti Ambar Widyaningrum; Ida Kristianingsih; Nadia Pramasari; Krisna Kharisma Pertiwi
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 5 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.764

Abstract

Kebersihan tangan merupakan aspek penting dalam pencegahan penyakit menular. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok petani sayur di Desa Janti, Kabupaten Kediri, melalui workshop pembuatan sabun kertas berbahan ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum) dan serai (Cymbopogon citratus). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan praktik langsung, melibatkan 10 peserta. Instrumen evaluasi berupa kuesioner pra dan pasca workshop dianalisis secara deskriptif untuk menilai perubahan pemahaman dan keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek pengetahuan mengenai manfaat, bahan, dan proses pembuatan sabun kertas, di mana 90–100% peserta mampu memahami dan mempraktikkan tahapan produksi setelah workshop. Produk yang dihasilkan tidak hanya efektif sebagai agen antibakteri, tetapi juga memiliki nilai tambah dari sisi ekonomi dan lingkungan. Temuan ini menegaskan bahwa metode workshop berbasis praktik langsung efektif dalam membangun keterampilan sekaligus menumbuhkan potensi kewirausahaan masyarakat desa melalui pemanfaatan sumber daya lokal.
Paper Soap Herbal Kemangi dan Serai Sebagai Solusi Inovatif Pemberdayaan Petani Sayur Desa Janti, Papar Kediri Puji Lestari, Tri; Evi Kurniawati; Dwi Wahyuni; Esti Ambar Widyaningrum; Ida Kristianingsih; Nadia Pramasari; Krisna Kharisma Pertiwi
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 5 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.764

Abstract

Kebersihan tangan merupakan aspek penting dalam pencegahan penyakit menular. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok petani sayur di Desa Janti, Kabupaten Kediri, melalui workshop pembuatan sabun kertas berbahan ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum) dan serai (Cymbopogon citratus). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan praktik langsung, melibatkan 10 peserta. Instrumen evaluasi berupa kuesioner pra dan pasca workshop dianalisis secara deskriptif untuk menilai perubahan pemahaman dan keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek pengetahuan mengenai manfaat, bahan, dan proses pembuatan sabun kertas, di mana 90–100% peserta mampu memahami dan mempraktikkan tahapan produksi setelah workshop. Produk yang dihasilkan tidak hanya efektif sebagai agen antibakteri, tetapi juga memiliki nilai tambah dari sisi ekonomi dan lingkungan. Temuan ini menegaskan bahwa metode workshop berbasis praktik langsung efektif dalam membangun keterampilan sekaligus menumbuhkan potensi kewirausahaan masyarakat desa melalui pemanfaatan sumber daya lokal.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN LIP TINT KOMBINASI BUAH BIT DAN EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI PELINDUNG BIBIR Farika, Annisaul; Jauharina, Lutfia Miftach; Maulida, Amalia Rahmadina; Kristianingsih, Ida
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 8, No 1 (2024): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v8i1.272

Abstract

Bibir merupakan bagian tubuh yang rentan mengalami kerusakan akibat perubahan kondisi lingkungan. Beberapa permasalahan pada bibir yang sering terjadi yaitu kering, pecah-pecah dan juga kehitaman. Hal tersebut dapat diakibatkan oleh adanya radikal bebas yang dapat mengakibatkan penuaan dini. Sehingga untuk meminimalisir terjadinya kerusakan bibir akibat adanya radikal bebas, maka diperlukan antioksidan. Betasianin dan betalain merupakan pigmen warna dalam buah bit yang berpotensi digunakan sebagai pewarna alami yang dapat memberikan warna ungu kemerahan. Beberapa penelitian telah membuktikan daya antioksidan dari kulit buah manggis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatasi permasalahan bibir seperti kering, pecah-pecah, dan kehitaman yang dapat disebabkan oleh radikal bebas, yang berpotensi menyebabkan penuaan dini. Oleh karena itu, digunakan antioksidan dari kombinasi betasianin dan betalain dari buah bit serta ekstrak kulit manggis yang telah terbukti memiliki aktivitas antioksidan. Sediaan lip tint dihasilkan dalam tiga formula dengan variasi kombinasi buah bit dan ekstrak kulit manggis, yaitu F1 (3%:3%), F2 (3,5%:2,5%), dan F3 (4,5%:1,5%). Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptis, pH, daya sebar, viskositas, dan aktivitas antioksidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga formula memenuhi kriteria baik untuk sediaan lip tint. Variasi konsentrasi zat aktif memengaruhi pH, viskositas, dan aktivitas antioksidan. Formula I memiliki nilai aktivitas antioksidan paling tinggi, yaitu dengan nilai IC50 sebesar 34,67, menunjukkan aktivitas antioksidan yang efektif dalam melindungi bibir dari kerusakan akibat radikal bebas.
Comparative effect of sunflower seed oil (helianthus annus l.) On the characteristics and quality of liquid soap formulations lestari, Tri Puji; Evi Kurniawati; Ida Kristianingsih; Asih Imulda Hari Purwani
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal eduHealt, Edition January - March, 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sunflower seed oil contains linoleic acid which can moisturize the skin and has high antioxidant activity so it can inhibit free radicals which damage skin cells. The liquid soap made in this research uses VCO (Pure (Virgin Coconut Oil) which contains high levels of lauric acid as a raw material for making soap because it is able to provide very soft foam for soap products. The aim of this research is to determine the characteristics of liquid soap preparations from oil. Sunflower seeds (Helianthus annuus L.) with different concentrations of sunflower seed oil of 5% and 10% as the active substance. Physical quality tests were also carried out including organoleptic tests, homogeneity tests, pH tests, free alkali tests, specific gravity tests, stability, and foam height tests. Based on the results of physical quality tests that have been carried out on the sunflower seed oil liquid soap formulation, it has met the requirements of the organoleptic test, homogeneity test, pH test, specific gravity test, and foam height test. Based on the analysis test results, it shows that there is no there is significant difference in the physical quality tests between formula 1 and formula 2
AKTIVITAS LARVASIDA ALAMI EKSTRAK ETANOL DAUN PAITAN (TITHONIA DIVERSIIFOLIA) TERHADAP LARVA NYAMUK AEDES AEGYPTI Wahyuni, Dwi; Swandono, Hari Untarto; Kristianingsih, Ida
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 3 No 2 (2023): November 2023
Publisher : FACULTY OF PHARMACY, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Dengue dari nyamuk Aedes aegypti. Tanaman paitan merupakan famili dari Asteraceae, diketahui memiliki kandungan bahan aktif yaitu alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, terpenoid dan fenolik yang dapat digunakan sebagai larvasida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekstrak etanol daun paitan (Tithonia diversiifolia) memiliki aktivitas larvasida alami terhadap larva nyamuk Aedes aegypti instar III. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Hasil ekstrak dibuat menjadi 3 konsentrasi yaitu konsentrasi 1,8%, 3,2% dan 5,6% dengan kontrol negatif berupa aquadest dan kontrol positif berupa abate. Uji larvasida dilakukan dalam waktu 24 jam dengan menghitung jumlah kematisn larva pada masing masing-masing kelompok perlakuan. Berdasarkan Nilai probit LC50 didapatkan hasil yaitu 0.913, sedangkan hasil statistik, konsentrasi ekstrak etanol Daun Paitan yang paling efektif yaitu 5,6% (tidak ada perbedaan signifikan dengan control positif). Hal ini dikarenakan semakin tinggi konsentrasi ekstrak maka senyawa metabolit yang terkandung juga semakin banyak.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI SEDIAAN GEL EKSTRAK TERPURIFIKASI KELOPAK ROSELLA TERHADAP BAKTERI Escherichia coli Fita Sari; Ida Kristianingsih; Tri Puji Lestari; Fathul Hidayatul; Yuyun Wulandari
Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51352/jim.v9i1.674

Abstract

Natural materials had various types of primary and secondary metabolite compounds that were useful for treating a disease. Plant materials that contain high levels of secondary metabolites could be developed into raw materials for traditional medicines. An example of the development of natural medicine which was in high demand is making traditional medicinal raw materials which have antibacterial properties. These could add to the type of therapy for a disease with smaller side effects. The aim of this study was to determine the activity of the purified extract gel preparation of rosella petals as an antibacterial. The extract was obtained from the maceration method which was then followed by purification. The antibacterial activity test in this study used the well diffusion method. Detection of metabolites by Thin Layer Chromatography (TLC) includes the stationary phase of silica GF254 and the mobile phase Toluene: Acetic acid: Formic acid (6:6:1). The concentration of purified extract of rosella petals for the formulation was 5, 15 and 25%. Data analysis was carried out with the One Way Anova test with a 95% confidence level. The results of the research that the purified extract gel preparation of rosella petals has the potential to inhibit the growth of Escherichia coli bacteria in the sensitive category at a concentration of 25%. The results of a positive phytochemical screening for flavonoid compounds were indicated by the formation of a red-orange color in the test and identification using TLC produced an Rf of 0.85 which has similarities with previous studies. The conclusion of this study was that the ETKR gel preparation with a concentration of 25% was sensitive as an antibacterial