Claim Missing Document
Check
Articles

KEGIATAN PEMBINAAN POSYANDU JUARA DI KOTA CIMAHI TAHUN 2023 Rahmiyati, Ayu laili; Budiman; Saputra , Aditiyana Eka; Wisnushakti , Khrisna; Karwati; Rohman , Saeful
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara
Publisher : PT. NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu, bayi, dan balita. Tujuan kegiatan pembinaan posyandu juara ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan posyandu. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pembinaan dan koordinasi lintas sektor, bersama dinas Kesehatan dan puskesmas setempat. Hasil dari kegiatan pembinaan ini salah satunya adalah terdapat kelengkapan lokasi Posyandu Cempaka RW 6 Kelurahan Cibeber Kecamatan Cimahi Selatan, yang menjadi perwakilan Kota Cimahi mengikuti lomba posyandu tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2023. Kegiatan pembinaan beberapa pos simulasi di area RW 06 Cibeber, diantaranya pos simulasi pola asuh anak, rumah sehat remaja, pos simulasi PKSD (Pembentukan karakter sejak dini), kelompok Wanita tani (KWT), simulasi 3 R (Reuse, Reduce, Recycle), simulasi BKB Emas (Bina Keluarga Balita Eliminasi Masalah Anak Stunting), Hatinya PKK (Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman), pos Pusat Informasi dan Konseling Remaja, di beberapa area RW 06 Cibeber. Hasil kegiatan menunjukan bahwa Posyandu Cempaka di Kota Cimahi mempunyai kelengkapan simulasi dan dokumen, juga seluruh lapisan masyarakat yang kompak turut aktif dalam program posyandu, sehingga mendapat kunjungan verifikasi lapangan oleh Ibu Gubernur Jawa Barat dalam rangka penilaian posyandu juara, untuk meningkatkan pelayanan posyandu juara.
Implementasi Dan Pembinaan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (POSBINDU PTM) Terhadap Peningkatan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Studi Kasus di Desa Gudang Hilir UPTD Puskesmas Selimbau Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat) Nurhayati, Nurhayati; Kosasih, Kosasih; Rahmiyati, Ayu Laili; Yualiaty, Farida; Malik, Rahadian
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15611

Abstract

Saat ini, penyakit menular dan tidak menular menjadi dua beban kesehatan utama di Indonesia. Berbagai faktor, seperti perubahan lingkungan, perilaku manusia, pergeseran demografi, teknologi, ekonomi, dan elemen sosial budaya, semuanya berdampak pada pola perkembangan penyakit-penyakit ini. Meningkatnya faktor risiko, seperti tekanan darah tinggi, gula darah, obesitas atau indeks massa tubuh, kebiasaan makan yang buruk, kurang aktif bergerak, merokok, dan konsumsi alkohol, sejalan dengan meningkatnya beban penyakit tidak menular. Program nasional penanggulangan penyakit tidak menular telah dicanangkan oleh pemerintah Indonesia. Hal ini bertujuan untuk mempromosikan dan mencegah penyakit tidak menular tanpa berfokus pada pengobatan dan rehabilitasi melalui penggunaan Posbindu PTM (Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular). Penanggulangan PTM mengacu pada tiga komponen utama: promosi kesehatan, surveilans faktor risiko, dan pencegahan melalui inovasi dan reformasi manajemen pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi, pembinaan Posbindu PTM dan Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat di Desa Gudang Hilir UPTD Puskesmas Selimbau Kapuas Hulu. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah berjumlah 88 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode nonprobability purposive sampling. Data penelitian diperoleh dari hasil pengisian kuesioner dengan sakla likert dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat diambil kesimpulan bahwa: Implementasi Posbindu PTM meliputi kemitraan dan kemampuan berkomunikasi. Adapun pembinaan Posbindu PTM meliputi Pengetahuan, Sikap dan dukungan keluarga. Dengan adanya implementasi dan pembinaan yang dilakukan berdampak adanya pengaruh positif terhadap peningkatan kualitas Kesehatan Masyarakat. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara implementasi terhadap peningkatan kualitas Kesehatan Masyarakat dengan persentase pengaruh sebesar 34,7%. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pembinaan terhadap peningkatan kualitas Kesehatan Masyarakat dengan persentase pengaruh sebesar 22,9%. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Implementasi dan Pembinaan Posbindu PTM terhadap peningkatan kualitas Kesehatan Masyarakat di Desa Gudang Hilir Puskesmas Selimbau., dengan persentase pengaruh sebesar 57,6%, sedangkan sisanya yaitu 42,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.Kata kunci: Implementasi, Pembinaan, Pemanfataan Pelayanan Kesehatan Masyarakat.
Peran Manajemen Kesehatan Lingkungan Dalam Penurunan Kasus Stunting Di Kec. Bolang Itang Timur, Kab. Bolaang Mongondow Utara Mandu, Jenne; Yuliaty, Farida; Rahmiyati, Ayu Laili; Paramarta, Vip; Wirawan, Chevi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15612

Abstract

Kondisi lingkungan dapat mempengaruhi perilaku manusia dan perilaku manusia mempengaruhi kondisi lingkungan, saat lingkungan memberikan kesempatan bertemunya agen penyebab penyakit dengan manusia maka terjadilah sakit. Hal ini mengindikasikan bahwa Manajemen Kesehatan lingkungan memiliki peran yang cukup besar terhadap kejadian Stunting. Manajemen Kesehatan Lingkungan yang terkait dengan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) antara lain Buang Air Besar Sembarangan (BABS), Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), sarana kepemilikan jamban, pengamanan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga (PS-RT), pengelolaan limbah rumah tangga sarana air bersih dan personal hygiene. Oleh karena itu, dalam rangka memberantas terjadinya Stunting pada balita yaitu diharapkan dengan membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dimana PHBS dapat mengurangi angka kejadian Stunting pada balita. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang di lakukan adalah observasi dan wawancara. Lokasi penelitian berada pada Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Kecamatan Bolang Itang Timur, Provinsi Sulawesi Utara. Hasil penelitian ini menun jukan bahwa Manajemen Kesehatan Lingkungan sangat berperan dalam menurunkan kasus stunting di kecamatan Bolang Itang Timur, dimana mulai dari perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi yang telah melibatkan masyarakat. Masyarakat diberi peran utama dalam program ini. Implementasi program STBM ini sangat bermanfaat sehingga dapat menurunkan kasus stunting, meningkatkan hygiene personal sanitasi dan lingkungan serta perubahan perilaku untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Strategi dalam penanganan kasus stunting melalui peran manajemen Kesehatan lingkungan yaitu melalui pemberdayaan masyarakat mulai dari perencanaan sampai pada evaluasi. Peranan pemerintah dalam program STBM hanya memfasilitasi yang pada akhirnya sepenuhnya diserahkan pengelolaan pada swadaya masyarakat. Kata Kunci : Manajemen, Kesehatan Lingkungan, Stunting
Cost Benefit Analysis (CBA) Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Susu Pada Karyawan di PT. Trisula Textile Industries Tbk Cimahi Tahun 2018 Rahmiyati, Ayu Laili
Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia Vol. 3, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cost Benefit Analysis (CBA) for the process of identification , measurement,comparison social benefits and cost project or investment program to evaluate utilization of scarce economic resources so that it can be used efficiently .This research purposes are calculateing benefits and cost in rupiah from the milk supplementary feeding program (PMT) at PT. Trisula Textile Industries Tbk Year 2018 and deciding feasibility of program or policy sustainability from PMT milk. The research is using quantitative approach. Data collection is done through interviews, observations, and study documents. Calculation is using Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), Internal Rate Of Return (IRR), and Benefit Cost Rate (BCR). The result showscalculation of NPV value on milk PMT program obtained results end Rp. 23,534,448,76, -. To conclude, the milk PMT program is acceptable because NPV> 0. Benefit-cost ratio , is 2.50 (≥ 1), meaning the milk PMT program is feasible. PT. Trisula Textile Industries Tbk is expected to continue the program of milk PMT. Basic research data could be used for preparing health program or health enhancement for employees through PMT or the other priority programs.
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Posyandu dan Pengetahuan Ibu Terhadap Sikap dan Implikasinya Terhadap Perilaku Ibu Datang ke Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Sukaraja Kabupaten Sukabumi Dengan Metode SEM PLS Nesda, Ajeng Setia; Yuliaty, Farida; Malik, Rahadian; Kosasih, Kosasih; Rahmiyati, Ayu Laili
Jurnal Nasional Manajemen Pemasaran dan SDM Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Nasional Manajemen Pemasaran dan SDM
Publisher : Training & Research Institute - Jeramba Ilmu Sukses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47747/jnmpsdm.v5i4.2516

Abstract

This research aims to analyze the influence of the quality of Posyandu services and maternal knowledge on attitudes and their implications for maternal participation behavior in bringing toddlers to Posyandu in the working area of UPTD Puskesmas Sukaraja, Sukabumi Regency. This effort is crucial as part of a national program to reduce stunting rates by enhancing community participation in monitoring child growth and development. The study was conducted quantitatively using Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Square (PLS) with 97 respondents, utilizing SmartPLS 3.0 software. The results indicate that the quality of Posyandu services, maternal knowledge, attitudes, and maternal participation behavior are all categorized as good. Specifically, the quality of Posyandu services significantly affects maternal attitudes but does not have a significant impact on maternal participation behavior. Conversely, maternal knowledge positively influences both attitudes and participation behavior. Additionally, maternal attitudes have a direct relationship with participation behavior. Simultaneously, the quality of Posyandu services and maternal knowledge exert a moderate influence on attitudes and a strong influence on maternal participation behavior. In indirect analysis, it was found that the quality of Posyandu services does not affect participation behavior through maternal attitudes, while maternal knowledge has a significant impact through these attitudes. These findings underscore the importance of enhancing maternal knowledge as a primary strategy to encourage active participation in Posyandu. Furthermore, improvements in Posyandu service quality, particularly regarding physical and operational aspects, are necessary to maintain and enhance community trust. The recommendations from this study are expected to serve as a reference for policymakers in designing more effective interventions aimed at reducing stunting rates.
THE EFFECT OF TUBERCULOSIS PROGRAM QUALITY AND PATIENT KNOWLEDGE ON ATTITUDE AND ITS IMPLICATIONS ON COMPLIANCE BEHAVIOR IN TAKING ANTI-TUBERCULOSIS DRUG (OAT) IN THE WORK AREA OF UPTD KARAWANG COMMUNITY HEALTH CENTER, SUKABUMI REGENCY Yayuk Dwi Nenda, Ligar; Yuliaty, Farida; Laili Rahmiyati, Ayu
JURNAL EKBIS Vol 25 No 2 (2024): JURNAL EKBIS (ANALISIS, PREDIKSI DAN INFORMASI)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to obtain empirical evidence of employee job satisfaction as a moderator of the effect of online motivation, motivation and leadership on employee performance with employee job satisfaction as a moderator. The dependent variable in this study is employee performance, the independent variables in this study are online training, motivation and leadership, while the moderating variable in this study is employee job satisfaction. The research was conducted on employees of PT. Bank Rakyat Indonesia Sidoarjo Branch Office in 2023. This type of research is quantitative. The data in this study used primary data by distributing questionnaires. The sampling method uses purposive sampling. The data analysis technique used is Moderated Regression Analysis (MRA). The results of this study indicate that there is a significant positive effect on employee job satisfaction which moderates online training, motivation and leadership on employee performance. The results of this study are expected to help the management of PT. Bank Rakyat Indonesia Sidoarjo Branch Office in knowing the effect of increasing the performance and job satisfaction of BRI Sidoarjo branch employees.
Analisis Kebutuhan Pelatihan Teknis Kepala Puskesmas di Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat Ayu Laili Rahmiyati; Rahadian Malik
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 04 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v6i04.26

Abstract

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2014, Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), dalam Pasal 32 mengenai persyaratan kepala puskesmas adalah tingkat pendidikan yang paling rendah sarjana dan memiliki kompetensi manajemen kesehatan masyarakat, masa kerja di puskesmas minimal 2 tahun dan telah mengikuti pelatihan manajemen puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kebutuhan pelatihan teknis kepala puskesmas, diawali dengan mengetahui bagaimana cara penunjukan kepala puskesmas, serta upaya yang dilakukan dalam menentukan jenis pelatihan teknis apa saja yang dibutuhkan oleh kepala puskesmas dalam menjalankan operasional puskesmas. Metode penelitian ini merupakan penelitian deksriptif kualitatif.Teknik Pengumpulan data dengan wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD) dan kajian dokumen. Informan Penelitian (1 Orang Kepala Dinas, 32 Orang Kepala Puskesmas, 32 Orang Staf Puskesmas), total berjumlah 65 Orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan teknis seperti pengadministrasian pegawai, dokumentasi arsip belum optimal, para kepala puskesmas belum mampu mempengaruhi karyawannya, dan belum mampu membuat daftar perencanaan kebutuhan barang. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa belum semua kepala puskesmas memenuhi syarat sesuai dengan Peraturan menteri kesehatan nomor 75 tahun 2014, oleh sebab itu sebaiknya dalam menentukan kepala puskesmas harus dilakukan seleksi terlebih dahulu dan dilakukan pelatihan.
PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN POSYANDU BERBASIS DIGITAL UNTUK MENDUKUNG KABUPATEN BANDUNG BARAT MENUJU ZERO NEW STUNTING Rahmiyati, Ayu Laili; Susilowati; Akmal, Dzul; Marlina, Dini
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara
Publisher : PT. NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia, Prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2022 mencapai 21,6%. Kabupaten Bandung Barat menempati urutan ketiga tertinggi di Provinsi Jawa Barat. Posyandu memiliki peran penting dalam mendeteksi dan menangani stunting. Namun, pencatatan manual di Posyandu Gelatik RW 12 menghambat kecepatan dan akuratan pelaporan data. Tujuan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah sosialisasi pencatatan dan pelaporan data stunting berbasis digital. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan penggunaan Google Form, serta pendampingan dalam implementasi sistem. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan kader menggunakan teknologi digital, dengan 85% kader mampu melakukan pencatatan secara digital. Waktu pengolahan data yang semula memakan waktu hingga tiga hari berkurang menjadi satu hari dengan akurasi lebih tinggi. Pembahasan menunjukkan bahwa sistem ini mempercepat akses dan analisis data, meminimalkan kesalahan pencatatan, serta mempermudah proses pengambilan keputusan. Kesimpulannya, penerapan sistem ini efektif dalam meningkatkan efisiensi posyandu. Saran untuk pengembangan selanjutnya adalah memperluas implementasi ke posyandu lain dan memperkuat infrastruktur teknologi.
Pengaruh Implementasi Manajemen Mutu dan Kualitas Layanan Kesehatan Gigi dan Mulut terhadap Kepuasan Pasien yang Berimplikasi pada Loyalitas Pasien (Studi pada Klinik HK Dentist Kota Malang) Magdalena, Selvia; Zulfikar, Taufik; Rahmiyati, Ayu Laili
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.18251

Abstract

Kualitas layanan dan implementasi sistem manajemen mutu menjadi faktor penting dalam menjaga kepuasan dan loyalitas pasien, khususnya dalam layanan kesehatan. Klinik Gigi HK Dentist menghadapi tantangan dalam meningkatkan kepuasan pasien yang berdampak langsung pada loyalitas pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh implementasi sistem manajemen mutu dan kualitas layanan terhadap kepuasan dan loyalitas pasien, serta mengevaluasi peran kepuasan pasien sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 99 pasien Klinik Gigi HK Dentist. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis) untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem manajemen mutu tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien (p-value = 0,936), sementara kualitas layanan juga tidak signifikan terhadap kepuasan pasien (p-value = 0,575). Namun, kualitas layanan secara langsung berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien (p-value = 0,005), dan kepuasan pasien memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien (p-value = 0,000). Selain itu, kualitas layanan memiliki pengaruh tidak langsung yang signifikan terhadap loyalitas pasien melalui kepuasan pasien (p-value = 0,000), tetapi tidak demikian halnya dengan implementasi sistem manajemen mutu.
Kepuasan Pasien sebagai Kunci Loyalitas: Studi di Rumah Sakit Tingkat IV Madiun Suciantoro, Wasis; Sikki, Nurhaeni; Rahmiyati, Ayu Laili
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18508

Abstract

Loyalitas pasien merupakan indikator kunci dalam menilai efektivitas layanan rumah sakit, karena pasien yang loyal lebih cenderung kembali dan merekomendasikan layanan kepada orang lain. Penelitian ini menganalisis pengaruh mutu pelayanan dan fasilitas rumah sakit terhadap loyalitas pasien dengan kepuasan pasien sebagai variabel mediasi di Rumah Sakit Tingkat IV Madiun, khususnya pada pasien rawat jalan. Dengan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antar variabel. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 144 pasien rawat jalan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa mutu pelayanan dan fasilitas rumah sakit secara signifikan mempengaruhi kepuasan pasien, yang selanjutnya berperan sebagai mediasi dalam meningkatkan loyalitas pasien. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan mutu layanan dan fasilitas rumah sakit sebagai strategi untuk meningkatkan loyalitas pasien serta memberikan wawasan teoritis mengenai peran kepuasan pasien dalam model hubungan ini.
Co-Authors Abdilah, Asep Dian Abdul Gani Sidqi Ade Armada Sutedja Agus Riyanto Ajie Kurniawan Akmal, Dzul Asep Dian Abdilah Asep Dian Abdillah Asnar, Etty Sofia Mariati Ayu Maharani, Nadya Budiman Budiman Budiman Chevie Wirawan Detya Okti Murni Dewi Umu Kulsum Dharma Jaya Hartono Didin Saepudin Didin Saepudin Dyan Kunthi Nugrahaeni, Dyan Kunthi Elda Permatasari Endah Nursyahyanti Etty Sofia Mariati Asnar Fachry Abda El Rahman Farida Yuliaty Farida Yuliatya Gunawan Irianto Hendajany, Nenny Hidayat, Mochammad Reza Ike Nur Maulida Ittang Somba Kadarisman, Sumeidi Karwati Kosasih Kosasih KOSASIH KOSASIH, KOSASIH Lina Safarina Litau, Natasya Anggreine Lopulalan, Jopie Julius Malik, Rahadian Mandu, Jenne Marlina, Dini Mauliku, Novie E. Muslikhah Fitri Ariani Nesda, Ajeng Setia Nurdiansyah, Robby Nurfitriani, Astrid Nurhayati Nurhayati Pamungkasari, Tria Panca Herdy Prasetya Panjaitan, Biller Paramarta , Vip Permatasari, Elda Putri, Vira Herliana Rachmadi, Huzen Rahadian Malik Rasyid, Renaldi Prasetya Nagar Ravi Sanjani Risal Wintoko Rohman , Saeful Rosaidah, Imas Ati Ruhyandi Ruhyandi Rukhiyat Syahidin Rulia Rulia Rulia, Rulia Sahana, Syahpikal Saputra , Aditiyana Eka Saragih, Erick Gustaf Hamonangan Selvia Magdalena, Selvia Shiela Stefani Shiela Sidik, Muhamad Sidqi, Abdul Gani Sikki, Nurhaeni Silalahi, Hanny Yuniar W SK, Reza Pahlawan Suciantoro, Wasis Suharsono, Teguh Nurhadi Suhat Suhat Suhat Suhat Sumardi, Dini Rahayu Susilowati Susilowati Susilowati Taufan Nugroho Taufik Zulfikar Taufik Zulfikar Triputra, Jimmy Vidiarti, Yunlia Vip Paramarta Vony Susanti Wewengkang, Deisye Widy Laila Hafidiani Wirawan, Chevi Wisnushakti , Khrisna Yayuk Dwi Nenda, Ligar Yualiaty, Farida Yuliarti Pasau