p-Index From 2021 - 2026
5.585
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

THE EFFECT OF PRICE, PRODUCT QUALITY, SERVICE QUALITY, AND PROMOTION ON CUSTOMER LOYALTY OF SNOWHITE SKINCARE GRAND DEVINA BEAUTY CLINIC MALANG REGENCY Karahmawati , Tri; Kosasih; Rahmiyati , Ayu Laili
Journal of Economics, Accounting, Business, Management, Engineering and Society Vol. 1 No. 9 (2024): KISA INSTITUE : Kisa Institute - August
Publisher : PT. Kreatif Indonesia Satu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Physical beauty has become a critical aspect for many women, driven by global trends and cultural influences. The demand for high-quality beauty services has led to increased competition among beauty clinics. Understanding factors that influence customer loyalty is crucial for clinics to maintain competitiveness. Aims: This study investigates the impact of price, product quality, service quality, and promotion on customer loyalty at Snowhite Skincare Clinic in Grand Devina, Malang. Research Method: A quantitative approach was used with a sample of 80 respondents selected from a total population of 100 Snowhite Skincare customers in Malang during October and November 2023. Data were collected using questionnaires, and secondary data were sourced from company records and industry analyses. Validity, reliability, and classical assumption tests were performed, followed by descriptive and verification analyses using multiple correlation techniques to examine the relationships between independent variables (price, product quality, service quality, promotion) and the dependent variable (customer loyalty). Results and Conclusion: The study found that price, product quality, service quality, and promotion significantly and positively affect customer loyalty. Improvements in these areas are linked to increased customer loyalty. Among the variables, product quality had the highest impact on loyalty. The findings suggest that Snowhite Skincare should enhance all four factors to boost customer satisfaction and loyalty effectively.   Contribution: This research provides valuable insights for beauty clinic managers in designing effective marketing strategies to improve customer retention and clinic competitiveness.
KEGIATAN PEMBINAAN POSYANDU JUARA DI KOTA CIMAHI TAHUN 2023 Rahmiyati, Ayu laili; Budiman; Saputra , Aditiyana Eka; Wisnushakti , Khrisna; Karwati; Rohman , Saeful
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara
Publisher : PT. NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu, bayi, dan balita. Tujuan kegiatan pembinaan posyandu juara ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan posyandu. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pembinaan dan koordinasi lintas sektor, bersama dinas Kesehatan dan puskesmas setempat. Hasil dari kegiatan pembinaan ini salah satunya adalah terdapat kelengkapan lokasi Posyandu Cempaka RW 6 Kelurahan Cibeber Kecamatan Cimahi Selatan, yang menjadi perwakilan Kota Cimahi mengikuti lomba posyandu tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2023. Kegiatan pembinaan beberapa pos simulasi di area RW 06 Cibeber, diantaranya pos simulasi pola asuh anak, rumah sehat remaja, pos simulasi PKSD (Pembentukan karakter sejak dini), kelompok Wanita tani (KWT), simulasi 3 R (Reuse, Reduce, Recycle), simulasi BKB Emas (Bina Keluarga Balita Eliminasi Masalah Anak Stunting), Hatinya PKK (Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman), pos Pusat Informasi dan Konseling Remaja, di beberapa area RW 06 Cibeber. Hasil kegiatan menunjukan bahwa Posyandu Cempaka di Kota Cimahi mempunyai kelengkapan simulasi dan dokumen, juga seluruh lapisan masyarakat yang kompak turut aktif dalam program posyandu, sehingga mendapat kunjungan verifikasi lapangan oleh Ibu Gubernur Jawa Barat dalam rangka penilaian posyandu juara, untuk meningkatkan pelayanan posyandu juara.
Implementasi Dan Pembinaan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (POSBINDU PTM) Terhadap Peningkatan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Studi Kasus di Desa Gudang Hilir UPTD Puskesmas Selimbau Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat) Nurhayati, Nurhayati; Kosasih, Kosasih; Rahmiyati, Ayu Laili; Yualiaty, Farida; Malik, Rahadian
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15611

Abstract

Saat ini, penyakit menular dan tidak menular menjadi dua beban kesehatan utama di Indonesia. Berbagai faktor, seperti perubahan lingkungan, perilaku manusia, pergeseran demografi, teknologi, ekonomi, dan elemen sosial budaya, semuanya berdampak pada pola perkembangan penyakit-penyakit ini. Meningkatnya faktor risiko, seperti tekanan darah tinggi, gula darah, obesitas atau indeks massa tubuh, kebiasaan makan yang buruk, kurang aktif bergerak, merokok, dan konsumsi alkohol, sejalan dengan meningkatnya beban penyakit tidak menular. Program nasional penanggulangan penyakit tidak menular telah dicanangkan oleh pemerintah Indonesia. Hal ini bertujuan untuk mempromosikan dan mencegah penyakit tidak menular tanpa berfokus pada pengobatan dan rehabilitasi melalui penggunaan Posbindu PTM (Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular). Penanggulangan PTM mengacu pada tiga komponen utama: promosi kesehatan, surveilans faktor risiko, dan pencegahan melalui inovasi dan reformasi manajemen pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi, pembinaan Posbindu PTM dan Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat di Desa Gudang Hilir UPTD Puskesmas Selimbau Kapuas Hulu. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah berjumlah 88 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode nonprobability purposive sampling. Data penelitian diperoleh dari hasil pengisian kuesioner dengan sakla likert dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat diambil kesimpulan bahwa: Implementasi Posbindu PTM meliputi kemitraan dan kemampuan berkomunikasi. Adapun pembinaan Posbindu PTM meliputi Pengetahuan, Sikap dan dukungan keluarga. Dengan adanya implementasi dan pembinaan yang dilakukan berdampak adanya pengaruh positif terhadap peningkatan kualitas Kesehatan Masyarakat. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara implementasi terhadap peningkatan kualitas Kesehatan Masyarakat dengan persentase pengaruh sebesar 34,7%. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pembinaan terhadap peningkatan kualitas Kesehatan Masyarakat dengan persentase pengaruh sebesar 22,9%. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Implementasi dan Pembinaan Posbindu PTM terhadap peningkatan kualitas Kesehatan Masyarakat di Desa Gudang Hilir Puskesmas Selimbau., dengan persentase pengaruh sebesar 57,6%, sedangkan sisanya yaitu 42,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.Kata kunci: Implementasi, Pembinaan, Pemanfataan Pelayanan Kesehatan Masyarakat.
Peran Manajemen Kesehatan Lingkungan Dalam Penurunan Kasus Stunting Di Kec. Bolang Itang Timur, Kab. Bolaang Mongondow Utara Mandu, Jenne; Yuliaty, Farida; Rahmiyati, Ayu Laili; Paramarta, Vip; Wirawan, Chevi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15612

Abstract

Kondisi lingkungan dapat mempengaruhi perilaku manusia dan perilaku manusia mempengaruhi kondisi lingkungan, saat lingkungan memberikan kesempatan bertemunya agen penyebab penyakit dengan manusia maka terjadilah sakit. Hal ini mengindikasikan bahwa Manajemen Kesehatan lingkungan memiliki peran yang cukup besar terhadap kejadian Stunting. Manajemen Kesehatan Lingkungan yang terkait dengan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) antara lain Buang Air Besar Sembarangan (BABS), Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), sarana kepemilikan jamban, pengamanan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga (PS-RT), pengelolaan limbah rumah tangga sarana air bersih dan personal hygiene. Oleh karena itu, dalam rangka memberantas terjadinya Stunting pada balita yaitu diharapkan dengan membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dimana PHBS dapat mengurangi angka kejadian Stunting pada balita. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang di lakukan adalah observasi dan wawancara. Lokasi penelitian berada pada Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Kecamatan Bolang Itang Timur, Provinsi Sulawesi Utara. Hasil penelitian ini menun jukan bahwa Manajemen Kesehatan Lingkungan sangat berperan dalam menurunkan kasus stunting di kecamatan Bolang Itang Timur, dimana mulai dari perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi yang telah melibatkan masyarakat. Masyarakat diberi peran utama dalam program ini. Implementasi program STBM ini sangat bermanfaat sehingga dapat menurunkan kasus stunting, meningkatkan hygiene personal sanitasi dan lingkungan serta perubahan perilaku untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Strategi dalam penanganan kasus stunting melalui peran manajemen Kesehatan lingkungan yaitu melalui pemberdayaan masyarakat mulai dari perencanaan sampai pada evaluasi. Peranan pemerintah dalam program STBM hanya memfasilitasi yang pada akhirnya sepenuhnya diserahkan pengelolaan pada swadaya masyarakat. Kata Kunci : Manajemen, Kesehatan Lingkungan, Stunting
Cost Benefit Analysis (CBA) Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Susu Pada Karyawan di PT. Trisula Textile Industries Tbk Cimahi Tahun 2018 Rahmiyati, Ayu Laili
Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia Vol. 3, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cost Benefit Analysis (CBA) for the process of identification , measurement,comparison social benefits and cost project or investment program to evaluate utilization of scarce economic resources so that it can be used efficiently .This research purposes are calculateing benefits and cost in rupiah from the milk supplementary feeding program (PMT) at PT. Trisula Textile Industries Tbk Year 2018 and deciding feasibility of program or policy sustainability from PMT milk. The research is using quantitative approach. Data collection is done through interviews, observations, and study documents. Calculation is using Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), Internal Rate Of Return (IRR), and Benefit Cost Rate (BCR). The result showscalculation of NPV value on milk PMT program obtained results end Rp. 23,534,448,76, -. To conclude, the milk PMT program is acceptable because NPV> 0. Benefit-cost ratio , is 2.50 (≥ 1), meaning the milk PMT program is feasible. PT. Trisula Textile Industries Tbk is expected to continue the program of milk PMT. Basic research data could be used for preparing health program or health enhancement for employees through PMT or the other priority programs.
The Influence of Followership Style and Work Environment on Employee Performance Mediated by Work Motivation and Work Life Balance Magdalena, Yuli Santika; Kosasih, Kosasih; Yuliaty, Farida; Paramarta, Vip; Malik, Rahardian; Rahmiyati, Ayu Laili
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.29432

Abstract

Kinerja pegawai Rumah Sakit X belum maksimal mencapai target mereka. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana gaya pengikut dan Lingkungan Kerja terhadap kinerja karyawan secara langsung dan tidak langsung melalui Motivasi Kerja dan Keseimbangan kehidupan Kerja. Paradigma penelitiannya adalah positivistik. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif. Lokasi penelitian di RS X Jakarta. Waktu penelitian adalah tahun 2023. Teknik pengumpulan data melalui survei dengan instrumen kuesioner ordinal dalam hal ini Skala Likert 1-5. Populasinya adalah seluruh pegawai medis dan penunjang medis, sedangkan teknik pengambilan sampelnya adalah purposive sampling. Pengujian instrumen dilakukan melalui uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis SEM-PLS dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gaya Pengikut berpengaruh positif dan signifikan terhadap Motivasi Kerja dan Keseimbangan Kehidupan Kerja, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dan keseimbangan kehidupan kerja, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Keseimbangan Kehidupan Kerja dan Motivasi Kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Motivasi Kerja berperan memediasi pengaruh Gaya Pengikut terhadap Kinerja Karyawan, serta pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Begitu pula dengan Keseimbangan Kehidupan Kerja yang memediasi pengaruh Follower Style terhadap Kinerja Karyawan, serta pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan.
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Posyandu dan Pengetahuan Ibu Terhadap Sikap dan Implikasinya Terhadap Perilaku Ibu Datang ke Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Sukaraja Kabupaten Sukabumi Dengan Metode SEM PLS Nesda, Ajeng Setia; Yuliaty, Farida; Malik, Rahadian; Kosasih, Kosasih; Rahmiyati, Ayu Laili
Jurnal Nasional Manajemen Pemasaran dan SDM Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Nasional Manajemen Pemasaran dan SDM
Publisher : Training & Research Institute - Jeramba Ilmu Sukses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47747/jnmpsdm.v5i4.2516

Abstract

This research aims to analyze the influence of the quality of Posyandu services and maternal knowledge on attitudes and their implications for maternal participation behavior in bringing toddlers to Posyandu in the working area of UPTD Puskesmas Sukaraja, Sukabumi Regency. This effort is crucial as part of a national program to reduce stunting rates by enhancing community participation in monitoring child growth and development. The study was conducted quantitatively using Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Square (PLS) with 97 respondents, utilizing SmartPLS 3.0 software. The results indicate that the quality of Posyandu services, maternal knowledge, attitudes, and maternal participation behavior are all categorized as good. Specifically, the quality of Posyandu services significantly affects maternal attitudes but does not have a significant impact on maternal participation behavior. Conversely, maternal knowledge positively influences both attitudes and participation behavior. Additionally, maternal attitudes have a direct relationship with participation behavior. Simultaneously, the quality of Posyandu services and maternal knowledge exert a moderate influence on attitudes and a strong influence on maternal participation behavior. In indirect analysis, it was found that the quality of Posyandu services does not affect participation behavior through maternal attitudes, while maternal knowledge has a significant impact through these attitudes. These findings underscore the importance of enhancing maternal knowledge as a primary strategy to encourage active participation in Posyandu. Furthermore, improvements in Posyandu service quality, particularly regarding physical and operational aspects, are necessary to maintain and enhance community trust. The recommendations from this study are expected to serve as a reference for policymakers in designing more effective interventions aimed at reducing stunting rates.
The Effect of Compensation on Job Satisfaction of Regional Public Service Agency (BLUD) Nurses and Organizational Citizenship Behavior (OCB) at RSUD Bayu Asih Purwakarta BachtiaR, Adam; Suhat S.; Rahmiyati, Ayu Laili
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 11: NOVEMBER 2024 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i11.6294

Abstract

Introduction: Organizational Citizenship Behavior (OCB) is the behavior of employees that goes beyond their formal obligations, is very important in supporting organizational performance. Good job satisfaction is often associated with increased OCB, while compensation is a key factor in influencing employee job satisfaction. This study was conducted at RSUD Bayu Asih Purwakarta, especially for BLUD nurses, to determine the effect of compensation on job satisfaction and its impact on OCB. Objective: This study aims to analyze the effect of compensation on job satisfaction and Organizational Citizenship Behavior (OCB) in BLUD nurses at RSUD Bayu Asih Purwakarta. Methods: This study used quantitative methods with a cross-sectional approach. The study was conducted from March-September 2024. Data were collected from 76 BLUD nurses at RSUD Bayu Asih Purwakarta through questionnaires. Analysis of research data using univariate analysis explains the characteristics of variables, while bivariate analysis examines the influence between variables using chi-square. This study uses path analysis to test the causal relationship between variables that have been determined bivariate. Data processing was carried out with the SPSS version 25 statistical program. Results: The results showed that there was a significant influence between compensation and nurses' job satisfaction, indicated by a p-value of 0.001 (<0.05). In addition, compensation also has a significant influence on the application of OCB with a p-value of 0.005 (<0.05). The effect of job satisfaction on OCB is also significant with a p-value of 0.000 (<0.05). The contribution of the effect of compensation on job satisfaction and its impact on OCB is 43.9%, indicating the important role of job satisfaction as a mediator in this relationship. Conclusion: Adequate compensation can increase nurses' job satisfaction and Organizational Citizenship Behavior (OCB). Hospital management needs to increase compensation and improve supervisor-subordinate relationships to foster job satisfaction, so that voluntary behaviors such as OCB can develop, improving overall organizational performance.
THE EFFECT OF TUBERCULOSIS PROGRAM QUALITY AND PATIENT KNOWLEDGE ON ATTITUDE AND ITS IMPLICATIONS ON COMPLIANCE BEHAVIOR IN TAKING ANTI-TUBERCULOSIS DRUG (OAT) IN THE WORK AREA OF UPTD KARAWANG COMMUNITY HEALTH CENTER, SUKABUMI REGENCY Yayuk Dwi Nenda, Ligar; Yuliaty, Farida; Laili Rahmiyati, Ayu
JURNAL EKBIS Vol 25 No 2 (2024): JURNAL EKBIS (ANALISIS, PREDIKSI DAN INFORMASI)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to obtain empirical evidence of employee job satisfaction as a moderator of the effect of online motivation, motivation and leadership on employee performance with employee job satisfaction as a moderator. The dependent variable in this study is employee performance, the independent variables in this study are online training, motivation and leadership, while the moderating variable in this study is employee job satisfaction. The research was conducted on employees of PT. Bank Rakyat Indonesia Sidoarjo Branch Office in 2023. This type of research is quantitative. The data in this study used primary data by distributing questionnaires. The sampling method uses purposive sampling. The data analysis technique used is Moderated Regression Analysis (MRA). The results of this study indicate that there is a significant positive effect on employee job satisfaction which moderates online training, motivation and leadership on employee performance. The results of this study are expected to help the management of PT. Bank Rakyat Indonesia Sidoarjo Branch Office in knowing the effect of increasing the performance and job satisfaction of BRI Sidoarjo branch employees.
Analisis Kebutuhan Pelatihan Teknis Kepala Puskesmas di Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat Ayu Laili Rahmiyati; Rahadian Malik
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 04 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v6i04.26

Abstract

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2014, Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), dalam Pasal 32 mengenai persyaratan kepala puskesmas adalah tingkat pendidikan yang paling rendah sarjana dan memiliki kompetensi manajemen kesehatan masyarakat, masa kerja di puskesmas minimal 2 tahun dan telah mengikuti pelatihan manajemen puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kebutuhan pelatihan teknis kepala puskesmas, diawali dengan mengetahui bagaimana cara penunjukan kepala puskesmas, serta upaya yang dilakukan dalam menentukan jenis pelatihan teknis apa saja yang dibutuhkan oleh kepala puskesmas dalam menjalankan operasional puskesmas. Metode penelitian ini merupakan penelitian deksriptif kualitatif.Teknik Pengumpulan data dengan wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD) dan kajian dokumen. Informan Penelitian (1 Orang Kepala Dinas, 32 Orang Kepala Puskesmas, 32 Orang Staf Puskesmas), total berjumlah 65 Orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan teknis seperti pengadministrasian pegawai, dokumentasi arsip belum optimal, para kepala puskesmas belum mampu mempengaruhi karyawannya, dan belum mampu membuat daftar perencanaan kebutuhan barang. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa belum semua kepala puskesmas memenuhi syarat sesuai dengan Peraturan menteri kesehatan nomor 75 tahun 2014, oleh sebab itu sebaiknya dalam menentukan kepala puskesmas harus dilakukan seleksi terlebih dahulu dan dilakukan pelatihan.
Co-Authors Abdilah, Asep Dian Agatha, Yusly Agus Riyanto Ajie Kurniawan Akmal, Dzul Asep Dian Abdilah Asep Dian Abdillah Asnar, Etty Sofia Mariati Ayu Maharani, Nadya Bachtiar, Adam Budiman Budiman Budiman Budiman Budiman Dewi Umu Kulsum Dewi, Febriyana Mustika Dharma Jaya Hartono Dyan Kunthi Nugrahaeni, Dyan Kunthi Elda Permatasari Endah Nursyahyanti Fachry Abda El Rahman Farida Yuliaty Farida Yuliatya Gunawan Irianto Hendajany, Nenny Hidayat, Mochammad Reza I Wayan Santika Ike Nur Maulida Ittang Somba Kadarisman, Sumeidi Karahmawati , Tri Kartamihardja, Sobarna Karwati Kosasih Kosasih KOSASIH KOSASIH, KOSASIH Kusniawaty, Ani Lina Safarina Magdalena, Yuli Santika Malik, Rahadian Malik, Rahardian Mandu, Jenne Marlina, Dini Mauliku, Novie E. Muslikhah Fitri Ariani Mutmainnah Mutmainnah Nesda, Ajeng Setia Nugroho, Taufan Nurdiansyah, Robby Nurhaeni Sikki Nurhayati Nurhayati Pamungkasari, Tria Panjaitan, Biller Paramarta , Vip Permatasari, Elda Pondang, Josafat Rachmadi, Huzen Rahadian Malik Ramadani Rohman , Saeful Ruhyandi Ruhyandi Rulia, Rulia Saepudin, Didin Sahana, Syahpikal Saputra , Aditiyana Eka Selvia Magdalena, Selvia Sidik, Muhamad Sidqi, Abdul Gani Sikki, Nurhaeni Silalahi, Hanny Yuniar W SK, Reza Pahlawan Suciantoro, Wasis Suharsono, Teguh Nurhadi Suhat S. Suhat Suhat Suhat Suhat Sumardi, Dini Rahayu Susilowati Susilowati Susilowati Susilowati Susilowati Taufan Nugroho Taufik Zulfikar Tetty Hutagaol Triputra, Jimmy Utama, Agastya Pandu Satriya Vidiarti, Yunlia Vip Paramarta Wewengkang, Deisye Widy Laila Hafidiani Wirawan, Chevi Wisnushakti , Khrisna Yayuk Dwi Nenda, Ligar Yualiaty, Farida Yuliarti Pasau Yuliyaty, Farida