Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Model Project Pjbl Melalui Pembelajaran Literasi Digital Berbantuan Flip HTML Abad-21 di SMAN 9 Kota Bengkulu Sari, Poppy Antika; Jumiarni, Dewi; Jumirah, Jumirah; Nugroho, Widi
TRIADIK Vol. 23 No. 1: April 2024
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/triadik.v23i1.33597

Abstract

Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa lebih baik pada materi Animalia dalam mata pelajaran Biologi. Penggunaan model PjBL dan pembelajaran literasi digital berbantuan flip HTML Abad-21, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa lebih baik. 31 siswa kelas X MIPA 3 di SMAN 9 Kota Bengkulu adalah subjek penelitian ini. Studi ini dilakukan dalam dua siklus. Perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi adalah langkah-langkah yang terdiri dari setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PjBL dapat diterapkan dalam pembelajaran literasi digital. Pada Siklus I, peserta didik mencapai hasil belajar IPA rata-rata 74,4 dan ketuntasan belajar 61%. Pada Siklus II, nilai rata-rata kelas adalah 82,2 dan ketuntasan belajar klasikal 90%, dan peningkatan hasil belajar dari Siklus I ke Siklus II sebesar 29%. ABSTRACT The purpose of this classroom action research was to find out whether student learning outcomes were better on Animalia material in Biology subject. By using the PjBL model and 21st Century Flip HTML digital literacy learning, this study aims to determine whether student learning outcomes are better. 31 students of class X MIPA 3 at SMAN 9 Bengkulu City were the subjects of this study. This study was conducted in two cycles. Planning, implementing actions, observing, and reflecting are the steps that each cycle consists of. The study results show that the PjBL model can be applied to digital literacy learning. In Cycle I, students achieved an average science learning result of 74.4 and 61% mastery. In Cycle II, the class average score was 82.2 the classical learning mastery was 90%, and the increase in learning outcomes from Cycle I to Cycle II was 29%. Keywords: Flip-HTML, Learning Outcomes, Digital Literacy, PjBL
Pengembangan Virtual Laboratory sebagai Suplemen Praktikum Mikrobiologi Dewi Jumiarni; Rendi Zulni Ekaputri; Refky Rahma Hidayat; Mimi Halimah; Sri Irawati
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.8.1.152-157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan virtual laboratory yang layak untuk pembelajaran Mikrobiologi. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan metode ADDIE, yang terdiri dari lima fase yaitu: Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Subjek dalam penelitian ini merupakan mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Bengkulu yang sedang mengambil matakuliah mikrobiologi sebanyak 20 orang untuk uji kepraktisan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan angket. Instrumen yang digunakan yaitu lembar wawancara dan lembar angket. Data hasil validasi kelayakan dan uji kepraktisan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil uji validasi oleh validator menunjukkan bahwa produk virtual laboratory yang dikembangkan diperoleh skor 95,45% dari ahli materi, dan skor 91,67 % dari ahli media. Hasil uji kepraktisan menunjukkan persentase sebesar 92,14% dengan kriteria sangat praktis. Disimpulkan bahwa virtual laboratory mikrobiologi yang dikembangkan layak untuk digunakan sebagai suplemen praktikum mikrobiologi.
PENGEMBANGAN VIRTUAL LABORATORY MATERI BAKTERI BERBASIS ARTICULATE STORYLINE 3 PADA KELAS X SMA Refky Rahma Hidayat; Dewi Jumiarni; Irwandi Ansori; Bhakti Karyadi; Alif Yanuar Zukmadini; Ahmad Saddam Husein; Abas Abas
Jurnal IPA Terpadu Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v7i3.51992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan virtual lab sebagai alternatif praktikum di sekolah yang fasilitas laboratoriumnya terbatas. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design dan Development. Lab virtual ini dirancang menggunakan aplikasi Articulate Storyline 3. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner. Kelayakan laboratorium virtual ini dinilai oleh ahli komunikasi, ahli materi dan ahli praktisi, aboratorium virtual ini dirancang berdasarkan analisis program dan kebutuhan dan terdiri dari 31 halaman. Desain yang dihasilkan hadir dalam bentuk aplikasi (APK) dan versi HTML yang dapat diakses melalui smartphone Android dan browser Google Chrome. Hasil dari penelitian menunjukkan tingkat kelayakan dari berbagai ahli yaitu ahli materi 93,18% dengan kategori “Sangat Layak”, ahli media 91 % dengan kategori “Sangat Layak”, dan ahli praktisi 90,90% dengan kategori “Sangat Layak”. Hasil dari uji kelayakan berbagai ahli menunjukkan nilai 91,69% dengan kategori “Sangat Layak”, hal ini menunjukkan media layak digunakan sebagai media pembelajaran. Uji praktik dilakukan dengan mengumpulkan masukan dari siswa SMA yang memberikan hasil sangat positif dengan skor 90,85 dengan kategori “sangat praktis”. Penelitian ini menyimpulkan bahwa laboratorium virtual yang dikembangkan sangat cocok untuk digunakan di kelas dan bermanfaat bagi siswa.
PENGOLAHAN LIMBAH KULIT KOPI MENJADI ECO-ENZYME DI DESA TAPAK GEDUNG KEPAHIANG Handayani, Dewi; Jumiarni, Dewi; Marniza
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v4i1.310

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengatasi masalah banyaknya limbah kulit kopi melalui pemberdayaan masyarakat Desa Tapak Gedung terutama kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas melalui inovasi pengolahan limbah kulit kopi menjadi produk berupa “eco enzyme multipurpose” sebagai pembuatan pupuk organik cair dan pembuatan sabun yang ramah lingkungan dan mudah dibuat masyarakat. Memberikan pemahaman secara utuh tentang pengolahan 5R pada limbah organik rumah tangga. Memahami cara pengolahan dan pemanfaatan limbah organik kulit kopi menjadi eco enzyme multipurpose yaitu pupuk organik dan sabun cair. Metode kegiatan pengabdian dilakukan secara luring atau kegiatan secara langsung ke lapangan melalui 5 tahap yaitu tahap sosialisasi dan penyuluhan kepada kelompok tani mengenai eco enzyme. Tahap persiapan yaitu tim pelaksana dan kelompok tani menyiapkan alat yang akan digunakan serta mengumpulkan bahan utama dan bahan pendukung pembuatan pupuk organik cair dan sabun. Tahap Pelatihan dengan memberikan pelatihan kepada kelompok tani tentang cara pembuatan pupuk organik cair dan sabun cair dari limbah kulit kopi holtikultura. Tahap Pembuatan dan monitoring evaluasi kegiatan. Peserta pengabdian yang terdiri dari 40 orang sangat antusias mengikuti pelatihan pembuatan eco enzyme. Eco enzyme yang dibuat dipanen dalam jangka waktu 3 bulan. Hasil eco enzyme merupakan salah satu bahan dasar pembuatan pupuk dan sabun cair. Berdasarkan angket yang disebarkan sebanyak 80% peserta sudah paham terhadap materi pelatihan yang diberikan. Sebanyak 100% peserta yakin dapat membuat eco enzyme dan pupuk cair, akan tetapi baru 60% yang yakin bisa membuat sabun seacara mandiri. Sebanyak 85% peserta mau menginformasikan ilmu yang didapat kepada orang lain/masyarakat.
Local Knowledge in the Digital Age: Developing an E-Module on Bali Tribe's Traditional Medicinal Plants in Tawang Rejo Village for Class X Nurhidayah, Muhammad Gading; Jumiarni, Dewi; Yennita, Yennita
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2024.14.1.23079

Abstract

The electronik modul (e-module) is a digital learning resource designed to enhance the educational experience. However, at SMA 06 Seluma, there is a noticeable lack of electronic teaching materials, particularly those based on local environmental content, like biodiversity. This study aims to develop a biodiversity e-module that draws from the surrounding environment. The development process followed the 4-D model, which includes four stages: defining, designing, developing, and disseminating. The research involved interviews and observations of medicinal plants. The findings identified 37 species of medicinal plants across 22 families utilized by the Bali tribe in Tawang Rejo Village. Validation results for the e-module were positive: content experts rated it 92% "highly suitable," media experts rated it 97.9% "highly suitable," and practical experts gave it a 94.3% "highly suitable" rating. Additionally, the readability test with students from class X Science 1 at SMA 6 Seluma resulted in a 97% "excellent" rating. These outcomes suggest that the medicinal plant biodiversity e-module is a valuable and effective supplementary learning tool for students.
Pengembangan E- Booklet Berbasis Flipbook Materi Protista Kelas X Berdasarkan Inventarisasi Makroalga Di Kawasan Wisata Pantai Malabero Kota Bengkulu Nurhalimah, Nurhalimah; Yennita, Yennita; Winarni, Endang Widi; Irawati, Sri; Jumiarni, Dewi
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.8.2.325-337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis makroalga yang berada di kawasan wisata Pantai Malabero kota Bengkulu, mengembangkan E-Booklet berbasis Flipbook sebagai bahan ajar, dan mengetahui kelayakan serta respon belajar peserta didik terhadap E-Booklet yang telah dikembangkan melalui proses validasi sehingga layak digunakan sebagai sumber belajar yang tertuju kepada peserta didik. Penelitian ini terdiri dari inventarisasi makroalga yang berada di kawasan wisata Pantai Malabero kota Bengkulu dan  tahap pengembangan E-Booklet materi Protista kelas X SMA. Penelitian keanekaragaman makroalga menghasilkan 3 divisi yaitu Chlorophyta dengan jumlah 7 spesies, Rhodophyta 2 spesies, dan Phaeophyta 2 spesies. Hasil akhir dari penelitian ini adalah E-Booklet berbasis flipbook. Produk E-Booklet divalidasi oleh 3 orang yang terdiri dari  ahli bahan ajar, ahli materi dan praktisi pendidikan.Uji coba terbatas dalam skala kecil dilakukan kepada 10 responden siswa kelas X SMAS Muhammadiyah 4 kota Bengkulu. Hasil uji kelayakan yang dilakukan oleh ahli  bahan ajar mendapatkan persentase 93,3% dengan kategori sangat valid, oleh ahli materi 85,2% dengan kategori valid, dan persentase nilai praktisi pendidikan sebanyak 95,8% dengan kategori sangat valid.  Berdasarkan hasil keseluruhan penilaian tersebut dapat disimpulkan bahwa E-Booklet  berbasis flipbook materi Protista kelas X SMA sangat valid dan sangat layak digunakan sebagai bahan ajar guna mendukung pembelajaran biologi khususnya materi Protista Mirip Tumbuhan.
Implementasi Pembelajaran Higher Order Thinking Menggunakan PhET Interactive Simulation Pada Mata Kuliah Evolusi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Mahasiswa Husein, Ahmad Saddam; Jumiarni, Dewi; Hidayat, Syarif; Abas, Abas
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.8.2.352-359

Abstract

PhET Interactive Simulation merupakan simulasi yang dapat memvisualisasi materi pembelajaran, mampu melibatkan mahasiswa secara aktif terlibat dalam proses berpikir dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur hasil belajar mahasiswa semester 5 Pendidikan Biologi Universitas Bengkulu pada Mata Kuliah Evolusi serta untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Higher Order Thinking menggunakan PhET Interactive Simulation. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen (eksperimen semu), model Nonequivalent control group design dengan total sampling. Adapun kelas eksperimen pada penelitian ini ialah kelas 5A dengan kelas 5B sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar pretest  dan posttest dalam bentuk soal uraian dan analisis. Sementara itu, metode pembelajaran dikedua kelas disamakan yakni menggunakan diskusi kelompok. Setelah dilakukan pembelajaran, diberikan lembar posttest untuk mengetahui peningkatan pemahaman dan hasil belajar mahasiswa pada Mata Kuliah Evolusi. Sementara itu, model pembelajaran kedua kelas disamakan yakni Higher Order Thinking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata pretest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen, yakni secara berurutan sebesar 39,71 dan 39,41. Begitu pula setelah pembelajaran, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata posttest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. yakni secara berurutan sebesar 82,94 dan 85,29. Selain itu, penggunaan PhET Interactive Simulation dikategorikan tinggi dengan nilai N-Gain sebesar 0,79 dan penggunaannya dianggap efektif dengan persentase N-Gain pretest dan posttest mencapai 79%.
Penerapan Teknologi Pengolahan Limbah Cair Tahu Untuk Pembuatan Nata De Soya Bagi Masyarakat Desa Tanjung Terdana Kecamatan Pondok Kubang Bengkulu Tengah Jumiarni, Dewi; Ekaputri, Rendi Zulni
Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/samakta.v1i1.57

Abstract

Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang Nata De Soya. Nata De Soya yang berasal dari limbah pengolahan tahu yang memiliki banyak manfaat.  Masyarakat diajak untuk membuat Nata De Soya dengan memanfaatkan limbah cair tahu. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan terhadap Masyarakat terutama ibu ibu PKK di Desa Tanjung Terdana, Bengkulu Tengah. Metode kegiatan meliputi tiga tahapan Persiapan, Pelatihan dan Demonstrasi, serta Monitoring dan Evaluasi. Hasil dari pengabdian ini adalah Masyarakat mampu mengolah limbah cair tahu menjadi sumber pangan yang lain. Pengolahan sumber pangan diharapkan mampu menimbulkan ide bisnia pada Masyarakat sekitar. Maka melalui program ini Masyarakat dapat menjadi terampil. Selain itu, berdasarkan uji organoleptic Masyarakat tidak mencium aroma yang tidak enak, tekstur sangat kejal seperti Nata De Coco dan rasa enak. Evalusi kegiatan pun Masyarakat umumnya sangat setuju terhadap materi dan metode yang digunakan dalam pengabdian.
Pengembangan Booklet Materi Invertebarata Kelas X Berdasarkan Keanekaragaman Makroinvertebrata di Sungai Ketahun Suandi, Edi; Rahman, Abdul; Jumiarni, Dewi; Zukmadini, Alif Yanuar; Abas; Husein, Ahmad Saddam; Hidayat, Syarif
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.9.1.176-183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan bahan ajar Booklet Invertebrata di Sungai Ketahun Provinsi Bengkulu, ditinjau dari kelayakan materi dan media. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) terdiri dari dari lima tahapan yang disesuaikan dengan kebutuhan peneliti. Langkah-langkah yang digunakan pada penelitian terdiri dari potensi dan masalah, pengumpulan data,  desain produk, validasi desain, dan revisi desain. Uji Kelayakan Booklet Invertebrata dilakukan oleh tiga validator yaitu ahli media, ahli materi dan ahli bahan ajar. Validasi Booklet menggunakan instrumen yaitu lembar validasi. Booklet Invertebrata didesain berdasarkan analisis kompetensi dasar merujuk pada K-13. Hasil validasi menunjukkan bahwa rerata persentase Booklet berdasarkan keanekaragaman Makroinvertebrata di kawasan Sungai Ketahun ini sebesar 86,50% (sangat layak). Berdasarkan hasil tersebut, Booklet Invertebrata yang dikembangkan ini layak untuk diuji cobakan sebagai bahan ajar materi invertebrata kelas X pada tingkat Sekolah Menengah Atas.
Antimicrobial Activity and Metabolite Profiles of Begonia multangula Blume from Cibodas Botanical Garden and Gunung Halimun Salak National Park, Indonesia Niken Pertiwi, Nyoman Ayu; Dewi Jumiarni; Muhammad Efendi; Intani Quara Lailaty
JSMARTech: Journal of Smart Bioprospecting and Technology Vol. 6 No. 1 (2025): Vol. 6 No. 1 (2025): JSMARTech Volume 6, No 1, 2025
Publisher : JSMARTech

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jsmartech.2025.006.01.18

Abstract

The resistance of microorganisms requires innovation in finding for alternative natural substances with antimicrobials properties. One of the plants reported to have antimicrobial potential is the plant Begonia multangula Blume. The purpose of this study was to examine the antimicrobial activity and metabolite profiles of ethanol extracts from the leaf and petiole of B. multangula originating from Cibodas Botanical Garden (KRC) and Gunung Halimun Salak National Park (TNGHS). Ethanol extracts of B. multangula leaf and petiole from KRC and TNGHS at a concentration of 100 mg/ml were tested for their antimicrobial activity against the growth of Staphylococcus aureus ATCC 25923 and Candida albicans using the disk diffusion method. Tetracycline 100 mg/ml and fluconazole 50 mg/ml were used as positive controls, and aquadest as a negative control. The metabolite profile compounds were obtained by GC-MS analysis. The results of the study showed that the highest antimicrobial activity was found in the leaf extract of B. multangula from KRC, with an average inhibition zone of 13,5 ± 1,73 mm against S. aureus and 10 ± 0,08 mm against C. albicans, which categorized as moderate. The most highly detected antimicrobial metabolites in the leaf and petiole extracts of B. multangula from KRC were Hexadecanoic acid ethyl ester. Furthermore, the major compound found in the B. multangula  from TNGHS, was Neophytadiene  and n-Hexadecanoic acid in leaf and  petiole. These findings suggest that B. multangula has the potential to be developed as a natural antimicrobial agent in the future
Co-Authors Abas Abas Abas, Abas Abdul Rahman Abdul Rahman Singkam Abdul Rahman Singkam ACENG RUYANI Ahmad Saddam Husein Ahmad Saddam Husein Alfra Siagian, Teddy Alif Yanuar Zukmadini Alif Yanuar Zukmadini Anggrini, Lolita Sri Annisa Rahmi Hayati Ariefa Primair Yani Ariefa Primair Yani Aswin, Pani Aulia Agrindha Ulfah Berto Usman Bhakti Karyadi Bhakti Karyadi Bhakti Karyadi Bhakti Karyadi Burhannuddin, Muhammad Nanang Citra Dwi Palenti Damhuri, Dedi Dewi Handayani Dita Aulia Dwita, Uci Rahma Eduwin Saputra Ekaputri, Rendi Zulni Eko Risdianto Endang Widi Winarni Endang Widi Winarni Erik Perdana Putra Fitri Astriawati Ghofur, Befri Ahmad Abdul Halhaji, Prendi Niki Herviza, Meftha Husein, Ahmad Saddam Intani Quara Lailaty Irdam Idrus Irdam Idrus Irwandi Ansori Irwandi Ansori Irwandi Ansori Jumirah Jumirah K Kasrina Kasrina Kasrina Kasrina Kasrina Kasrina Kausar, Lafil Kurnia Widiyani Marniza Martias, Angga Mimi Halimah Muhamad Ridwan Muhammad Efendi Mustika Elmi Dayana Nadia Amida Neni Murniati Nike Anggraini Niken Pertiwi, Nyoman Ayu Novita, Fidya Nurfiyanti, Putri Endah Nurhalimah Nurhalimah Nurhidayah, Muhammad Gading Nursanti Yunita Sari Oktaria Silviani Putri, Rendi Zulni Eka Rambat Nur Sasongko Rani, Silvia Refky Rahma Hidayat Refky Rahma Hidayat Rendi Zulni Eka Putri Rendi Zulni Eka Putri Rendi Zulni Ekaputri Rendi Zulni Ekaputri Repani Anggraini Riska Nanda Safitri Sabaniah, Nurlaely Saleha, Zahrotin sari, Hefni Dwika Sari, Poppy Antika Sari, Rike Monica Sari, Wiji Kesuma Simanungkalit, Betania Sipriyadi Siregar, Wahyu Putri Sri Irawati Sri Irawati Sri Irawati Suandi, Edi Syaiful Rochman Syarif Hidayat Syarif Hidayat Syarkowi, Ahmad Syoti Vellia Lorenza Teddy Alfra Siagian Uniati, Orin Verdianingsih, Tiyas Utami Vinna Cientya Annisa Widi Nugroho Widyawati, Dwi Yennita Yennita Yunita Arianti