Articles
The Impact of Research-Based Projects (RBP) in Plant Physiology Course on Undergraduate Student Meta-skills
Yennita, Yennita;
Astriawati, Fitri;
Jumiarni, Dewi;
Irawati, Sri
Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 10, No 1 (2025): Bioedusiana
Publisher : Jurusan Pendidikan Biologi - Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37058/bioed.v10i1.12922
Mastery of meta-skills is essential for undergraduate students to prepare themselves for the rapidly changing world driven by advancements in science and technology. Therefore, this study aims to investigate the impact of implementing the research-based project (RBP) model in a plant physiology course on undergraduate students' meta-skills. This study employed a quasi-experimental design with a non-equivalent pre-test and post-test control group design. The research sample consisted of biology education students at the University of Bengkulu selected through purposive sampling. Data were collected using a questionnaire consisting of 79 items, and the research data were analyzed using a One-Way ANCOVA test. The results showed a significant difference in meta-skills between the control and experimental groups, controlling for students' initial meta-skills [F(1,61) = 313.996, p 0.001, np2 = 0.84]. Based on these findings, it can be concluded that the implementation of the research-based project (RBP) model has a substantial or highly effective impact on enhancing undergraduate students' meta-skills.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI FOTOSINTESIS DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIIIA SMPN 2 LEBONG UTARA
Nurfiyanti, Putri Endah;
Yennita, Yennita;
Jumiarni, Dewi
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (771.477 KB)
|
DOI: 10.33369/diklabio.2.2.1-7
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar dengan model Problem Based Learning (PBL) dikelas VIIIA SMPN 2 Lebong Utara. Jenis penelitian ini adalah PTK dengan metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus, tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subyek penelitian adalah guru dan seluruh siswa kelas VIIIA SMPN 2 Lebong Utara. Variabel penelitian ini adalah model Problem Based Learning (PBL), aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan tes. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi dan lembar tes. Pada siklus I aktivitas guru diperoleh skor rata-rata yaitu 27 (Baik) dan pada siklus II skor aktivitas guru menjadi 29 (Baik). Pada siklus I aktivitas siswa diperoleh skor yaitu 25,5 (Baik) dan pada siklus II skor aktivitas siswa menjadi 29 (Baik). Hasil analisis persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I yaitu 65% (tidak tuntas) dan pada siklus II meningkat menjadi 85% (tuntas). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa kelas VIIIA SMPN 2 Lebong Utara.Kata Kunci : Problem Based Learning, Aktivitas, Hasil Belajar
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH
Kausar, Lafil;
Idrus, Irdam;
Jumiarni, Dewi
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (667.418 KB)
|
DOI: 10.33369/diklabio.2.2.8-15
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas mengajar guru, aktivitas belajar peserta didik, dan meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) di Kelas VIIIA SMPN 05 Mukomuko. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru dan seluruh peserta didik kelas VIIIA SMPN 05 Mukomuko. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar tes dan lembar observasi, lembar observasi terdiri dari lembar observasi guru dan peserta didik. Pada siklus I aktivitas mengajar guru diperoleh skor rata-rata yaitu 29 (Baik) dan pada siklus II skor aktivitas guru menjadi 32 (Baik). Pada siklus I aktivitas belajar peserta didik diperoleh skor rata-rata yaitu 29 (Baik) dan pada siklus II skor aktivitas belajar peserta didik menjadi 32 (Baik). Hasil analisis persentase ketuntasan belajar peserta didik pada siklus I yaitu 66,67% (tidak tuntas) dan pada siklus II meningkat menjadi 88,89% (tuntas). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model PBM dapat meningkatkan aktivitas guru dan peserta didik serta hasil belajar peserta didik kelas VIIIA SMPN 05 Mukomuko.Kata Kunci: Pembelajaran Berbasis Masalah, Aktivitas dan Hasil Belajar.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK
Novita, Fidya;
Irawati, Sri;
Jumiarni, Dewi
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (765.521 KB)
|
DOI: 10.33369/diklabio.2.2.86-93
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas mengajar guru, aktivitas belajar siswa dan meningkatkan hasil belajar menggunakan model discovery learning dengan pendekatan saintifik di Kelas VIII5 SMPN 4 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru peneliti dan seluruh siswa kelas VIII5SMPN 4 Kota Bengkulu. Variabel penelitian ini adalah model discovery learning, aktivitas mengajar guru, aktivitas belajar peserta didik dan hasil belajar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan tes. Hasil analisis data aktivitas guru siklus I diperoleh skor rata-rata yaitu 18 (baik) dan pada siklus II skor aktivitas guru menjadi 21 (baik). Hasil analisis data aktivitas siswa pada siklus I diperoleh skor rata-rata 18 (baik), dan pada siklus II skor aktivitas siswa menjadi 21 (baik). Selanjutnya persentase ketuntasan hasil belajar pada siklus I yaitu 65,71% yang termasuk kedalam kriteria belum tuntas dan pada siklus II persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan menjadi 82,85% dan termasuk dalam kriteria tuntas. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik di Kelas VIII5SMPN 4 Kota Bengkulu.Kata kunci: model discovery learning, pendekatan saintifik , aktivitas, dan hasil belajar
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA PESERTA DIDIK SMPN 3 KAUR
Herviza, Meftha;
Jumiarni, Dewi;
Irawati, Sri
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (732.164 KB)
|
DOI: 10.33369/diklabio.2.2.94-101
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas peserta didik serta untuk mengetahui hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dengan tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru peneliti dan peserta didik kelas VIII 1 SMPN 3 Kaur Tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 28 orang yang terdiri dari 19 orang perempuan dan 9 orang laki-laki. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi untuk mengetahui aktivitas guru dan aktivitas peserta didik, serta lembar tes untuk mnegetahui hasil belajar peserta didik. Hasil analisis data observasi aktivitas guru pada siklus I diperoleh skor rata-rata 31,5 (baik) dan pada siklus II meningkat menjadi 34,5 (baik). Untuk analisis data observasi aktivitas peserta didik pada siklus I diperoleh skor rata-rata 29 (baik) dan pada siklus II meningkat menjadi 35 (baik). Sedangkan untuk presentase ketuntasan belajar klasikal peserta didik pada siklus I adalah 50% dengan rata-rata kelas 68,93% (belum tuntas) pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 85,71% dengan nilia rata-rata kelas yang juga meningkat 79,64% (tuntas). Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan model kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan aktivitas guru dan peserta didik serta meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VIII 1 SMPN 3 Kaur.Kata kunci: Model Kooperatif, Jigsaw, Hasil belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERSTRUKTUR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IXA MTsN 1 LEBONG
Damhuri, Dedi;
Idrus, Irdam;
Jumiarni, Dewi
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (711.78 KB)
|
DOI: 10.33369/diklabio.4.1.47-54
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar kognitif dan psikomotorik peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri terstruktur di kelasIXA MTs Negeri 1 Lebong pada materi bioteknologi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dengan setiap siklusnya terdiri atas 4 tahapan yaitu: tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas IXA MTs Negeri 1 Lebong tahun ajaran 2018/2019, yang terdiri dari 35 peserta didik. Variabel penelitian ini adalah model pembelajaran inkuiri terstruktur, serta hasil belajar peserta didik pada ranah kognitif dan psikomotorik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan tes. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar tes. Hasil analisis data hasil belajar psikomotorik pada siklus I diperoleh skor rata-rata 12,4 (cukup) dan pada siklus II diperoleh skor rata-rata 15,6 (baik). Hasil belajar ranah kognitif pada siklus I mendapatkan persentase sebesar 65,71% (tidak tuntas), dan meningkat pada siklus II menjadi 77,14% (tuntas). Kriteria ketuntasan minimal (KKM) peserta didik kelas IXA MTs Negeri 1 Lebong adalah ?70 dengan persentase ketuntasan klasikalnya adalah ?75%. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terstruktur dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IXA MTs Negeri 1 Lebong. Kata Kunci : Inkuiri Terstruktur, Bioteknologi, Hasil Belajar
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERDASARKAN KERAGAMAN JENIS TANAMAN DI GREEN CHEMISTRY DAN KEBUN BIOLOGI UNIVERSITAS BENGKULU
Uniati, Orin;
Jumiarni, Dewi;
Yani, Ariefa Primair
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (502.171 KB)
|
DOI: 10.33369/diklabio.3.1.17-24
Keanekaragaman hayati Indonesia dapat dijadikan sebagai sumber belajar dan dikembangkan menjadi bahan ajar bagi peserta didik. Melalui penelitian ini, akan dikembangkan bahan ajar berupa Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) berdasarkan sumber belajar berupa keanekaragaman tanaman di Green Chemistry dan Kebun Biologi Universitas Bengkulu. Tujuan penelitian yaitu: 1. Mengetahui jenis-jenis tanaman yang terdapat di Green Chemistry dan Kebun Biologi Universitas Bengkulu; 2. Mengetahui kelayakan LKPD materi Keanekaragaman Hayati berdasarkan hasil observasi jenis-jenis tanaman yang terdapat di Green Chemistry dan Kebun Biologi Universitas Bengkulu; dan 3. Mengetahui keterbacaan LKPD materi Keanekaragaman Hayati berdasarkan hasil observasi jenis-jenis tanaman yang terdapat di Green Chemistry dan Kebun Biologi Universitas Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R & D) dengan tujuh langkah penelitian yaitu: 1. Potensi dan Masalah; 2. Pengumpulan Data; 3. Desain Produk; 4. Validasi Desain; 5. Revisi Desain; 6. Uji Coba Produk; dan 7. Revisi Produk. Data jenis tanaman yang terdapat di Green Chemistry dan Kebun Biologi Universitas Bengkulu selanjutnya didesain menjadi LKPD. LKPD yang telah didesain diuji validasi oleh validator dan uji keterbacaan oleh peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh 73 jenis tanaman di Green Chemistry dan Kebun Biologi Universitas Bengkulu. Berdasarkan hasil uji validitas oleh validator, LKPD termasuk kriteria sangat valid dengan presentase 88%. Berdasarkan hasil uji keterbacaan oleh peserta didik, LKPD termasuk kriteria sangat baik dengan presentase 93%.Kata Kunci : Lembar kegiatan peserta didik (LKPD), keragaman tanaman, green chemistry, kebun biologi
PENGGUNAAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KELAS VIIIJ SMPN 5 KOTA BENGKULU
Verdianingsih, Tiyas Utami;
Irawati, Sri;
Jumiarni, Dewi
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/diklabio.5.1.13-21
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar peserta didik menggunakan model Discovery Learning di Kelas VIIIj SMPN 5 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu : tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru dan seluruh peserta didik kelas VIII dengan sampel siswa kelas VIIIjSMPN 5 Kota Bengkulu. Variabel penelitian ini adalah model Discovery Learning dan hasil belajar ranah kognitif dan psikomotor. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan tes. Hasil analisis data persentase ketuntasan hasil belajar ranah kognitif pada siklus I yaitu 63,3% yang termasuk kedalam kategori belum tuntas dan pada siklus II persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik dalam ranah kognitif mengalami peningkatan menjadi 80% dan termasuk dalam kategori tuntas. Selanjutnya hasil analisis data hasil belajar peserta didik ranah psikomotor siklus I diperoleh skor rata-rata yaitu 14,03 (baik) dan pada siklus II skor hasil belajar peserta didik ranah psikomotor menjadi 17 (baik). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik di Kelas VIIIj SMPN 5 Kota Bengkulu.Kata kunci : Model Discovery Learning, Sistem Pernapasan Manusia, Hasil Belajar
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MELALUI LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS CREATIVE PROBLEM SOLVING
Sabaniah, Nurlaely;
Winarni, Endang Widi;
Jumiarni, Dewi
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (896.641 KB)
|
DOI: 10.33369/diklabio.3.2.230-239
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD Biologi berbasis creative problem solving pada materi pencemaran lingkungan dalam upaya meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas X SMA. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Metode penelitian mengadopsi model Dick and Carey terdiri dari 8 tahapan, kemudian akan diuji kelayakan dan efektifitasnya menggunakan penelitian desain R&D menurut (Borg and Gall,1998) terdiri dari 4 tahapan. Subjek penelitian adalah 27 orang peserta didik kelas X MIPA 3 SMA Negeri 1 Bengkulu Tengah. Terdapat 2 variabel yaitu variabel bebas adalah LKPD berbasis creative problem solving, dan variabel terikat adalah kemampuan berpikir kreatif. Instrument yang digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif berupa tes tertulis. Hasil dari pengembangan LKPD berbasis creative problem solving terdiri 5 unsur kerangka umum dan 8 unsur kerangka inti. Hasil penilaian validasi keseluruhan aspek bahan ajar LKPD yang dikembangkan memiliki kelayakan sangat baik dengan persentase 89,50%. Hasil posttest peserta didik setelah belajar menggunakan semua LKPD menunjukkan keberhasilan ditunjukkan oleh nilai rata-rata yaitu 81,25 dan telah mencapai KKM, dan perolehan ketuntasan kelas sebesar 85,18%. Dapat disimpulkan bahwa LKPD biologi berbasis creative problem solving layak dan efektif untuk digunakan pada pembelajaran di kelas X SMA.Kata Kunci : LKPD, berpikir kreatif, creative problem solving.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI FOTOSINTESIS SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIIIA SMPN 2 LEBONG UTARA
Nurfiyanti, Putri Endah;
Yennita, Yennita;
Jumiarni, Dewi
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (249.945 KB)
|
DOI: 10.33369/diklabio.3.1.75-80
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar dengan model Problem Based Learning (PBL) dikelas VIIIA SMPN 2 Lebong Utara. Jenis penelitian ini adalah PTK dengan metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus, tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subyek penelitian adalah guru dan seluruh siswa kelas VIIIA SMPN 2 Lebong Utara. Variabel penelitian ini adalah model Problem Based Learning (PBL), aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan tes. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi dan lembar tes. Pada siklus I aktivitas guru diperoleh skor rata-rata yaitu 27 (Baik) dan pada siklus II skor aktivitas guru menjadi 29 (Baik). Pada siklus I aktivitas siswa diperoleh skor yaitu 25,5 (Baik) dan pada siklus II skor aktivitas siswa menjadi 29 (Baik). Hasil analisis persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I yaitu 65% (tidak tuntas) dan pada siklus II meningkat menjadi 85% (tuntas). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa kelas VIIIA SMPN 2 Lebong Utara.Kata Kunci : Problem Based Learning, Aktivitas, Hasil Belajar