Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Self-Regulated Learning dan Penggunaan Generative AI terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Wanda Aisyah Zahra; Marsofiyati Marsofiyati; Ervina Maulida
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-regulated learning dan penggunaan generative AI dengan ChatGPT terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik SMK Negeri 8 Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi berjumlah 107 peserta didik jurusan Manajemen Perkantoran kelas X dan XI, dengan teknik total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner onlinemenggunakan Microsoft Form dan dianalisis menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan software SmartPLS-4. Hasil penelitian menunjukkan: (1) self-regulated learningberpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis dengan nilai koefisien 0,348, t-statistic 4,045, dan p-value 0,000; (2) penggunaan generative AI (ChatGPT) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis dengan nilai koefisien 0,235, t-statistic 2,363, dan p-value 0,018; (3) self-regulated learning dan generativeAI secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis dengan nilai R-square sebesar 0,216. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi faktor internal (self-regulated learning) dan faktor eksternal (generative AI) berkontribusi dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Analisis Pengelolaan Informasi Digital Pelayanan Publik pada PT. XYZ Zahra Aisha Febrila; Marsofiyati Marsofiyati; Ervina Maulida
Presidensial: Jurnal Hukum, Administrasi Negara, dan Kebijakan Publik Vol. 3 No. 2 (2026): Juni: Presidensial : Jurnal Hukum, Administrasi Negara, dan Kebijakan Publik
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/presidensial.v3i2.1841

Abstract

This study aims to analyze digital information management and the barriers to the flow of information between work units that affect the achievement of Service Level Agreements (SLAs) at PT. XYZ. This study employed qualitative research methods such as observation, interviews, and documentation. Based on the findings, information management is now digital-based and supported by structured business processes. However, its implementation remains suboptimal due to limited system integration and a lack of coordination among work units. The main barriers identified include delays in information delivery, weak coordination, and low awareness among human resources regarding the importance of timeliness in handling reports. These conditions result in delays in service completion, a backlog of work, and the failure to consistently meet SLA targets. Therefore, optimization efforts are needed through enhancing human resource competencies, strengthening coordination and communication, consistently applying SOPs, and utilizing an automated notification system to improve efficiency and service quality.