Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

EVALUASI EFEKTIVITAS SISTEM MANAJEMEN PERBEKALAN KESEHATAN RSJ SWASTA DALAM MENDUKUNG PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT Nathasya, Diva Aulia; Purba, Elsa Safitri; Effend, Khairunnisa; Siregar, Mega Rahmadani; Siregar, Zahwatul Hasanah; Hasibuan, Indah Doanita
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3024

Abstract

Rumah sakit jiwa memiliki peran kritis dalam pelayanan kesehatan mental, namun sering menghadapi tantangan dalam manajemen perbekalan kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas sistem manajemen perbekalan kesehatan di Rumah Sakit Jiwa Bina Karsa Tuntungan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan strategi peningkatan kualitas pelayanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap tiga informan kunci: dokter spesialis, perawat, dan staf farmasi. Data dianalisis secara tematik dengan menggunakan metode triangulasi dan member check untuk menjamin validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem manajemen perbekalan kesehatan rumah sakit memiliki mekanisme proaktif, seperti pemesanan obat H-7 sebelum stok habis dan evaluasi medis berkala. Faktor pendukung utama mencakup koordinasi internal yang baik, sistem pemesanan terencana, dan evaluasi konsisten. Namun, terdapat sejumlah faktor penghambat signifikan, termasuk keterbatasan variasi obat akibat regulasi BPJS, ketidakpastian pasokan obat, dan proses pembayaran yang lambat. Mental hospitals have a critical role in mental health services, but often face challenges in the management of health supplies. This study aims to evaluate the effectiveness of the health supply management system at Bina Karsa Tuntungan Mental Hospital to identify strengths, weaknesses, and strategies to improve service quality. The research uses a qualitative approach with purposive sampling techniques. Data collection was carried out through in-depth interviews and direct observation of three key informants: specialist doctors, nurses, and pharmacy staff. The data was analyzed thematically using the triangulation and member check methods to ensure validity. The results of the study show that the hospital health supply management system has a proactive mechanism, such as ordering H-7 drugs before they run out of stock and periodic medical evaluations. Key supporting factors include good internal coordination, a planned booking system, and consistent evaluation. However, there are a number of significant inhibiting factors, including limited drug variety due to BPJS regulations, uncertainty in drug supply, and slow payment processes. study, conclusion. Written in 1 paragraphKeywords : Effectiveness, supply management, mental hospital, logistics system
Evaluasi Manajemen Pengelolaan Obat di UPT Puskesmas Namorambe Tahun 2024 Prasetyo, Angga Dwi; Dalimunthe, Ni’matul Ulya; Hasibuan, Indah Doanita; Araafi, Alif
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 15, No 2 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v15i2.5732

Abstract

Kesehatan menjadi satu dari sekian aspek penting untuk pembangunan manusia, oleh karena itu perlunya meningkatkan tingkat Kesehatan masyarakat. Salah satu tujuan pengelolaan obat ialah untuk melaksanakan pengendalian mutu pelayanan Kesehatan, sehingga perlunya pengelolaan obat yang baik. Studi kali ini bertujuan guna mengevaluasi manajemen pengelolaan obat di UPT Puskesmas Namorambe. Dengan metode penelitian bersifat deskriptif observasi yang menggunakan instrument penelitian berbentuk checklist observasi dalam penangamatan langsung. Adapun sampel pada penelitian ini adalah bagian kefarmasian di UPT Puskesmas Namorambe. Hasil dari penelitian yang dilakukan mendapatkan nilai 100% sempurna dari seluruh lembar penilaian, dengan begitu berdasarkan nilai yang didapat maka pengelolaan obat di UPT Puskesmas Namorambe berlangsung baik dan benar. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan adalah Kefarmasian di UPT Puskesmas Namorambe menjalankan semua bagian pengelolaan obat dengan baik dan benar pada kegiatan pemantauan, pencatatan dan pelaporan, pendistribusian, penyimpanan, penerimaan, permintaan, perencanaan, dan juga kegiatan evaluasi. Saran pada UPT Puskesmas Namorambe agar selalu tetap mempertahankan kelayakan dalam pengelolaan obat yang sudah berlangsung dengan baik dan benar, sehingga masyarakat akan mendapat pelayanan yang optimal. Kata Kunci: Manajemen, Obat, Puskesmas
Descriptive Study of Maternal Mortality Based On Maternal Characteristic in Semarang City Hasibuan, Indah Doanita
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Maternal mortality in Semarang District was in the 2th ranking (highest) of 35 districts/cities in Central Java Province by 2015. The purpose of this study was to analyze maternal mortality based on maternal characteristics in Semarang City. This research used descriptive analysis, derived from secondary data that taken from Maternal Verbal Autopsy data on maternal death at Semarang City Health Office. The sampling of this study were all death maternal cases whose died during pregnancy, delivery and postpartum in District Semarang as many as 35 people in 2015. From the analysis showed that maternal mortality in Semarang City based on mothers were aged 20-35 years (68.6%), level education in senior high school (54.3%), in working mothers (51.4%), at risk spacing births (52.4%), risk parity (51.4%), place of delivery were 89.2% in hospital, delivery by cesarian section (67.9%). Beside that, most of mortality cases occurred in postpartum period (80%), with the highest caused preeclampsia/ eclampsia (37%) and 71.4% of mothers also do Antenatal Care more than 4 times during pregnancy. There are Most of mothers have a history of heart disease (22.8%), 39.3% preeclampsia/ eclampsia as a delivery complication and 74% mothers with postpartum complication. This study recommends the need for early recognition of mothers about antenatal care and danger during pregnancy, childbirth and postpartum period and increased alertness of health workers to complications of pregnancy, complication of delivery and complication of postpartum especially in mothers with a history of illness.
Perencanaan dan Penganggaran Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di UPT Puskesmas Tuntungan Kota Medan Harahap, Preti Sinta; Lestari, Anisa Ayu; Hasibuan, Indah Doanita; Wulandari, Nadiah; Hasibuan, Yayang Nisrina
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 3 (2024): Juni 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i3.1263

Abstract

Perencanaan dan penganggaran memiliki peranan yang sangat penting dalam keberhasilan suatu program khususnya untuk program Kesehatan Ibu dan Anak yang sangat berpotensi untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perencanaan dan penganggaran program kesehatan ibu dan anak di UPT Puskesmas Tuntungan Kota Medan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif melalui studi kasus yang bersifat deskriptif. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis tematik. Informan dalam penelitian diantaranya Kepala Puskesmas, Bendahara Puskesmas, Penyelenggara Program KIA. Hasil penelitian menunjukkan seluruh informan menyatakan dipengaruhi masalah kesehatan, stakholder, faktor perilaku lingkungan. Identifikasi kegiatan yaitu Perhitungan anggaran dikaitkan dengan target dan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Kecukupan anggaran sudah lurus terhadap pencapaian target program walaupun masih ada faktor-faktor lain yang mempengaruhinya.
Gambaran Perencanaan dan Penganggaran Program Kesehatan Ibu dan Anak di Puskesmas Pematang Panjang Hasibuan, Indah Doanita; Panjaitan, Nuraisyah Wulandari; Siregar, Annisa Rizki Ramadani; Purba, Anita Zahra Putri; Hasibuan, Fidella Naily Ulya; Purba, Nurul Fitriani
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 3 (2024): Juni 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i3.1267

Abstract

Masalah kesehatan yang belum dapat teratasi dengan optimal di Indonesia salah satunya ialah masalah Kesehatan Ibu dan Anak. Berdasarkan profil kesehatan Indonesia tahun 2020, secara umum terjadi penurunan kematian ibu selama periode 1991-2015 dari 390 menjadi 305 per 100.000 kelahiran hidup. Untuk melaksanakan pembangunan kesehatan diperlukan pembiayaan kesehatan, yang bertujuan untuk menyediakan pembiayaan kesehatan yang berkelanjutan dengan jumlah yang memadai. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran perencanaan dan penganggaran program kesehatan ibu dan anak di Puskesmas Pematang Panjang Kab. Batu Bara. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif melalui studi kasus yang bersifat deskriptif. Pada penelitian ini, proses perencanaan dan penganggaran di Puskesmas Pematang Panjang sebagai unit analisis. Tahapan perencanaan dapat dibagi menjadi 5 tahap meliputi identifikasi masalah, penentuan tujuan, penyusunan dan pengembangan rencana program dan evaluasi program. Berdasarkan hasil penelitian cara membuat kebutuhan biaya untuk pelaksanaan program KIA dengan cara menyusun Rencana Pelaksanaan Kegaiatan (RPK) di setiap akhir tahun. Petugas kesehatan yang bertanggungjawab sebagai pemegang program mengusulkan rencana yang akan dianggarkan dan di usulkan di Dinas Kesehatan Kabupaten. Adapun kegiatan program KIA di puskesmas pematang panjang yang bersumber dari dana BOK berupa Kegiatan Pelayanan ANC, Pelayanan Nifas, Kelas ibu Balita.
GAMBARAN SISTEM PEMBERIAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI UPT PUSKESMAS MEDAN SUNGGAL Syarifah, Ummi; Hasibuan, Indah Doanita; Hafidzah, Fidiana; Alayda, Nurul Fifi; Lubis, Putri Ananda
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.23091

Abstract

Pemberian kompensasi, baik yang bersifat finansial maupun non-finansial, sangat penting untuk memotivasi dan mempertahankan karyawan. Penelitian ini bertujuan menganalisis mendalam untuk mengetahui bagaimana gambaran sistem pemberian kompensasi terhadap kinerja pegawai yang ada di UPT Puskesmas Medan Sunggal dengan mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan dalam sistem pemberian kompensasi tersebut. Penelitian menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan partisipan dari pihak UPT Puskesmas Medan Sunggal untuk mengetahui gambaran kinerja pegawai dari sistem pemberian kompensasi pemerintah. Data yang telah dikumpulkan melalui wawancara. Hasil dari penelitian ini, para pegawai menerima pemberian kompensasi secara transparan yang diberikan secara langsung melalui rekening pegawai kemudian bentuk kompensasi yang diterima langsung maupun yang tidak langsung. Dampak yang diterima berdampak baik yang mempengaruhi kinerja mereka. Perbedaan kompensasi yang diberikan pada instansi berbeda-beda karena pemberiannya berdasarkan jabatan atau tugas masing-masing pegawai. Faktor yang menghambat kinerja pegawai yaitu masyarakat yang selalu ingin diprioritaskan atau pelayanan yang cepat sehingga pegawai merasa kinerja mereka kurang memuaskan untuk masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa  gambaran sistem pemberian kompensasi terhadap kinerja pegawai di UPT Puskesmas Medan Sunggal sudah efektif walaupun ada beberapa faktor yang dapat menghambat kinerja pegawai meskipun sistem pemberian kompensasi sudah baik. Sistem pemberian kompensasi mempengaruhi kinerja pegawai di UPT Puskesmas Medan Sunggal yang dapat meningkatkan motivasi pegawai, mendorong mereka untuk bekerja dengan lebih tekun, semangat, cepat, dan disiplin.
ANALISIS MANAJEMEN SDM KESEHATAN DI PUSKESMAS MEDAN JOHOR Hasibuan, Indah Doanita; Silalahi, Suhayla Azhari; Hasibuan, Astrid Novitri Ramadhani; Purba, Nurul Fitriani; Syafitri, Adella
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.23166

Abstract

Tantangan yang dihadapi dalam manajemen sumber daya manusia kesehatan (SDMK) di puskesmas memang bukan perkara yang dapat diselesaikan dengan cepat. Kendala ini muncul karena pemenuhan SDMK di puskesmas sangat tergantung pada kapabilitas dan kebijakan masing-masing pemerintah daerah. Penambahan SDMK juga dapat berpotensi meningkatkan beban biaya fasilitas kesehatan secara signifikan (Ronggonundarmo et al., 2019). Meskipun begitu, kondisi SDMK di puskesmas memiliki dampak langsung terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat (Pujosiswanto et al., 2020). Tujuan dari penulisan ini untuk menganalisis bagaimana sistem manajemen SDM kesehatan di puskesmas Medan Johor. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif untuk mengungkap atau menggambarkan realitas dari kejadian yang menjadi fokus penelitian, sehingga memudahkan perolehan data yang bersifat objektif. Sugiyono (2015: hlm. 209) mengindikasikan bahwa penelitian kualitatif dipilih oleh peneliti saat menghadapi kondisi objek yang bersifat alamiah. Hasil penelitian dari  wawancara yang diberikan kepada Informan I, II, III, IV, dan V dapat dilihat manajemen SDM kesehatan di puskesmas medan johor secara umum sangat baik. Dikarenakan perencanaan, mekanisme pekerjaan, manfaat penerapan UKP, kerja sama antar petugas, dan peran atasan sangat mendukung untuk manajemen SDM kesehatan di puskesmas Medan Johor. Adanya Sumber Daya Manusia Bidang Kesehatan (SDMK) yang berkualitas, kebutuhan dapat terpenuhi dengan adil dan merata, dan pemanfaatannya dapat dilakukan secara efisien dan efektif, memastikan terlaksananya pembangunan kesehatan untuk meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat.
ANALISIS MOTIVASI KERJA DAN BUDAYA KERJA TERHADAP KINERJA PETUGAS DI PUSKESMAS MEDAN SUNGGA Hasibuan, Indah Doanita; Errisya, Muthia Khanza; Khofipah, Siti; Purba, Mutiara Rezqiqa; Ritonga, Egril Rehulina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.23205

Abstract

Motivasi adalah suatu dorongan untuk bergerak baik di dalam maupun di luar diri seseorang serta memotivasi sikap dan perilakunya dalam bekerja. Semakin tinggi motivasi seseorang maka semakin besar keinginannya untuk bekerja lebih keras guna meningkatkan prestasi kerjanya. Motivasi merupakan suatu proses yang menjelaskan intensitas, arah dan kegigihan seseorang untuk mencapai tujuannya. Sedangkan budaya kerja merupakan kebiasaan yang dilakukan secara berulang-ulang oleh karyawan dalam suatu organisasi. Makna budaya kerja sangat dalam karena dapat mengubah prilaku dan sikap pegawai untuk menghadapi tantangan masa depan dan meraih produktivitas yang lebih besar. Faktor-faktor budaya kerja karyawan tersebut berdampak langsung terhadap suatu perusahaan atau organisasi. Menggunakan metode kualitatif dengan mengambil lima narasumber yang berasal dari petugas Puskesmas Medan Sunggal. Dalam riset ini teknik yang digunakan ialah observasi dan wawancara. Dalam menjalankan pekerjaannya para petugas merasa sangat bersemangat karena adanya motivasi kerja yang sangat baik, tidak adanya tekanan kerja, lingkungan kerja yang baik dan gaji yang sesuai juga menjadi factor yang mempengaruhi motivasi kerja mereka. Selain itu budaya kerja yang sangat nyaman juga mempengaruhi kinerja para petugas Dimana mereka merasakan adanya komunikasi yang terbuka dan jujur, kemudian kerja sama yang baik juga akan menciptakan suasana yang menyenangkan. Motivasi dan budaya kerja yang didapat dan dirasakan mereka menjadi factor pendorong yang sangat mempengaruhi kinerja para pegawai di UPT Medan Sunggal, sehingga nantinya berdampak pada perkembangan dan kemajauan puskesmas.
ANALISIS PENERAPAN SPM (STANDAR PELAYANAN MINIMAL) BIDANG KESEHATAN PADA PUSKESMAS MEDAN TUNTUNGAN TAHUN 2021 – 2023 Hasibuan, Indah Doanita; Silfani, Dellya; Andreansyah, Risky; Harahap, Rezki Safitri; Auzi, Shopiah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28180

Abstract

SPM merupakan pedoman yang harus dimiliki oleh puskesmas. SPM harus terus diperhatikan oleh pemangku kebijakan di puskesmas agar terciptanya mutu pelayanan kesehatan. SPM bidang kesehatan baik itu di rumah sakit, puskesmas, maupun klinik meliputi beberapa proses yaitu input, proses, output, maupun outcome setelah dilakukannya pelayanan kesehatan. Puskesmas dituntut untuk selalu mencapai target didalam SPM sehingga berdampak baik didalam akuntabilitas puskesmas. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisis bagaimana penerapan SPM pada Puskesmas Tuntungan serta menganalisis faktor dan strategi dalam mencapai target SPM. Penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan wawancara mendalam dengan mewawancarai instrumen (narasumber) penelitian guna mendapatkan informasi atau data yang dibutuhkan. Informasi yang didapat setelah melakukan wawancara dituangkan didalam artikel melalui metode deskriptif kualitatif. Pada hasil penelitian, terdapat secara tiga tahun berturut-turut Puskesmas Tuntungan masih belum mencapai target SPM dari Dinas Kesehatan. Tidak tercapainya target tersebut dikarenakan kurang optimalnya kinerja pihak internal maupun eksternal puskesmas Tuntungan. Jabatan ganda juga menjadi faktor tidak tercapainya target SPM Puskesmas Tuntungan. SPM pada Puskesmas Tuntungan harus diperbaiki dari pihak eksternal maupun internal agar terciptanya kinerja tim yang optimal. Sarana dan prasarana juga harus di lengkapkan agar memudahkan pegawai didalam pelaksanaan SPM. Puskesmas Tuntungan harus melakukan pelatihan SDM, monitoring, mengatasi beban kerja ganda, serta evaluasi kinerja seluruh pegawai agar target capaian SPM bidang kesehatan Dinas Kesehatan dapat tercapai. 
ANALISIS PENGELOLAAN PERSEDIAAN OBAT DI RUMAH SAKIT SWASTA X DI KOTA MEDAN Desputri, syavira; Tanjung, Sophie Zafira; Laili, Hasanatun; Aulia, Amanda; Ananda, Zahra; Hasibuan, Indah Doanita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.40006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan persediaan obat di Rumah Sakit Swasta X di Medan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengadaan obat dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku, menggunakan Formulary Nasional (Fornas) untuk pasien BPJS dan formularium internal (Forkit) untuk kebutuhan medis lainnya. Tim Komite Farmasi dan Terapi (KFT) berperan penting dalam perencanaan kebutuhan obat, dengan mempertimbangkan pola penyakit dan data konsumsi obat sebelumnya. Proses pengadaan obat dilakukan melalui satu pintu dengan sistem pengelolaan anggaran yang fleksibel. Selain itu, penataan obat di gudang farmasi menerapkan sistem FIFO (First In First Out) dan FEFO (First Expiry First Out) untuk memastikan akurasi persediaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan obat di rumah sakit swasta.
Co-Authors Ainy K., Nabilla Tawaqal Alayda, Nurul Fifi Ananda, Zahra Andika, Wulan Andreansyah, Risky Angga Dwi Prasetyo Anisa Ayu Lestari, Anisa Ayu Annisa, Frety Salma Araafi, Alif Arsania, Rara Fristi Aulia, Amanda Auzi, Shopiah Barokah, Wuni Br Barus, Maharani Br.SK, Dea Ananda Dahlan, Ulfiyah Az-Zahra Dalimunthe, Ni’matul Ulya Dasopang, Lailatul Mahpuja Daulay, Sandiyatun Desputri, Syavira Effend, Khairunnisa Errisya, Muthia Khanza Fadila, Naswa Fanisa, Siti Ginting, Nurul Octaviyanti Hafidzah, Fidiana Harahap, Jesi Wanda Harahap, Preti Sinta Harahap, Rezki Safitri Hasibuan, Astrid Novitri Ramadhani Hasibuan, Fidella Naily Ulya Hasibuan, Ira Sri Mawarni Hasibuan, Nur Cahaya Hasibuan, Seri Ramadhani Hasibuan, Yayang Nisrina Khofipah, Siti Khumaira, Luthfiah Laili, Hasanatun Laoli, Ananda Nurmairani Lubis, Putri Ananda Mawaddah, Qisti Muhammad Ridwan Nabila, Yugni Aulia Nadiah Wulandari Nasution, Yulia Adinda Nathasya, Diva Aulia Nazhifah, Nasywa Ningrum, Tiara Pakar NURUL RAHMAWATI Ode, Anggun Nabila Panjaitan, Nuraisyah Wulandari Pasaribu, Riska Fadilla Pratama, Adriansyah Arya Pratiwi, Khairani Putri Priyatna, Sekar Harum Purba, Anita Zahra Putri Purba, Elsa Safitri Purba, Fadila Syahrani Purba, Mutiara Rezqiqa Purba, Nurul Fitriani Purba, Rahmadani Putri Herawati, Putri Putri, Dea Hamiche Putri, Sufiah Adena Putriwardani, Liza Rahma, Putri Aulia Ramadani, Astrid Novitri Ritonga, Egril Rehulina Ritonga, Putri Alvia Sabila, Farah Sagala, Shinny Syafitri Sari, Anggi Novita Septian, Maulana Randy Sihombing, Sukma Khairani Silalahi, Suhayla Azhari Silfani, Dellya Simangunsong, Rizky Aulia Siregar, Annisa Rizki Ramadani Siregar, Fatimah Azzahra Siregar, Mega Rahmadani Siregar, Nur Asiyah Siregar, Zahwatul Hasanah Syafitri, Adella Syahputri, Frisillia Ananda Syarifah, Ummi Tanjung, Nurdiana Tanjung, Sophie Zafira Tarigan, Abdul Rahim Wardani, Icha Febi