Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

IMPLEMENTASI KURIKULUM PENDIDIKAN PERTANIAN DI PONDOK PESANTREN MELALUI PROGRAM AGRIBISNIS Sirojudin, A.; Tamam, Abas Mansur; Sa’diyah, Maemunah
FIKRAH Vol 3 No 1 (2019): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v3i1.20522

Abstract

Pendidikan yang berorientasi ke perkotaan telah menyebabkan terlantarnya lahan-lahan pertanian di desa dan menjadi faktor pendorong atas tingginya laju urbanisasi. Pesantren Al-Ittifaq merupakan sebuah lembaga pendidikan yang cukup berhasil dalam melakukan pendidikan pertanian sekaligus mengangkat ekonomi masyarakat Desa Alamendah melalui kegiatan agribisnisnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Studi terhadap kurikulum Agribisnis Pesantren Al-Ittifaq bertujuan untuk menggambarkan suatu model kurikulum bagi pendidikan yang berkarakter pedesaan. Sehingga melalui penerapan kurikulum agribisnis yang dijalankan Al-Ittifaq diharapkan dapat memberikan suatu model pendidikan yang terbukti berhasil menyiapkan sumberdaya manusia yang mampu mengelola pertanian di pedesaan dan menurunkan laju urbanisasi.
FUNGSI BUDAYA MONARKI DALAM PEMBELAJARAN PENGUATAN IDENTITAS NASIONAL: TINJAUAN JEPANG DAN INDONESIA Sa’diyah, Maemunah; Rofiah, Rofiah
FIKRAH Vol 3 No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v3i2.20531

Abstract

Penelitian ini mengungkap manfaat budaya monarki dalam upaya penguatan identitas nasional melalui fungsi simbolisasi raja. Menggunakan studi kasus monarki di Indonesia dan Jepang, menggali bagaimana raja-raja menjalankan perannya ditengahmasyarakatnya menunjukan bahwa keberadaan raja sebagai symbol utama suatu budaya monarki dapat memperkuat pengaruh nilai-nilai budaya dalam memandu dan menjaga kehidup masyarakat budaya tersebut. Hal ini dapat menjadi suatu strategi pembelajaran dalam upaya penguatan identitas nasional. Perbandingan peran raja di Indonesia dan jepang menunjukan bahwa terdapat kekurangan dan kelebihan dalam pengupayaan penguatan identitas nasional. Oleh karena itu saling mempelajari kelebihan dan kekurangan dari kedua Negara dapat memperbaiki dan mengembangkan makna dan implementasi identitas nasional yang lebih berdaya guna bagi eksistensi Negara.
PENGARUH MENTORING AL-QUR’AN TERHADAP INTENSITAS KEDISIPLINAN MEMBACA AL-QUR’AN MAHASISWA Anita, Anita; Sa’diyah, Maemunah
FIKRAH Vol 4 No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v4i2.20544

Abstract

Al-Quran merupakan kitab suci dan sebagai petunjuk hidup bagi umat muslim. Tentunya membaca dan berinteraksi dengan Al-Quran menjadi kewajiban bagi setiap muslim tanpa terkecuali mahasiswa. Dengan adanya kesibukan, aktivitas sehari-hari terkadang melalaikan kita untuk tidak membaca Al-Quran. Salah satu upaya untuk meningkatkan intensitas membaca Al-Quran mahasiswa UIKA adalah dengan diadakannya program mentoring Al-Quran. Intensitas kedisiplinan membaca Al-Quran setidaknya ditandai dengan rutinitas membaca Al-Quran setiap hari. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dan menelaah sejauh mana pengaruh program mentoring Al-Quran dengan intensitas-intensitas kedisiplinan membaca Al-Quran mahasiswa. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif analisis korelasional dengan rumus F/N x 100% kemudian dilanjutkan dengan menggunakan rumus product moment. Penelitian ini dilakukan di Universitas Ibn Khaldun Bogor tepatnya di organisasi Asisten Kajian Islam (ASKI) dengan jumlah responden yang mengikuti mentoring Al-Quran sebanyak 32 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, angket, dan wawancara. Berdasarkan analisa data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa pelaksanaan program mentoring Al-quran di organisasi Asisten Kajian Islam UIKA Bogor berada dalam kategori “baik”. Sedangkan intensitas kedisiplinan membaca Al-Quran mahasiswa peserta mentoring ASKI UIKA berada pada kategori “cukup baik”. Sementara itu tingkat pengaruh pelaksanaan program mentoring terhadap intensitas kedisiplinan membaca Al-Quran mahasiswa adalah 0,28. Dengan melihat tabel indeks korelasi product moment dan membandingkan nilai “rxy” yang telah diperoleh yakni 0,28 dengan nilai “rt” yang masing-masing sebesar 0,349 dan 0,449 dapat diketahui ternyata nilai “rxy” atau ro lebih kecil daripada nilai rt baik pada taraf signifikasi 5% dan 1%, maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan pelaksanaan program mentoring AL-Quran terhadap intensitas kedisiplinan membaca Al-Quran mahasiswa.
STUDI KORELASI PEMBELAJARAN ONLINE TERHADAP HASIL BELAJAR AKIDAH AKHALK KELAS VII (MTS DARUL MUTTAQIEN) Amalia, Rizqi Putri; Sa’diyah, Maemunah; Gustiawati, Syarifah
FIKRAH Vol 4 No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v4i2.20548

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui “Apakah terdapat Korelasi antara Pembelajaran Online terhadap Hasil Belajar Akidah Akhlak kelas VII MTs Darul Muttaqien”. Untuk mengetahui hubungan pembelajaran online terhadap hasil belajar Akidah Akhlak kelas VII Mts Darul Muttaqien. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data meliputi angket dan dokumentasi. Digunakan untuk memperoleh data tentang pembelajaran online siswa MTs Darul Muttaqien yang digunakan sebagai sampel penelitian. Sedangkan teknik dokumentasi digunakan untuk memperoleh data mengenai hasil pembelajar Akidah Akhlak, serta jumlah populasi. Hasil penelitian mengenai korelasi Pembelajaran Online terhadap Hasil Belajar Akidah Akhlak MTs Darul Muttaqien, menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan antara pembelajaran online terhadap hasil belajar Akidah Akhlak siswa dengan nilai 0,257 yang terletak antara interval 0,20 – 0,40 yang termasuk korelasi kurang. Kemudian dengan melihat para “r” dengan nilai signifikasinya di peroleh “r” tabel sebesar 0,361. Dengan demikian para taraf signifikasi 5% “r” hitung = 0,257 < dari “r” tabel = 0,361 berarti hipotesis alternatif (Ha) ditolak.
PENGARUH MENTORING AL QUR’AN TERHADAP INTENSITAS KEDISIPLINAN MEMBACA AL QUR’AN MAHASISWA (STUDI KASUS DI LEMBAGA ASKI UIKA BOGOR) Anita, Anita; Sa’diyah, Maemunah
FIKRAH Vol 5 No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v5i2.20557

Abstract

Al-Quran merupakan kitab suci dan sebagai petunjuk hidup bagi umat muslim. Tentuya membaca dan berinteraksi dengan Al-Quran menjadi kewajiban bagi setiap muslim tanpa terkecuali mahasiswa. Dengan adanya kesibukan, aktivitas sehari-hari terkadang melalaikan kita untuk tidak membaca Al-Quran. Salah satu upaya untuk meningkatkan intensitas membaca Al-Quran mahasiswa UIKA adalah dengan diadakannya program mentoring Al-Quran. Intensitas kedisiplinan membaca Al-Quran setidaknya ditandai dengan rutinitas membaca AL-Quran setiap hari. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dan menelaah sejauh mana pengaruh program mentoring Al-Quran dengan intensitas intensitas kedisiplinan membaca Al-Quran mahasiswa. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif analisis korelasional dengan rumus F/N x 100% kemudian dilanjutkan dengan menggunakan rumus product moment. Penelitian ini dilakukan di Universitas Ibn Khaldun Bogor tepatnya di organisasi Asisten Kajian Islam (ASKI) dengan jumlah responden yang mengikuti mentoring Al-Quran sebanyak 32 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, angket, dan wawancara. Berdasarkan analisa data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa pelaksanaan program mentoring Al-quran di organisasi Asisten Kajian Islam UIKA Bogor berada dalam kategori “baik”. Sedangkan intensitas kedisiplinan membaca Al-Quran mahasiswa peserta mentoring ASKI UIKA berada pada kategori “cukup baik”. Sementara itu tingkat pengaruh pelaksanaan program mentoring terhadap intensitas kedisiplinan membaca Al-Quran mahasiswa adalah 0,28. Dengan melihat tabel indeks korelasi product moment dan membandingkan nilai “rxy” yang telah diperoleh yakni 0,28 dengan nilai “rt” yang masing-masing sebesar 0,349 dan 0,449 dapat diketahui ternyata nilai “rxy” atau ro lebih kecil daripada nilai rt baik pada taraf signifikasi 5% dan 1%, maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan pelaksanaan program mentoring ALQuran terhadap intensitas kedisiplinan membaca Al-Quran mahasiswa.
Model pembelajaran Nahwu di Madrasah Aliyah Darul Muttaqien Parung Abdulloh, Muhammad; Sa’diyah, Maemunah; Ibdalsyah
TAWAZUN: Jurnal Pendidikan Islam Vol 18 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Islam,Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tawazun.v18i1.17003

Abstract

Arabic is the language used in the Qur'an and hadith which is a guide to life for a Muslim, therefore a Muslim is obliged to learn Arabic, and Arabic cannot be understood well except with the knowledge of Nahwu so it is also necessary to study knowledge. The aim of this research is to analyze the nahwu learning model at the Darul Muttaqien Parung madrasah. The research method uses qualitative methods with field research type, the research object is at the Darul Muttaqien Parung madrasah, data collection techniques use triangulation consisting of observation, interviews and documentation. The results of this research show that the nahwu learning model at Madrasah Aliyah Darul Muttaqien Parung uses a tathbiqiyah (applicative) learning model with inductive theory, this model is based on a learning process approach which involves interactive activities inside and outside the classroom to increase students' creativity and independence, in its application there are supporting factors consisting of teachers' efforts to motivate students, Arabic language improvement programs, and tiered supervision divisions, there are also inhibiting factors consisting of lack of student motivation and commitment, lack of an Arabic language environment, and the effectiveness of efforts is still low. In conclusion, although there have been efforts and programs carried out to help the nahwu learning process, there are still several obstacles that hinder the nahwu learning process. Abstrak Bahasa Arab merupakan bahasa yang digunakan dalam Alquran dan hadits yang merupakan pedoman hidup bagi seorang muslim, karena itu seorang muslim wajib mempelajari bahasa Arab, dan bahasa Arab tidaklah dapat dipahami dengan baik kecuali dengan ilmu nahwu maka diharuskan pula mempelajari ilmu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis model pembelajaran nahwu di madrasah aliyah Darul Muttaqien Parung. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan tipe penelitian lapangan, objek penelitian di madrasah aliyah Darul Muttaqien Parung, teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi yang terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwasanya model pembelajaran nahwu di madrasah aliyah Darul Muttaqien Parung menggunakan model pembelajaran tathbiqiyah (aplikatif) dengan teori induktif, model tersebut berlandaskan pendekatan learning process yang melibatkan kegiatan interaktif di dalam dan luar kelas guna meningkatkan kreativitas dan kemandirian siswa, dalam penerapannya terdapat faktor pendukung yang terdiri dari upaya guru dalam memotivasi siswa, program peningkatan bahasa Arab, dan divisi pengawasan berjenjang, terdapat pula faktor penghambat terdiri dari kurangnya motivasi dan komitmen siswa, kurangnya lingkungan berbahasa Arab, dan efektivitas upaya yang masih rendah. Kesimpulannya, meskipun telah ada upaya dan program yang dilakukan untuk membantu proses pembelajaran nahwu, akan tetapi masih ada beberapa hambatan yang menghambat dalam proses pembelajaran nahwu.
IMPLEMENTASI SIFAT QANA'AH DAN KAITANNYA DENGAN PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA Ilham, Muhamad Sihabudin; Sa’diyah, Maemunah; Hakiem, Hilman
JOURNAL ISLAMIC ECONOMICS AD DIWAN Vol 5 No 1 (2025): AD DIWAN
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/ad.v5i1.2208

Abstract

Perilaku konsumtif tidak dapat dipisahkan dari pengaruh aspek keagamaan. Istilah perilaku konsumtif menggambarkan kecenderungan seseorang untuk membeli barang dan jasa yang terkadang tidak benar-benar diperlukan. Dalam menghadapi situasi semacam ini, penting kiranya untuk menginternalisasi sikap qana’ah dalam kehidupan sehari-hari. Qana’ah mengajarkan kita untuk menerima dengan lapang dada apa yang ada di sekitar kita. Penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan antara implementasi sifat qana'ah dengan perilaku konsumtif pada mahasiswa Pendidikan Agama Islam di UIKA Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah sebanyak 202 orang, yang ditentukan melalui teknik probability sampling, yakni simple random sampling. Skala yang digunakan meliputi skala perilaku konsumtif dan skala qana'ah. Hasil analisis memperlihatkan nilai r sebesar -0.404 dengan tingkat signifikansi 0.000, yang berarti hipotesis dapat diterima. Kesimpulannya, terdapat hubungan negatif antara qana'ah dan perilaku konsumtif di kalangan mahasiswa PAI UIKA Bogor. Temuan ini memberikan kontribusi signifikan dalam usaha membangun karakter mahasiswa melalui penguatan nilai-nilai keislaman yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari
The Impact Of Emotional Intelligence And Spiritual Intelligence On Strengthening Students' Character Agustini, Ria Rizki; Sa’diyah, Maemunah; Husaini, Adian; Hartini, Sri
International Journal of Educational Research & Social Sciences Vol. 4 No. 5 (2023): October 2023 ( Indonesia - Nigeria )
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijersc.v4i5.720

Abstract

The government always strives to improve the character of the nation's children through its policies and regulations, but the government's efforts have not been fully implemented in every educational environment. The proof is that student character is still in the spotlight. In the field, there are many irregularities, including cases of bullying, brawls causing death, disrespect for teachers, and other things that become homework for educational institutions to strengthen students' character. The solution can be through strengthening spiritual and emotional intelligence. The aim of this research is to find out whether spiritual intelligence and emotional intelligence independently or together influence students' character. And want to know the concept of character education at Tahfidz Cahaya Qur'an High School. The research approach used is a combination method of sequential explanatory models. The results of the research 1) emotional intelligence and spiritual intelligence have a strong relationship and have a significant influence on student character. The dependent variable is more strongly influenced by the independent variables together X1 and character based.
STRATEGIC MARKETING MANAGEMENT OF ISLAMIC EDUCATIONAL INSTITUTIONS IN THE DIGITAL ERA Rosadi, Nur Amelliany; Sa’diyah, Maemunah; Sastra, Ahmad
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 16, No 4 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v16i4.34164

Abstract

The decline in student enrollment at Islamic educational institutions has become a serious challenge in maintaining both their existence and educational quality, including at SMP Qur’an As-Salam Pekanbaru. This condition requires structured, systematic, and adaptive marketing management that responds to social, cultural, and technological developments. Therefore, this study aims to analyze the implementation of marketing management based on the Planning, Organizing, Actuating, and Controlling (POAC) framework in enhancing the attractiveness and image of the institution. This research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, direct observation, and documentation. The research subjects consisted of school leaders, administrators, teachers, and parents who were actively involved in marketing strategies. Data analysis was carried out through data reduction, data display, and conclusion drawing, while maintaining validity through source and method triangulation. The results of the study indicate that marketing planning at SMP Qur’an As-Salam is designed based on its Qur’anic vision and mission, emphasizing Islamic character education, Qur’an memorization, and academic quality. In terms of organizing, the institution established a special team responsible for promotional activities, both conventional and digital. The implementation of strategies combined direct promotion (social gatherings, brochures, banners, community activities) with digital promotion (social media, websites, and educational content). Evaluation or controlling was conducted periodically through monthly and annual meetings, which assessed the effectiveness of promotional media, enrollment levels, and community satisfaction. Although the POAC-based strategy has proven effective in improving the school’s image and community interest, its effectiveness is reflected in the increasing number of inquiries and student registrations, higher community participation in school activities, and more positive feedback from parents and stakeholders. the study also found limitations, including weak digital media management, lack of innovation in promotional content, and limited promotional facilities. These factors reduce the institution’s competitiveness amid the increasingly intense landscape of Islamic education. In conclusion, the application of POAC-based marketing management at SMP Qur’an As-Salam has been effective in strengthening institutional identity despite the decline in enrollment. However, improvements are still needed in digital marketing, market research, and external collaboration. This study recommends continuous innovation, training in digital media management, and collaborative strategies with stakeholders to expand outreach and ensure the sustainability of Islamic educational institutions in the modern era.
Pengaruh Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Al-Qur’an Hadits Siswa Kelas IV MI Azzein Bogor Zufar, Muhammad; Sa’diyah, Maemunah; TriwoelandarI, Retno
ALSYS Vol 5 No 6 (2025): NOVEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/alsys.v5i6.7649

Abstract

This study is motivated by the low learning outcomes in the Al-Qur’an Hadits subject at MI Azzein Bogor, as well as the suboptimal use of instructional models that enhance student participation and comprehension. The objective of the study is to examine the effect of the Two Stay Two Stray (TSTS) cooperative learning model on improving the Al-Qur’an Hadits learning outcomes of fourth-grade students. A quantitative approach with a quasi-experimental design was employed, involving 50 students divided into two classes: the experimental class (IV-A) and the control class (IV-B), each comprising 25 students. Data were collected through a 30-item multiple-choice test administered as both pretest and posttest. The analysis showed a significant improvement in the experimental class, with the average pretest score increasing from 79.79 to 87.20 in the posttest, and a p-value of 0.00023 (< 0.05). In contrast, the control class, which used conventional teaching methods, showed an insignificant improvement, with the average score rising from 74.56 to 77.76 and a p-value of 0.137 (> 0.05). These findings indicate that the TSTS model has a positive and significant impact on students’ learning outcomes. The main conclusion of this research is that the application of the Two Stay Two Stray learning model is effective in enhancing student achievement in Al-Qur’an Hadits. The study recommends that teachers adopt the TSTS model as a cooperative learning alternative capable of improving conceptual understanding, learning engagement, and students’ social character through interactive and collaborative classroom practices.