Articles
ANALISIS KESULITAN BELAJAR IPAS PADA PENERAPAN MODEL CTL (Contextual Teaching and Learning) BERBANTU MEDIA DIORAMA
Intan Indera Tsaniyah;
Meirza Nanda Faradita;
Deni Adi Putra
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01, Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kesulitan belajar yang dialami siswa dalam pembelajaran ilmu pengetahuan alam dan sosial (IPAS) dengan menggunakan Model CTL (Contexstual Teaching And Learning) Berbantu Media Diorama, metode penelitian yang digunakan adalah deskripsi kualitatif dengan pendekatan studi kasus di salah satu sekolah dasar di wilayah Gresik. Target penelitian terdiri dari atas 5 siswa dari kelas V. Dengan menggunakan Teknik pengumpulan data berupa observasi kepada siswa kelas 5, wawancara kepada guru kelas 5 dan kepala sekolah SDN 306 Gresik dan dokumentasi dari hasil nilai sumatif siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesulitan belajar yang dihadapi siswa dapat dikelompokkan menjadi 3 kategori utama: (1) Kesulitan memahami konsep abstrak dalam materi IPAS dan menghubungkannya dengan konteks kehidupan nyata. (2) Kesulitan Penguasaan materi, siswa tidak mampu mengingat atau menerapkan materi IPAS. (3) Kurangnya minat belajar dan motivasi belajar siswa. (4) Kurangnya keaktifan siswa dalam bertanya dan berdiskusi ketika mengalami kesulitan dan kebingungan. Model CTL (Contextual Teaching and Learning) dan Media Diorama sebagai alat bantu belajar mampu mendorong keterlibatan siswa, meskipun beberapa siswa masih membutuhkan pendampingan lebih lanjut untuk memahami materi secara menyeluruh. Kata Kunci: Kesulitan belajar, Model CTL (Contextual Teaching and Learning), Media Diorama
Penerapan Metode Proyek untuk Meningkatkan Keterampilan Proses IPAS Sekolah Dasar kelas V pada Kurikulum Merdeka: Penerapan Metode Proyek untuk Meningkatkan Keterampilan Proses IPAS Sekolah Dasar
Rahma, Sri Rahmawati;
Nanda Faradita, Meirza;
Ayu Afiani, Kunti Dian Ayu Afiani
Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37150/perseda.v7i3.2505
This research aimed to describe the implementation of the project method and improve the science and social (IPAS) process skills for grade V elementary school in the merdeka curriculum using the project method. The subjects of this research were class V (centaurus) students at SD Muhammadiyah 18 Surabaya with a total of 28 students, consisting of 16 male students and 12 female students. This type of research used Classroom Action Research with 2 cycles. Data collection techniques were carried out using observation sheets. The results of applying the project method to students’ IPAS process skills in cycle I were less conducive and less enthusiastic in working on their group’s IPAS ass clipping because the tools and materials were incomplete. Meanwhile, in cycle II, the application of the project method to students’ IPAS process skills was very conducive and enthusiastic in working on their group’s IPAS ass clipping because the project tools and materials were complete. Data from observations of science process skills in cycle I showed that there were four groups of indicator achievement percentages of 80% with sufficient criteria, one group of indicator achievement percentages of 20% with insufficient criteria and in cycle II there was an increase in the percentage and criteria for achievement of IPAS process skill ability indicators, it was discovered that there is one group of indicator achievement percentage of 20% with Very Good criteria, four groups of indicator achievement percentage of 80% with criteria (Good). Based on the results of data analysis, it can be concluded that the application of the project method students is enthusiastic in working on clippings and improving their elementary school science and science process skills for class V (centaurus) in the Merdeka curriculum.
ANALISIS PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIOVISUAL BERBANTU GALLERY WALK DENGAN MODEL PJBL PADA MATERI IPAS DI SEKOLAH DASAR
Kurniawan, Reynaldy Tri;
Faradita, Meirza Nanda;
Afiani, Kunti Dian Ayu
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21154/8xejam33
This study aims to describe students’ responses to the use of learning media with the Gallery Walk method within the Project-Based Learning (PjBL) model to support IPAS (Science and Social Studies) learning at the elementary school level. It also seeks to offer an alternative teaching method that can be applied in the classroom. The PjBL model, which often relies solely on presentations, can sometimes lead to student boredom during the learning process. To address this, the study employs a qualitative descriptive approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The research subjects consist of the class teacher and fifth-grade students, focusing primarily on the implementation and impact of audiovisual learning media and the Gallery Walk method within the PjBL framework. The results indicate that students responded positively to the implementation, as seen in their enthusiasm and increased participation throughout the learning process. In conclusion, combining the PjBL model with audiovisual learning media and the Gallery Walk method offers a promising teaching strategy that teachers can apply in the classroom
Penggunaan Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Biologi Kelas XI
Sari, Putri Yulia;
Faradita, Meirza Nanda;
Sudjani, Dwi Lukitasari
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 2 No 3 (2023): Jurnal J-SES Vol 2 No 3
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/jses.v2i3.18944
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi materi sistem gerak manusia. Penelitian ini dilakukan di SMA Muhammadiyah 1 Surabaya dengan subjek penelitian kelas XI MIA. Kelas XI MIA 1 semester I tahun pelajaran 2022/2023 dilaksanakan dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang. Data penelitian yang dikumpulkan berupa hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Biologi materi sistem gerak manusia. Alat pengumpul data adalah daftar nilai siswa. Teknik analisis data yang digunakan yakni teknik deskriptif komparatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar pada siklus I masih belum mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Rata-rata hasil belajar siklus I adalah 32,64%. Namun setelah dilakukan tes siklus II terlihat bahwa hasil belajar mengalami peningkatan dan pembelajaran telah mencapai tujuan yang diharapkan. Rata-rata hasil belajar siklus II adalah 81,8%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi materi sistem gerak manusia.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Dhani, Dian Rama;
Faradita, Meirza Nanda;
Sudjani, Dwi Lukitasari
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 2 No 3 (2023): Jurnal J-SES Vol 2 No 3
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/jses.v2i3.19259
Penelitian ini dilakukan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Biologi pada materi Substansi Genetik terhadap siswa kelas XII SMA. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) di SMA Muhammadiyah 1 Surabaya tahun pelajaran 2021/2022 semester ganjil. Sasaran penelitian yaitu siswa kelas XII MIA 2 sebanyak 26 orang. Tahapan penelitian dilakukan 2 siklus yang dimana disetiap penutup siklus dibagikan tes untuk mengidentifikasi hasil belajar siswa. Hasil penelitian membuktikan pelaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi materi Subtansi Genetik. Hal ini dapat ditunjukkan oleh hasil rata-rata tes pada siklus 1 yaitu 69 dan hasil presentase kentutasan siswa 27% sedangkan hasil rata-rata tes pada siklus 2 yaitu 82 dan hasil presentase ketuntasan siswa 81%. Dari data yang didapatkan dari siswa pada siklus 1 dan 2 dapat menunjukkan peningkatan signifikan dalam menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw
Implementasi Ice Breaking untuk Meningkatkan Konsentrasi Belajar Pada Siswa Kelas 3B MI Muhammadiyah 28 Surabaya
Fauzi, Muhammad Ilham Rifqyansya;
Faradita, Meirza Nanda
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 3 No 1 (2024): Jurnal J-SES Vol 3 No 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/jses.v3i1.22474
Various problems occur in the learning process in the classroom at an early age, such as the concentration of students in learning is still low, mostly students cannot answer the teacher's questions and the method used by the teacher is only limited to lecture and question and answer methods. Learning model become a vehicle for educational interaction between teachers and students in learning activities teach, then one way to growing student concentration is by inserting ice breaking in the learning process whose purpose is to arouse enthusiasm is also interesting re-concentration as well as student attention. This study used descriptive qualitative method. This data collection technique uses interview techniques, observation, and documentation. The focus of this research is how to implement Ice Breaking in increasing the Learning Concentration of Class Students 3B MI Muhammadiyah 28 Surabaya and what are the inhibiting and supporting factors in the implementation of Ice Breaking in MI Muhammadiyah 28 Surabaya the conclusion that can be drawn is that the Application of Ice Breaking with the quiz method with prizes really helps students in increasing concentration during learning takes place because they do not feel pressured and make them feel happy with the Ice Breaking method in Learning. In terms of support, students are more prepared to do learning and understand more quickly than not using ice breaker during the learning process
Analisis Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri pada Mata Pelajaran IPAS di Mi Muhammadiyah 3 Gosari
Qurniawati, Zully;
Faradita, Meirza Nanda;
Setiawan, Fajar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13513
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran inkuiri pada mata pelajaran IPAS di MI Muhammadiyah 3 Gosari. Metode penelitian yang digunakan dalampenelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian adalah seluru hsiswa kelas IV yang berjumlah 11 siswa , Wali kelas IV , dan KepalaSekolah MI Muhammadiyah 3 Gosari . Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar angket siswa , lembar wawancara guru , dan kepala sekolah . Penelitian menggunakan teknik analisis yang terdiri dari pengumpulan data ,reduksi data , penyajian data , dan pengambilan kesimpulan . Data berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menerangkan bahwa model pembelajaran inkuiri dapat meningkat kan hasil belajar siswa dengan melihat perkembangannya pada ranah kognitif,afektif,dan psikomotor. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa model pembelajaran inkuiri sangat cocok untuk diterapkan pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS).
Analısıs Penerapan Model Number Head Together (NHT) Dilihat Dari Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Dan Sosial (IPAS) Pada Kurikulum Merdeka
Salsabila, Qotrunnada Nur;
Faradita, Meirza Nanda;
Afiani, Kunti Dian Ayu
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Edcation (Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jime.v9i3.5341
Siswa kesulitan untuk memahami sistem tata surya pada pelajaran (Ilmu Pengetahuan Alam Dan Sosial) IPAS, dikarenakan guru belum menggunakan model media yang tepat saat pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan penerapan model (Number Head Together) NHT dilihat dari belajar (Ilmu Pengetahuan Alam Dan Sosial) IPAS pada peserta didik kelas IV SD Muhammadiyah 26 Surabaya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Sumber data didapatkan melalui telaah dokumen nilai UTS IPAS, wawancara serta observasi kegiatan belajar IPAS. Subjek keseluruhan siswa kelas IV SD Muhammadiyah 26 Surabaya berjumlah 24 siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwasannya motivasi meningkat, mampu memperdalam pemahaman siswa, terlatih bersikap percaya diri, bertanggung jawab, disiplin, serta menumbuhkan sikap kreatif dalam proses pembelajaran IPAS.
PENGARUH HYBRID LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS
Faradita, Meirza Nanda;
Rahmawati, Ery
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jime.v8i3.3674
Guru mempunyai kendala menggunakan strategi belajar yang dapat diterapkan saat luring maupun online saat ppkm level 1 di Surabaya. Dengan demikian guru harus menemukan strategi belajar yang tepat untuk diterapkan kepada siswa saat pembelajaran tatap muka terbatas. Hybrid learning adalah suatu model penggabungan pembelajaran secara tatap muka dikelas dan ditambah dengan pembelajaran secara offline dan online. Diharapkan seorang guru dituntut untuk dapat memahami dan memiliki keterampilanj yang dapat mengelola proses pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan efektif, sehingga tidak ada kejenuhan dari siswa dalam menjalankan prosesj pembelajaran di kelas.Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif jenis pre-experimental design. Dengan bentuk One–Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar tes sedangkan teknik analisis datanya menggunakan Uji Normalitas, Uji Homogenitas, dan Uji T menggunakan SPSS.Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada hasil belajar siswa pada pembelajaran tatap muka terbatas setelah diterapkan hybrid learning. Dibuktikan dengan nilai p-value (pretes) mendapat hasil 0.067 sedangkan tes hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA setelah mendapat perlakuan/treatment (postes) dengan pembelajaran hybrid learning adalah sebesar 0,120. Sehingga Ho ditolak dan Ha diterima dengan t hitung sebesar 20,36 dengan t tabel 2,042.
Analysis Of Rme Learning Models In Improving Mathematics Learning Outcomes Of Elementary School Students: Analisis Model Pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa SD
Lestari, Andria Putri;
Putra, Deni Adi;
Faradita, Meirza Nanda
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2020): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21070/pedagogia.v9i2.617
The learning model has an important role in the implementation of learning activities that will be carried out by educators. Learning models can help educators in achieving predetermined learning goals. This study aims to analyze the application of the Realistic Mathematic Education (RME) learning model in improving mathematics learning outcomes of elementary school students. This type of research is qualitative research using meta-analysis methods. This research begins by formulating research problems, searching for relevant data or journals available in electronic media (Google Scholar) for data analysis. Data collection techniques are obtained from searching journals that are relevant to the research to be analyzed which are available in electronic media (Google Scholar). Data from search results obtained 10 relevant journals. Based on the analysis of learning models Realistic Mathematic Education (RME) can improve student learning outcomes with a total percentage reaching 82.77%. Internal factors (physical and spiritual) and external factors (family, school, and community) can also affect learning outcomes obtained by elementary school students. Based on this research, the application of the Realistic Mathematic Education (RME) learning model for elementary school students can be a suggestion to be applied and developed in elementary schools so that it can improve student learning outcomes.