Claim Missing Document
Check
Articles

ILMU BERMANFAAT: DALAM PERSPEKTIF IMAM BURHANUL ISLAM AZ-ZARNUJI Abdul Manan; Oyoh Baria; Khalid Ramadhan
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 9 No 4 (2022): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.9.4.2022.487-404

Abstract

The role of Islamic boarding schools is very good in creating the next generation of a superior nation, judging by the history of the independence of the Republic of Indonesia, all Islamic boarding schools, both clerics and students, all participated in liberating the Indonesian nation. Therefore, in the Islamic boarding school environment there are many positive things so that until now scholars and students still exist and are ready to defend independence. Defending independence is not only by fighting against the invaders, but also fighting to eliminate the ignorance of oneself and others, including defending the independence of the nation. Almost in Islamic boarding schools throughout Indonesia, especially Java, the scholars teach their students so that later their knowledge can be useful for others. This research is a qualitative research by analyzing the main source, namely the Ta'limu Ta'allim book which contains how a student can get the benefits and blessings of knowledge. According to Imam Burhanul Islam Az-Zarnuji to obtain useful knowledge, namely with 6 conditions, namely intelligence, enthusiasm, patience, provision, instructions from the teacher and must be with a long time.
Implementasi Metode Inquiry dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam guna Meningkatkan Kualitas Hasil Belajar Siswa di Sekolah Menengah Pertama Novia Nurshibah; Oyoh Bariah; Nancy Riana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4919

Abstract

Islamic religious education is one area of ??learning that cannot be realized instantly, but Islamic religious education is an important part that must be instilled in the Muslim generation from an early age. The rapid development of time and technology needs to be balanced with the planting of stronger Islamic religious education. Therefore, conventional learning methods that are no longer relevant to the developments and needs of the times should be developed and collaborated with learning methods that can provide facilities for students to develop their minds to be able to come up with ideas and find solutions to problems that occur, one of which is the application of the inquiry method. . This study aims to examine the application of the inquiry method in the learning process of Islamic Religious Education by using a descriptive qualitative approach. The results of the study indicate that the inquiry method is a learning centered on the scientific attitude of students in deciding the problems at hand, so that the speculations or ideas found can be applied in the field. The characteristics of inquiry learning are critical thinking, facilitating, flexible, based on interdisciplinary methodologies, openness, problem solving, personal responsibility, and self-regulation. Able to encourage students to think more critically and not limit students' creative space in reasoning lessons. The application of this method is the teacher as a facilitator in determining the theme of learning and students think actively and creatively in solving all problems in learning. This method is very effective as an alternative to solve problems in a problem and in the learning process of Islamic Religious Education for junior high school children.
Pelaksanaan Manajemen Peserta Didik dalam Peningkatan Mutu Lulusan Peserta Didik di MTsN 1 Karawang Sella Nuryani; Oyoh Bariah; Nancy Riana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4921

Abstract

Riset ini bermaksud buat mengenali serta mendefinisikan Pelaksanaan manajemen pelaksanaan didik dalam kenaikan kualitas Mutu Lulusan Pelaksanaan didik di MTsN 1 Karawang. Riset ini memakai tata cara riset deskriptif kualitatif. Pangkal pengumpulan informasi yang dipergunakan periset ialah informasi pokok yang didapat dari Bunda Entin selaku kesiswaan serta informasi inferior dari memo Aturan Upaya. Metode pengumpulan informasi dicoba dengan tanya jawab, obersvasi serta pemilihan. Analisa informasi yang dipakai dengan pengurangan informasi serta penyajian informasi. Sebaliknya metode kesahan informasi memakai triangulasi metode. Hasil riset membuktikan kalau: awal, kebijaksanaan penerimaaan Pelaksanaan didik terkini didetetapkan oleh sekolah dengan menjajaki peraturan dari Departemen Agama Kabupaten Karawang serta sistemnya berjalan dengan bagus, terbuka serta tembus pandang. Kedua, Pelaksanaan pembinaan Pelaksanaan didik diawali dari Pelaksanaan pembinaan patuh dengan terdapatnya Rapot BK serta pembinaan pengembangan diri dengan terdapatnya ekstrakurikuler biasa serta keimanan. Sebaliknya Evaluasi kualitas Mutu Lulusan dengan melakukan Tes Perguruan. Manajemen, Pelaksanaan Didik, Kualitas, Mutu Lulusan.
Persepsi Masyarakat terhadap Pentingnya Pendidikan Tinggi Untuk Kaum Perempuan Nur Annisa; Oyoh Bariah; Achmad Junaedi Sitika
ISLAMIKA Vol 4 No 4 (2022): OKTOBER
Publisher : Pendidikan Agama Islam STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/islamika.v4i4.2183

Abstract

All citizens, regardless of gender, have the right to education, including higher education. However, due to the nature of women working in the kitchen, women's higher education still overlaps. Therefore, women should be informed about higher education in society. The purpose of this study is to explain the current educational status of women in the Pakusarakan area of Karawang district, to explain public opinion about women with higher education and to explain public opinion about the,,importance,,of higher education for women. This research is a qualitative technical research. The subject of this research is a case study to the community and the data collection methods in this study are observation, interviews and documentation. Sources of data used in this study are primary and secondary data sources. The results of this study: The education level of women in Pakusarakan is mostly agricultural graduates, and women born in the 1970s and 1980s on average only completed elementary school. However, due to the development of educational facilities, young girls are currently enrolled in colleges in the Pakusarakan area. Society views women with positive education and hopes to use their,,knowledge in,,society and there are still people who consider women as women. Due to its culinary nature, it is not important to be highly educated, but to many highly educated people. What is important for women is that they will be the future educators of their children.
HADIS PALSU DALAM KEGIATAN IBADAH MASYARAKAT DI KELURAHAN TUNGGAKJATI KECAMATAN KARAWANG BARAT Farid Gunawan; Ahmad Junaedi; Oyoh Bariah
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 7, No 2 (2022): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v7i2.218-223

Abstract

Hadis merupakan sumber rujukan utama ajaran agama Islam setelah Al-Qur’an, namun terdapat hadis palsu yang beredar luas di masyarakat dan diamalkan hingga saat ini. Penelitian ini ditujukan agar masyarakat khususnya wilayah Kelurahan Tunggakjati Kecamatan Karawang Barat Kabupaten Karawang lebih terhindar dari amalan yang bersumber dari hadis palsu. Penelitian ini adalah penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif yang menggambarkan fakta dan data yang ditemukan kemudian dikumpulkan dan dianalisis dalam rangka mengambil kesimpulan. Adapun sumber datanya adalah masyarakat kelurahan Tunggakjati dengan metode wawancara dan observasi. Dari penelitian tersebut dpat disimpulan bahwa masyarakat kelurahan Tunggakjati masih mengamalkan beberapa kegiatan ibadah yang bersumber dari hadis palsu diantaranya Rabu Wekasan, Puasa Tarwiyah, dan Puasa Rajab.
Strategi Guru PAI dalam meningkatkan Kualitas Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam bagi Siswa Kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Negeri Muhammad Aliansyah; Oyoh Bariah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10180

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang bersifat studi pustaka (library reseach) deskriptif kualitatif. Strategi pembelajaran merupakan komponen yang harus dimiliki oleh seorang guru, terutama guru mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Fenomena yang ada, strategi pembelajaran belum sepenuhnya mewakili tercapaianya tujuan pembelajaran. Oleh sebab itu guru mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dituntut untuk memiliki ketrampilan dalam menentukan strategi-strategi yang tepat dalam pembelajaran. Karena strategi pembelajaran merupakan sarana seorang guru dalam meningkatkan kualitas pembelajarannya. Dengan begitu seorang guru diharapkan memiliki kualitas pembelajaran yang bagus dan memiliki dampak pada peningkatan mutu pendidikan nasional. Dalam hal ini peneliti menghubungkan strategi guru PAI dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam bagi siswa VIII di Madrasah Tsanawiyah Negeri. Adapun hasil penelitian yang diperoleh oleh peneliti sebagai berikut, 1) Strategi pengorganisasian guru PAI dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam bagi siswa VIII di Madrasah Tsanawiyah Negeri yaitu, membuat perangkat pembelajaran, memberikan pokok materi pembelajaran, memberikan tugas kepada peserta didik secara mandiri dan kelompok, dan membuat format penilaian atas penguasaan tiap materi. 2) Strategi penyampaian guru PAI dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam bagi siswa VIII di Madrasah Tsanawiyah Negeri yaitu, menggunakan berbagai strategi pembelajaran dalam penyampaian pembelajaran, menggunakan berbagai metode pembelajaran, dan menggunakan berbagai media saat pembelajaran. 3) Strategi pengelolaan guru PAI dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam bagi siswa VIII di Madrasah Tsanawiyah Negeri yaitu, memberikan motivasi atau menarik perhatian, menjelaskan tujuan pembelajaran kepada siswa, mengingatkan kompetensi prasyarat, menilai penampilan peserta didik, dan memberikan umpan balik. Kualitas pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam bagi siswa VIII di Madrasah Tsanawiyah Negeri.
Management Classroom Management Through Islamic Religious Education Learning at SMK Al Hurriyah Karawang Fajar Firdaus; Oyoh Bariah; M. Makbul
JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 2, No 2 (2023): September 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v2i2.809

Abstract

Education is very important in building the nation's generation by creating advanced human resources. With this progress, there is a teacher who has a very important role in providing strategic teaching and classroom management. This study aims to describe classroom management in Islamic religious education subjects and address classroom management problems at SMK Al Hurriyah Karawang. The research used a descriptive qualitative approach, the research subjects were addressed to Islamic religious education teachers and students. Data collection techniques in writing this using interview techniques, observation, and documentation. The results of this study indicate that there are several classroom management, namely, preparing rules in the classroom, making procedures for items in class, and preparing learning activities by preparing student attendance and assessment books. While the way to overcome classroom management problems is to show responsiveness, pay attention to all students, and reprimand if someone violates it.
Legal Implications of Marriage During the 'Iddah Period: Analytical Study of the Opinions of Fiqh Scholars Oyoh Bariah; Ferianto Ferianto
International Journal Ihya' 'Ulum al-Din Vol 26, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ihya.26.1.20519

Abstract

Divorce between a man and a woman, whether due to death, divorce, or a court decision, results in the application of the law of 'iddah (a waiting period) in Islam.  Compilation of Indonesian Islamic Law (KHI) Chapter VI Article 40 letter b concerning the Prohibition of Marriage, that it is prohibited to enter into a marriage if a woman is still in the 'iddah period with another man. This marriage prohibition applies to both men and women simultaneously.'Iddah is a stipulation of Allah's Shari'a for women who have broken up with their marital relationship to carry out the waiting not to get married at a certain time to hifdz an-nail that guarantees the honor of the child's lineage in the family so that by 'iddah the woman's womb is clean from pregnancy and the most basic goal of ‘iddah is for ta'abbudi. So, based on ta’abbbudi, the law of carrying out 'iddah is obligatory and sinful for those who break it, both men and women. So, The legal implications for those who marry during the 'iddah period, either iddah due to death or divorce for both men and women who have or have not had sexual intercourse, are that marriage is broken (faced) and must be annulled, and if they have had sexual relation, both of them' you have committed adultery and sinned, even according to Imam Malik because of sexual intercourse, it is haram for a husband who marries a woman during 'iddah to remarry that woman forever. Jumhur ulama allows both men, whether the first husband who divorced her or the second husband who marries a woman during the 'iddah period, to remarry her on condition that the woman has carried out her two periods of 'iddah perfectly, furthermore allowed to marry the man she chose.
MEDIA KARTU SEBAGAI PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA ARAB DI TKQ TAMRINUSSHIBYAN Ratnasari, Tati; Bariah, Oyoh; Makbul, M.
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 2 (2023): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v7i2.16109

Abstract

Children who are slow in mastering the skills of reading Arabic letters and reciting them. Meanwhile, it is not appropriate for kindergarten teachers to emphasize reading, writing and arithmetic skills to their students. Indeed, it will later ease the work of elementary school teachers. However, what should be kept in mind by all parties is that the age of kindergarten children is the age of children to play, what needs to be taught to children is only gross motor skills, for example: balance as a provision for concentration or jumping. As a preschool institution, the main task of kindergarten is to prepare children by introducing various knowledge, attitudes or behaviors, skills and intellectuals and language so that they can adapt to actual learning activities in elementary schools in the future (Depdiknas, 2000: 2). This picture and letter card game or what the author calls Arabic numeral cards can provide a relaxed and informal learning situation, free from tension and anxiety. Children are actively involved and required to provide feedback and make a decision. Playing with picture cards should be fun and learning to read should be fun too.
Efektivitas Pengelolaan Kelas dalam Menunjang Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Kelas X MA Al-Jihadiyah Sukatani Cikarang Tahun Ajaran 2021/2022 Nadia Nura Salma,; Oyoh Bariah; M. Makbul
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol 29 No 02 (2022): Oktober 2022
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v29i02.307

Abstract

Dalam melakukan pengelolaan kelas seorang guru perlu memiliki keterampilan untuk mempertahankan kondisi pembelajaran yang kondusif sehingga dapat berpengaruh dengan baik pada hasil belajar peserta didik. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji mengenai efektivitas pengelolaan kelas dalam menunjang hasil belajar pendidikan agama islam kelas X MA Al-Jihadiyah Sukatani-Cikarang. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengembangkan kondisi belajar mengajar yang dapat membantu menanamkan nilai agama pada diri peserta didik, serta dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam mengelola lingkungan belajar yang menyenangkan bagi peserta didik sehingga tidak ada rasa bosan selama proses belajar mengajar. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi serta dokumentasi agar mendapatkan data valid dari guru mata pelajaran pendidikan agama islam kelas X MA Al-Jihadiyah Sukatani-Cikarang. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru pendidikan agama islam kelas X MA Al-Jihadiyah Sukatani-Cikarang sangat memperhatikan pengaturan fasilitas yang ada di sekolah serta pengaturan cahaya dan ventilasi udara yang ada di kelas untuk memberi kenyamanan kepada peserta didik selama berada didalam ruang kelas ketika proses belajar mengajar berlangsung, yang nantinya kondisi ruang kelas yang nyaman ini akan berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik.
Co-Authors Aang Suryana Abdul Manan Achmad Harristhana Mauldfi Sastraatmadja Achmad Junaedi Sitika Adinda Aprilia Saraswati Adzillani Tahta Arsyika Afifah, Eva Ahmad Dhiyaauddin Ahmad Farhan Mulyadi Ahmad Junaedi Akhmad Sonny Gunawan Alfina Putri Kusfiansyah Aliffizriah, Diana Amelia, Rosa Anggi Ramdania Hermawan Angi Ramdania Hermawan Aris Fajar Kusumah Aulia, Ruhiyati Azizah, Farhah damayanti, melani Debibik Nabilatul Fauziah Della Maryati Devi Rahmi Fuadah dewi, mutia Sartika Dewi, Puspita Komala Dinda Putri Somantri Elsa Nurfadiyah Fachry Abda El Rahman Fadilah, Raghil Fahira mutia kirana Fajar Firdaus Farid Gunawan Farida, Nur Aini Fauziyah, Aafiyah Nur febrian, reza Ferianto Ferianto Ferianto Ferianto Fitria Hafizhah, Salwa Hamidah, Anida Nur Hermawan, Iwan Heryana, Nono Ika Nurjanah Ilyas Prasetyo indah Sari, mimi Nur Isti Mahfuzhah istiqomah, Rahmawati Iwan Hermawan Iwan Hermawan Khalid Ramadhan Khalid Ramdani Khalid Ramdhani Kholid Ramdhani M. Makbul M. Makbul, M. Makbul Makbul, M, Masir Romi Syahputra Mindaningsih Mindaningsih Mita, Reginas Weri Laras Muhammad Aliansyah Mustofa, Taufik NABILA, SALMA Nabila, Salsa Nada Shofi Nurfazri Nadia Nura Salma, Nancy Riana Nancy Riana Nasyia Alifa Fadya Novandi, Bayu Novia Nurshibah Nur Annisa Nurfita Sari Nurfitriyani Nurfitriyani Nurhayati Nurhayati Nurjanah, Syifa Nurkholisoh Nurlaeli, Acep Nuryati pengelola, pengelola Puspita Komala Dewi Putri Novi Rahmayani Putri Purnamasari Raghil Fadilah Rahmawati, Rahmawati Ramdani, Khalid Ramdhani, Khalid Ramdhani, Khalid Ratnasari, Tati Ratu Nikita Ristanti Reginas Weri Laras Mita Ridwan Bani Shaleh Rina Marlina Rina Marlina Riska Syafarina Sakinah Sakinah Salma Gania Salsabillah Dani Nur Anisa Salwa Halimatus Sa’diyah Saputra, Adzra Emalis Sayan Suryana Sella Nuryani Septiani, Devi Sinta, Sinta Siti Kulsum Siti Maemunah Sutejo, Yusuf Syarifatul Ulfa Syellen Edwid Nivacindera Tiara Ekha Lusviyanti Tiara Salsabilla Titi Komala Undang Ruslan Wahyudin Wahyunita, Annisa Waluyo, Kasja Eki Winda Sri Rahayu Wiyosa Sagita, Salsabila Yayat Herdiana Yayu Rukmini Yuna Tresna Wahyuna