Claim Missing Document
Check
Articles

Praktikalitas Media Pembelajaran Matematika pada Materi Aljabar Berbasis Pendekatan PMRI Elisyah, Nur; Mutia Fonna; Desy Sary Ayunda
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 3 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i3.1142

Abstract

The difficulty of students understanding algebra material is a very important problem to overcome. This is because algebra material is so important which is very useful in every science, one of which is economics. To find out the practicality of mathematics learning media in algebra material based on the PMRI approach is the aim of this research. The methodology in this research is development research using the Tessmer method. In the Tessmer method, there are two research procedures, namely, the preliminary (preparation) stage and the formative evaluation stage. Practicality lies in the formative evaluation stage in the small group section. At the small group stage, prototype II was tested on five class VII middle school students. The data collection technique in this research is a student response questionnaire and documents. Based on the results of the student response questionnaire, an average score percentage of 88,575 % was obtained, which means it falls within the very practical criteria. Apart from that, it is also strengthened by the results of researchers' observations which show that students can use mathematics learning media on PMRI-based algebra material easily and well.
Gamification in STEM Education: A Systematic Literature Review Mursalin, M; Fonna, Mutia; Saputra, Eri; Ali, Muhammad; Setiawan, S
International Journal of Trends in Mathematics Education Research Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ijtmer.v7i3.368

Abstract

This study aims to assess the impact of gamification in STEM education by focusing on student motivation, engagement, and learning outcomes. Gamification, or the use of game elements in non-game contexts, is applied in STEM education to enhance more engaging and interactive learning experiences. The literature review is carried out in a narrative manner by analyzing relevant research in the last 10 years obtained from various databases, such as Google Scholar and IEEE Xplore. The results of the study show that gamification elements, such as leaderboards, points, and badges, are effective in increasing student motivation and engagement, especially in subjects that tend to be difficult. In addition, gamification plays an important role in the formation of collaborative skills through activities such as "escape rooms" and gamification-based project simulations. However, the implementation of gamification is faced with challenges, such as adaptation to the institutional context and the need for adequate design to sustain long-term impacts. This review recommends the implementation of planned gamification, contextual adjustments, and continuous evaluation to improve the effectiveness of gamification in STEM education. Thus, the results of this study provide guidance for educators in integrating gamification as a relevant and adaptive learning strategy in the modern education era.
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penyusunan RPM Kurikulum Merdeka Berbasis Deep Learning di SD IT Al-Markazul Islami Mutia Fonna; Iryana Muhammad; Mursalin, Mursalin; Hayatun Nufus; Nur Elisyah
Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/bersama.v3i1.2957

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum requires teachers to possess adequate competence in developing contextual and meaningful Madrasah Lesson Plans (RPM). One of the main challenges lies in teachers’ ability to integrate deep learning approaches into instructional planning. This community service program aimed to enhance the competence of teachers at SD IT Al-Markazul Islami in developing deep learning–based Merdeka Curriculum lesson plans. The program employed a structured and participatory approach through training and mentoring activities, including conceptual presentations, group discussions, and hands-on practice in lesson plan development. Evaluation was conducted using a competence questionnaire administered to 20 participating teachers in the pretest and posttest stages. The data were analyzed descriptively. The results indicated that teachers’ competence scores in the pretest ranged from 54 to 63, with a mean score of 58.7, which fell into the moderate category. Following the intervention, posttest scores increased to a range of 89–97, with a mean score of 92.9, categorized as high. The improvement in scores ranged from 33 to 35 points for each participant. These findings demonstrate that the training and mentoring activities were effective in enhancing teachers’ competence in developing lesson plans aligned with the principles of the Merdeka Curriculum and deep learning approaches.
Pendampingan Belajar Bangun Datar Melalui Media Tangram 7 Di Rumah Baca Hasan-Savvas Kota Lhokseumawe Mutia Fonna; Iryana Muhammad; Marhami Marhami; Rohantizani Rohantizani; Nanda Novita
Jurnal Nusantara Berbakti Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Nusantara Berbakti
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.885 KB) | DOI: 10.59024/jnb.v1i1.51

Abstract

Pembelajaran matematika tingkat Sekolah Dasar yang dirasa sulit pada masa pandemi Covid-19, minimnya kegiatan belajar matematika dan rendahnya kemampuan anak-anak dalam menentukan bangun datar di Rumoh Baca Hasan Savvas menjadi latar belakang kegiatan pengabdian. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan belajar matematika materi bangun datar dengan menarik, yaitu melalui media Tanggram 7. Partisipan berjumlah 15 orang anak-anak tingkat Sekolah Dasar yang berada di sekitar Rumoh Baca Hasan Savvas di Gampong Jambo Timu Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi, diskusi, latihan soal dan pembahasan. Hasil pendampingan menunjukkan pada setiap pembelajaran peserta terlihat senang, aktif dan memperhatikan pembahasan media Tanggram 7. Peserta tertarik mengubah-ubah bentuk bangun datar dari media Tangram 7, sehingga berdampak pada peningkatan pengetahuan terhadap materi bangun datar. Peningkatan pengetahuan dapat dilihat dari perolehan nilai N-Gain sebesar 72% dengan kriteria Tinggi. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan terhadap bangun datar melalui media Tangram 7.
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Dan Self Efficacy Siswa Melalui Model Pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning Alvia Nisa; Mutia Fonna; Nurul Afni Sinaga
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i1.25233

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis dan self-efficacy siswa, yang diperkuat oleh data PISA 2022 dimana skor matematika Indonesia (379) masih berada di bawah rata-rata OECD (472). Kondisi tersebut menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami dan menyelesaikan permasalahan matematis secara mandiri, terutama pada soal-soal non-rutin. Sehingga diberikan solusi dengan menerapkan model pembelajaran Process Oriented Guided inquiry Learning. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan self efficacy siswa menggunakan model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah quasi eksperiment menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kejuruan Muda. Adapun sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 5 sebagai kelas kontrol menggunakan teknik sampling purposive. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah instrument tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan angket self efficacy siswa yang diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran.Hasil uji hipotesis menggunakan Mann Whitney diperoleh nilai asymp.Sig (2-tailed) sebesar 0,029 < 0,05 yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL). Kemudian untuk analisis angket self efficacy siswa berdasarkan uji non parametrik Mann Whitney diperoleh nilai asymp.Sig (2-tailed) sebesar 0,042 < 0,05 yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapapat penigkatan self efficacy siswa menggunakan model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning.
Penerapan Model Pembelajaran Visualization, AuditorPenerapan Model Pembelajaran Visualization, Auditory, Kinesthetic Berbantuan Seesaw Untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Siswa Bella Afrisca; Mutia Fonna; Amam Taufiq Hidayat
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i1.26651

Abstract

Kemampuan representasi matematis merupakan salah satu kemampuan penting dalam pembelajaran matematika karena membantu siswa memahami konsep dan menyelesaikan masalah melalui berbagai bentuk representasi seperti visual, simbolik, dan verbal. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa kemampuan representasi matematis siswa masih tergolong rendah karena pengguanan model pembelajaran tidak mengakomodasi berbagai gaya belajar siswa serta pemanfaatan teknologi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan representasi matematis siswa melalui penerapan model pembelajaran Visualization, Auditory, Kinesthetic (VAK) berbantuan aplikasi Seesaw. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan desain nonequivalent control group design. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Lhokseumawe pada semester genap tahun ajaran 2024/2025 dengan populasi seluruh siswa kelas VII. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari kelas VIIA sebagai kelas eksperimen dan VIIB sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa kuesioner gaya belajar dan tes kemampuan representasi matematis berbentuk soal uraian. Analisis data menggunakan perhitungan skor N-Gain serta uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,7564 (kategori tinggi) dan kelas kontrol sebesar 0,4480 (kategori sedang). Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05), sehingga model VAK berbantuan Seesaw lebih efektif meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa dibandingkan pembelajaran konvensional.
The Role of Teacher Communication in Mathematics Learning: A Literature Review M Mursalin; Mutia Fonna; M Muliana; Muhammad Ali; S Setiawan; Desi Armita
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v6i1.414

Abstract

Teacher communication plays an important role in the effectiveness of mathematics learning, especially in helping students understand abstract concepts. This study aims to analyze the role of teacher communication in improving students' understanding and motivation in mathematics learning. The method used is a literature review by analyzing various studies that discuss teacher communication in the context of mathematics education. The results of the study show that effective communication allows teachers to create an inclusive learning environment, increase student interaction, and build higher learning motivation. Verbal and nonverbal communication, the use of technology in teaching, and interpersonal communication strategies have been proven to have a positive impact on students' understanding of concepts and participation in learning. The implications of these findings emphasize the importance of communication training for mathematics teachers to optimize interaction with students. The recommendations given include the development of technology-based communication strategies, the application of more interactive communication methods, and the improvement of teachers' communication skills through continuous training.
Model Search, Solve, Create, And Share (SSCS) Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Dan Minat Belajar Matematis Siswa Hartika br Surbakti; Mutia Fonna; Fitri Ayu Ningtiyas; Muliana; Nur Elisyah
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v5i4.23277

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di Indonesia masih berada pada tingkat yang rendah, dan hal ini berkaitan erat dengan minat belajar matematis siswa. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah serta minat belajar matematis siswa. Salah satunya adalah model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS). Adapun tujuan penelitian untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan minat belajar matematis siswa dengan model pembelajaran SSCS. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasi experiment, mengacu pada rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasi pada penelitian ini seluruh siswa kelas XI MAS Syamsuddhuha. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, sehingga kelas XI-Jenin dipilih sebagai kelas kontrol dan kelas XI-Tel.Aviv sebagai kelas eksperimen. Data dikumpulkan melalui instrumen tes berupa soal uraian untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematis dan non-tes berupa kuesioner untuk mengukur minat belajar matematis. Teknik analisis data dilakukan menggunakan uji Mann-Whitney dan uji t pihak kanan, berbantuan software SPSS 25 dan tingkat signifikansi ditetapkan pada 0,05. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai signifikansi untuk kemampuan pemecahan masalah adalah 0,0055 dan untuk minat belajar matematis sebesar 0,018. Karena kedua nilai tersebut berada di bawah 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa model SSCS secara signifikan berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan minat belajar matematis. Hasil penelitian ini memberikan bukti empiris dan strategi yang dapat mendukung peningkatan kualitas proses belajar mengajar serta pengembangan kompetensi siswa.
Perbandingan Model Realistic Mathematics Education Dengan Student Teams Achievement Divisions Dalam Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Shinta Wardani; Mutia Fonna; Haves Qausar
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i2.27997

Abstract

Pemahaman konsep matematis merupakan kemampuan dasar yang penting karena membantu siswa memahami makna konsep, memilih prosedur yang tepat, dan menyelesaikan masalah matematika secara lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang memperoleh pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) dan Student Teams Achievement Divisions (STAD). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan eksperimen semu tipe nonequivalent pretest-posttest group design. Sampel penelitian terdiri atas kelas X IPAS 2 sebagai kelas eksperimen I yang memperoleh pembelajaran RME dan kelas X IPAS 4 sebagai kelas eksperimen II yang memperoleh pembelajaran STAD. Data dikumpulkan melalui tes uraian yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data dilakukan menggunakan N-Gain, uji normalitas, dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain kelas RME sebesar 0,82, sedangkan kelas STAD sebesar 0,74. Uji Mann-Whitney memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,003 < 0,05. Dengan demikian, peningkatan pemahaman konsep matematis siswa yang memperoleh pembelajaran RME lebih tinggi daripada siswa yang memperoleh pembelajaran STAD pada materi persamaan kuadrat. Hasil penelitian ini dapat menjadi pertimbangan bagi guru dalam memilih model pembelajaran yang sesuai untuk memperkuat pemahaman konsep matematis siswa.
Pengaruh Model Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring (REACT) Berbantuan Aplikasi Cabri 3D Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Anis Fauzia; Yeni Listiana MPd; Haves Qausar; Mutia Fonna; Nur Elisyah
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i2.28001

Abstract

Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa masih menjadi permasalahan dalam pembelajaran matematika. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh penggunaan model pembelajaran yang kurang sesuai serta keterbatasan media pembelajaran dalam memvisualisasikan konsep-konsep yang bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, dan Transferring (REACT) berbantuan aplikasi Cabri 3D terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group. Populasi penelitian terdiri atas seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Dewantara, sedangkan sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling. Kelas VIII-A ditetapkan sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-B sebagai kelas kontrol. Data penelitian diperoleh melalui tes awal (pretest), tes akhir (posttest), serta lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Hasil observasi menunjukkan bahwa aktivitas guru dan siswa dalam penerapan model REACT berbantuan aplikasi Cabri 3D telah terlaksana sesuai tahapan pembelajaran dengan kategori sangat baik. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene's Test, dan uji hipotesis menggunakan Independent Samples t-Test. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data kelas kontrol  dan kelas eksperimen  berdistribusi normal. Selanjutnya, hasil uji homogenitas memperoleh nilai signifikansi sebesar  yang menunjukkan bahwa kedua kelompok memiliki varians yang homogen. Pengujian hipotesis menggunakan Independent Samples t-Test menghasilkan nilai signifikansi sebesar . Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model REACT berbantuan aplikasi Cabri 3D berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa masih menjadi permasalahan dalam pembelajaran matematika. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh penggunaan model pembelajaran yang kurang sesuai serta keterbatasan media pembelajaran dalam memvisualisasikan konsep-konsep yang bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, dan Transferring (REACT) berbantuan aplikasi Cabri 3D terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group. Populasi penelitian terdiri atas seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Dewantara, sedangkan sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling. Kelas VIII-A ditetapkan sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-B sebagai kelas kontrol. Data penelitian diperoleh melalui tes awal (pretest), tes akhir (posttest), serta lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Hasil observasi menunjukkan bahwa aktivitas guru dan siswa dalam penerapan model REACT berbantuan aplikasi Cabri 3D telah terlaksana sesuai tahapan pembelajaran dengan kategori sangat baik. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene's Test, dan uji hipotesis menggunakan Independent Samples t-Test. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data kelas kontrol  dan kelas eksperimen  berdistribusi normal. Selanjutnya, hasil uji homogenitas memperoleh nilai signifikansi sebesar  yang menunjukkan bahwa kedua kelompok memiliki varians yang homogen. Pengujian hipotesis menggunakan Independent Samples t-Test menghasilkan nilai signifikansi sebesar . Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model REACT berbantuan aplikasi Cabri 3D berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa.
Co-Authors Aklimawati Aklimawati Aklimawati Aklimawati, Aklimawati Alvia Nisa Alvina, Sirry Amalia, Khairun Aminuyati Anis Fauzia Ardiannisa, Siti Armita, Desi Aura Firia Dewi Aura Fitria Dewi Ayu Rahmi Bella Afrisca Desi Armita Desy Sary Ayunda Eri Saputra Erna Isfayani Fajriana Fajriana, Fajriana Fakhrah Fakhrah Fakhrah, Fakhrah Fitri Ayu Ningtiyas Fitri Ayu Ningtiyas, Fitri Ayu Fitri Ayuningtiyas Halimatus Sakdiah Halimatus Sakdiah Hartika br Surbakti Haves Qausar Haves Qausar Hayatun Nufus Hayatun Nufus Hayatun Nufus Henni Fitriani Herizal Herizal Hidayat, Amam Taufiq Hidayatsyah Hidayatsyah Ika Aulia Putri Inge Putri R Lisya Isfayani, Erna Juliana, Eka Listiana, Yeni M Muliana M Mursalin Mahera, Ulfa Mardiaton, Mardiaton Marhami Marhami Marhami, Marhami Mellyzar, Mellyzar Miftahul Jannah Miftahur Rahmi Misrina Misrina, Misrina MUHAMMAD ALI Muhammad Ali MUHAMMAD YUSUF Muhammad, Iryana Muliadi, Reza Muliana Muliana Muliana Muliana Muliana, Muliana Muliana, Muliana Muliana, Sadriaton Mulyadi, Reza Mursalin . Mursalin, M Mursyidah, M Nanda Novita Nanda Novita Nazira, Cut Reva Noka, Isara Abda Nur Asmawati Nur Elisyah Nuraina Nuraina, Nuraina Nuraini Fatmi Nuraini Fatmi, Nuraini Nurindah, Leli Nurul Afni Sinaga Nuzula, Zulfatia Putri Rlisya, Inge Rahmi, Ayu Raisah Raisah, Raisah Ratna Unaida, Ratna Reza Mulyadi Reza Pahlevi Ginting Risnadia Rohantizani Rohantizani Rohantizani Rohantizani Rohantizani Rohantizani, Rohantizani Ryan Sabian S Setiawan Safriana Safriana Setiawan, S Shalihat, Hilma Shinta Wardani Sinurat, Jessica Novaisya Siraj Siraj Sirry Alvina Siti Ardiannisa SITI MARYAM Sri Setiawaty Syarifah Rita Zahara Teuku Azhari Utari, Khaliza Wina Rizkana Wulandari Wulandari Yarmasi, Yarmasi Yeni Listiana Yeni Listiana MPd Yulia Zahara Yundari, Yundari Zahratul Fitri Zahratul Fitri, Zahratul Zahwa Amellia Zainul Mujtahid