Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Kegiatan KKN Kelompok 68 UINSU dalam Memberantas Buta Aksara Al-Qur’an di Desa Sugiharjo Kabupaten Deli Serdang Syahrul Khan Zalukhu; Fatkhur Rohman; Wasih Latuh Rahmi; Anggi Syafitri
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v10i1.1264

Abstract

Al-Qur’an merupakan firman Allah yang menjadi landasan hukum teratas dalam Islam sebagai sumber prinsip hidup dalam berakidah, ibadah, etika, moral dan hukum. Pada umumnya, semua masyarakat muslim bisa membaca dan menulis Al-Qur’an karena ini merupakan kewajiban bagi umat Islam. Namun sangat berbeda dengan kenyataan saat ini, menurut data tahun 2022, sebesar 65% masyarakat Indonesia tidak bisa membaca Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab buta aksara Al-Qur’an, faktor pendukung dan penghambat, serta apa saja solusi yang ditawarkan dalam penanganan buta aksara AlQur’an di Desa Sugiharjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi langsung di Desa Sugiharjo. Berdasarkan penelitian yang telah penulis lakukan, ditemukan ada beberapa faktor yang memengaruhi buta aksara yang terjadi di Desa Sugiharjo. Hasil dari penelitian ini adalah: Faktor penyebab buta aksara Al-Qur’an di Desa Sugiharjo yaitu kurangnya minat dan motivasi, kurangnya dukungan dari keluarga, sekolah, dan masyarakat, serta kurangnya sarana dan prasarana, seperti taman bacaan. Solusi yang diupayakan untuk mengatasi buta aksara Al-Qur’an di Desa Sugiharjo adalah dengan meningkatkan peran dan fungsi lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat dan pemerintah dalam memberikan pendidikan Al-Qur’an.
INTELLECTUAL TRADITION AND OPENNESS THINK K.H. ABDURRAHMAN WAHID (STUDY OF K.H. ABDURRAHMAN WAHID THOUGHT FIGURES) Fatkhur Rohman
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 6, No 3 (2022): JHSS (Journal of Humanities and Social Studies)
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v6i3.6387

Abstract

This paper seeks information about K.H. Abdurrrahman Wahid, also known as Gus Dur, and his intellectual tradition and open-mindedness. This article was written using qualitative research methods and a character study approach of the library research type. According to the author's research into the literature, there are several intellectual traditions and Gus Dur's open-mindedness, namely: First, Gus Dur's intellectual traditions are depicted through scientific works that are recorded, published, and made available to the public, and are based on the thoughts of Muslims in general, and particularly in organizations. Nahdlatul Ulama is Indonesia's largest. Second, Gus Dur's openness to new ideas is reflected in his interactions with interfaith, social, political, and educational leaders of all backgrounds. This resulted in polarization in Gus Dur's mind, which was sometimes inaccessible by ordinary reason and necessitated deep interpretation. 
Keteladanan Guru Membentuk Kedisiplinan Beribadah Siswa: Analisis Implementasi pada Siswa Madrasah Aliyah Rahmad Muliadi Saleh Daulay; Fatkhur Rohman
Hikmah Vol. 20 No. 1 (2023): Januari-Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53802/hikmah.v20i1.194

Abstract

Students are required to be disciplined in carrying out worship, but this demand is achieved when the teacher sets an example. Because some students are reluctant to do it because the teacher also does not worship. In this regard, this study aims to analyze the implementation, supporting factors, inhibiting factors and also educator solutions in improving students' discipline in worship. This research was conducted at Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan. The research method used is qualitative based on a descriptive approach. Fikih teacher research informants, and students. Data collection is done through observation, interviews and documentation. The results showed that the implementation of exemplary behavior was shown by the participation and assistance of teachers in reading prayers before learning, asmaul husna, tadarus Al-Qur’an, midday prayers in congregation, iftar routine sunnah and memorizing juz amma. Supporting factors are the existence of rules for implementing the midday prayers in congregation, adequate facilities and infrastructure, the existence of cooperation between educators and education staff. The inhibiting factor is the lack of understanding and awareness of students. Thus, the solution is implementing cooperation with parents of students to provide support, direction and advice regarding the discipline of carrying out worship.
Keteladanan Guru Membentuk Kedisiplinan Beribadah Siswa: Analisis Implementasi pada Siswa Madrasah Aliyah Rahmad Muliadi Saleh Daulay; Fatkhur Rohman
Hikmah Vol. 20 No. 1 (2023): Januari-Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53802/hikmah.v20i1.194

Abstract

Students are required to be disciplined in carrying out worship, but this demand is achieved when the teacher sets an example. Because some students are reluctant to do it because the teacher also does not worship. In this regard, this study aims to analyze the implementation, supporting factors, inhibiting factors and also educator solutions in improving students' discipline in worship. This research was conducted at Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan. The research method used is qualitative based on a descriptive approach. Fikih teacher research informants, and students. Data collection is done through observation, interviews and documentation. The results showed that the implementation of exemplary behavior was shown by the participation and assistance of teachers in reading prayers before learning, asmaul husna, tadarus Al-Qur’an, midday prayers in congregation, iftar routine sunnah and memorizing juz amma. Supporting factors are the existence of rules for implementing the midday prayers in congregation, adequate facilities and infrastructure, the existence of cooperation between educators and education staff. The inhibiting factor is the lack of understanding and awareness of students. Thus, the solution is implementing cooperation with parents of students to provide support, direction and advice regarding the discipline of carrying out worship.
تحليل الأخطاء اللغوية خلال قراءة النصوص العربية لدى طلبة الصف الأول الثانوي بالمعهد العصري (دراسة تاريخية للتربية الإيلامية) Harahap, Muhammad Sapii; Afandi, Ahmad; Hasibuan, Syahrial Parlindungan; Rohman, Fatkhur
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.2469

Abstract

أهداف هذا البحث هي (1) تحديد نقاط الضعف لدى طلاب الصف الأول الإعدادي بمدرسة الكوثر الداخلية الإسلامية الحديثة في قراءة النصوص العربية، (2) إيجاد حلول للتغلب على نقاط الضعف لدى الطلاب في القراءة والاهتمام للنصوص العربية. واستخدم الباحث في هذا البحث الأساليب التاريخية أو الأساليب التاريخية. تتكون الطريقة التاريخية من جمع البيانات ونقد المصدر والتفسير وأخيراً التأريخ. أما مناهج البحث المستخدمة في هذا البحث فهي المنهج الجغرافي، والمنهج السوسيولوجي، والمنهج التربوي، والتربية التاريخية. نتائج هذا البحث هي 1) هناك عدة أسباب لضعف الطلاب في قراءة النصوص العربية، بما في ذلك: (أ) افتقار الطلاب إلى التركيز في عملية التعلم، (ب) اهتمام الطلاب أقل بقراءة النصوص العربية، و 2) هناك هي حلول لتحسين مهارات قراءة النصوص العربية لدى الطلاب، وهي (أ) تشجيع الطلاب على تدريب ألسنتهم على قراءة النصوص العربية اليومية، (ب) حفظ المفردات العربية في كثير من الأحيان وتطبيقها في كلامهم اليومي، (ج) عقد دورات حول موضوع "أهمية القراءة" لتشجيع الطلاب على التعلم.
Aktivitas muhadharah dalam pengembangan soft skill siswa di madrasah tsanawiyah mamiyai al-ittihadiyah bromo Medan Hidayah, Nur; Rohman, Fatkhur
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 10, No 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas aktivitas muhadharah dalam mengembangkan soft skill siswa di MTs Mamiyai Al-Ittihadiyah Bromo Medan, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi pelaksanaan kegiatan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif berbasis studi deskriptif. Data dikumpulkan melalui tiga teknik utama: observasi langsung terhadap pelaksanaan aktivitas muhadharah, wawancara mendalam dengan guru, siswa, dan pihak madrasah untuk mendapatkan perspektif yang lebih kaya, serta studi dokumentasi untuk memperoleh data pendukung dari dokumen resmi sekolah. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahap: reduksi data untuk menyaring informasi relevan, penyajian data dalam bentuk naratif dan tabel untuk memudahkan pemahaman, dan penarikan kesimpulan untuk mengidentifikasi temuan utama serta memberikan rekomendasi yang dapat diimplementasikan oleh pihak sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas muhadharah di MTs Mamiyai Al-Ittihadiyah Bromo Medan terdiri dari beberapa tahap, yaitu protokol/MC, tahfidz Qur’an, pidato dalam bahasa Indonesia, Inggris, dan Arab, pengarahan dari kepala madrasah atau guru, dan penutup dengan doa. Kegiatan ini dilaksanakan dua kali sebulan dengan siswa dari kelas yang berbeda secara bergantian. Upaya madrasah dalam mendukung pengembangan soft skill siswa melalui aktivitas muhadharah meliputi pelatihan, kerja sama antara wali kelas dan guru pembimbing, serta pemberian motivasi dan reward. Faktor pendukung mencakup antusiasme guru dan pihak madrasah, serta fasilitas dari yayasan yang mendukung kelancaran kegiatan. Faktor penghambat utamanya berasal dari siswa, seperti rendahnya motivasi, rasa malu dan kurang percaya diri, kurangnya persiapan, dan ketidakhadiran siswa yang bertugas pada saat kegiatan berlangsung. Dengan demikian, penelitian ini menyoroti pentingnya peran aktivitas muhadharah dalam mengembangkan soft skill siswa, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan aktivitas ini.
Pengaruh Penyelesaian Tugas Kepala Sekolah terhadap Motivasi Kerja Guru di SMP Pahlawan Nasional Medan Puspita Dewi; Candra Wijaya; Fatkhur Rohman
Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 6 (2024): November: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jmpai.v2i6.655

Abstract

This research aims to examine in depth the influence of completing the principal’s tasks on teacher work motivation in schools. Teacher work motivation is an important element that can influence the quality of teaching and learning in the classroom, which ultimately has an impact on student achievement. The principal has a central role in managing the school and supporting teachers through a variety of administrative and personnel tasks. Effective completion of the principal’s duties is expected to create a conducive work environment, provide clear direction, and improve the work environment. The research method used is a quantitative research method with a correlational type. This research used a total sampling technique with a sample size of all educators and education staff totaling 37. The research instrument for this research was a questionnaire consisting of 25 statements for each variable. The results of hypothesis testing show that the completion of the principal’s duties has an influence on teacher work motivation of 0.149 x 100% = 14.9%. Through the t test that has been carried out, it turns out that the t count = 4.709 while the t table value = 2.042. Because t count (4.709) > t table (2.042), this shows that there is a positive and significant contribution between the principal’s task completion variable and teacher work motivation at Pahlawan National Middle School in Medan in the form of a linear and predictive relationship via a regression line Ŷ = 126.564 + 0.855 X.
Hubungan Antara Beban Kerja Dengan Stres Kerja Guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri Karo Sofia, Indri; Wijaya, Candra; Rohman, Fatkhur
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 8 (2024): Vol. 2, No. 8, 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13645877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meng  uji hubungan stres kerja dengan beban kerja guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri Karo. Stres kerja sering kali muncul akibat tingginya beban kerja yang harus ditanggung guru, meliputi tanggung jawab mengajar, penyiapan materi, penilaian, dan tugas administratif lainnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Ex Post Facto dan Survey. Responden penelitian ini adalah seluruh guru yang mengajar di Madrasah Tsanawiyah Negeri Karo.  Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang cukup antara variabel beban kerja dengan stres kerja guru (Y), dengan koefisien korelasi sebesar 0,600. Koefisien determinasi sebesar 0,360 menunjukkan terdapat hubungan antara beban kerja dengan stres kerja guru sebesar 36% (Y). dengan garis regresi ? = 21,023 + 1,448, linier dan prediktif
Manajemen Keseimbangan Kehidupan Kerja (Work Life Balance) dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru di MAS Al-Washliyah 12 Perbaungan Khairani Khairani; Amiruddin Siahaan; Fatkhur Rohman
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus - September 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v5i5.2777

Abstract

Keseimbangan kehidupan kerja merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif, terutama dalam konteks pendidikan. Guru, sebagai ujung tombak dalam proses pembelajaran, sering kali menghadapi tantangan untuk mengelola tugas profesional yang berat sambil menjaga kesejahteraan pribadi. Di MAS Al-Washliyah 12 Perbaungan, manajemen sekolah telah mengimplementasikan berbagai kebijakan yang bertujuan untuk mendukung keseimbangan ini, termasuk fleksibilitas jadwal kerja, dukungan untuk pengembangan profesional, dan program kesehatan serta kesejahteraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan-kebijakan tersebut dan dampaknya terhadap kesejahteraan guru dan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi manajemen keseimbangan kehidupan kerja di MAS Al-Washliyah 12 Perbaungan, dengan fokus pada kebijakan fleksibilitas jadwal, dukungan pendidikan lanjutan, dan program kesehatan serta kesejahteraan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan guru. Metode yang digunakan meliputi analisis deskriptif melalui observasi langsung, wawancara dengan guru, dan dokumentasi kebijakan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan-kebijakan tersebut secara umum berdampak positif dalam meningkatkan kesejahteraan dan motivasi guru, meskipun tantangan seperti beban kerja yang berat dan tuntutan administratif yang tinggi masih perlu diatasi. Secara keseluruhan, strategi manajemen yang diterapkan telah berhasil mendukung keseimbangan kehidupan kerja yang lebih baik dan meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah ini.
Manajemen Program Pembinaan Akhlak dalam Upaya Membentuk Akhlakul Karimah Peserta Didik di MTs Al Ittihadiyah Mamiyai Harahap, Nadya Arifah Malasri; Rohman, Fatkhur
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i12024p135

Abstract

Abstract: This study aims to determine the evaluation system of student moral development programs at MTs Al Ittihadiyah Mamiyai. The focus of the study in this study is three things, namely the planning of student moral development programs, the form of implementing student moral development programs, and the form of evaluating student moral development programs at MTs Al Ittihadiyah Mamiyai. The method used in this study is a qualitative method with a descriptive approach. The data collection techniques used in this study were observation, interviews, and documentation. The results of this study show that: (1) The planning of the student moral development program is prepared jointly with all teacher councils and administration in a meeting. The preparation of this program plan is made so that moral development activities can run regularly and purposefully. In the preparation of the moral development program, several things are determined, including, plans for making activity proposals, funding, goal determination, setting the time and schedule for implementation, availability of infrastructure facilities and coaching materials; (2) Implementation of moral formation programs, namely reading juz amma every morning, praying dhuha, cult, reading yasin every Friday, muhadharah and tahfidz activities carried out every Saturday; (3) The evaluation is carried out in the form of monthly meetings three times containing reports on the extent of the coaching they have done with the principal as controlling. With the moral development program implemented at MTs, changes began to be seen from students, who were usually less polite to more polite, who usually lacked confidence in appearing in front of many people after participating in the moral coaching program to be more confident, who usually did not understand what was good and bad now understand and can distinguish between good and bad.Keywords: Evaluation System, Moral Development Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem evaluasi program pembinaan akhlak siswa di MTs Al Ittihadiyah Mamiyai. Fokus kajian dalam penelitian ini ada tiga hal yakni perencanaan program pembinaan akhlak siswa, bentuk pelaksanaan program pembinaan akhlak siswa, dan bentuk evaluasi program pembinaan akhlak siswa di MTs Al Ittihadiyah Mamiyai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Perencanaan program pembinaan akhlak peserta didik disusun secara bersama-sama dengan seluruh dewan guru dan tata usaha dalam sebuah rapat. Penyusunan rencana program ini dibuat agar kegiatan pembinaan akhlak dapat berjalan teratur dan terarah. Dalam penyusunan program pembinaan akhlak ditentukan beberapa hal antara lain, rencana pembuatan proposal kegiatan, pendanaan, penentuan tujuan, penetapan waktu dan jadwal pelaksanaan, ketersediaan sarana prasarana serta materi pembinaan; (2) Pelaksanaan program pembinaan akhlak yaitu membaca juz amma setiap pagi, sholat dhuha, kultum, membaca yasin setiap hari jumat, kegiatan muhadharah dan tahfidz yang dilaksanakan setiap hari sabtu; (3) evaluasi yang dilakukan berbentuk rapat bulanan sebanyak tiga kali berisi laporan tentang sejauh mana pembinaan yang mereka lakukan dengan kepala sekolah sebagai controlling. Dengan adanya program pembinaan akhlak yang dilaksanakan di MTs mulai terlihat perubahan dari para peserta didik, yang biasanya kurang sopan menjadi lebih sopan, yang biasanya kurang percaya diri tampil didepan banyak orang setelah mengikuti program pembinaan akhlak menjadi lebih percaya diri, yang biasanya belum paham mana yang baik dan buruk sekarang sudah paham dan bisa membedakan mana yang baik dan yang buruk.Kata kunci: Sistem Evaluasi, Pembinaan Akhlak
Co-Authors Abdurrahman Adinda Suciyandhani Ahmad Afandi Ahmad Afandi Ahmad Zaky Ahmad Zaky, Ahmad Alifiyan Fadilah Sundawa Alvy Barokah Amiruddin Siahaan Andreas Putra Handoko Anggi Syafitri Annisa Amimi Annisa Salsabilla Albarad Anri Naldi Aryan Danil Mirza. BR Avicenna Muhammad Rafif Satyanegara Ayu Dwiny Octary bilal zuchrufi Candra Wijaya Candra Wijaya Candra Wijaya Candra Wijaya Candra Wijaya, Candra Dewinta Yulyanti Dimas Ardiansyah DWI HARINI Eka Lia Paryanti Eka susanti Elva Rahayu Faadila Reva Alfazira Fadilah Nur Azizah Hana Fauziah Harahap, Nadya Arifah Malasri Harahap, Nur Fauziah Hasibuan, Syahrial Parlindungan Hermansyah Putra Ira Wirtati Isnawati Isnawati Iwannudin Iwannudin Josua Riscyando Napitu Kamadie Sumanda Syafis Khairani Khairani Kus Larisa Nathania Zita Lesma Yoana Lia Itawari Lutvia Nur Aini Makmur Syukri Martha Beck Maureen Cahayli Mesiono, Mesiono Muhammad Alif Ramadhan Muhammad Risky Muhammad Sapii Harahap Najwa Salsabila Azzahra Nasrul Syakur Chaniago Neli Aida Nur Hidayah Nur Sangadah Nuraisyah Sitorus Puspita Dewi Rahmad Muliadi Saleh Daulay Rahmadani, Nabilla Reni Wijiyati Resha Moniyana Putri Risnanti, Tiara Rofila Syahda Azaria Rolin Fadilah Hasibuan Romat Efendi Sipahutar Romat Efendi Sipahutar, Mardianto, Wahyudin Nur Nasution Rona Majidah Saiful Akhyar Lubis Sandi Asmara Siagian, Uli Ramadani Silvia Tabah Hati Siti Aisyah Siti Maryam Sitorus, Nuraisyah Sofia, Indri Suhendri Suhendri Suhendri Suhendri Sulaiman Horta Siregar Suswanto Suswanto Suswanto Suswanto, Suswanto Syaharani Noer Fathia Syahrul Khan Zalukhu Syakur Chaniago, Nasrul Tabah Hati, Silvia Tiy Kusmarabbi Karo Toni Nasution Wasih Latuh Rahmi Widya Rizki Eka Putri Yani Lubis Zaini Dahlan