Claim Missing Document
Check
Articles

The Impact of a Booklet and Video on Reproductive Health Education on The Behavior of SMP Negeri 1 Tolitoli's Class IX Students Evie, Sova; Hasni, Hasni; Suswinarto, Dwi Yogyo; Enggar, Enggar
Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2024)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v18i1.3064

Abstract

Adolescent reproductive health issues stem from a lack of information, understanding, and awareness, leading to risky sexual behaviors. This study aimed to assess the effectiveness of reproductive health education using videos and booklets on the behavior of Class IX students at SMP Negeri 1 Tolitoli. A quasi-experimental design with pre- and post-test and control group was employed. The sample consisted of 138 students divided into two groups: video (n=69) and booklet (n=69). Behavior was measured before and 30 days after the intervention using a validated questionnaire. Data were analyzed using the Wilcoxon test. In the video group, mean knowledge increased from 00.00 to 24.50, mean attitude from 00.00 to 13.50, and mean action from 00.00 to 22.50. In the booklet group, mean knowledge increased from 15.00 to 16.11, mean attitude from 00.00 to 12.00, and mean action from 11.50 to 13.06. No significant difference in student behavior was found between the video and booklet groups (p<0.05). Education using videos and booklets was equally effective in changing student behavior. These findings highlight the importance of providing comprehensive reproductive health education to adolescents using engaging media to promote healthy behaviors and prevent risky sexual practices.
Kualitas Hidup Postpartum: Studi Komparatif antara Pasien Post-SC dan Post-ERACS Kurniawan, Rahmat; Indriani, Novi Widiah; Nurmiaty, Nurmiaty; B., Supriadi; Evie, Sova; Putri, Novica Ariyanti; Saripah, Eli; Khotimah, Siti Kusnul
Jurnal Studi Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v6i2.12690

Abstract

Pendahuluan penelitian ini adalah Kualitas Hidup Kesehatan Postpartum merupakan pemberian pelayanan kesehatan dengan didasarkan hasil pengukuran kualitas hidup akan menghasilkan suatu pelayanan kesehatan yang komprehensif. Ibu postpartum mengalami penurunan kualitas hidup karena nyeri yang dialami dari persalinan SC. Metode ERAS adalah teknik baru dalam pembiusan dengan prinsip perawatan perioperatif yang berbasis bukti, pendekatan secara multidisiplin serta dilakukan secara tim, dilakukan audit berkelanjutan dan terus dikembangkan. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk menguji ada tidaknya perbedaan kualitas hidup postpartum berdasarkan jenis persalinan di rsu kota Tangerang selatan dan rs permata sarana husada. Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode penelitian komperatif. Penelitian ini dilakukan di 2 rumah sakit pada bulan Juli 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu post sc dan post eracs dengan jumlah 68 ibu yang melahirkan secara eracs dan sc. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan kualitas hidup kesehatan postpartum pada pasien Eracs dan Sc di RSU Kota Tangerang Selatan dan RS Permata Sarana Husada (p-value = 0,000). Kesimpulan bahwa terdapat perbedaan kualitas hidup kesehatan postpartum pada pasien post sc dan post ERACS.
Smoking, Obesity, Hypertension, and Lifestyle are Associated with Coronary Heart Disease: A Cross-Sectional Study in Central Sulawesi, Indonesia Ra'bung, Alfrida Semuel; Suswinarto, Dwi Yogyo; Akbar Nur; I Kadek Swarjana; Nurarifah, Nurarifah; Wartana, I Kadek; Sova Evie; Helena Pangaribuan; Kadar Ramadhan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v9i1.8583

Abstract

Introduction: Cardiovascular disease is the leading cause of death globally, with 17.9 million deaths in 2019, of which 85% were caused by stroke and coronary heart disease (CHD). In Indonesia, CHD accounts for 26.4% of all deaths; therefore, controlling risk factors is a priority. This study aimed to analyze the relationship between modifiable risk factors (smoking, obesity, hypertension, and lifestyle) and the incidence of CHD. Methods: This analytical study used a cross-sectional design with accidental sampling and was conducted at the Heart Polyclinic of the Undata Hospital, Central Sulawesi, in August 2025. A total of 112 respondents aged ?35 years who sought treatment were included in this study. Data were collected through direct measurements (blood pressure, height, and weight) and questionnaires assessing smoking habits, lifestyle, and medical histories. Ethical approval was obtained from the Health Research Ethics Committee of Poltekkes Kemenkes Palu. Data analysis included univariate, chi-squared (95% CI), and logistic regression tests. Results: Among 112 respondents, 56 (50%) were diagnosed with CHD. There was a significant association between CHD and smoking (p < 0.001), obesity (p = 0.004), hypertension (p = 0.001), and lifestyle habits (p = 0.031). Logistic regression analysis identified smoking as the strongest predictor of CHD (odds ratio [OR] = 16.626; p = 0.009). Conclusion: Smoking, obesity, hypertension, and lifestyle were significant risk factors for CHD, with smoking emerging as the main determinant. Preventive strategies should prioritize smoking cessation, weight control, hypertension management, and promotion of healthy lifestyles.
HUBUNGAN STRES DAN KECEMASAN DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA PERAWAT SELAMA PANDEMI COVID-19 Rahmat, Rahmat Kurniawan; Evie, Sova; Supriadi B., Supriadi B.; Nurmiaty, Nurmiaty; Khotimah, Siti Kusnul; Saripah, Eli; Isran; T. Iskandar Faisal, Iskandar; Nuswatul Khaira, Khaira; Hasan, Sri Musriniawati; Sukmawati
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 11 No 1 (2026): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: The increase in COVID-19 cases has put nurses under pressure. This condition can affect the stress and anxiety levels of nurses in treating patients. Stress can cause sleep disturbances, such as insomnia. Research objective: To determine the relationship between stress and anxiety and the incidence of insomnia among nurses during the COVID-19 pandemic at the South Tangerang City General Hospital. Research Method: A cross-sectional study was conducted to determine the relationship between independent and dependent variables. Data were collected using questionnaires. A total of 84 nurses at the South Tangerang City General Hospital were sampled using simple random sampling. Research Results: The characteristics of the respondents based on age showed that almost half of the respondents were aged 30-39 years old (38 people or 45.8%), most of the respondents were female (62 people or 73.8%), more than half of the respondents had a D3 nursing education (53 people or 63.1%), almost half of the respondents had been working for 3-5 years (38 people or 45.2%), more than half of the respondents experienced insomnia (62 people or 73.8%), more than half of the respondents had moderate stress levels (44 people or 52.4%), and almost half of the respondents had moderate anxiety levels (32 people or 38.1%). Statistical test results showed stress levels with a p-value of 0.000 and anxiety levels with a p-value of 0.029 (alpha <0.05). Conclusion: There is a relationship between stress and anxiety and the occurrence of insomnia among nurses during the COVID-19 pandemic at the South Tangerang City General Hospital.
Pemberdayaan Kader Posyandu melalui Pelatihan Pengukuran Antropometri dan Penilaian Status Gizi Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Dungingis Kabupaten Tolitoli Evie, Sova; Hasni, Hasni; Kurniawan, Rahmat; Ra’bung, Alfrida Semuel; Putri, Novica Ariyanti; Saman, Saman; Suswinarto, Dwi Yogyo; Azwar, Azwar
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 4 (2026): Volume 9 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i4.22705

Abstract

ABSTRAK Masalah gizi pada balita, khususnya stunting dan wasting, masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Kabupaten Tolitoli termasuk daerah dengan prevalensi stunting cukup tinggi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Tolitoli tahun 2023 terdapat 136 (10,54%) kasus stunting dan 8 (0,62%) wasting dari 1.290 balita di wilayah kerja Puskesmas Dungingis. Kondisi ini diperparah dengan rendahnya keterampilan kader posyandu dalam pengukuran antropometri dan penilaian status gizi anak. Tujuan kegiatan pengabmas ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Dungingis, khususnya Desa Galumpang, dalam melakukan pengukuran antropometri menggunakan metode Z-Score pada balita upaya pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan kepada 20 kader posyandu yang tersebar di wilayah kerja Puskesmas Dungingis. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test pengetahuan serta observasi keterampilan. Hasil yang didapatkan adalah pengetahuan kader mengenai stunting meningkat dari 45% menjadi 85%. Kader mendapatkan keterampilan dalam melakukan pengukuran antropometri dan interpretasi status gizi dengan metode Z-Score. Produk luaran berupa leaflet edukasi dan banner antropometri berhasil digunakan sebagai media pembelajaran. Kesimpulan: Pelatihan ini efektif meningkatkan kapasitas kader posyandu dalam melakukan deteksi dini stunting. Program serupa direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di wilayah dengan prevalensi stunting tinggi. Kata Kunci: Kader Posyandu, Antropometri, Status Gizi, Z-Score, Stunting.  ABSTRACT Nutritional problems in toddlers, particularly stunting and wasting, remain a public health challenge in Indonesia. Tolitoli Regency is among the areas with a relatively high prevalence of stunting. According to data from the Tolitoli District Health Office in 2023, there were 136 cases of stunting (10.54%) and 8 cases of wasting (0.62%) out of 1,290 toddlers in the working area of Dungingis Health Center. This condition is exacerbated by the limited skills of posyandu cadres in conducting anthropometric measurements and assessing children’s nutritional status. The purpose of this community service program was to improve the knowledge and skills of posyandu cadres in the Dungingis Health Center working area, particularly in Galumpang Village, in performing anthropometric measurements using the Z-Score method for toddlers as an effort to prevent stunting. The method applied was health education and training provided to 20 posyandu cadres across the Dungingis Health Center area. Evaluation was carried out through pre-test and post-test of knowledge as well as observation of skills. The results showed that cadres’ knowledge about stunting increased from 45% to 85%. They also acquired skills in conducting anthropometric measurements and interpreting nutritional status using the Z-Score method. The program produced educational outputs in the form of a leaflet and an anthropometry banner, which were successfully used as learning media. This training was effective in enhancing the capacity of posyandu cadres in the early detection of stunting. Similar programs are recommended for sustainable implementation in regions with a high prevalence of stunting. Keywords: Posyandu Cadres, Anthropometry, Nutritional Status, Z-Score, Stunting
Preparedness of Nurses in Handling Disaster Victims in Sulawesi Tengah Alfrida Semuel Ra'bung; Rina Tampake; Sova Evie; Akbar Nur; Dg. Mangemba
Jurnal Kesehatan dr. Soebandi Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan dr. Soebandi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas dr. Soebandi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36858/jkds.v12i1.547

Abstract

As a disaster-prone province, Central Sulawesi requires preparedness in disaster management. The role of nurses in disaster preparedness cannot be separated. The purpose of this study was to examine the readiness of nurses in disaster management in Central Sulawesi. This type of survey research with a correlational approach was carried out at the Palu City Government Hospital from June to August 2022. The research sample was nurses who worked in the hospital emergency room. 85 nurses who met the selection criteria to participate in this study were obtained by simple random sampling technique. The nurse's preparedness variable in handling disaster victims was measured using the Disaster Preparedness Evaluation Tool (DPET) questionnaire which was distributed through the Google form. Data analysis used product-moment correlation analysis and Spearman rank. The preparedness of nurses in dealing with disaster victims is in a good category (72.6%). There is a significant relationship between age (p = 0.001), length of work (p = 0.001), and training (p = 0.001) with the readiness of nurses in disaster management, while gender (p = 0.113) and education (p = 0.927) ) did not show a significant relationship. The preparedness of nurses in managing disaster victims is in the good range, and there is a correlation between nurses' preparedness in managing disaster victims and their age, length of employment, and training. Ongoing training in disaster management and practice with disaster victims should be given to nurses.
Model Skrining Hipertensi Berbasis Kader Sebagai Inovasi Deteksi Dini Berkelanjutan di Masyarakat Kurniawan, Rahmat; Evie, Sova; Manggasa, Dafrosia Darmi; Hasan, Sri Musriniawati; Mangundap, Selvi Alfrida; Wijianto, Wijianto; Subchan, Djadid; Galenso, Nitro; Faisal, T. Iskandar; Khaira, Nuswatul; Helmi, Alfian; Supirno , Supirno
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/yh86ge85

Abstract

Deteksi dini hipertensi sering terhambat oleh keterbatasan tenaga kesehatan dan rendahnya kesadaran masyarakat. Pemberdayaan kader kesehatan menjadi strategi potensial untuk memperkuat upaya promotif dan preventif berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan dan mengevaluasi model skrining hipertensi berbasis kader sebagai inovasi deteksi dini yang berkelanjutan di masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Nalu, Kabupaten Tolitoli, pada Maret 2025 dengan pendekatan promotive dan preventif berbasis komunitas. Responden kegiatan adalah 30 kader kesehatan yang mendapatkan pelatihan dan pendampingan terkait pengukuran tekanan darah dan edukasi hipertensi. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test untuk menilai tingkat pengetahuan, keterampilan pengukuran tekanan darah, kelancaran pelaksanaan skrining, dan kemampuan edukasi kesehatan. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan pada seluruh indikator evaluasi. Pada pre-test, sebagian besar kader memiliki pengetahuan rendah (67%) dan keterampilan pengukuran tekanan darah yang tidak sesuai standar (83%). Setelah intervensi, seluruh kader (100%) mencapai kategori tertinggi pada aspek pengetahuan, keterampilan pengukuran tekanan darah, kelancaran skrining di masyarakat, serta kemampuan memberikan edukasi kesehatan. Model skrining hipertensi berbasis kader terbukti efektif meningkatkan kapasitas kader dan mendukung deteksi dini hipertensi di masyarakat. Pendekatan ini berpotensi memperkuat sistem pelayanan kesehatan berbasis komunitas dan dapat direplikasi sebagai strategi berkelanjutan pengendalian penyakit tidak menular. Model skrining hipertensi berbasis kader terbukti efektif meningkatkan kapasitas kader dan mendukung deteksi dini hipertensi di masyarakat. Pendekatan ini berpotensi memperkuat sistem pelayanan kesehatan berbasis komunitas dan dapat direplikasi sebagai strategi berkelanjutan pengendalian penyakit tidak menular.
Studi Kasus Asuhan Keperawatan Penderita Kusta di Puskesmas Baolan Kabupaten Tolitoli Sova Evie; Saman Saman; Fauziah Fauziah
Salando Health Journal Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v1i1.1649

Abstract

Kusta merupakan penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae (ML), kusta dapat sangat progresif bila tidak ditangani dan dapat menyebabkan kurusakan pada kulit, saraf-saraf anggota gerak dan mata yang dapat mengakibatkan kecacatan permanen World Health Organization (WHO) menyatakan Ada 127.558 kasus kusta baru yang terdeteksi secara global pada tahun 2020, sedangkan di Sulawesi Tengah di akhir Tahun 2019 ada 3 Kabupaten/Kota yang angkanya masih termasuk dengan kategori angka kejadian kusta tertinggi dengan prevalensi belum mencapai target (<1:10.000 penduduk) yaitu Kabupaten Tolitoli dengan jumlah 1,27. Kabupaten Buol 1,97 dan Kota Palu dengan jumlah 1,25. Tujuan case study ini menerapkan asuhan keperawatan pada penderita kusta di wilayah kerja Puskesmas Baolan Kabupaten Tolitoli. Menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus menggunakan format pengkajian keluarga. Ditemukan 5 masalah keperawatan yaitu gangguan kerusakan integritas kulit/jaringan, deficit pengetahuan tentang manajemen kusta, gangguan rasa nyaman, resiko penularan penyakit, pemeliharaan kesehatan tidak efektif. Penerapan asuhan keperawatan keluarga dengan salah satu anggota keluarga menderita kusta dilakukan melalui tahapan proses keperawatan yaitu pengkajian, merumuskan diagnose keperawatan, menyusun intervensi keperawatan, melaksanakan implementasi keperawatan dan selanjutnya dilakukan evaluasi. Disarankan kepada klien dan keluarga kiranya dapat mengenali kesehatan anggota keluarganya lebih dini, dan segera memeriksakan ke unit pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pengobatan. Dan petugas kesehatan dapat menindaklanjuti dengan kunjungan rumah.
GAMBARAN PENGETAHUAN GURU TENTANG KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA DI BUMI SD NEGERI 2 TOLITOLI DAN SD ISLAM MUJAHIDIN TOLITOLI Silvika al maidah A; Hasni Hasni; Sova Evie
Salando Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v1i2.2497

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat aktivitas gempa bumi tinggi. Untuk itu diperlukan pendidikan kesiapsiagaan bencana agar upaya pengurangan resiko bencana dapat mencapai sasaran luas. Kesiapsiagaan perlu dilakukan di sekolah. Guru memiliki peran dalam membagikan pengetahuan. Pengetahuan yang dimiliki guru dapat mempengaruhi sikap siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Jenis penelitian ini menggunakan jenis survey melalui pengisian kuesioner. Tingkat pengetahuan guru tentang kesiapsiagaan gempa bumi mayoritas memiliki pengetahuan kurang sejumlah 15 orang (55,6%). Pengetahuan guru berdasarkan pengalaman mayoritas memiliki pengetahuan kurang sejumlah 8 orang (29,6%). Pengetahuan guru berdasarkan sosial budaya mayoritas memiliki pengetahuan cukup sejumlah 10 orang (37%). Pengetahuan guru berdasarkan paparan informasi mayoritas memiliki pengetahuan kurang sejumlah 9 orang (33,3%).
Mengungkap Pengetahuan dan Sikap Keluarga Terkait PHBS di Kelurahan Panasakan Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli Moh. Ikwan; Azwar Azwar; Sova Evie
Salando Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v2i1.2501

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)merupakan kunci utama dalam mencegah penularan virus dan kuman. Meskipun demikian, data awal menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga di RT 1 RW 4 Kelurahan Panasakan, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, cenderung kurang memperhatikan kebersihan sekitar, seperti tidak mencuci tangan sebelum makan dan adanya kebiasaan merokok di dalam rumah. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mendalam tentang pengetahuan dan sikap keluarga terkait PHBS di wilayah tersebut. Metode deskriptif kuantitatif digunakan dengan mengambil sampel sebanyak 32 keluarga melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap tentang PHBS. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan pendekatan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menunjukkan lebih banyak responden yang berusia antara 36-40 tahun yaitu sebanyak 10 orang (31%), sebagian besar berjenis kelamin perempuan yaitu 31 orang (97%)dan lebih banyak yang berpendidikan terakhir SMA yaitu sebanyak 15 orang (47%)serta sebagian besar bekerja sebagai IRT yaitu 27 orang (84%)Pengetahuan keluarga tentang PHBS sebagaian besar dalam kategori baik yaitu sebanyak 24 orang (75%)dan sebagian besar keluarga memiliki sikap positif tentang PHBS yaitu sebanyak 22 orang (69%). Pengetahuan keluarga tentnag PHBS sebaguan besar baik dan keluarga memiliki sikap positif terhadap PHBS. Namun, masih terdapat beberapa keluarga yang memiliki pengetahuan cukup dan sikap yang negatif. Sehinga disarankan kepada petugas puskesmas atau perawat keluarga untuk memberikan edukasi tentang PHBS untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan motivasi keluarga melului edukasi. Dengan meningkatnya pengetahuan kesadaran dan motivasi keluarga terhadap PHBS akan menciptakan fondasi yang kokoh untuk kesehatan dan kesejahteraan keluarga secara menyeluruh
Co-Authors Abd Farid Lewa Ade Irma Yulianti Gunawan Adhyanti Adinda Adinda Agusrianto Akbar Nur Al Audi Madani Alfian Helmi Alfrida Semuel Ra&#039;bung Alfrida Semuel Ra'bung Aminuddin Aminudin Aminudin Aminudin Aminudin Amsal Andi Bungawati Andi Fatmawati Andi Fatmawati Syamsu Anna Veronica Pont Ansar Ansar Ansar Ansar Asrawaty Asrawaty Asri Widyayanti Azizah Saleh Azwar Azwar Azwar Azwar Azwar Azwar Azwar Azwar Azwar Azwar B., Supriadi Baiq Emy Candriasih, Putu Christina Entoh Christine Christine Condeng, Baharuddin Dafrosia Darmi Manggasa Dedi Mahyudin Syam Dg. Mangemba Diah Ayu Hartini Dian Kurniasari Dian Mega Listiawati Diana N. Sinurat Diana Nurhayati Sinurat Djadid Subchan Dwi Erma Kusumawati Dwi Kartika Dwi Yogyo Suswinarto Dwi Yogyo Suswinarto Dwi Yogyo Suswinarto, Dwi Yogyo Eka S. Riyanto Eka S. Riyanto Ekasari Dewi Pertiwi Elfyrah Faisal Enggar, Enggar Erlina Erlina Fahmi Hafid Faisal, Elvyrah Fajrillah Fajrillah Kolomboy Fauziah Fauziah Firdaus Hi Jahja Kunoli Fitria Fitria Gusman Hadina, Hadina Hadriani Hadriani Hadriani Hamsiah Hamsiah Hamsiah Hamsiah Hanum Sasmita Hardin Hardin Hasanuddin Hasanuddin Hasbunsyah Hasbunsyah Hasdrini Hasdrini Hasdrini Hasnawati Hasnawati Hasni Hasni Hasni Hasni Hasni Hasni Hastuti Usman I Kadek Swarjana I Kadek Wartana I Wayan Supetran Indrawati Aris Tyarini Indriani, Novi Widiah Indro Subagyo Irawati Tampuyak Irsanty Collein Ismunandar Isran Junaidi Junaidi Kadar Ramadhan Khaira, Nuswatul Khotimah, Siti Kusnul Lili Suryani Linda Linda Linda Linda Lindanur Sipatu Lisda Widianti Longgupa Lisnawati Mangemba, Dg. Mardani Mangun Mardiani Mangun Masda Masda Masda Masda Masda Masda Masudin Masudin Masudin Masudin Mercy Joice Kaparang Moammar Safari Moh. Ikwan Mooammar Safari Muhammad Yani Muliani Mustafa Nasrul Ndama, Metrys Ni Made Ridla Nilasanti Niluh Nita Silfia Nirva Rantesigi Nitro Galenso Novarianti Novarianti Novica Ariyanti Putri Nur, Akbar Nurarifah Nurarifah Nurfatimah Nurfatimah Nurindah Nurindah Nurindah Nurindah Nurjaya Nurmiaty, Nurmiaty Nuswatul Khaira, Khaira Olkamien J. Longulo Pangaribuan, Helena Ra'bung, Alfrida Semuel Rahmat Kurniawan Rahmat, Rahmat Kurniawan Raoda Raoda Raoda Ra’bung, Alfrida Semuel Rina Tampake Ros Arianty Rugayah Said Rusneni Saharudin Saharudin Sahrul Salman Salman Salman Saman Saman Saman Saman Saman Saman Saman Saman, Saman Saripah, Eli Selvi Alfrida Mangundap Semuel Ra'bung, Alfrida Sigit M. Nuzul Sigit Muhammad Nuzul Silfia, Niluh Nita Silvika al maidah A Siti Hadijah Batjo Sitti Aminah Sony Bernike Magdalena Sitorus Sri M. Hasan Sri Musriniawati Hasan Sri Restu Tempali Sri Sutiwi Sri Yanti Kusika Subchan, Djadid Sudarman H Melangka, Yulianus sukmawati Sukmawati Sukmawati Sumarni Sumarni Sumiaty Sumiaty Supirno , Supirno Supriadi Supriadi Abd Malik Supriadi B., Supriadi B. Syamsul Arifin T. Iskandar Faisal T. Iskandar Faisal, Iskandar Taqwin Taqwin Titin Andri Wihastuti Tjitrowati Djaafar Tondong, Henrietta Imelda Tony Suharsono Tony Suharsono, Tony Wery Aslinda Wijianto Wijianto Wijianto Yasmin H Yasmin H Yasmin H Yasmin Yasmin Yunike Zahra Safitri Zainul