Claim Missing Document
Check
Articles

KONSUMSI PISANG DAPAT MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA Zaima Zaima; Samino Samino; Ana Mariza; Devi Kurniasari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i1.1668

Abstract

ABSTRAK   Latar Belakang Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu kondisi ketika darah mengalir melalui pembuluh darah dengan kekuatan yang lebih besar dari biasanya.  Penanganan yang dapat dilakukan selain terapi farmakologis adalah dengan mempergunakan terapi non farmakologi atau terapi komplementer. Salah satu tindakan pencegahan untuk menurunkan tekanan darah adalah dengan cara mengkonsumsi buah pisang.  Tujuan penelitian adalah diketahui pengaruh konsumsi pisang terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di Puskesmas Natar Kecamatan Natar Lampung Selatan 2019 Metode Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian dengan pendekatan quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang mengalami hipertensi dipuskesmas Natar Kecamatan Natar Lampung Selatan sebanyak 48 orang. Sampel 30 orang, Teknik sampling yang digunakan purposive sampling Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan analisa data yang digunakan adalah uji  t-dependent. Hasil penelitian didapatkan bahwa Distribusi frkuensi tekanan darah pada lansia sebelum mengkonsumsi pisang rata-rata 153 mmHg, standar deviasi 68. Namun setelah mengkonsumsi didapatkan ratarata 130 mmHg, standar deviasi 64 hasilnya beda mean 13,4, diperoleh nilai p value 0,001 yang artinya ada pengaruh konsumsi pisang terhadap penurunan tekanan darah padalansia.  Kesimpulan: konsumsi pisang ambon sehingga menurunkan tekanan darah pada lansia.  Saran bagi lansia dan masyarakat, bagi masyarakat maupun keluarga dapat menerapkan pengobatan herbal yang tepat untuk mengobati gejala hipertensi salah satunya mengkonsumsi pisang ambon agar menurunkan kadar tekanan darah tinggi, jadi bisa mengurangi penggunaan obat-obatan farmakologi yang ada efek sampingnya.  Kata Kunci : Pisang Ambon, Hipertensi, LansiaI
HUBUNGAN RIWAYAT HIPERTENSI DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA BERAT PADA IBU BERSALIN DI RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 201 Ana Mariza
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 2, No 4 (2016): Volume 2 Nomor 4
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v2i4.592

Abstract

Faktor penyebab kematian ibu diantaranya adalah pendarahan nifas sekitar 26,9%, preeklampsia dan eklampsia saat bersalin 23%, usia <20 tahun mempunyai resiko terjadi preeklampsia 3,58 kali lebih besar dibandingkan ibu hamil yang berusia 20-35 tahun, infeksi 11%, komplikasi puerpurium 8%, trauma obstetrik 5%, emboli obstetrik 8%, aborsi 8%, dan lain-lain 10,9%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat hipertensi dengan kejadian preeklampsia berat pada ibu bersalin di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2015.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional menggunakan data sekunder. Dilakukan pada tanggal 12 Juli 2016, Populasinya adalah ibu bersalin multigravida di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek provinsi Lampung pada tahun 2015 sebanyak 1.210 ibu bersalin. Pengumpulan data menggnakan lembar checklist kemudian dianalisa dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekensi. Pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling. Hasil uji statistik menggunakan uji Chi Square didapatkan p-value = 0,000 (p-value < α = 0,05), dengan OR: 9,817 (3,683 – 26,168) CI 95%, dapat disimpulkan secara statistik terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat hipertensi dengan kejadian pre-eklampsia berat di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun 2015. Berdasarkan pendapat peneliti, responden yang memiliki riwayat hipertensi lebih antisipasi terhadap kesehatan dirinya dengan menekankan pemeriksaan kehamilan, sehingga terhidar dari resiko preeklampsia berat
KARAKTERISTIK IBU YANG MENGALAMI KEJADIAN ABORTUS INSIPIENS DI RSUD. Dr. A. DADI TJOKRODIPO KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2014 Ana Mariza; Rosmiyati Rosmiyati; Novi Sulistiyowati
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 1, No 3 (2015): Volume 1 Nomor 3
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v1i3.559

Abstract

Abortus merupakan salah satu kejadian obstetrik langsung yang dapat menyebabkan perdarahan, bahkan dapat menyebabkan kematian apabila tidak ditangani dengan baik. Di RSUD Dr. A Dadi Tjokrodipo Kota Bandar Lampung  dalam periode bulan April – Juni 2014 ditemukan kasus abortus sebanyak 166 orang yang mengalami abortus diantaranya Abortus Insipiens 64 orang (38,5%), abortus,abortus incomplete 52 orang (31,4%), imminens 50 orang (30,1%). Tujuan penelitian ini adalah diketahui Karakteristik Ibu yang Mengalami Kejadian Abortus Insipiens di RSUD Dr. A Dadi Tjokrodipo Kota Bandar Lampung Tahun 2014.Metode Penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan  rancangan/ desain deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh  Ibu yang Mengalami Kejadian Abortus Insipiens di RSUD Dr. A Dadi Tjokrodipo Kota Bandar Lampung Tahun 2013, sebanyak 64 orang. Teknik analisis data yang dipergunakan analisis univariat. Sampel pada penelitian ini adalah total populasi, yaitu seluruh ibu yang mengalami kejadian abortus insipiens di RSUD dr. A Dadi Tjokrodipo Kota Bandar Lampung sebanyak 64 orang. Analisa data secara univariat.Hasil penelitian didapatkan yaitu karakteristik ibu yang mengalami kejadian abortus insipiens di RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung terdiri dari anemia, riwayat abortus dan hipertensi. Distribusi frekuensi ibu yang mengalami abortus insipiens berdasarkan anemia sebagian besar tidak mengalami anemia sebanyak 40 orang (62,5%). Distribusi frekuensi ibu yang mengalami abortus insipiens berdasarkan riwayat abortus sebagian besar tidak memiliki riwayat abortus sebanyak 42 orang (65,6%), Distribusi frekuensi ibu yang mengalami abortus insipiens berdasarkan hipertensi sebagian besar tidak mengalami hipertensi sebanyak 46 orang (71,9%). Saran penelitan adalah diharapkan diharapkan dapat menjadi bahan masukan sehingga dapat memberikan tindakan preventif dan promotif kepada masyarakat baik melalui promosi kesehatan tentang abortus. Kata kunci : Karakteristik, Ibu hamil, Abortus insipiens
PENGETAHUAN TENTANG KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI Siti Maysaroh; Ana Mariza
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i1.3582

Abstract

ABSTRACT KNOWLEDGE ABOUT FLUOR ALBUS IN ADOLESCENT   Backgroud Fluor albus is a non-bloody and not ordinary discharge coming out from vaginal passage, either it is smelly or not, d it is followed by local pruritus. A presurvey result to 20 female students showed that 60% did not understand the cause of Fluor albus, 40% did not know how to prevent Fluor albus, 35% experienced yellowish discharge followed by local pruritus, and 65% did not experience Fluor albus. The objective of this research was to find out the description of female teenagers’ knowledge about Fluor albus in Female Islamic Junior High School in Gedong Tataan of Pesawaran district in 2019.Methods This was a descriptive quantitative research. Population was 50 female students in Female Islamic Junior High School in Gedong Tataan of Pesawaran district. Samples were 50 respondents. Data were analyzed with univariate analysis.Result The research result showed that 18 respondents (36.0%) had poor knowledge and 32 respondents (64.0%) had good knowledge. Conclusion It is known that the description of knowledge about vaginal discharge in young women at MTS Diniyah Putri Gedong Tataan, Pesawaran District, 2019Suggestion The researcher suggests female students to improve knowledge by reading health topics especially reproduction health, to use information technology to find out information about female teenager’s reproduction health, and to take benefit from reproduction health education from student school organization (OSIS) in form of seminar. Keywords: knowledge, teenager, Fluor albus  ABSTRAK Latar Belakang Keputihan adalah keluarnya cairan selain darah dari liang vagina di luar kebiasaan, baik berbau ataupun tidak, serta disertai rasa gatal setempat. Berdasarkan hasil prasurvey yang dilakukan terhadap 20 siswi menunjukan bahwa sebanyak 60% tidak mengetahui penyebab keputihan dan sebanyak 40% tidak mengetahui cara pencegahan keputihan, dari 20 siswi tersebut sebanyak 35% mengalami keputihan dimana mereka mengeluh keluar cairan yang terasa gatal, dan berwarna agak kekuningan dan sebanyak 65% tidak mengalami keputihan.Tujuan dalam penelitian diketahui gambaran pengetahuan tentang keputihan pada remaja putri di MTS Diniyah Putri Gedong Tataan Kabupaten  Pesawaran Tahun 2019Metode Penelitian  Jenis penelitian yang digunakan penelitian kuantitatif rancangan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri kelas X, XI, dan XII di MTS Diniyah Putri sebanyak 50 orang, sampel 50 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei 2019, di MTS Diniyah Putri Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran. Analisa data secara univariat.Hasil penelitian:Berdasarkan hasil penelitian diketahui responden yang memiliki pengetahuan kurang baik yaitu sebanyak 18 (36,0%) responden dan responden yang memiliki pengetahuan baik sebanyak  32 (64,0%) responden.Kesimpulan telah diketahui gambaran pengetahuan tentang keputihan pada remaja putri di MTS Diniyah Putri Gedong Tataan Kabupaten  Pesawaran Tahun 2019Saran  remaja putri lebih meningkatkan pengetahuan dengan banyak membaca tentang kesehatan khususnya kesehatan reproduksi. Menggunakan kemajuan tekhnologi seperti memanfaatkan internet untuk mengetahui informasi tentang kesehatan reproduksi pada remaja khususnya remaja putri. Memanfaatkan organisasi yang ada seperti OSIS sebagai wadah untuk penyuluhan kesehatan reproduksi, misalnya mengadakan seminar. Kata kunci: pengetahuan, remaja, keputihanArdayani, Tri. (2012) Kesehatan Reproduksi Untuk Kebidanan, Keperawatan Dan Tenaga Kesehatan. CV Caraka, BandungArikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek, Edisi Keenam. PT. Rineka Cipta, JakartaBudiman, (2013). Kapita selektata Pengetahuan dan sikap untuk penelitian kesehatan. Jakarta: Salemba MedikaHastono, SP. (2016).Analisis Data Pada Bidang Kesehatan. Jakarta: Rajawali PersHidayat, A. Aziz Alimul.(2008), Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia: Aplikasi. Konsep dan Proses Keperawatan Buku 1, Jakarta: Salemba MedikaIrnawati. (2017). Hubungan Personal Hygine Organ Reproduksi Dengan Kejadian Keputihan Pada Remaja Siswi SMK N 1 Sumber Kecamatan Sumber Kabupaten RembangIndriyani. (2012). Hubungan Personal Hygiene Dengan Kejadian Keputihan Pada Siswi MA Al-Hikmah Aeng Deke BlutoIrianto, Koes. 2015. Kesehatan Reproduksi (Reproductive Health). Alfabeta, JakartaKusmiran, Eny. (2011). Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita. Jakarta: Salemba Medika.Maritalia, Dewi. (2014). Asuhan Kebidanan Masa Nifas dan Menyusui. Yogyakarta: Pustaka PelajarMubarak, Wahit Iqbal. (2012). Promosi Kesehatan Untuk Kebidanan. Jakarta: Salemba MedikaNotoatmodjo, S. (2012).Metode Penelitian.Rineka Cipta. JakartaNotoatmodjo, S. (2012). Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta: Rineka CiptaNotoatmodjo, Soekidjo. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.Nurlaila. (2015). Hubungan Pengetahuan Dan Personal Hygiene Remaja Putri Dengan Kejadian Keputihan  (Fluor Albus ) Di SMP Suryadarma Bandar Lampung Tahun 2014Permatasari, M. W. (2012). Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Putri tentang Personal Hygiene dengan Tindakan Pencegahan Keputihan di SMA Negeri 9 Semarang.Potter, P.A, Perry, A.G. (2011). Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep,. Proses, dan Praktik.Edisi 4.Volume 2.Alih Bahasa : Renata. Komalasari,dkk.Jakarta:EGCRamayanti. (2017). Hubungan Personal hygiene Dengan Kejadian Keputihan Pada Remaja Putri Di Sma Muhammadiyah 5 Yogyakarta Tahun 2016Rianto. Agus (2011) Aplikasi Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.Saifuddin, Abdul Bari,(2014). Buku acuan nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo: JakartaSarwono. (2012). Psikologi Remaja. Jakarta: PT. Raja Grafindo. PersadaSiswanto. (2014). Metodologi Penelitian Kesehatan dan Kedokteran. Jakarta: Bursa IlmuSugiyono, (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. CV. Alfabeta: BandungSupardi. (2013). Metodologi Riset Keperawatan. Jakarta: TIMWartonah, Tarwoto. (2011). Kebutuhan Dasar manusia dan Proses Keperawatan. Jakarta : Salemba MedikaWidyastuti. (2009). Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta: FitramayaWinkjosastro, Prawirohardjo. (2007). Ilmu Kebidanan. Edisi IV.Jakarta : PT Bina Pustaka       
PENGARUH PIJAT MINYAK LAVENDER TERHADAP NYERI MENSTRUASI PADA MAHASISWI KEBIDANAN DI ASRAMA GREEN DORMITORY UNIVERSITAS MALAHAYATI TAHUN 2017 ana mariza; Dwi Sriwinih
Jurnal Analis Farmasi Vol 3, No 2 (2018): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.073 KB) | DOI: 10.33024/jaf.v3i2.2790

Abstract

Masa pubertas adalah masa peralihan antara masa kanak-kanak dan masadewasa. Pubertas mulai dengan awal berfungsinya ovarium, pubertas berakhir padasaat ovarium sudah berfungsi dengan mantap dan teratur. Menurut WHO (2012)didapatkan kejadian sebesar 1.769.425 jiwa (90%) wanita yang mengalamidismenorea dengan 10-15% mengalami dismenorea berat. Dari hasil prasurvey yang dilakukan peneliti terhadap 35 orang mahasiswi kebidanan yang mengalami nyeri menstruasi, terdapat 20 mahasiswi mengkonsumsi obat penghilang rasa nyeri, 15 mahasiswi beristirahat saat merasakan nyeri. Tujuan penelitian adalah diketahui pengaruh pijat Minyak Lavender terhadap Nyeri Menstruasi Pada Mahasiswi di Asrama Green Dormitory Universitas Malahayati tahun 2017Metode penelitian ini merupakan penelitian tindakan pra-eksperimen denganmengunakan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswi Kebidanan yang mengalami nyeri menstruasi dan yang tinggal di Asrama Green Dormitory Universitas Malahayati sebanyak 35 orang. Sampel 20 orang, teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar kuesioner dan analisa data yang digunakan adalah uji T-dependent.Hasil penelitian didapatkan bahwa frekuensi nyeri menstruasi pada remajasebelum diberikan pijat minyak lavender diasrama Green Dormitory dengan nilai rata-rata score frekuens  nyeri 4,6, standar devisiasi 0,94 standar error 0,21 sesudah frekuensi nyeri dengan nilai rata-rata score frekuensi nyeri menstruasi 3,2, standar devisiasi 0,83 standar error 0,18. Disarankan remaja yang mengalami_ nyeri menstruasi untuk menggunakan minyak lavender pada hari pertama sampai ketiga, karena minyak lavender efektif untuk mengurangi nyeri menstruasi.Kata Kunci : Pijat, minyak lavender, nyeri menstruasi
Pengaruh Akupressur terhadap Intensitas Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester I Ana Mariza; Eka Rohmayanti; Ike Ate Yuviska; Vida Wira Utami
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 10 (2022): Volume 4 Nomor 10 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i10.6514

Abstract

ABSTRACT   Nausea (nausea) and vomiting (emesis gravidarum) are normal in pregnant women, but if nausea and vomiting occur > 10 times a day, it can disrupt the balance of nutrition, electrolytes, and can affect the general condition so that if vomiting increases to hyperemesis it can result in impaired fetal growth. Efforts to reduce the frequency of vomiting can be given several actions such as drugs, besides drugs, nausea in early pregnancy can be reduced by using complementary therapies such as acupressure. Acupressure is a massage method based on the science of acupuncture or it can also be called acupuncture without needles. The purpose of the study was to know the effect of acupressure with nausea and vomiting in pregnant women TM I at PMB Gusnila, Pringsewu Regency in 2021. This type of quantitative research is a quasi-experimental approach with a one group pre-post test design approach. The population of this study were all 32 pregnant women who were about to give birth, with a sample of 30 respondents. The object of this research is pregnant women with TM I who experience nausea and vomiting. The research was carried out at PMB Gusnila Pringsewu in June - July 2021. Data collection used questionnaires and observations. Data analysis was univariate and bivariate (Wilcoxon test). The results showed that the average nausea and vomiting before being given acupressure therapy was 8.9, while the average nausea and vomiting after being given acupressure therapy was 6.5. There is an effect of acupressure on nausea and vomiting in TM I pregnant women at PMB Gusnila, Pringsewu Regency in 2021 with a p-value = 0.000. acupressure therapy can be applied as a non-pharmacological therapy to reduce the frequency of nausea and vomiting in pregnancy. Keywords: Nausea Vomiting, Acupressure Therapy, and Pregnant Women  ABSTRAK Mual (nausea) dan muntah (emesis gravidarum) suatu yang normalpada ibu hamil namun jika mual muntah terjadi >10 kali dalam sehari, dapat mengganggu keseimbangan gizi, cairan elektrolit, dan dapat memengaruhi keadaan umum sehingga jikamuntah bertambah menjadi hiperemesis dapat mengakibatkan pertumbuhan janin terganggu. Upaya untuk mengurangi frekuensi muntah dapat diberikan beberapa tindakan seperti obat, selain obat, rasa mual pada awal kehamilan dapat dikurangi dengan menggunakan terapi komplementer seperti akupresure. Akupresur adalah cara pijat berdasarkan ilmu akupuntur atau bisa juga disebut akupuntur tanpa jarum. Tujuan penelitian diketahui pengaruh akupresur dengan mual muntah pada Ibu Hamil TM I di PMB Gusnila Kabupaten Pringsewu Tahun 2021. Jenis penelitian kuantitatif pendekatan quasi esksperiment dengan pendekatan one group pre – post test design. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang akan bersalin berjumlah 32 ibu hamil, dengan sampel sebanyak 30 responden. Objek penelitian ini adalah ibu hamil TM I yang mengalami mual muntah. Penelitian telah dilaksanakan di PMB Gusnila Pringsewu pada bulan Juni - Juli 2021. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Analisi data secara univariat dan bivariat (uji wilcoxon). Hasil penelitian diketahui rata-rata mual muntah sebelum diberikan terapi akupresur adalah 8,9, sedangkan rata-rata mual muntah setelah diberikan terapi akupresur adalah 6,5. Ada pengaruh akupresur terhadap mual muntah pada ibu hamil TM I di PMB Gusnila Kabupaten Pringsewu Tahun 2021 dengan nilai p-value = 0,000. terapi akupresur dapat diterapkan sebagai terapi non farmakologi untuk mengurangi frekuensi mual muntah pada kehamilan. Kata Kunci: Mual Muntah, Terapi Akupresur, dan Ibu Hamil
Factors Related To Quality Of Life Of Post Menopausee Ana Tince Wati Sihombing; Yulistiana Evayanti; Yuli Yantina; Ana Mariza
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 8, No 4 (2022): Volume 8 No.4 October 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v8i4.7963

Abstract

Latar Belakang: Menopause merupakan suatu kondisi yang akan dialami oleh setiap wanita sebagai bagian dari proses penuaan. Mengeluh Menopause dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan khawatir yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari atau bahkan dapat menurunkan kualitas hidup seorang wanita.Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup wanita pascamenopause di Desa Bakauheni Kecamatan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2022.Metode: Jenis penelitian kuantitatif, dengan desain cross sectional. Populasi seluruh wanita pascamenopause di Desa Bakauheni Kecamatan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan sebanyak 217 orang. Sampel penelitian adalah 141 responden dengan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar angket dan analisis data univariat, analisis bivariat menggunakan uji chi square dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi frekuensi responden memiliki kualitas hidup buruk sebanyak 77 responden (54,6%), keluhan menopause ringan 101 responden (71,6%), menopause berisiko (≥ 5 tahun) 85 responden (60,3% ), paritas tidak berisiko (< 4) 76 responden (53,9%), pendidikan rendah (SD/SMP) 92 responden (65,2%), pendapatan keluarga rendah 82 responden (58,2%),Kesimpulan: Ada hubungan antara keluhan gejala menopause, lama menopause, paritas, pendidikan, pendapatan dengan kualitas hidup wanita menopause di Desa Bakauheni Kecamatan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2022. Paritas merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan kualitas hidup wanita menopause di Desa Bakauheni Kecamatan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan tahun 2022.Saran kepada petugas kesehatan untuk mengedukasi masyarakat khususnya wanita menopause tentang upaya peningkatan kualitas hidup wanita menopause dengan menggunakan media poster. Kata kunci : faktor, kualitas hidup, pasca menopause    ABSTRACT Background: Menopause is a condition that every woman will experience as part of the aging process. complainMenopause can cause discomfort and worry that can interfere with daily activities or can even reduce a woman's quality of life.Objectives: The purpose of the study was to determine the factors related to the quality of life of postmenopausal women in Bakauheni Village, Bakauheni District, South Lampung Regency in 2022.Methods: This study uses a quantitative research type, with a cross sectional design. The population in this study were all postmenopausal women in Bakauheni Village, Bakauheni District, South Lampung Regency as many as 217. The sample was 141 respondents with random sampling technique. Data collection techniques using questionnaire sheets and univariate data analysis, bivariate analysis using chi square test and multivariate analysis using logistic regression.Results: The results showed that the frequency distribution of respondents had poor quality of life as many as 77 respondents (54.6%), complaints of mild menopause 101 respondents (71.6%), menopause at risk (≥ 5 years) 85 respondents (60.3%), parity was not risk (< 4) 76 respondents (53.9%), low education (SD/SMP) 92 respondents (65.2%), low family income 82 respondents (58.2%),Conclusions and suggestions: There is a relationship between complaints of menopausal symptoms, length of menopause , parity, education, income with quality of life of postmenopausal women in Bakauheni Village, Bakauheni District, South Lampung Regency in 2022. Parity is the dominant factor related to the quality of life of postmenopausal women in Bakauheni Village, Bakauheni District, South Lampung Regency in 2022,It is recommended for health workers to educate the public, especially menopausal women about efforts to improve the quality of life of postmenopausal women by using poster media. Keywords : factors, post menopause, quality of life
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Kartu Kotak Kontrol Minum Tablet Tambah Darah Pada Ibu Hamil Risma Ayu Perdana; Neneng Siti Lathifah; Ana Mariza; zarma Zarma
ANJANI Journal (Medical Science & Healthcare Studies) Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : ANJANI Journal (Medical Science & Healthcare Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Anemia yang paling sering dijumpai dalam kehamilan adalah anemia akibat kekurangan zat besi. Anemia dalam kehamilan di Indonesia ditetapkan dengan kadar HB 11 gr % pada TM I dan TM III atau HB , 10,5 gr % pd TM II. Hal ini disebabkan karena pada sekitar TM II (Usia kehamilan 24-30 minggu) terjadi hemodilusi. Secara nasional berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia persentase ibu hamil yang mendapat Tablet Tambah Darah (TTD) 90 tablet pada tahun 2014 sebesar 85,1%, tahun 2015 mengalami penurunan menjadi 53,1% dan pada tahun 2016 meningkat menjadi 85,17%. Data Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Tahun 2019 jumlah ibu hamil resti sebanyak 19896 orang yang mengalami anemia sebanyak 4413 orang (22,18 %). Tujuan penelitian ini diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan kartu kotak kontrol minum TTD pada ibu hamil.Jenis penelitian kuantitatif, rancangan penelitian diskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Metode Sampel penelitian ini adalah  ibu hamil TM III yang telah mendapatkan tablet tambah darah (TTD) sebanyak 48 orang. Teknik sampling total sampling, analisa data univariat dan bivariat menggunakan chi square. Hasil dan pembahasan dari 48 responden, diketahui paritas terbanyak adalah primipara sebanyak 34 responden (77,1%) dukungan keluarga mendukung 25 responden (52,1%), dukungan tenaga mendukung 27 responden (56,3%), pengetahuan baik 29 responden (60,4%) dan  kepatuhan konsumsi tablet Fe menggunakan kartu kotak kontrol patuh 29 respond(60,4%). Nilai p-value 0,000 (α0.05) yang artinya terdapat hubungan paritas dengan penggunaan kartu kotak kontrol minum TTD. Nilai p-value 0,000 (α0.05) yang artinya terdapat hubungan dukungan suami dengan penggunaan kartu kotak kontrol minum TTD. Nilai p-value 0,013 (α0.05) yang artinya terdapat hubungan dukungan tenaga kesehatan dengan penggunaan kartu kotak kontrol minum TTD. Kesimpulan Nilai p-value 0,016 (α0.05) yang artinya terdapat hubungan pengetahuan dengan penggunaan kartu kotak kontrol minum TTD. Disarankan kepada ibu hamil untuk menggunakan kartu kotak kontrol sebagai pengingat dalam mengkonsumsi tablet FE.Kata Kunci :Paritas, Dukungan Keluarga, Dukungan Tenaga, Pengetahuan, Kartu Kotak KontrolIntroduction The most common anemia in pregnancy is iron deficiency anemia. Anemia in pregnancy in Indonesia is determined by HB levels 11 g% in TM I and TM III or HB, 10.5 g% in TM II. This is because around TM II (gestational age 24-30 weeks) hemodilution occurs. Nationally, based on the Indonesian Health Profile, the percentage of pregnant women who received 90 tablets of Blood Supplementation Tablets (TTD) in 2014 was 85.1%, in 2015 decreased to 53.1% and in 2016 increased to 85.17%. Data from the Bandar Lampung City Health Office in 2019 the number of pregnant women resti as many as 19896 people who experience anemia as many as 4413 people (22.18%). The purpose of this study is to know the factors that influence the use of the TTD drinking control box card in pregnant women.Methods This type of research is quantitative, descriptive correlation research design with cross sectional approach. The sample of this study was pregnant women TM III who had received blood-added tablets (TTD) as many as 48 people. Sampling technique is total sampling, univariate and bivariate data analysis using chi square. Result and Discussion From 48 respondents, it is known that the highest parity is primipara as many as 34 respondents (77.1%) family support supports 25 respondents (52.1%), staff support supports 27 respondents (56.3%), good knowledge 29 respondents (60.4 %) and adherence to consumption of Fe tablets using the control box card complied with 29 respondents (60.4%). The p-value is 0.000 (α0.05), which means that there is a parity relationship with the use of the TTD drinking control box card. The p-value is 0.000 (α0.05), which means that there is a relationship between husband's support and the use of the TTD drinking control box card. The p-value is 0.013 (α0.05), which means that there is a relationship between the support of health workers and the use of the TTD drinking control box card. Conclusion  The p-value is 0.016 (α0.05), which means that there is a relationship between knowledge and the use of the TTD drinking control box card. It is recommended for pregnant women to use the control box card as a reminder to consume FE tablets.Parity, Family Support, Personnel Support, Knowledge, Control Box Card 
The Effectiveness of the Kangaroo Method and Cloth Swaddling to Increase the Body Temperature of Newborns Baby and Prevent Hypothermia Ni Putu Eka Budi Sulistiyawati; Ana Mariza; Sunarsih Sunarsih; Nita Evriana Sari
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i4.9186

Abstract

ABSTRACT The coverage of presentations of babies who received exclusive breastfeeding in Indonesia was 61.33%. The government has targeted the achievement of exclusive breastfeeding in Indonesia by 80%, but this has not been achieved until now. The purpose of this study was to determine the factors related to exclusive breastfeeding to infants aged 7 to 12 months. This type of research is quantitative Analytical Survey Design with a cross-sectional approach. The maternal population had babies aged 7-12 months 78 with the number of samples taken by 30 respondents carried out by accidental sampling from July to August. Questionnaire research instruments and data analysis using the pearson chi-square test. The results of moderate education of breastfeeding there are often 7 (23.3%) higher education breastfeeding not often 13 (43.4%), breastfeeding is often 10 (33.3%). Maternal age 20-35 years exclusive breastfeeding 5 (16.7%) not exclusive breastfeeding 14 (46.7%), age >35 years exclusive breastfeeding 8 (26.7%), non-exclusive breastfeeding 3 (10.0%). Not working breastfeeding is often 16 (53.3%), working mothers give breast milk not often 13 (43.3%), breastfeeding is often there as much as 1 (3.3%). Sources of information on breastfeeding are not often 2(6.7%), breastfeeding is often 8 (26.7%). p-value = 0.027(< α 0.05) there is an educational relationship, p-value = 0.000(< α 0.05) there is a relationship, p-value = 0.083(< α 0.05) there is a relationship of information sources, p-value = 0.201(< α 0.05) which means there is no relationship between MCH book users, p-value = 0.77(< α 0.05). There is no relationship of the role of health workers. In conclusion there is an influence of factors related to exclusive breastfeeding in infants. The researcher's advice provides further knowledge for mothers to still give breast milk rights to babies. Keywords: Exclusionary Breast Milk, Baby, Influencing Factors  ABSTRAK Cakupan presentasi bayi yang mendapat ASI eksklusif di Indonesia adalah sebesar 61,33%. Pemerintah telah menargetkan pencapaian ASI Ekslusif di Indonesia sebesar 80%, namun hal itu masih belum tercapai hingga saat ini. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI ekslusif kepada bayi usia 7sampai12 bulan. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif Rancangan Survei Analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi ibu memiliki bayi usia 7-12 bulan 78 dengan jumlah sampel yang di ambil 30 responden dilakukan secara accidental sampling dari juli sampai agustus. Instrumen penelitian kuesioner dan analisis data menggunakan uji pearson chi-square. Hasil pendidikan sedang pemberian asi sering ada 7 (23,3%) pendidikan tinggi pemberian asi tidak sering 13 (43,4%), pemberian asi sering 10 (33.3%). Usia ibu 20-35 tahun asi ekslusif 5 (16,7%) tidak asi ekslusif 14 (46,7%), usia >35 tahun asi secara ekslusif 8 (26,7%), yang tidak asi ekslusif 3 (10,0%). Tidak bekerja pemberian asi sering 16 (53,3%), ibu bekerja memberikan asi tidak sering 13 (43,3%), pemberian asi sering ada sebanyak 1 (3,3%). Sumber informasi pemberian asi tidak sering 2(6,7%), pemberian asi sering 8 (26,7%). p-value = 0,027(< α 0,05) ada hubungan pendidikan, nilai p-value = 0,000(< α 0,05) ada hubungan, nilai p-value = 0,083(< α 0,05) ada hubungan sumber informasi, nilai p-value = 0,201(< α 0,05) yang artinya tidak ada hubungan antara pemanfaatn buku KIA, p-value = 0,77(< α 0,05) tidak ada hubungan peran petugas kesehatan. Ada pengaruh faktor yang berhubungan dengan pemberian asi ekslusif pada bayi. Saran peneliti memberikan pengetahuan lebih lanjut untuk ibu agar tetap memberikan hak asi pada bayi. Kata Kunci: ASI Ekslusi, Bayi, Faktor yang Mempengaruhi
The Effect Of Vulva Hygiene Education Video Media On The Knowledge Level And Attitude Of Adolescent Women With Fluor Albus Rizki Novita Ratna; Ana Mariza; Ike Ate Yuviska; Ratna Dewi Putri
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 No.2 April 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i2.8063

Abstract

Latar Belakang Remaja putri Indonesia dari 23 juta penduduk usia 15-24 tahun, 83% pernah melakukan hubungan seksual, yang berarti remaja berpeluang mengalami PMS yang merupakan salah satu penyebab keputihan. Sekitar 90% wanita di Indonesia berpotensi mengalami keputihan karena Indonesia merupakan daerah dengan iklim tropis sehingga fungsinya mudah berkembang yang mengakibatkan banyak kasus keputihan. Gejala keputihan juga dialami oleh wanita yang belum menikah atau wanita muda usia 15-24 tahun yaitu sekitar 31,8%. SMK Bumi Nusantara Wonosobo Tanggamus diperoleh data dari hasil wawancara dengan 15 siswa SMK Bumi Nusantara Wonosobo Tanggamus, 10 siswa mengatakan mengalami keputihan dengan ciri berwarna putih kental, tidak berbau dan tidak gatal dan 5 siswa lainnya mengatakan mengalami keputihan dengan ciri berwarna putih. keruh, bau, dan gatal.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media video edukasi vulva hygiene terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap perawatan fluor albus di SMK Bumi Nusantara Wonosobo Tanggamus Tahun 2022.Metode Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, desain penelitiannya adalah metode pre-experimental dengan pendekatan One group pretest – posttest design, populasi dan sampel penelitian ini adalah remaja putri kelas 10 dan 11 SMK Bumi Nusantara Wonosobo Tanggamus tahun 2022. sebanyak 56 siswa, teknik purposive sampling, analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji wilcoxon.Hasil Rata-rata pengetahuan sebelum diberikan media video edukasi vulva hygiene dengan rata-rata 59,710 setelah diberikan media video edukasi vulva hygiene dengan rata-rata 76,004. Rata-rata sikap sebelum diberikan media video edukasi vulva hygiene rata-ratanya adalah 42. Setelah diberikan media video edukasi vulva hygiene rata-ratanya adalah 72,54. Hasil analisis data bivariat dengan menggunakan uji t diperoleh nilai p sebesar 0,000 < 0,05.Kesimpulan ada pengaruh media video edukasi vulva hygiene terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap pengobatan fluor albus di SMK Bumi Nusantara Wonosobo Tanggamus Tahun 2022Saran hasil penelitian ini dapat menjadi sumber informasi bagi remaja putri dalam meningkatkan upaya remaja putri dalam menjaga dan merawat kesehatan organ reproduksi wanita melalui video edukasi yang telah disediakan, atau dapat diakses di kanal YouTube dengan tema kesehatan reproduksi. Kata Kunci : Video Edukasi Vulva Hygiene, Pengetahuan, Sikap, Fluor Albus ABSTRACT Background Indonesian adolescent girls out of 23 million people aged 15-24 years, 83% have had sexual intercourse, which means that adolescents have the opportunity to experience STDs, which is one of the causes of vaginal discharge. About 90% of women in Indonesia have the potential to experience vaginal discharge because Indonesia is an area with a tropical climate, so fungi are easy to grow which results in many cases of vaginal discharge. Symptoms of vaginal discharge are also experienced by unmarried women or young women aged 15-24 years, which is around 31.8%. SMK Bumi Nusantara Wonosobo Tanggamus obtained data from interviews with 15 students at SMK Bumi Nusantara Wonosobo Tanggamus, 10 students said they had vaginal discharge with thick white characteristics, odorless and not itchy and 5 other students said they had vaginal discharge with white characteristics. cloudy, smelly, and itchy.The purpose of this study was to determine the effect of vulva hygiene educational video media on the level of knowledge and attitudes of young women towards the treatment of fluor albus at SMK Bumi Nusantara Wonosobo Tanggamus in 2022.MethodsThis type of research is quantitative, the research design is pre-experimental method with a One group pretest – posttest design approach, the population and sample of this research are teenage girls in grades 10 and 11 of SMK Bumi Nusantara Wonosobo Tanggamus in 2022 as many as 56 students, purposive sampling technique, univariate and bivariate data analysis using the Wilcoxon test.Result The average knowledge before being given the vulva hygiene educational video media with a mean of 59,710 after being given the vulva hygiene educational video media a mean of 76.004. The average attitude before being given the vulva hygiene educational video media means 42. After being given the vulva hygiene educational video media the mean is 72.54. The results of bivariate data analysis using the t-test obtained a p-value of 0.000 < 0.05.Conclusion  that there is an influence of vulvar hygiene education video media on the level of knowledge and attitudes of young women towards the treatment of fluor albus at SMK Bumi Nusantara Wonosobo Tanggamus in 2022Suggestion  that the results of this study will be a source of information for young women in increasing the efforts of young women to maintain and care for the female reproductive health organs through educational videos that have been provided, or can access on YouTube channels with the theme of reproductive health. Keywords : Vulva Hygiene Educational Video, Knowledge, Attitude, Fluor Albus
Co-Authors A.S, Veronica Dyah Adelia, Martha Afriani, Nasita Agustin, Feni Nia Ana Tince Wati Sihombing Anggraini Anggraini Anggraini Anggraini Annisa Umi Kalsum Apridayanti Apridayanti Ariesty, Ghina Ayu Aryawati, Wayan Aslam, Fatmawati Asni Lazary Astriana Astriana, Astriana Auda Audrias Christika Lucia Anggraini Dainty Maternity Desfia HaryatiHS Desi Risna Purnamasari Dewi Yuliasari Dewi Yuliasari Diana Sari Diyan Azhari Dwi Sriwinih Efia, Nur Eka Rohmayanti Ermasari, Anisa Ermasari, Anissa Ermawati, Rosi Ernawati Ernawati Evayanti, Yulistiana Evrianasari, Nita Fajar Amaliah Febrianti Febrianti Feni Mustilah Fitriana, Fajar - Fradika, Agustina Hera Mutmainah Idayani, Tri Iqmy, Ledy Octaviani Irma Rismaya Khoidar Amirus Kurniasari, Devi Lala Putriyaza Lala Putriyaza Lathifah, Neneng Siti Lestari, Wiwin Lolita Sari Maida Nurahmah Maria Ulfa, Ade Marina, Ni Nyoman Marsal Usman Meilita, Masti Meliya Adiya Putri Mulia, Anissa Nana Kristina Nana Kristina Naswati, Wawat Neneng Siti Lathifah Neni, Neni Ni Putu Eka Budi Sulistiyawati Ningsih, Astri Cahya Nita Andriani Nita Evriana Sari Novi Sulistiyowati Nurliyani Nurliyani Nurul Isnaini Nurul Isnaini Parina, Febriyantina Primadianti, Annisa Putri Lia Rosa Putri, Ratna Dewi Putri, Ratna Dewi Putriyaza, Lala Putu Candrawati Rachmawati, Fijri Ramadhani, Andesta Ratnaningsih, Tri Astuti Riska, An Risma Ayu Perdana Riyanti Riyanti Rizki Novita Ratna Rosmiyati Rosmiyati Rosmiyati Rosmiyati Rosmiyati Rosmiyati Rosmiyati Rosmiyati Samino Samino Samino Samino Sari, Dayu Linda Sari, Dewi Yulia Sari, Nita Evriana Selmi Rita A Serin Jonitha Siti Julaeha, Siti Siti Maysaroh Siti Soleha Sri Utami Suharman Suharman Suharman Suharman, Suharman Sunarsih Sunarsih Sunarsih Sunarsih Susilawati Susilawati Susilawati, Susilawati Syamraini Silda Tia Erlina Trisnawati Trisnawati Udrotusaniah, Ita Ulfa, Ade Maria Utami, Mei Lidia Utami, Vida Wira wahyuni wahyuni Yuli Yantina Yuspita, Yeni Yuviska, Ike Ate Yuviska, Ike Ate Zaima Zaima zarma Zarma