Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemonterhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di Puskesmas Wonogiri Lampung Utara Lala Putriyaza; Ana Mariza; Fijri Rachmawati
ANJANI Journal (Medical Science & Healthcare Studies) Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/anjani.v3i1.750

Abstract

Latar Belakang: Mual (nausea) dan muntah (emesis gravidarum) suatu yang normal pada ibu hamil namun jika mual muntah terjadi 10 kali dalam sehari, dapat mengganggu keseimbangan gizi, cairan elektrolit, dan dapat memengaruhi keadaan umum sehingga jika muntah bertambah menjadi hiperemesis dapat mengakibatkan pertumbuhan janin terganggu. Angka kejadian emesis gravidarum pada wanita hamil yaitu 50-90%, sedangkan hiperemesis gravidarum mencapai 10-15% di Provinsi Lampung dari jumlah ibu hamil yang ada yaitu sebanyak 19.896 orang, Rasa mual dalam kehamilan dapat ditanggulangi dengan menggunakan terapi pelengkap antara lain dengan aromaterapi.Tujuan penelitian: diketahui pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil TM 1 di Puskesmas Wonogiri.Metode: Jenis penelitian kuantitatif dan desain penelitian pre eksperimen dengan rancangan one group  pre post test design. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil sebanyak 34 orang. . Sampel pada penelitian ini berjumlah 34 ibu hamil. Teknik sampling menggunakan sampling jenuh yaitu semua anggota populasi dijadikan sampel. Objek penelitian ini adalah emesis gravidarum dan aromaterapi lemon. Penelitian telah dilaksanakan di Puskesmas Wonogiri Kotabumi Lampung Utara pada bulan Juni - Juli 2021. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Analisi data secara univariat dan bivariat (uji t).Hasil penelitian: rata-rata mual muntah sebelum diberikan aromaterapi lemon adalah 8,7, sedangkan rata-rata mual muntah sesudah diberikan aromaterapi lemon adalah 6,4.KesimpulanAda pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil TM 1 di Puskesmas Wonogiri dengan p-value 0,000.Saran : Diharapkan untuk ibu hamil agar dapat menggunakan aromaterapi lemon dalam mengatasi mual muntah dalam kehamilan. ABSTRACTBackground: Nausea (nausea) and vomiting (emesis gravidarum) are normal in pregnant women but if nausea and vomiting occur 10 times a day, it can disrupt the balance of nutrition, electrolytes, and can affect the general condition so that if vomiting increases to hyperemesis it can cause fetal growth disturbed. The incidence of emesis gravidarum in pregnant women is 50-90%, while hyperemesis gravidarum reaches 10-15% in Lampung Province from 19,896 pregnant women. Nausea in pregnancy can be overcome by using complementary therapies, including aromatherapy. The purpose: of the study was to determine the effect of giving lemon aromatherapy on emesis gravidarum in pregnant women TM 1 at the Wonogiri Health Center.Methods: This type of research is quantitative and pre-experimental research design with one group pre-post test design. The population of this study were all 34 pregnant women. . The sample in this study amounted to 34 pregnant women. The sampling technique uses saturated sampling, that is, all members of the population are sampled.  The object of this research is emesis gravidarum and lemon aromatherapy. The research was carried out at the Wonogiri Health Center, Kotabumi, North Lampung in June - July 2021. Data collection used a questionnaire sheet. Data analysis was univariate and bivariate (t test).The results: of the study on average nausea and vomiting before being given lemon aromatherapy was 8.7, while the average nausea and vomiting after being given lemon aromatherapy was 6.4. Conclusion: There is an effect of giving lemon aromatherapy on emesis gravidarum in pregnant women TM 1 at the Wonogiri Health Center with a p-value of 0.000. Suggestion: It is hoped that hoped can do lemon aromatherapy as an effort to reduce nausea and vomiting during pregnancy
Sosialisasi Optimalisasi Daun Sirih sebagai Antiseptik Kewanitaan dalam Bentuk Sediaan Sabun Daun Sirih Ana Mariza; Sunarsih Sunarsih; Ade Maria Ulfa
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i11.12051

Abstract

ABSTRAK Keputihan tidak mengenal batasan usia, berapa pun usia seorang wanita, bisa terkena keputihan. Kasus kanker leher rahim 90% ditandai dengan keputihan. Tidak semua keputihan disebabkan karena kanker serviks, tetapi salah satu gejala kanker serviks adalah keputihan. Keputihan yang menimbulkan rasa gatal, berbau dan berwarna merupakan ciri keputihan yang abnormal. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesehatan mitra serta kemampuan masyarakat secara mandiri membuat terapi non farmakologi yaitu sabun daun sirih yang dapat mengurangi keputihan. Kegiatan dilakukan di Kelurahan Kebon Jeruk Bandar Lampung. Kegiatan terdiri dari penyuluhan tentang keputihan dan pengukuran pH vagina dengan menggunakan stik pH serta sosialisasi pembuatan sabun sirih hijau dengan metode infussa.  adanya peningkatan kesehatan mitra yaitu kejadian keputihan  berkurang  sebanyak 75%. Sedangkan evaluasi untuk peningkatan level keberdayaan mitra diketahui kemampuan masyarakat untuk membuat sabun daun sirih sesuai prosedur dengan skor minimal 80. Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam meningkatkan kesehatan reproduksi masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal dalam hal ini daun sirih hijau Kata Kunci: Keputihan, pH Vagina, Daun Sirih, Antiseptik  ABSTRACT  Vaginal discharge does not recognise the age limit, regardless of a woman’s age, can get vaginal discharge. 90% case of cervical cancer are characterised by vaginal discharge. Not all vaginal discharge  is caused by cervical cancer, but one of the symtoms of cervical cancer is vaginal discharge. Vaginal discharge that causes itching, smeel an colour is a characteristic of abnormal vaginal discharge. The puspose of this community service activity is to improve the health of partners as well as the ability of the community to independently make non- pharmacological therapy, namely  betel leaf soap that can reduce vaginal discharge. The activity consists of counselling about vaginal discharge and measurement of vaginal pH by using pH sticks as well as socialisation of making green betel soap with the infussa method. There is an improvement in partner's health, namely the incidence of vaginal discharge is reduced by 75%. Meanwhile, the evaluation for increasing the level of empowerment of partners is known to be the ability of the community to make betel leaf soap according to the procedure with a minimum score of 80. This activity is the first step in improving the reproductive health of the community by utilising the local potential in this case green betel leaf Keywords: Vaginal Discharge, Vagina pH, Betel Leaf, Antiseptic
The Effect Of Giving Lavender Aromatherapy On Insomnia In Perimenopause Women Maida Nurahmah; Susilawati Susilawati; Ana Mariza; Suharman Suharman
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 3 (2023): Volume 9 No. 3 Juli 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i3.7856

Abstract

Pendahuluan : Menurut National Foundation tahun 2015, wanita lebih banyak mengalami insomnia dibandingkan pria, 57% wanita mengalami tanda gejala insomnia beberapa kali dalam seminggu. Angka kejadian insomnia meningkat lebih cepat pada ibu yang berusia di atas 40 tahun. Sekitar 40% wanita usia 40-54 tahun mengeluhkan insomnia, hanya 20% pria pada kelompok usia yang sama yang mengeluhkan insomnia.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh aromaterapi lavender terhadap insomnia pada wanita perimenopause.Metode : Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi eksperimen dengan one group pretest-posttest design. Sampel diambil sebanyak 30 responden dengan teknik purposive sampling dan menggunakan kuesioner KSBPJ-IRS. Analisis data univariat dan bivariat.Hasil: Hasil penelitian sebelum pemberian aromaterapi lavender didapatkan skor rata-rata 18,30 dan setelah pemberian aromaterapi lavender skor rata-rata 13,53 dengan hasil uji statistik p value 0,000 < 0,05 yang berarti responden mengalami penurunan tingkat insomnia.Simpulan: Hasil p value 0,000 < p (0,05) artinya H0 ditolak dan Ha diterima, artinya ada pengaruh yang signifikan pemberian aromaterapi lavender terhadap tingkat insomnia.Saran : Untuk wanita perimenopause dianjurkan menggunakan aromaterapi lavender sebanyak 4-5 tetes agar dapat menurunkan tingkat insomnia. Kata Kunci : Aromaterapi Lavender,Perimenopause,Insomnia ABSTRACT Introduction : According to the National Foundation in 2015, women experience insomnia more than men, 57% of women experience signs of insomnia symptoms several times a week. The incidence of insomnia increases more rapidly in mothers over the age of 40 years. About 40% of women aged 40-54 years complain of insomnia, only 20% of men in the same age group complain of insomnia.The purpose of this study was to analyze the effect of lavender aromatherapy on insomnia in perimenopausal women.Methods  This type of research uses quantitative research with a quasi-experimental research design with one group pretest-posttest design. Samples were taken as many as 30 respondents with purposive sampling technique and using the KSBPJ-IRS questionnaire. Univariate and bivariate data analysis.Results: The results of the study before giving lavender aromatherapy got an average score of 18.30 and after giving lavender aromatherapy an average score of 13.53 with statistical test results p value 0.000 <0.05, which means that respondents experienced a decrease in insomnia levels.Conclusion: The results of p value 0.000 < p (0.05) means that H0 is rejected and Ha is accepted, which means that there is a significant effect on giving lavender aromatherapy to the level of insomnia.Suggestion: For perimenopausal women it is recommended to use lavender aromatherapy as much as 4-5 drops in order to reduce the level of insomnia. Keyword : Perimenopause, Insomnia, Lavender Aromatherapy
EDUKASI MANFAAT KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI DESA TARAHAN KECAMATAN KATIBUNG L Udrotusaniah, Ita; Mariza, Ana
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 November 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v5i2.12815

Abstract

Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu pelayanan kesehatan preventif yang utama bagi wanita. Keluarga Berencana menurut WHO (World Health Organization) adalah tindakan yang membantu pasangan suami istri untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mengatur jarak kelahiran, dan menentukan jumlah anak dalam keluarga. Tujuan program KB adalah membentuk keluarga kecil sesuai dengan kekuatan sosial ekonomi (Rismawati, 2012). Studi ini bertujuan bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terkhusus para ibu hamil, pasangan usia subur, wanita usia subur tentang pentingnya penggunaan kontrasepsi jangka panjang dan pemeriksaan ibu hamil rutin di tenaga kesehatan. Penelitian melibatkan 40 orang. Hasil pembinaaan dari inovasi yang telah dilakukan yaitu : kader mampu menjelaskan tentang edukasi singkat metode kontrasepsi jangka panjang, timbulnya kesadaran ibu menggunakan kontrasepsi jangka panjang, timbulnya kesadaran ibu hamil untuk memeriksaakan diri lebih rutin ke tenaga kesehatan.
MANFAAT PUDING KACANG HIJAU UNTUK IBU HAMIL DAN BALITA DI DESA LABUHAN JAYA KECAMATAN GUNUNG LABUHAN WAYKANAN Anggraini, Anggraini; Mariza, Ana; Yuspita, Yeni
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v6i1.15261

Abstract

Gizi memegang peranan penting dalam Siklus hidup manusia. Kekurangan gizi pada bayi dan balita dapat menimbulkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Berdasarkan data riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2010, secara nasional prevalensi balita gizi buruk sebesar 4,9 persen dan kekurangan gizi 17,9 persen . Status gizi yang buruk pada bayi dan anak dapat menimbulkan pengaruh yang sangat menghambat pada pertumbuhan fisik, mental, maupun kemampuan berpikir. Anak balita merupakan kelompok umur yang paling sering menderita kekurangan gizi. Sedangkan anemia pada kehamilan merupakan masalah Kesehatan yang penting. Berdasarkan data Riskesdas 2018 anemia pada ibu hamil di Indoneisa masih tinggi yaitu 48,9% angka ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2013 yaitu 37,1%. Pada tahun 2019 prevalensi anemia meningkat kembali menjadi 23,2% dari 6.230 ibu hamil. Salah satu intervensi yang dapat diberikan kepada balita BGM dan ibu hamil dengan adalah melakukan inovasi pembuatan puding kacang yang bermanfaat untuk mengatasi balita BGM dan ibu hamil dengan anemia. Metode yang dilakukan dengan penyuluhan atau ceramah kepada para sasaran dan melakukan demonstrasi sesuai dengan SOP. Dengan menerapkan inovasi ini, maka pemecahan masalah yang menjadi prioritas kesehatan masyarakat di Desa Labuhan Jaya , Kecamatan Gunung Labuhan, Way Kanan Lampung dapat diatasi.
PROGRAM KREATIFITAS MAHASAISWA DALAM PEMBUATAN OLAHAN SARI KURMA DAN BUAH NAGA UNTUK MENINGKATKAN KADAR HB IBU HAMIL DENGAN ANEMIA DI DESA SUKAJAYA Neni, Neni; Mariza, Ana
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2023): Volume 5, Nomor 1, MEI 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v5i1.10276

Abstract

Sari kurma merupakan buah kurma yang dihaluskan dan diambil sarinya. Sari kurma biasanya bertekstur kental, berwarna hitam, terasa manis, dan memiliki manfaat yang tidak kalah dari buah kurma. Kandungan dalam sari kurma antara lain; Terdapat kalium, magnesium, tembaga, besi, vitamin A, vitamin K, vitamin B6, folat, riboflavin, dan niasin yang berkumpul di dalamnya. Tidak heran jika sari kurma juga memiliki manfaat kesehatan yang diperlukan tubuh.  Buah naga ( Ing gris : Pitaya) adalah buah dari beberapa jenis  kaktu s  dari  genus   Hyloc ereus  dan  S elenice reus  . Buah ini berasal  dari    Meksiko  ,    Amerika   Tengah   dan   Amerika   S elatan  .  Tujuan melakukan inovasi ini untuk pembuatan olahan Sari Kurma dan Buah Naga Untuk  Meningkatkan  Kadar  HB  ibu  hamil  anemia  di  Desa  Sukajaya Kecamatan Sumberjaya kabupaten Lampung Barat. Pengabdian ini pada ibu hamil yang berjumlah 14 orang yang dilakukan di Desa Sukajaya pada tanggal 12 Maret 2023. Hasil dari pengabdian pengolahan Sari Kurma dan Buah Naga didapatan untuk mengatasi Anemia pada ibu hamil.  Kesimpulannya pada olahan Sari Kurma dan Buah Naga yang dikonsumsi ibu hamil dapat mencegah anemia pada ibu hamil. Kata kunci : Sari Kurma, Buah Naga, Anemia, Hamil
Optimalisasi Daun Kelor Sebagai Suplemen Pencegahan Anemia dalam Bentuk Kapsul Daun Kelor Sunarsih, Sunarsih; Mariza, Ana; Ulfa, Ade Maria
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.16026

Abstract

Anemia merupakan masalah medis yang paling sering ditemukan di masyarakat, di samping berbagai masalah utama masyarakat yang memiliki dampak besar terhadap kesehatan. seperti masalah jantung, keguguran, dan kelahiran prematur pada wanita dewasa. World Health Organization (WHO) dalam world health statistics tahun 2021 menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada wanita usia reproduktif (15 -49 tahun) didunia tahun 2019 berkisar sebanyak 29.9% Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesehatan mitra serta kemampuan masyarakat secara mandiri membuat terapi non farmakologi yaitu kapsul daun kelor yang dapat mengurangi kejadian anemia. Kegiatan ini dilakukan di Desa Tanjung Harapan Kecamatan Merbau Mataram. Kegiatan yang dilakukan dalam bentuk sosialisasi tentang anemia dan pemeriksaan anemia terhadap wanita usia produktif sebelum dan sesudah mengkonsumsi kapsul daun kelor, serta melakukan pelatihan dan pendampingan pembuatan kapsul daun kelor oleh kepakaran dari dosen farmasi menggunakan teknologi mesin penepung herba farmasi dan alat pengisi bubuk kapsul.  Tercapai luaran adanya peningkatan kesehatan mitra yaitu tertanganinya anemia pada wanita usia produktif dari 42% menjadi  85% setelah konsumsi kapsul daun kelor selama 30 hari. Sedangkan evaluasi untuk peningkatan level keberdayaan mitra diketahui kemampuan masyarakat untuk Mitra mampu secara mandiri membuat kapsul daun kelor dengan menggunakan SOP yang diberikan oleh tim pelaksana dengan skor minimal 75. Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam meningkatkan kesehatan wanita dengan memanfaatkan potensi lokal dalam hal ini daun kelor untuk mengatasi anemia.
Progressive Muscle Relaxation As An Effort To Reduce Pain Intensity In Cervical Cancer Sufferers Adelia, Martha; Mariza, Ana; Amirus, Khoidar; Lathifah, Neneng Siti
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 11 (2024): Volume 10 No.11 November 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i11.17966

Abstract

Latar Belakang : Kanker serviks merupakan masalah global penyakit tidak menular yang menyebabkan nyeri hingga kematian pada wanita. Nyeri merupakan keluhan yang sering dialami oleh pasien kanker serviks. Berdasarkan pra-survei yang dilakukan peneliti terhadap pasien kanker serviks, 70% mengalami nyeri kanker. Salah satu terapi komplementer yaitu Relaksasi Otot Progresif merupakan teknik untuk menurunkan ketegangan otot dengan proses yang sederhana dan sistematis.Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh PMR terhadap nyeri kanker pada pasien kanker serviks.Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasy eksperimen dengan metode one group pretest – posttest. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari – Juli 2024 terhadap 43 responden dari populasi 75 pasien nyeri kanker serviks, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner penilaian nyeri dengan menggunakan Numeric Rating Scale. Data diolah dengan menggunakan uji statistik analisis univariat dan bivariat yang kemudian dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan uji Wilcoxon.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skala nyeri sebelum PMR sebesar 5,07 (nyeri sedang), sedangkan rata-rata skala nyeri sesudah PMR menurun menjadi 3,74 (nyeri ringan). Hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan relaksasi otot progresif terhadap penurunan nyeri pada pasien kanker serviks (p-value=0,000).Kesimpulan : Oleh karena itu, disarankan bagi tenaga kesehatan untuk mempertimbangkan penggunaan PMR sebagai salah satu intervensi dalam manajemen nyeri pada pasien, khususnya pada pasien kanker serviks. Kata Kunci : Relaksasi Otot Progresif, Nyeri, Kanker Serviks, Pasien, Efek ABSTRACT Backgrounds : Cervical cancer is a global problem of non-communicable diseases that cause pain to death in women. Pain is a complaint that is often experienced by cervical cancer patients. Based on a pre-survey conducted by researchers on cervical cancer patients, 70% experienced cancer pain. One of the complementary therapies, namely Progressive Muscle Relaxation, is a technique to reduce muscle tension with a simple and systematic process.Purpose : The purpose of this study is to determine the effect of PMR on cancer pain in cervical cancer patients.Methods : The type of research is quantitative research with  a Quasy experiment  research design with the one group pretest – posttest method. This study was conducted in February – July 2024 on 43 respondents from a population of 75 cervical cancer pain patients, data was collected using a pain assessment questionnaire using the Numeric Rating Scale. The data was processed using statistical tests of univariate and bivariate analysis which was then carried out hypothesis tests using the Wilcoxon test.Results : The research result showed that the average pain scale before PMR was 5.07 (moderate pain), while the average  pain scale after decreased to 3.74 (mild pain). The results of the statistical test revealed a significant influence  of progressive muscle relaxation on reducing pain  in cervical cancer patients (p-value=0.000).  Conclusion : Therefore,  it is recommended that healthcare professionals consider  using PMR as one of the interventions in pain management in patients, especially for cervical cancer patients. Keywords : Progressive Muscle Relaxation, Pain, Cervical Cancer, Patient, Effect  
The Effect Of Breastfeeding On Pain During Hb-0 Immunization Aslam, Fatmawati; Rachmawati, Fijri; Anggraini, Anggraini; Mariza, Ana
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 11 (2024): Volume 10 No.11 November 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i11.11583

Abstract

Latar Belakang: Tindakan menyuntikkan vaksin pada saat imunisasi dapat menyebabkan rasa nyeri pada bayi. Rasa nyeri yang dirasakan bayi jarang menjadi perhatian petugas kesehatan. Karena bayi belum mampu mengungkapkan rasa nyeri yang dirasakannya secara verbal. Metode yang bisa digunakan untuk mengurangi nyeri ialahmenyusu. Asupan manis pada ASI dapat mengurangi rasa sakit, seperti yang terdapat pada ASI. Tujuan: penelitian ini untuk mengidentifikasi pengaruh menyusu terhadap nyeri saat imunisasi Hb-0.Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan quasi eksperimen (Posttest Only Control Group Design). Populasi seluruh bayi baru lahir hingga usia 7 hari. Sampel yang digunakan 34 responden. Penelitian dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Totomulyo Kabupaten Tulang Bawang Barat pada bulan Februari - Juni. Skala nyeri diukur dengan NIPS (Neonatal Infant Pain Scale). Analisis data secara univariat dan bivariat (uji-t).Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata mean pada kelompok intervensi adalah 2,53 masuk katagori nyeri ringan sedangkan pada kelompok kontrol skala rata-rata mean 5,65 masuk katagori nyeri hebat. Hasil uji-t didapat nilai (p value = 0,000 < 0,05) menunjukkan adanya pengaruh menyusu terhadap nyeri saat imunisasiDari analisis data diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh menyusu pada bayi terhadap skala nyeri saat imunisasi Hb-0. Dari hasil penelitian ini diharapkandapat dijadikan tindakan alternatif dalam mengatasi nyeri yang dialami para bayi pada saat imunisasi. Saran: Disarankan agar penyedia layanan kesehatan mengedukasi orang tua tentang pilihan menyusui selama imunisasi HB0 sebagai metode alternatif untuk mengurangi respons nyeri pada bayi. Kata Kunci : Nyeri, Imunisasi HB-0, Menyusui, ASI, Bayi ABSTRACT Background: The act of administering vaccines during immunization can induce pain in infants. The pain experienced by infants often goes unnoticed by healthcare providers, as infants are unable to express their pain verbally. One method that can be used to alleviate this pain is breastfeeding. The sweet content in breast milk can help reduce the sensation ofpain. Objective: this research aims to identify the effect of breastfeeding on pain during Hb-0 immunization.Method: this study employed a quantitative research approach with a quasi-experimental design (Posttest Only Control Group Design). The population comprised all newborns up to 7 days old, with a sample size of 34 respondents. The research was conducted in the Totomulyo Primary Health Care, West Tulang Bawang Regency, from February to June. Pain levels were measured using the Neonatal Infant Pain Scale (NIPS). Data analysis involved univariate and bivariate analysis (t-test).Conclusion: the research results revealed that the mean value in the intervention group was 2.53, categorized as mild pain, whereas in the control group, the mean score was 5.65, categorized as intense pain. The t-test yielded a value (p value = 0.000 < 0.05), indicating the influence of breastfeeding on pain during immunization. Based on the above data analysis, it can be concluded that there is an effect of breastfeeding on infants in relation to the pain scale during Hb-0 immunization. This research is expected to provide an alternative measure to address the pain experienced by infants during immunization. Suggestion: It is recommended that healthcare providers educate parents about the option of breastfeeding during the HB0 immunization as an alternative method to alleviate pain responses in infants. Keywords: Pain, Hb-0 Immunization, Breastfeeding, Infants 
Efektivitas Pemberian Air Rebusan Jahe Merah terhadap Penurunan Intensitas Dismenorea pada Remaja Putri di MTS Darul Falah Kecamatan Abung Tengah Kabupaten Lampung Utara Lestari, Wiwin; Mariza, Ana; Susilawati, Susilawati; Amirus, Khoidar
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i1.11614

Abstract

ABSTRACT Dysmenorrhea is a symptom of pain or discomfort in the lower abdomen during menstruation so that it can interfere with daily activities, which is most often found in young and reproductive women in Indonesia. Dysmenorrhea is also a complaint that is often found in young women. In Indonesia, the incidence of menstrual pain in 2018 was 107,673 people (64.24%), consisting of 59,671 people (54.89%) experiencing primary menstrual pain and 9,496 people (9.36%) experiencing secondary menstrual pain. Research objective: to determine the effectiveness of giving Red Ginger boiled water to reduce the intensity of dysmenorrhea in young women at Mts Darul Falah, Abung Tengah District, North Lampung Regency in 2023. The type of research used was pre-experimental with a one-group pre-test and post-test design approach. Research population The population in this study were all young women in grades VII, VIII, IX at Mts Darul Falah in the 2023 academic year. The sample in this study was 37 people. Analysis using the Wilcoxon test. The result are the average level of dysmenorrhea before administration of red ginger boiled water (zingibers officinale) in young women was 3.65 with a standard deviation of 0.716. Minimum 3 (mild pain) and maximum 5 (moderate pain). The average level of dysmenorrhea after red ginger cooking (zingibers officinale) in young women was 1.65 with a standard deviation of 0.484. Minimum 1 (mild pain) and maximum 2 (mild pain). There is a significant difference between giving ginger concoction to the level of dysmenorrhea pain in young women at Mts Darul Falah, Abung Tengah District, North Lampung Regency p value 0.000 (<α 0.05). Suggestion of the study, it is suggested to use red ginger for dysmenorrhea. Keywords: Dysmenorrhea, Red Ginger, Young Women   ABSTRAK Dismenore merupakan suatu gejala rasa sakit atau rasa tidak enak diperut bagian bawah pada masa menstruasi sampai dapat menggangu aktifitas sehari-hari yang paling sering ditemui pada wanita muda dan reproduktif di Indonesia dismenore juga merupakan keluhan yang sering ditemukan pada wanita usia muda. Di Indonesia angka kejadian nyeri haid tahun 2018 sebanyak 107.673 jiwa (64,24%), yang terdiri dari 59.671 jiwa (54,89%) mengalami nyeri haid primer dan 9.496 jiwa (9,36%) mengalami nyeri haid sekunder. Tujuan penelitian : untuk mengetahui efektivitas pemberian air rebusan Jahe Merah terhadap penurunan intensitas dismenorea  pada remaja putri  di Mts Darul Falah Kecamatan Abung Tengah   Kabupaten Lampung Utara  Tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre eksperiment dengan pendekatan one group pre test and post test desaign. Populasi penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah Seluruh Remaja Putri kelas VII, VIII, IX di  Mts Darul Falah tahunajaran 2023. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 37 orang. Analisa menggunkan uji Wilcoxon. Hasil penelitian diketahui Rata-rata Tingkat Disminore sebelum Pemberian Air Rebusan Jahe Merah (zingibers officinale) pada remaja putri 3.65 dengan Standar Deviasi 0,716. Minimal 3 (Nyeri ringan) dan maksimal 5 (nyeri sedang). Rata-rata Tingkat Disminore Sesudah Pemberian Air Rebusan Jahe Merah (zingibers officinale) pada remaja putri 1,65 dengan Standar Deviasi 0,484. Minimal 1 (Nyeri ringan) dan maksimal 2 (Nyeri ringan). Kesimpulan : Ada perbedaan yang signifikan antara pemberian ramuan jahe terhadap tingkat nyeri disminore pada remaja putri di Mts Darul Falah Kecamatan Abung Tengah   Kabupaten Lampung Utara  p value 0,000 (<α 0,05) . Disarankan untuk memanfaatkan jahe merah untuk dismenore. Kata Kunci: Disminore, Jahe merah, Remaja Putri
Co-Authors A.S, Veronica Dyah Adelia, Martha Afriani, Nasita Agustin, Feni Nia Ana Tince Wati Sihombing Anggraini Anggraini Anggraini Anggraini Annisa Umi Kalsum Apridayanti Apridayanti Ariesty, Ghina Ayu Aryawati, Wayan Aslam, Fatmawati Asni Lazary Astriana Astriana, Astriana Auda Audrias Christika Lucia Anggraini Dainty Maternity Desfia HaryatiHS Desi Risna Purnamasari Dewi Yuliasari Dewi Yuliasari Diana Sari Diyan Azhari Dwi Sriwinih Efia, Nur Eka Rohmayanti Ermasari, Anisa Ermasari, Anissa Ermawati, Rosi Ernawati Ernawati Evayanti, Yulistiana Evrianasari, Nita Fajar Amaliah Febrianti Febrianti Feni Mustilah Fitriana, Fajar - Fradika, Agustina Hera Mutmainah Idayani, Tri Iqmy, Ledy Octaviani Irma Rismaya Khoidar Amirus Kurniasari, Devi Lala Putriyaza Lala Putriyaza Lathifah, Neneng Siti Lestari, Wiwin Lolita Sari Maida Nurahmah Maria Ulfa, Ade Marina, Ni Nyoman Marsal Usman Meilita, Masti Meliya Adiya Putri Mulia, Anissa Nana Kristina Nana Kristina Naswati, Wawat Neneng Siti Lathifah Neni, Neni Ni Putu Eka Budi Sulistiyawati Ningsih, Astri Cahya Nita Andriani Nita Evriana Sari Novi Sulistiyowati Nurliyani Nurliyani Nurul Isnaini Nurul Isnaini Parina, Febriyantina Primadianti, Annisa Putri Lia Rosa Putri, Ratna Dewi Putri, Ratna Dewi Putriyaza, Lala Putu Candrawati Rachmawati, Fijri Ramadhani, Andesta Ratnaningsih, Tri Astuti Riska, An Risma Ayu Perdana Riyanti Riyanti Rizki Novita Ratna Rosmiyati Rosmiyati Rosmiyati Rosmiyati Rosmiyati Rosmiyati Rosmiyati Rosmiyati Samino Samino Samino Samino Sari, Dayu Linda Sari, Dewi Yulia Sari, Nita Evriana Selmi Rita A Serin Jonitha Siti Julaeha, Siti Siti Maysaroh Siti Soleha Sri Utami Suharman Suharman Suharman Suharman, Suharman Sunarsih Sunarsih Sunarsih Sunarsih Susilawati Susilawati Susilawati, Susilawati Syamraini Silda Tia Erlina Trisnawati Trisnawati Udrotusaniah, Ita Ulfa, Ade Maria Utami, Mei Lidia Utami, Vida Wira wahyuni wahyuni Yuli Yantina Yuspita, Yeni Yuviska, Ike Ate Yuviska, Ike Ate Zaima Zaima zarma Zarma