ASI Eklusif merupakan makanan utama bagi bayi sangat penting untuk kesehatan bayi, didapatkan data jumlah ibu yang memberikan ASI eksklusif tahun 2011 sebanyak 44,51%, tahun 2012 menurun menjadi 24,82%, dan tahun 2013 meningkat lagi menjadi 38,34%. Tujuan penelitian ini adalah Hubungan pengetahuan dan sikap terhadap pemberian ASI eksklusif pada bayi usia enam sampai 12 bulan di Wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Batauga Kabupaten Buton Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan desain crosssectional dengan responden ibu yang mempunyai bayi usia enam sampai 12 bulan sejumlah 98 responden pada bulan agustus 2015. Hasil penelitian didapatkan presentase pemberian ASI eksklusif pada bayi usia enam sampai 12 bulan masih rendah yaitu 51%. Faktor predisposisi yang berhubungan bermakna dengan perilaku pemberian ASI eksklusif pada bayi usa enam sampai 12 bulan adalah tradisi dan kepercayaan (p= 0,00) dan faktor pendorong yang berhubungan berrmakna adalah dukungan keluarga (p=0,037). Hasil analisis multivariate menunjukkan bahwa keterpaparan informasi merupakan faktor yang paling dominan dalam hubungannya dengan perilaku pemberian ASI eksklusif pada bayi usia enam sampai 12 bulan (p=0,001, Exp(B)= 0,188). Saran adanya pengawasan dan pelaksanaan dalam menerapkan 10 langkah keberhasilan menyusui agar selalu memberi penjelasan kepada ibu hamil dan menyusui, suami ibu hamil dan menyusui, keluarga ibu hamil dan menyusui tentang pentingnya dan manfaat pemberian ASI eksklusif.