p-Index From 2021 - 2026
5.735
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MODUL BELAJAR SUJUD TILAWAH BERBASIS VIDEO TIKTOK PADA SISWA KELAS VII SMPN 1 PURWOSARI Pramudita, Ayu Sekarwati; Yusuf, Achmad; Yusuf, Wiwin Fachrudin; Saifulah, Saifulah
AT-TA'DIB: JURNAL ILMIAH PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol. 16, No. 2 (Desember 2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tadib.v16i2.3097

Abstract

Success in the teaching and learning process between teachers and students can be achieved using supporting learning media. To achieve this success, media that follows the objectives and is practical is needed. Increasing student response and interest in learning following student thinking is the purpose of creating learning media. This study aimed to determine the effectiveness of TikTok-based learning modules with grade VII tilawah prostration material. This development resulted in learning media in the form of TikTok video-based modules as a substitute for textbooks to attract student interest and facilitate the learning process for teachers and students. This study is development research with the ADDIE model consisting of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results of the feasibility test show that the validation test of learning material experts obtained around 85% of its value in the very feasible qualification category. 90% of respondents to validate media teaching materials have a very workable qualification level. Before the media trial on students, the test value for the feasible qualification level was around 61%. After the media trial on students, the qualification level was around 80%. It can be said that the TikTok video-based learning module on the material of tilawah prostration for grade VII junior high school students is worthy of being used as a learning medium.
Development of PAI Learning Media Using the Raptivity Platform in Motivating Learning at Al-Inayah Purwosari Junior High School Pasuruan Lailatul Mukarromah; Ahmad Ma’ruf; Askhabul Kirom; Wiwin Fachrudin Yusuf
Al-Qolamuna: Journal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 3 (2024): Komunikasi dan Dakwah al-Qur'an
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/csvk5g94

Abstract

Media pembelajaran merupakan komponen penting pendukung efektifitas proses pembelajaran yang dilakukan. Pengembangan media pembelajaran menggunakan platform raptivity yang diaplikasikan selama proses pembelajaran memiliki dampak yang signifikan. Terutama dalam membangun semangat dan meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan dan menguji efektifitas media pembelajaran dengan menggunakan platform raptivity dalam meningkatkan motivasi belajar di kelas 7 SMP al-Inayah Purwosari Pasuruan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian R & D, dengan menggunakan teknik Brog and Gall yang dilakukan dengan menggunakan beberapa tahapan. Instrumen pendukung yang digunakan sebagai teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuisioner respon peserta didik. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap para ahli sebagai uji validasi menunjukkan skor yang dapat dikatakan layak, meskipun masih terdapat kometar dan saran. Sedangkan untuk angket respon peserta didik memberikan gambaran bahwa 90% peserta didik menyatakan sangat puas terhadap media platform raptivity dalam proses belajar yang dilakukan. Sehingga, dapat diamati bahwa media pembelajaran dengan menggunakan platform raptivity yang diaplikasikan terhadap pembelajaran PAI dinyatakan sangar layak dikembangkan lebih lanjut sebagai alternatif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Kata Kunci: Media Pembelajaran PAI, Platform Raptivity, Motivasi Belajar. Abstract Learning media is an important component supporting the effectiveness of the learning process carried out. The development of learning media using the raptivity platform applied during the learning process has a significant impact. Especially in building enthusiasm and increasing student learning motivation. This study was conducted to develop and test the effectiveness of learning media using the raptivity platform in increasing learning motivation in class 7 of SMP al-Inayah Purwosari Pasuruan. The method used is the R & D research method, using the Brog and Gall technique which is carried out using several stages. Supporting instruments used as data collection techniques are observation, interviews, documentation, and student response questionnaires. The results of the study conducted on experts as a validation test showed a score that could be said to be decent, although there were still comments and suggestions. While the student response questionnaire provides an illustration that 90% of students stated that they were very satisfied with the raptivity platform media in the learning process carried out. Thus, it can be observed that learning media using the raptivity platform applied to Islamic Religious Education learning is stated to be very worthy of being further developed as an alternative in increasing student learning motivation. Keywords: PAI Learning Media, Raptivity Platform, Learning Motivation
Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pendidikan Agama Islam untuk Membentuk Profil Pelajar Pancasila Sejak Dini Tri Lestari Ningsih; Wiwin Fachrudin Yusuf; Achmad Yusuf
Andragogi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/adrg.v5i1.1992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN Sukorejo I. Fokus penelitian tertuju pada dimensi "Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia" sebagai inti dari pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan ruang kebebasan bagi guru dan siswa untuk menjalankan pembelajaran yang kontekstual, kreatif, dan bermakna. Nilai-nilai religius dan Pancasila ditanamkan melalui pembiasaan ibadah, kegiatan proyek P5, keteladanan guru, serta pembelajaran di dalam dan luar kelas. Temuan juga mengungkap tantangan seperti rendahnya minat siswa terhadap PAI dan kesulitan guru dalam merancang proyek yang sesuai. Oleh karena itu, disarankan agar pelatihan guru diperkuat, dukungan sarana ditingkatkan, serta kolaborasi lintas pihak dioptimalkan agar penguatan karakter pelajar melalui PAI lebih efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara nilai agama dan kebangsaan dalam mencetak pelajar berprofil Pancasila.
Pendampingan Penanganan Problematika Kedisiplinan Siswa di SMA Ma’arif Sukorejo Pasuruan Fachrudin Yusuf, Wiwin; Arifin, Miftahul; Isnaini, Fitriyatul; Eka Lestari, Safitri
Jurnal Aksi Afirmasi Vol. 5 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/jurnalaksiafirmasi.v5i1.1193

Abstract

Kedisiplinan siswa menjadi peran penting terhadap keberlangsungan dan keberhasilan pelaksanaan pembelajaran. Kedisiplinan merupakan salahsatu kunci seseorang untuk dapat melaksanakan pekerjaannya dengan baik dan tepat waktu. Disiplin menjadi salahsatu karakter yang perlu ditanamkan sejak dini di kalangan siswa sekolah. Hal ini dikarenakan siswa yang sekaligus berperan sebagai anak di rumah, dikelilingi dengan adanya aturan yang harus mereka patuhi. Tujuan penanaman disiplin ini adalah untuk melatih kepatuhan dan ketaatan terhadap aturan yang berlaku. Tidak sebatas itu, dengan disiplin juga dapat mengontrol tindakan dan perbuatan yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan, termasuk berhubungan dengan ketepatan waktu dalam datang ke sekolah dan menyelesaikan tugas. Di SMA Ma’arif Sukorejo dengan latar belakang pendidikan agama masih kerap siswa melakukan problematika kedisiplinan. Program pendampingan penanganan kedisiplinan siswa melalui pengadaan shalat dhuha dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan program, dan evaluasi program. Sasaran program ini adalah seluruh siswa dan siswi SMA Ma’arif Sukorejo. Metode yang digunakan adalah observasi dan wawancara, penanganan dan pendampingan secara langsung, dokumentasi. Hasil dari pelaksanaan program pendampingan ini adalah 1) pelaksanaan shalat dhuha berjamaah sebelum pembelajaran berlangsung, 2) berkurangnya angka siswa yang melakukan problematika kedisiplinan seperti datang terlambat, merokok dan gaduh di dalam kelas, 3) meningkatnya karakter religious siswa.
Pendampingan Kegiatan BISAMU (Bina Sukses Akhlak Mulia) di SMK Darul Ulum Purwodadi Fachrudin Yusuf, Wiwin; Adiputro, Muzammil; Faqih, Moch. Abdulloh
Jurnal Aksi Afirmasi Vol. 6 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/jurnalaksiafirmasi.v6i1.1793

Abstract

The Bina Sukses Akhlak Mulia (BISAMU) program at SMK Darul Ulum Purwodadi aims to develop students with religious and pious character. This program involves activities such as dhuha prayer, dhuhur prayer in congregation, reading the Qur'an, and religious social activities. This study aims to evaluate the effectiveness of the BISAMU program in instilling religious values in students. The method used is Habitual Guidance (HG), which involves habit identification, planning, mentoring and monitoring, adjustment and evaluation, and positive reinforcement. The results show a significant increase in religious knowledge and positive changes in students' behavior. This program has proven to be effective in creating a more religious and morally upright generation.
Innovation Of Cooperative Learning Type Think Pair Share In Fiqh Subject At MA Ma’arif Sukorejo Nur Hidayah, Reissa Arifa; Yusuf, Wiwin Fachrudin
-
Publisher : AR-RASYID : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/arrasyid.v5i1.24662

Abstract

This study aims to activate the effectiveness of the Think Pair Share (TPS) cooperative learning model in improving student learning outcomes in the Fiqh subject at MA Ma'arif Sukorejo. The background of this study is based on the low level of active participation of students in the learning process, especially in the Fiqh subject which is often considered abstract and difficult to understand. The TPS model is proposed as an innovative alternative to create a more interactive, collaborative, and enjoyable learning atmosphere. This study uses a qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the application of the TPS model can increase student involvement in discussions, build critical thinking and collaboration skills, and strengthen students' understanding of Fiqh concepts. This method has also been shown to increase student motivation and attendance. However, there are several limitations, such as limited implementation time and the dominance of certain students in discussion groups. Overall, the TPS model is considered effective in improving the quality of Fiqh learning and is recommended as a teaching strategy that can be widely applied in Islamic religious education.
Pattern Of Integration Of Parents And Schools In Instilling Students Affective Values In Islamic Education Learning (PAI) Based On Experiential Learning At SDN Suwayuwo II Zakiah, Vischa Izza; Yusuf, Achmad; Yusuf, Wiwin Fachrudin
-
Publisher : AR-RASYID : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/arrasyid.v5i1.24115

Abstract

The purpose of this study is to examine the role of the integration of parents and schools in instilling affective values in students at SDN Suwayuwo II. The method used is a case study with a descriptive qualitative approach that includes observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that collaboration between teachers and parents is crucial to support the character development of students. The Experiential Learning strategy in Islamic Religious Education (PAI) has proven to be an effective strategy in supporting the character development of students. This research emphasizes the importance of parental participation or involvement in the educational process to create an environment that supports the affective development of students. In conclusion, it can be stated that enhancing cooperation between the school and parents is necessary to achieve success in character education. The practical implications of these findings highlight the need for ongoing efforts to improve collaboration between schools and parents in achieving success in character education.
penguatan karakter religius melalui profil pelajar pancasila pada kurikulum merdeka di MI Miftahul Khoir III Purwosari Nada, Zahrotul Qotrun; Yusuf, Wiwin Fachrudin; Yusuf, Achmad
Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmat Islamiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56114/al-ulum.v5i2.11553

Abstract

The process of internalizing religious values will be able and realized in the school if there is an habituation carried out by the school community. From the habituation carried out, it is hoped that students will form a more religious character, with religious activities that are in accordance with the implementation of the independent curriculum issued by the school to form religious character. Therefore, researchers want to dig deeper regarding strengthening religious character in the independent curriculum through the Pancasila student profile on attitude development. and student behavior in the school environment. This research method uses descriptive qualitative, namely research that presents data collected in words or images. The purpose of this research is to examine and identify the implementation of the Independent Curriculum in developing students' religious character through the Pancasila student profile.
Internalization of Islamic Social Etiquette Values in Forming Religious Social Ethics of Students at SMP 45 Gerbo Faqih, Moch. Abdulloh; Yusuf, Achmad; Yusuf, Wiwin Fachrudin
Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmat Islamiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56114/al-ulum.v6i2.12288

Abstract

This study aims to describe the internalization of Islamic social etiquette values in forming students' social religious ethics at SMP 45 Gerbo. The background of this study is based on the phenomenon of declining social ethical attitudes among adolescents, so that systematic efforts are needed through strengthening Islamic values. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The data sources were obtained from Islamic Religious Education teachers, students, and various supporting documents at SMP 45 Gerbo. The results of the study indicate that the internalization of Islamic social etiquette values at SMP 45 Gerbo is reflected through the values of obedience in worship, discipline, honesty, respect for teachers and parents, brotherhood and cooperation, tolerance, and guarding the tongue. The internalization strategies used include role models, habituation, giving advice, and implementing educative punishments (tsawab). Internalization of these values strengthens the formation of students' social religious ethics in everyday life in the school environment.
PERAN SENTRAL MUSHOLLA DALAM INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM Wulandari, Santi; Yusuf, Achmad; Fachrudin Yusuf, Wiwin
NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Vol. 22 No. 1 (2025)
Publisher : Research Institute and Community Engagement of UIN MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/nuansa.v22i1.19326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran Musholla Langgar Menara Hijau dalam membentuk karakter Islami di Kecamatan Wonorejo, Pasuruan, melalui berbagai kegiatan keagamaan. Dalam konteks masyarakat Muslim, pendidikan karakter adalah aspek yang sangat penting, mencakup tidak hanya kecerdasan intelektual tetapi juga moralitas dan empati. Di tengah tantangan yang dihadirkan oleh globalisasi, musholla sebagai lembaga nonformal memiliki potensi yang besar dalam mendukung pendidikan karakter serta menghadapi ancaman terhadap nilai-nilai keislaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan pengurus serta anggota jamaah. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan shalat berjamaah dan pengajian rutin memiliki peran yang signifikan dalam pengembangan karakter jamaah, melatih kedisiplinan, dan menanamkan nilai-nilai moral yang relevan, seperti kejujuran dan kesabaran. Selain itu, tadarus Al-Qur'an berperan penting dalam membantu jamaah menginternalisasi ajaran agama, sehingga membentuk individu yang berakhlak mulia. Keterlibatan generasi muda dalam kegiatan musholla tidak hanya memperkuat identitas keagamaan mereka, tetapi juga membantu mengembangkan kemampuan kepemimpinan. Musholla berfungsi sebagai ruang edukasi nonformal yang mendukung pengembangan karakter melalui program-program sosial, seperti bakti sosial yang memupuk rasa empati dan solidaritas di antara jamaah. Partisipasi perempuan dalam kegiatan musholla juga menunjukkan perubahan positif dalam dinamika sosial, yang mendukung kesetaraan gender dalam pendidikan Islam. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan terhadap aktivitas musholla sebagai lembaga pendidikan nonformal yang efektif dalam membentuk karakter Islami dan nilai-nilai sosial. Dengan adanya program-program yang terstruktur, musholla dapat meningkatkan dampak positifnya di masa mendatang. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Langgar Menara Hijau memiliki peran yang sangat penting dalam mengembangkan karakter Islami di kalangan jamaah, khususnya generasi muda, yang tidak hanya mendidik individu secara spiritual tetapi juga mendorong kontribusi positif dalam masyarakat