Claim Missing Document
Check
Articles

Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) pada Ny L Umur 23 Tahun GIP0A0 di Desa Candirejo Malisa; Isfaizah
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Continuity of care (CoC) is a service that is achieved when there is an ongoing relationship between a woman and a midwife. Continuing care relates to the quality of service over time which requires a continuous relationship between patients and health professionals. Midwifery services must be provided from preconception, early pregnancy, during all trimesters, labor and delivery until the first six weeks postpartum which can reduce maternal and infant mortality rates for the health status of a nation. The aim of providing comprehensive midwifery care to Mrs L (Continuity of Care) includes pregnancy, delivery, postpartum, newborns and neonates up to family planning. In this research method, the author used a data collection method, namely using interviews, observation with primary and secondary data through the KIA Book, physical examination and this research began in November-March 2024, the research instrument used SOAP. Based on the results of a comprehensive case study (Continuity of Care) on Mrs L from pregnancy who was given midwifery care teaching prenatal yoga movements to reduce back pain, According to the theory of Yuliania et al., (2021) prenatal yoga movements consist of: Practicing by focusing attention (centering), Breathing (pranayama), Warming up movements, Core movements: (Stabilization consisting of movements, such as mountain pose (tadasana), tree pose (vrksasana), cow pose – cat pose (bitilasana marjarisana), stretching consisting of movements, such as neck muscle stretching, lateral standing, triangle pose, revolved head to knee pose, knee stretch, muscle stretch feet), during the birth period, midwifery care was also given Massage effeluge to reduce pain during labor because Mrs. babies like giving massage to healthy babies. Baby massage is a massage that is carried out closer to gentle strokes or tactile stimulation carried out on the surface of the skin, manipulation of body tissues or organs aimed at producing an effect on the muscle nerves and respiratory system as well as improving blood circulation (Roesli, 2018). Ny . L decided to use implant contraception. Abstrak Continuity of care (CoC) adalah pelayanan yang Masa kehamilan, persalinan , nifas , neonatus meupakan suatu keadaan fisiologis yang kemungkinan mengancam jiwa ibu , bayi bahkan menyebabkan kematian , salah satu Upaya yang dilakukan  yaitu dengan menerapkan asuhan komprehensif yang dapat mengoptimalkan deteksi dini resiko  resiko tinggi maternal dan neonatal. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil , bersalin , nifas dan neonatus di puskesmas suruh, metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dan jenis penelitian deskriptif yang digunakan adalah studi penelaahan kasus (Case Study), Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan data Primer dan data sekunder. Data Primer diperoleh melalui wawancara, observasi dan pemeriksaan Fisik, serta dokumentasi menggunakan SOAP dengan pola piker manajemen Varney. sedangkan data Sekunder adalah data yang diperoleh dari buku KIA. Sample adalah seorang ibu hamil trimester II usia kehamilan 20 minggu 1 hari G1P0A0. Hasil asuhan yang didapat Ny.L umur 23 G1P0A0 usia kehamilan 20 minggu 1 hari dengan fisiologis, persalinan berlangsung secara normal, masa nifas berlangsung secara normal , tidak ada pendarahan , kontraksi baik, lochea rubra. Luka perineum grade 2 , ibu mendapatkan vitamin A dan mefenamic acid, dan pada bayi aru lahir selama Asuhan yang diberikan pada bayi Ny.L yang sesuai dengan kebutuhan bayi seperti pemberian pijat pada bayi sehat. Ny.L memutuskan menggunakan KB implan.
Yoga pada Anak di TK Nusantara Wati, Ambar; Viviana, Desi; Sofiyanti, Ida; Isfaizah
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this sevice is to increase the learning concentration of preschool aged children by implementing  childrn’s yoga. This service was carried out at TK Nusantara on Saturday 15 Juni 2024 at 08.00-09.00 for 35 students. This activity begins by providing education about children’s yoga and teaching children yoga movements which include ballon breathing, bee breathing, butterfly posture, dragon posture, star posture, aiplane posture. Snake posture, silent relaxation and fruit meditation. Result is the service went smoothly and the children’s enthusiasm was high in doing children’s yoga movements, Children’s yoga can increase learning concentration in preschool children and teachers are expected to dot his yoga in ice breaking sessions during class time to refresh children’s brains. Abstrak Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan konsentrasi belajar anak usia prasekolah dengan penerapan yoga anak. Pengabdian  ini dilakukan di TK Nusantara pada hari Sabtu tanggal 15 Juni 2024 pukul 08.00-09.00 sebanyak 35 siswa. Kegiatan ini dimulai dengan memberikan edukasi tentang yoga anak dan mengajarkan anak gerakan yoga yang meliputi napas balon, napas lebah, postur kupu-kupu, postur naga, postur bintang, postur pesawat, postur ular, relaksasi diam dan meditasi buah. Pengabdian berjalan dengan lancar dan antusiasme anak tinggi dalam melakukan gerakan yoga anak dan meningkatkan konsentrasi belajar anak melalui yoga anak. yoga anak mampu meningkatkan konsentrasi belajar pada anak usia prasekolah dan diharapkan guru melakukan yoga ini di sesi-sesi ice breaking jam pelajaran untuk merefresh otak anak.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) Ny L Umur 27 Tahun di Puskesmas Kota Atambua Maria Beata Aku; Isfaizah
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Comprehensive midwifery care  is comprehensive midwifery management care from pregnant women, giving birth, to newborns so that labor can take place safely and babies are born safe and healthy until the postpartum period. Pregnancy, childbirth, postpartum and newborn babies are physiological conditions, but in the process there is the possibility of a situation that can threaten the lives of the mother and baby and can even cause death. The aim of providing method, namely using interviews, observation with primary and secondary data through the KIA Book, physical examination and this research began in December-February 2024, the research instrument used Varney's 7 Steps. Based on the results of a comprehensive case study (Continuity of Care) on Mrs. L from pregnancy who was given midwifery care. Teaching the mother and husband about the Bladder 23 acupressure technique to reduce pain in the back, which is located in the 2 left and right fingers at the level of the second and third lumbar. The way to do BL 23 acupressure is to look for the BL 23 point, rotate your thumb clockwise for 2 seconds for 30 times, with a duration of 2-3 minutes, do it when the mother feels pain in her back. Based on research conducted by Official (2017), it shows that there is a significant effect of acupressure on reducing lower back pain and increasing lumbosacral functional ability. The acupressure technique is able to produce endorphins which have an effect like morphine, causing a feeling of calm, reducing stress and reducing pain. Teach mothers about body mechanics, namely the correct position when sitting, squatting, sleeping, waking up from sleep, how to pick up or lift things and walk. According to research, the application of body mechanics techniques has a significant effect in reducing the level of lower back pain in third trimester pregnant women. Massage efflux to reduce pain during labor because Mrs. Baby massage is a massage that is carried out closer to gentle strokes or tactile stimulation carried out on the surface of the skin, manipulation of the body's tissues or organs with the aim of producing an effect on the muscle nerves and respiratory system and improving blood circulation. Mrs. L decided to use birth control implants.   Abstrak Asuhan kebidanan komprehensif merupakan asuhan menyeluruh manajemen kebidanan mulai dari ibu hamil, bersalin, sampai bayi baru lahir sehingga persalinan dapat berlangsung aman dan bayi yang dilahirkan selamat dan sehat sampai masa nifas. Kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir merupakan suatu keadaan yang fisiologis namun dalam prosesnya terdapat kemungkinan suatu keadaan yang dapat mengancam jiwa ibu dan bayi bahkan dapat menyebabkan kematian. Tujuan memberikan asuhan kebidanan Pada Ny L secara Komperehensif (Continuity Of Care) meliputi masa kehamilan, masa persalinan, nifas, bayi baru lahir dan neonatus sampai KB. Metode dalam penelitian ini penulis menggunakan metode pengumpulan data yaitu menggunakan wawancara, observasi dengan data primer dan sekunder melalui Buku KIA, pemeriksaan fisik serta penelitian ini dimulai sejak bulan Desember-Februari 2024 instrumen penelitian menggunakan 7 Langkah Varney. Berdasarkan hasil studi kasus secara Komperehensif (Continuity Of Care) pada Ny L dari kehamilan dengan diberikan asuhan kebidanan mengajarkan pada ibu dan suami tentang teknik akupresure bladder 23 untuk mengurangi nyeri pada punggung yaitu terletak di 2 jari kiri dan kanan setinggi lumbal kedua dan ketiga. Cara melakukan akupresure BL 23 yaitu cari titik BL 23 putar ibu jari searah jarum jam 2 detik selama 30 kali, dengan durasi 2-3 menit, lakukan saat ibu merasa nyeri pada punggung. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh menunjukan bahwa ada efek yang signifikan dari akupresur terhadap penurunan nyeri punggung bawah dan meningkatkan kemampuan fungsional dari lumbosakral. Dengan Teknik akupresure mampu memproduksi endorphine yang berefek seperti morfin sehingga menimbulkan rasa tenang, mengurangi stress dan menurunkan nyeri. Mengajarkan ibu tentang body mekanik yaitu posisi yang benar saat duduk, jongkok, tidur, bangun dari tidur, cara mengambil atau mengangkat barang dan berjalan. Penerapan teknik mekanika tubuh berpengaruh secara signifikan dalam menurunkan tingkat nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III. Massage effluarge untuk mengurangi nyeri pada saat persalinan karena Ny.L merasakan sakit terus menerus nifas, dan pada bayi selama Asuhan dari KN1-KN3 adalah yang sesuai dengan kebutuhan bayi seperti pemberian pijat pada bayi sehat. Baby massage adalah pemijatan yang dilakukan lebih mendekati usapan-usapan halus atau rangsangan raba (taktil) yang dilakukan dipermukaan kulit, manipulasi terhadap jaringan atau organ tubuh bertujuan untuk menghasilkan efek terhadap syaraf otot, dan sistem pernafasan serta memperlancar sirkulasi darah. Ny.L memutuskan menggunakan KB implant.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) dengan Normal Yuni Fitria; Isfaizah
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The period of pregnancy, childbirth, postpartum, neonate is a physiological condition that may threaten the life of the mother and baby and even cause death. One effort that can be made is implementing a comprehensive midwifery care model that can optimize the detection of highrisk maternal neonates. The aim of the research was to analyze the implementation of midwifery care for pregnant women, maternity, postpartum, BBL and family planning. Analytical descriptive observational research method. The case study approach to the implementation of midwifery care includes care for pregnancy, childbirth, newborns, postpartum, and family planning (KB). The sample used was a pregnant woman in the second trimester with a gestational age of 16 weeks, G2P1A0. The time for carrying out this research will start in November 2023 – June 2024 in the Sekadau area and the work area of the Independent Practice of Midwife Henny Oktafianti Oktafianti. This research instrument uses the SOAP documentation method with a Varney management mindset. This data collection technique uses primary data through interviews, observation, physical examination. The results of the care obtained by Mrs. D G2P1A0 gestational age 16 weeks single fetus alive intrauterine. The birth took place normally without any problems. The postpartum period was abnormal and bleeding occurred because the perineal suture was not good, uterine contractions were good, lochea rubra, the mother received vitamin A. In the newborn the results of the anthropometric examination were normal, Mrs. D decided to use 3-month injectable birth control.   Abstrak Masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus merupakan suatu keadaan fisiologis yang kemungkinan mengancam jiwa ibu, bayi bahkan menyebabkan kematian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan menerapkan model asuhan kebidanan komperehensif yang dapat mengoptimalkan deteksi risiko tinggi maternal neonatal. Tujuan penelitian melakukan analisis pelaksanaan asuhan kebidanan ibu hamil, bersalin, nifas, BBL dan KB. Metode penelitian observasional desktiptif analitik. Pendekatan studi kasus pada pelaksanaan asuhan kebidanan meliputi asuhan kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, dan keluarga berecana (KB). Sampel yang di gunakan adalah seorang ibu hamil trimester II dengan usia kehamilan 16 minggu, G2P1A0. Waktu pelaksanaan penelitian ini di mulai pada bulan november 2023 – juni 2024 di sekitar wilayah sekadau dan wilayah kerja Praktik Mandiri Bidan Henny Oktafianti oktafianti. Instrumen penelitian ini menggunakan metode dokumentasi SOAP dengan pola pikir manajemen varney. Teknik dalam pengumpulan data ini menggunakan data primer melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik. Hasil asuhan didapatkan Ny. D G2P1A0 usia kehamilan 16 minggu janin Tunggal hidup intrauterine. Persalinan berlansung dengan normal tanpa ada kendala apapun. Masa nifas berlangsung tidak normal dan terjadi pendarahan karena jahitan perineum kurang bagus, kontraksi uterus baik, lochea rubra, ibu mendapatkan vitamin A. Pada bayi baru lahir hasil pemeriksaan antropometri normal, Ny. D memutuskan menggunakan KB suntik 3 bulan.
Pijat Bayi untuk Merangsang Tumbung Kembang Ade Lina, Sri; Isfaizah; Soendari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 3 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of growth and development of toddlers during the 5th year of life is a serious problem for both developed and developing countries. Factors related to children's growth and development, namely adequate nutrition, a supportive family environment are the basis for children's growth and development. Apart from that, from a personal perspective, children can be given stimulation. One form of stimulation commonly used by parents for babies is tactile stimulation in the form of baby massage. Massage is a good, useful and healthy therapy for your baby. Apart from strengthening the bond between parent and child, baby massage also helps the child's growth and development to be better. The aim of this activity is to introduce baby massage as a solution to stimulate optimal growth and development. Community Service will be carried out in 3 stages, namely the First Stage, making preparations by collaborating with partners. The second stage of implementation, before counseling is carried out, a pretest is carried out to explore the mother's knowledge regarding baby massage. Next, baby massage education and training was carried out by practicing baby massage directly on the phantom. The third stage is to carry out an evaluation by giving a posttest and direct interviews and ending by making an activity report. From the results of community service, it was found that this activity was attended by 20 mothers who had children aged 0-59 months. Before the counseling was carried out regarding baby massage, it was found that the majority of mothers' knowledge was in the poor category, namely 12 people (60%) and after the counseling was carried out, 20 people (100%) had knowledge in the good category. It can be concluded that there was an increase in knowledge before and after counseling regarding baby massage. It is hoped that parents can provide baby massage stimulation so that it will achieve optimal growth and development.   Abstrak Permasalahan pertumbuhan dan perkembangan balita pada masa 5 tahun kehidupan merupakan masalah serius bagi Negara maju ataupun Negara berkembang. Faktor yang berhubungan dengan tumbuh kembang anak yaitu nutrisi yang tercukupi, lingkungan keluarga yang mendukung merupakan dasar untuk tumbuh kembang anak. Selain itu dari segi personal anak dapat diberikan stimulasi, salah satu bentuk stimulasi yang umum dilakukan orang tua untuk bayi adalah stimulasi taktil dalam bentuk pijat bayi. Pijat merupakan salah satu terapi yang baik, bermanfaat, dan menyehatkan bagi bayi anda, selain mempererat ikatan antara orangtua dengan anak, pijat bayi pun membantu tumbuh kembang anak menjadi lebih baik. Tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan tentang pijat bayi sebagai Solusi untuk merangsang tumbung kembang yang optimal. Pengabdian Masyarakat akan dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu Tahap Pertama melakukan persiapan dengan cara melakukan kerja sama dengan mitra. Tahap Kedua tahap pelaksanaan, sebelum dilakukan penyuluhan, dilakukan pretest untuk menggali pengetahuan ibu mengenai pijat bayi. Selanjutnya dilakukan edukasi dan pelatihan pijat bayi dengan mempraktekkan langsung pijat bayi pada phantom. Tahap Ketiga Melakukan evaluasi dengan cara memberikan posttest dan wawancara secara langsung dan diakhiri dengan membuat laporan kegiatan. Dari hasil pengabdian Masyarakat didapatkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 20 orang ibu yang memiliki anak usia 0-59 bulan. Sebelum dilakukan penyuluhan mengenai pijat bayi didapatkan sebagian besar pengetahuan ibu dalam kategori kurang yaitu sebanyak 12 orang (60%) dan setelah dilakukan penyuluhan ibu memiliki pengetahuan dengan kategori baik sebanyak 20 orang (100)%. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penyeluhan mengenai pijat bayi.  Diharapkan orangtua dapat memberikan stimulasi pijat bayi sehingga akan mencapai pertumbuhan dan perkembangan dengan optimal.
Upaya Pemantauan Status Gizi Dan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular Pada Remaja dengan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) Cerdas di SMA Teuku Umar Semarang Widyaningsih, Ari; Isfaizah, Isfaizah; Lestari, Ita Puji
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 2 No. 2 (2020): Indonesian Journal of Community Empowerment November Vol.2 No.2
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.966 KB) | DOI: 10.35473/ijce.v2i2.751

Abstract

Early medical examinations are needed to be able to identify possible health risks. Hypertension is widely known as a disease that attacks the elderly, because the risk of hypertension increases with age. However, in reality, cases of hypertension in young people, including adolescents, are found increasingly around the world, including Indonesia. Based on the 2013 Basic Health Research data, there were 8.7% hypertension sufferers aged 15-24 years and this increased to 13.2% in 2018 with a narrower youth age range, namely between 18-24 years. Young people and adolescents can suffer from hypertension if they have certain medical conditions, which are generally due to inherited / congenital kidney disease, aortic function / deformity, sleep apnea, Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD), or thyroid problems (hypothyroidism or hyperthyroidism) and taking medication. -certain medicine. Most cases of high blood pressure in young adolescents are classified as primary hypertension, which means that the cause is unknown. Although unknown, this condition is most likely influenced by heredity (genetic), an unhealthy lifestyle, or a combination of both. Based on the concept of health management, that neglect of problems is caused by ignorance, incompetence and unwillingness, this service activity is carried out. This service is given to health cadres at Teuku Umar High School Semarang as many as 30 class representatives, which was held in November - December 2019 which was carried out in 2 activity sessions. As for the series of activities are Smart UKS counseling, counseling on adolescent nutritional status, calculating TB, weight, BMI, counseling about hypertension and measuring adolescent BP. After monitoring nutritional status, most adolescents have normal nutritional status (90 %), pre-systolic hypertension (20%) and diastolic pre-hypertension (3.3%). Monitoring nutritional status and early detection of degenerative diseases is very important as an effort to screen degenerative diseases in adolescents.AbstrakPemeriksaan kesehatan secara dini diperlukan untuk dapat mengidentifikasi risiko kesehatan yang mungkin terjadi.Hipertensibanyak dikenal sebagai penyakit yang menyerang orang berusia lanjut, karena risiko hipertensi memang semakin meningkat seiring bertambahnya usia. Namun kenyataannya, kasus hipertensi pada anak muda, termasuk remaja, ditemukan semakin banyak di penjuru dunia, termasuk Indonesia. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar 2013 terdapat sebesar 8,7% penderita hipertensi usia 15-24 tahun danmeningkat menjadi 13,2%pada tahun 2018 dengan rentang usia muda lebih sempit, yaitu antara 18- 24tahun. Anak muda dan remaja bisa menderita hipertensi bila memiliki kondisi medis tertentu, yang umumnya karena penyakit ginjal turunan/bawaan, kelainan fungsi/bentuk aorta, sleep apnea, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), atau masalah tiroid (hipotiroidisme atau hipertiroidisme) serta mengonsumsi obatobatan tertentu. Sebagian besar kasus tekanan darah tinggi pada remaja usia muda tergolong ke dalam hipertensi primer, yang berarti tidak diketahui penyebabnya. Meski tidak diketahui, kondisi ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh faktor keturunan (genetik), gaya hidup yang tidak sehat, atau kombinasi keduanya. Berdasarkan konsep penanganan kesehatan, bahwa terabaikannya permasalahan disebabkan oleh ketidaktahuan, ketidakmampuan dan ketidakmauan, maka kegiatan pengabdian inidilaksanakan.Pengabdian ini diberikan kepada kader kesehatan di SMA Teuku Umar Semarang sebanyak 30 siswa/siswi perwakilan kelas, yang dilaksanakan pada Bulan November - Desember 2019 yang dilakukan dalam 2 sesi kegiatan.Adapun rangkaian kegiatanya adalah penyuluhan UKS Cerdas, Penyuluhan tentang status gizi remaja, penghitungan TB, BB, IMT, menyuluhan tentang penyakit hipertensi serta pengukuran TD remaja.Setelah dilakukan pemantauan status gizi, sebagian besar remaja memiliki status gizi normal (90%), pre-hipertensi sistolik (20%) dan pre-hipertensi diastolic (3.3%).Pemantauan status gizi dan deteksi dini penyakit degeneratif sangat penting sebagai upaya screening penyakit degenerative pada remaja.
Cara Cuci Tangan di SD Negeri 1 Gandulan Temanggung Jawa Tengah Isfaizah, Isfaizah; Widayati, Widayati; Kristingrum, Wahyu
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 3 No. 1 (2021): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei Vol.3 No.1
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.966 KB) | DOI: 10.35473/ijce.v3i1.970

Abstract

Childhood is the most fun time, this is when he likes to play with his friends. Childhood is a time when children are still experiencing growth and development in their lives. However, the growth and development of children can be disrupted if the child suffers from the disease. One of the things that causes children to experience pain is improper hand washing. Hand washing is very important because with proper hand washing, the germs on the hands will be lost so that germs do not enter the child's body. In the absence of germs that enter the child's body, the child concerned will be healthy, so that growth and development will take place properly, and the nutritional needs of children for growth and development will be fulfilled to the maximum. There are still students who do not properly wash their hands, so the Team will provide training on how to wash their hands properly. Health education on hand washing with soap will be held on September 14, 2021 for 14 grade 1 students at SDN 1 Gandulan Temanggung. The activity lasted for 3 hours which consisted of providing health education about hand washing using audio-visual media and the practice of hand washing with soap. After the health education was carried out, there was an increase in the knowledge and skills of students in washing hands with soap. The output on service is publication in a community service journal with ISSN, namely the Indonesian Journal of Community Emporwement (IJCE).AbstrakMasa anak-anak merupakan masa-masa yang paling menyenangkan, masa ini sukanya bermain dengan teman-temannya. Masa kanak-kanak merupakan masa dimana anak masih mengalami pertumbuhan dan perkembangan dalam kehidupannya. akan tetapi pertumbuhan dan perkembangan anak dapat terganggu apabila anak tersebut menderita penyakit. Salah satu yang menyebabkan anak mengalami sakit yaitu cara cuci tangan yang kurang tepat. Cuci tangan ini sangat penting dikarenakan dengan cuci tangan yang tepat, maka kuman yang ada ditangan akan hilang sehingga kuman tidak masuk kedalam tubuh anak. Dengan tidak adanya kuman yang masuk ke dalam tubuh anak, maka anak yang bersangkutan akan menjadi sehat, sehingga pertumbuhan dan perkembangan akan berlangsung dengan baik, serta kebutuhan nutrisi anak guna pertumbuhan dan perkembangan akan tercukupi dengan maksimal.Masih adanya siswa/siswi yang cara melakukan cuci tangan yang kurang tepat, sehingga Tim akan memberikan pelatihan tentang cara cuci tangan yang benar. Pendidikan kesehatan tentang cuci tangan pakai sabun dilaksanakan pada tanggal 14 September 2021 pada 14 siswa/siswi kelas 1 SDN 1 Gandulan Temanggung. Kegiatan berlangsung selama 3 jam yang terdiri dari pemberian pendidikan kesehatan tentang cuci tangan dengan memanfaatkan media audio visual dan praktek pelaksnaan cuci tangan dengan sabun. Setelah dilakukan pendidikan kesehatan terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan siswa/siswi dalam melakukan cuci tangan pakai sabun.Tujuan dilakukannya pengabdian ini yaitu sisa/siswi dapat melakukan cuci tangan yang benar.  Luaran pada pengabdian yaitu publikasi dalam jurnal pengabdian masyarakat ber-ISSN yaitu Indonesian Journal of Community Emporwement (IJCE).
IBM Akupresure untuk Mengatasi Dismenore pada Remaja Putri Martin, Novia; Hambami, Sarifah; Rahmawati, Rahmawati; Fitri, Juli; Triani, Evina; Isfaizah, Isfaizah; Widyaningsih, Ari
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 3 No. 2 (2021): Indonesian Journal of Community Empowerment November
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.684 KB) | DOI: 10.35473/ijce.v3i2.1271

Abstract

Dysmenorrhea is menstruation accompanied by pain and is often complained of 40-80% of young women. Dysmenorrhea occurs because the endometrium in the secretion phase produces excessive prostaglandins that cause hypertonus and vasocontction of the myometrium resulting in ischemia, endometrial disintegration, bleeding, and pain. Dysmenorrhea can be treated by administering pharmacological therapy with non-steroidal and non-pharmacological anti-inflammatory drugs with acupressure techniques.Acupressure is done by massaging techniques at certain meridian points of the body to stimulate the natural ability to heal yourself by restoring a positive energy balance in the body. This community service aims to provide information about acupressure to reduce dysmenorrhea in young women online through zoom meetings with powerpoint slideshows and videos.The steps are the selection of groups of adolescents who are willing to be taught about acupressure to reduce dysmenorrhea pain, counseling and acupressure training and evaluation using google form. The service was conducted online on June 20, 2021 at 08.00-10.00 WIB which was attended by 30 young women in D.I Yogyakarta, Jambi, East Java, Lampung, South Sumatra, and Southeast Sulawesi.The results were an increase in the level of knowledge and skills of young women before and after counseling on acupressure to overcome dysmenorrhea. Before counseling, the level of adolescent knowledge is less, then after counseling the level of adolescent knowledge becomes sufficient and good. The need for various activities that improve the health of adolescents online in this pandemic.ABSTRAKDismenore adalah menstruasi yang disertai nyeri dan sering dikeluhkan 40-80% wanita muda.Dismenore terjadi karena endometrium dalam fase sekresi memproduksi prostaglandin berlebihan yang menyebabkan hipertonus dan vasokontriksi pada miometrium sehingga mengakibatkan iskemia, disintegrasi endometrium, perdarahan, dan nyeri.Dismenore dapat ditangani dengan pemberian terapi farmakologi dengan obat-obatan anti inflamasi non-steroiddan non farmakologidengan teknik akupresur.Akupresur dilakukan dengan teknik memijat pada titik meridian tubuh tertentu untuk merangsang kemampuan alami menyembuhkan diri sendiri dengan mengembalikan keseimbangan energi positif dalam tubuh.Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang akupresure untuk mengurangi dismenore pada remaja putri secara daringmelalui zoom meetingdengan slideshow powerpointserta video. Adapun langkah-langkahnya adalah pemilihan kelompok remaja yang bersedia diajarkan tentang akupresure mengurangi nyeri dismenorea, penyuluhan dan pelatihan akupresure serta evaluasi menggunakan google form.Pengabdian dilakukan secara daring pada tanggal 20 Juni 2021 pukul 08.00-10.00 WIB yang diikuti oleh 30 remaja putri di D.I Yogyakarta, Jambi, Jawa Timur, Lampung, Sumatera Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Hasil terdapat peningkatan tingkat pengetahuan dan keterampilan remaja putri sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang akupresure untuk mengatasi dismenorea.Sebelum dilakukan penyuluhan, tingkat pengetahuan remaja adalah kurang, kemudian setelah dilakukan penyuluhan tingkat pengetahuan remaja menjadi cukup dan baik.Perlunya berbagai kegiatan yang meningkatkan derajat kesehatan remaja secara daring dimasa pandemi ini.
Meditasi Untuk Mengurangi Nyeri Pre Menstruasi Sindrom Pada Remaja Putri Widyaningsih, Ari; Ernawati, Sri; Fanggi, Windy Anisa Veryany; Bien, Agnes; Boki, Maryeni R.; Krismonita, Krismonita; Isfaizah, Isfaizah; Putri, Risma Aliviani
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 3 No. 2 (2021): Indonesian Journal of Community Empowerment November
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.713 KB) | DOI: 10.35473/ijce.v3i2.1300

Abstract

Menstruation which is usually accompanied by discomfort in activities is called premenstrual syndrome, including physical, psychological and emotional symptoms associated with hormonal changes that can cause a teenager to feel uncomfortable in his body, especially in the abdomen and breast area. Premenstrual syndrome can be prevented by therapy, one of which is meditation. Meditation is a diversion of attention to a deeper level of thought to enter the deepest level of thought and reach the source of thought, meditation is able to inhibit the negative effects of the sympathetic system that causes aggressive behavior in humans if they are disturbed. This community service activity is carried out online/online media to increase the knowledge and understanding of teenagers about meditation on reducing premenstrual syndrome pain and provide tutorials on relieving premenstrual syndrome pain through meditation. The implementation time of the activities in weeks 1 and 2. After counseling this community service activity is expected to increase the knowledge and skills of adolescents in practicing meditation to relieve premenstrual syndrome. The method used is online/online media and then conduct counseling about meditation on reducing premenstrual syndrome in adolescents using leaflets and videos. The results of this community service program are able to provide benefits for teenagers who experience premenstrual syndrome pain online in their respective regions during the Covid-19 pandemic who are the targets of this service. This form of online discussion is an effective form of providing new insights to adolescents who experience premenstrual syndrome pain, and this learning is accepted by teenagers in the implementation of community service programs, namely through Whatsapp Group by providing Power Points, videos of materials and practices, and obstacles. when doing community service online this is a network disturbance in their respective regions that hinders the discussion process.ABSTRAKMenstruasi yang biasa disertai ketidaknyamanan dalam beraktivitas disebut dengan pra menstruasi sindrom diantaranya seperti gejala fisik, psikologi dan emosional yang terkait dengan perubahan hormonal yang dapat menyebabkan seorang remaja merasakan tidak nyaman pada tubuhnya, terutama di area perut dan payudara. Pra menstruasi sindrom dapat dicegah dengan terapi, salah satu terapinya adalah meditasi. Meditasi merupakan pengalihan perhatian ketingkat pemikiran yang lebih dalam hingga masuk ke tingkat pemikiran yang paling dalam dan mencapai sumber pemikiran, meditasi mampu menghambat efek negative dari system simpatis yang menimbulkan sikap agresif pada manusia jika medapat gangguan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan secara daring/media online untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para remaja tentang meditasi terhadap penurunan nyeri pra menstruasi sindrom sertamemberikan tutorial meringankannyeri pra menstruasi sindrom melalui meditasi. Waktu pelaksanaan kegiatan pada minggu ke 1 dan 2. Setelah penyuluhan kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam mempraktikan meditasi untuk meringankan pra menstruasi sindrom. Metode yang dilakukan adalah dengan cara daring/ media online kemudian melakukan penyuluhan tentang meditasi terhadap penurunan pra menstruasi sindrom pada remaja menggunakan leaflet dan video. Hasil dari program pengabdian masyarakat ini mampu memberikan manfaat bagi remaja-remaja yang mengalami nyeri premenstruasi sindrom secara daring diwilayah masing-masing selama masa pandemi Covid-19 yang menjadi sasaran pengabdian ini. Bentuk diskusi secara daring ini merupakan bentuk yang efektif untuk memberikan wawasan baru kepada remaja yang mengalami nyeri premenstruasi sindrom, dan pembelajaran ini diterima oleh remaja-remaja dalam pelaksanaan program pengabdian masyarakat yaitu melalui Whatsapp Group dengan memberikan Power Point, video materi dan praktik, dan kendala saat melakukan pengabdian masyrakat secara daring ini adalah gangguan jaringan pada daerah masing - masing yang menghambat selama proses diskusi .
Pemberian Terapi Akupresure terhadap Penurunan Nyeri Disminore pada Remaja Widyaningsih, Ari; Khayati, Yulia Nur; Windayanti, Hapsari; Veftisia, Vistra; Isfaizah, Isfaizah; Listyaningsih, Moneca Diah
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 4 No. 1 (2022): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei 2022
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.186 KB) | DOI: 10.35473/ijce.v4i1.1653

Abstract

This complementary community service activity is carried out online/online media to increase the knowledge and understanding of teenagers about menstrual pain and provide tutorials to relieve menstrual pain. The implementation time of the activities is in the 1st and 2nd weeks. After the counseling, this complementary community service activity is expected to increase the knowledge and skills of adolescents in practicing acupressure to relieve menstrual pain.  The method used is online/online media and then conduct counseling about Acupressure to relieve Menstrual Pain using leaflets and videos.  During adolescence there are changes that occur such as hormonal, physical, psychological and social changes, where this condition is called puberty. One of the signs of puberty in adolescent girls is the occurrence of menstruation (Batubara, 2012). During menstruation, the problem experienced by most women is severe discomfort or pain. This is commonly known as menstrual pain (dysmenorrhea).ABSTRAKKegiatan pengabdian komplementer pada masyarakat ini dilakukan secara daring/media online untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para remaja tentang Nyeri Haid serta memberikan tutorial meringankan nyeri haid. Waktu pelaksanan kegiatan pada minggu ke 1 dan 2. Setelah adanya penyuluhan kegiatan pengabdian masyarakat komplementer ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam mempraktikan akupresure untuk meringankan Nyeri haid. Metode yang dilakukan adalah dengan cara daring/ media online kemudian melakukan penyuluhan tentang Akupresur untuk meringankan Nyeri Haid menggunakan leaflet dan video. Pada masa remaja terdapat perubahan-perubahan yang terjadi seperti perubahan hormonal, fisik, psikologis maupun sosial, dimana kondisi tersebut dinamakan dengan masa pubertas. Salah satu tanda pubertas pada remaja putri yaitu terjadinya menstruasi (Batubara, 2012). Pada saat menstruasi, masalah yang dialami oleh hampir sebagian besar wanita adalah rasa tidak nyaman atau rasa nyeri yang hebat. Hal ini biasa disebut dengan nyeri haid (dismenore).
Co-Authors Achmad Fauzan Ade Lina, Sri Adelina Maharani Tugestim Adkha Putri Puspita Dewi Agnes Bien Alfi Ristanti Alfina Ifada Amanda Putri Amelia Hesti Pradita Anita, Meilina Novi Annisa Rahim Aprilia Ayuningtyas Ari Widyaningsih Ari Widyaningsih Asma Nur Peni Asraria Arsfandi Astuti, Anazully Avivatul Indah Mawaddah Banne Ringgi, Rina Bhisma Murti Bien, Agnes Binti Yuliana Boki, Maryeni R. Br. Nainggolan, Julita Cahyaningrum Cahyaningrum Cahyaningrum Cahyaningrum Cahyaningrum, Cahyaningrum cantika, clarisa martila Dewita Dian Ayu Tias P Dionisia Mayola Dona Rande Bua Donela, Ardenia Dono Indarto DONO INDARTO Dono Indarto Elinda Eka Susanti Elita Niasirgia Rahayu ERNA SURYANI Evina Triani Evony Prawaningrum Fadilah, Amelia Nur Fanggi, Windy Anisa Veryany Fani Rahmawati Farida Fentisarti Fitri, Juli Fitria Primi Astuti Fitria Primi Astuti Fitriya, Wahida FITRIYAH Fransisca Desti Kurniasih Galih Ayu Tias Hambami, Sarifah Hapsari Windayanti Heni Setyowati Herlina Sri Komala Dewi I Nyoman Candra Saputra Ida Nur Ramadhana Ingge Karunia Sandy Istikomah Ita Puji Lestari Ita Puji Lestari, Ita Puji Ivana Sika Yon Jatmiko Susilo Juli Fitri Jumilah Fitriana Kartika Sari Kasari, Miki Krismonita Krismonita Krismonita, Krismonita Kristingrum, Wahyu Laela Aprilia Lilin Suryaningsih Listyaningsih, Moneca Diah Luvi Dian Afriani Mala Primarti Malisa Maria Beata Aku Maria Karmelia Wung Song Martin, Novia Maryeni R. Boki Mastamah Melania Rosaria Moniz Mensiana Maru Watu Moneca Diah Listiyaningsih Moneca Dyah Listiani Mudayanah Ninick Corea Fernandez Novia Martin Prabu Auliansyah Primarti, Mala Puji Catur Putri, Risma Aliviani Rafika Brian Maghfiroh Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Rana Trinova Ratna Ningrum, Riana Ratutriya Rini Susanti Risma Audina Rofa Irfani Rusdayanti Rusdayanti Safrida Zulfi Rahmawati Salimah, Umi Sarifah Hambami Silaban, Erny Sinta Dwi Lestari Siswati Soendari Sofaniah Nurrahmi Sofiyanti, Ida Sri Ernawati Sri Ernawati Sri Lestari Sri Wahyuni SURYANI Tri Lestari, Puji Triani, Evina Trisnasari, Anggun trisnawati, helda ucia rorin Veftisia, Vistra Vera Mei Kartika Viviana, Desi Wahyu Kristingrum Wahyu Kristiningrum WAHYUNI Wati, Ambar Watu, Mensiana Maru Watu Widayati Widayati Widayati Widayati Widayati Widyaningsih, Ari Windy Anisa Veryany Fanggi Yola Sartika Yulia Nur Khayati Yuni Fitria